cover
Contact Name
Fariz Nizar
Contact Email
fariz.nizar.lukman@gmail.com
Phone
+6285156340961
Journal Mail Official
fariz.nizar.lukman@gmail.com
Editorial Address
Dusun Cimangu RT 09 RW 03 Desa Pamanukan Hilir Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang Jawa Barat
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Merdeka Indonesia Jurnal International
  • MerdekaIndonesiaJournalInternati
  • Website
ISSN : -     EISSN : 27979326     DOI : -
Merdeka Indonesia Journal International (MIJI) is a journal with a scientific family in the general field, the scope of this journal is not limited to any scientific family, you can submit journals to the Independent Indonesia Journal International, for publications in June - July 2021, you will get a cost cut to upload to the journal. Merdeka Indonesia Journal International (MIJI). Journal Copyright Protected By Merdeka Indonesia Institute, Journal is Open Access.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 301 Documents
HUBUNGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING DENGAN KEMAMPUAN KOLABORASI DAN KOMUNIKASI SISWA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Rahmah Dwi Astuti; Abu Dharin; Slamet Yahya
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 4 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i4.544

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki kemampuan kolaborasi dan komunikasi yang baik. Namun, pembelajaran yang masih didominasi interaksi satu arah menyebabkan partisipasi siswa kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan model cooperative learning dengan kemampuan kolaborasi dan komunikasi siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VIII B SMP Negeri 3 Sokaraja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional terhadap 32 siswa yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cooperative learning memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kemampuan kolaborasi (r = 0,853; sig < 0,05) dan komunikasi siswa (r = 0,622; sig < 0,05). Selain itu, kemampuan kolaborasi juga berhubungan signifikan dengan kemampuan komunikasi (r = 0,839; sig < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kerja kelompok efektif dalam meningkatkan kerja sama, partisipasi aktif, dan keterampilan komunikasi siswa.
PENGARUH METODE GALLERY WALK TERHADAP KETERAMPILAN 4C SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI KELAS VIII Nur Fatimah; Aziz Kurniawan
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 4 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i4.545

Abstract

Kesenjangan antara praktik pembelajaran dengan tuntutan kurikulum mengenai optimalisasi keterampilan abad 21 (keterampilan 4C) menjadi persoalan krusial yang melatarbelakangi penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode gallery walk terhadap keterampilan 4C siswa pada mata pelajaran PAI kelas VIII di SMP Negeri 2 Purwokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen dengan model one-group-pretest-posttest dengan teknik purposive sampling dengan sampel sejumlah 30 siswa yang mengikuti seluruh rangkaian pengambilan data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pretest-posttest, lembar observasi, dan angket. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank dan analisis data non tes. Temuan menunjukkan bahwa metode gallery walk berpengaruh positif terhadap keterampilan 4C. Hal ini dibuktikan dengan berkembangnya analisis dan penalaran (berpikir kritis) siswa dari hasil pretest-posttest berbasis HOTS yang menunjukkan peningkatan sebesar 14,93 (19,37%), serta capaian positif dari hasil observasi keterampilan komunikasi dan kolaborasi serta angket keterampilan kreativitas. Oleh karena itu, metode gallery walk dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif guna mendukung pengembangan keterampilan 4C siswa.
IMPLEMENTASI MODEL INKUIRI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Ummu Haniah; Muhammad Sholeh
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 4 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i4.546

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi abad ke-21 yang perlu dikembangkan dalam proses pendidikan, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Model pembelajaran inkuiri hadir sebagai alternatif pendekatan yang mendorong peserta didik untuk aktif menemukan pengetahuan melalui proses investigasi yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi model inkuiri dalam pembelajaran PAI serta menganalisis kontribusinya terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model inkuiri diterapkan melalui tiga fase utama, yakni orientasi masalah yang dilakukan dengan pemberian pertanyaan pemantik, pengumpulan data secara berkelompok menggunakan berbagai sumber belajar, serta pengolahan dan verifikasi data melalui presentasi kelompok. Penerapan model ini terbukti mampu membangun pemahaman konseptual peserta didik secara aktif, mendorong kemampuan analisis dan sintesis, serta menumbuhkan kemandirian berpikir sebagai fondasi dari keterampilan berpikir kritis.
PENERAPAN APLIKASI YOUTUBE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMK DIPONEGORO 3 KEDUNGBANTENG Salsabela Vitiya Wardah
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 4 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i4.547

Abstract

Penelitian yang dilaksanakan oleh penulis memiliki tujuan untuk menganalisis penggunaan aplikasi YouTube sebagai media pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMK Diponegoro 3 Kedungbanteng. Penelitian yang dilakukan penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif serta metode studi kasus. Untuk data penelitian didapat dari hasil observasi, wawancara, serta dokumentasi, kemudian dianalisis melewati reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan serta verifikasi. Penelitian yang telah dilakukan menghasilkan bahwa penggunaan aplikasi YouTube sebagai media pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti terbagi menjadi dua tahapan, pertama tahap penyampaian materi menggunakan YouTube dan ke dua tahap pemberian tugas menggunakan YouTube. Tahap penyampaian materi menggunakan YouTube terbagi lagi menjadi tiga tahapan yaitu, tahap pembukaan, tahap penyampaian materi, tahap penutup.Tahap pemberian tugas pembelajaran menggunakan YouTube, setelah peserta didik menyimak video pembelajaran, guru membagikan tugas berupa video kepada peserta didik yang nantinya akan di kumpulkan melalui google drive. Tugas video dapat dikerjakan berkelompok ataupun dikerjakan satu kelas. Penelitain yang telah dilakukan ini diharapkan dapat dijadikan acuan oleh guru yang dalam kegiatan pembelajarannya menggunakan YouTube sebagai media pembelajaran.
STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGEMBANGKAN SOSIAL EMOSIONAL SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKLUSI Mukhammad Sulthan Aulia; Toifur
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 4 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i4.548

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengembangan sosial emosional siswa berkebutuhan khusus (ABK), khususnya slow learner, melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah inklusi SMP IT Harapan Bunda Purwokerto, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek utama kepala sekolah, guru PAI, guru pendamping khusus (GPK), dan siswa ABK, di mana data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif selama proses pembelajaran, serta analisis dokumentasi seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Program Pembelajaran Individual (PPI), kemudian dianalisis mengikuti model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian dalam narasi dan matriks, serta verifikasi melalui triangulasi sumber dan metode untuk menjamin validitas. Latar belakang menyoroti tantangan krusial ABK dalam mengelola emosi diri, memahami perspektif orang lain, serta berinteraksi efektif di lingkungan inklusi beragam, dengan PAI berperan strategis membentuk empati, nilai moral, pengendalian diri, dan keterampilan relasi melalui integrasi ajaran Islam seperti prinsip salat, doa, dan akhlak mulia yang disesuaikan kebutuhan individu. Hasil mengungkap proses terstruktur: perencanaan adaptif dengan modifikasi RPP dan PPI berbasis komponen CASEL (self-awareness, self-management, responsible decision-making, social awareness, relationship skills); pelaksanaan inovatif termasuk pendampingan melekat/non-melekat, kegiatan kelompok kolaboratif, dan penjurnalan emosi harian; serta evaluasi berkelanjutan via catatan anekdot dan laporan bulanan, diperkuat kolaborasi intensif guru PAI-GPK untuk lingkungan belajar suportif. Strategi PAI inklusif terbukti efektif meningkatkan adaptasi sosial emosional meski kendala sarana terbatas diatasi melalui kolaborasi orang tua dan profesional, direkomendasikan sebagai model replikabel bagi sekolah inklusi di Indonesia
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMP N 2 KEMBARAN BANYUMAS Aulia Syifa; Sumiarti
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 4 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i4.549

Abstract

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti memiliki peran strategis dalam membentuk keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia peserta didik. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya pada era society 5.0 yang menekankan integrasi teknologi digital dalam kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan media pembelajaran digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Negeri 2 Kembaran Banyumas, serta mendeskripsikan bagaimana guru memanfaatkan media digital secara kreatif, inovatif, dan komunikatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran digital, seperti canva, google form, quizizz, wordwall, dan media sejenis, mampu meningkatkan keterlibatan siswa, menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik, serta membantu guru menyampaikan materi secara lebih efektif tanpa mengabaikan nilai-nilai esensial Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran digital dapat menjadi alternatif strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di sekolah menengah pertama.
IMPLEMENTASI MODEL STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PAI PADA SISWA ABK INKLUSI DENGAN GANGGUAN MEMORI DAN CALISTUNG DI SMP MUHAMMADIYAH 2 PURWOKERTO Erin Cahyani; Novi Mulyani
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 4 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i4.550

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) pada siswa anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam kelas inklusi di SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan akan model pembelajaran yang sesuai bagi siswa ABK, khususnya yang mengalami gangguan memori dan kesulitan calistung, agar mereka dapat memahami materi dengan lebih baik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian terdiri dari guru PAI, pembimbing ABK, dan siswa ABK inklusi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sementara analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah disusun secara sistematis sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Pelaksanaan pembelajaran dengan model STAD berjalan efektif melalui pembentukan kelompok heterogen yang memfasilitasi kerja sama dan dukungan antar siswa, membantu siswa ABK memahami materi. Evaluasi dilakukan secara fleksibel menyesuaikan kemampuan siswa. Penerapan model STAD memberikan dampak positif, terlihat dari peningkatan motivasi, kepercayaan diri, dan pemahaman materi pada siswa ABK.
PERAN METODE DEMONSTRASI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BAGI SISWA TUNARUNGU Amelia Nur Rahman
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 4 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i4.551

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman dan keterampilan ibadah peserta didik. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan kendala dalam penyampaian materi yang bersifat praktik, terutama bagi peserta didik dengan hambatan pendengaran yang cenderung lebih mengandalkan kemampuan visual dalam menerima informasi. Penggunaan metode pembelajaran yang kurang tepat dapat menyebabkan peserta didik hanya menirukan gerakan tanpa memahami makna yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, diperlukan metode pembelajaran yang mampu menyajikan materi secara konkret dan mudah dipahami, salah satunya melalui metode demonstrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode demonstrasi memiliki peran yang penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, yaitu sebagai sarana penyampaian materi yang konkret, meningkatkan keterlibatan peserta didik, serta sebagai media komunikasi visual yang efektif. Namun, metode demonstrasi tidak dapat digunakan secara tunggal dan perlu dikombinasikan dengan metode lain serta didukung oleh penggunaan media visual agar pembelajaran menjadi lebih optimal. Dengan demikian, metode demonstrasi dapat menjadi salah satu strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi praktik dalam Pendidikan Agama Islam.
MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI: PROBLEMATIKA PENGEMBANGAN BERPIKIR KRITIS SISWA. Azrian Septiana Fajrin; Donny Khoirul Azis
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 4 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i4.553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika penerapan model cooperative learning tipe jigsaw dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti serta implikasinya terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model jigsaw mampu mendorong keaktifan siswa, meningkatkan interaksi dan kerja sama kelompok, serta melatih siswa dalam menganalisis materi dan menyampaikan pendapat secara logis. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa problematika, antara lain partisipasi siswa yang belum merata, keterbatasan waktu pembelajaran, kesiapan siswa yang berbeda dalam memahami peran kelompok ahli, serta kendala pengelolaan kelas. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang, pengarahan yang jelas, dan peran aktif guru sebagai fasilitator agar penerapan model jigsaw dapat berjalan secara optimal dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti.
ANALISIS PENGGUNAAN STRATEGI PRACTICE REHEARSAL PAIRS DALAM PEMBELAJARAN PAI Putika Arum Sari
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 4 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i4.554

Abstract

Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan mendeskripsikan implementasi strategi Practice Rehearsal Pairs pada pembelajaran PAI di SMP Muhammadiyah 3 Purwokerto. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan implementasi dilakukan melalui tiga tahap: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, siswa belajar secara berpasangan dengan peran "Guru Kecil" dan "Murid Aktif" menggunakan media kartu peran untuk saling berlatih dan mengulang materi. Strategi ini terbukti efektif meningkatkan keaktifan, keberanian, serta pemahaman siswa, sekaligus mengembangkan keterampilan komunikasi dan kerja sama. Secara keseluruhan, strategi ini mampu mengubah pola belajar pasif menjadi interaktif dan partisipatif.