cover
Contact Name
Fariz Nizar
Contact Email
fariz.nizar.lukman@gmail.com
Phone
+6285156340961
Journal Mail Official
fariz.nizar.lukman@gmail.com
Editorial Address
Dusun Cimangu RT 09 RW 03 Desa Pamanukan Hilir Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang Jawa Barat
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Merdeka Indonesia Jurnal International
  • MerdekaIndonesiaJournalInternati
  • Website
ISSN : -     EISSN : 27979326     DOI : -
Merdeka Indonesia Journal International (MIJI) is a journal with a scientific family in the general field, the scope of this journal is not limited to any scientific family, you can submit journals to the Independent Indonesia Journal International, for publications in June - July 2021, you will get a cost cut to upload to the journal. Merdeka Indonesia Journal International (MIJI). Journal Copyright Protected By Merdeka Indonesia Institute, Journal is Open Access.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 243 Documents
IMPLEMENTASI ACTIVE LEARNING PADA PEMBELAJARAN FIKIH MELALUI KITAB RIYĀḌUL BADĪ’AH KELAS 1 ‘ĀLIYAH PP BAHRUL FALAH PEMALANG Nanda Setiani, Dwi
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.447

Abstract

Penelitian ini berangkat dari perbedaan strategi pembelajaran di PP Bahrul Falah Pemalang yang tidak lagi mengandalkan metode ceramah satu arah sebagaimana lazimnya pesantren, melainkan menerapkan active learning dengan menekankan keterlibatan aktif santri. Fokus kajian diarahkan pada implementasi strategi tersebut dalam pembelajaran fikih melalui kitab Riyāḍul Badī’ah kelas 1 ‘Āliyah. Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data yang meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi active learning diterapkan secara konsisten melalui kegiatan syawir (diskusi kelompok) dan presentasi tanya jawab. Pendekatan ini terbukti meningkatkan partisipasi santri, memperkuat kemampuan membaca dan memahami kitab kuning, memperdalam pemahaman fikih, serta menumbuhkan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi. Secara akademik, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan metode pembelajaran pesantren, khususnya kajian kitab kuning, dengan menegaskan bahwa active learning merupakan alternatif efektif untuk menciptakan suasana belajar yang relevan dengan kebutuhan santri masa kini.
PERAN GURU PAI DALAM MENANAMKAN SIKAP MODERASI BERAGAMA SISWA DI SMP NEGERI 1 SUMBANG Santoso, Gunawan Aji; Purnomo, Sutrimo
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.448

Abstract

Indonesia adalah negara multikultural, dengan keberagaman yang rentan terhadap permasalahan seperti ekstremisme, radikalisme, dan intoleransi. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk menanggulangi masalah ini, salah satunya melalui pendidikan agama yang berfokus pada moderasi beragama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan sikap moderasi beragama siswa di SMP Negeri 1 Sumbang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru PAI, serta siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran yang signifikan sebagai conservator, inovator, organisator, transformator dan transmiter nilai-nilai moderasi beragama. Guru tidak hanya menyampaikan ajaran agama saja, namun menampilkan teladan dalam sikap toleran, adil, dan seimbang yang dapat dicontoh oleh siswa. Guru juga berperan sebagai motivator dan pembimbing dalam membantu siswa memahami dan menerapkan nilai moderasi baik di dalam maupun di luar kelas. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa guru PAI memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir dan karakter moderat siswa.
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PAI-BP SERTA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA Siti Masitoh, Imas; Maspupah, Ulpah
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi model problem based learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI-BP). Fokusnya adalah bagaimana model problem based learning itu diimplementasikan pada pembelajaran PAI-BP dan faktor apa saja yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian waka kurikulum, waka kesiswaan, guru PAI-BP, dan siswa kelas VIII. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menguji keabsahan data menggunakan Teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti memerlukan tiga tahapan untuk menerapkan model pembelajaran berbasis masalah. Pertama, perencanaan adalah langkah pertama. Ini termasuk menyusun modul terbuka, membuat LKPD yang berbasis masalah, dan menemukan alat penilaian. Kedua, tahapan pelaksanaan, yang terdiri dari lima langkah atau protokol pelaksanaan model pembelajaran berbasis masalah. Ketiga, fase evaluasi. Ini mencakup evaluasi proses pembelajaran dan hasil belajar serta evaluasi guru dan siswa. Beberapa faktor seperti kurikulum, kompetensi dan kesiapan guru, sarana prasarana, antusiasme dan keaktifan siswa, dan penggunaan LKPD, memastikan keberhasilan model pembelajaran berbasis masalah ini. Beberapa faktor yang menghambat pelaksanaannya antara lain keterbatasan waktu, variasi kemampuan akademik siswa, kesiapan siswa yang tidak seragam, dan kendala teknis pengelompokan.
PEMBELAJARAN PAI BERBASIS UNIVERSAL DESIGN FOR LEARNING (UDL) DI KELAS INKLUSI Susanti, Cici; Nur Atika, Faizah
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pembelajaran PAI berbasis Universal Design for Learning pada kelas inklusi di SMP Permata Hati Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran PAI berbasis Universal Design for Learning di SMP Permata Hati Purwokerto, yaitu melalui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru menyusun modul ajar yang adaptif dan Program Pembelajaran Individual (PPI) untuk mengakomodasi siswa berkebutuhan khusus. Pada tahap pelaksanaan, penerapan UDL diwujudkan dengan: (1)penerapan multiple means of representation melalui penyajian materi menggunakan ceramah, presentasi web, poster ilustrasi. video, mindmap sederhana, dan penyederhanaan bahasa untuk siswa slow learner (2) penerapan multiple means of engagement melalui pengaitan materi dengan pengalaman ibadah sehari-hari, pemberian pertanyaan pemantik kepada seluruh siswa, aktivitas variatif, dan penguatan positif. (3) penerapan multiple means of action and expression melalui kesempatan siswa menunjukkan pemahaman secara lisan, menulis di papan, kerja kelompok, dan praktik dengan modifikasi instruksi bagi siswa berkebutuhan khusus. Pada tahap evaluasi, guru menerapkan prinsip UDL melalui fleksibilitas bentuk penilaian, adaptivitas instruksi, pemberian scaffolding, dan diferensiasi format asesmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi UDL membantu menciptakan pembelajaran PAI yang adaptif dan inklusif.
KEAKTIFAN PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI MELALUI STRATEGI PEER TEACHING DI SMP NEGERI 2 BATURADEN Ikhromatul Milah, Amelia; Intan Pandini Gunawan, Yosi
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.451

Abstract

Keaktifan peserta didik dalam mempelajari Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI dan BP) masih menjadi tantangan, terutama pada kelas dengan karakteristik peserta didik yang heterogen. Kondisi tersebut juga ditemukan di SMP Negeri 2 Baturaden, yang ditandai dengan rendahnya partisipasi peserta didik dalam bertanya, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran aktif yang mampu melibatkan peserta didik secara optimal, salah satunya melalui strategi peer teaching. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi peer teaching serta dampaknya terhadap keaktifan peserta didik pada pembelajaran PAI dan BP di SMP Negeri 2 Baturaden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi peer teaching dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru menyusun modul ajar berdasarkan kurikulum merdeka dengan mempertimbangkan karakteristik peserta didik. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui pembentukan kelompok belajar, penunjukan tutor sebaya, serta diskusi kelompok yang difasilitasi oleh guru. Tahap evaluasi dilakukan melalui pengamatan keaktifan peserta didik, refleksi pembelajaran, dan tes formatif sederhana. Penerapan strategi peer teaching terbukti mampu meningkatkan keaktifan peserta didik yang ditunjukkan melalui meningkatnya partisipasi dalam diskusi, keberanian bertanya, kerja sama kelompok, serta kemampuan memecahkan masalah. Strategi ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran aktif untuk meningkatkan keaktifan peserta didik pada pembelajaran PAI dan BP.
INTEGRASI MODEL PEMBELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI PADA SISWA SANTRI DAN SISWA REGULER DI SEKOLAH BERBASIS PESANTREN Khafidz Al Khaq, Abdullah; Mardliyah, Layla
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.452

Abstract

Perbedaan karakteristik antara siswa santri dan siswa reguler di SMP Ma’arif NU 03 Purwokerto menjadi dasar diterapkanya Model Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kesiapan belajar masing-masing kelompok siswa tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Model Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti pada Siswa Santri dan Siswa Reguler di SMP Ma’arif NU 03 Purwokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi guru PAI dan Budi Pekerti, siswa santri kelas VIII A, dan siswa reguler kelas VIII B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan adanya integrasi model pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMP Ma’arif NU 03 Purwokerto. Model pembelajaran intensif berupa Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) pada siswa reguler dan pengajian kitab kuning pada siswa santri, berintegrasi dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa santri dan model Project Based Learning (PJBL) pada siswa reguler. Implikasi dari model pembelajaran intensif dengan model PBL pada siswa santri mendorong keaktifan siswa dalam diskusi, kemampuan menganalisis permasalahan keagamaan, serta pemahaman materi yang lebih mendalam. Sementara itu, pembelajaran BTA dengan model PJBL pada siswa reguler terbukti meningkatkan pemahaman dasar keagamaan serta keaktifan siswa melalui kegiatan proyek dan presentasi hasil karya. Penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMP Ma’arif NU 03 Purwokerto mampu meningkatkan kualitas pembelajaran menjadi lebih optimal.
IMPLEMENTASI METODE SOROGAN DALAM PEMBELAJARAN KITAB SAFINATUN NAJAH DI PONDOK PESANTREN BAITUL QUR’AN ASY-SUYUTHI MARIBAYA PURBALINGGA Al Ahnaf, Gian Faiq; Yuslam
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode sorogan dalam pembelajaran kitab Safinatun Najah di Pondok Pesantren Baitul Qur’an Asy-Suyuthi Maribaya Purbalingga. Metode sorogan dipilih karena menjadi ciri khas pembelajaran pesantren yang menekankan interaksi langsung antara guru dan santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara triangulatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sorogan mampu meningkatkan pemahaman materi fiqh dan penguasaan kosa kata bahasa Arab santri. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui tes tertulis dan tes membaca kitab, yang menunjukkan hasil positif terhadap kemampuan membaca dan pemahaman santri. Dengan demikian, metode sorogan terbukti efektif dalam menunjang tujuan pembelajaran kitab Safinatun Najah di Pondok Pesantren Baitul Qur’an Asy-Suyuthi Maribaya Purbalingga.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MENUMBUHKAN KESADARAN SOSIAL SISWA KELAS X DI SMA N 1 BUKATEJA Qurrota A’yun, Annisa; Khoirul Azis, Donny
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.454

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran strategis guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menumbuhkan kesadaran sosial siswa kelas X di SMA Negeri 1 Bukateja, Purbalingga, Indonesia. Di tengah kemajuan teknologi dan tantangan emosional remaja, kesadaran sosial menjadi faktor krusial bagi stabilitas afektif, empati antarmanusia, dan harmoni masyarakat. PAI, sebagai komponen wajib kurikulum berdasarkan Sistem Pendidikan Nasional, mengintegrasikan nilai-nilai Islam seperti solidaritas, keadilan, dan kasih saying untuk membentuk perilaku prososial melebihi pengetahuan doktrinal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menerapkan observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur dengan guru PAI, siswa, konselor, dan kepala sekolah, serta analisis dokumen. Triangulasi data menjamin validitas, dengan analisis tematik mengungkap peran guru yang multifaset: pendidik penyampai ajaran kontekstual, teladan akhlak mulia, motivator naratif inspiratif, dan fasilitator pembelajaran partisipatif. Strategi utama mencakup pembiasaan (misalnya infaq Jumat, dana taziah, bantuan bencana), diskusi interaktif menghubungkan prinsip Al-Qur'an dengan isu kontemporer, inspirasi video, serta rutinitas keagamaan tutor sebaya seperti pembacaan Asmaul Husna dan khatam Quran. Pendekatan ini berhasil meningkatkan empati, toleransi, dan partisipasi komunitas siswa, dibuktikan perbaikan perilaku moral dan keterlibatan sekolah. Faktor pendukung meliputi budaya sekolah kondusif dan kolaborasi dengan guru PAI serta BK, sementara penghambat mencakup motivasi intrinsik rendah dan pengaruh keluarga. Temuan ini memperkuat potensi transformasional PAI dalam pendidikan karakter, dengan rekomendasi pedagogi inovatif, kemitraan sekolah-keluarga, dan pengembangan profesional guru. Penelitian ini berkontribusi secara teoritis pada kerangka pembelajaran sosial-emosional dan praktis dalam optimalisasi PAI untuk pengembangan siswa holistik, dengan implikasi bagi pendidikan inklusif bernilai di masyarakat beragam.
RAHASIA KUATNYA HAFALAN AL-QUR’AN: PERAN METODE TASMI’ DAN MUROJA’AH DI MA MAMBA’UL ‘ULUM TUNJUNGMULI Azizah, Titi Umi; Zuri Pamuji
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran metode tasmi’ dan metode muroja’ah dalam meningkatkan kualitas hafalan al-Qur’an siswa di MA Mamba’ul ‘Ulum Tunjungmuli. Latar belakang penelitian ini berawal dari kebutuhan madrasah akan metode pembinaan tahfiz yang efektif dalam menjaga hafalan jangka panjang. Metode tasmi’ sebagai proses memperdengarkan hafalan secara langsung kepada guru, dan metode muroja’ah sebagai pengulangan hafalan secara rutin dan terstruktur, menjadi pendekatan utama dalam pembinaan hafalan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi tasmi’ dan muroja’ah mampu meningkatkan kelancaran, ketepatan, serta ketahanan hafalan siswa. Selain itu, kedua metode tersebut memberikan dampak positif terhadap disiplin belajar dan motivasi siswa dalam menghafal al-Qur’an. Hasilnya, metode tasmi’ dan muroja’ah terbukti meningkatkan kefasihan dan ketahanan hafalan al-Qur’an, sehingga menjadi “rahasia” keberhasilan program tahfidz di MA Mamba’ul ‘Ulum Tunjungmuli.
MEMAHAMI PENDEKATAN KHUSUS DALAM PENELITIAN PENDIDIKAN MELALUI DESAIN PENELITIAN Priatna, Tedi; Bambang Nur Fauzi, Bayu; Nafis Rizqullah, Muhammad; Rahmadiani, Najwa; Nadien, Khayla
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.456

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu proses sistematis dan objektif yang bertujuan untuk memecahkan masalah dan mencari fakta-fakta yang valid. Dalam konteks pendidikan, penentuan pendekatan penelitian yang tepat menjadi krusial mengingat kompleksitas objek studi yang melibatkan perilaku manusia dan lembaga pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan dan menganalisis berbagai pendekatan khusus yang dapat diterapkan dalam penelitian pendidikan. Pembahasan dalam artikel ini meliputi empat pendekatan utama. Pertama, Pendekatan Kuantitatif yang menekankan pada pengujian hipotesis dan analisis data numerik, mencakup jenis-jenis seperti survei, korelasional, eksperimental, dan kausal komparatif. Kedua, Pendekatan Kualitatif yang berfokus pada pemahaman mendalam dan interpretasi makna dalam latar alamiah, dengan jenis seperti penelitian historis, etnografi, fenomenologi, dan studi kasus. Ketiga, Penelitian dan Pengembangan (R&D), yang berorientasi pada penciptaan dan pengujian produk atau program baru dalam pendidikan. Keempat, Pendekatan Kombinasi (Mixed Methods), yang mengintegrasikan metode kuantitatif dan kualitatif untuk mendapatkan pandangan yang lebih komprehensif.