cover
Contact Name
Dewi Amalia
Contact Email
dewi.amalia@polban.ac.id
Phone
+6281807906204
Journal Mail Official
difusi@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Kec. Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Difusi
ISSN : 26152363     EISSN : 27744981     DOI : https://doi.org/10.35313/difusi.v3i2
Jurnal Difusi (E-ISSN : 2774-4981, P-ISSN : 2615-2363) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel hasil Pengabdian Masyarakat setahun dua kali (Januari dan Juli). Jurnal ini diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung (POLBAN). Jurnal ini terbit perdana pada Januari 2018 dengan fokus pengabdian masyarakat dan ruang lingkup Collaborative Governance, Pembangunan Berkelanjutan, Pembangunan Partisipatif, Ekonomi Kreatif, Rekayasa Sosial, Manajemen Konflik, Knowledge Transfer for Community Development, Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal, Sustainable Livelihood, Transfer Teknologi, Globalisasi dan Transformasi Sosial, Pembangunan Inklusif, Pengembangan Kompetensi dan Kewirausahaan, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, dan Literasi Informasi Digital. Setiap artikel yang dikirimkan ke Jurnal Difusi akan melewati proses penilaian dengan menggunakan sistem double-blind review yaitu penulis tidak mengetahui reviewer dan reviewer tidak mengetahui penulisnya. Jurnal ini sudah memiliki nomor DOI dengan prefix : 10.35313
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 111 Documents
PEMANFAATAN INTERNET MARKETING UNTUK MEMPERSIAPKAN MASYARAKAT KREATIF DAN BERJIWA WIRAUSAHA MANDIRI DI LINGKUNGAN WARGA PKK Irwan Setiawan; Fitri Diani
Jurnal Difusi Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.417 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v2i2.1666

Abstract

Pelatihan Pemanfaatan Internet Marketing merupakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Bandung bekerjasama dengan PKK Kelurahan Sarijadi dan Ciwaruga yang dilaksanakan dalam 4 bulan. Kegiatan ini dapat menjadi salah satu kegiatan yang menunjang program kerja PKK pada mitra-mitra pengabdian dalam membantu menciptakan wanita-wanita yang memiliki jiwa kewirausahaan, kreatif dan mampu untuk menjadi wanita mandiri secara finasial. Metode pelatihan dilakukan dengan menggunakan metoda ruang kelas dan experimental. Materi pelatihan yang diberikan mengenai Internet Marketing, “Enterpreneurship”, Facebook Marketing, serta memberikan kesempatan peserta untuk mempraktikan secara langsung penggunaan teknologi serta tools yang dapat mendukung minatnya dalam melakukan bisnis online. Berdasarkan evaluasi, kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan ini adalah : (1) Terdapat kesenjangan yang cukup tinggi antara pengetahuan masyarakat yang dalam hal ini direpresentasikan oleh peserta kegiatan dengan kemajuan teknologi saat ini; (2) Lebih dari 70% peserta kegiatan telah berhasil mengimplementasikan ilmu yang didapat selama kegiatan pada bisnis masing-masing peserta. Kata kunci: Internet marketing, entrepreneurship, bisnis online, wirausaha, PKK ISSN 2615-2363
PELATIHAN PENGENALAN LEGISLATIVE DRAFTING UNTUK PEMBENTUKAN PERATURAN DESA BAGI APARATUR DESA CIGUGURGIRANG KECAMATAN PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG BARAT Ita Susanti; Sumiyati; Wastukurning Purbandini; M. Syamsul Hidayat
Jurnal Difusi Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.126 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v2i2.1667

Abstract

Kepala Desa bersama Badan Permusyawaratan Desa menetapkan Peraturan Desa setelah dibahas dan sisepakati bersama. Dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Desa, peraturan tersebut merupakan kerangka hukum dan kebijakan yang berlaku. Peraturan Desa yang dibentuk atau ditetapkan dalam Peraturan Perundang-undangan ini memuat norma hukum dan mengikat secara umum. Legislasi merupakan pembentukan peraturan dapat menjadi pilihan oleh pembuatnya untuk menyajikan kebijakan dengan cara yang sangat kuat dalam menciptakan suatu keadaan. Legislasi juga dapat menjadi pilihan untuk menyajikan kebijakan dengan menciptakan suatu dinamika hukum masyarakat. Oleh karena itu, kemampuan para aparatur desa dalam menyusun peraturan desa perlu ditingkatkan agar apa yang menjadi tujuan sebuah desa untuk memberdayakan seluruh sumber daya yang ada agar demokratis, mandiri, kuat, dan maju dapat terwujud. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan menggandeng mitra aparatur Desa Cigugurgirang, terutama anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), melalui kegiatan Pelatihan Pengenalan Legislative Drafting untuk Pembentukan Peraturan Desa Bagi Aparatur Desa Cigugurgirang. Luaran kegiatan ini berupa jasa atau aktivitas pelatihan updating Ipteks di masyarakat dan peningkatan kegiatan pengembangan ilmu, teknologi, dan seni di perguruan tinggi, serta untuk Polban kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan Polban sebagai institusi pendidikan vokasi yang berdomisili di Kabupaten Bandung Barat. Kata kunci: Legislative drafting, pelatihan, aparatur desa ISSN 2615-2363
PEMBUATAN TAMAN BACAAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MINAT LITERASI ANAK-ANAK DAN REMAJA KAMPUNG CISARONI - DESA CIKAHURIPAN LEMBANG Purwinda Iriani; Yanti Suprianti; Susilawati; Annisa Syafitri K
Jurnal Difusi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.715 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v2i1.1813

Abstract

Keberadaan tempat bacaan seperti perpustakaan, taman bacaan, dan ruang serupa, mampu menumbuhkan minat seseorang dalam membaca buku, serta memberi manfaat pada bertambahnya interaksi sosial bagi yang memiliki minat baca, dan secara tidak langsung kegiatan ini mengarah ke arah yang lebih positif. Pengabdian masyarakat kali ini akan dilakukan di Kampung Cisaroni, Desa Cikahuripan, RT 05 RW 08. Berdasarkan pengamatan saat kunjungan ke lapangan, terdapat potensi untuk dikembangkannya taman bacaan atau perpustakaan. Di daerah tersebut terdapat banyak anak-anak usia sekolah yang memiliki cukup banyak waktu senggang dan selama ini baru diisi dengan kegiatan bersekolah dan mengaji saja. Wilayah desa yang termasuk daerah sub-urban memiliki kesulitan akses transportasi, sehingga menyebakan warga semakin sulit untuk menjangkau berbagai sarana informasi, khususnya taman bacaan atau perpustakaan yang mumpuni. Melalui pengabdian kepada masyarakat ini tim P2M JTKE membuat perpustakaan yang dinamai taman Bacaan Sadulur untuk meningkatkan minat baca masyarakat, terutama anak-anak. Taman bacaan ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat, ditandai dengan banyaknya anak-anak yang hadir dan masyarakat yang membantu pada saat persiapan, sosialisasi dan peresmian taman bacaan ini. Diharapkan dengan adanya taman bacaan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat di Kp. Cisaroni, sehingga dapat mengembangkan wawasan dan meningkatkan kemandiriannya di masa yang akan datang.
OPTIMALISASI KEORGANISASIAN REMAS NURUR RAHMAN KOLPAJUNG DAN REMAS NURUL IMAN LAWANGAN DAYA Kusyairi; Khoiri M; Sukma Umbara
Jurnal Difusi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.971 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v2i1.1814

Abstract

Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah para pengurus dan anggota Remaja Masjid (Remas) di kedua mitra (Remas Nurur Rahman dan Remas Nurul Iman). Hasil kegiatan ini adalah berupa artikel yang dipublikasikan, adanya peningkatan pemahaman, pengetahuan, dan kreativitas bagi pengurus dan anggota remaja masjid, serta tersusunnya program kerja dan pelaksanaannya. Adapun metode pengabdian ini menggunakan metode observasi dan dilaksanakan dengan ceramah, diskusi dan demonstrasi/praktik langsung (baik penyusunan maupun pelaksanaannya di lapangan). Peserta pendidikan dan pelatihan dikelompokkan berdasarkan wilayah masing-masing. Masing-masing peserta kelompok akan diberikan panduan pelaksanaan kegiatan. Yakni, tentang pengelolaan organisasi mulai perencanaan organisasi, penyusunan program sampai evaluasi dan tindak lanjut program kegiatan. Adapun evaluasi pengabdian ini dilakukan di awal dan di akhir kegiatan sehingga diperoleh kesimpulan apakah pelaksanaan kegiatan ini memberikan nilai tambah terhadap peserta yang bersangkutan. Adapun kriteria keberhasilan kegiatan ini dapat ditinjau dari kehadiran peserta, penguasaan materi, penyusunan program kerja serta evaluasi program kerja remaja masjid. Hasil kegiatan ini adalah pelaksanaan training and development untuk memberikan pemahaman tentang organisasi dan kepemimpinan sangat membantu masyarakat dalam mengenali potensi sumber daya yang dimiliki daerahnya. Selan itu pelaksanaan program kerja remaja masjid yang berupa kreativitas menyusun dan melaksanaan program kerja ini mempunyai nilai lebih untuk dikembangkan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS IT BAGI KELOMPOK GURU MATEMATIKA DAN IPA SMP DI KABUPATEN BANDUNG JAWA BARAT Neneng Nuryati; Sri Suratmi; Siti S Purwaningsih; Euis Sartika; Ratu Fenny Muldianni
Jurnal Difusi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.239 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v2i1.1815

Abstract

Penggunanan sarana pembelajaran untuk meningkatkan proses belajar mengajar siswa, menjadi strategi yang paling efektif. Salah satu sarana pembelajaran berbasis IT yang digunakan adalah pemanfatan komputer. Guru dapat menjelaskan materi pembelajaran kepada siswa dengan lebih mudah, menarik, dan efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan pemanfatan komputer ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru SMP pada bidang IT di lingkungan kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika dan IPA Gugus 04 yang bertindak sebagai mitra kegiatan pengabdian. Materi yang diberikan adalah Microsoft Office yang meliputi Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft Power Point. Pelaksanaan dimulai dengan tahap evaluasi awal yaitu identifikasi kemampuan awal para peserta melalui pretest mengenai materi yang akan diberikan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan ceramah mengenai teori dasar pengetikan, praktek penggunaan Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft Power Point, dan menginterpretasikan output dari hasil tampilan. Sebagai evaluasi, peserta diharuskan membuat tugas mandiri yakni membuat bahan ajar yang disesuaikan materi yang diampu dengan menggunakan ketiga software tersebut dan presentasi. Tahap akhir evaluasi peserta adalah postest. Hasil menunjukkan terdapat kenaikan pengetahuan peserta sebesar 27,5%. Secara kualitatif, hasil kuesioner menunjukkan bahwa seluruh peserta pelatihan memberikan respon positif terhadap seluruh kegiatan PKM. Kata kunci: Media pembelajaran, Pelatihan Microsoft office, IT
TEPUNG BETE SEBAGAI SUBTITUSI TEPUNG TERIGU PADA KELOMPOK USAHA EKONOMI KREATIF DESA LUMBI – LUMBIA KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN Haruni Ode; Wiranto Ramlan; Mukhtar Lutfie
Jurnal Difusi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.32 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v2i1.1816

Abstract

Potensi ekonomi berkaitan dengan tanaman jenis umbi-umbian di Banggai Kepulauan sangat tinggi. Hasil pertanian umbi-umbian yang melimpah belum dikelolah dengan baik. Hal ini secara umum berdampak pada rendahnya pendapatan para petani. Mulai dari waktu, income dan penjualan dianggap tidak seimbang dengan hasil yang didapatkan. Jika melihat kebelakang semestinya dengan hasil panen yang melimpah, biaya dan tenaga dikorbankan, waktu menunggu masa panen ternyata tidak bisa menaikkan pendapatan,. Permasalahan ini menjadi dasar dilakukannya pengabdian pada Masyarakat di desa Lumbi – Lumbia Kecamatan Buko Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan melalui usaha Pembuatan Tepung Bête. Kegiatan ini lebih fokus kepada pembinaan kepada ibu – ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok PKK desa. Metode pelaksanaan terdiri dari 3 tahap yaitu: 1. Membentuk, membina serta mengembangkan usaha ekonomi kreatif agar memiliki keterampilan dalam bidang enterpreuner/kewirausahaan dalam memanfaatkan potensi sumber daya pertanian umbi bête menjadi tepung. 2. Pembinaan dan pendampingan pengetahuan manajemen dan penguatan keterampilan mitra untuk menggunakan mesin/alat teknologi sederhana pembuatan tepung bete, 3 Praktek membuat tepung bete secara langsung. Hasil pelaksanaan kegiatan ini antara lain masyarakat mampu mengelola potensi sumber daya pertanian yang melimpah diseluruh wilayah Banggai Kepulauan, para ibu – ibu dalam kelompok mitra menjadi terampil untuk berinovasi. Kreatifitas dan keterampilan ibu-ibu semakin meningkat. Semula membuat penganan/kue yang berbahan utama tepung terigu, kini para Ibu mampu membuat aneka kue menggunakan tepung bête. Pengetahuan manajemen sekaligus keterampilan mitra semakin meningkat dalam menggunakan mesin/alat teknologi sederhana sebagai alternatif untuk pembuatan tepung bete. Diharapkan pembuatan tepung bête akan terus dikembangkan menjadi produk lokal yang unggul sekaligus icon Desa Lumbi – Lumbia Kecamatan Buko Selatan Banggai Kepulauan.
PENINGKATAN KESEHATAN JIWA MELALUI PERAN KADER KESEHATAN JIWA Desak Made Ari Dwi Jayanti; Ni Made Nopita Wati; Tri Rahyuning Lestari; Kadek Yuni Lestari; I Gede Juanamasta
Jurnal Difusi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.747 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v2i1.1817

Abstract

Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan mental dengan meningkatkan peran kader mental untuk memahami Orang dengan Gangguan Mental (ODGJ) dan Orang dengan Masalah Mental (ODMK). Metode yang digunakan (1) ceramah tentang kesehatan mental dan masalah psikososial dan (2) permainan peran tentang cara mempelajari orang-orang dengan penyakit mental dan orang-orang dengan masalah kejiwaan diikuti sesi diskusi tanya jawab. Metode belajar digunakan untuk mentransfer pengetahuan atau keterampilan dan sistem nilai dari pembicara ke kader jiwa. Masalah didominasi kurangnya pengetahuan terkait ODGJ dan ODMK. Bantuan pemecahan masalah yang diberikan adalah memberi pengetahuan, kemampuan, kepada kader jiwa tentang isu-isu ODMK dan ODGJ dan bagaimana melakukan penilaian atau pemindaian Kata kunci: KaderJiwa, ODGJ, ODMK, Scanning.
PEMASARAN ONLINE PRODUK OLAHAN UNIK AMPAS TAHU SEBAGAI BENTUK DIVERSIFIKASI PRODUK MENGGUNAKAN HASIL PROSES PENGOLAHAN LIMBAH SEDERHANA INDUSTRI TAHU Ivon Sandya Sari Putri; Dini Rahmawati; Nila Novita Sari
Jurnal Difusi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.832 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v2i1.1818

Abstract

Industri pengolahan makanan, merupakan salah satu sektor unggulan Kota Cimahi yang menyumbang sekitar 46.8% ekonomi masyarakat. Menurut data dari Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Cimahi, industri rumah tangga dalam hal pengolahan tahu/ tempe di tingkat rumah tangga mencapai 29,63%. Seperti halnya industri lain, industri pengolahan tahu menghasilkan limbah yaitu limbah cair dan padat, yaitu ampas tahu. Ampas tahu yang dihasilkan saat ini masih mengandung air yang cukup banyak yang dapat menimbulkan bau tidak sedap bila disimpan lama. Pemanfaatan limbah ampas tahu ini pun belum maksimal. Kegiatan ini memberikan pelatihan kepada pelaku industri tahu untuk bisa mengurangi kadar air dalam pengolahan ampas tahu sehingga ampas tahu yang dihasilkan dapat dimanfaatkan lebih maksimal, salah satunya menjadi produk olahan unik nugget ampas tahu sebagai bentuk diversifikasi produk. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga memberikan pelatihan mengenai bagaimana cara untuk memasarkan produk nugget ampas tahu secara online untuk bisa menutupi kekurangan sumber daya waktu dan manusia. Kata kunci: Pengolahan limbah tahu, Diversifikasi produk, Industri tahu
PENINGKATAN KOMPETENSI ANGGOTA KARANG TARUNA RW 14, DESA CIWARUGA DALAM INSTALASI LISTRIK RUMAH TANGGA Tjatur Udjianto; Agoeng Harjatmo Rahardjo; Sudrajat; Siti Saodah; Wahyu Budi Mursanto; Erwin Yusuf; Teguh Sasono; Sri Utami
Jurnal Difusi Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.017 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v3i2.1899

Abstract

Anggota karang taruna RW 14 di desa Ciwaruga sebagian besar merupakan pekerja bangunan. Kadang, mereka dituntut untuk melakukan pekerjaan instalasi listrik. Karena tidak semua pekerja bangunan mengerti pekerjaan dan syarat-syarat instalasi listrik, maka mereka bekerja seadanya tanpa memperhatikan syarat-syarat dan keamanan instalasi listrik yang sebenarnya telah diatur pada PUIL 2011 (Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2011). Dari permasalahan tersebut, solusi yang ditawarkan adalah melakukan kegiatan bimbingan teknis untuk meningkatkan kompetensi anggota karang taruna RW14 desa Ciwaruga dalam Instalasi Listrik Bangunan Sederhana dan mengenalkan sertifikasi keahlian yang harus dimiliki oleh instalatur listrik apabila melakukan pekerjaan instalasi listrik. Metode pelaksanaan bimbingan teknis ini berupa pemberian test, materi dan evaluasi. Materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut adalah; K3, Kelistrikan dan Pengukuran, Gambar Listrik dan Praktik Instalasi Listrik yang mengacu pada PUIL 2011. Kegiatan ini dapat dikatakan berhasil, ini terlihat dari hasil tes yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan bimbingan teknis diberikan. Saat diberikan pre-test, peserta tampak belum begitu memahami materi yang akandiberikan. Sedangkan setelah diberikan materi, dari hasil post-test yang diberikan terlihat banyak peserta yang memahami materi yang telah diberikan. Kata kunci: Instalasi listrik, peningkatan kompetensi, PUIL 2011
PELAKSANAAN PENGUJIAN ROKET AIR PADA PESANTREN KREATIF YATIM MANDIRI KABUPATEN JEMBER Intan Hardiatama; Indra Nurtjahjaningtyas; Muhammad Trifiananto
Jurnal Difusi Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.69 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v3i2.1900

Abstract

Perguruan Tinggi hendaknya melaksanakan fungsi Tiga Dharma Perguruan Tinggi, yaitu fungsi belajar/mengajar, penelitian dan pengabdian masyarakat secara terpadu. Pelaksanaan pengabdian masyarakat oleh dosen-dosen dari suatu perguruan tinggi memiliki peran strategis, karena adanya transfer iptek yang diperlukan masyarakat, dengan prioritas yang berlatar belakang ekonomi dan pendidikan rendah.. Yatim Mandiri merupakan sebuah Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) milik masyarakat Indonesia yang memiliki misi mengangkat harkat sosial kemanusiaan yatim dhuafa dengan dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf) serta pendanaan lainnya yang halal dan legal dari perusahaan / lembaga perorangan, kelompok, (http://yatimmandiri.org/page/kilas-sejarah.html). Yayasan Yatim Mandiri Kabupaten Jember pada bulan Ramadhan 1439 H mengadakan “Pesantren Ramadhan Kreatif”dengan peserta anak–anak yatim dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember. UNEJ bekerjasama dengan Yatim mandiri untuk terselenggaranya pelatihan roket air dngan konsep fun learning ini. Pada acara ini juga sekaligus dilaksanakan pengabdian berupa pengenalan konsep roket air dan penerapannya. Tujuan dari pengabdian ini antara lain dapat meningkatkan kemandirian anak yatim, meningkatkan pengetahuan tentang sains beserta aplikasinya, meningkatkan antusiasme siswa untuk belajar sains, dan meningkatkan motivasi ibadah di bulan suci ramadhan dengan kegiatan positif. Metode quisioner digunakan untuk mengavaluasi hasil kegiatan ini. Kegiatan yang dilakukan berupa praktek pembuatan, pengujian , pemberian materi, dan Tanya jawab roket air . Dari hasil quisioner pelatihan ini menarik bagi seluruh peserta. Serta antusiasme peserta untuk belajar roket dan ilmu sains lebih lanjut sangat tinggi. Hasil dari kegiatan ini, para peserta kegiatan lebih memahami prinsip kerja roket air dan launchernya. Kata kunci: Pengabdian, roket air, yatim mandiri

Page 3 of 12 | Total Record : 111