cover
Contact Name
Hasanuddin
Contact Email
prismafisika@physics.untan.ac.id
Phone
+65895372682757
Journal Mail Official
prismafisika@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Kantor Jurusan Fisika, Komplek Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura Jl. Proff. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PRISMA FISIKA
ISSN : 23378204     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang fisika baik yang bersifat teoritis maupun terapan.
Articles 388 Documents
PENENTUAN DOSIS RADIASI LINAC MENGGUNAKAN APLIKASI MCNPX PADA JARINGAN LUNAK DENGAN PENYISIPAN PARU-PARU, PANKREAS DAN TULANG BELAKANG Medina, Alfiarani; Arianto, Fajar
PRISMA FISIKA Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v12i2.77133

Abstract

Dalam proses radioterapi, distribusi dosis yang akan diterima pasien perlu diestimasi terlebih dahulu sebelum dilakukan penyinaran agar pemanfaatan terapi radiasi dapat optimal. Perhitungan dosis radiasi tersebut dapat disimulasikan dengan program MCNPX. Dalam penelitian ini, karakteristik kurva Percentage Depth Dose (PDD) dan distribusi dosis serap pada organ pankreas serta tulang belakang dihitung berdasarkan simulasi dengan MCNPX. Phantom yang digunakan adalah jenis ORNL-MIRD phantom (1996 version) yang telah dimodifikasi. Phantom nonhomogen disisip dengan organ paru-paru di kedalaman 5,0-14,0 cm, pankreas, dan tulang belakang. Luas lapangan radiasi 10×10 cm2, arah penyinaran radiasi Anterior-Posterior (AP). Penelitian dilakukan dengan variasi Source Surface Distance (SSD) sebesar 95,0 cm, 97,5 cm, 100 cm, 102,5 cm, dan 105 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kurva PDD phantom homogen mengalami peningkatan hingga kedalaman 2,0 cm untuk seluruh SSD. Kurva PDD kemudian mengalami penurunan secara eksponensial. Kurva PDD untuk phantom nonhomogen menunjukkan perbedaan pola di daerah sebelum paru-paru, di paru-paru, dan setelah paru-paru. Selanjutnya, distribusi dosis serap terendah untuk organ pankreas dan tulang belakang didapatkan saat menggunakan SSD 105 cm. Manfaat dari temuan ini adalah dapat membantu memaksimalkan kinerja pada proses Treatment Planning System (TPS).
Identifikasi Stroke Menggunakan Metode Transfer learning Arsitektur Convolutional Neural Network Pada Citra CT-scan Kepala Waliidaturrahmaniah, Waliidaturrahmaniah; Hasanuddin, Hasanuddin; Wahyuni, Dwiria
PRISMA FISIKA Vol 11, No 3 (2023)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v11i3.65242

Abstract

Stroke menjadi penyebab terbesar atas kecatatan dan kematian pada masyarakat Indonesia. Tingkat penderita stroke yang tertinggi di wilayah Asia Tenggara adalah Indonesia. Hal tersebut yang menjadi perhatian pada penelitian ini untuk dapat mengidentifikasi citra kepala hasil dari proses pencitraan medis yaitu CT-scan. Salah satu pemanfaatan teknologi IT dalam bidang medis adalah menggantikan fungsi kerja manusia dalam merepresentasikan hasil citra CT-scan dengan kinerja mesin. Teknologi tersebut memanfaatkan arsitektur Convolutional Neural Network (CNN) metode transfer learning. Pada penelitian ini, dataset yang akan digunakan adalah citra CT-scan kepala dari website www.kaggle.com. Beberapa variasi arsitektur yang digunakan adalah arsitektur AlexNet, VGG16, dan GoogLeNet serta variasi optimizer Stochastic Gradient Descent (SGD), AdaGrad, RMSProp, dan Adam. Hasil yang diperoleh adalah Akurasi AlexNet dengan menggunakan optimizer SGD adalah 75%, AdaGrad sebesar 93%, RMSProp menghasilkan 90%, dan Adam sebesar 85%. Hasil akurasi pada arsitektur VGG16 dengan menggunakan optimizer SGD adalah 73%, AdaGrad sebesar 88%, RMSProp menghasilkan 68%, dan Adam sebesar 91. Arsitektur GoogLeNet menghasilkan nilai akurasi dengan menggunakan optimizer SGD sebesar 65%, AdaGrad, RMSProp dan Adam masing masing menghasilkan akurasi sebesar 65%, 84%, 93% dan 85%.Arsitektur GoogLeNet dan AlexNet dengan optimizer yang berbeda yaitu AdaGrad dan RMSProp berhasil memperoleh akurasi tertinggi diantara arsitektur lainnya dengan akurasi sebesar 93%. Perbedaannya hanya waktu yang dibutuhkan kedua arsitektur ini untuk melakukan proses pelatihan yaitu 4 menit 15 detik untuk arsitektur AlexNet optimizer AdaGrad, dan 12 menit 26 detik untuk arsitektur GoogLeNet optimizer RMSProp.  Kata Kunci: Convolutional_Neural_Network_(CNN), CT-scan, Optimizer, Stroke, Transfer_learning.
Analisis Angkutan Sedimen Dasar Beberapa Sungai di Kalimantan Barat Menggunakan Formulasi Empiris Muhammad Soleh; Yoga Satria Putra; Muhardi Muhardi
PRISMA FISIKA Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v11i1.64223

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis angkutan sedimen dasar pada kondisi sungai pasang menggunakan formula empiris Einstein, Meyer-Petter Muller (MPM), Frijlink, Van Rijn, dan Rottner. Hasil perhitungan debit angkutan sedimen dasar (Qb) menggunakan formula Einstein, Frijlink, dan Rottner telah dibandingkan dengan data acuan dari Badan Wilayah Sungai Kalimantan (BWSK) 1 Pontianak yang menggunakan formula MPM dan Van Rijn. Hasil analisis menunjukkan bahwa hasilperhitungan Formula Einstein, Frijlink, dan Rottner terdapat beberapa yang mendekati nilai Qb BWSK 1 Pontianak yang menggunakan Formula MPM dan Van Rijn di Sungai Kapuas, Landak, dan Banyuke pada kondisi sungai pasang. Meskipun ada yang mendekati terdapat juga nilai Qb yang saling berjauhan dan tidak sama. Hal ini dikarenakan perbedaan parameter yang digunakan memberikan nilai Qb yang berbeda.
Analisis Tingkat Kematangan Gambut Berdasarkan Refleksi Radargram di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya Rais, Riska; Muhardi, Muhardi; Siregar, Hans Elmaury Andreas
PRISMA FISIKA Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v12i1.73789

Abstract

Sebaran lahan gambut yang terdapat di Kecamatan Rasau Jaya Kalimantan Barat memiliki luas 12.752 ha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kematangan gambut di Kabupaten Kubu Raya berdasarkan refleksi radargram. Data lapangan diperoleh menggunakan alat Plug In Cobra GPR SE70 dengan frekuensi 80 MHz sebanyak 6 lintasan Ground Penentrating Radar (GPR) dan diolah menggunakan software ReflexW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa refleksi radargram pada tingkat kematangan saprik dan fibrik menunjukkan refleksi acak, sedangkan tingkat kematangan hemik menunjukkan refleksi yang bergelombang dengan pola yang jelas. Tingkat kematangan saprik-fibrik memiliki nilai amplitudo yang kecil (warna merah, kuning, dan hijau), sedangkan tingkat kematangan hemik memiliki nilai amplitudo yang besar (warna biru dan ungu).
Efek Plasmon pada Suseptibilitas Nanohybrid Quantum Dot-Metal Nanoparticle: Pengaruh Jarak Antar Nanoparticle Sismita Sismita; Bintoro Siswo Nugroho; Radhitya Perdhana
PRISMA FISIKA Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v11i2.65077

Abstract

Telah dilakukan studi teoretis gabungan antara semiconductor quantum dot (SQD) yang dimodelkan sebagai two-level system dan metal nanoparticle (MNP) berbentuk core shell untuk menentukan suseptibilitas dari sistem nanohybrid tersebut. SQD difungsikan secara kuantum dengan formalisme density matrix. MNP difungsikan secara klasik dan dikarakterisasi menurut nilai polarisabilitas yang bergantung pada jenis MNP yang digunakan. Suseptibilitas sistem ditentukan dengan menyelesaikan persamaan gerak elemen density matrix secara analitik dan numerik dengan metode Runge-Kutta-Fehlberg 45. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak antara SQD dan MNP yang didekatkan menyebabkan puncak spektrum bagian imajiner suseptibilitas mengalami pelebaran dan bergeser ke energi yang lebih tinggi.
Analisis Dosis Radiasi dan Pembuatan Kalkulator Risiko Kanker Berbasis Website pada Pemeriksaan CT Scan Thorax Al Sahid, Siti Azziza; Hasanuddin, Hasanuddin; Zulkifli, Zulkifli
PRISMA FISIKA Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v12i2.78958

Abstract

Computed tomography thorax  atau CT  thorax  semakin banyak dilakukan di rumah sakit dalam rangka mendeteksi kelainan paru-paru dan organ pada dada lainnya.  Selama  scanning,  pasien akan menerima dosis tertentu. Estimasi dosis radiasi yang diterima pasien bisa dilihat pada komputer CT  Scan  berupa nilai  Computed Tomography Dose Index  (CTDI).  Penelitian ini dilakukan untuk analisis dosis radiasi dan risiko yang akan diterima pasien pada pemeriksaan CT  scan thorax  dengan kuat arus dan usia pasien yang berbeda. Selain itu, dilakukannya pembuatan kalkulator risiko kanker pada pemeriksaan CT  scan  untuk mempermudah operator melakukan evaluasi dan mahasiswa yang ingin melakukan studi besar risiko yang diterima pasien dengan dosis tertentu.  Dosis efektif pada pemeriksaan CT  scan thorax  di RSUD dr.  Soedarso berkisar antara  0,85 mSv hingga 5,3 mSv dengan rata-rata 3,15 mSv dan besar risiko kanker berkisar antara 0,004% hingga 0,001%. Semakin besar kuat arus yang diberikan, maka semakin besar dosis radiasi dan risiko yang akan diterima pasien karena kuat arus berpengaruh terhadap kuantitas sinar-X.
Respons Sifat Fisika Tanah terhadap Penerapan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit di Perkebunan Kelapa Sawit Indriyani, Feby; Ivansyah, Okto; Sutanto, Yuris
PRISMA FISIKA Vol 11, No 3 (2023)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v11i3.65283

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengamati respons sifat fisika tanah terhadap penerapan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) di perkebunan kelapa sawit. Penerapan LCPKS pada perkebunan kelapa sawit menggunakan metode lubang biopori dengan kedalaman lubang 100 cm dan diameter lubang 10 cm. Lubang biopori dibuat pada 3 tanaman kelapa sawit. Pengambilan sampel tanah dilakukan sebanyak 2 kali yaitu saat sebelum penerapan LCPKS dan setelah penerapan LCPKS. Sampel tanah diambil dengan variasi kedalaman 0-30, 31-60, 61-90 dan 91-120 cm dari atas permukaan tanah. Hasil pengujian sampel tanah menunjukkan bahwa tidak terjadi perubahan yang signifikan pada massa jenis, kadar air dan porositas tanah setelah penerapan LCPKS tetapi terjadi peningkatan nilai konduktivitas listrik pada tanah. Nilai massa jenis tanah tidak menunjukkan perubahan yang signifikan akan tetapi terlihat bahwa semakin dalam lapisan tanah maka   nilai massa jenisnya meningkat. Nilai kadar air tanah terjadi sedikit perubahan berupa peningkatan nilainya namun perubahannya tidak signifikan. Pada porositas tanah juga terjadi perubahan yang tidak signifikan. Nilai konduktivitas listrik LCPKS sebelum diterapkan pada lahan yaitu 21.700 , sedangkan nilai konduktivitas awal pada tanah setelah diterapkan LCPKS berkisar 19-20  dan mencapai nilai tertinggi sebesar  yaitu pada kedalaman 91-120 cm. Tingginya nilai konduktivitas listrik pada suatu tanah dapat meningkatkan penyerapan pupuk oleh tanaman, oleh karena itu penerapan LCPKS pada perkebunan kelapa sawit sangat baik bagi tanaman kelapa sawit.Kata Kunci : Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit, Sifat Fisika Tanah, Biopori
Peningkatan Konsentrasi Besi (Fe) Dalam Endapan Pasir Besi Menggunakan Magnetic Separator di Pantai Leungah, Kabupaten Aceh Besar Alghifari, Ilham Akbar; Rama Putra, Teuku Andika; Raza Karmel, Moehammad Ediyan
PRISMA FISIKA Vol 12, No 3 (2024)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v12i3.65996

Abstract

Pasir besi merupakan salah satu bahan tambang logam yang terbentuk dari pengendapan mineral di pesisir pantai. Berbagai ranah industri seperti pembuatan keramik, katalis, semen dan baja setiap tahunnya memerlukan suplai material pasir besi dalam jumlah besar. Potensi ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan (upgrading) kualitas mineral magnetik dan nonmagnetik yang terkandung di dalamnya. Salah satu metode upgrading yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah metode pemisahan konsentrasi atau magnetic separator. Metode tersebut diaplikasikan pada pesisir Pantai Leungah, Kabupaten Aceh Besar, untuk mengetahui kualitas bahan baku pasir besi di wilayah kajian. Melalui uji sampel, diketahui bahwa sebelum dilakukan separasi, nilai minimum konsentrasi Fe adalah 5,04%, sedangkan nilai maksimalnya sebesar 27,96% dan nilai rata-rata ialah 14.29%. Setelah dilakukan pemisahan magnetik secara manual, didapati adanya peningkatan pada nilai minimum, maksimum dan rata-rata yakni menjadi 24,95%, 96,79% dan 60,13%. Kualitas pasir besi yang lebih baik ini sejalan dengan baku mutu yang digunakan di industri, seperti industri semen.
Pemodelan Distribusi Aksi Aliran Pasang Surut dari Gugus Bola Menggunakan Potensial Plummer Ismail, Ismail; Hasanuddin, Hasanuddin; Arman, Yudha
PRISMA FISIKA Vol 12, No 3 (2024)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v12i3.65512

Abstract

Telah dilakukan pemodelan distribusi aksi bintang yang terlempar dari gugus bola saat mengorbit dipusat galaksi. Pemodelan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai skala radius potensial gravitasi model Plummer terhadap aliran pasang surut dari gugus bola. Selain itu, dalam penelitian ini juga melihat pengaruh dari distribusi  terhadap distribusi aksi R. Dalam penelitian ini menggunakan integrator leapfrog dan potensial Plummer untuk menghitung nilai dsitribusi aksi bintang yang terlempar dari gugus bola pada saat mengorbit di pusat galaksi. Penelitian ini menunjukkan pengaruh nilai skala radius model Plummer terhadap lintasan bintang yang terlempar dari gugus bola. Hal ini mengakibatkan bahwa Ketika nilai skala radiusnya semakin besar maka nilai distribusi aksi bintang akan mengalami sebaran tetap, akan tetapi Ketika nilai skala radiusnya semakin besar maka distribusi aksi bintang yang tersebar akan banyak nilai (tidak tetap di daerah itu saja). Selain itu, pengaruh distribusi aksi  terhadap distribusi aksi R menunjukkan bahwa Ketika nilai distribusi  semakin besar maka nilai distribusi aksi juga semakin besar, tetapi Ketika nilai distribusi  semakin kecil maka besar nilai distribusi aksi juga akan semakin kecil. Sehingga hubungan antara distribusi  dan distribusi aksi R   yang diperlihatkan adalah sebanding.
Studi Kualitas Air Sungai Seberuang Kabupaten Kapuas Hulu Berdasarkan Parameter Fisika dan Kimia Carita, Hilda Grey Gayu; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 12, No 3 (2024)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v12i3.66281

Abstract

Penelitian ini membahas kualitas air sungai Seberuang di Desa Sejiram Kabupaten Kapuas Hulu, dengan menggunakan parameter fisika dan kimia. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pengumpulan data dari lapangan, hasil penelitian sebelumnya, serta pengujian laboratorium. Tiga titik sampel yang dipilih adalah dekat dengan daerah PETI, pemukiman warga, dan perkebunan kelapa sawit yang berada dalam aliran sungai yang sama. Parameter yang diuji meliputi kekeruhan, TDS, warna, suhu, pH, kadar besi (Fe), dan kandungan merkuri (Hg). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks pencemaran di daerah PETI adalah 8,03, di pemukiman warga sebesar 6,41, dan di perkebunan kelapa sawit sebesar 5,61. Rentang nilai indeks pencemaran tersebut mengindikasikan bahwa kualitas air sungai Seberuang termasuk dalam kategori tercemar sedang. Temuan ini penting sebagai acuan untuk pengelolaan dan pemulihan kualitas air sungai di wilayah tersebut. Namun, studi lebih lanjut yang melibatkan parameter lain dan pemantauan jangka panjang diperlukan untuk pemahaman yang lebih komprehensif tentang perubahan kualitas air sungai dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.