cover
Contact Name
Mikson M. D. Nalle
Contact Email
danierni@yahoo.co.id
Phone
+6281353820540
Journal Mail Official
jvip@politanikoe.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes Kupang. Kotak Pos 1152, Kupang 85011 Telp. 0380-881600 » Tel / fax : 081353820540 / 0380-881601
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP)
ISSN : -     EISSN : 27454363     DOI : -
Core Subject : Agriculture, Social,
JVIP adalah jurnal peer review, jurnal ini menerbitkan artikel berkualitas tinggi dalam ilmu akuatik dan perikanan pada umumnya. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempublikasikan dan menyebarluaskan temuan penelitian saat ini atau yang baru, dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan perikanan dan ilmu perairan dalam beberapa topik, tetapi tidak terbatas pada: Perikanan (Akuakultur, Perikanan Tangkap, Pengolahan Ikan dan Sosial Ekonomi Perikanan) Ekologi Akuatik (Air Tawar, Laut, dan Air Payau) Biologi Akuatik (Ikan, Moluska, Crustacea, Plankton, Terumbu Karang) Ilmu Kelautan
Articles 124 Documents
Perbandingan Pertumbuhan Dan Kualitas Rumput Laut (Kappaphycus striatum) Dengan Penerapan Metode Budidaya Keramba POD Dan Metode Longline Di Desa Huilelot Pulau Semau Nusa Tenggara Timur Sindrang, Indriyani Kaolang; Salosso, Yuliana; Turupadang, Welem Linggi
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 6, No 2 (2025): April 2026 (In progress)
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v6i2.7561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pertumbuhan dan kualitas rumput laut Kappaphycus striatum yang dibudidayakan menggunakan dua metode berbeda, yaitu keramba Portable Offshore Device (POD) dan longline, di perairan Batuhopon, Desa Huilelot, Pulau Semau, Kabupaten Kupang. Perbedaan metode budidaya diduga berpengaruh terhadap laju pertumbuhan biomassa, insidensi penyakit ice–ice, serta kondisi kualitas lingkungan selama pemeliharaan. Penelitian dilaksanakan selama 45 hari menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 30 titik sampel, masing-masing metode terdiri atas 15 titik dengan berat bibit awal 100 gram. Parameter yang diamati meliputi laju pertumbuhan rata-rata, laju pertumbuhan spesifik (SGR), pertumbuhan berat mutlak, insidensi penyakit ice–ice, serta kualitas air (suhu, salinitas, pH, kedalaman, kecerahan, dan kecepatan arus). Analisis data dilakukan menggunakan uji t independen untuk mengetahui perbedaan signifikan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode longline memberikan pertumbuhan biomassa yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan keramba POD. Nilai pertumbuhan rata-rata harian dan pertumbuhan mutlak pada longline meningkat konsisten hingga akhir pengamatan, sedangkan pada metode POD mengalami penurunan tajam mulai minggu ke-5. SGR pada longline juga lebih tinggi dan stabil, sementara metode POD menunjukkan penurunan hingga bernilai negatif pada minggu akhir. Selain itu, insidensi penyakit ice–ice pada metode POD jauh lebih tinggi dibandingkan longline, terutama pada minggu ke-6. Kondisi ini terkait dengan sirkulasi air yang kurang optimal, shading antar thallus, dan fluktuasi kualitas air yang lebih besar pada keramba POD. Secara keseluruhan, metode longline terbukti lebih efektif untuk budidaya K. striatum karena mampu menghasilkan pertumbuhan yang optimal, menekan risiko penyakit, serta memberikan kondisi lingkungan yang lebih mendukung. Temuan ini dapat menjadi acuan dalam pengembangan budidaya rumput laut yang lebih efisien dan berkelanjutan.Kata kunci : K. striatum, keramba POD dan longline, pertumbuhan spesifik (SGR), berat mutlak, insidensi ice–ice, kualitas air.
Efektivitas Tepung Spirulina platensis sebagai Suplemen Pakan Benih Ikan Nila Salin (Oreochromis niloticus) Hutauruk, Raynaldo Parulian; Putri, Dwi Septiani; Miranti, Shavika; Sugianto, Deni
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 6, No 2 (2025): April 2026 (In progress)
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v6i2.7498

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan komoditas perikanan budidaya dengan potensi besar di Indonesia. Peningkatan pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila salin melalui pakan yang efisien dan berkelanjutan menjadi aspek penting dalam budidaya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan tepung Spirulina platensis dalam pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila salin, serta menentukan dosis paling efektif. Penelitian menggunakan benih ikan nila salin berbobot awal 3–4 g/ekor, yang dipelihara selama 60 hari dengan padat tebar 10 ekor/wadah. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu pakan tanpa spirulina (kontrol), serta penambahan spirulina sebanyak 40 g/kg, 60 g/kg, dan 80 g/kg pakan. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan, dan kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis 40 g/kg pakan memberikan hasil terbaik dengan pertumbuhan bobot mutlak 26,26 ± 2,93 g (p<0,05), laju pertumbuhan spesifik 3,40 ± 0,17% (p<0,05), rasio konversi pakan 1,40 ± 0,10 (p<0,05), dan kelangsungan hidup 96,67 ± 5,77% (p>0,05). Penambahan Spirulina platensis  pada pakan terbukti memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan benih ikan nila salin, dengan hasil terbaik pada dosis 40g/kg pakan, namun tidak memberikan pengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup.Kata kunci : Ikan nila salin, kelangsungan hidup, pakan, pertumbuhan, Spirulina platensis
Suplementasi Kombucha melalui Penyemprotan Pakan pada Pembesaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Krettiawan, Hary; Syofriani, Syofriani; Ulfauza, Ulfauza; Nazar, Fitrina; Mesenu, Mesenu; Yernawilis, Yernawilis; Ridwan, Ridwan; Soenarto, Soenarto
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 6, No 2 (2025): April 2026 (In progress)
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v6i2.7542

Abstract

Penggunaan aditif pakan alami berbasis postbiotik seperti kombucha semakin diminati dalam akuakultur berkelanjutan sebagai alternatif antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi kombucha pada pakan komersial terhadap pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus) pada fase pembesaran awal menggunakan metode penyemprotan. Benih ikan nila (bobot awal 2,09 ± 0,72 g) dipelihara selama 40 hari dan diberi pakan komersial (30% protein kasar) yang disemprot dengan kombucha pada empat perlakuan: A (kontrol, 0 mL/kg), B (1 semprotan pada 37,5 gram pakan atau setara 10,0 mL/kg), C (2 semprotan pada 37,5 gram pakan atau setara, 19,9 mL/kg), dan D (3 semprotan pada 37,5 gram pakan atau setara 29,9 mL/kg). Hasil menunjukkan bahwa suplementasi kombucha berpengaruh nyata terhadap bobot akhir dan panjang total ikan (P < 0,05). Perlakuan C (19,9 mL/kg) menghasilkan performa pertumbuhan tertinggi: bobot akhir 14,23 ± 3,31 g dan panjang total 9,50 ± 0,73 cm, masing-masing 58% lebih berat dan 23% lebih panjang dibanding kontrol (perlakuan A). Hasil uji Duncan menunjukkan bahwa perlakuan C berbeda nyata dari kontrol (P < 0,05) dan merupakan dosis optimal, sedangkan dosis lebih tinggi (perlakuan D: 29,9 mL/kg) menunjukkan penurunan efektivitas, mengindikasikan efek hormesis. Kualitas air selama percobaan tetap stabil dan optimal. Survival rate 100% di seluruh perlakuan mengindikasikan bahwa perbedaan performa pertumbuhan yang diamati berasal dari perlakuan, bukan dipengaruhi oleh variabel lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan pemberian 19,9 mL kombucha per kg pakan (2 semprotan) sebagai strategi praktis, aman, dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan nila.Kata kunci: Oreochromis niloticus, kombucha, postbiotik, pertumbuhan, dosis optimal, metode penyemprotan
Efektivitas Penambahan Madu Kefa dalam pakan Terhadap Pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) Simanjuntak, Christmas Day Leni; Tobuku, Ridwan; Salosso, Yuliana
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 6, No 2 (2025): April 2026 (In progress)
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v6i2.7563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penambahan madu kefa ke dalam pakan terhadap laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan (FCR), dan kelangsungan hidup ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah: pakan 1 kg + 100 ml akuades (tanpa madu) (A), pakan 1 kg + larutan madu (10 ml madu dalam 100 ml akuades)(B), dan pakan 1 kg + larutan madu (15 ml madu dalam 100 ml akuades)(C). Pemeliharaan dilakukan selama 56 hari di Laboratorium Prodi Budidaya, Perairan Universitas Nusa Cendana, Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan madu kefa pada pakan secara signifikan meningkatkan laju pertumbuhan spesifik ikan lele sangkuriang, dengan nilai tertinggi pada perlakuan C (15 ml). Selain itu, penambahan madu kefa juga terbukti nyata meningkatkan tingkat kelangsungan hidup, dengan perlakuan C mencatat kelangsungan hidup tertinggi sebesar 91%. Namun, tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap Rasio Konversi Pakan (FCR). Nilai FCR terendah dicapai pada perlakuan C sebesar 1,53. Kondisi kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran optimal (Suhu 25-29°C dan pH 7,5-7,9). Berdasarkan hasil ini, madu kefa berpotensi sebagai suplemen pakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan lele sangkuriang.Kata kunci : Madu, Pertumbuhan, FCR, kelangsungan hidup, Ikan Lele Sangkuriang

Page 13 of 13 | Total Record : 124