cover
Contact Name
Fariz Nizar
Contact Email
fariz.nizar.lukman@gmail.com
Phone
+6285156340961
Journal Mail Official
fariz.nizar.lukman@gmail.com
Editorial Address
Dusun Cimangu RT 09 RW 03 Desa Pamanukan Hilir Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang Jawa Barat
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Merdeka Indonesia Jurnal International
  • MerdekaIndonesiaJournalInternati
  • Website
ISSN : -     EISSN : 27979326     DOI : -
Merdeka Indonesia Journal International (MIJI) is a journal with a scientific family in the general field, the scope of this journal is not limited to any scientific family, you can submit journals to the Independent Indonesia Journal International, for publications in June - July 2021, you will get a cost cut to upload to the journal. Merdeka Indonesia Journal International (MIJI). Journal Copyright Protected By Merdeka Indonesia Institute, Journal is Open Access.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 243 Documents
ANALISIS MODEL EVALUASI KEMAMPUAN TAHFIDZ SISWA DALAM PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN DI MA NEGEERI PURBALINGGA Ramadhani, Novia; H. Moh. Roqib
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.475

Abstract

Program Tahfidz Al-Qur’an merupakan salah satu upaya lembaga pendidikan untuk menciptakan generasi Qur’ani yang memiliki kemampuan menghafal yang baik dan mampu menjaga kemurnian Al-Qur’an. Keberhasilan suatu Program Tahfidz tidak terlepas dari evaluasi yang terstruktur dan sistematis untuk mengukur kemampuan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain/model evaluasi kemampuan hafalan siswa yang digunakan pada Program Tahfidz Al-Qur’an di MA Negeri Purbalingga.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dengan beberapa tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di MA Negeri purbalingga menerapkan beberapa model evaluasi yaitu (1) Tasmi’ Harian untuk menilai kelancaran hafalan baru yaitu lewat setoran setiap pagi oleh siswa kepada pendamping masing-masing. (2) Muroja’ah sebagai evaluasi hafalan sebelumnya yang sudah dicapai. (3) Sambung Acak Ayat untuk memperkuat ingatan siswa dan daya recall di manapun ayat tersebut diminta untuk dibacakan. (4) Tasmi’ Jama’i sebagai bentuk evaluasi dari beberapa juz yang sudah dihafal dan dibacakan di depan umum. (5) Tes Hafalan Tertulis bertujuan untuk mengukur pemahaman siswa terhadap ayat yang sudah dihafalkan serta untuk mengingat letak ayat serta memahami makna dari ayat tersebut. (6) Evaluasi Makhroj dan Tajwid untuk menambah pengetahuan dan daya ingat setiap makhroj yang ada di ayat tersebut dan agar hafalan siswa lebih baik lagi. (7) Ujian Tahfidz Tengah/Akhir Semester untuk mengukur capaian hafalan dalam beberapa periode. Setiap model evaluasi memiliki tujuan dan indikator tersendiri, namun saling melengkapi untuk menjaga kualitas hafalan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model evaluasi yang diterapkan ini bersifat menyeluruh, meliputi aspek kelancaran, ketetapan tajwid, daya ingat, serta konsistensi muroja’ahnya. Hasil evaluasinya tidak saja digunakan untuk menilai capaian hafalan siswa, tetapi juga sebagai dasar untuk tindak lanjut pembinaan hafalan. Sehingga model evaluasi kemampuan hafalan di MA Negeri Purbalingga mampu mendukung keberlangsungan program tahfidz secara efektif.
PENGEMBANGAN FACE MIST EKSTRAK DAUN MANGGA GADUNG (Mangifera indica L. var. Gadung) TINGGI ANTIOKSIDAN Khairunnisa Az Zahra, Raihanita; Nasikin, M. Ali; Dwi Agustin, Arum
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.476

Abstract

Perawatan kulit yang disebabkan oleh radikal bebas dapat dilakukan menggunakan face mist. Ekstrak daun mangga gadung mengandung metabolit sekuder berupa flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan steroid. Daun mangga gadung dikombinasikan dengan beberapa bahan sehingga menjadi sediaan face mist tinggi antioksidan. Face mist daun mangga gadung dibuat dengan 4 formulasi, yaitu F0 (0%), F1 (3%), F2 (6%), dan F3 (9%). Sediaan face mist ekstrak daun mangga gadung (Mangifera indica L. var. Gadung) berbentuk cair, homogen, dan berbau khas ekstrak daun mangga gadung, kecuali F0 tidak berbau. Warna sediaan pada F0 menunjukkan tidak berwarna, pada F1cokelat bening, F2 coklat kehijauan, dan F3 cokelat pekat. Daya sebar face mist pada F0 adalah 6,3 cm, pada F1 6,1 cm, pada F2 5,8, dan pada F3 5,6 cm. Nilai pH dari F0, F1, F2, dan F3 berturut-turut adalah 5,58; 5,31; 5; dan 4,71. Waktu kering yang dibutuhkan dari F0 3,16 menit, F1 3,24 menit, F2 3, 37 menit, dan F3 3,54 menit. Bobot jenis dari F0 sebesar 1,1085 g/mL, F1 sebesar 1,1323 g/mL, F2 sebesar 1,1413 g/mL, dan F3 sebesar 1,1542 g/mL. Hasil uji mutu fisik tersebut telah sesuai dengan Badan Stadarisasi Nasional. Hasil uji aktivitas antioksidan sediaan face mist ekstrak daun mangga gadung (Mangifera indica L. var. Gadung) F0 318,853 ppm (sangat lemah), F1 75,324 ppm (kuat), F2 55,444 ppm (kuat), dan F3 45,743 ppm (sangat kuat).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK Khasanah, Ismiatun; Sumiarti
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.477

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Al Hidayah Purwasaba Banjarnegara. Penelitian kualitatif lapangan ini mencakup perencanaan dengan menganalisis capaian pembelajaran, membuat alur tujuan pembelajaran, dan merancang modul ajar. Materi akhlak dikaitkan dengan permasalahan nyata siswa. Pelaksanaan penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Al Hidayah Purwasaba Banjarnegara orientasi masalah, mengorganisasikan siswa, membimbing pengalaman individu/kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil, menganalisis dam mengevaluasi proses pemecahan masalah. Evaluasi penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Al Hidayah Purwasaba Banjarnegara evaluasi yang dilakukan menggunakan asesmen formatif dengan teknik observasi. Asesmen ini diterapkan selama proses pembelajaran berlangsung yaitu keterlibatan siswa dalam proses memecahkan masalah.
PENERAPAN PENDEKATAN TARTIL DALAM PEMBELAJARAN HAFALAN JUZ AMMA (STUDI PERBANDINGAN DI TPQ DARUL ULUM DAN TPQ QOTHRUL GHOIS KECAMATAN KALIBAGOR KABUPATEN BANYUMAS) Agustina, Ayuhani; Khoirul Aziz, Donny
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Penerapan metode tartil dalam pembelajaran menghafal Juz ‘Amma (Studi Komparatif Di TPQ Darul Ulum Desa Pekaja Dan TPQ Qothrul Ghois Desa Karangdadap Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas). Program menghafal Juz ‘Amma yang diterapkan di TPQ Darul UlSkripsium Desa Pekaja dan TPQ Qothrul Ghois Desa Karangdadap diharapkan dapat menjadi pengaruh yang baik khususnya dalam menghafal ayat Al-Qur’an dan pelafalan ilmu tajwid yang benar. Dalam penelitian ini, metodologi dan penelitian kualitatif digunakan. Informasi dikumpulkan melalui analisis dokumen, wawancara mendalam, dan observasi yang cermat. Hasil penelitian menunjukan bahwa Dengan adanya penerapan metode tartil dalam pembelajaran menghafal juz ‘amma di TPQ Darul Ulum Pekaja dan TPQ Qothrul Ghois Karangdadap bertujuan agar para santrinya dapat membaca serta menghafal Juz ‘Amma maupun Al-Qur’an dengan baik sesuai dengan tempat keluarnya huruf. Penerapan metode tartil dalam pembelajaran menghafal Juz ‘Amma di TPQ Darul Ulum Pekaja dan TPQ Qothrul Ghois Karangdadap terbagi atas tiga kegiatan yaitu kegiatan awal/pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Keberhasilan santri dalam menghafal Juz Amma di TPQ Darul Ulum Desa Pekaja dan TPQ Qothrul Ghois Desa Karangdadap dipengaruhi oleh kolaborasi berbagai faktor internal maupun eksternal yang spesifik di masing-masing lembaga. Upaya mengatasi tantangan dan hambatan dalam menghafal Juz Amma di TPQ Darul Ulum Desa Pekaja dan TPQ Qothrul Ghois Desa Karangdadap dilakukan melalui pendekatan kolaboratif antara guru, santri, dan orang tua.
POTENSI JASA LINGKUNGAN DI KECAMATAN KLEGO KABUPATEN BOYOLALI Rubiantoro, Eko Anton
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.480

Abstract

Kinerja jasa lingkungan bisa menjadi instrumen pertimbangan dalam penyusunan kebijakan, rencana, program terkait pengelolaan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya potensi jasa lingkungan di Kecamatan Klego Kabupaten Boyolali. Penelitian dilakukan berdasarkan pendekatan kuantitatif, dengan aplikasi ArcGIS. Dari hasil temuan, diketahui bahwa kondisi jasa lingkungan di wilayah studi terdiri dari 319,57 ha (7%) dengan status sangat tinggi, 823,42 ha (17%) dengan status tinggi, 1.216,13 ha (25%) dengan status sedang, 1.077,77ha (22%) dengan status rendah, dan 1.429,74 ha (29%) dengan status sangat rendah. Jasa lingkungan kedepan dapat ditransaksikan dengan pendekatan ekonomi menginggat perannya yang sangat penting dalam mempertahankan keberlangungan keanekaragaman hayati, penyerapan gas karbon, tata kelola air dan perlindungan pada daerah aliran sungai, serta keindahan suatu lanskap wilayah.
PENDEKATAN KONTRUKTIVISME DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SMA MUHAMMADIYAH 1 PURBALINGGA Soleman; Hanif, Muh
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.481

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kesulitan pendidikan agama dalam membangun karakter yaitu minimnya fokus pada budi pekerti, perubahan era dan permasalahannya, serta dampak lingkungan keluarga dan masyarakat yang berbeda. Maka dari itu, dibutuhkan usaha untuk merancang taktik yang sesuai dengan perkembangan zaman. Pembelajaran kolaboratif memakai gaya konstruktivisme merupakan sebuah contoh model belajar yang melibatkan aktivitas utama murid. Keaktifan murid di aktivitas belajar mengajar akan meningkat jika murid menjadi fokus atau pokok pembelajaran serta guru berperan sebagai pemandu dalam kegiatan belajar mengajar yang mengarahkan murid memecahkan masalah. Di SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga sebagai sekolah yang memadukan kurikulum nasional dengan muatan muhammadiyah menciptakan konteks yang kaya untuk menerapkan pendekatan konstruktivisme, SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga pun telah berupaya dalam membangun sistem belajar PAI, salah satunya dengan mengadopsi model belajar Cooperative Learning. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan pengampilan kesimpulan. Subyek penelitian ini adalah guru Pendidikan Agama Islam serta siswa kelas X,XI, XII. Hasil penelitian ini adalah pendekatan ini menunjukkan bahwa pendekatan konstruktivisme efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif siswa Pendekatan ini dilakukan dengan menyesuaikan materi, metode pengajaran dan cara evaluasi berdasarkan kebutuhan, minat, serta gaya belajar setiap siswa. Metode ini menstimulasi peserta didik guna mengkonstruksi pemahaman mereka sendiri lewat pengalaman terkait dan relasi antarindividu. Pendekatan belajar kolaboratif meningkatkan interaksi, pertukaran pikiran, serta kolaborasi, menjadikan peserta didik lebih proaktif, mampu menganalisis secara mendalam, dan merefleksikan konten PAI.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DALAM PEMBELAJARAN PAI BP Miladia Faznah, Itsna; Sumiarti
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di kelas VIII SMP Negeri 1 Kebumen. Model pembelajaran kooperatif tipe TPS ini adalah model pembelajaran yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi peserta didik dalam bekerja sama dengan melalui tiga tahapan yakni think (berpikir), pair (berpasangan), dan share (berbagi). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TPS memberikan dampak positif dalam proses pembelajaran. Pembelajaran ini mengajarkan peserta didik untuk lebih interaktif dan percaya diri dalam bekerja sama. Selain itu, penggunaan model pembelajaran ini juga mempermudah peserta didik untuk menemukan jawaban dari permasalahan/persoalan yang ada serta mempermudah guru dalam penyampaian materi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan model pembelajaran serupa di mata pelajaran lainnya dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah.
PEMBENTUKAN SIKAP MODERASI BERAGAMA DALAM PEMBELAJARAN PAI DAN BP Abidin, Zainal; Fauzi
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.483

Abstract

Moderasi beragama menjadi isu penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang multikultural, terutama di tengah munculnya berbagai konflik sosial berlatar belakang agama. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada peserta didik sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembentukan sikap moderasi beragama melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Negeri 8 Purwokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan sikap moderasi beragama dilakukan melalui proses pembelajaran yang menekankan nilai tawassuth, tasamuh, musyawarah, dan sikap saling menghargai perbedaan. Nilai-nilai tersebut ditanamkan melalui kegiatan pembelajaran yang terencana, interaktif, serta kontekstual dengan kehidupan peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran PAI dan Budi Pekerti berkontribusi dalam membentuk peserta didik yang memiliki sikap beragama secara moderat, toleran, dan mampu hidup harmonis dalam keberagaman.
STRATEGI COPING SISWA DALAM MENANGANI KESULITAN MEMAHAMI MATERI PAI DAN BUDI PEKERTI Ramadhani Rusfa, Nurul Ainul
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.484

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perpsepsi siswa, bentuk kesulitan yang dialami, serta strategi coping yang digunakan siswa dalam menangani kesulitan memahami materi PAI dan Budi Pekerti. Penelitian ini mneggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitisn ini terdiri dari guru PAI dan Budi Pekerti dan siswa kelas X di SMK Mulia Bakti Purwokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap Pelajaran PAI dan Budi Pekerti tergolong positif karena dianggap penting dalam pembentukan katakter dan moral. Namun, siswa masih mengalami keuslitan dalam memahami materi tertentu. Dalam menghadapi kesulitan tersebut, siswa menggunakan strategi coping berupa problem focused coping dan emotion focused coping. Dari dua strategi tersebut, strategi yang paling dominan digunakan siswa ialah strategi problem focused coping. Dalam mengatasi kesulitan dan mengembangkan strategi coping siswa tentu tidak lepas dari hadirnya peran guru.
MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI AKTIF PESERTA DIDIK Mauliya Qoyyafa, Falliza; Indianto S., Dimas
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.485

Abstract

Pendidikan merupakan upaya yang dilaksanakan secara sadar dan terencana untuk membangun suasana belajar serta menyelenggarakan proses pembelajaran. Dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Islam, partisipasi aktif siswa memegang faktor penting dalam mencapai pemahaman yang lebih mendalam terhadap ajaran dan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penerapan model pembelajaran probing prompting dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa kelas XI pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMK Kesatrian Purwokerto. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil riset mengungkapkan bahwa penerapan model pembelajaran probing prompting dilakukan melalui tiga tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penerapan model pembelajaran ini terbukti dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran, yang ditunjukkan melalui antusiasme selama proses pembelajaran, keberanian bertanya dan menjawab, kemampuan mempresentasikan pemahaman, keterlibatan dalam diskusi kelompok. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran probing prompting sesuai dengan konteks dan karakteristik kelas dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Adapun saran dalam penelitian ini ditujukan kepada guru, siswa, peneliti selanjutnya, serta pihak sekolah sebagai upaya pengembangan dan penyempurnaan penerapan model pembelajaran tersebut lebih lanjut.