cover
Contact Name
Yana Setiawan
Contact Email
yanasetiawan@upi.edu
Phone
+6285722670850
Journal Mail Official
abmas@upi.edu
Editorial Address
Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Dr. Setiabudhi No 229 Bandung 40154
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Abmas
ISSN : 14121891     EISSN : 27981436     DOI : https://doi.org/10.17509/abmas
Jurnal Abmas merupakan media publikasi pada bidang Pengabdian kepada Masyarakat yang dipublikasikan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Pendidikan Indonesia. Pertama kali terbit pada tahun 2001 dengan nomor ISSN 1412-1891 serta dengan ISSN Elektronik 2798-1436. Jurnal Abmas terbit 2 kali pada bulan Juni dan Desember. Publikasi Jurnal Abmas ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Setiap penulis yang tertarik untuk publikasi pada Jurnal Abmas, dapat mengirimkan naskah mengikuti pedoman penulisan.
Articles 124 Documents
PERMASALAHAN GURU IPA SMP MENGAJARKAN IPA TERPADU BERBASIS ETHNOSCIENCE Sjaeful Anwar
ABMAS Vol 24, No 1 (2024): Jurnal Abmas, Juni 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i1.64208

Abstract

Dengan diberlakukannya kurikulum KTSP tahun 2006, Ilmu kimia menjadi bagian dari mata pelajaran IPA yang harus diajarkan kepada siswa SMP. Pada kurikulum 2013, komposisi materi kimia pada mata pelajaran IPA semakin diperkuat. Guru IPA SMP sudah seharusnya memiliki kemampuan di empat bidang IPA, yaitu Kimia, Fisika, Biologi, dan IPBA. Akan tetapi survey lapangan yang dilakukan di wilayah kabupaten Subang menunjukkan bahwa cukup banyak guru IPA mengalami kesulitan mengajarkan IPA secara terpadu. Hal ini disebabkan oleh latar belakang pendidikan formal mereka yang kebanyakan berasal dari program studi pendidikan fisika (49%) dan biologi (49), dan hanya sedikit sekali yang berasal dari program studi pendidikan kimia (2%). Sampai saat ini IPA diajarkan secara terpisah-pisah antara IPA kimia, IPA biologi, IPA fisika, dan IPA IPBA. Hal ini yang menyebabkan ketidaksesuaian antara impelentasi dan tuntutan kurikulum, dimana IPA harus diajarkan secara terpadu. Ketidaksesuaian ini disebabkan terutama oleh tidak adanya buku ajar IPA yang disajikan dalam bentuk terpadu. Program pembinaan ini merupakan sebuah solusi bagi kelangkaan bahan ajar IPA terpadu. Pembinaan dilakukan dengan sistem blended learning, yang menggabungkan model daring dan tatap muka. Pada tatap muka diberikan paparan mengenai keterpaduan IPA dan metode pengembangan bahan ajar 4STMD. Dua kali pertemuan dilakukan secara daring untuk memberikan pembinaan progress pengembangan bahan ajar. Pelatihan dilakukan 8 jam per minggu, sehingga seluruhnya 32 jam. Hasil dari pembinaan ini menunjukkan bahwa guru-guru IPA sangat termotivasi untuk mengembangkan bahan ajar IPA terpadu berbasis etnosains, sehingga menghasilkan beberapa bahan ajar IPA terpadu.
Peran Program “Fun and Meaningful Learning” oleh Mahasiswa KKN UPI dalam Pembelajaran dengan Model Gamifikasi di SDN 02 Balewangi Wulanda Wafi; Celline Putriana Oktaviandi Syeira; Fatimah Az-Zahra
ABMAS Vol 24, No 1 (2024): Jurnal Abmas, Juni 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i1.62778

Abstract

Pendidikan menjadi salah satu bidang yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi dan ilmu pengetahuan juga semakin berkembang. Program pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh Mahasiswa UPI dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertemakan SDG’s khususnya terkait bidang pendidikan di Desa Balewangi yang termuat dalam tulisan ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran yang menyenangkan sebagai solusi supaya peserta didik tidak mudah merasa jenuh saat kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Gamifikasi merupakan pendekatan pembelajaran yang menggunakan teknik desain permainan dalam penyelesaian masalahnya. Dalam pelaksanaan program ‘Fun and Meaningful Learning’ dengan model pembelajaran gamifikasi, peserta didik menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi saat proses pembelajaran dilaksanakan
Pelatihan CAP-R (Cegah Anemia Pada Remaja) Pada Siswa SMA Untuk Mencegah Anemia Pada Remaja Cica Yulia; Muktiarni Muktiarni; Yudi Wahyudi; Alya Putri Nabila; Aynil Fadhila; Hafiz Rakinza Semana Putra; Larasari Ratu Zakira; Nida Fauziyyah Husna; Pipin Nadifah
ABMAS Vol 23, No 2 (2023): Jurnal Abmas, Desember2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v23i2.66691

Abstract

Studi Kasus Pembukaan Prodi Baru Berbasis Analisis Perencanaan Strategik Penguatan Manajemen Pendidikan Tinggi di Universitas Telkom Raskadi Raskadi
ABMAS Vol 24, No 2 (2024): Jurnal Abmas, Desember 2024 (First Online)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i1.43347

Abstract

AbstrakTujuan utama penelitian ini untuk mendapatkan gambaran mengenai perencanaan strategi pemetaan pembukaan Prodi baru berbasis penguatan manajemen pendidikan tinggi pada Perguruan Tinggi Swasta, hal ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena putus kuliah, rendahnya tingkat ketrampilan tenaga kerja dan banyaknya lulusan perguruan tinggi sebagai Pengangguran atau tidak terserap IDUKA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, studi kasus best practice perencanaan strategis di Universitas Telkom sebagai Perguruan Tinggi Swasta Vokasi di Wilayah Jabar dan Banten. Proses pengumpulan data melalui studi litelatur, studi dokumentasi, wawancara, dan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perencanaan strategik yang disusun menggambarkan pemetaan pembukaan Prodi baru hasil analisis lingkungan yang sistematik dan komprehensif dengan pendekatan analisis lingkungan Penta Helix dan Penerapan Competence Based Education (CBE) dalam Knowledge Management, dengan demikian pemetaan pembukaan prodi baru berbasis penguatan manajemen pendidikan tinggi sudah terdeskripsikan dan terproyeksikan dengan baik yang memiliki saling keterkaitan dalam pembangunan socio-economic yang mendorong knowledge-based economy untuk melakukan inovasi dan kewirausahaan melalui kolaborasi dan kerjasama yang menguntungkan di antara university, government, industry, civil society, dan social entrepreneurs. Kendala-kendala yang dihadapi dalam pemetaan pembukaan prodi baru sudah dapat teridentifikasi dengan baik yang terdeskripsikan pada hasil analisis kelemahan dan tantangan dalam proses analisis lingkungan internal dan eksternal yang kemudian dirumuskan strategi untuk mengatasinya dengan memanfaatkan kajian analisis kekuatan dan peluang. Formulasi model yang direkomendasikan dalam penelitian ini merupakan hipotetik tahapan sistematik yang dapat digunakan untuk melakukan pemetaan pembukaan prodi baru berbasis perencanaan strategis penguatan manajemen pendidikan tinggi di Perguruan Tinggi Swasta. Kata Kunci: Perencanaan Strategik, Pemetaan Pembukaan Program Studi, Manajemen Pendidikan Tinggi
Pelatihan Bahasa Perancis Pariwisata bagi Pegawai Hotel dan Restoran di Bali Racmadhany, Ariessa; Sunendar, Dadang; Mulyadi, Yadi; Sopiawati, Iis; Widawati, Rika
ABMAS Vol 24, No 2 (2024): Jurnal Abmas, Desember 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.77176

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilandasi oleh keterbatasan kemampuan bahasa asing selain bahasa Inggris yaitu bahasa Perancis para pegawai hotel dan restoran di kabupaten Badung, Bali. Sedangkan tahun 2024 ini Menparekraf berharap Bali mampu menjaring tujuh juta wisatawan mancanegara. Wisatawan Prancis, merupakan wisatawan terbanyak ketujuh yang datang ke Bali. Berangkat dari sasaran tersebut, program pengabdian ini akan menerapkan pelatihan bahasa Perancis Pariwisata yang dapat memberikan wawasan kebahasaprancisan kepada para pegawai hotel dan restoran di Badung - Bali, sehingga akan bermuara pada peningkatan kualitas kebahasaan mereka. Pengabdian ini bertujuan untuk 1) memberikan pelatihan Bahasa Perancis Pariwisata bagi para pegawai hotel dan restoran di Badung - Bali; 2) mengadakan simulasi teknik Jeux de rôles- actes de parole. Bentuk pengabdiannya adalah berupa pelatihan teknik Jeux de rôles-actes de parole berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran Bahasa Perancis Pariwisata bagi pegawai hotel dan restoran di Badung – Bali. Selain itu dihasilkan pula buku saku Dialog Praktis Bahasa Prancis Pariwisata.
Peningkatan Kompetensi Kewirausahaan Mahasiswa Melalui GROW Coaching Model Sulastri, Sulastri; Utama, Dian H; Razati, Girang; Widjajanta, Bambang; Dirgantari, Puspo Dewi
ABMAS Vol 24, No 2 (2024): Jurnal Abmas, Desember 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.76273

Abstract

Masalah pengangguran lulusan perguruan tinggi di Indonesia menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui pendekatan strategis. Salah satu solusi yang efektif adalah menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Artikel ini membahas implementasi GROW Coaching Model sebagai pendekatan pendampingan kewirausahaan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Dengan mengintegrasikan empat tahapan utama yaitu Goal, Reality, Options, dan Will, program ini berhasil meningkatkan kompetensi kewirausahaan mahasiswa. Sebanyak 80% peserta program melaporkan mampu menyusun rencana bisnis yang terukur. Program ini juga berkontribusi pada peningkatan soft skill dan hard skill mahasiswa yang berperan penting dalam keberhasilan bisnis mereka.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU DAN SISWA KEAHLIAN BUSANA DALAM MENDESAIN BUSANA DIGITAL DENGAN IBIS PAINT X di SMK SUKAPURA TASIKMALAYA Ruhidawati, Cucu; Karmila, Mila; Katiah, Katiah; Wiana, Winwin; Sakti, Asri Wibawa
ABMAS Vol 24, No 2 (2024): Jurnal Abmas, Desember 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.75894

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari program pendampingan SMK Pusat Keunggulan yang dilaksanakan di SMK Sukapura Tasikmalaya. Guru SMK PK keahlian busana yang berada di Tasikmalaya, dilihat dari sisi pengetahuan dan keterampilan mendesaian busana secara digital masih membutuhkan penguatan dan pengembangan. Kondisi ini merupakan salah satu dasar di dalam pelaksanaan pengabdian oleh dosen Prodi Pendidikan Tata Busana FPTI UPI. Berdasarkan kondisi tersebut, program pengabdian kepada masyarakat berbasis kepakaran bidang ilmu yang diusulkan ini bertujuan untuk mewujudkan program tindak lanjut dari hasil pendampingan SMK Pusat Keunggulan (PK) keahlian busana  yang dilakukan oleh Dosen  program Prodi  Pendidikan Tata Busana FPTI UPI. Dampak dari program ini diharapkan  meningkatnya kemampuan guru dan siswa keahlian busana di SMK PK Sukapura Tasikmalaya dalam mendesain busana secara digital menggunakan program “ Ibis Paint X. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan kaji tindak atau action research, melalui beberapa langkah, diantaranya: 1)Perencanaan, pada tahap ini, tim melakukan persiapan mulai dari penyusunan proposal, mencari data, potensi, permasalahan dan koordinasi dengan SMK PK sasaran program  Dinas terkait dan DUDIKA, 2) Pelaksanaan, Pada tahap pelaksanaan dilakukan Research, Action dan Evaluasi hasil pelatihan / pendampingan sebagai bahan di dalam penyusunan Research dan Action lanjutan untuk mewujudkan SMK PK keahlian busana, 3) Monitoring dilakukan  selama proses pelaksanan pelatihan/pendampingan dan pasca kegiatan selesai. 4) Evaluasi dan 5) Tindak lanjut. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat diamati adanya peningkatan kemampuan mendesain busana secara digital khususnya dengan Ibis Paint X  pada guru dan siswa di SMK Sukapura Tasikmalaya.
BELA NEGARA UNTUK MENINGKATKAN NASIONALISME DAN KETAHANAN IDEOLOGI PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) DI MALAYSIA Sunendar, Dadang; Kasmahidayat, Yuliawan; Syaifullah, Syaifullah
ABMAS Vol 24, No 2 (2024): Jurnal Abmas, Desember 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.72660

Abstract

Kekhawatiran menyangkut Pekerja Migran Indonesia (PMI) salah satunya berkenaan dengan nasionalisme, tidak boleh terjadi penurunan nasionalisme terhadap bangsa dan negara Indonesia di mana pun kita berada. Hal yang paling krusial adalah para PMI harus memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara Indonesia, baik terhadap masalah yang terjadi di dalam negerinya maupun masalah yang menyangkut kebijakan luar negeri negaranya. Untuk mengantisipasi sedini mungkin agar jangan sampai nasionalisme para PMI tergerus oleh aktivitas mereka di luar negeri, dalam hal ini di wilayah Johor Bahru, Malaysia, maka dilaksanakan kegiatan “Penyuluhan Bela Negara untuk Meningkatkan Nasionalisme Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia”. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa terdapat beberapa upaya yang dilakukan oleh pihak terkait dalam mengembangkan nasionalisme PMI  di Johor Bahru, yakni (1) memberikan edukasi tentang hak dan kewajiban sebagai Warga Negara Indonesia, (2) memberikan layanan optimal kepada PMI salah satunya advokasi, dan (3) mengadakan pertemuan rutin untuk berbagi informasi dan pengalaman masing-masing
Motivasi Jamaah Melaui Kegiatan Bidang Keagamaan di Masjid Jami’ Al-Huda Desa Grajagan Siswanto, Adil; Sari Utami, Nuzulul Rizky
ABMAS Vol 24, No 2 (2024): Jurnal Abmas, Desember 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.67805

Abstract

Masjid merupakan tempat peribadatan bagi umat Islam, disisi lain masjid juga dapat dijadikan sebagai tempat pemberdayaan jamaah. Agar fungsi tersebut dapat tercapai maka manajemen masjid yang laksanakan harus dilakukan secara maksimal sesuai dengan unsur-unsur manajemen masjid yang meliputi Idarah, Imarah dan Ri’ayahnya. Jika ketiga unsur tersebut telah dilaksanakan dengan baik maka secara tidak langsung akan memberikan dorongan atau memotivasi jamaah untuk datang ke masjid. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah mendiskripsikan bagaimana penerapan manajemen masjid dalam memotivasi jamaah melalui kegiatan bidang ilmu keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pelaksanaan manajemen masjid Jami’ Al-Huda Desa Grajagan telah dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan fungsi-fungsi manajemen yang terdiri dari planning, organizing, actuating, dan controlling. Dari kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh masjid Jami’ Al-Huda memberikan dampak positif baik bagi kemakmuran masjid ditandai dengan semakin bertambahnya jamaah yang berpartisipasi dalam kegiatan maupun dalam hal pendanaan. Dampak yang didapatkan oleh jamaah tentunya kenyamanan ketika beribadah dan tambahan ilmu dengan diadakannya kegiatan yang bersifat keilmuan. Bahwa dari setiap kendala yang mempengaruhi jalannya kegiatan terdapat strategi dalam mengatasi kendala tersebut.
Pengentasan Buta Aksara Melalui Metode Arisan Baca Indung Bagi Ibu Rumah Tangga di Garut Hardini, Tri Indri; Sunendar, Dadang; Nurwahidah, Lina Siti; Puspita, Ghariza Putri; Hidayani, Silva Tresna
ABMAS Vol 24, No 2 (2024): Jurnal Abmas, Desember 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.75587

Abstract

Abstract: One of the fundamental steps to improving human resources is eliminating illiteracy within the community. This research examines efforts to address illiteracy in Sukajaya Village, Tarogong Kidul Sub-district, Garut Regency. Despite having educational facilities up to the Vocational High School level, many adult residents, particularly mothers, still face challenges with literacy. The Arisan Baca Indung program aims to empower women by enhancing their reading skills through a creative group learning approach. Participants also engage in social activities like arisan. The program's primary objectives are to reduce illiteracy, increase awareness of the importance of education, and promote women's involvement in local economic development through agricultural opportunities. It is expected to positively impact family welfare and children's education in Sukajaya Village.Keyword: Illiteracy; learning; housewife; reading; writing.Abstrak: Salah satu langkah fundamental yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah memberantas buta aksara di kalangan masyarakat. Penelitian ini membahas upaya mengatasi buta aksara di Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, yang meskipun memiliki fasilitas pendidikan hingga tingkat Sekolah Menengah Kejuruan, masih menghadapi tantangan terkait tingkat literasi masyarakat dewasa, khususnya ibu-ibu. Program Arisan Baca Indung dirancang untuk memberdayakan perempuan dengan meningkatkan kemampuan membaca melalui pendekatan kelompok belajar yang kreatif, di mana peserta juga dilibatkan dalam kegiatan sosial seperti arisan. Tujuan utama program ini adalah menurunkan angka buta aksara, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan, dan mendorong partisipasi perempuan dalam pengembangan ekonomi lokal melalui potensi pertanian. Program ini diharapkan dapat memberi dampak positif bagi kesejahteraan keluarga dan pendidikan anak-anak di Kelurahan Sukajaya.

Page 12 of 13 | Total Record : 124