Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat adalah publikasi dalam bentuk artikel pengabdian kepada masyarakat. Altifani diterbitkan tiga kali dalam satu tahun, Januari, Mei dan September, mencakup pengembangan dan penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi hasil penerapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk, model, konsep dan atau implementasi pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat pada pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal ini diterbitkan oleh Penerbit Jurnal Ilmiah Indonesia setelah melalui peer-reviewed oleh para sejawat di bidangnya yang meliputi tetapi tidak terbatas pada hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu-ilmu sosial-humaniora dan ilmu-ilmu eksakta. Sebagai sebuah terbitan berkala ilmiah, Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat menggunakan peer-reviewer dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta terakreditasi.
Articles
609 Documents
Mengenal Batik Kapal Kandas sebagai Kaderisasi Nilai Konservasi Budaya
Eta Yuni Lestari;
Slamet Sumarto;
Muhammad Azil Maskur;
Puji Lestari
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Maret 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25008/altifani.v3i2.385
Pemberdayaan kelompok Karangtaruna di Desa Lau Kudus dengan pelatihan membatik bisa dijadikan sebagai kegiatan untuk mendukung pelaksanaan pendidikan karakter konservasi sosial budaya. Masih adanya permasalahan seperti minimnya pengetahuan masyarakat khususnya generasi muda terhadap budaya bangsa perlu dijadikan perhatian. Di Kabupaten Kudus terdapat salah satu motif batik yaitu motif Kapal Kandas, sayangnya motif ini termasuk batik yang hampir punah. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan tentang motif batik kapal kandas kepada karangtaruna yang merupakan mitra pengabdian sebagai upaya melestarikan budaya lokal Kudus. Metode pelaksanaan kegiatan dilaksanakan melui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan melalui zoom meeting. Hasil kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu upaya kaderisasi nilai-nilai konservasi budaya lokal dapat dilakukan dengan memberikan pengetahuan tentang makna, nilai dan filosofi dari motif batik Kapal Kandas, untuk meningkatkan keterampilan membatik dapat dilakukan dengan melaksanakan kegiatan pelatihan membatik motif batik kapal Kandas, akan tetapi karena pandemic covid 19 kegiatan dialihkan dengan penayangan video membatik motif kapal Kandas. Serta menawarkan disain-disain pemanfaatan kain motif kapal kandas untuk dijadikan produk yang bernilai ekonomi seperti Kaos, Tote bag, masker, dan mug dengan motif Kapal Kandas. Diharapkan akan semakin banyak generasi muda yang mencintai batik sehingga dapat menjaga, melestarikan, mengamankan budaya lokal ditengah arus globalisasi yang tidak bisa kita hindari.
Sosialisasi Entrepreneur Untuk Generasi Z Di SMP Sapta Andika Denpasar
Ni Kadek Ariasih;
Santi Ika Murpratiwi;
I Dewa Ayu Agung Tantri Pramawati;
I Putu Arya Mulyawan;
Kompiang Martina Dinata Putri;
Ni Putu Widantari Suandana;
Made Dona Wahyu Aristana;
I Wayan Dharma Suryawan;
Ni Luh Putu Agetania;
I Gede Made Yudi Antara
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59395/altifani.v3i3.386
Salah satu tema utama dalam projek penguatan profil pelajar Pancasila dalam kurikulum merdeka adalah kewirausahaan. Sekolah Menegah Pertama yang sudah menerapkan kurikulum merdeka dan memberikan mata pelajaran kewirausahaan pada peserta didiknya yaitu SMP Sapta Andika Denpasar. Namun, berdasarkan pre-test yang diberikan kepada siswa kelas VII di SMP tersebut didapatkan hasil bahwa 78% siswa dari 290 responden ingin menjadi entrepreneur. Tetapi, sebanyak 78% siswa menjawab tidak mengenal istilah entrepreneur, 43,7 siswa tidak mengetahui contoh pekerjaan entrepreneur, 61,4% siswa belum pernah mencoba membuka usaha, dan 72% siswa belum pernah membuat catatan keuangan. Berdasarkan hasil pretest tersebut, maka kami selaku pihak pelaksana PKM bekerjasama dengan pihak sekolah untuk memberikan materi secara tatap muka mengenai entrepreneur. Setelah dilakukan sosialisasi didapat hasil dari 7 pertanyaan terkait entrepreneur yang diajukan, rata-rata 76,16% dari 257 siswa mampu menjawab dengan benar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sosialisasi ini memberikan manfaat kepada siswa dan menambahkan pengetahuan siswa terkait entrepreneur.
Persepsi Masyarakat Terhadap Budidaya Hidroponik di Kelurahan Sarongsoang Dua Minahasa Utara
Dominico S.S. Gunawan;
Thresia Sampe Polan;
Elia A. Manuhutu
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Maret 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25008/altifani.v3i2.387
Hidroponik sebagai metode bercocok tanam tanpa tanah, memanfaatkan air dan tidak membutuhkan lahan yang luas. Persepsi masyarakat terhadap produk pertanian hidroponik sangat penting untuk keberlangsungan metode pertanian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi masyarakat. Skala Likert digunakan dalam penelitian ini dengan data yang diambil dari teknik purposive sampling yang diambil dari penduduk Kelurahan setempat di Sarongsong Dua, Minahasa Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor kumulatif persepsi masyarakat adalah 71,68% dan dapat dianggap sebagai skor yang relatif tinggi. Mereka memiliki keingintahuan tentang metode hidroponik, kebutuhan lahan yang relatif kecil, dapat ditanam sepanjang tahun.
Desain Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Di Fatule’u Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur
Anita Hege Udju;
Rebeka Filda Hawali;
Efraim Semuel Nalle;
Maryance F. Tamelab;
Delmi Yusmina Potdon
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59395/altifani.v3i3.389
Guru PAUD yang profesional merupakan guru yang memiliki kesiapan kognitif untuk memberikan pembelajaran yang terbaik bagi anak didiknya. Karena itu diperlukan persiapan dan pemahaman desain pembelajaran yang baik oleh para guru PAUD. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mensosialisasikan mengenai desain pembelajaran pendidikan anak usia dini (PAUD) di Fatule’u. Metode yang digunakan adalah FGD (Focus Group Discution) dengan berdiskusi bersama para guru PAUD mengenai desain pembelajaran pendidikan anak usia dini (PAUD) Fatule’u. Data dikumpulkan dari guru-guru PAUD di Fatule’u, kemudian analisis data lakukan secara reduktif untuk menyimpulkan keseluruhan kegiatan. Hasil dari kegiatan PKM tersebut adalah guru-guru PAUD telah dilatih dan diajarkan mengenai desain Pembelajaran materi PAUD, Signifikansi RPPM dan RPPH dan Unsur-Unsur Desain Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sehingga menambah pengetahuan kognitifnya dan semakin siap menangani anak-anak dalam dunia pendidikan maupun pelayanan gerejawi.
Pemberdayaan Istri Nelayan Ujung Lero Dalam Mengolah Produk Home Industry Berbahan Dasar Ikan
Muhammad Kamal Zubair;
Syahriyah Semaun
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59395/altifani.v3i3.391
Tujuan utama kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program ilmu pengetahuan bagi masyarakat dengan metode dampingan yaitu ABCD ini adalah Aset untuk: 1) Meningkatkan pemenuhan taraf kesejahteraan masyarakat pesisir terkait dengan keberadaan hasil tangkapan ikan yang diharapkan mampu menopang kehidupan anggota kelompok. 2) Meningkatkan penciptaan lapangan pekerjaan baru, ditinjau dari segi pelaksanaannya dapat menyerapan tenaga kerja lebih meluas dan diorganisir sesuai kesepakatan dan ketentuan bersama. 3) Meningkatkan kemampuan bekerjasama dalam kelompok, Kelompok Wanita Nelayan atau istri nelayan yang di dalamnya tergabung komunitas wanita nelayan. Pelaksanaan program dikemas dalam 3 (tiga) tahapan yakni: 1) Pemetaan aset individu, 2) Aset fisik dan sumber daya alam, dan 3) Produksi asset. Hasil kegiatan menunjukkan wanita nelayan atau istri nelayan dapat memahami dengan jelas materi pelatihan pengolahan ikan yang dapat menghasilkan beragam jenis olahan produk yang berbahan dasar ikan.
Pengolahan Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Sebagai Minuman Kaya Antioksidan Dan Pewarna Alami Makanan
Hary Widjajanti;
Nita Aminasih;
Muharni Muharni;
Arwinsyah Arwinsyah
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59395/altifani.v3i3.399
Bunga telang (Clitoria ternatea) semakin populer di Indonesia sebagai bunga yang memberikan banyak manfaat kesehatan. Pemanfaatan tanaman bunga telang (Clitoria ternatea) sangat berguna untuk peningkatan kesehatan manusia karena bunga telang memiliki beberapa potensi farmakologis sebagai antioksidan, anti mikroba, anti depresan, antelmintik, anti kanker dan anti diabetes. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Desa Pulau Semambu Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan meliputi demonstrasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Demonstrasi dan pelatihan pembuatan teh celup bunga telang dan penggunaan bunga telang sebagai pewarna alami berbagai makanan telah dilaksanakan dan dapat diterima dengan baik oleh khalayak sasaran yang terdiri atas ibu-ibu remaja putri. Kegiatan evaluasi dirancang dengan mewajibkan khalayak sasaran yang mewakili 6 (enam) dusun yang ada untuk membuat teh celup bunga telang dan menggunakan bunga telang sebagai pewarna alami makanan yang kemudian akan dinilai dan diberi penghargaan sesuai dengan hasil yang dibuat. Kegiatan penyuluhan Pengolahan bunga telang (Clitoria ternatea) sebagai minuman kaya antioksidan dan pewarna alami makanan telah memberikan pengetahuan dan ketrampilan baru bagi masyarakat Desa Pulau Semambu yang diharapkan dapat memberikan alternatif usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Masyarakat Desa Pulau Semambu kecamatan Indralaya Utara memberikan respon positif dan partisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Pelatihan Desain Katalog Produk Sebagai Media Promosi Pada UMKM Warga Panjibuwono Bekasi
Supriyadi Supriyadi;
Indah Suryani;
Ade Christian;
Ibnu Rusdi
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59395/altifani.v3i3.403
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan urat nadi perekonomian daerah dan nasional. Secara umum UMKM dalam perekonomian nasional memiliki peran sebagai pemeran utama dalam kegiatan ekonomi. SDM merupakan subyek dan sekaligus obyek pembangunan, mencakup seluruh siklus kehidupan manusia, sejak kandungan hingga akhir hayat. Oleh kerena itu pembangunan kualitas manusia harus menjadi perhatian penting. Berdasarkan kebutuhan tersebut diatas, maka perlu adanya suatu upaya untuk memberikan solusi alternatif yang mampu meningkatkan produktifitas dimasa pasca pandemi bagi UMKM warga Panjibuwono Bekasi sebagai masyarakat mitra. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat ini akan dilaksanakan di Panjibuwono City No. 12A Desa Kedung Pengawas, Babelan, Kabupaten Bekasi. Penggunaan aplikasi ini dapat meningkatkan kreativitas dalam membuat desain poster, presentasi, dan konten visual lainnya. Dalam melakukan desain, software ini menyediakan beragam tools yang dapat digunakan sebagai ilustrasi konten, sehingga dapat langsung digunakan, jenis huruf dalam menunjang kreativitas dalam membuat desain. dari materi desain katalog menggunakan software photoshop yang telah diberikan, sehingga nantinya pada masa pasca pandemi ini dapat menambah penghasilan sehari-hari bagi penjualan produk mitra tersebut.
Cegah Balita Dari Stunting Melalui Edukasi Isi Piringku Di Posyandu Cempaka Kabupatten Barru
St.Hasriani;
Wilda Rezki Pratiwi;
Asnuddin Asnuddin
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59395/altifani.v3i3.404
Stunting masih menjadi permasalahan gizi di Indonesia yang merupakan gangguan pertumbuhan linier disebabkan kurang gizi yang berlangsung kronis. Pengetahuan ibu mengenai gizi akan berpengaruh terhadap hidangan dan mutu makanan yang disajikan. Gizi yang optimal sangat penting untuk pertumbuhan, perkembangan fisik dan kecerdasan anak. Salah satu upaya pemenuhan gizi seimbang adalah menggunakan porsi makan “Isi Piringku”. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang konsep isi piringku dan stunting. Metode kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan menggunakan metode ceramah dengan menggunakan media slide power point yang berisi penjelasan mengenai konsep isi piringku dan Stunting. Hasil pengabdian masyarakat dilihat dari pre dan post test pengetahuan ibu mengenai isi piringku dan stunting pada balita mengalami peningkatan. Kesimpulan, ibu balita menjadi paham tentang pentingnya pemenuhan gizi pada balita agar kejadian stunting dapat dicegah sejak awal.
Pelatihan Melukis Helm Sebagai Metode Penerapan Menggambar Pada Bidang 3 Dimensi Untuk Lulusan SMA
Ali Ramadhan;
Ikhsan Luthfi Rivaldin;
Joshua Roniek
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59395/altifani.v3i3.405
Helm sebagai salah satu alat yang berfngsi sebagai pelindung kepala. Helm telah mengalami berbagi perkembangan sampai dengan saat ini. Dengan adanya perkembangan yang dimiliki, helm secara langsung telah menjadi berkembang menjadi suatu bidang yang dapat dimanfaatkan untuk menggambar. Sebagai suatu bidang, helm dikenal sebagai bidang tiga dimensi karena terdapat panajang, lebar dan tinggi. Selain sebagai bidang menggambar, helm dapat juga dikembangkan sebagai media untuk melukis dengan peralatan yang sederhana. Dengan menggunakan metode pelatihan melukis helm. kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dapat menjadi salah satu metode dalam mengenalkan teknik dalam memanfaatkan helm sebagai bidang menggambar dan melukis. Helm dapat dimanfaatkan sebagai bidang untuk menggambar. Dengan menerapkan teknik multiline perspektif pada media kertas dapat membantu menghasilkan gambar untuk bidang yang melengkung. Dengan pewarnaan dan pengeringan serta merekatkan warna maka helm yang dilukis dapat menjadi bidang untuk menghasilkan karya lukis.
Pelatihan Public Speaking Untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Guru Dan Siswa/I SMK Telkom Bandung
Tita Melia Milyane;
Lusy Mukhlisiana;
Aditya Ali
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59395/altifani.v3i3.406
Public speaking adalah kemampuan yang dimiliki seseorang dalam menyampaikan atau mempresentasikan suatu topik di depan umum. Poin terpenting dari keahlian public speaking adalah bagaimana seseorang tersebut dapat berbicara dengan baik dan terstruktur sehingga gagasan yang ingin disampaikan dapat dengan mudah dipahami oleh banyak orang. Terlebih bagi guru, menyampaikan materi, berdialog dengan masyarakat, presentasi di depan organisasi profesi, menjadi fasilitator dalam forum-forum yang melibatkan peserta yang beragam, tentunya keterampilan berbicara menjadi hal yang fundamental. Begitu pun juga dengan siswa, khususnya siswa SMK Telkom Bandung. Dalam hal ini secara khusus guru dan siswa membutuhkan pelatihan yang dapat membantu mereka meningkatkan keterampilan public speaking mulai dari persiapan, menyusun pesan yang baik agar dapat diterima dan mendapat feed back yang baik pula, hingga bagaimana mengelola publik agar berhasil dengan efektif. Oleh karena itu, tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Telkom ingin sepenuhnya mendukung guru dan siswa/i di SMK Telkom Bandung agar dapat meningkatkan kemampuan public speaking yang akan bermanfaat dalam tugas keseharian mereka serta dapat mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja bagi siswa/i. Dengan mengikuti program pelatihan pada kurun waktu yang telah ditetapkan, masyarakat sasar akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan khusus dalam mengembangkan keterampilan public speaking. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan public speaking kepada Siswa SMK melalui pemaparan teori dan praktek selama empat minggu di Bulan Desember 2022. Tujuan dari kegiatan ini adalah menciptakan dan mengembangkan keterampilan berbicara siswa SMK agar dapat menyampaikan gagasan, melatih kepercayaan diri dan melatih jiwa kepemimpinan yang akan berdampak baik sebagai persiapan memasuki dunia kerja. Hasil dari kegiatan ini adalah timbulnya keberanian para siswa untuk berbicara di depan public dan mampu melakukan presentasi dengan baik.