cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
KONTRIBUSI DAYA DUKUNG FRIKSI DAN DAYA DUKUNG LACI PADA PONDASI TIANG TONGKAT Atikah, Dewi; Priadi, Eka; Aprianto, -
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.999 KB)

Abstract

Fungsi pondasi adalah meneruskan atau mentransfer beban dari struktur diatasnya. Beban struktur atas tersebut harus ditransfer ke lapisan tanah yang cukup keras agar pondasi mampu memikul beban tersebut contoh kasusnya pondasi tiang. Di Kalimantan Barat umumnya dan lokasi Kota Pontianak khususnya yang ternyata adalah lebih dominan tanah lempung lunak bahkan gambut, jika disitu akan dibangun gedung bertingkat misalnya, maka faktor berat struktur dan pondasi dalam tentunya sudah mewarnai strategi perencanaan yang harus dikerjakan. Berdasarkan kearifan budaya lokal, terciptalah suatu pondasi yang cocok untuk pembangunan daerah tersebut. Pondasi yang tercipta ini yaitu pondasi tiang tongkat. Penelitian sebelumnya dilakukan dengan uji pembebanan (loading test) terhadap pondasi tiang tongkat beton dengan kedalaman ± 3,8 m di bawah permukaan tanah dan tapak beton dengan 2 ukuran berbeda yaitu 60x60cm, dan 80x80cm. Dari penelitian ini didapat nilai daya dukung total atau daya dukung pelat dan pondasi. Penelitian yang dilakukan sekarang ini, untuk mengetahui nilai kontribusi antara tapak dan tiang. Hal ini dikarenakan nilai daya dukung tiang pada pondasi tiang tongkat beton, tidak akan sama dibandingkan dengan pondasi tiang tunggal.Kata kunci: Daya dukung, Pondasi, Tiang tongkat, Laci.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP OBJEK PELESTARIAN CAGAR BUDAYA DI KOTA PONTIANAK Yulianingrum, Esti Vidya; Wulandari, Agustiah; Chairunnisa, -
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.651 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i3.29497

Abstract

Cagar Budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya di darat dan/atau di air yang perlu dilestarikan keberadaannya. Dikota Pontianak terdapat 14 bangunan cagar budaya yang harus dilindungi yaitu Keraton Kadriah Pontianak, Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrachman, Makam Kesultanan Pontianak, Tugu Khatulistiwa, Masjid Baitannur, Sekolah Dasar Negeri 14 Pontianak, Vihara Bodhisatva, Kantor Pos, Lapangan Keboen Sajoek, Rumah Adat Betang/Panjang, Sumur Bor, Pelabuhan Seng Hie, Gedung Pramuka dan Kantor Bappeda Kota Pontianak..Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif  kuantitatif dengan pengumpulan data berupa observasi dan kuesioner. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisis Karakteristik Bangunan Cagar Budaya untuk mengetahui karakteristik pada cagar budaya yang di tinjau dari usia, fungsi dan tipologi bangunan, Analisis faktor persepsi masyarakat terhadap cagar budaya di Kota Pontianak untuk mengetahui faktor faktor yang terbentuk dari masing masing cagar budaya, dan Pemetaan Hasil persepsi dan hasil faktor untuk mengetahui arahan pelestarian yang dapat diberikan pada masing-masing cagar budaya.Hasil penelitian ini menunjukkan hasil persepsi masyarakat dan hasil faktor yang terbentuk pada masing-masing cagar budaya menunjukkan arahan pelestarian yang dapat diberikan pada masing-masing cagar budaya berdasarkan 3 (tiga) wilayah prioritas yaitu prioritas rendah, Prioritas sedang dan prioritas tinggi. Kata Kunci : Persepsi, Cagar Budaya, Kota Pontianak
PERBANDINGAN BIAYA PADA PENGGUNAAN SISTEM BONDEK SEBAGAI ALTERNATIF PLAT LANTAI KONVENSIONAL Gunawan Hadi; Endang Mulyani; Riyanni Pratiwi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.36521

Abstract

Pengusaha konstruksi berusaha merealisasikan proyek dengan tercapainya efisiensi biaya dan waktu tetapi tetap memenuhi mutu. Dengan pesatnya perkembangan teknologi, membuat pengelola proyekmemilih metode pelaksanaan konstruksi dari beberapa alternatif metode. Penelitian dengan judul “Perbandingan Biaya Pada Penggunaan Sistem Bondek Sebagai Alternatif Plat Lantai Konvensional”, memiliki rumusan masalah membandingkan biaya pelaksanaan plat lantai beton dengan menggunakan sistem bondek sebagai alternatif plat lantai konvensional. Tujuan penelitian memberikan gambaran dan komponen-komponen biaya pelaksanaan plat lantai, mengetahui besar selisih biaya, dan kelebihan serta kekurangan antara penggunaan plat bondek dan plat konvensional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan jenis penelitian metode survey. Menggunakan data primer dengan melakukan observasi, jumlah pekerja, dan harga bahan. Sedangkan untuk data sekunder yaitu data dari kontraktor yang menerapkan tinjauan biaya pada proyek pembangunan ruang kelas baru Institut Agama Islam Negeri Pontianak. Landasan teori yang digunakan adalah teori yang berhubungan dengan sistem plat lantai menggunakan bondek dan perbandingannya dengan sistem plat lantai konvensional.Kata kunci : Plat lantai, Bondek, Konvensional, Biaya
PERENCANAAN PENGEMBANGAN SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Suustra U, Apriyadi; Kartini, -; Nirmala, Azwa
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.214 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.25537

Abstract

Pertambahan penduduk, terjadi dinamika dalam masyarakat baik dalam segi kepadatan, sosial maupun ekonomi, sehingga kebutuhan air bersihpun meningkat. Lingkungan dengan kepadatan tinggi akan mengurangi kemudahan akses air bersih karena masyarakat yang sebelumnya dapat memperoleh air bersih dari sumur galian, menjadi kesulitan akibat keterbatasannya lahan. Selain itu faktor kondisi alam juga mempengaruhi akses air bersih, daerah tertentu karena kondisi kontur dan tanahnya menjadi sulit mendapatkan air bersih. Salah satu cara untuk memperoleh air bersih adalah dengan memanfaatkan pelayanan PDAM. Untuk mendapatkan informasi yang memadai dan representatif mengenai perencanaan air bersih di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya, perencanaan ini akan menggunakan teknik pengumpulan data. Studiliteraturadalahcara yang dipakai untuk menghimpun data-data atau sumber-sumber yang berhubungan dengan topik yang diangkat dalam suatu penelitian. Studi literature bisa didapat dari berbagai sumber, jurnal, buku dokumentasi, internet dan pustaka. Hasil Penelitian adalah Jumlah proyeksi penduduk pada tahun 2036 menggunakan metode geometrik didapat jumlah penduduk Desa Sungai Belidak 3.927 jiwa, Desa Kalimas 8.644 jiwa dan Desa Punggur Kecil 17.810 jiwa, jadi total penduduk Kecamatan Sungai Kakap khususnya tiga Desa pada tahun 2036 adalah 30.381 jiwa. Debit sumber air yang tersedia sebesar 1.680 lt/dt (Pangestu, 2012) dan yang telah digunakan untuk enam desa sebesa 148,28 lt/dt (Fitria, 2014) maka masih tersisa sebesar 1.531,72 lt/dt, dengan kebutuhan jam puncak untuk tiga desa pada tahun 2036 sebesar 99,69 lt/dt sehingga cukup memenuhi kebutuhan air bersih untuk ketiga desa tersebut. Pipa yang digunakan dalam perencanaan ini adalah untuk pipa primer digunakan pipa 500 mm, 450 mm, 400 mm dan pada pipa sekunder digunakan pipa 250 mm dan 150 mm dan jenis pipa yang digunakan semuanya sama primer dan sekunder yaitu pipa HDPE dengan nilai koefisien kekasaran 140. Berdasarkan hasil survey dan perhitungan maka didapatlah desain teknis jaringan distribusi yang direncanakan dimana sistem pengaliran dengan menggunakan pompa dengan daya pompa sebesar 17,893 kw mempunyai daya dorong 150 lt/det. Peletakan reservoir 50 m dari intake dengan ketinggian reservoir yaitu berada pada ketinggian 7 mdpl. Jenis reservoir yang digunakan adalah ground reservoir dengan kapasitas reservoir sebesar 1.435 m3 dengan ukuran p x l x t sebesar (27 x 26,6 x 2) m. Kata kunci – Jaringan air bersih tiga desa, Kecamatan Sungai Kakap, Epanet 2 
KEBUTUHAN U-TURN PADA JALAN SULTAN ABDURAHMAN TERHADAP PERKEMBANGAN ARUS LALU LINTAS Nurdinta, Wahyuni; Erwan, Komala; Kadarini, S Nurlaily
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.143 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i3.30782

Abstract

Tidak adanya fasilitas putaran balik arah (u-turn) pada ruas Jalan Sultan Syarif Abdurrahman mengakibatkan beberapa kendaraan yang ingin memutar balik arah kendaraan terpaksa melakukan gerakan putar balik pada ujung median. kendaraan yang melakukan putar balik arah lebih padat pada hari kerja yaitu hari senin dengan total  yaitu 372 smp/hari sedang daripada hari sabtu dengan jumlah 193 smp/hari dan minggu dengan total 231 smp/hari yang meliputi kendaraan ringan (MC) dan kendaraan sedang (LV). untuk rangkuman hasil pada simulasi kondisi eksisting menggunakan vissim 10 didapat volume 780 kendaraan, dengan kepadatan 49.62 kendaraan, tundaan 22.62% dan kecepatan 40.93 km/jam. Hasil analisa menunjukkan bahwa ruas Jalan Sultan Syarif Abdurrahman dengan nilai derajat kejenuhan 0,38<1 yang artinya tidak jenuh dengan total 2399 kendaraan smp/jam. Hasil penelitian yang diperoleh setelah menggunakan simulasi vissim 10 untuk mencari kebutuhan u-turn pada alternatif pertama didapat tundaan sebesar 26.07%, alternatif kedua sebesar 25.29%, dan alternatif ketiga sebesar 23.31%.Keywords :  U-Turn, Performance, Kondisi yang ada
EVALUASI FAKTOR PENGARUH TINGKAT PELAYANAN JALAN SUNGAI RAYA DALAM KOTA PONTIANAK Sukamto, -; Erwan, Komala; Mayuni, Siti
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.419 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v4i4.19822

Abstract

River road segment in the highway is one of the main streets stronghold district highway, the airport traffic by road functions as a local road. The function of the local roads are public roads that function to serve local transportation with the characteristic travel a short distance, average speed is low, and the number of driveways is not restricted. The main objective of this study was to determine the level of service on the road river highway in order to give a solution would be to assist in improving the level of service. The method used in the analysis level of service on the river highway in 1997. The location is MKJI research conducted on roads in the river highway. The research activities carried out from 03 until December 9, 2016. The research data in the can at the time of the survey on this road is the traffic volume and speed of travel. While the survey side constraints and geomtri road starting from 15 July 2016-18 July 2016.waktu mileage vehicles, as well as the population of the river and city highway in Pontianak. From the analysis of the level of service roads in the river highway found the average level of service B is a steady flow, the speed is slightly limited by traffic, drivers can still freely in choosing speed. Keywords: Volume, Velocity, Capacity, splitters direction and density (density).
EVALUASI DAN PENATAAN SIMPANG EMPAT JALAN PROF. M. YAMIN – JALAN TANI MAKMUR – JALAN PGA Claudia, Marsiana; Akhmadali, Ir.; Syafarudin, Dr .Ir.
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.26588

Abstract

Persimpangan adalah pertemuan tiga atau lebih ruas jalan atau berpotongan pada sistem jaringan jalan perkotaan. Pada volume lalu lintas tinggi, khususnya pada jam-jam sibuk pada persimpangan sering terjadi konflik arus lalu lintas yang dapat membahayakan bagi pengguna jalan. Hal ini bisa terlihat dari kemacetan yang terjadi di jalan-jalan protocol dan persimpangan yang belum teratasi umumnya di Kota Pontianak, khususnya pada simpang Jl. Prof. M. Yamin – Jl. Tani Makmur – Jl. PGA. Walaupun pada jam-jam sibuk polisi sudah bekerja ekstra keras mengatur lalu lintas, namun kemacetan masih saja terjadi. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan dari penulisan skripsi ini adalah menganalisa dan mengevaluasi kondisi existing persimpangan dan menata persimpangan menggunakan sistem pengalihan arus dan proyeksi menggunakan lampu lalu lintas. Sehingga didapatkan perencanaan yang tepat pada persimpangan tersebut. Dalam penulisan penelitian ini peneliti menggunakan metodologi survei, yaitu mengamati kondisi pada lokasi persimpangan Jl. Prof. M.Yamin – Jl. Tani Makmur – Jl. PGA dengan mengumpulkan data volume lalu lintas kendaraan bermotor dan tak bermotor serta pengumpulan data sekunder berupa data jumlah penduduk Kota Pontianak. Kemudian kompilasi data yang sudah terkumpul diolah dengan menggunakan teori perhitungan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 secara kuantitatif. Selanjutnya data yang sudah diolah ini menjadi dasar peneliti di dalam menyusun rencana pengaturan lalu lintas dengan pengalihan arus yang sesuai dengan standar Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014. Hasil dari penelitian ini adalah pada kondisi exsisting memerlukan penataan kembali menggunakan pengalihan arus masuk ke Jalan Tani Makmur dialihkan ke Jalan Nirbaya untuk tahun 2017. Dari pengalihan arus masuk pada tahun 2017, maka didapatkan hasil derajat kejenuhan sebesar 0,72 <0,85 (PKJI 2014). Selanjutnya untuk meningkatkan kinerja sampai tahun 2023 dibuat skenario  perencanaan pengaturan lampu lalu lintas maka didapatkan waktu sinyal hijau, Jl. Prof. M.Yamin (A) 23 dtk, Jl. Prof. M.Yamin (B) 24 dtk, Jl. Tani Makmur 8 dtk, dan Jl. PGA 2 dtk. Serta agar lebih efektif dilakukan perencanaan median jalan dengan lebar 2 m dan panjang median 100 m ke kiri dan 100 m ke kanan.  Kata Kunci : persimpangan, pkji, pengalihan arus, lalu lintas, traffic light, median
ANALISIS KEHILANGAN AIR JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH PDAM TIRTA MELAWI Lalan Deriana; - Kartini; Henny Herawati
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.902 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.32316

Abstract

Pentingnya kebutuhan air bersih mengakibatkan sektor air bersih mendapatkan prioritas penanganan utama karena menyangkut kehidupan orang banyak. Pengelolaan pelayanan air bersih untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Melawi dilaksanakan oleh PDAM Tirta Melawi yang merupakan perusahaan milik pemerintah Kabupaten Melawi. Dengan sistem distribusi pipa yang ada, PDAM diharapkan mampu untuk mendistribusikan dan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dengan baik dan merata. Tujuan makalah adalah untuk mengetahui besarnya angka kehilangan air, kebutuhan air penduduk Desa Paal untuk 20 tahun yang akan datang dan analisis parameter aliran hidrolis.Untuk mengetahui jumlah kehilangan air ,kebutuhan air Desa Paal serta analisis parameter aliran hidrolis digunakan program Epanet 2.0. Dari hasil analisis diperoleh besar kehilangan air pada sistem distribusi sebesar  24,11% dan pada sistem produksi sebesar 6%. Kebutuhan air untuk Desa Paal pada tahun 2038 adalah sebesar 48,72 lt/detik. Hasil analisis simulasi parameter dengan program Epanet 2.0 diperoleh parameter kecepatan (velocity) telah memenuhi syarat yaitu antara 0,3 - 3 m/detik, parameter tekanan (pressure) juga diperoleh sesuai ketentuan yaitu antara 10 – 80 m, sedangkan parameter kehilangan tekan (headloss) sebesar 0 - 10 m/Km. Kata Kunci : PDAM, jaringan distribusi pipa, kebutuhan air, kehilangan air, tekanan, Epanet 2.0
IDENTIFIKASI DAN ANALISIS PENYEBAB DAN AKIBAT CONTRACT CHANGE ORDER TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK KONSTRUKSI ., Ningsih; ., Syahrudin; Wardhani, Nurul
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.534 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.12654

Abstract

Contract Change Order (perubahan kontrak kerja) ini meliputi : menambah dan/mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam kontrak, menambah dan mengurangi jenis pekerjaan, mengubah spesifikasi teknis pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan atau mengubah jadwal pelaksanaan. Perubahan juga mengakibatkan proyek terlambat dan biaya yang melambung tinggi (cost overruns). Akibat sering terjadinya change order (perubahan pekerjaan) dimana proses administrasinya tidak dijalankan sesuai prosedur maka sering terjadi perselisihan antara pemilik dan kontraktor. Tujuan yang akan dicapai dalam penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui sebab-sebab terjadinya Contract Change Order dan dampak perubahan tersebut terhadap biaya dan waktu. Dengan mengumpulkan data-data addendum dari dua proyek konstruksi yaitu pembangunan Kantor Bupati Kubu Raya dan pembangunan Lanjutan Gedung Kuliah dan Laboratorium Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura Tahap III dan kemudian menganalisis I perubahan pekerjaan dari setiap-setiap proyek maka dapat disimpulkan bahwa untuk proyek pembangunan Kantor Bupati Kubu Raya penyebab terbesar perubahan karena terungkapnya kondisi baru yang berbeda dengan hasil pengkajian terdahulu, dan tidak berdampak terhadap biaya dan waktu, untuk proyek pembangunan Lanjutan Gedung Kuliah dan Laboratorium Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura Tahap III penyebab terbesar perubahan karena diminta oleh calon organisasi operasi pada saat akhir proyek sewaktu prakomisi. Butir-butir yang menyangkut masalah kenyamanan dan keamanan. Setiap proyek memiliki masing-masing sebab-sebab perubahan pekerjaan, tidak bisa disamakan dengan dengan proyek-proyek lainnya, karena setiap proyek memiliki karakteristik struktur masing-masing dan daerah atau tempat dibangunnya konstruksi tersebut berbeda. Kata Kunci : Contract Change Order, Addendum
EVALUASI PANJANG ANTRIAN PADA LENGAN SIMPANGBERSINYAL DENGAN METODE PKJI 2014 (Studi Kasus : Jl.Daya Nasional - Jl.Prof.H.Hadari Nawawi - Jl.Ahmad Yani, Pontianak) Nugroho, Leonardus Lini; AS, Syafaruddin; Mayuni, Siti
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.969 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v4i4.22265

Abstract

Simpang bersinyal Bundaran Digulis merupakan simpang yang sering mengalami kemacetan. Simpang tersebut merupakan simpang yang sangat sibuk karena merupakan jalan utama dengan akses menuju pusat komersil, pendidikan dan perkantoran. Penelitian ini memfokuskan pada perhitungan besar panjang antrian pada setiap lengan Bundaran Digulis dan mencari alternatif solusi untuk mengurangi panjang antrian tersebut. Perhitungan panjang antrian dilakukan melalui dua cara yaitu, panjang antrian yang didapat  dari teori dan pengukuran panjang antrian di lapangan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 (PKJI 2014) dengan menghitung manual jumlah kendaraan yang melintasi simpang pada jam puncak pagi, siang dan sore hari, kemudian didapatkan kapasitas, derajat kejenuhan serta  panjang antrian.Sebagai contoh diambil perhitungan panjang antrian untuk jam puncak pagi. Dari hasil analisis perhitungan, panjang antrian eksisting dengan pengaturan dua fase adalah sebagai berikut ; pada puncak pagi untuk lengan Ahmad Yani (Polnep) adalah 253 meter,  Daya Nasional 91 meter, Ahmad Yani (Al-Azhar) 245 meter dan Prof. DR. Hadari Nawawi 45 meter. Hasil pengukuran panjang antrian di lapangan adalah berikut ; pada puncak pagi untuk lengan Ahmad Yani (Polnep) adalah 268 meter,  Daya Nasional 84 meter, Ahmad Yani (Al-Azhar) 263 meter dan Prof. DR. Hadari Nawawi 40 meter.Alternatif solusi pengaturan tiga fase dengan metode turbin diperoleh panjang antrian sebagai berikut ; pada puncak pagi untuk lengan Ahmad Yani (Polnep) adalah 455 meter, Daya Nasional 371 meter, Ahmad Yani (Al-Azhar) 421 meter dan Prof. DR. Hadari Nawawi 90 meter. Alternatif solusi pengaturan empat fase dengan metode turbin diperoleh panjang antrian sebagai berikut ; pada puncak pagi untuk lengan Ahmad Yani (Polnep) adalah 495 meter,  Daya Nasional 104 meter, Ahmad Yani (Al-Azhar) 459 meter dan Prof. DR. Hadari Nawawi 75 meter. Dari hasil analisis perhitungan dapat disimpulkan bahwa pengaturan 2 fase (eksisting) pada bundaran Digulis lebih efektif dibandingkan dengan alternatif pengaturan 3 fase dan 4 fase dengan metode turbin. Dilihat dari nilai panjang antrian (PA) yang lebih kecil. Kata kunci :Evaluasi, Panjang Antrian, Bundaran Digulis, Simpang Bersinyal

Page 23 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue