cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 4" : 17 Documents clear
PENGARUH KOMBINASI DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING, KAPUR, DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR DI LAHAN PASANG SURUT Dirathia, Almandha; Nurjani, Nurjani; Darussalam, Darussalam
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i4.81090

Abstract

Kubis bunga ialah bagian dari komoditi hortikultura dengan nilai ekonomis dan telah dibudidayakan di wilayah Kalimantan Barat. Pemberian kombinasi dosis pupuk kandang kambing, kapur, dan NPK dengan sistem Budidaya Jenuh Air di lahan pasang surut merupakan upaya dalam meningkatkan produksi dan hasil Kubis Bunga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kombinasi dosis pupuk kandang kambing, kapur, dan NPK yang terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bunga dengan sistem budidaya jenuh air di lahan pasang surut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor tunggal yaitu kombinasi dosis pupuk kandang kambing, kapur, dan NPK dengan 6 kombinasi dan 4 ulangan. Perlakuan yang dimaksud yaitu : A = kapur 1 ton/ha + pupuk kandang kambing 20 ton/ha + NPK 450 kg/ha, B = kapur 1 ton/ha + pupuk kandang kambing 20 ton/ha + NPK 600 kg/ha, C = kapur 2 ton/ha + pupuk kandang kambing 10 ton/ha + NPK 300 kg/ha, D = kapur 2 ton/ha + pupuk kandang kambing 10 ton/ha + NPK 450kg/ha, E = kapur 1 ton/ha + pupuk kandang kambing 10 ton/ha + NPK 450kg/ha, F = kapur 1 ton/ha + pupuk kandang kambing 10 ton/ha + NPK 600kg/ha. Variabel yang diamati adalah sebagai berikut : jumlah daun, luas daun, berat segar tanaman, berat kering tanaman, berat segar krop, dan diameter krop. Hasil penelitian pengaruh kombinasi dosis pupuk kandang, kambing, dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga dengan sistem budidaya jenuh air di lahan pasang surut tidak memberikan perbedaan terhadap semua variabel pengamatan dan hasil pada kubis bunga.
PREDIKSI TINGKAT BAHAYA EROSI DAN TINDAKAN KONSERVASI TANAH PADA PERKEBUNAN KARET RAKYAT DI KELURAHAN NYARUNGKOP KECAMATAN SINGKAWANG TIMUR Sakti, Ingdwi Lara; Riduansyah, Riduansyah; Chandra, Tino O
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i4.82717

Abstract

Penggunaan lahan berpengaruh terhadap tingkat bahaya erosi dalam suatu wilayah. Tujuan penelitian ini menganalisis tingkat bahaya erosi pada perkebunan karet rakyat di Kelurahan Nyarungkop Kecamatan Singkawang Timur untuk mengupayakan kelestarian pertanian berkelanjutan. Pengambilan sampel tanah menggunakan teknik purposive sampling. Titik pengamatan diambil sebanyak 6 sampel berdasarkan vegetasi, jenis tanah, dan kelas lereng yang didapat dari overlay satuan lahan. Setiap satuan lahan diambil 2 ring sampel tanah untuk diuji di laboratorium. Kemudian, data dianalisis menggunakan persamaan Universal Soil Loss Equation (USLE) dan Analisis Bahaya Erosi (TBE). Hasil yang didapat pada lokasi penelitian memiliki tingkat erosi yang sangat rendah, sehingga tindakan konservasi yang diberikan pada lahan tersebut cukup menggunakan teras tradisional.
IDENTIFIKASI SIFAT KIMIA TANAH PADA AREAL PENAMBANGAN KAOLIN DI DESA PAWANGI KECAMATAN CAPKALA KABUPATEN BENGKAYANG Mahendra, Dimas; Sulakhudin, Sulakhudin; Chandra, Tino Orciny
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i4.69959

Abstract

Kaolin merupakan bahan tambang alam yang termasuk dalam jenis tanah lempung (clay) dimana mineral penyusun utamanya adalah kaolinit. Tanah lempung jenis kaolin berwarna putih atau putih keabu-abuan. Di alam kaolin berasal dari dekomposisi feldspar, sebagai bahan tambang, kaolin bercampur   dengan oksida lainnya seperti magnesium oksida, kalsium oksida, kalium oksida dan lain-lain. Kegiatan penambangan tersebut dilakukan oleh perusahaan bersama dengan masyarakat dan menggunakan cara-cara penambangan mekanisasi yaitu eksavator. Penambangan yang dilakukan juga mengakibatkan lingkungan menjadi rusak apabila aktivitas penambangan telah berakhir. Akibatnya lahan-lahan bekas tambang seringkali menjadi kawasan yang gersang lahan menjadi lahan yang tidak produktif lagi dan menjadi miskin vegetasi, sehingga tumbuhan tidak dapat berkembang dengan baik karena rendah nya unsur hara, maka perlu di analisis lebih lanjut untuk mengetahui status kesuburan dan sifat kimia pada lahan pasca tambang kaolin. Penelitian akan dilakukan di Desa Pawangi Kecamatan Capkala Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat, di lokasi tersebut terdapat beberapa lahan bekas pertambangan kaolin yang di biarkan secara terlantar. Setelah penambangan kaolin berakhir, lahan tersebut tidak lagi diperdulikan dan dibiarkan begitu saja, sehingga tanah tersebut menjadi rusak.
PENGARUH KOMBINASI ASAM HUMAT DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH ALUVIAL Kurniawan, Yohanes Jordy; Surachman, Surachman; Palupi, Tantri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i4.86527

Abstract

Prospek budidaya bawang merah cukup baik karena memiliki nilai ekonomis yang baik dan mengingat fungsinya sebagai bumbu penyedap masakan yang digunakan sehari-hari membuat bawang merah menjadi salah satu komoditas pokok pertanian yang perlu diperhatikan agar kebutuhan konsumsi bawang merah nasional dapat tercukupi. Tanah Aluvial yang digunakan sebagai media tanam dihadapkan pada berbagai kendala yaitu berupa sifat fisik dan kimia tanah yang kurang baik. Peningkatan produksi tanaman bawang merah di tanah aluvial dapat ditingkatkan melalui kegiatan intensifikasi. Upaya intensifikasi yang dapat dilakukan yaitu dengan cara pemberian pupuk yang dikombinasikan yaitu pupuk organik asam humat dan pupuk anorganik NPK. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan dosis terbaik dari kombinasi asam humat dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di Jl. Sungai Raya Dalam, dimulai dari bulan November 2023 sampai Januari 2024. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan dengan 4 ulangan. Perlakuan pertama yaitu, AH 6 kg/ha + NPK 125 kg/ha, AH 5 kg/ha + NPK 150 kg/ha, AH 4 kg/ha + NPK 175 kg/ha, AH 3 kg/ha + NPK 200 kg/ha, AH 2 kg /ha + NPK 225 kg/ha, AH 1 kg/ha + NPK 250 kg/ha, dan Tanpa AH + NPK 275 kg/ha. Variabel yang diamati dalam penelitian, yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per rumpun, berat segar umbi per rumpun, dan berat kering angin umbi per rumpun. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian kombinasi asam humat dan NPK mempunyai pengaruh yang sama terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah aluvial. Dosis asam humat sebanyak 6 kg/ha dan NPK 125 kg/ha merupakan dosis efektif yang dapat digunakan dalam budidaya bawang merah pada tanah aluvial.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PAKCOY TERHADAP KOMBINASI NUTRISI AB MIX DAN POC AIR KELAPA Klin, Sebastianus Arnaldi Jimes; Budi, Setia; Sasli, Iwan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i4.80121

Abstract

Sawi pakcoy (Brassica rapa L) merupakan salah satu sayuran daun yang memiliki nilai ekonomis tinggi, untuk itu perlu adanya peningkatan produksi pakcoy.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dosis kombinasi nutrisi AB mix dan POC air kelapa yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil pakcoy secara hidroponik. Penelitian ini berlokasi di Jl. Perdamaian, Komplek Residence Borneo Khatulistiwa 3 No. A45 Kota Baru, Pontianak. Penelitian ini dilakukan dari 17 September 2022 sampai 28 Oktober 2022. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu kombinasi larutan AB mix dan POC air kelapa (L). Perlakuan kombinasi AB mix dan POC air kelapa terdiri dari 6 perlakuan, 4 ulangan, 4 sampel tanaman sehingga jumlah seluruh tanaman ialah 96 tanaman. Perlakuan yang diberikan sebagai berikut : l0 = 5 ml AB mix, l1 = 2,5 ml AB mix + 200 ml POC air kelapa / Liter, l2 = 2,5 ml AB mix + 300 ml POC air kelapa / Liter, l3 = 2,5 ml AB mix + 400 ml POC air kelapa / Liter, l4 = 2,5 ml AB mix + 500 ml POC air kelapa / Liter dan l5 = 2,5 ml AB mix + 600 ml POC air kelapa / Liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi AB-mix 5 ml memberikan rerata tertinggi pada pertumbuhan dan hasil pakcoy secara hidroponik. Pemberian  kombinasi AB-mix 2,5 ml + POC air kelapa 200 ml/l sudah mampu menggantikan pemberian AB-mix 5 ml/l
PENGARUH JADAM LIQUID FERTILIZER DARI LIMBAH TERUNG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG PADA TANAH ALUVIAL Kharisma, Nazza; Budi, Setia; Purwaningsih, Purwaningsih
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i4.86395

Abstract

Tanaman terung merupakan komoditas yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Terung banyak dibudidayakan oleh petani secara konvensional dengan input anorganik seperti pupuk. Hal ini dapat mengancam keberlanjutan pertanian sehingga diperlukan alternatif untuk menggantikan pupuk anorganik tersebut, yaitu dengan menerapkan pertanian organik menggunakan Jadam Liquid Fertilizer (JLF). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi JLF dari limbah terung yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil terung pada tanah aluvial. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal, yaitu "Konsentrasi JLF dari Limbah Terung" (j) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan. Percobaan diulang sebanyak 5 kali dan setiap satuan percobaan terdiri dari 8 tanaman. Variabel penelitian yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah cabang (buah), volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), jumlah buah (buah), berat buah per tanaman (g), bobot buah per buah (g), panjang buah (cm), dan diameter buah (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa JLF dengan konsentrasi 20% merupakan konsentrasi yang efisien terhadap variabel jumlah cabang. JLF dengan konsentrasi 10% merupakan konsentrasi yang efisien terhadap seluruh variabel hasil tanaman yaitu jumlah buah, berat buah per tanaman, bobot buah per buah, panjang buah, dan diameter buah.
PENGARUH KOMBINASI DOSIS PUPUK KANDANG DAN KAPUR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR DI LAHAN PASANG SURUT Pramesti, Refyani; Nurjani, Nurjani; Basuni, Basuni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i4.81110

Abstract

Kubis bunga termasuk spesies Brassica oleracea merupakan jenis tanaman sayuran yang dikonsumsi banyak masyarakat di Kalimantan Barat. Tujuan penelitian adalah mendapatkan kombinasi dosis pupuk kandang dan kapur yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga pada sistem budidaya jenuh air di lahan pasang-surut. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan faktor tunggal. Perlakuan yang dimaksud: A= pupuk kandang kambing 20 ton + kapur 1 ton/ha, B= pupuk kandang ayam 20 ton + kapur 1 ton/ha, C= pupuk kandang kambing 10 ton + kapur 2 ton/ha, D= pupuk kandang ayam 10 ton + kapur 2 ton/ha, E= pupuk kandang ayam 10 ton + kapur 1 ton/ha, F= pupuk kandang kambing 10 ton + kapur 1 ton/ha. Variabel yang diamati: jumlah daun, luas daun, berat segar tanaman, berat kering tanaman, berat segar krop, dan diameter krop. Hasil penelitian menunjukkan pemberian komposisi dosis pupuk kandang dan kapur terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga berpengaruh nyata terhadap jumlah daun 2 MST, 4 MST, luas daun, berat segar dan berat kering tanaman, kombinasi dosis pupuk kandang dan kapur meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bunga dengan kombinasi pupuk kandang ayam 10 ton/ha dan kapur 1 ton/ha merupakan dosis paling efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bunga dengan sistem budidaya jenuh air di lahan pasang-surut.
PENGARUH PEMBERIAN SLUDGE KELAPA SAWIT DAN PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING DI MAIN NURSERY Rahmadi, Nopiandito Fredi; Anggorowati, Dini; Warganda, Warganda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i4.77596

Abstract

Kelapa sawit ( Elaeis guineensis Jacq .) merupakan komoditi tanaman industri penting penghasil minyak. Bahan organik yang terdapat dalam sludge akan memperbaiki sifat fisik dan meningkatkan pertumbuhan tanaman. Mikroba yang ada pada pupuk hayati bermanfaat sebagai bahan pengurai yang dapat membantu menyediakan unsur hara. Oleh karena itu penelitian dilakukan dengan tujuan mengetahui interaksi lumpur dan pupuk hayati serta mengetahui dosis terbaik lumpur dan konsentrasi pupuk hayati terhadap pertumbuhan tanaman kelapa sawit di pembibitan utama . Penelitian dilaksanakan di lahan Pertanian yang terletak di Jl. Sungai Raya Dalam Ujung, Desa Punggur. Penelitian ini berlangsung dari 12 April hingga 5 Juli 2022. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini dalam bentuk faktorial dengan pola Rancangan Petak Terbagi (RPT). Perlakuan terdiri dari 2 faktor:   lumpur sebagai Petak Utama (MP) dan pupuk hayati sebagai Sub Petak (SP) yang masing-masing memiliki 3 taraf perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi CoStat. Variabel yang diamati yaitu pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, pertambahan luas daun, pertambahan diameter batang, pertambahan berat kering akar, pertambahan berat kering tajuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan lumpur dan pupuk hayati tidak saling mempengaruhi terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada tanah PMK di pembibitan utama . Dosis pemberian sludge dan pupuk hayati yang efektif yaitu 12 ton/ha dan 4cc /l larutan terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada tanah PMK di main nurser .
PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG AYAM, PUPUK HAYATI, DAN KAPUR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS KUBIS BUNGA DI LAHAN PASANG SURUT SULFAT MASAM DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR Anggreini, Dwita; Basuni, Basuni; Wasi'an, Wasi'an
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i4.83859

Abstract

Penggunaan pupuk kandang, pupuk hayati, dan kapur dalam budidaya tanaman kubis bunga pada lahan pasang surut sulfat masam mempunyai peran penting bagi perbaikan sifat fisik, kimia, dan biologi tanah sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bunga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk kandang ayam, pupuk hayati, dan kapur, serta untuk melihat respon dari dua varietas kubis bunga. Lokasi penelitian dilaksanakan di Golden River Camp yang berlokasi di Jl. Kalimas Tengah, Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penelitian ini berlangsung mulai bulan Juli-November 2023. Rancangan penelitian menggunakan Split Blok terdiri dari 2 faktor perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama varietas yaitu kubis bunga (Larissa dan Snow White sebagai petak utama (V) dan faktor kedua sebagai sub petak yaitu : pukan ayam; pukan ayam + kapur; pukan ayam + bioboost; pukan ayam + kapur + bioboost. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah daun, berat segar, berat kering, luas daun, muncul bunga, berat krop, dan diameter krop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Larissa dan kombinasi pupuk kandang ayam + Bioboost memberikan hasil terbaik pada kubis bunga di lahan pasang surut sulfat masam dengan sistem budidaya udara jenuh.  
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI LADA DI DESA MAYAK KECAMATAN SELUAS KABUPATEN BENGKAYANG Rian, Fazliandri Agus; Maswadi, Maswadi; Hutajulu, Josua Parulian
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i4.85015

Abstract

Tujuan penellitian ini adalah Menganalisis pendapatan dan kelayakan usahatani lada di Desa Mayak Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, di mana data primer dan sekunder dikumpulkan dari petani dan sumber terkait. Analisis pendapatan dan R/C Ratio digunakan untuk mengevaluasi kelayakan usahatani lada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani lada di daerah tersebut mengalami kerugian rata-rata sebesar Rp -38.845.694 per hektar per musim tanam. Nilai R/C rasio sebesar 0,44 mengindikasikan bahwa usahatani ini tidak layak secara ekonomi untuk dilanjutkan karena tidak memberikan keuntungan yang memadai.

Page 1 of 2 | Total Record : 17