cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
PENGARUH TINGKAT KONSISTENSI DAN KORELASI DATA CURAH HUJAN TERHADAP KERAPATAN STASIUN HUJAN DI DAS LANDAK Arnando Capri Saidi; Nurhayati Nurhayati; Umar Umar
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.45988

Abstract

Salah  satu  faktor  penting  dalam  analisis  hidrologi,  terutama  yang  menyangkut  parameter  hujannya,  adalah kerapatan (density) stasiun hujan suatu daerah aliran sungai (DAS). Besar sebaran dan kerapatan stasiun hujan dapat mempengaruhi tingkat kesalahan nilai rerata suatu data. Kerapatan stasiun hujan yang tinggi dalam suatu DAS  memberikan  data  yang  berkualitas  untuk  kebutuhan  perencanan  bangunan  air.  Permasalahan  jumlah  dan sebaran stasiun hujan DAS di Indonesia sampai saat ini masih kurang mendapat perhatian. Hal ini terlihat pada ketidakadaan  petunjuk  baku  mengenai  metode  pola  penempatan  dan  penyebaran  stasiun  pengukur  hujan  yang tepat. DAS Landak memiliki permasalahan serupa, sehingga diperlukan analisis mengenai kerapatan stasiun hujan yang berada di DAS Landak. DAS Landak memiliki total luas sebesar 8.627,347 km2 atau sama dengan 8,8% dari total  luas  DAS  Kapuas  yaitu  98.021,82  km2  dengan  panjang  sungai  utama  sepanjang  232,85  km.  Kerapatan jaringan stasiun hujan eksisting pada DAS Landak tidak memenuhi standar World Meteorological Organization (WMO)  menurut  kriteria  wilayahnya,  tidak  memenuhi  kesalahan  perataan  5%  dan  tidak  memenuhi  kesalahan interpolasi 2,5%. Analisis Kagan menghasilkan jumlah stasiun hujan sebanyak 36 buah yang terdiri dari 7 stasiun eksisting  dan  29  stasiun  baru  yang  diplot  secara  acak  di  dalam  masing-masing  jaring  Kagan  dengan  kondisi cakupan area 238,29 km2/stasiun dan jarak antar stasiun 16,52 km. Key Words: Daerah Aliran Sungai Landak, Kerapatan Stasiun Hujan, Metode Kagan
ANALISIS LOKASI RAWAN KECELAKAAN (STUDI KASUS JALAN KOMYOS SUDARSO) Windy Indri Juliyanti; Elsa Tri Mukti; S. Nurlaily Kadarini
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.42664

Abstract

Cakupan masalah transportasi semakin meluas dan masalahnya sendiri semakin bertambah, baik di negara maju maupun berkembang. Hal ini juga ditunjukkan dengan lokasi Komyos Sudarso yang dimana lokasi tersebut merupakan salah satu lokasi Jalan Nasional yang rawan kecelakaan di Pontianak, khususnya di Pontianak Barat. Sepanjang Jalan Komyos Sudarso tidak terlihat marka jalan pada badan jalan tersebut, kawasan Jalan Komyos Sudarso juga minim rambu lalu lintas dan pada segmen 3, pada segmen enam kondisi bahu jalan yang minim, mengakibatkan jarak bahu jalan dengan rumah warga sekitar sangat berdekatan dan kurangnya kesadaran masyarakat sekitar dikarenakan masih banyak warga sekitar yang sembarangan memarkirkan kendaraan mereka pada kawasan badan jalan, khususnya pada area SMK empat Pontianak dan area Pasar Teratai mengakibatkan kemacetan jalan pada area jalan tersebut. Rata – rata kecepatan kendaraan yang melewati Jalan Komyos Sudarso tersebut masih masuk pada kriteria kecepatan di Jalan Nasional. Dari Metode Cusum didapatkan tiga segmen daerah rawan kecelakaan yaitu segmen 1, 2 dan 3. Sedangkan pada Metode Frekuensi Kecelakaan didapatkan rawan kecelakaan yaitu segmen satu, empat dan lima. Rekomendasi yang diberikan berupa rekomendasi pemasangan marka jalan di sepanjang kawasan Jalan Komyos Sudarso Pontianak, pemasangan seperti rambu hati-hati dan rambu yang sesuai dengan kondisi jalan tersebut dan pelebaran bahu jalan.Kata Kunci : cusum, lokasi rawan kecelakaan, metode frekuensi kecelakaan, pengertian jalan
PENGATURAN PINTU AIR (UNDERFLOW) UNTUK PENGATURAN MUKA AIR DI LAHAN PERKEBUNAN DAERAH IRIGASI RAWA (D.I.R) PIMPINAN KOMPLEK (BLOK SUNGAI SANGE) Yogi Wicahya; - Kartini; - Umar
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.48971

Abstract

Daerah rawa di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Sambas dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Daerah Rawa Pimpinan Komplek dengan luas wilayah 3385,16 Ha, sampai saat ini belum adanya pengaturan tata air agar kebutuhan air tanaman terpenuhi dan tidak mempengaruhi produksi pertanian maupun perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan besarnya kebutuhan air tanaman palawija dan pengaturan pintu air pada Daerah Irigasi Rawa (D.I.R) Pimpinan komplek (Blok Sungai Sange). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah curah hujan maksimum, data klimatologi dari stasiun Paloh, pengukuran dimensi pintu air serta elevasi muka air dihulu dan dihilir pintu air. Untuk menghitung besarnya evapotranspirasi digunakan metode Penman modifikasi serta analisis data pintu air (underflow). Kebutuhan air tanaman untuk palawija (DR) sebesar 0,91 l/det.ha pada awal bulan Agustus sedangkan minimum didapat sebesar 0,45 l/det.ha pada pertengahan bulan Desember. Bukaan pintu air disesuaikan dengan tinggi elevasi muka air tanaman palawija, yaitu 50 cm dibawah permukaan tanah.Kata kunci : Daerah Irigasi Rawa, Kebutuhan air, Pintu air (underflow)
KAPASITAS TAMPUNG PARIT SUNGAI RAYA DALAM PONTIANAK Nurwahid Abdurahmansyah; - Nurhayati; Eko Yulianto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.42785

Abstract

Parit Sungai Raya Dalam merupakan salah satu saluran primer yang ada di Kota Pontianak. Beberapa kawasan yang terdapat dalam daerah tangkapan air hujan Parit Sungai Raya Dalam akan tergenang apabila terjadi hujan bersamaan dengan pasang air laut. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui kapasitas tampung saluran drainase Parit Sungai Raya Dalam saat terjadi pasang tertinggi dengan pengaruh curah hujan rencana periode ulang 10 tahun. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Data primer adalah data kecepatan aliran, potongan memanjang dan potongan melintang saluran sedangkan data sekunder adalah peta drainase, peta topografi dan data curah hujan stasiun terdekat. Data yang diperoleh digunakan untuk analisis hidrologi, meliputi penentuan distribusi frekuensi curah hujan, curah hujan rencana, intensitas hujan dan debit rancangan dengan periode ulang tahun 10 tahun. Debit lapangan didapatkan dari perhitungan kecepaatan aliran dan penampang saluran. Hasil perhitungan menggambarkan bahwa Parit Sungai Raya Dalam tidak menampung debit rancangan periode ulang 10 tahun, karena nilai debit rancangan yang harus dibuang sebesar 14,84 m3/s sedangkan Parit Sungai Raya Dalam hanya mampu membuang debit sebesar 2,483 m3/s.Kata Kunci : Drainase, Drainase Perkotaan, Kapasitas Tampung, Parit Sungai Raya Dalam Pontianak.
KAJIAN GEOMETRI PELEDAKAN TERHADAP FRAGMENTASI BATUAN HASIL PELEDAKAN DI PT GILGAL BATU ALAM LESTARI KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT - Restywati; Budi Purwoko; M. Khalid Syafrianto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.49065

Abstract

ABSTRAKPT Gilgal Batu Alam Lestari merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dipertambangan batu granodiorit yang menggunakan metode penambangan quarry. Dalam peledakan ada beberapa macam indikator keberhasilan, salah satunya adalah fragmentasi batuan. Berdasarkan data dari perusahaan bahwa jumlah boulder yang dihasilkan >15% sehingga belum mencapai target. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan hasil fragmentasi secara teoritis dan aktual, mengetahui faktor yang mempengaruhi fragmentasi, dan geometri usulan yang tepat agar mencapai hasil yang optimal. Dalam penelitian ini, dapat dua metode yang digunakan untuk menganalisa fragmentasi batuan yaitu dengan menggunakan software split dekstop version 4.0 dan menggunakan metode Kuz-Ram.  Hasil Prediksi ukuran fragmentasi hasil peledakan dengan metode Kuzram ukuran ayakan 50 cm pada peledakan 1, 2, 3 dan 4 berturut-turut adalah 72,28%, 68,17%, 81,44% dan 75,94%. Hasil Perhitungan ukuran fragmentasi aktual dengan menggunakan program split desktop ukuran ayakan 50 cm dari peledakan 1, 2, 3 dan 4 berturut-turut adalah 75,02%, 62,56% , 79,46% dan 70,59%. Geometri usulan dengan menggunakan perhitungan metode R.L. Ash untuk mendapatkan hasil fragmentasi yang optimal dengan spasi 1,51 meter, burden 1,31 meter, diameter lubang 1,97 inch, tinggi jenjang 3 meter, subdrill 0,4 meter, stemming 0,98 meter dan panjang kolom isian 2,42 meter. Kata kunci : Fragmentasi, Kuz-ram, Split desktop
IDENTIFIKASI OBJEK DAYA TARIK WISATA (ODTW) EKOWISATA MANGROVE DESA DABONG KECAMATAN KUBU KABUPATEN KUBU RAYA Ely Sumarni; Gusti Zulkifli Mulki; Riska Aprilia Ayuningtyas
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.49234

Abstract

Ekowisata Mangrove Desa Dabong merupakan objek wisata baru di Kabupaten Kubu Raya yang memiliki berbagai posensi wisata alam seperti hamparan hutan mangrove yang luas dan hasil laut yang melimpah. Ekowisata Mangrove Desa Dabong dikelola kelompok sadar wisata yang mana saat ini masih dalam tahap pembangunan dan masih diperlukan pengembangan untuk menjaga kelestarian hutan mangrove dengan adanya ekowisata. Permasalahan yang terjadi seperti infrastruktur yang kurang memadai, jarak tempuh yang cukup jauh dengan jalan yang rusak, kurang dikenalnya keberadaan kawasan, serta pandemi COVID-19. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasikan karakteristik potensi objek dan daya tarik ekowisata mangrove. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus dan variabel yang digunakan terdiri dari 3 aspek yaitu atraksi, aksesibilitas, dan amenitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Ekowisata Mangrove Desa Dabong memiliki beragam atraksi wisata yang dapat dilakukan seperti menyusuri hutan, susur sungai, melihat flora dan fauna khas pesisir Kubu Raya. Namun lokasi Ekowisata Mangrove Desa Dabong berada jauh dari pusat kota sedangkan sarana dan prasarana sudah tersedia dengan kondisi yang kurang baik setelah adanya pandemi COVID-19 karena tidak adanya pengunjung dan perawatan terhadap ekowisata Mangrove Desa Dabong. Kata Kunci: ekowisata mangrove; Kabupaten Kubu Raya; objek daya tarik wisata
ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN KAMPUNG WISATA KREATIF DESA SEKIDA KECAMATAN JAGOI BABANG Gracia De Jesus Lai; Nana Novita Pratiwi; Anthy Septianti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.44676

Abstract

Kampung Wisata Kreatif terletak di Dusun Kindau Desa Sekida Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang. Pengembangan Kampung Wisata Kreatif tidak hanya bermanfaat bagi munculnya alternatif wilayah untuk memenuhi minat wisatawan, tetapi dapat juga dijadikan solusi bagi permasalahan kemiskinan, pelestarian budaya dan pelestarian lingkungan hidup. Namun kawasan ini mengalami berbagai permasalahan seperti keberadaan Kampung Kreatif kurang di kenali, minimnya pengelolaan sumberdaya alam dan sumber daya manusia, bahan baku rotan semakin berkurang, dan infrastruktur penunjang pariwisata kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan Kampung Wisata Kreatif sebagai daya tarik wisata sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologis dengan analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini di peroleh beberapa potensi yang tingkat pengaruhnya tinggi dalam mendukung pengembangan Kampung Wisata Kreatif seperti lahan yang luas, fasilitas pendukung terlengkapi berupa jaringan listrik, jalan aspal, warung, rumah produksi, tempat berbelanja dan balai dusun. Aksesibilitas yang memadai, adat dan budaya masih mengakar dalam diri masyarakat seperti mencari ikan secara tradisional, memanfaatkan sungai sebagai tempat silahturahmi, dan tradisi gawai sowa. Kelembagaan berupa pokdarwis, bumdesma dan pemerintah desa serta potensi kerajinan rotan turut mendukung pengembangan Kampung Wisata Kreatif.
ANALISIS SEDIMEN SUNGAI MENYUKE KABUPATEN LANDAK Fikry Putra Ramadhani; Kartini Kartini; Stefanus Barlian Soeryamassoeka
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.49625

Abstract

Banjir yang terjadi di beberapa  kecamatan yang ada di Kabupaten Landak disebabkan meluapnya air sungai, salah satunya sungai Menyuke. Proses angkutan dan pengendapan sedimentasi menyebabkan naiknya dasar sungai, dan tingginya muka air sehingga berakibat terjadinya banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sedimen dan laju sedimentasi di Hilir Sungai Menyuke dan dilakukan pada 5 segmen. Analisis sedimen dilakukan menggunakan Metode Meyer-Peter-Muller, Metode L.C Van Rijn, dan Metode Einstein. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data pengukuran hidrometri sungai, dan sampel sedimen dasar. Hasil penelitian ini  menunjukkan bahwa karakteristik sedimen berjenis pasir dengan diameter rata-rata sebesar 0,330 mm dan berat jenis berkisar antara 2,645 ton/m3 - 2,721 ton/m3. Hasil penelitian ini didapat laju angkutan sedimen total, metode yang cocok digunakan pada penelitian ini adalah Metode L.C Van Rijn, dengan total angkutan sedimen minimum terletak pada segmen 1 sebesar 2,936 ton/hari dan maksimum terletak pada segmen 5 sebesar 6,585 ton/hari.Kata kunci: karakteristik sedimen, laju sedimentasi
EVALUASI PERSIMPANGAN JL. PUTRI CANDRAMIDI – JL. SULTAN ABDURRAHMAN – JL. GUSTI JOHAN IDRUS KOTA PONTIANAK MENGGUNAKAN SOFTWARE VISSIM Resti Nur’sila; Slamet Widodo; Sumiyattinah -
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.44925

Abstract

Persimpangan umumnya memiliki antrian dan tundaan kendaraan yang menghambat pergerakan, pada simpang Jl.Putri Candramidi–Jl.Sultan Abdurrahman-Jl.Gusti Johan Idrus Kota Pontianak terjadi hal tersebut akibat konflik yang terjadi pada mulut simpang. Kinerja simpang yang baik menurut MKJI 1997 yaitu Derajat Kejenuhan (DS) <0.75 namun pada persimpangan ini ditahun 2020 DS>0.75 dengan tingkat pelayanan simpang D. Pada VISSIM 20 menunjukkan Level of Service (LOS) D pada simpang bersinyal dan C simpang tak bersinyal. Analisa selanjutnya, alternatif solusi dilakukan dengan VISSIM 20. Alternatif 1 melakukan perubahan waktu sinyal menghasilkan 36,32 dan 26,06 detik. Alternatif 2 yaitu penambahan lebar jalan menghasilkan 37,98 dan 16,54 detik. Alternatif 3 mengkombinasi alternatif 1 dan 2, kendaraan berat dilarang melewati Jl.Sultan Abdurraman II dan arus terlawan menuju Jl.Putri Candramidi dihilangkan menghasilkan 17,24 dan 12,60 detik. Alternatif 4 yaitu u-turn dan kombinasi alternatif 1 dan 2 menghasilkan 22,07 dan 21,09 detik. Alternatif 5 yaitu kombinasi alternatif 4 dan membuat lajur belok kiri langsung serta kendaraan berat dilarang lewat pukul 07.00-08.00 pada Jl.Sultan Abdurrahman II menghasilkan 16,92 dan 13,72 detik. Hasil tundaan yang lebih pendek pada kedua simpang di dapat pada alternatif solusi 5 dengan LOS yang dihasilkan B, maka dapat dijadikan sebagai alternatif terbaik.Key Words: Alternatif, LOS, Median, MKJI 1997, VISSIM 20
PENGARUH TUMPAHAN MINYAK DAN AIR TERHADAP NILAI KEKESATAN PADA PERMUKAAN JALAN DI KOTA PONTIANAK Asfarina, Salwa Putri; Erwan, Komala; S, Rudi Sugiono
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.45745

Abstract

Jalan  adalah  sarana  yang  penting  dalam  dunia  transportasi.  Di  berapa  tahun  terakhir,  Pontianak  mengalami peningkatan  kepadatan  lalu  lintas  diakibatkan  pertumbuhannya  penduduk  yang  cukup  TINGGI,  sehingga mengakibatkan terganggunya keamanan dan kenyaman para pengendara. Kekesatan jalan pada perkerasan jalan merupakan parameter yang cukup penting dalam mengevaluasi kinerja perkerasan. Apabila nilai kekesatan pada permukaan jalan tidak memenuhi Standar, atau dibawah rata-rata dari yang sudah di tetepkan, hal tersebut dapat mengakibatkan selip pada kendaraan, dimana hal tersebut dapat mengakibatkan terjadinya Kecelakaan lalu lintas. Lokasi  yang  diteliti  adalah  jalan  dengan  permukaan  aspal  yaitu  di  Jalan  RE.  Martadinata,  Jalan  HOS.  Cokro Aminoto, Jalan Prof. M. Yamin dan Jalan Husein Hamzah. Jumlah titik peninjauan lokasi adalah titik-titik dimana memungkinkan pengendara untuk melakukan pengereman (daerah sisi kiri dan kanan). Analisa dilakukan dengan waktu yang telah ditentukan yaitu pada siang hari. Dari hasil survey tersebut akan dihitung dan dianalisa sehingga akan mendapatkan pengatuh kontaminan terhadap kekesatan jalan. Berdasarkan  penelitian  nilai  BPN,  lokasi-lokasi  penelitian  memiliki  nilai  kekesatan  diatas  standar  yang  berarti jalan tersebut aman, dan apabila jalan tersebut terkena kontaminan maka akan terjadi penurunan nilai kekesatan. Penurunan  nilai  kekesatan  ketika  terkena  kontaminan  Air  ,  Minyak  serta  minyak  dan  air  secara  beurutan  yaitu 43,52 % , 57,95 %, dan 55,36 %.  Kata  Kunci  :  British  Pendulum  Tester,  Kekesatan  Jalan,  Kontaminan  Air,  Kontaminan  Minyak,  Kontaminan Minyak dan Air , Skid Resistance  

Page 60 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue