cover
Contact Name
Dewi Amalia
Contact Email
dewi.amalia@polban.ac.id
Phone
+6281807906204
Journal Mail Official
difusi@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Kec. Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Difusi
ISSN : 26152363     EISSN : 27744981     DOI : https://doi.org/10.35313/difusi.v3i2
Jurnal Difusi (E-ISSN : 2774-4981, P-ISSN : 2615-2363) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel hasil Pengabdian Masyarakat setahun dua kali (Januari dan Juli). Jurnal ini diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung (POLBAN). Jurnal ini terbit perdana pada Januari 2018 dengan fokus pengabdian masyarakat dan ruang lingkup Collaborative Governance, Pembangunan Berkelanjutan, Pembangunan Partisipatif, Ekonomi Kreatif, Rekayasa Sosial, Manajemen Konflik, Knowledge Transfer for Community Development, Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal, Sustainable Livelihood, Transfer Teknologi, Globalisasi dan Transformasi Sosial, Pembangunan Inklusif, Pengembangan Kompetensi dan Kewirausahaan, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, dan Literasi Informasi Digital. Setiap artikel yang dikirimkan ke Jurnal Difusi akan melewati proses penilaian dengan menggunakan sistem double-blind review yaitu penulis tidak mengetahui reviewer dan reviewer tidak mengetahui penulisnya. Jurnal ini sudah memiliki nomor DOI dengan prefix : 10.35313
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 111 Documents
PENGUATAN KINERJA PEMASARAN MELALUI PROMOSI ONLINE PRODUK KELOMPOK UMKM TONGTENGPAKCUR TASIKMALAYA, JAWA BARAT Adila Sosianika; Lusianus Kusdibyo; Nono Wibisono
Jurnal Difusi Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.784 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v1i2.1301

Abstract

Kelompok UMKM Tongtengpakcur (Kelontong, Tengteng, Opak dan Cucur) di Tasikmalaya merupakan komunitas yang mewadahi para pengrajin makanan ringan khas Desa Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya dengan berbagai varian produk yang dihasilkan. Kelompok UMKM Tongtengpakcur dengan jumlah anggota saat ini hampir mencapai 20 UMKM adalah tempat bagi para pengrajin binaan Desa Cisayong untuk saling belajar, tukar pikiran, membagi informasi maupun peluang usaha dalam hal pengembangan produk serta kiat-kiat peningkatan kinerja bisnis. Dari segi pemasaran dan penjualan produk, Tongtengpakcur masih sangat terbatas dan belum mampu berkembang seperti yang diharapkan. Kurangnya pemahaman pemilik akan strategi pemasaran mengakibatkan pemasaran produk terbatas hanya di sekitar daerah Cisayong dan Kota Tasikmalaya. Penjualan produk umumnya hanya mengandalkan pemesanan dari instansi setempat atau dengan cara menitipkan produk-produknya ke beberapa toko di kota Tasikmalaya. Tersedianya website dan media sosial Kelompok UMKM Tongtengpakcur diharapkan dapat menjadi solusi bagi mitra karena website dapat menjadi media promosi, komunikasi bahkan mungkin sekaligus transaksi. Melalui website dan media sosial Kelompok UMKM Tongtengpakcur diharapkan produk-produk UMKM binaanya dapat lebih dikenal, semakin banyak juga konsumen yang tertarik membeli produk karena jangkauan pasar lebih luas dan akhirnya berdampak positif pada peningkatan penjualan.  Kata kunci: kinerja pemasaran, umkm, website, promosi media sosial
MEMBANGUN POLA BERPIKIR ILMIAH ANAK USIA DINI MELALUI PEMBELAJARAN IPA DAN MATEMATIKA POS PAUD MELATI KEL PASIRKALIKI KEC CIMAHI UTARA Ratu Fenny Muldiani; Siti Samsiyah Purwaningsih; Kunlestiowati Hadiningrum; Nani Yuningsih
Jurnal Difusi Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.061 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v1i2.1302

Abstract

Alat peraga edukasi (APE) IPA dan Matematika selain dapat digunakan sebagai alat permainan dapat juga dimanfaatkan untuk membangun pola berfikir ilmiah anak. APE dapat dimanfaatkan untuk menggali kemampuan, melatih konsentrasi, dan memperkenalkan  konsep logika sederhana. Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat tahun 2017 ini menghasilkan solusi untuk POS PAUD Melati Kelurahan Pasirkalili berupa bantuan APE IPA dan Matematika yang sesuai dengan kebutuhan kurikulum pendidikan anak usia dini dalam mendukung proses belajar mengajar. Bantuan disertai modul penggunaan APE sebagai pegangan untuk para pendidik (guru). Keseluruhan kegiatan telah terlaksana dengan tuntas, terjadi komunikasi yang efisien dan efektif dengan mitra sehingga tim pengabdian mendapatkan kelancaran dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan rencana. Hasil evaluasi menunjukkan mayoritas jawaban responden pada seluruh item pertanyaan kuisioner adalah “sangat setuju” dan “setuju”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa responden merasakan manfaat dengan terbentuknya pola berpikir ilmiah siswanya melalui bantuan APE dari tim pengabdian masyarakat Polban. Hasil wawancara semua guru menyatakan bahwa bantuan APE yang diberikan dari tim pengabdian Polban sangat mendukung kegiatan proses belajar mengajar. Pasca pelatihan tim pengabdian masyarakat tetap melakukan monitoring dan pendampingan kepada mitra  untuk memastikan keberlangsungan program setelah pelatihan. Kata Kunci : POS PAUD, Alat Peraga Edukatif, IPA dan Matematika
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DALAM MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN MASYARAKAT MELALUI APLIKASI PELAYANAN TERPADU DI DESA SUKA MULIA KECAMATAN SUNGAI MELAYU RAYAK KABUPATEN KETAPANG KALIMANTAN BARAT Eka Wahyudi; Indra Pratiwi
Jurnal Difusi Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.77 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v1i2.1303

Abstract

Aparatur Desa Suka Mulia yang kegiatannya tidak terlepas dengan kegiatan surat menyurat sebagai sarana komunikasi dengan pihak internal dan eksternal organisasi/lembaga/ perusahaan/individu membutuhkan peningkatan dalam pelayanan masyarakat maupun sistem manajemen surat, pengelolaan data dalam sistem surat-menyurat yang dilakukan secara tepat, cepat, dan akurat sehingga proses pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih efektif dan efisien. Selama ini aparatur desa masih menggunakan sistem manual pada proses pembuatan dan pengarsipan surat menyurat sehingga pengelolaan menjadi kurang efisien. Tujuan dari kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah memberikan solusi alternatif dalam menghadapi kendala yang ada tersebut dengan memberikan pelatihan, peningkatan pengetahuan dan ketrampilan serta pendampingan kepada perangkat desa dalam menerapkan cara penggunaan aplikasi dan memanfaatkan komputer dalam mempermudah pelayanan publik sehingga pelayanan publik terhadap masyarakat di desa Suka Mulia akan lebih baik, cepat dan tepat. Metoda pendekatan dalam menyelesaikan masalah yang ada yaitu dengan melakukan Metode Transfer Teknologi (Ipteks) melalui pelatihan, praktek, dan pendampingan tentang penggunaan Aplikasi Pelayanan Terpadu sesuai standar dan mengenalkan pada mitra tentang Aplikasi Pelayanan Terpadu yang lebih baik, efisien, dan cepat sehingga proses pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih efektif dan efisien. Pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat terbagi menjadi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan/pelatihan, dan monitoring. Hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat diukur dari kemampuan dan keberhasilan masyarakat dalam menerima, memahami, dan menerapkan Aplikasi Pelayanan Terpadu secara konsisten dan kontinu, serta proses pelayanan kepada masyarakat menggunakan Aplikasi Pelayanan Terpadu lebih mudah, cepat dan akurat.   Kata kunci : Pemberdayaan, Masyarakat Desa, Pelayanan Terpadu, Aplikasi
PEMANFAATAN SOFTWARE FOTOGRAFI UNTUK BERWIRAUSAHA MOBILE DIGITAL PRINTING Fitri Diani; Irwan Setiawan
Jurnal Difusi Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.801 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v1i2.1304

Abstract

Karang Taruna merupakan wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomis produktif dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia di lingkungan baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam yang telah ada. Karang Taruna RW 07 dan Karang Taruna RW 11 Desa Karyawangi Kecamatan Parompong, merupakan Karang Taruna yang memiliki anggota sebanyak 20 orang terdiri dari usia 15-40 tahun, dengan rata-rata pendidikan terakhir adalah SMP atau sederajat. Keterbatasan ilmu dan modal menjadikan kedua karang taruna tersebut kurang berkembang dan tidak dapat memenuhi fungsinya. Pada kegiatan ini dilaksanakan kegiatan dengan tema “Pemanfaatan Software Fotografi untuk Berwirausaha Mobile Printing”. Software fotografi mobile yang digunakan adalah Software TouchReTouch, StickIt, BackgroundEraser, AthumbCut, dan PicsArt. Pendekatan transfer pengetahuan kepada mitra menggunakan Nonaka’s Model. Metoda pelaksanaan kegiatan berupa pelatihan dan workshop. Pelatihan yang diberikan antara lain pelatihan Desain Grafis dan Kewirausahaan, sedangkan workshop yang diberikan meliputi praktik desain dan kewirausahaan. Setelah kegiatan pelatihan dan workshop, dilakukan monitoring dan pembimbingan terhadap mitra. Dampak dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan individu / kelompok yang dibuktika dengan dapat memperbaiki kinerja organisasi dalam mencapai fungsinya di masyarakat melalui kegiatan praktik secara langsung. Praktik ini sebagai alat untuk menguji kesuksesan transfer pengetahuan kepada mitra dalam mengimplementasikan pengetahuan yang sudah didapatkan selama pelatihan. Kata kunci :  Karang Taruna, Fotografi, Entrepreneurship, Mobile Digital Printing  
PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS ONLINE UNTUK KEMUDAHAN PEMUTAKHIRAN DATA PENDUDUK DAN ASET DI LINGKUNGAN RT.01/RW.26 DAN RT.02/RW.26 KELURAHAN CIPAGERAN KECAMATAN CIMAHI UTARA Yackob Astor; Mochammad Yusuf
Jurnal Difusi Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.911 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v1i2.1305

Abstract

Fenomena migrasi penduduk (dari luar ke dalam mapun dari dalam ke luar) di RT.01/RW.26 dan RT.02/RW.26 seringkali tidak diikuti oleh kegiatan pencatatan data penduduk oleh Ketua RT.01/RW.26 dan RT.02/RW.26. Padahal tidak sedikit warga di RT.01/RW.26 dan RT.02/RW.26 yang berstatus menetap sementara dalam jangka waktu tertentu untuk melaksanakan studi maupun bekerja. Implikasi dari fenomena tersebut menyebabkan terjadi perbedaan jumlah penduduk maupun perbedaan identitas penduduk yang tercatat di RT.01/RW.26 dan RT.02/RW.26 dengan catatan kependudukan (Buku Induk) dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemerintah Kota Cimahi. Perbedaan ini berdampak pada beberapa warga di RT.01/RW.26 dan RT.02/RW.26 di Kelurahan Cipageran belum mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak tercantum di Kartu Keluarga (KK), maupun kesalahan penulisan identitas di KTP, KK dan surat lainnya. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah membangun Sistem Informasi Geografis (SIG) Kependudukan dengan cara memanfaatkan aplikasi ArcGIS Online untuk kemudahan pemutakhiran data penduduk dan aset di Kelurahan Cipageran. ArcGIS Online dapat meminimalkan kesalahan penulisan data penduduk, membangun keterpaduan data penduduk dan aset antar RT dalam satu RW maupun kelurahan, serta memudahkan dalam proses sharing data penduduk. Sistem ini mudah dioperasionalkan, memberikan informasi geografis yang aktual, tidak membutuhkan biaya besar, dan dapat dioperasionalkan dimana dan kapan saja. Kata kunci: sistem informasi geografis on line, data penduduk, aset
PELATIHAN PENYUSUNAN PROFIL WISATA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI DESA SUDAJI, KABUPATEN BULELENG Ni Made Ary Widiastini; Nyoman Dini Andiani; Putu Indah Rahmawati; I Wayan Putra Yasa; Gede Wirata
Jurnal Difusi Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.713 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v1i2.1306

Abstract

Tersedianya informasi yang berbasis teknologi saat ini merupakan tuntutan bagi berbagai pelaku usaha pariwisata, termasuk desa wisata. Dalam hal ini informasi pariwisata yang baik, terpercaya dan terbaharukan sangat dibutuhkan agar sebuah destinasi wisata mampu diketahui dan dikenal dengan baik, khususnya bagi wisatawan. Profil desa wisata yang merupakan gambaran menyeluruh tentang karakter desa dan jenis kepariwisataan yang dikembangkan di suatu desa sangat penting untuk disusun dan diketahui oleh pihak masyarakat yang terlibat di dalam pengembangan desanya sebagai desa wisata, serta dipublikasikan kepada pihak yang akan berkontribusi positif terhadap pengembangan pariwisata di desa tersebut. Desa Sudaji yang telah mengembangkan dirinya sebagai desa wisata, belum memiliki data profil desa wisata yang dibutuhkan untuk menginventarisasi data desanya, baik sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber daya budaya, prasarana pariwisata, dan sarana pariwisata. Data tersebut sangat penting untuk tahap pengembangan selanjutnya, agar kegiatan pariwisata dapat dilakukan secara bertahap, terkoordinasi dan berkelanjutan. Pada kegiatan pengabdian ini, penyusunan profil desa wisata yang dilakukan secara manual, dimasukkan ke dalam sistem teknologi dengan tujuan untuk mempermudah akses informasi oleh pihak yang membutuhkan data untuk pembangunan dan pengembangan desa, khususnya Desa Sudaji. Diharapkan dengan tersedianya profil desa wisata di Desa Sudaji secara lengkap, valid dan selalu terbaharui dapat berguna untuk kemajuan desa wisata yang dikembangkan di desa tersebut. Kata Kunci: Pariwisata, Pedesaan, Profil, Desa Sudaji
MEMBANGKITKAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT GUNA MENJAMIN KEBERLANJUTAN FUNGSI DAS CITARUM Rita Retnowati; Rita Istiana
Jurnal Difusi Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.699 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v2i2.1662

Abstract

Rendahnya sikap peduli lingkungan masyarakat di sekitar DAS Citarum untuk turut melestarikan DAS merupakan salah satu faktor penyebab tercemarnya sungai Citarum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangkitkan kepedulian lingkungan masyarakat di sekitar DAS Citarum sehingga dapat menjamin keberlanjutan fungsi DAS Citarum. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dilakukan dengan metode diskusi dan demonstrasi yang melibatkan masyarakat, siswa, karyawan dan aparat TNI. Kegiatan dilakukan pada tanggal 15-16 Desember 2018 bertempat di Desa Cisalada dan Desa. Parakanlima Kec. Jatiluhur Kab. Purwakarta Jawa Barat. Persentase skor sikap kepedulian lingkungan sebesar 78,48% pada karyawan; 84,9% pada siswa dan 75,3% pada masyarakat yang diukur dengan menggunakan instrument kuisioner tentang sikap peduli lingkungan satu bulan setelah selesai diberikan penyuluhan. Dari hasil angket tersebut memberikan gambaran bahwa kegiatan ini efektif dalam membangkitkan kepedulian masyarakat disekitar DAS Citarum.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEDAGOGIK TENAGA PENGAJAR PAUD DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN MELALUI KETERAMPILAN LITERASI DIGITAL DI WILAYAH KOTA BOGOR Henny Suharyati; Yuyun Elizabeth Patras; Mulyati
Jurnal Difusi Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.378 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v2i2.1663

Abstract

Peningkatan daya saing di bidang pendidikan anak usia dini (PAUD) dikembangkan karena bidang ini menjadi salah satu pilar strategi nasional dalam nawacita pemerintah. Tantangan pendidikan di era edukasional 4.0 sangat besar terutama dalam meningkatkan daya saing bangsa. Upaya dilakukan dengan peningkatan kompetensi pedagogik guru dan keterkaitannya dengan literasi digital yang dihadapi ketika guru akan mengikuti Ujian Kompetensi Guru, pengisian data peserta didik secara online, pengisian borang akreditasi, pembuatan media pembelajaran yang inovatif. Pembinaan sudah banyak dilakukan baik untuk pembinaan manajemen, kompetensi guru, parenting dan penelurusan bakat anak didik. Hal ini menjadi masalah baru yang perlu dipetakan dalam sistem yang akan dibangun berupa peningkatan kompetensi pedagogik guru dalam upaya pemberdayaan kemampuan literasi digital. Kegiatan tahap awal akan diintegrasikan pada pelatihan-pelatihan dan pendampingan dalam mengerjakan kegiatan yang berkaitan dengan teknogi sehingga diperoleh luaran ketrampilan literasi digital para tenaga pengajar PAUD. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan kemampuan guru dalam mengakses program yang terkait dengan digitalisasi yang kemudian dikembangkan dalam bentuk kreativitas guru mendesain bahan ajar berbasis multimedia. Manfaat yang diperoleh adalah peningkatan kompetensi digital guru yang juga akan meningkatkan kualitas mutu lulusan. Kata kunci: Peningkatan daya saing PAUD, kompetensi pedagogik guru, literasi digital
PENYUSUNAN PEDOMAN PENGGAJIAN KARYAWAN KOPERASI WARGA POLBAN (KWP) Tri Setyowati; Marwansyah; Nurlaila Fadjarwati; Tiafahmi Angestiwi
Jurnal Difusi Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.506 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v2i2.1664

Abstract

Kegiatan ini bertujuan menata sistem penggajian untuk mewujudkan gaji yang adil dan layak bagi karyawan KWP. Luaran utama program ini adalah pedoman penggajian KWP yang memuat struktur dan tarif penggajian. Langkah-langkah penyusunan pedoman meliputi (a) survei pendahuluan, (b) benchmarking, (c) kajian atas sistem penggajian saat ini, (d) analisis jabatan, (e) evaluasi jabatan, (f) penyusunan struktur dan tarif gaji, dan (g) penyusunan pedoman penggajian. Evaluasi jabatan menggunakan metode point system, dengan lima faktor jabatan, yakni (1) tanggung jawab, (2) keterampilan, (3) upaya, (4) kondisi kerja, dan (5) risiko kerja. Metode ini dipilih karena bersifat kuantitatif dan relatif mudah digunakan serta dapat disesuaikan dengan perkembangan dan kondisi finansial KWP. Metoda point system menghasilkan besaran point untuk setiap jabatan di KWP (manajer, koordinator unit, staf dan operator). Point ini dikalikan dengan nilai rupiah tertentu untuk menghasilkan gaji pokok untuk setiap jabatan. Selain gaji pokok, ke dalam struktur gaji yang diusulkan, dimasukkan unsur-unsur imbalan lainnya, yakni (1) tunjangan isteri/suami dan (2) tunjangan anak. Selain itu, ke dalam perhitungan gaji dimasukkan unsur masa kerja. Kata kunci: Gaji, sistem penggajian, analisis jabatan, evaluasi jabatan, Point System ISSN 2615-2363
PENINGKATAN KETERAMPILAN ADMINISTRASI DAN TATA KELOLA KEUANGAN APARAT DESA DI DESA SAYATI DAN DESA SUKAMENAK KECAMATAN MARGAHAYU KABUPATEN BANDUNG Sri Murniati; Endang Habinudin; Fatmi Hediani; Yanti Rufaedah
Jurnal Difusi Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.172 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v2i2.1665

Abstract

Agar kegiatan pemerintahan desa efektif, diperlukan pengetahuan dan keterampilan para aparatnya dalam mengerjakan tugas-tugas keadministrasian bersama kepala desa dan sekretarisnya. Untuk itu, diperlukan pelatihan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam menulis surat yang sesuai dengan kaidah kebahasaan, kearsipan, membuat laporan keuangan desa, dan statistik kependudukan bagi para aparat desa di Desa Sayati dan Desa Sukamenak. Metode pelatihannya dilakukan dengan cara penyampaian teori dan praktik. Sebelum pelatihan dilakukan, diberikan pretes untuk evaluasi kemampuan awal dan postes sebagai evaluasi akhir. Hasil pretes menunjukkan bahwa pengetahuan keadministrasian para aparat desa tersebut belum memadai. Untuk itu, selain teori dan praktik, diberikan pula tugas mandiri secara individu sesuai dengan tugas masing-masing di kantor desa. Selain itu, diberikan tugas kelompok kemudian hasilnya dipresentasikan dan dilanjutkan dengan berdiskusi. Hal tersebut sebagai bentuk monitoring dan pendampingan. Dalam hal ini, ditunjukkan hal-hal yang belum tepat dan perbaikannya agar mereka dapat menerapkan pada tugasnya sesuai dengan yang seharusnya. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa setelah pelatihan dilaksanakan, terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan keadministrasian bagi para aparat desa di kedua desa tersebut. Kata kunci: Tata kelola, aparat desa, statistik kependudukan ISSN 2615-2363

Page 2 of 12 | Total Record : 111