cover
Contact Name
Fariz Nizar
Contact Email
fariz.nizar.lukman@gmail.com
Phone
+6285156340961
Journal Mail Official
fariz.nizar.lukman@gmail.com
Editorial Address
Dusun Cimangu RT 09 RW 03 Desa Pamanukan Hilir Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang Jawa Barat
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Merdeka Indonesia Jurnal International
  • MerdekaIndonesiaJournalInternati
  • Website
ISSN : -     EISSN : 27979326     DOI : -
Merdeka Indonesia Journal International (MIJI) is a journal with a scientific family in the general field, the scope of this journal is not limited to any scientific family, you can submit journals to the Independent Indonesia Journal International, for publications in June - July 2021, you will get a cost cut to upload to the journal. Merdeka Indonesia Journal International (MIJI). Journal Copyright Protected By Merdeka Indonesia Institute, Journal is Open Access.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 355 Documents
PERSEPSI SISWA TENTANG KOMUNIKASI GURU PAI DALAM MENCIPTAKAN SUASANA BELAJAR YANG MENYENANGKAN DI SMK Tiara Agustia, Syafa
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 5 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i5.568

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pola komunikasi guru dalam mengatasi kejenuhan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi siswa mengenai komunikasi interpersonal guru serta gambaran suasana belajar yang menyenangkan yang tercipta. Menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan Populasi 202 responden yang dipilih melalui teknik Cluster Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen kuesioner (angket) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dan dianalisi menggunakan deskriptif persentase dan uji korelasi Product Moment melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap kedua variabel berada pada kategori yang sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai rata-rata variabel Komunikasi Guru (Variabel X) sebesar 88,93 Sementara itu, nilai rata-rata variabel Suasana Belajar yang Menyenangkan (Variabel Y) adalah sebesar 82,66. Selain itu, diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,404 dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara komunikasi guru dengan suasana belajar yang menyenangkan dengan tingkat kekuatan korelasi dalam kategori sedang. Hal ini mengindikasikan bahwa guru PAI telah berhasil menerapkan prinsip komunikasi yang etis, humanis, dan setara, sehingga mampu menciptakan atmosfer kelas yang kondusif bagi siswa.
MEDIA SCRAMBLE BERBASIS GAME-BASED LEARNING MENGGUNAKAN ARTICULATE STORYLINE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PAI DI SLB B YAKUT PURWOKERTO Khoirunnisa; Zana Kumala, Fitria
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 5 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i5.572

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PA) berfungsi untuk membentuk pemahaman konseptual, sikap moral, dan keterampilan beragama pada siswa. Pemahaman yang baik terhadap materi PAI membutuhkan kemampuan siswa untuk memahami makna, menjelaskan kembali isi, dan menghubungkannya dengan perilaku sehari-hari. Namun, kemampuan pemahaman PAI siswa tunarungu kelas XI di SLB B Yakut Purwokerto masih rendah. Meskipun guru telah menggunakan media visual, variasi dan ketersediaan media tersebut terbatas, terutama untuk konsep abstrak. Akibatnya, siswa kesulitan mengulang materi inti yang didominasi oleh teks. Fokus utama dari penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran Scramble yang valid dan efektif menggunakan perangkat lunak Articulate Storyline untuk meningkatkan pemahaman PAI siswa tunarungu kelas XI di SLB B Yakut Purwokerto. Dengan menerapkan model pengembangan ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi), hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan yang tinggi, yaitu 86,1% dari ahli materi, 86,7% dari ahli media, dan 80% dari praktisi guru. Respon positif juga tercermin dalam uji coba kelompok kecil (94,3%) dan uji coba lapangan (88%). Efektivitas media diperkuat oleh skor N-Gain sebesar 0,772, yang membuktikan bahwa media pembelajaran Scramble berbasis Game-Based Learning secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa tentang Pendidikan Agama Islam.
PENDEKATAN PENDIDIKAN PROFETIK DALAM MEMBANGUN KARAKTER SANTRI DI TPQ HIDAYATUSH SHIBYAN BOJONGSARI PURBALINGGA Dwi Pangestika, Ayu
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 5 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i5.573

Abstract

Pendidikan profetik adalah model pembelajaran yang dicontohkan oleh Rasulullah guna membentuk pribadi yang produktif dan berkontribusi dalam peradaban ilmu, serta dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakter santri menjadi aspek penting dalam proses pendidikan, khususnya pada usia dini, mengingat masih ditemukannya perilaku santri yang kurang disiplin, kurang sopan, mudah bertengkar, dan belum mencerminkan akhlak mulia. Kondisi ini menunjukkan kesenjangan antara tujuan pendidikan karakter dan praktik nyata. Dengan demikian, TPQ Hidayatush Shibyan Bojongsari Purbalingga sebagai lembaga pendidikan nonformal berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai religius dan akhlak mulia. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengkaji terkait dengan Pendekatan Pendidikan Profetik dalam Membangun Karakter Santri di TPQ Hidayatush Shibyan Bojongsari Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif analitik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data, digunakan teknik triangulasi metode dan sumber data. Dalam penelitian ini diperoleh bahwa: 1) Pendekatan pendidikan profetik menerapkan tiga pilar utama, yaitu transendensi melalui pembiasaan ibadah dan kesadaran spiritual; humanisasi melalui penanaman adab sopan santun, penggunaan bahasa krama, dan kepedulian sosial; serta liberasi sebagai upaya membebaskan santri dari perilaku negatif melalui pengawasan perilaku, penegakan tata tertib, dan penanaman tanggung jawab; 2) Metode yang digunakan meliputi keteladanan, pembiasaan, bercerita, nasihat, audio visual, klasikal, demonstrasi, dan permainan edukatif; 3) Dampaknya terlihat pada terbentuknya karakter santri yang religius, berakhlak mulia, peduli sesama, serta disiplin dan bertanggung jawab.     Pendidikan profetik adalah model pembelajaran yang dicontohkan oleh Rasulullah guna membentuk pribadi yang produktif dan berkontribusi dalam peradaban ilmu, serta dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakter santri menjadi aspek penting dalam proses pendidikan, khususnya pada usia dini, mengingat masih ditemukannya perilaku santri yang kurang disiplin, kurang sopan, mudah bertengkar, dan belum mencerminkan akhlak mulia. Kondisi ini menunjukkan kesenjangan antara tujuan pendidikan karakter dan praktik nyata. Dengan demikian, TPQ Hidayatush Shibyan Bojongsari Purbalingga sebagai lembaga pendidikan nonformal berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai religius dan akhlak mulia. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengkaji terkait dengan Pendekatan Pendidikan Profetik dalam Membangun Karakter Santri di TPQ Hidayatush Shibyan Bojongsari Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif analitik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data, digunakan teknik triangulasi metode dan sumber data. Dalam penelitian ini diperoleh bahwa: 1) Pendekatan pendidikan profetik menerapkan tiga pilar utama, yaitu transendensi melalui pembiasaan ibadah dan kesadaran spiritual; humanisasi melalui penanaman adab sopan santun, penggunaan bahasa krama, dan kepedulian sosial; serta liberasi sebagai upaya membebaskan santri dari perilaku negatif melalui pengawasan perilaku, penegakan tata tertib, dan penanaman tanggung jawab; 2) Metode yang digunakan meliputi keteladanan, pembiasaan, bercerita, nasihat, audio visual, klasikal, demonstrasi, dan permainan edukatif; 3) Dampaknya terlihat pada terbentuknya karakter santri yang religius, berakhlak mulia, peduli sesama, serta disiplin dan bertanggung jawab.  
PENERAPAN METODE ACTIVE LEARNING TEKNIK DEBAT AKTIF DALAM PEMBELAJARAN FIKIH KELAS XII MA SALAFIYAH KECAMATAN BANTARASARI KABUPATEN CILACAP Nur Kholik, Jaenal; Wicaksono, Herman
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 5 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i5.575

Abstract

Pembelajaran Fikih menuntut keterlibatan aktif peserta didik agar mampu memahami dan mengamalkan hukum Islam secara kritis dan kontekstual. Penerapan metode Active Learning dengan teknik debat aktif menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan keaktifan dan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan metode Active Learning teknik debat aktif dalam pembelajaran Fikih kelas XII di MA Salafiyah Bantarsari Cilacap, yang meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian guru Fikih, kepala madrasah, dan peserta didik kelas XII. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Active Learning teknik debat aktif dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan mencakup penyusunan perangkat pembelajaran yang mengacu pada Kurikulum Merdeka. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup dengan menekankan aktivitas debat antarkelompok berbasis argumentasi dan dalil. Tahap evaluasi dilakukan secara menyeluruh meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penerapan metode ini berkontribusi dalam meningkatkan keaktifan, keberanian berpendapat, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran Fikih. Meskipun demikian, terdapat kendala berupa keterbatasan waktu dan variasi tingkat kepercayaan diri peserta didik. Dengan demikian, metode Active Learning teknik debat aktif dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Fikih, khususnya pada madrasah berbasis pesantren.
STRATEGI GURU GEN Z DALAM MENANAMKAN PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS PADA SISWA GEN ALPHA DI SMP NEGERI 7 PURWOKERTO Solikhah, Linda; Mulyani, Novi
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 5 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i5.576

Abstract

Pentingnya pendidikan karakter religius di era modern terutama pada siswa SMP yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan perkembangan teknologi digital. Strategi guru Gen Z diperlukan agar nilai-nilai religius tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi dapat diinternalisasi dan diwujudkan dalam perilaku sehari-hari siswa Generasi Alpha. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi guru Gen Z dalam menanamkan pendidikan karakter religius pada siswa Gen Alpha di SMP Negeri 7 Purwokerto. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap guru Gen Z dan siswa kelas 8A SMP Negeri 7 Purwokerto. Analisis data yang digunakan menggunakan model dari Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data serta penarikan keismpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Gen Z menanamkan pendidikan karakter religius pada siswa Generasi Alpha dilaksanakan secara terencana dan terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi digital dalam seluruh tahapan pembelajaran. Guru memanfaatkan berbagai media seperti Canva, YouTube, Quizizz, dan PowerPoint dalam pembelajaran berbasis teknologi, kooperatif, dan proyek untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif serta sesuai dengan karakteristik siswa. Selain itu, penanaman karakter religius diperkuat melalui pembiasaan, motivasi, dan refleksi sehingga nilai-nilai religius dapat diinternalisasikan secara kontekstual dalam kehidupan sehari-hari siswa.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KOMUNIKASI SISWA MELALUI MODEL RECIPROCAL TEACHING DALAM PEMBELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI DI SMP NEGERI 8 PURWOKERTO Kurniani, Yuniar Ika; Sarah, Siti
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 5 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i5.577

Abstract

Maksud dari riset adalah bisa meneliti efektifitas model reciprocal teaching dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi siswa kelas VII SMP Negeri 8 Purwokerto di Kabupaten Banyumas. Keterampilan berpikir kritis merupakan keterampilan untuk tahu tentang suatu permasalahan yang lebih dalam, dan dapat menemukan solusi untuk mengatasinya. Keterampilan komunikasi adalah keterampilan siswa dalam menyampaikan dan menerima informasi, ide, dan pendapat. Model reciprocal teaching ini ditunjuk sebagai perlakuan yang diterapkan kepada siswa. Riset ini memakai pendekatan kuantitatif dengan jenisnya kuasi eksperimen dengan pengelompokan data memakai tes pretest dan posttest pada keterampilan berpikir kritis, serta observasi 1 dan observasi 2 pada keterampilan komunikasi. Seluruh siswa kelas VII di SMP Negeri 8 Purwokerto adalah populasi penelitian dengan total ada delapan kelas. Teknik pemilihan yang dipakai pada sampel penlitian ini adalah menggunakan teknik cluster random sampling. Ada 2 kelas yang terlibat dalam penelitian yang dilakukan, di mana kelas VII D ditunjuk kelas eksperimen dan kelas VII A ditunjuk kelas kontrol, dengan jumlah siswa pada setiap kelas sebanyak 32 siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t, dengan memakai program SPSS untuk windows versi 27. Hasil dari riset yang telah dilakukan adalah model reciprocal teaching efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VII SMP Negeri 8 Purwokerto dengan hasil uji welch’s t test menunjukan sig. (2-tailed) 0,001 < 0,05 yang berarti bahwa model reciprocal teaching berhasil dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, serta rata-rata pada nilai N-Gain di kelas eksperimen adalah 0,61 termasuk sedang dan kelas kontrol adalah 0,47 termasuk sedang. Dan hasil percobaan independent samples test observasi dua menunjukan sig.(2-tailed) kurang dari ,001 < 0,05 yang artinya model reciprocal teaching berhasil dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa, serta rata-rata pada nilai N-Gain kelas eksperimen 0,59 tergolong sedang dan kelas kontrol 0,23 tergolonf rendah. Oleh karena itu di simpulkan bahwa model reciprocal teaching efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi siswa kelas VII SMP Negeri 8 Purwokerto.
IMPLEMENTASI INTEGRASI-INTERKONEKSI AGAMA ISLAM DAN SOSIOLOGI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMA N 4 PURWOKERTO Zulfa, Azizatuz; M. Misbah
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 5 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i5.579

Abstract

Realita pendidikan di Indonesia yang masih bersifat tekstual menjadi tantangan dalam perkembangan pendidikan saat ini. Hal tersebut menyebabkan peserta didik memahami ilmu pengetahuan secara terpisah-pisah (dikotomi). Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi integrasi-interkoneksi agama Islam dan Sosiologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti di SMA N 4 Purwokerto. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian dianalisis melalui teknik interaktif seperti pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga langkah dalam implementasi integrasi-interkoneksi agama Islam dan Sosiologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti. Pertama, langkah perencanaan yakni menyusun modul ajar dengan mengaitkan antara agama Islam dan Sosiologi. Kedua, langkah pelaksanaan yakni memadukan materi agama Islam yakni ayat Q.S Al-Isra (17:32) dengan Sosiologi yakni ragam gejala sosial pada materi “Menjauhi Pergaulan Bebas dan Perbuatan Zina untuk Menaga Harkat dan Martabat Manusia”. Ketiga, langkah asesmen yakni menerapkan asesmen diagnostik dengan memberikan kuis dan pertanyaan pemantik, asesmen formatif dengan menilai hafalan surat, dan asesmen sumatif dengan melakukan refleksi dan ujian melalui google forms.
PENERAPAN KURIKULUM KMI (KULLIYYATUL MU’ALLIMIN AL-ISLAMIYYAH) DALAM PENGEMBANGAN POTENSI PESERTA DIDIK Amal, Islahul
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 5 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i5.580

Abstract

Program pembelajaranypada era modernysangatlah bervariasi dan sangat-sangat bertumpu pada perkembangan globalisasi yang hampirymenyeluruh di seluruh wilayah Indonesia. Kelengkapan metode pembelajaranyseringkali menjadi hal yang tidak terfikir dan tidak terorganisir dalam pelaksanaanya disebabkan oleh banyak faktor dan kendala yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggambarkan tentang suatu program pembelajaran kompleks yang diterapkan bagi siswa MTs di Pondok Pesantren Modern Darul Qurro Kawunganten. Program pembelajaran yang mengedepankan aspek akhlak, penguasaan materi, dan jati diri siswa, dikemas dalam suatu program pembelajaran KMI (Kulliyyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah). Metode penelitian yang dilakukan yaitu metodee deskriptif kualitatif, dilanjutkan dengan analisissdata dari data-data yang telah dikumpulkaan berupa hasil observasi, hasilywawancara, dan dokumentasi penelitian. Dengan dilaksanaannyaypenelitian dengan metode tersebut, terdapat suatu hasil yang lengkap, terstruktur, dan jelas, sehingga mudah dikaji, dipahami, dan dipelajari di kemudian hari. Tujuannyaytentu untuk memberikan gambaran tentang suatu program pembelajaran yang kompleks, terawasi, dan terbentuk dengan segala komponen yang ada untuk menuju pendidikan yang sehat dan bermanfaat bagi nusa, bangsa, dan agama.
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KITAB MAULID AD-DIBA’I KARYA IMAM ABDURRAHMAN AD-DIBA’I Rohmah, Khayani
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 5 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i5.581

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya krisis moral yang semakin mengkhawatirkan di kalangan masyarakat, khususnya peserta didik, yang menunjukkan belum optimalnya implementasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam proses pendidikan. Pembelajaran yang cenderung berorientasi pada aspek kognitif semata menyebabkan pembentukan karakter kurang mendapatkan perhatian. Oleh karena itu, diperlukan penguatan nilai-nilai karakter yang bersumber dari ajaran Islam, salah satunya melalui kajian terhadap Kitab Maulid Ad-Diba’i karya Imam Abdurrahman Ad-Diba’i. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui dan menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam Kitab Maulid Ad-Diba’i, dan (2) mengetahui relevansi nilai-nilai tersebut terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era sekarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Kitab Maulid Ad-Diba’i, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, serta karya ilmiah lain yang relevan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan content analysis (analisis isi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kitab Maulid Ad-Diba’i mengandung berbagai nilai pendidikan karakter, di antaranya nilai religius, cinta kepada Rasulullah SAW, sikap rendah hati (tawadhu’), sabar, pemaaf, jujur, serta semangat dalam mengajak kepada kebaikan (amar ma’ruf nahi munkar). Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era kontemporer, khususnya dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kepribadian yang baik, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
MEDIA PERMAINAN EDUKATIF AMPLOP PINTAR DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN DI SMK TUJUH LIMA 1 PURWOKERTO Resa Wijayanti, Umaya; Mapupah, Ulpah
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 5 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i5.582

Abstract

Rendahnya keaktifan siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK sering kali disebabkan oleh penggunaan metode ceramah yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media permainan edukatif "Amplop Pintar" di kelas X DPIB SMK Tujuh Lima 1 Purwokerto serta pengaruhnya terhadap keaktifan belajar siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif jenis studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, sementara keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media Amplop Pintar mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terstruktur. Penggunaan media ini terbukti mampu meningkatkan lima dimensi keaktifan siswa, yaitu visual, lisan, mental, sosial, serta emosional-motivasional. Keberhasilan ini didukung oleh kesesuaian media dengan karakteristik siswa SMK, relevansi materi dengan realitas kehidupan, serta dukungan kebijakan dari pihak sekolah.