cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
ANALISA KELAYAKAN USULAN WPR DI KECAMATAN BOYAN TANJUNG KABUPATEN KAPUAS HULU Badari, Syarif Abdullah; Purwoko, Budhi; Syafrianto, Muhammad Khalid
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62927

Abstract

Sebagian besar usaha pertambangan di Kecamatan Boyan Tanjung aktivitasnya dilakukan di aliran sungai Batang Bunut dengan menerapkan metode penambangan aluvial (Alluvial Mine) dilokasi sepanjang 12.7 kilometer dan dikelola oleh masyarakat. Metode pertambangan yang diterapkan oleh masyarakat di lokasi penelitian adalah dengan cara menyedot material dari dasar sungai dengan bantuan mesin sedot Mitsubishi Fuso 120 PS. Pertambangan rakyat di Kecamatan Boyan Tanjung di ketahui perlu adanya analisa dalam aspek teknis apakah wilayah usulan pertambangan rakyat ini bisa menghasilkan konsentrat yang di inginkan, serta melakukan analisa dalam aspek ekonomis dengan menghitung NVP, IRR dan PbP sehingga pertambangan rakyat di Kecamatan Boyan Tanjung ini menguntungkan untuk di tambang. Konsentrat emas yang di dapat selama 8 (delapan) tahun umur tambang pada titik 002, 014 dan 034 adalah sebesar 111.723 gram, 110.961 gram, dan 104.282 gram. Nilai Net Present Value titk 002 sebesar Rp 11.835.700.842,-, Internal Rate of Return sebesar 64,42%, dan Payback Period 1,794 tahun. Nilai Net Present Value titik 014 sebesar Rp 11.730.023.055,-, Internal Rate of Return sebesar 64.40%, dan Payback Period 1.788 tahun. Nilai Net Present Value titik 034 sebesar Rp 11.265.270.692,-, Internal Rate of Return sebesar 64.72%, dan Payback PeriodI 1.821 tahun.
ANALISIS VOLUME JALAN KOLEKTOR PRIMER DI KOTA PONTIANAK Fakhrur Rozi; Nana Novita Pratiwi; Agustiah Wulandari
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.57707

Abstract

Kota Pontianak adalah Ibu Kota Propinsi Kalimantan Barat yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, dan pendidikan, dengan luas wilayah 107,80 km², dan jumlah penduduk berdasarkan data BPS, 2020 adalah sebanyak 658.685 jiwa. Kondisi ini menyebabkan tingginya tingkat kebutuhan akan pergerakan lalu lintas masyarakat di Kota Pontianak. Sehingga, peningkatan kebutuhan masyarakat akan pergerakan lalu lintas, menyebabkan mobilitas pergerakan orang atau kendaraan meningkat juga yang akhirnya dapat menyebabkan kinerja jalan menurun, karena volume pergerakan lalu lintas melebihi kapasitas ruas jalan yang ada. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Variabel yang diteliti adalah: penduduk, kendaraan bermotor, indeks aksesibilitas dan mobilitas, volume pergerakan kendaraan, kapasitas jalan dan tingkat pelayanan jalan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi ruas jalan kolektor primer Kota Pontianak yang ada saat ini tergolong sedang dengan nilai LOS tertinggi di hari kerja sebesar 1,49. Kemudian, nilai LOS tertinggi di hari libur sebesar 1,44 termasuk dalam kategori F, artinya kepadatan lalu lintas sangat tinggi dan volume rendah serta terjadi kemacetan untuk durasi yang cukup lama pada jam puncak.Kata Kunci: Kota Pontianak, Kolektor Primer, Pergerakan Lalu Lintas, Volume Jalan
ANALISIS KEBUTUHAN MODA ANGKUTAN UMUM BUS DAMRI DI KABUPATEN KAPUAS HULU RUTE PUTUSSIBAU "“ PONTIANAK Ica, Mariani; Widodo, Slamet; Said, Said
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i2.79863

Abstract

Terdapat permasalahan pada sisi supply akibat masih kurangnya armada angkutan umum bus Damri pada rute Putussibau - Pontianak, jika dibandingkan dengan jumlah permintaaan perjalanan. Kondisi tersebut ditunjukkan dengan cukup banyaknya penumpang yang berkeinginan untuk berangkat, namun tidak dapat terangkut. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendapatkan jumlah permintaan (demand) harian penumpang, serta jumlah kebutuhan armada angkutan umum bus Damri pada rute Putussibau "“ Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah  metode break even berdasarkan Direktorat Perhubungan Darat No SK 697/AL.206/DRJD Tahun (2002). Survei terhadap penumpang yang terangkut dan tidak terangkut dilakukan selama enam hari. Dari survei ini diketahui bahwa terdapat 138 penumpang yang terangkut dari jumlah permintaan harian penumpang sebanyak 221 orang. Rasio penumpang yang terangkut dengan kapasitas bus (load factor) adalah sebesar 100%, sedangkan rasio permintaan (demand) harian penumpang terhadap kapasitas bus rata-rata adalah 160%. Jumlah total pendapatan sebanyak Rp. 44.070.000 selama enam hari survei penelitian, rata "“ rata pendapatan perhari Rp. 7.345.000. Biaya operasional kendaraan (BOK) per hari Rp. 2.376.213. Load factor break even pada penumpang terangkut diperoleh nilai 0.89 sedangkan pada permintaan (demand) harian penumpang diperoleh nilai 0.93. Hasil analisis kebutuhan armada berdasarkan jumlah penumpang terangkut diperoleh 1 armada, sedangkan pada permintaan (demand) harian penumpang diperoleh 2 armada. Saat ini hanya ada 1 armada bus Damri yang aktif beroperasi setiap harinya, maka perlu penambahan 1 armada bus Damri lagi pada rute Putussibau "“ Pontianak.Kata Kunci: Kebutuhan Armada,  Load Factor, Permintaan, Metode Break Even
ANALISIS KARAKTERISTIK PARKIR KENDARAAN DI SWALAYAN MITRA ANDA KOTA PONTIANAK Septianingsih, Dwi Anggun; Azwansyah, Heri; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i3.69699

Abstract

Pasar swalayan merupakan salah satu pusat perbelanjaan sangat erat kaitannya dengan masalah perparkiran. Penyediaan lahan parkir sangat berpengaruh terhadap kinerja jalan dikarenakan swalayan Mitra Anda ini terletak di pinggir jalan kota Pontianak. Tujuan penelitian untuk mengetahui indeks dan kebutuhan lahan parkir saat ini. Metode penelitian ini menggunakan cara survei langsung di lapangan, setelah itu data yang diperoleh dapat diolah, untuk mendapatkan   nilai volume kendaraan,akumulasi kendaraan, durasi parkir, pergantian parkir, kapasitas parkir, indeks parkir, dan kebutuhan ruang parkir. Area parkir direncanakan untuk kendaraan roda dua sebanyak 187 SRP dengan indeks 46 %. Dan untuk area parkir kendaraan roda empat sebanyak 68 SRP dengan indeks parkir 59 %. Sehingga dengan perencanaan ruang parkir tersebut kebutuhan pengunjung swalayan Mitra Anda terhadap ketersediaan petak parkir saat ini sudah mencukupi dengan indeks parkir yang cukup optimal.Kata kunci: Mitra Anda, Parkir, Satuan Ruang Parkir.
ANALISIS KINERJA JARINGAN JALAN IMAM BONJOL "“ ADISUCIPTO DAN JALAN TANJUNG RAYA II TERHADAP RENCANA BEROPERASINYA JEMBATAN PARALEL KAPUAS 1 DI KOTA PONTIANAK Amnesi, Tobi Bintario; Mukti, Elsa Tri; Said, Said
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62059

Abstract

Aktivitas lalu lintas pada Jalan Imam Bonjol, Jalan Adisucipto dan Jalan Tanjung Raya II sering terjadi kemacetan. Berdasarkan masalah tersebut Pemerintah Kota Pontianak dalam RTWT Tahun 2013-2033 merencanakan pembangunan Jembatan Paralel Kapuas 1 untuk mengatasi masalah kemacetan yang terjadi. Analisis kinerja jaringan jalan Imam Bonjol "“ Adisucipto dan jalan Tanjung Raya II dilakukan dengan metode MKJI 1997 dan simulasi software VISUM. Hasil dari kinerja jaringan jalan kondisi eksisting memiliki tingkat pelayanan jalan E dengan DS rata-rata 0,99 dan kecepatan rata-rata 15,39 km/jam serta kinerja jaringan jalan kondisi Jembatan Paralel Kapuas 1 sudah beroperasi (2024) pada Skenario 1 dan 2 yakni untuk tingkat pelayanan jalan E dengan DS rata-rata 0,91 dan 0,88 serta kecepatan rata-rata 16,33 km/jam dan 16,94 km/jam. Dilakukan solusi penanganan pada skenario 1 dan 2 dengan cara menambah kapasitas pada jalan Imam Bonjol dan Jalan Adisucipto dan Jalan Tanjung Raya II, didapat hasil analisis kinerja jaringan jalan pada Skenario 1 dengan tingkat pelayanan C nilai DS rata-rata 0,69 dan kecepatan rata-rata 20,38 km/jam, sedangkan Skenario 2 tingkat pelayanan jalan C dengan DS rata-rata 0,67 dan kecepatan rata-rata 20,70 km/jam. Dari hasil tersebut didapat skenario dengan tingkat pelayanan terbaik adalah Skenario 2.
EVALUASI KINERJA JARINGAN IRIGASI RAWA DESA SUNGAI ITIK KECAMATAN SUNGAIKAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Dea Indri Saputri; Azwa Nirmala; Henny Herawati
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.56586

Abstract

Kondisi jaringan irigasi rawa di Sungai Itik tidak berfungsi secara optimal. Permasalahannya adalah beberapa saluran, bangunan ditemui kerusakan jaringan irigasi. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi dan menentukan tingkat kinerja jaringan irigasi rawa. Penelitian menggunakan data primer (kondisi eksisting saluran, bangunan air, tanggul pelindung) dan data sekunder (data skema jaringan saluran irigasi dan peta daerah irigasi rawa). Untuk analisa data menggunakan Surat Edaran Menteri PU No. 02/SE/M/2011, terdiri dari penilaian kondisi saluran, indeks saluran, kondisi bangunan (pintu air, gorong-gorong, dan jembatan), indeks bangunan, indeks saluran dan bangunan, tanggul pelindung, dan kinerja jaringan irigasi rawa. Hasil penelitian fungsi saluran keseluruhan sebesar 64,8% direkomendasikan pemeliharaan rutin, fungsi  pintu air terbesar 77,8% (indeks 2), terkecil 22,2% (indeks 1), fungsi gorong-gorong terbesar 60,7% (indeks 1), terkecil 25% (indeks 2), dan 14,3% (indeks 3), fungsi jembatan terbesar 87,5% (indeks 1), yang terkecil 12,5% (indeks 2), fungsi keseluruhan bangunan sebesar 88,6% direkomendasikan pemeliharaan rutin, tanggul pelindung berfungsi baik direkomendasikan pemeliharaan. Dari penilaian indeks dan fungsi jaringan diperoleh maka kinerja jaringan irigasi rawa di Sungai Itik dikategorikan kinerja baik.Kata kunci : Indeks, Jaringan Irigasi Rawa, Kinerja Jaringan, Sungai Kakap
PERANCANGAN STRUKTUR BETON BERTULANG RUMAH SUSUN TUJUH LANTAI TAHAN GEMPA DI KOTA PONTIANAK Maharani, Diah; Budi, Gatot Setya; Faisal, Faisal
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i2.82866

Abstract

Perancangan pembangunan akomodasi berupa rumah susun harus mempertimbangkan faktor keamanan dan keselamatan struktur yang lebih tinggi, sebab rumah dalam konsep gedung ini memiliki peran vital dalam menampung banyak jiwa. Maka dari itu, standariasi yang berlaku menjadi acuan dalam Perancangan Struktur Beton Bertulang Rumah Susun Tujuh Lantai Tahan Gempa di Kota Pontianak. Program analisa struktur digunakan sebagai alat bantu untuk analisa struktur. Terdapat dua jenis ketebalan pelat, untuk pelat lantai digunakan ketebalan 120 mm dan penutup atap dengan ketebalan 100 mm. Penulangan pada pelat lantai 1-7 menggunakan wiremesh M10. Kemudian balok dengan kode B1 (300x550), balok B2 (250x500), balok B3 (400x600), balok B4 (250x300), dan BS (400x800) dengan tulangan D16 dan tulangan Geser D10. Selanjutnya dimensi kolom utama yaitu 500x500 dengan tulangan 12D19. Untuk dimensi kolom lift 400x400 dengan tulangan 10D16. Serta pile cap fondasi tiang pancang P1(2300x2300x750) dan P2(3000x2000x750) dengan menggunakan tulangan lentur D19. Rumah susun ini termasuk dalam Kategori Desain Seismik C dengan sistem struktur pemikul gaya seismik yang digunakan merupakan Sistem Pemikul Momen Menengah (SRPMM).
ANALISIS PENJADWALAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM PRIMAVERA 6.0 (Studi Kasus : Pembangunan Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar ) Muhammad Jalaludin; R.R. Endang Mulyani; - Rafie
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.50282

Abstract

Penjadwalan pada pembangunan proyek yaitu pengurutkan setiap item-item pekerjaan dalam rangkaian aktivitas yang akan dilaksanakan berdasarkan waktu dimulai dan berakhirnya kegiatan proyek. Proyek pembangunan Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar sudah selesai, namun peneliti menganalisa mengenai pelaksanaan proyek pembangunan Gedung Polda dengan menggunakan Bantuan program Primavera 6.0 dan juga dengan menggunakan metode Crashing. Output dari program Primavera untuk penelitian ini berupa Bar Chart Diagram, Lintasan Kritis, dan Duration Activity. Crashing merupakan Alternatif untuk mengurangi durasi pekerjaan dengan cara penambahan jam kerja (lembur). Data yang digunakan dalam menganalisa proyek untuk penjadwalan proyek menggunakan Primavera 6.0 yaitu Rab, Rencana harga satuan bahan, dan Time Schedule atau Kurva S. Hasil dari analisis penjadwalan proyek menggunakan program Primavera 6.0 dan dengan metode Crashing pada pembangunan Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar, Durasi asli Proyek yaitu 105 hari kalender dengan biaya sebesar Rp 7.808.635.318. setelah di analisis dengan data asli kemudian input menggunakan program Primavera 6.0 diperoleh hasil dengan durasi 88 hari dan biaya sebesar Rp. 5.646.703.897. Sedangkan dengan menggunakan Metode Crahing, dengan cara penambahan jam kerja lembur, hasil yang didapat yaitu 80 hari Rp. 6.865.161.089.Kata Kunci: Crashing, Durasi, Penjadwalan Proyek, Primavera 6.0.
STUDI PENGARUH PENGGUNAAN PELICAN CROSSING TERHADAP PANJANG ANTRIAN KENDARAAN (STUDI KASUS JALAN GAJAH MADA PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT) Pribadi, Ramadhan; Kadarini, S Nurlaily; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i3.68804

Abstract

ABSTRAKJalan Gajah Mada merupakan salah satu jalan terpadat di Kota Pontianak dan merupakan jalan dengan tata guna lahan di sekitar kawasan perhotelan, komersial dan fasilitas umum lainnya. Selain itu terdapat fasilitas penyeberangan orang seperti zebra cross dan pelican crossing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari pemodelan tundaan dan panjang antrian pada jalur kendaraan menggunakan analisis regresi linier dan mengetahui pengaruh dari pelican crossing berdasarkan hasil pemodelan. Pengambilan data penelitian ini dilakukan secara observasi langsung ke lokasi penelitian. Data penelitian yang diambil merupakan data primer berupa survei jumlah penyeberang, survei jumlah kendaraan terhenti, tertunda, dan panjang antrian kendaraan. Lokasi penelitian ini berada di Jalan Gajah Mada, Kota Pontianak, Kalimatan Barat.Berdasarkan Analisis dan pembahasan, model yang mewakili perbandingan panjang antrian (Y) dengan jumlah kendaraan terhenti (X1) adalah Y = 2,24 + 2,86X1 dan panjang antrian (Y) dengan jumlah penyeberangan (X2) adalah Y = 6,43 + 0,21X2. Untuk model yang mewakili perbandingan hubungan antara tundaan (Y) dengan variabel bebas yang sama adalah Y = 1,80 + 0,11X1 dan Y = 2,07 - 0,01X2. Panjang antrian maksimum sebesar 22,3 meter dengan tundaan maksimum sebesar 7,78 detik.Jalan Gajah Mada merupakan salah satu jalan terpadat di Kota Pontianak dan merupakan jalan dengan tata guna lahan di sekitar kawasan perhotelan, komersial dan fasilitas umum lainnya. Selain itu terdapat fasilitas penyeberangan orang seperti zebra cross dan pelican crossing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari pemodelan tundaan dan panjang antrian pada jalur kendaraan menggunakan analisis regresi linier dan mengetahui pengaruh dari pelican crossing berdasarkan hasil pemodelan. Pengambilan data penelitian ini dilakukan secara observasi langsung ke lokasi penelitian. Data penelitian yang diambil merupakan data primer berupa survei jumlah penyeberang, survei jumlah kendaraan terhenti, tertunda, dan panjang antrian kendaraan. Lokasi penelitian ini berada di Jalan Gajah Mada, Kota Pontianak, Kalimatan Barat.Berdasarkan Analisis dan pembahasan, model yang mewakili perbandingan panjang antrian (Y) dengan jumlah kendaraan terhenti (X1) adalah Y = 2,24 + 2,86X1 dan panjang antrian (Y) dengan jumlah penyeberangan (X2) adalah Y = 6,43 + 0,21X2. Untuk model yang mewakili perbandingan hubungan antara tundaan (Y) dengan variabel bebas yang sama adalah Y = 1,80 + 0,11X1 dan Y = 2,07 - 0,01X2. Panjang antrian maksimum sebesar 22,3 meter dengan tundaan maksimum sebesar 7,78 detik.
EVALUASI KINERJA SIMPANG EMPAT BERSINYAL PADA PERSIMPANGAN JL. JENDERAL AHMAD YANI "“ JL. RE MARTADINATA "“ JL. RAMBAI, KABUPATEN SANGGAU MENGGUNAKAN PROGRAM VISSIM Hidayatullah, Evi; Azwansyah, Heri; Kadarini, Siti Nurlaily
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.63000

Abstract

Persimpangan bersinyal Jl. Jenderal Ahmad Yani "“ Jl. RE. Martadinata "“ Jl. Rambai merupakan persimpangan yang berada diibu kota Kabupaten Sanggau dimana salah satu ruas jalan tersebut menghubungkan 4 kabupaten di Kalimantan Barat yaitu Kabupaten Sekadau, Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi dan Kabupaten Kapuas Hulu. Penelitian ini dilakukan agar kapasitas simpang pada kondisi eksisting dan proyeksi 5 tahun dan 10 tahun pada persimpangan tersebut dapat diketahui dan memberikan alternatif penanganan akibat dampak yang ditimbulkan. Setelah dilakukan analisa menggunakan metode PKJI 2014 dan Program VISSIM diperoleh tingkat pelayanan simpang melewati nilai maksimal Derajat Kejenuhan yaitu 0,85 pada proyeksi 5 tahun (2027) lebih dari 0,85 dengan nilai pelayanan simpang Los E dan proyeksi 10 tahun (2032) lebih dari 0,85 dengan nilai pelayanan simpang Los F. Alternatif dilakukan dengan cara mengkombinasikan perencanaan ulang waktu siklus dengan pelebaran geometrik di setiap pendekat simpang. Hasil kinerja simpang setelah direncanakan alternatif terjadi penurunan kapasitas simpang dengan tingkat derajat kejenuhan kurang dari 0,85 sehingga alternatif ini dapat diterapkan pada simpang empat Jl. Jenderal Ahmad Yani "“ Jl RE Martadinata "“ Jl Rambai di Kabupaten Sanggau.

Page 87 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue