cover
Contact Name
Trisnu Satriadi
Contact Email
sylva.scientaeae@ulm.ac.id
Phone
+6285101185530
Journal Mail Official
trisnu.satriadi@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani Km 36 Simpang Empat Banjarbaru Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Sylva Scienteae
ISSN : -     EISSN : 26228963     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Agriculture, Social,
Jurnal Sylva Scienteae merupakan jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian di bidang kehutanan, meliputi Teknologi Hasil Hutan, Manajemen Hutan, Budidaya Hutan, dan Konservasi Hutan. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Terbit pertama kali di bulan Agustus 2018. Pada Tahun 2018 hanya mengeluarkan dua edisi yaitu Agustus dan Oktober. Selanjutnya pada tahun 2019 sampai sekarang, jurnal dipublikasikan sebanyak 6 edisi, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember.
Articles 791 Documents
PENGARUH PENGALAMAN PENGUNJUNG DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG WISATA ALAM BUKIT MAMAKE DI KABUPATEN KOTABARU Maisyaroh, Siti; Naparin, Muhammad; Pitri, Rina Muhayah Noor
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17795

Abstract

Wisata Alam Bukit Mamake adalah salah satu destinasi wisata yang populer dengan pemandangan yang menawan. Setiap tahun, Bukit Mamake terus berkembang sebagai tempat wisata yang menarik. Dikenal sebagai lokasi olahraga paralayang dan destinasi alam. Meskipun memiliki banyak kelebihan, wisata Alam Bukit Mamake masih memiliki kekurangan, terutama terkait dengan pengalaman pengunjung dan kualitas layanan, yang berdampak pada kepuasan pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepuasan pengunjung dan memberikan informasi yang bermanfaat bagi pengelola wisata dan peneliti. Tujuan penelitian ini adalah menganalisi pengaruh pengalaman pengunjung terhadap kepuasan pengunjung di Wisata Alam Bukit Mamake dan pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pengunjung di Wisata Alam Bukit Mamake. penelitian ini dilaksanakan di Wisata Alam Bukit Mamake, Desa Sarang Tiung, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan cara menyebarkan kuisioner kepada responden sebagai sampel penelitian dengan menggunakan teknik penentuan responden yaitu accidential sampling, dan metode analisis yaitu menggunakan aplikasi Smart-PLS 3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengalaman pengunjung terhadap kepuasan pengunjung, dan terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas layanan tehadap kepuasan pengunjung.
SIFAT FISIKA DAN MEKANIKA PAPAN PARTIKEL CAMPURAN SERBUK GERGAJI KAYU KARET (Hevea brasiliensis) DAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis) Rahman, Abdur; Violet, Violet; Thamrin, Gusti Abdul Rahmat
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17784

Abstract

Berkurangnya sumber daya kayu alam dan meningkatnya kebutuhan produk kayu olahan mendorong pencarian material alternatif. Studi ini menginvestigasi sifat fisika dan mekanika papan partikel yang diproduksi dari campuran serbuk gergaji kayu karet (Hevea brasiliensis) dan tandan kosong kelapa sawit (Elaeis guineensis). Papan partikel dibuat dengan variasi proporsi serbuk gergaji dan serat tandan kosong, menggunakan perekat polyvinyl acetate (PVAc). Sifat fisika yang diteliti meliputi kerapatan, kadar air, dan pengembangan tebal. Sifat mekanika yang dievaluasi meliputi Modulus Elastisitas (MoE) dan Modulus Patah (MoR), yang diuji berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI 03-2105-2006). Hasil pengamatan memperlihatkan semua papan buatan memenuhi standar kerapatan dan kadar air sesuai ketentuan. Namun, tidak ada sampel yang memenuhi standar kekuatan mekanik, terutama MoE dan MoR. Kerapatan tertinggi didapatkan pada papan dengan proporsi serat tandan kosong yang lebih banyak, meskipun hal ini juga meningkatkan nilai pengembangan tebal. Temuan ini mengindikasikan bahwa serbuk gergaji kayu karet dan serat tandan kosong kelapa sawit merupakan material untuk pengolahan yang prospektif, tetapi optimasi lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan performa mekanis papan komposit tersebut.
KEARIFAN LOKAL DALAM MENDUKUNG KELESTARIAN HUTAN LINDUNG WOLOGAI (Studi Kasus Desa Wologai Tengah, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende) Ru’a, Maria Yosefina; Marimpan, Lusia Sulo; Sinaga, Pamona Silvia
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17800

Abstract

Melestarikan hutan bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan juga tanggung jawab bersama. Salah satu prinsip dalam perlindungan dan pengelolaan hutan adalah memanfaatkan kearifan lokal masyarakat. Penerapan kearifan lokal ini bisa ditemukan diberbagai wilayah, seperti di kawasan hutan lindung. Hutan lindung Wologai merupakan kawasan hutan yang terletak di Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende. Kearifan lokal di Desa Wologai Tengah digunakan untuk menjaga dan melestarikan hutan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk-bentuk kearifan lokal yang digunakan di Desa Wologai Tengah, untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari kearifan lokal untuk masyarakat Desa Wologai Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif serta pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini terdapat dua bentuk kearifan lokal yaitu, bentuk ajakan dan bentuk larangan, serta kearifan lokal memberikan dampak baik menjadikan masyarakat bertanggung jawab atas keberadaan hutan lindung. Namun, perihal tentang pengambilan kayu untuk keperluan rumah adat dapat menimbulkan dampak negatif terhadap ekosistem di kawasan tersebut.
PRODUKTIVITAS DAN RENDEMEN PEMBUATAN KAYU LAPIS PADA PT ELBANA ABADI JAYA KABUPATEN TABALONG Ulinnuha, Rayhan Banafsaj Tsamara; Sari, Noor Mirad; Rahmadi, Adi
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17790

Abstract

Penelitian ini berjudul produktivitas dan rendemen dalam proses pembuatan kayu lapis di PT Elbana Abadi Jaya, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Metode yang dilakukan melalui observasi lapangan langsung dan wawancara dengan operator jalur produksi, ada sembilan tahap utama dalam pengambilan data proses produksi, termasuk rotary, dryer, perbaikan finir, glue spreader, cold press, hot press, sizer, pendempulan, dan pengamplasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas tertinggi ditemukan pada proses hot press sebesar 27,571 m³/jam, sedangkan produktivitas terendah terjadi pada tahap pengeringan bagian core sebesar 0,407 m³/jam. Rendemen tertinggi dicapai pada tahap pengeringan (100%) dan terendah pada rotary bagian core (28,36%). Tinggi rendahnya produktivitas dan rendemen di setiap tahap, yang dipengaruhi oleh kualitas bahan baku, efisiensi mesin, dan keterampilan pekerja.
UJI RASA DAN WARNA SERTA KADAR AIR DAN GLUKOSA MADU KELULUT (Trigona sp) YANG BERASAL DARI HABITAT LAHAN BASAH DAN PEGUNUNGAN Janah, Baitil; Siti Hamidah, Siti Hamidah; Violet, Violet
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh habitat terhadap rasa dan warna serta kadar air dan glukosa madu kelulut berdasarkan SNI No.8664:2018 tentang madu. Pengujian rasa dan warna madu kelulut dilakukan oleh 3 panelis yeng terlatih dan 25 panelis semi terlatih. Sementara itu, pengujian kadar air dilakukan dengan 2 (dua) metode yaitu metode oven dan metode alat digital khusus kadar air, sedangkan pengujian glukosa menggunakan alat digital khusus pendeteksi glukosa madu. Data dioleh dengan rancangan acak lengkap (RAL). Berdasarkan analisis data perbedaan habitat sangat mempengaruhi rasa dan warna madu kelulut, sedangkan kadar air dan glukosa tidak dipengaruhi oleh perbedaan habitat. Berdasarkan uji rasa dan warna madu kelulut dari lahan basah memiliki rasa manis dengan warna cenderung bening dan pada lahan pegunungan memiliki rasa asam dengan warna gelap. Hasil uji kadar air dangan kedus metode yang dilakukan dari beberapa sampel pengujian tidak ada yang memenuhi standar SNI (baik madu kelulut dari lahan basah dan pegunungan lebih besar dari 27,5%). Sebaliknya uji glukosa (baik madu kelulut dari areal lahan basah dan pegunungan semuanya memenuhi standar SNI minimal 55%).
PERSEPSI DAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PENGEMBANGAN DESA WISATA DI DESA ULANG KECAMATAN LOKSADO KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Situmorang, Tika Meilany; Fithria, Abdi; Kissinger, Kissinger
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17796

Abstract

Masyarakat lokal berperan penting dalam pengembangan desa wisata karena sumber daya dan keunikan tradisi dan budaya yang melekat pada komunitas tersebut merupakan unsur penggerak utama kegiatan desa wisata. Tujuan dari penelitian yaitu menganalisis persepsi dan partisipasi masyarakat terhadap pengembangan objek wisata di Desa Ulang Kecamatan Loksado kabupaten Hulu Sungai Selatan Provinsi Kalimantan Selatan Responden ditentukan dengan metode accidental sampling sebanyak 30 responden dimana dilakukan wawancara serta observasi karakteristik tempat wisata. Data dianalisis menggunakan analisis kualitatif yang mentransformasikan data hasil di lapangan kedalam bentuk data yang mudah dimengerti dan dipahami agar menjadi informasi yang lebih jelas. Persepsi masyarakat terhadap objek wisata di Desa Ulang termasuk tinggi karena terdapat 3 parameter dengan jawaban responden 100%. Terdapat 7 parameter dengan jawaban responden > 90%. Partisipasi masyarakat terhadap objek wisata di Desa Ulang adalah 73,33 % masyarakat tidak terlibat dalam pengelolalaan obyek wisata. Terdapat  40 % masyarakat ingin terlibat dalam usaha dagang di kawasan objek wisata. Terdapat hanya 36,67% masyarakat yang terlibat sebagai pengelola objek wisata. Terdapat 86,67 % masyarakat yang menyatakan sangat perlu memberikan pelayanan terhadap wisatawan. Kegiatan pertemuan yang mengikuti sadar wisata (26,67%). Beberapa responden mengungkapkan bahwa perlu penambahan sarana dan prasarana pada objek wisata (50%). Persepsi Masyarakat secara keseluruhan tergolong tinggi dan Partisipasi Masyarakat masih tergolong rendah.
BIODIVERSITAS AMFIBI ORDO ANURA DI SUNGAI MANDIANGIN KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Elis, Elis; Soendjoto, Mochamad Arief; Jauhari, Ahmad
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17785

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi biodiversitas amfibi dari Ordo Anura di Sungai Mandiangin, yang terletak di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Lambung Mangkurat, Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Lingkungan KHDTK yang mendukung, seperti tanah yang kaya bahan organik dan sumber air yang melimpah, menyediakan habitat beragam bagi spesies Anura. Penelitian ini bertujuan menganalisis biodiversitas amfibi dan memetakan persebarannya berdasarkan tutupan lahan dengan nilai NDVI. Dilakukan dari Januari hingga Maret 2024 menggunakan metode Visual Encounter Survey (VES) Hasil penelitian mengidentifikasi 7 spesies amfibi dengan total 27 individu. Indeks keanekaragaman Shannon 1.77 menunjukkan tingkat keanekaragaman sedang, dengan indeks kemerataan jenis 0.91 menunjukkan distribusi stabil di antara spesies. Indeks kekayaan jenis 1.82 mengindikasikan kekayaan jenis yang masih rendah. Hutan sekunder tua dengan NDVI tertinggi (0.60-0.70) mendukung keberagaman spesies. Suhu tubuh amfibi berkisar 24.8°C hingga 26.8°C, dengan kelembaban habitat 80%-85%. Studi ini menekankan pentingnya pelestarian habitat untuk menjaga populasi amfibi di daerah Sungai Mandiangin KHDTK ULM.
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025 Rahmad, Basuki
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17801

Abstract

-
SKRINING FITOKIMIA LIMBAH KULIT BUAH AREN (ARENGA PINNATA MERR.) SEBAGAI HASIL HUTAN BUKAN KAYU Arioen, Refi; Damsir, Damsir; Aziz, RZ Abdul; Ayunisa, Puan Mutia; Yuliawati, Dona; Rahma, Safaa Atiqa
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17436

Abstract

Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, namun limbah biomassa dari pengolahan komoditas hutan, termasuk kulit buah aren (Arenga pinnata Merr.), masih jarang dimanfaatkan dan berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan melakukan skrining fitokimia terhadap kulit buah aren dari hutan rakyat di sekitar Jalan Wan Abdul Rahman Lampung, untuk mengungkap kandungan senyawa bioaktif di dalamnya sebagai dasar ilmiah pemanfaatannya sebagai bahan baku produk alami bernilai tambah. Kulit buah aren diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian ekstrak diuji secara kualitatif melalui skrining fitokimia menggunakan pereaksi standar untuk mengidentifikasi golongan metabolit sekunder dan primer. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah aren mengandung flavonoid, senyawa fenolik (termasuk fenol hidrokuinon dan tanin), saponin, steroid/triterpenoid, dan alkaloid, serta metabolit primer berupa asam amino dan gula pereduksi. Keberadaan golongan senyawa tersebut mengindikasikan potensi aktivitas biologis, terutama sebagai antimikroba dan antioksidan alami, yang relevan untuk pengembangan produk berbasis bahan alam di bidang pangan, farmasi, dan kimia. Studi ini memberikan informasi awal mengenai potensi kimia kulit buah aren sebagai sumber senyawa bioaktif. Dengan demikian, kulit buah aren yang selama ini hanya menjadi limbah berpeluang dioptimalkan pemanfaatannya sebagai sumber HHBK bernilai tambah sekaligus membantu menurunkan beban limbah biomassa di lingkungan sekitar lokasi pengolahan.
POTENSI OBJEK WISATA BUKIT BATU DI DESA TIWINGAN BARU KABUPATEN BANJAR KALIMANTAN SELATAN Faizin, Ahmad; Nisa, Khairun; Fithria, Abdi
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17781

Abstract

Bukit Batu merupakan yang menawarkan keindahan alam dan keanekaragaman hayati yang dapat dinikmati pengunjung. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi atraksi wisata dan menganalisis tingkat kelayakan objek wisata. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara dengan analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atraksi yang ditawarkan adalah pemandangan waduk serta dikelilingi banyak perbukitan, pengunjung dapat menaiki perahu berkeliling waduk dan menuju ke wisata lain seperti Pulau Rusa, Pulau Pinus, Bukit Batas, Pulau Bekantan, Pulau Sirang, dan Gunung Batu Zarah. Flora yang ada di bukit batu berjumlah 31 jenis dan jumlah fauna 23. Biaya tranportasi penyeberangan mengunakan perahu berkisar dari Rp. 300.000 – Rp. 850.000. Objek wisata Bukit Batu di Desa Tiwingan Baru layak untuk dikembangkan sebagai objek wisata dengan nilai indeks kelayakan sebesar 77,98%. Indeks kelayakan hasil penilaian pengelola Objek Wisata Bukit Batu sebesar 80,36%, hasil penilaian dari Kepala Desa Tiwingan Baru sebesar 75,60%, hasil penilaian dari Dinas Pariwisata mendapatkan nilai indeks kelayakan sebesar 75,45% dan hasil penilaian dari wisatawan mendapat nilai indeks kelayakan sebesar 71,71%.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025 Vol 7, No 6 (2024): Jurnal Sylva Scienteae Vol 7 No 6 Edisi Desember 2024 Vol 7, No 5 (2024): Jurnal Sylva Scienteae Vol 7 No 5 Edisi Oktober 2024 Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Sylva Scienteae Vol 7 No 4 Edisi Agustus 2024 Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Sylva Scienteae Vol 7 No 3 Edisi Juni 2024 Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Sylva Scientea Vol 7 No 2 Edisi April 2024 Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Sylva Scienteae Vol 7 No 1 Edisi Februari 2024 Vol 6, No 6 (2023): Jurnal Sylva Scienteae Vol 6 No 6 Edisi Desember 2023 Vol 6, No 5 (2023): Jurnal Sylva Scienteae Vol 6 No 5 Edisi Oktober 2023 Vol 6, No 4 (2023): Jurnal Sylva Scienteae Vol 6 No 4 Edisi Agustus 2023 Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Sylva Scienteae Vol 6 No 3 Edisi Juni 2023 Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Sylva Scienteae Vol 6 No 2 Edisi April 2023 Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Sylva Scienteae Vol 6 No 1 Edisi Februari 2023 Vol 5, No 6 (2022): Jurnal Sylva Scienteae Vol 5 No 6 Edisi Desember 2022 Vol 5, No 5 (2022): Jurnal Sylva Scienteae Vol 5 No 5 Edisi Oktober 2022 Vol 5, No 4 (2022): Jurnal Sylva Scienteae Vol 5 No 4 Edisi Agustus 2022 Vol 5, No 3 (2022): Jurnal Sylva Scienteae Vol 5 No 3 Edisi Juni 2022 Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Sylva Scienteae Volume 5 No 2 Edisi April 2022 Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Sylva Scienteae Volume 5 No 1 Edisi Februari 2022 Vol 3, No 6 (2020): Jurnal Sylva Scienteae Volume 3 No 6 Edisi Desember 2020 Vol 4, No 6 (2021): Jurnal Sylva Scienteae Volume 4 No 6 Edisi Desember 2021 Vol 4, No 5 (2021): Jurnal Sylva Scienteae Volume 4 No 5 Edisi Oktober 2021 Vol 4, No 4 (2021): Jurnal Sylva Scienteae Volume 4 No 4 Edisi Agustus 2021 Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Sylva Scienteae Volume 4 No 3 Edisi Juni 2021 Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Sylva Scienteae Volume 4 No 2 Edisi April 2021 Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Sylva Scienteae Volume 4 No 1 Edisi Februari 2021 Vol 3, No 5 (2020): Jurnal Sylva Scienteae Vol 3 No 5, Edisi Oktober 2020 Vol 3, No 4 (2020): Jurnal Sylva Scienteae Vol 3 No 4, Edisi Agustus 2020 Vol 3, No 3 (2020): Jurnal Sylva Scienteae Vol 3 No 3, Edisi Juni 2020 Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Sylva Scienteae Vol 3 No 2, Edisi April 2020 Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Sylva Scienteae Vol 3 No 1, Edisi Februari 2020 Vol 2, No 6 (2019): Jurnal Sylva Scienteae Vol 2 No 6, Edisi Desember 2019 Vol 2, No 5 (2019): Jurnal Sylva Scienteae Vol 2 No 5, Edisi Oktober 2019 Vol 2, No 4 (2019): Jurnal Sylva Scienteae Vol 2 No 4, Edisi Agustus 2019 Vol 2, No 3 (2019): Jurnal Sylva Scienteae Vol 2 No 3, Edisi Juni 2019 Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Sylva Scienteae Vol 2 No 2, Edisi April 2019 Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Sylva Scienteae Vol 2 No 1, Edisi Februari 2019 Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Sylva Scienteae Vol 1 No 2, Edisi Oktober 2018 Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Sylva Scienteae Vol 1 No 1, Edisi Agustus 2018 More Issue