cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 4" : 30 Documents clear
KAJIAN PENGARUH JARAK SALURAN AIR TERHADAP STATUS KESUBURAN TANAH SAWAH PASANG SURUT DI DESA PARIT KELADI KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Zulshifa, Adilla; Sulakhudin, Sulakhudin; Hazriani, Rini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i4.93484

Abstract

Lahan pasang surut adalah lahan yang dipengaruhi oleh pasang (naik) dan surutnya (turun) air laut atau sungai, lahan pasang surut termasuk salah satu tipe ekosistem lahan basah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kesuburan tanah dari jarak saluran air yang berbeda pada sawah pasang surut di Desa Parit Keladi Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey di lapangan yang dilaksanakan pada lahan sawah pasang surut di Desa Parit Keladi Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Penelitian dilakukan dengan pengambilan 4 titik sampel dengan metode diagonal diambil pada 5 titik utama, masing-masing titik akan dikompositkan menjadi satu sampel. Sampel tanah kemudian dianalisis di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan Status kesuburan pada lokasi penelitian di sawah pasang surut dari ke-4 titik pengamatan tergolong dalam status kesuburan tanah rendah. Rendahnya kesuburan tanah disebabkan karena KB dan K-total tanah termasuk dalam kriteria rendah. Semakin jauh jarak dari saluran air menunjukkan adanya peningkatan dari KTK, KB dan P-total, sedangkan K-total dan C-organik menurun semakin jauh jaraknya.
PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM DAN KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN LOBAK PADA TANAH PMK Supriadi, Ardi; Surachman, Surachman; Abdurrahman, Tatang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i4.86105

Abstract

Pemanfaatan tanah PMK sebagai media tanaman lobak dihadapkan pada berbagai masalah diantaranya sifat fisik dan kimia tanah yang kurang baik. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan dosis yang tepat antara pupuk kandang ayam dan kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah PMK. Penelitian ini dilaksanakan di lokasi yang terletak di Jl. Reformasi, Gg Matematika, Pontianak, Kalimantan Barat. Penelitian ini berlangsung selama 3 bulan, pada tanggal 20 November 2023 "“ 5 Januari 2024. Penelitian ini menggunakan faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah pupuk kandang ayam (p) dan faktor kedua adalah pupuk KCl (k) yang masingmasing terdiri dari 3 taraf. Perlakuan pupuk kandang ayam p1 = 5 ton/ha, p2 = 10 ton/ha, p3 = 15 ton/ha. Perlakuan pupuk KCL k1= 100 kg/ha, k2 = 200 kg/ha, k3 = 300 kg/ha. Perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap ulangan terdiri dari 4 sampel, jumlah tanaman seluruhnya adalah 108 tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu jumlah daun, berat kering tanaman,berat segar tanaman, berat segar umbi, panjang umbi, dan diameter umbi. Hasil peneltian menunjukan bahwa tidak terdapat interaksi anatomi pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk KCL pertumbuhan dan hasil lobak pada tanah PMK, pupuk kandang ayam dosis 10 ton/ha dan pupuk KCL dosis 100 kg/ha sudah dapat memberikan pertumbuhan dan hasil lobak pada tanah PMK.
PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL UBI JALAR PADA TANAH PMK Wati, Rina; Ruliyansyah, Agus; Pramulya, Muhammad
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i4.92122

Abstract

Tanaman ubi jalar sangat menjanjikan untuk dikembangkan. Selain fungsinya sebagai pengganti bahan makanan pokok, ubi jalar memiliki prospek yang cukup bagus sebagai komoditas pertanian unggulan. Membudidayakan ubi jalar dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan menjadi sumber pendapatan bagi petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari dosis interaksi pupuk kandang ayam dan pupuk NPK yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil ubi jalar. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 04 Oktober 2024 sampai 02 Januari 2025. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu pupuk kandang ayam (A) dan pupuk NPK (P). Faktor pupuk kandang ayam yaitu a1 = 0,37 kg/tanaman, a2 = 0,75 kg/tanaman, a3 = 1,12 kg/tanaman. Faktor pupuk NPK yaitu p1 = 7,5 gram/tanaman, p2 = 11,2 gram/tanaman, p3 = 15 gram/tanaman. Parameter pengamatan pada penelitian ini meliputi: jumlah cabang (cabang), panjang sulur (cm), jumlah umbi per tanaman (umbi), berat umbi per tanaman (g), diameter umbi (cm), dan panjang umbi (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara pemberian pupuk kandang ayam dan NPK pada semua parameter. Pemberian NPK memberikan pengaruh nyata terhadap parameter panjang sulur dan diameter umbi. Pemberian pupuk kandang ayam dengan dosis 10 ton/ha dan dosis NPK 300 kg/ha merupakan dosis yang efektif untuk pertumbuhan dan hasil ubi jalar.
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PAGODA PADA TANAH GAMBUT Sihite, Yustus Lasroha; Sasli, Iwan; Abdurrahman, Tatang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i4.91998

Abstract

Produksi sawi pagoda di Kalimantan Barat masih terbatas, kebanyakan para petani membudidayakan tanaman sawi pagoda hanya secara hidroponik. Lahan gambut yang keberadaannya cukup luas di Kalimantan Barat dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi tanaman sawi pagoda. Pengembangan tanaman sawi pagoda di lahan gambut dihadapkan pada sejumlah kendala kesuburan tanah. Upaya dalam mengatasi kendala tersebut adalah dengan pemberian pupuk hayati dan pupuk NPK. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan hasil terbaik dari pemberian pupuk hayati FNS dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pagoda pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di lokasi yang terletak di Jalan Pentagon Dalam Komplek Griya Lantang Tipo, kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian berlangsung pada tanggal 7 September "“ 18 November 2024. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Petak Terpisah (Split Plot Design) RAL dengan 2 faktor. Petak utama adalah pupuk hayati (H) terdiri dari: h0 = Tanpa pupuk hayati, h1 = Pemberian pupuk hayati, dan anak petak adalah pupuk NPK (N) terdiri dari: n1 = 100 kg/ha, n2 = 200 kg/ha, n3 = 300 kg/ha, n4 = 400 kg/ha, n5 = 500 kg/ha. Perlakuan diulang sebanyak 3 kali, setiap perlakuan terdiri dari 3 sampel. Jumlah tanaman seluruhnya adalah 90 tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu jumlah daun, volume akar, berat kering tanaman, berat segar tanaman. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara pupuk hayati dan NPK pada semua variabel pengamatan. Pemberian pupuk hayati dapat meningkatkan jumlah daun umur 6 MST dan berat segar tanaman. Pemberian pupuk NPK dengan dosis 400 kg/ha memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan berat kering tanaman dan berat segar tanaman.
HUBUNGAN PARTISIPASI PETANI DALAM KEARIFAN LOKAL BA"™AE"™ SUKU DAYAK SALAKO DENGAN PRODUKSI PADI LADANG DI KECAMATAN SAJINGAN BESAR KABUPATEN SAMBAS Yayan, Maurus; Suyatno, Adi; Komariyati, Komariyati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i4.90854

Abstract

Kecamatan Sajingan Besar ditempati oleh mayoritas etnis suku Dayak, dengan sub suku Dayak Salako. Kearifan lokal suku Dayak Salako sangat majemuk salah satunya Ba"™Ae"™ (gotong royong). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan partisipasi petani dalam kearifan lokal Ba"™Ae"™   berupa kegiatan pembukaan ladang/penebangan pohon, pembakaran ladang, sanitasi ladang, penanaman benih/menuggal, penyiangan rumput, dan pemanenan oleh sub suku Dayak Salako dengan Produksi Padi Ladang, Penelitian mengunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh pendekatan kualitatif, penelitian dilakukan di Desa Sanatab dan Desa Sungai Bening yang ada di Kecamatan Sajingan Besar dengan jumlah responden sebanyak 44 orang dengan waktu penelitian kurang lebih   satu bulan, analisis data yang digunakan adalah Uji Chi-Square dengan dibantu software SPSS 21. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1)  pada karakteristik, usia petani berada pada rentang 31-60   (84%), jenis kelamin didominasi oleh laki-laki (59%), tingkat pendidikan lebih banyak tidak tamat SD (55%), pengalaman usahatani diatas 20 tahun (93%) dengan   luas lahan lahan rata-rata   0.5-1 Ha (80%); 2) pembukakaan ladang, pembakaran ladang, penanaman benih, pemanenan padi berada pada kategori tinggi sementara itu sanitasi ladang, penyiangan rumput berada pada kategori sedang. Secara keseluruhan   partisipasi petani dalam produksi padi ladang tidak terdapat hubungan yang signifikan antara partisipasi petani dengan cara Ba"™Ae"™ oleh sub suku Dayak Salako dengan produksi padi ladang.
PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN POC DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG UNGU PADA TANAH ALUVIAL Paradah, Ronaldus; Basuni, Basuni; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i4.89061

Abstract

Terung (Solanum melongena  L.) merupakan salah satu tanaman sayuran yang berbentuk buah. Salah satu tanaman terung yang sering di konsumsi yaitu terung ungu.  Faktor yang menyebabkan menurunya produksi terung yaitu turunnya produktivitas tanah dan kurangnya ketersediaan unsur hara yang terdapat didalam tanah. Usaha untuk meningkatkan produksi terung ungu di Kalimantan Barat dapat dilakukan dengan penambahan unsur hara kedalam tanah menggunakan POC dan Pupuk NPK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui frekuensi pemberian POC dan dosis NPK terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil terung ungu pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat  selama 4 bulan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor A yaitu frekuensi pemberian POC sebanyak 3 taraf perlakuan yaitu f1 =  1 kali, f2 =    2 kali, f3  = 3 kali  dan faktor B yaitu dosis pupuk NPK sebanyak 3 taraf perlakuan yaitu dosis NPK: p1 = 6 g/tanamn, p2 =  12 g/tanaman, p3  = 18 g/tanaman total kombinasi perlakuan sebanyak 9 diulang 3 kali dengan setiap perlakuan menggunakan 4 tanaman sampel. Variabel penelitian meliputi tinggi tanaman, berat kering tanaman, berat segar tanaman, volume akar, jumlah buah pertanaman, berat buah per tanaman, berat buah perbuah, berat buah per petak dan panjang buah. Pelaksanaan penelitian meliputi persiapan lahan penelitian, persemaian, pemberian pupuk dasar dan kapur, penanaman, pemberian POC, pemberian pupuk NPK, pemeliharaan tanaman dan pemanenan. Hasil penelitian menunjukan bahwa frekuensi POC 2 kali pemberian memberikan hasil terbaik pada tanaman terung ungu dan dosis NPK 18 g/tanaman memberikan hasil terbaik pada tanaman terung ungu pada tanah aluvial.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI PADI SAWAH (ORYZA SATIVA L) TADAH HUJAN Rifqi, Rifqi; Sudrajat, Jajat; Oktoriana, Shenny
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i4.91351

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi sawah tadah hujan. Metode analisis yang diterapkan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data dianalisis menggunakan analisis regresi model Cobb Douglas untuk melihat pengaruh masing-masing faktor produksi terhadap produksi yang dihasilkan. Analisis kuantitatif menggunakan metode analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian, faktor yang mempengaruhi produksi padi sawah tadah hujan adalah benih dan luas lahan.
KARAKTERISTIK SENSORI MINUMAN FUNGSIONAL SERBAT PADA BERBAGAI JENIS PEMANIS Putri, Audy Fadzilla; Lestari, Oke Anandika; Raharjo, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i4.94735

Abstract

Minuman fungsional serbat berbasis rempah merupakan inovasi pangan tradisional yang potensial dikembangkan sebagai produk bernilai kesehatan. Penambahan jenis pemanis dapat memengaruhi persepsi panelis terhadap mutu sensori produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis pemanis terhadap karakteristik sensori minuman fungsional serbat. Formulasi serbat menggunakan campuran rempah seperti jahe, kayu manis, kapulaga, dan rempah lainnya, dengan lima jenis pemanis: gula pasir, stevia, madu Trigona, gula kelapa, serta kontrol tanpa pemanis. Uji sensori dilakukan terhadap atribut warna, aroma, rasa, tekstur dan kesukaan keseluruhan menggunakan uji Kruskal Wallis dan BNJ. Hasil menunjukkan bahwa jenis pemanis berpengaruh nyata terhadap warna, rasa, dan kesukaan keseluruhan (p
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI SAMHONG DENGAN POC AIR CUCIAN BERAS DAN AB MIX SISTEM HIDROPONIK SUMBU Setiono, Christianus; Anggorowati, Dini; Abdurrahman, Tatang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i4.91751

Abstract

Sawi Samhong (Brassica juncea L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang mempunyai prospek yang tinggi. Penggunaan sistem hidroponik yang relatif mahal menjadi hambatan untuk skala rumahan serta pemula yang bertani secara hidroponik, sehingga diperlukan solusi yang dapat mengefisiensikan penggunaan pupuk sintetik yaitu dengan penggunaan pupuk organik cair (POC) air cucian beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi POC air cucian beras terbaik untuk pertumbuhan sawi samhong dan interaksi terbaik pemberian POC air cucian beras + AB Mix untuk pertumbuhan sawi samhong. Penelitian ini telah dilaksanakan di Green House Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jl. Alianyang Kota Pontianak sejak tanggal 14 September sampai dengan 14 Oktober 2024. Penelitian ini menggunakan metode ekspiremen lapangan mengikuti faktorial dengan pola Rancangan Petak Terbagi (Split Plot RAL) yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor AB Mix sebagai petak utama dan POC Air Cucian Beras sebagai anak petak. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap ulangan 4 sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu Petak Utama (AB Mix) adalah ao = tanpa AB Mix dan a1 = dengan AB Mix, kemudian Anak Petak (POC Air Cucian Beras) j1 = 400 ppm POC, j2 = 600 ppm POC, j3 = 800 ppm POC, j4 = 1.000 ppm POC dan j5 = 1.200 ppm POC. Variabel yang diamati pada penelitian meliputi: tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar, berat kering per tanaman dan berat segar per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian AB Mix dan POC air cucian beras konsentrasi 1.200 merupakan interaksi terbaik terhadap berat segar tanaman sawi samhong pada sistem hidroponik sumbu. Pemberian AB Mix dapat meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar tanaman dan berat kering tanaman. Konsentrasi POC air cucian beras 1.200 ppm memberikan hasil paling tinggi terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, berat kering per tanaman, dan berat segar per tanaman sawi samhong pada sistem hidroponik sumbu.
PENGARUH LARUTAN NUTRISI HIDROPONIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PAKCOY SECARA HIDROPONIK Rahmawati, Stefani; Sasli, Iwan; Pramulya, Muhammad
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i4.89051

Abstract

Tanaman Pakcoy yang dibudidayakan secara hidroponik menghasilkan produk yang higenis dan bergizi tinggi, keberhasilan pembudidayaan tanaman pakcoy secara hidroponik juga dipengaruhi oleh penggunaan pupuk sebagai nutrisi tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh larutan nutrisi SR (racikan) pada pertumbuhan dan hasil pakcoy dengan sistem hidroponik DFT. Penelitian ini di laksanakan, di Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, jl. Pendidikan. Penelitian berlansung dari 19 Juli "“ 28 Agustus 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial terdiri dari 1 faktor yaitu konsentrasi larutan nutrisi hidroponik (P), masing-masing faktor terdiri 5 perlakuan, 5 ulangan, dan 3 sampel tanaman sehingga terdapat 75 unit percobaan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan nutrisi AB Mix Good plant, Calnit, Flex G, Mag S, Map. Variabel penelitian yang diamati: Volume akar, lebar daun, jumlah daun, tinggi tanaman, dan berat segar tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa berbagai jenis larutan nutrisi memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pakcoy, nutrisi yang di racik (SR) yang terdiri dari pupuk Calnit, Flex G, Mag S, Map dengan konsentrasi 1000 ppm mampu menggantikan nutrisi AB Mix goodplant (kontrol), namun penggunaan nutrisi racikan (SR) dibawah 1000 ppm dapat menurutkan pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy.

Page 1 of 3 | Total Record : 30