cover
Contact Name
Hanifuddin Jamin
Contact Email
al-ihtirafiah@staindirundeng.ac.id
Phone
+6283162930924
Journal Mail Official
al-ihtirafiah@staindirundeng.ac.id
Editorial Address
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Alamat: Jl. Lingkar Kampus Alue Peunyareng, Gp. Gunong Kleng, Meureubo - Aceh Barat. Kode Pos: 23615 Telp/Fax (0655) 7551591
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Al-Ihtirafiah
ISSN : 28072073     EISSN : 28072081     DOI : https://doi.org/10.47498/ihtirafiah
Core Subject : Religion, Education,
Al-Ihtirafiah: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah adalah jurnal nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia. Jurnal ini diterbitkan secara berkala sebanyak 2 kali dalam setahun, yaitu pada Juni dan Desember. Al-Ihtirafiah: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah mempublikasikan artikel hasil penelitian dan studi teori tentang Pendidikan Dasar yang berfokus pada lima topik, yaitu 1) Konsep Pendidikan Dasar, 2) Kurikulum Pendidikan Dasar, 3) Pembelajaran Pendidikan Dasar, 4) Model dan Metode Pendidikan Dasar, da 5) Evaluasi Pendidikan Dasar.
Articles 65 Documents
UPAYA GURU DALAM MENGATASI HAMBATAN MEMBACA SISWA KELAS RENDAH DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 3 BUNGO Andryadi; Dini Muawaroh; M. Imamuddin; Januar; Yudelnilastia; Fitri Alrasi
AL-IHTIRAFIAH: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/ihtirafiah.v5i1.5845

Abstract

Salah satu cabang ilmu yang paling awal dipelajari siswa ketika memasuki jenjang Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar adalah mengenal huruf dan membaca karena ilmu membaca adalah ilmu yang disetiap harinya manusia memakai ilmu tersebut. Tetapi, tak sedikit peserta didik mengalami kesulitan untuk memahami konsep dan cara membaca, meskipun terdapat beberapa siswa yang mampu mengenali cara membaca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja upaya pendidik untuk mengatasi hambatan dalam pembelajaran membaca pada materi sosialisasi alfabet dan membuat kalimat yang benar di kelas 3 MIN 3 Bungo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat lima upaya yang dilakukan pengajar untuk mengatasi kesulitan peserta didik, meliputi: (1) memastikan kesiapan siswa untuk belajar bahasa Indonesia; (2) pemakaian media atau alat peraga yang konkrit dan relevan dengan materi ajar; (3) memberi soal sesuai dengan kemampuan berfikir dan tingkat kelas siswa (4) guru memberi kebebasan peserta didik buat belajar serta menuntaskan soal menggunakan cara mereka masing-masing serta (5) melakukan pendekatan untuk menghilangkan rasa takut siswa. Melalui upaya tersebut kesulitan siswa pada belajar membaca bisa ditangani dengan baik, sebagai akibatnya siswa akan semakin berkembang serta mampu membaca denga baik.
PENERAPAN METODE STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS II DI SD NEGERI 1 SINGKOHOR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Kuswati; Nur Rohman
AL-IHTIRAFIAH: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/ihtirafiah.v5i1.5859

Abstract

This research aims to improve the understanding of grade II students of SD Negeri 1 Singkohor on the main message in Surah An-Nas through the application of the storytelling method. The problems faced are low student understanding due to conventional learning methods and lack of interest in learning. The research method used is classroom action research with two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects involved 35 grade II students of SD Negeri 1 Singkohor. Data was collected through written tests and observation of student learning activities. The results showed a significant increase in students' understanding of the material after the application of the storytelling method, with the percentage of completeness of learning outcomes increasing from 51.43% in pre-research to 77.14% in cycle I and 91.43% in cycle II. In addition, student learning activities also showed an increase from fair to good and excellent. The conclusion of this study is that the storytelling method is effective in increasing students' understanding and activeness in learning the main message material of Surah An-Nas in grade II elementary school.
PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN HADIS Iskandar, Rusdy; Andhika, M. Rezki; Fassella, Fasya
AL-IHTIRAFIAH: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Vol. 5 No. 2 (2025): Al-Ihtirafiah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/b6ab5a50

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena menurunnya kualitas akhlak, khususnya di kalangan generasi muda. Kondisi tersebut tercermin dalam berbagai perilaku menyimpang, seperti tawuran antarsiswa, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, serta rendahnya sikap hormat terhadap guru dan orang tua. Fenomena ini menunjukkan adanya krisis moral yang perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Metode yang digunakan dalam pembuatan artikel ini merupakan metode library research dengan pendekatan literature review dalam menganalisis data dan informasi tentang pendidikan karakter untuk anak sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membentuk dan mengembangkan kepribadian serta karakter peserta didik yang berakhlakul karimah, bermoral, berperilaku baik, Kemampuan membedakan antara yang baik dan buruk, serta menanamkan kecerdasan spiritual. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pemerintah diharapkan merumuskan model pendidikan akhlak yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis, khususnya sekolah dasar, diharapkan mengimplementasikan pendidikan akhlak secara integral yang mencakup hubungan manusia dengan Allah SWT. Masyarakat berperan mengarahkan anak untuk berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pendidikan karakter menjadi tanggung jawab bersama. Dengan demikian, penguatan pendidikan karakter berbasis ajaran Islam menjadi strategi penting dalam membentuk generasi penerus bangsa yang beriman, berakhlak mulia, dan berintegritas.
PENGGUNAAN MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA IPAS PADA SISWA KELAS V MIN 3 ACEH BARAT Teuku Yusran; Hery Setiyatna; Agus Widada
AL-IHTIRAFIAH: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Vol. 5 No. 2 (2025): Al-Ihtirafiah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/ppybwe46

Abstract

Penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa materi energi listrik pada siswa kelas V MIN 3 Aceh Barat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa materi energi listrik pada siswa kelas V MIN 3 Aceh Barat tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Data dikumpulkan dengan Observasi, Angket, Test, dan Dokumen. Data yang sudah terkumpul dianalisis dengan Analisis deskriptif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perolehan nilai tiap-tiap siklus mengalami peningkatan, prosentase pemahaman siswa pada kegiatan Pra siklus kategori tuntas 31%, kategori tidak tuntas 69%, pada Siklus I kategori tuntas 53%, dan kategori tidak tuntas 47%, pada Siklus II kategori tuntas 69%, dan kategori tidak tuntas 31%, sedangkan pada Siklus III kategori tuntas 94% sedangkan kategori tidak tuntas adalah 2%. Dengan demikian terbukti bahwa pembelajaran model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V MIN 3 Aceh Barat terhadap materi energi listrik
Internalisasi Budaya Literasi Melalui Program Sekolah Dan PendekatanPedagogis Guru Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Di SD Negeri Tigo Jangko Balqis, Jihan; Jihan Balqis Safitri; Nurhaliza; Safrizal; Sunarti
AL-IHTIRAFIAH: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Vol. 5 No. 2 (2025): Al-Ihtirafiah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/5fx7x998

Abstract

Rendahnya tingkat literasi dan minat baca di kalangan siswa sekolah dasar masih menjadi tantangan signifikan dalam konteks pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan minat baca siswa di SD Negeri Tigo Jangko melalui pendekatan studi kasus kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga guru kelas V, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi teknik untuk menjamin keabsahan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa guru menerapkan dua pilar strategis utama: penciptaan lingkungan literasi yang mendukung dan pembentukan kebiasaan literasi rutin. Strategi lingkungan mencakup pengelolaan pojok baca secara partisipatif, penggunaan "Pohon Bacaan" sebagai media refleksi visual, serta penerapan sistem absensi terstruktur dengan insentif akademik. Sementara itu, pembiasaan dipupuk melalui program literasi pagi selama 10 menit yang konsisten sebelum pembelajaran dimulai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara fasilitas fisik dan intervensi pedagogis yang konsisten secara efektif menumbuhkan kebiasaan membaca, meningkatkan fokus siswa, dan membina minat baca yang berkelanjutan. Hasil ini menegaskan peran guru sebagai agen perubahan yang krusial dalam mengembangkan strategi literasi yang kontekstual dan partisipatif di pendidikan dasar.