cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
KAJIAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA AKTIVITAS PELEDAKAN (BLASTING) PT. BORNEO BINTANG PASIFIK JOB SITE CV. MENTARI MANDIRI KOTA SINGKAWANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT Sari, Anisya Permata; Nirmala, Azwa; Setiawati, Septami
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52856

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) perlu diperhatikan pada kegiatan aktivitas peledakan oleh suatu peusahaan. Karena pada kegiatan aktivitas peledakan dapat terjadi potensi kecelakaan kerja yang bisa berakibat pada kualitas kinerja perusahaan dan pekerja. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi potensi bahaya risiko, tingkat risiko dan merekomendasikan pengendalian risiko pada kecelakaan kerja pada kegiataan peledakan khususnya di PT. Borneo Bintang Pasifik job site CV. Mentari Mandiri. Pada penelitian ini metode yang digunakan untuk analisis data yaitu metode job safety analysis (JSA) dengan tahapan mengidentifikasi potensi bahaya risiko, penilaian risiko dan pengendalian risiko. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu terdapat 49 potensi bahaya dan 61 risiko dari 10 aktivitas peledakan. Dari hasil analisis tingkat risiko terdapat 5 tingkat penilaian dengan hasil substansial tingkat risiko yang besar yaitu 56,1% dengan 35 risiko, priority 1 tingkat risiko sebesar 24% dengan 15 risiko, very high tingkat risiko sebesar 10% dengan 6 risiko, priority 3 tingkat risiko sebesar 8% dengan 5 risiko dan Acceptable tingkat risiko paling kecil yaitu 2% dengan 1 risiko. Rekomedasi pengendalian risiko didapatkan eliminasi sejumlah 8,1%, substitusi sejumlah 2,7%, engineering sejumlah 13,5%, administrasi sejumlah 40,5% dan Alat Pelindung Diri (APD) sejumlah 35,1%.Kata Kunci: JSA, K3, Peledakan
ANALISIS BLACK SITE PADA LOKASI RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI RUAS JALAN YA' M. SABRAN Ramadianty, Trisni Oulya; Sumiyattinah, Sumiyattinah; Kadarini, S. Nurlaily
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i1.76245

Abstract

Kota Pontianak memiliki jalan-jalan dengan fungsi jalan arteri primer yang menghubungkan kota Pontianak dengan ibu kota/kabupaten lainnya. Salah satunya yaitu jalan Ya"™ M. Sabran sebagai jalan yang mempunyai strategis semestinya dimana jalan tersebut merupakan lokasi jalan nasional yang rawan kecelakaan di kota Pontianak, khususnya di Pontianak Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kecelakaan lalu lintas yang terjadi di daerah rawan kecelakaan (black site), dengan menganalisis kondisi jalan dan kelengkapan fasilitas jalan, serta memberikan rekomendasi berdasarkan masalah yang ada . Data yang digunakan adalah data kecelakaan selama kurun waktu tujuh tahun mulai dari tahun 2016 "“ 2022. Dari hasil analisis data menggunakan metode Angka Ekivalen Kecelakaan didapatkan tiga segmen daerah rawan kecelakaan termasuk kategori resiko berbahaya yaitu segmen 4 dengan bobot 106, segmen 2 dengan bobot 98, dan segmen 3 dengan bobot 87. Rekomendasi usulan penanganan pada lokasi rawan kecelakaan antara lain: pengecatan ulang marka jalan, penambahan zebra cross dan pemasangan rambu-rambu lalu lintas yang sesuai dengan kondisi jalan Ya"™ M. Sabran.
ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN PERMUKAAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN (STUDI KASUS RUAS JALAN RASAU JAYA – SULTAN AGUNG) Fajri Husaini Husaini; Akhmadali Akhmadali Akhmadali; Elsa Tri Mukti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.60482

Abstract

Pada ruas jalan Rasau Jaya – Sultan Agung, Kabupaten Kubu Raya mengalami banyak kerusakan. Penelitian ini menggunakan 2 metode, metode Pavement Condition Index dapat digunakan untuk mengetahui kondisi jalan dan untuk merencanakan tebal perkerasan kaku (rigid pavement) menggunakan metode Bina Marga 2017. Metode PCI memberikan informasi kondisi perkerasan hanya pada saat survei dilakukan dengan rentang (0-100). Pada ruas jalan Rasau Jaya – Sultan Agung didapatkan hasil analisis kondisi jalan dengan metode Pavement Condition Index sepanjang 6 km, penilaian per 1 km mulai dari STA 17 + 700 s/d STA 18 + 700 yaitu 86,3 (Sempurna), STA 18 + 700 s/d STA 19 + 700 yaitu 91 (Sempurna), STA 19 + 700 s/d STA 20 + 700 yaitu 62,1 (Baik), STA 20 + 700 s/d STA 21 + 700 yaitu 60,8 (Baik), STA 21 + 700 s/d 22 + 700 yaitu 26,2 (Buruk), STA 22 + 700 s/d STA 23 + 700 yaitu 24,6 (Sangat Buruk). Kemudian hasil analisis perencanaan tebal perkerasan kaku metode Bina Marga 2017 menggunakan umur rencana 40 tahun dan pertumbuhan lalu lintas 3,5% didapatkan tebal pelat 29,5 cm. Perkerasan ini menggunakan mutu beton K – 300 dengan perencanaan sambungan melintang menggunakan dowel 32 mm-450 mm.
PERENCANAAN STRUKTUR BETON BERTULANG GEDUNG 7 LANTAI TAHAN GEMPA LOKASI JALAN LETJEND SUPRAPTO KOTA PONTIANAK Pratiwi, Adella; Supriyadi, Asep; Faisal, Faisal
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.53620

Abstract

Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan maka peraturan yang mengatur tentang konstruksi bangunan juga terus diperbarui dengan menyesuaikan perkembangan zaman. Hal tersebut dapat terlihat pada peraturan terbaru yang menunjukkan bahwa Kota Pontianak termasuk dalam zona gempa ringan berdasarkan SNI 1726-2019 sehingga setiap bangunan di Kota Pontianak memerlukan perhitungan parameter gaya gempa agar tidak menimbulkan dampak kerugian yang besar. Maka dari itu akan dilakukan perhitungan struktur beton bertulang gedung 7 lantai tahan gempa Jalan Letjend Suprapto Kota Pontianak dimana struktur direncanakan dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dibatasi hanya untuk perencanaan struktur atas bangunan (pelat lantai, balok, kolom) serta struktur bawah bangunan (fondasi). Analisis struktur dilakukan dengan bantuan program analisis struktur dengan dimensi struktur yang digunakan adalah pelat lantai dengan tebal 110 mm, balok induk 550/800 mm, 600/900 mm, dan 350/600 mm, balok anak 400/700 mm, 350/600, dan 250/450 mm serta kolom K1 700×700 mm. Gedung ini termasuk dalam KDS D sehingga sistem struktur pemikul gaya seismik yang digunakan adalah Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Pada struktur tersebut terdapat ketidakberaturan vertikal tipe 2. Berdasarkan hasil analisis perhitungan dalam merencanakan tulangan setiap komponen struktur sudah memenuhi persyaratan yang terdapat pada Standar Nasional Indonesia (SNI).Kata kunci: sistem rangka pemikul momen khusus, struktur gedung tahan gempa, SNI 1726-2019
ANALISIS KINERJA PINTU AIR TERHADAP TINGGI MUKA AIR DI LAHAN PERKEBUNAN DAERAH IRIGASI RAWA (D.I.R) (MEKAR SARI KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA) Hestiningrum, Mellenia; Herawati, Henny; Gunarto, Danang
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i1.76415

Abstract

Lahan Rawa di Kalimantan Barat, khusunya Kabupaten Kubu Raya merupakan area yang potensial untuk berbagai jenis tanaman. Sebagian besar tanaman yang dibudidaya pada daerah ini adalah kelapa sawit. Dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan air, menganalisis kebutuhan air, analisis efektifitas pintu air dan nilai indeks. Metode Mock digunakan sebagai analisis ketersediaan air, hasil nilai koefisien kelapa sawit dan nilai evapotranspirasi untuk mencari kebutuhan air, hidrolika sebagai pengaturan pintu air dan penilaian indikator kerja saluran sebagai analisis indeks pintu. Dari hasil pengolahan data didapat kebutuhan bersih air kelapa sawit maksimum yakni 0,276 l/det.ha bulan Agustus dan kebutuhan air untuk luas lahan 34 hektar adalah 9,381 liter/detik. Hal ini menegaskan bahwa kebutuhan air bersih minimal 0,179 l/dtk.ha pada bulan November. Analisa imbangan air sebagai contoh lahan yang dialiri pintu 1 ketersediaan air tertinggi pada bulan Desember sebesar 58,89 lt/dt serta ketersediaan air terendah bulan September yaitu 21,77 lt/dt. Pengaturan pintu air dapat diatur dengan membuka pintu air sesuai dengan tinggi muka air di bagian hulu pintu air. Jika tinggi air di bagian hulu mencapai 1,40 meter maka pintu air yang harus dibuka hingga ketinggian 0,11 m. Penilaian indeks bangunan pintu air contoh pada pintu air 2 yang berada disaluran SSDM 1 yang memiliki indeks fungsi 51 % dan rekomendasi tindakan yang perlu dilakukan yaitu pemeliharaan berkala.Kata Kunci : Daerah Irigasi Rawa, Kebutuhan Air, Kelapa Sawit, Penilaian Indeks, Pintu Air
PENGARUH PENAMBAHAN MATOS SOIL STABILIZER PADA LAPISAN FONDASI BADAN JALAN YANG DISTABILISASI MENGGUNAKAN FLY ASH TERHADAP KARAKTERISTIK KEMBANG-SUSUT TANAH Perdana, Aryadika Putra; Aprianto, Aprianto; Priadi, Eka
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i2.66044

Abstract

Tanah merupakan dasar dari struktur yang harus memiliki sifat dan daya dukung yang baik, karena kekuatan struktur berhubungan langsung dengan kemampuan lapisan tanah dasar untuk menyerap dan meneruskan beban kerja. Stabilisasi tanah adalah proses memperbaiki sifat-sifat tanah dengan menambahkan sesuatu ke dalam tanah untuk meningkatkan kekuatan tanah dan  mempertahankan kekuatan geser. Pencampuran tanah dapat dilakukan dengan menggunakan bahan buatan pabrik untuk memperbaiki sifat teknis tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh matos soil stabilizer pada campuran fly ash dan tanah terhadap karakterisitik kembang susut tanah. Akan tetapi tanah tersebut dimodifikasi dengan bentonite, karena untuk sifat kembang susut sendiri dalam pengujiannya harus menggunakan tanah yang memiliki potensi pengembangan yang tinggi. Bahan pengikat yang  digunakan dalam stabilisasi ini yaitu fly ash sebesar 10% dan bahan aditif yang digunakan yaitu matos soil stabilizer dengan variasi 1%, 2%, 4%, dan 8% dengan waktu pemeraman 0,7,14 hari. Sehingga stabilisasi tanah  berperan sebagai alternatif pengurangan permasalahan pencemaran limbah ini. Setelah dilakukan pengujian fisis dan mekanis dengan bahan campuran tersebut didapatkan hasil bahwa dengan semakin banyak kadar matos soil stabilizer yang digunakan maka semakin menurun pengembangan dari tanah.
ANALISA DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN FONDASI TIANG PANCANG MENGGUNAKAN DATA UJI LAPANGAN DAN PROGRAM PLAXIS V.8.6 PADA PROYEK GEDUNG KULIAH SEKOLAH TINGGI AGAMA KATOLIK NEGERI PONTIANAK Wibby Dwi Anggoro; Vivi Bachtiar; Aprianto Aprianto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.59230

Abstract

Fondasi merupakan komponen struktur bangunan yang sangat penting yang berfungsi menyalurkan tegangan-tegangan yang terjadi akibat beban struktur diatasnya kedalam lapisan tanah keras yang dapat memikul beban konstruksi tersebut. Tiang pancang yang digunakan pada pembangunan Gedung Kuliah Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak yaitu beton pracetak (mini pile) dengan ukuran 25 x 25 cm. Berdasarkan gambar kerja proyek, tiang rencana yang terpancang sedalam 30 m. Pada pelaksanaan di lapangan, tiang pancang (mini pile) pada titik B7, C7, D7, B8, C8, dan D8 terpancang kurang lebih sedalam 28 m. Hal ini tidak sesuai dengan perencanaan bila dilihat dari gambar kerja. Penelitian ini dilakukan peninjauan ulang daya dukung fondasi dengan tiang terpancang sedalam 28 m menggunakan data lapangan berupa CPT, SPT dan Kalendering untuk mengetahui apakah efektif dalam mendukung beban struktur atas. Berdasarkan hasil perhitungan daya dukung kelompok tiang semua metode statis, daya dukung kelompok tiang semua titik fondasi dengan kedalaman tiang terpancang 28 m nilainya lebih besar dari beban terpusat struktur atas yang dihasilkan dari program ETABS 18, Sedangkan dengan metode Modified ENR, daya dukung tiang kelompok semua titik fondasi tidak memenuhi syarat aman sehingga perlu dilakukan perencanaan ulang. Berdasarkan SNI (8460:2017) untuk penurunan segera, penurunan konsolidasi dan penurunan menggunakan program Plaxis v.8.6 memenuhi penurunan pada tiang kelompok.
ANALISIS HUBUNGAN KUAT GESER DAN INDEKS KOMPRESI (Cc) TANAH LUNAK KOTA Satria, Sigit; Faisal, Ahmad; Rustamaji, R M
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.54278

Abstract

Tanah lunak merupakan suatu jenis tanah kohesif yang memiliki sifat sangat kurang menguntungkan dalamkonstruksi yaitu kuat geser yang rendah dan kompresibilitasnya yang besar. Dalam penelitian ini bertujuan untukmengetahui korelasi kuat geser maksimum (Ï„) dengan indeks kompresi (Cc). Untuk pengujian menggunakan 21sampel yang di antaranya 7 sampel di fakultas teknik universitas tanjungpura, 7 di jalan perdana, dan 7 di jalankaret. Pengujian mekanis didapat nilai kuat geser 0,064 "“ 0.158, nilai indeks kompresi berada dinilai 0,781 "“ 1,296.Sedangkan untuk data sekunder nilai kuat geser berada dinilai 0,059 "“ 2,240, nilai indeks kompresi berada dinilai0,170 "“ 1,977. Setelah data diperoleh kemudian diolah sehingga mendapat persamaan berikut beserta gabungandari data tanah sekunder, data tanah primer : Cc = -2,621(Ï„) + 1,312 dengan koefisien korelasi sebesar 0,555, datatanah primer + sekunder : Cc = -0,442(Ï„) + 1,236 dengan koefisien korelasi sebesar 0,640, data tanah konsistensisangat lunak : Cc = -1,475(Ï„) + 1,609 dengan koefisien korelasi sebesar 0,564, data tanah konsistensi lunak Cc =-0,045(Ï„) + 1,078 dengan koefisien korelasi sebesar0,830, data tanah konsistensi sedang Cc = -0,185(Ï„) + 0,978dengan koefisien korelasi sebesar 0,599. Dari seluruh hasil perhitungan yang didapat, menunjukkan bahwa nilaikorelasi berada dinilai cukup kuat hingga sangat kuat.
ANALISIS PENGARUH KOMPETENSI TENAGA KERJA TERHADAP KINERJA PEKERJA Bastangka, Palensi; Lusiana, Lusiana; Rafie, Rafie
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i1.77205

Abstract

ABSTRAKIndonesia merupakan negara berkembang dengan jumlah penduduk berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 273,8 juta jiwa pada tahun 2023. Jumlah penduduk yang banyak memerlukan pemerataan pembangunan, baik pembangunan tempat tinggal, perkantoran, industri, dan fasilitas umum. Seiring dengan kebutuhan bangunan, maka tenaga kerja yang mengelola pembangunan konstruksi harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidang masing-masing, sehingga memaksimalkan kinerja yang dihasilkan oleh tenaga kerja. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kompetensi tenaga kerja terhadap kinerja pekerja pada pembangunan konstruksi. Data penelitian didapatkan dari pembagian kuesioner kepada 68 responden di proyek pembangunan mall dan pelayanan publik, Kapuas Indah. Analiasis data mencakup analisis deskriptif, uji normalitas, uji RII, dan uji t dengan menggunakan program SPSS 26. Hasil membuktikan bahwa kompetensi tenaga kerja mempengaruhi kinerja pekerja dalam mengikuti aturan yang berlaku dalam proyek, kemampuan untuk bekerja dalam kelompok, semangat yang tinggi, kemampuan berkomunikasi yang baik, memahami metode pekerjaan yang digunakan proyek, memahami konsep dasar, menjaga kekompakan dalam tim dan memiliki kemampuan khusus terkait bidang pekerjaan proyek yang dijalankan.Kata kunci: Kinerja Pekerja, Kompetensi, Tenaga Pekerja.
Perhitungan Struktur Bangunan Gedung Kantor di Kabupaten Mempawah Ala, Bob; Elvira, Elvira; Faisal, Faisal
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i3.67992

Abstract

Standar-standar dalam konstruksi bangunan mengalami perubahan dari waktu ke waktu, sehingga dalam merencanakan konstruksi bangunan perlu mengikuti standar yang terbaru sesuai peraturan. Berdasarkan standar yang terbaru, wilayah Kabupaten Mempawah termasuk dalam zona gempa, sehingga gaya akibat gempa perlu dipertimbangkan dalam merancang struktur bangunan agar tidak terjadi kegagalan struktur yang merugikan. Sehingga diputuskan akan dilakukan perancangan struktur Bangunan Gedung Kantor di Kabupaten Mempawah menggunakan material utama beton bertulang dan akan dirancang elemen berupa balok, kolom, pelat, joint, dan fondasi. Digunakan program analisa struktur dalam analisa dan ukuran elemen-elemen yang digunakan adalah 110 mm untuk ketebalan pelat lantai; 300/600 mm untuk balok induk; 250/500 mm dan 300/500 mm untuk balok anak; 500/500 untuk kolom; serta   pile cap fondasi tiang pancang F1 1000/1800/600 dan F2 1800/1800/600. Untuk tulangan pelat lantai pada lantai 1-8 digunakan wiremesh M8-100 mm dan untuk tulangan pelat lantai pada atap digunakan wiremesh M8-200 mm. Untuk tulangan balok digunakan tulangan longitudinal D16 mm dan tulangan tranversal ∅10. Untuk tulangan kolom digunakan tulangan longitudinal 16D19 mm dan tulangan tranversal ukuran ∅10. Untuk tulangan yang digunakan pada hubungan balok kolom (HBK) digunakan tulangan tranversal 3∅10-50 mm. Untuk tulangan pile cap fondasi digunakan tulangan lentur D25 mm. Struktur banngunan ini masuk kategori KDS C. Dengan demikian digunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM). Perancangan mengikuti Standar Nasional Indonesia (SNI).

Page 86 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue