cover
Contact Name
Edi Sutoyo
Contact Email
redaksi@altifani.org
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi@altifani.org
Editorial Address
Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia) Jl. Pasar Atas No 3, Kompleks Setramas Kota Cimahi, Bandung http://idscience.id/
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27746240     DOI : https://doi.org/10.25008/altifani
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat adalah publikasi dalam bentuk artikel pengabdian kepada masyarakat. Altifani diterbitkan tiga kali dalam satu tahun, Januari, Mei dan September, mencakup pengembangan dan penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi hasil penerapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk, model, konsep dan atau implementasi pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat pada pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal ini diterbitkan oleh Penerbit Jurnal Ilmiah Indonesia setelah melalui peer-reviewed oleh para sejawat di bidangnya yang meliputi tetapi tidak terbatas pada hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu-ilmu sosial-humaniora dan ilmu-ilmu eksakta. Sebagai sebuah terbitan berkala ilmiah, Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat menggunakan peer-reviewer dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta terakreditasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 609 Documents
Sosialisasi Budidaya Tanaman Tarum (Indigofera) Di Lahan Kering Pada Kelompok Tani Bilubahan Desa Tapenpah Kecamatan Insana Magdalena Sunarty Pareira; Kristina Irnasari Naikofi; Maria Angelina Tuas; Maria Selfiana Pasi
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i3.411

Abstract

Tarum (Indigofera ) is a plant that has high commodity value. It can produce a naturally blue color because it contains indican glycosides which are oxidized to indigo (alkaloid compounds). Tarum is included in the Fabaceae family, belonging to a leguminous tree species that has purple flower colors, used as a natural blue dye which is the result of extracting its leaves. This plant is easy to cultivate in dry land because it can improve soil fertility and increase the productivity of dry land. The cultivation of tarum plants is still relatively low, especially on dry land, due to the lack of knowledge of the local community about the potential and methods of cultivating tarum. In addition, tarum can be used as animal feed, tarum leaves are used as forage for animal feed because they contain high protein and nutrients for livestock, and are resistant to drought and disease. This socialization was done in the Bilubahan farmer group in Tapenpah Village, Insana District, North Central Timor Regency. The method used is counseling and the provision of educational materials that are easily accessible to the community of farmer groups, to increase knowledge, and skills and improve productivity and welfare of the community on dry land regarding tarum cultivation. The socialization was attended by the group leader and members of the Bilubahan farmer group, totaling 25 people, this activity went well and smoothly, and the result was that the community was interested and willing to do tarum cultivation. Keywords: Socialization, education, Tarum
Edukasi Kecacingan Pada Siswa Sekolah Dasar Benteng Sanrobone di Kabupaten Takalar Syamsuar Manyullei; Grace Glory Girikallo; Mustika Bakri; Vivi Sri Saputri
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i3.413

Abstract

Kecacingan merupakan masuknya satu atau lebih cacing parasit usus yang terdiri dari golongan nematoda usus pada manusia. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi cacing kelompok Soil Transmitted Helminth (STH) yaitu kelompok cacing yang siklus hidupnya melalui tanah yang merupakan penyakit tersembunyi (silent disease)Kecacingan yang ditularkan pada siswa SD dipengaruhi faktor pengetahuan terkait kebersihan diri dan lingkungan. Faktor kebersihan diri meliputi kebiasaan membeli jajan yang tidak memiliki tutup, tidak mencuci tangan sebelum makan, setelah makan, setelah bermain dah setelah berolahraga.  Tujuan pengabdian ini adalah sebagai upaya dalam memberikan edukasi kepada anak SD Benteng Sanrobone agar dapat melakukan pencegahan terhadap infeksi kecacingan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahpan yaitu tahapan persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa 5 pernyataan yang menjadi parameter untuk mengukur tingkat pengetahuan siswa SD Benteng Sanrobone tentang infeksi kecacingan, pre test dijawab benar paling tinggi pada pernyataan nomor 3 dengan jumlah 33 orang (91,7%), dan setelah dilakukan penyuluhan terjadi peningkatan dengan jumlah 35 orang (97,2%).Evaluasi penyuluhan kecacingan dengan menggunakan kuesioner pre – post test dengan menggunakan teknik analisis data Uji Wilcoxon yang diperoleh nilai p – value 0,001 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan. Oleh karena itu, Pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi kejadian infeksi kecacingan pada anak dimulai dengan peningkatan pengetahuan terkait pola penerapan hidup bersih dan sehat.
Digital Marketing Communication dalam Promosi Industri Ekonomi Kreatif Pariwisata Moch. Armien Syifaa Sutarjo; Anisa Diniati; Sri Dewi Setiawati
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i3.417

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital memaksa semua pihak beradaptasi dan berinovasi, tidak terkecuali para pelaku ekonomi kreatif. Hadirnya berbagai platform digital, memberikan ruang bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk mempromosikan dan memasarkan hasil karyanya. Namun, berkomunikasi untuk dapat menarik perhatian dan mempersuasi audiens melalui media digital tidaklah mudah. Setidaknya diperlukan kemampuan Public Speaking yang baik serta keterampilan dalam hal Digital PR dan Marketing Communication. Kita tidak bisa menganggap bahwa teknik berbicara sederhana akan bisa membuat seseorang mampu mempengaruhi, menguasai atau bahkan mempersuasi orang lain untuk dapat memberikan perhatiannya kepada produk yang sedang dipasarkan. Kami sebagai tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Telkom mendukung para pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Bandung agar dapat melakukan kegiatan pemasaran secara digital, di mana mereka dalam keseharaiannya harus menyampaikan pesan agar sampai kepada konsumen. Dengan mengikuti program pelatihan pada kurun waktu tertentu, masyarakat sasar akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan khusus dalam mengembangkan keterampilan komunikasi pemasaran mereka.
Sosialisasi Penggunaan Aplikasi InaRISK Personal Kepada Siswa Sekolah Menengah Atas Dalam Upaya Mewujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kota Jayapura Bangkit Sudrajad; Daniel Napitupulu; Abdul Rhofiq
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i3.423

Abstract

Di awal tahun 2023 wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya mengalami fenomena gempa bumi dengan seismistas yang tinggi secara terus menerus sepanjang Bulan Januari-Februari 2023. Bahkan beberapa tahun belakangan wilayah Jayapura dan sekitarnya juga mengalami bencana banjir, longsor, dan banjir bandang yang cukup parah. Kejadian-kejadian bencana alam tersebut menimbulkan dampak kerugian secara materil, korban jiwa, dan kepanikan masyarakat di Kota Jayapura. Pendidikan kebencanaan di lingkungan sekolah merupakan salah satu upaya mitigasi bencana alam secara berkesinambungan dan berkelanjutan di Kota Jayapura. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan kegiatan pengabdian berupa sosialisasi penggunaan Aplikasi InaRISK Personal kepada siswa SMA YPPK Teruna Bakti Waena, Jayapura dalam upaya mewujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kota Jayapura. Hal ini dilakukan guna memberikan referensi pengetahuan tentang penggunaan Aplikasi InaRISK Personal sebagai media edukasi pendidikan kebencanaan alam di sekolah menengah atas agar dapat terwujud satuan pendidikan aman bencana alam (SPAB) di Kota Jayapura. Dari hasil analisis data angket uji respon siswa terhadap kegiatan sosialisasi penggunaan aplikasi InaRISK di SMA YPPK Teruna Bakti diperoleh peningkatan (gain) pengetahuan tentang Aplikasi InaRISK Personal sebesar 73,21% dengan kualitas peningkatan kategori tinggi.
Pengaplikasian Media Pembelajaran Internet Melalui Quiz Digital Untuk Tenaga Pengajar Di Bimbel Gama UI Duren Tiga Jakarta Ninta Sri Ulina; Isroyati Isroyati; Ayi Ahmad Maulana
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i3.437

Abstract

Aspek pengetahuan dan keterampilan merupakan hal yang saling berelasi. Siswa sebagai salah satu subjek proses perkembangan dan konstruksi ilmu pengetahuan melalui pembelajaran. Pembelajaran yang sedang berkembang di era ini salah satunya ialah Pembelajaran 5M (mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mengomunikasikan) berbasis kompetensi kurikulum 2013 yang dapat bersinergi dengan model pembelajaran Learning Cycle dan diharapkan sesuai dengan pembelajaran sains seperti Fisika. Pembelajaran ini menganut sistem student centre yang memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada peserta didik. Namun konsepsi pengetahuan yang dikembangkan juga perlu diikutsertai dengan perkembangan psikomotor peserta didik yaitu keterampilan. Hal ini dapat diatasi dengan penggunaan sarana/media yang tepat. Melalui penelitian ini, akan dikembangkan salah satu media berbasis teknologi yakni KAHOOT! Game yang memberikan petunjuk dan pengalaman keterampilan yang lebih interaktif.
Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi di Desa Kassiloe Menggunakan Minyak Jelantah Sarmilasari To Kau; Fatin Salsabila Putri Yuki; Kris Adi Nugraha; Princess Stefany Jip; Anastasya Elma Panggo; Tiara Maharani Nur HNA; Nurzakiah Nurzakiah
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i3.425

Abstract

Minyak jelantah adalah minyak goreng yang telah digunakan berkali-kali untuk menggoreng makanan. Penggunaan minyak jelantah tersebut secara berulang-ulang dapat membahayakan kesehatan dan membuang minyak jelantah secara sembarangan dapat berdampak negatif terhadap lingkungan. Permasalahan ini ditemukan di Desa Kassiloe, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Tujuan dari pegabdian masyarakat ini yaitu memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat terkait bahaya minyak goreng bekas dan pemanfaatan limbah tersebut. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu ceramah, demonstrasi serta tanya jawab. Evaluasi pelatihan ini dengan cara membagikan angket berupa pre-test dan post-test yang dibagikan sebelum dan setelah pelatihan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa dari hasil analisis Wilcoxon untuk penyuluhan dan pelatihan terkait pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah diperoleh p-value 0,000 < 0,050 yang berarti ada pengaruh signifikan terhadap pengetahuan masyarakat di Desa Kassiloe. Kegiatan pelatihan ini telah diikuti dengan baik oleh masyarakat yang ikut dalam kegiatan pengabdian. Masyarakat diharapkan dapat menggunakan keterampilan ini untuk membuat lilin aromaterapi, sehingga dapat meningkatkan sosial ekonomi di Desa Kassiloe dan mengurangi limbah minyak jelantah.
PKM Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Jiwa Remaja di Era Globalisasi Costarin Enopadria; Erma Erfiana; Putri Amelia Lestari
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i3.428

Abstract

Mental health problem dapat muncul dari berbagai aspek, seperti emosi, perilaku, atensi, serta regulasi diri. Remaja mengalami peningkatan masalah emosional seperti cemas, depresi, dan marah, masalah perilaku, hiperaktif, dan masalah hubungan teman sebaya, tetapi mengalami  penurunan prososial dan emosi positif selama pandemi COVID-19. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan jiwa remaja di Era Globalisasi di SMAN 1 Sitiung sumatera barat. Metode pengabdian ini yaitu penyuluhan kesehatan pada remaja. Hasil pengabdian kepada masyarakat Sebagian besar 85% siswa datang mengahadiri penyuluhan. Sebanyak  (80%) siswa peserta mengalami peningkatan pengetahuan tentang kesehatan mental remaja. Semua materi disampaikan oleh tim pengabdian. Semua materi tersebut dapat disampaikan oleh tim pengabdi dengan waktu yang sudah ditentukan. Sebanyak 75% peserta menguasai materi yang sudah di sampaikan oleh pemateri.
Peningkatan Fungsi Kognitif Lansia Melalui Terapi Aktivitas Kognitif Freny Ravika Mbaloto; Estelle Lilian Mua; Robi Adikari Sekeon; Denny Susanto; Ida Yanriatuti; Sabarulin Tarigan; Ni Luh Emilia
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): Juli 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i4.440

Abstract

Abstract: In general, the older a person is, the more susceptible they are to experiencing a decline in function, including cognitive function. The condition that often occurs in the elderly is a decrease in the ability to remember so that they often forget easily. Reduced cognitive function in the elderly is an early manifestation of dementia. Decreasing cognitive function in the elderly causes an increase in cognitive function disorders such as dementia which affects the ability to meet daily needs and a high degree of dependence on others. The elderly can fill their declining cognitive abilities by optimizing themselves through cognitive activities. Based on this, community service has been carried out targeting the elderly at PWST Tresno Mukti Turen. Through community service it is hoped that it can improve the cognitive function of the elderly. The implementation of this community service uses the method of assessment, observation, interviews, demonstrations. During the therapy, the elderly seemed enthusiastic about participating in all the activities. Cognitive therapy is effective in improving the cognitive function of the elderly if it is carried out routinely and scheduled in the daily activities of the elderly Abstrak: Pada umumnya semakin bertambah usia seseorang maka semakin rentan mengalami penurunan fungsi termasuk fungsi kognitif. Keadaan yang kerapkali terjadi pada lansia adalah menurunnya kemampuan mengingat sehingga sering akan mudah lupa. Berkurangnya fungsi kognitif pada lansia merupakan manifestasi awal demensia. Penurunan fungsi kognitif pada lansia menyebabkan peningkatan gangguan fungsi kognitif seperti demensia yang berdampak terhadap kemampuan memenuhi kebutuhan sehari-hari dan tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap orang lain. Lansia dapat mengisi kemampuan kognitif mereka yang menurun dengan mengoptimalkan diri mereka sendiri melalui aktivitas kognisi. Berdasarkan hal tersebut telah dilakukan pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran lansia di PWST Tresno Mukti Turen. Melalui pengabdian kepada masyarakat diharapkan dapat meningkatkan fungsi kogntif lansia. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pengkajian, observasi, wawancara, demonstrasi. Saat terapi berlangsung, para lansia tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Terapi kognitif efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif lansia jika dilaksanakan rutin dan dijadwalkan dalam aktivitas keseharian lansia
Edukasi Pengelolaan Dan Penggunaan Obat Dan Herbal Bagi Masyarakat Di Desa Maku Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah Magfirah Magfirah; Indah Kurnia Utami; Sitti Aisyah Marzuki
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): Juli 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i4.443

Abstract

Perilaku penggunaan obat dan obat herbal yang tidak tepat sangat berdampak pada keberhasilan terapi dan munculnya reaksi yang tidak diinginkan dari pengobatan. Ketidaktepatan prilaku masyarakat ini bisa terjadi karena minimnya pengetahuan masyarakat mengenai informasi obat. Usaha untuk meningkatkan pengetahuan adalah dengan memberikan edukasi. Permasalah prioritas masyarakat desa Maku yaitu kesalahan pengobatan yang sering terjadi pada kalangan masyarakat akibat kurangnya informasi tentang penggunaan obat dan herbal  yang baik dan benar, sehingga salah satu upaya yang dilakukan dalam tridarma perguruan tinggi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Edukasi Pengelolaan dan Penggunaan Obat dan Herbal bagi masyarakat di Desa Maku yaitu dengan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dengan memberikan materi presentasi dan diskusi tentang  Pengelolaan dan Penggunaan Obat dan Herbal di Desa Maku dengan menggunakan metode ceramah dan membagi leaflet  kemudian di lanjutkan dengan tanya jawab. Untuk menilai tingkat kepuasan  masyarakat terkait dengan materi yang disampaikan, pemateri membagikan kuisioner yang berisi instrument penilaian terkait keberhasilan kegiatan dan diisi oleh masyarakat. Hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat memberikan  peningkatan pada kategori baik yang sebelumnya 8% menjadi 80 %dan respon persen kepuasan rata –rata puas yaitu  89.16 -  90.83%.
Efektivitas Senam Hipertensi dan Pembagian Leaflet terhadap Perubahan Tekanan Darah dan Pengetahuan Masyarakat di Kelurahan Labakkang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Tahun 2023 Maulya Disti Misbach; Fadhilah Nur Adhika; Syamsuar Manyullei; Alya Puspita Domi Pasombo; Dinda Nur Maharani; Salsabila Aulia Faizal; Ahmad Abdillah Fatta
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): Juli 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i4.421

Abstract

Hipertensi merupakan gangguan pada sistem peredaran darah yang menyebabkan kenaikan tekanan darah diatas nilai normal. Hipertensi yang tidak teratasi, dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya diantaranya kondisi payah jantung, dimana kondisi jantung yang tidak lagi mampu memompa darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat di Kelurahan Labakkang dalam mengenali gejala hipertensi, penanganannya serta upaya pencegahannya.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif pre-experimental dengan desain one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data berupa pengisian kuesioner terkait penyakit dan senam hipertensi. Data yang diperoleh dari pengisian kuesioner selanjutnya dianalisis dengan menggunakan program SPSS dan data disajikan secara deskriptif dengan bantuan tabel statistik. Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan ditemukan bahwa rata-rata skor pengetahuan responden sebelum dan sesudah penyuluhan menigkat sebesar 40,42% yaitu 62.67 sebelum penyuluhan dan meningkat menjadi 88.00 setelah penyuluhan. Berdasarkan uji Wilcoxon didapatkan nilai p-value (0.000) < 0.05, maka Ho ditolak. Dari data yang didapatkan dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya pengaruh peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap pembagian leaflet dan kegiatan senam yang dilakukan.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): September 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juli 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Mei 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Maret 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2024): November 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2024): September 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): Juli 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Mei 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Maret 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2023): November 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2023): September 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): Juli 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Maret 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Januari 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2022): November 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2022): September 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2022): Juli 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Mei 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Maret 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Januari 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2021): Oktober 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2021): Juli 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): April 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Januari 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat More Issue