cover
Contact Name
Raden Bayu Indradi
Contact Email
bayu.indradi@unpad.ac.id
Phone
+628526539350
Journal Mail Official
ijbp@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Journal of Biological Pharmacy
ISSN : 28075277     EISSN : 28074173     DOI : https://doi.org/10.24198/ijbp.v1i2.37398
Core Subject : Health, Science,
Indonesian Journal of Biological Pharmacy (Jurnal Biologi Farmasi Indonesia) adalah publikasi ilmiah pada seluruh aspek Biologi Farmasi. Jurnal ini diterbitkan 3 kali setahun untuk menyediakan forum bagi apoteker, dan profesional kesehatan lainnya untuk berbagi praktik terbaik, meningkatkan jaringan kerja dan pendekatan yang lebih kolaboratif dalam bidang Biologi Farmasi. IJBP dimaksudkan untuk menampilkan artikel penelitian berkualitas dalam bidang Biologi Farmasi untuk menjadi panduan ilmiah dalam bidang yang berkaitan dengan Biologi Farmasi. Jurnal ini adalah jurnal peer-review dan menerbitkan artikel penelitian orisinal tentang semua aspek Biologi Farmasi. Jurnal ini juga merupakan media publikasi pertemuan dan berita yang berkaitan dengan kemajuan dalam bidang Biologi Farmasi di berbagai daerah. Jurnal menerbitkan artikel dalam kategori penelitian orisinal maupun ulasan (review). Seluruh kiriman akan melalui proses peer-review oleh para ahli.
Articles 75 Documents
Artikel Ulasan: Aktivitas Daun Sirsak (Annona muricata L.) Sebagai Antiinflamasi Pada Luka Bakar Sukmara, Sendi; Saptarini, Nyi Mekar
Indonesian Journal of Biological Pharmacy Vol 3, No 1 (2023): IJBP (April)
Publisher : Department of Biological Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijbp.v3i1.43535

Abstract

Inflamasi merupakan respon normal tubuh mengenali rangsangan berbahaya. Berdasarkan data dariRiskesdas pada tahun 2018 bahwa proporsi untuk luka bakar sebesar 1,3 untuk Indonesia dan palingbesar terjadi di Papua dengan proporsi sebesar 3. Daun sirsak (Annona muricata L.) menjadi salahsatu inovasi sekaligus solusi untuk mengatasi penanganan luka bakar yang terus meningkat. Metodepenelitian yang dilakukan adalah pencarian literatur atau studi pustaka dengan kata kunci “Annonamuricata L.”, “Anti Inflammatory Activity of Annona muricata L.”, dan “inflammation in burns” dengantahun publikasi 10 tahun terakhir dari situs valid seperti Google schoolar dan Pubmed. Literatur yangmemenuhi kriteria inklusi berjumlah 10 artikel ilmiah. Diperlukan pengkajian atau penelusuran senyawabioaktif yang dapat dimanfaatkan sebagai antiinflamasi pada luka bakar pada daun sirsak. Hasildari review ini adalah aktivitas antiinflamasi daun sirsak dipengaruhi oleh kandungan senyawa fenol,alkaloid dan senyawa lainnya yang berperan sebagai antioksidan alami yang telah teruji secara invitro dan in vivo sehingga dapat dimanfaatkan sebagai herba potensial dalam mengatasi luka bakardengan mekanisme sebagai antioksidan dan penghambatan mediator inflamasi.
Review: Pemanfaatan Beberapa Tanaman Herbal Sebagai Kandidat Obat Pendukung Penghentian Merokok Khoirunnisa, Afina; Subarnas, Anas
Indonesian Journal of Biological Pharmacy Vol 3, No 1 (2023): IJBP (April)
Publisher : Department of Biological Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijbp.v3i1.42440

Abstract

Indonesia merupakan negara tertinggi ke-3 dengan 74 juta jiwa sebagai pengguna rokok, setelahChina dan India. Diantara perokok di Indonesia, terutama para pelajar, sudah mulai menyadari bahayadari merokok. Namun, terapi yang ada saat ini masih menimbulkan beberapa efek samping serta jikatidak digunakan dalam dosis tepat akan membuat efek kecanduan. Kajian pustaka ini bertujuan untukmenunjukkan bahwa terdapat kandungan senyawa pada beberapa tanaman herbal yang berpotensiuntuk dikembangkan sebagai obat pendukung penghentian merokok. Sumber data yang digunakansebagai referensi pada kajian pustaka ini terdiri dari 14 jurnal internasional, 2 jurnal nasional, dan1 textbook yang diseleksi melalui kriteria inklusi menggunakan beberapa database seperti GoogleScholar, Books Google, PubMed, ResearchGate, Science Direct, Springer Link, dan Perpustakaan OnlineWiley. Berdasarkan beberapa informasi yang telah diuraikan bahwa dari total 10 tanaman herbalyang meliputi jeruk nipis, lada hitam, angelica, akar emas, cengkeh, akar astragalus, jeringau, daunmimba, daun kemangi, dan sawi langit memiliki kandungan senyawa alami yang berpotensi menjadiobat pendukung penghentian merokok dan ketergantungan terhadap nikotin. Hal ini dikarenakan9 dari 10 tanaman tersebut memiliki aktivitas antioksidan dan 1 tanaman lainnya memiliki aktivitassebagai antidepresan.
Skrining Fitokimia dan Profil KLT Ekstrak dan Fraksi Daun Manggu Leuweung (Garcinia celebica L.) Peratiwi, Shafira Galuh; Tahara, Nabila; Mustikawati, Bunga; Maisyarah, Intan Timur; Indradi, Raden Bayu; Barliana, Melisa Intan
Indonesian Journal of Biological Pharmacy Vol 3, No 1 (2023): IJBP (April)
Publisher : Department of Biological Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijbp.v3i1.44481

Abstract

Tanaman manggu leuweung (Garcinia celebica L.) merupakan tanaman yang termasuk genus Garcinia danfamili Clusiaceae. Genus Garcinia spp. telah banyak diteliti karena memiliki potensi untuk dikembangkansebagai alternatif pengobatan namun belum banyak penelitian yang dilakukan pada ekstrak danfraksi daun G. celebica. Dilaporkan ekstrak dari daun G. celebica memiliki aktivitas sebagai antioksidan,antimikroba, antikanker dan antiplasmodial. Tujuan dari penulisan ini untuk mengetahui kandungansenyawa metabolit sekunder dan profil KLT yang pada ekstrak etanol, fraksi n-heksan dan fraksi etilasetat daun G. celebica. Penelitian dilakukan melalui tahap ekstraksi dengan metode maserasi, fraksinasisecara Ekstraksi Cair-Cair (ECC), pemeriksaan ekstrak dan fraksi dengan Kromatografi Lapis Tipis(KLT) dan skrining fitokimia. Berdasarkan hasil skrining fitokimia ekstrak daun G. celebica mengandungsenyawa flavonoid, saponin, polifenol, monoterpen/seskuiterpen. Fraksi n-Heksana daun G. celebicamengandung senyawa flavonoid, polifenol dan monoterpen/seskuiterpen sedangkan fraksi etil asetatdaun G. celebica L. mengandung senyawa flavonoid, saponin, polifenol, monoterpen/seskuiterpen.
Artikel Ulasan: Bioaktivitas dan Kandungan Senyawa Kimia dari Tanaman Bunga Kupu-Kupu (Bauhinia purpurea Linn.) Harda, Adila Resca; Sumayyah, Shofiah; Indradi, Raden Bayu
Indonesian Journal of Biological Pharmacy Vol 3, No 1 (2023): IJBP (April)
Publisher : Department of Biological Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijbp.v3i1.41040

Abstract

Bauhinia purpurea L. atau dikenal sebagai tanaman bunga kupu-kupu banyak digunakan sebagaitanaman hijau di tepi jalan dan memiliki bioaktivitas yang berpotensi sebagai obat herbal. Review inibertujuan untuk mengetahui senyawa kimia dan aktivitas farmakologi yang terdapat dalan Bauhiniapurpurea L. baik secara ilmiah (in vitro dan in vivo) maupun secara empiris. Metode yang digunakandalam review artikel ini adalah dengan pencarian literatur berupa jurnal ilmiah nasional maupuninternasional yang diakses dari situs Google Scholar. Sebanyak 17 artikel yang masuk kedalam kriteriainklusi, dan didapatkan kesimpulan bahwa Bauhinia purpurea L. banyak digunakan dalam pengobatantradisional karena peran berbagai macam senyawa kimia salah satunya flavonoid. Bauhinia purpurea L.memiliki aktivitas farmakologi sebagai antimikroba, antidiabetes, analgesik, anti radang, antiulcer, antikonvulsan dan lain-lain. Bauhinia purpurea L diharapkan dapat digunakan dalam sediaan herbal untukmenyembuhkan atau memperbaiki kesehatan.
Studi Penambatan Molekuler Senyawa Antidiabetes pada Reseptor PPAR-γ dari Tanaman Ciplukan (Physalis angulata Linn.) Lestari, Ira Novianty; Renada, Ega; Juliana, Dinda; Iswara, Kifti; Sukmara, Sendi
Indonesian Journal of Biological Pharmacy Vol 3, No 1 (2023): IJBP (April)
Publisher : Department of Biological Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijbp.v3i1.43355

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh pankreas tidak cukup memproduksiinsulin atau ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Salah satu tumbuhan yangberpotensi sebagai antidiabetes adalah ciplukan (Physalis angulata Linn.). Pada penelitian ini dilakukanstudi penambatan molekular terhadap 10 senyawa dari tanaman ciplukan (Physalis angulata Linn.) untukmengetahui senyawa terbaik sebagai kandidat obat antidiabetes pada reseptor PPAR-γ. Pengujiandilakukan menggunakan AutoDock Tools-4.2.6 untuk simulasi penambatan molekuler, PreADMET danLipinski’s Rules of Five digunakan untuk memprediksi farmakokinetik dan toksisitas ligan yang diuji.Hasil menunjukkan bahwa senyawa terbaik sebagai antidiabetes pada reseptor PPAR-γ adalahWithangulatin-A dengan nilai energi ikatan dan konstanta inhibisi masing-masing sebesar -8,59 kkal/mol dan 0,502 uM, ikatan hidrogen terjadi pada residu asam amino Cys285 dengan hasil PreADMETdan Lipinski’s Rules of Five memenuhi persyaratan.
Kajian Literatur: Aktivitas Antimikroba Sambiloto (Andrographis paniculata) terhadap Bakteri dan Jamur Amanah, Hasna Sania; Febriyanti, Raden Maya
Indonesian Journal of Biological Pharmacy Vol 3, No 2 (2023): IJBP (Agustus)
Publisher : Department of Biological Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijbp.v3i2.41344

Abstract

Sambiloto merupakan tanaman yang digunakan pada pengobatan secara tradisional pada Ayurveda, Unani, dan Siddha di India. Sambiloto memiliki beberapa aktivitas diantaranya adalah anti bakteri dan anti jamur. Anti bakteri dan anti jamur merupakan agen yang dapat menghilangkan atau menghambat pertumbuhan bakteri atau jamur yang dapat menyebabkan infeksi. Untuk mengetahui aktivitas anti mikroba dari sambiloto ini dilakukan kajian literatur mengenai aktivitas antimikroba sambiloto. Dilakukan pencarian jurnal berbahasa Indonesia dan berbahasa Inggris yang sesuai dengan kata kunci kemudian diskrining berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Didapatkan 19 jurnal yang cocok kemudian dikaji berdasarkan bagian tanaman yang digunakan, pelarut, senyawa aktif, dan hasil pengujiannya. Dilakukan pengkajian mengenai aktivitas antimikroba yang didapatkan dari berbagai jurnal yang penelitiannya dilakukan di berbagai negara untuk mengetahui aktivitas anti mikroba dari Sambiloto. Hasilnya terdapat aktivitas sambiloto dengan spektrum yang luas di mana sambiloto dapat menghambat bakteri gram positif, bakteri gram negatif, dan jamur.Kata kunci: Antibakteri, antijamur, sambiloto 
Pengujian Ekstrak Etanol Daun Manggu Leuweung (Garcinia celebica L.) terhadap Proliferasi Lini Sel CCL-171 Maharani, Putri; Sahila, Elma N. M. R.; Febriyanti, Raden Maya; Barliana, Melisa Intan
Indonesian Journal of Biological Pharmacy Vol 3, No 2 (2023): IJBP (Agustus)
Publisher : Department of Biological Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijbp.v3i2.47089

Abstract

Sistem imun merupakan suatu sistem kompleks yang bertindak sebagai pertahanan tubuh yang secara umum bekerja dengan mempertahankan homeostasis, mempersiapkan tubuh dalam melawan infeksi, dan penyembuhan. Namun, beberapa faktor seperti faktor endogen atau eksogen dapat mengubah efisiensi dan efektivitas dari sistem imun. Imunomodulator merupakan suatu senyawa yang dapat digunakan untuk membantu mempertahankan homeostasis dengan mengatur sistem sistem imun serta mengoptimalkannya. Pada penelitian terdahulu, telah ditunjukkan bahwa senyawa flavonoid yang terkandung dalam daun G. celebica L. dapat berpotensi sebagai agen anti inflamasi yang baik dengan mereduksi ekspresi sitokin proinflamasi. Selain itu, daun G. celebica L. juga mengandung senyawa terpenoid yang berperan sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Pada penelitian ini dilakukan pengujian terhadap ekstrak etanol dan fraksi etil asetat daun manggu leuweung terhadap respon imun dengan menggunakan sel fibroblas paru normal CCL-171. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol mampu meningkatkan proliferasi dengan mempertahankan viabilitas sel yang ditunjukkan dengan % survival rate pada sel CCL-171 pada konsentrasi 7,8125; 15,625 dan 31,25 ppm secara berturut-turut adalah sebagai berikut 92,34 ± 5,77%; 90,20 ± 3,05%; 82,96 ± 4,58%
Karakterisasi Simplisia dan Skrining Fitokimia Senyawa Metabolit Sekunder Daun Bebuas (Premna serratifolia L.) Veninda, Hasna Raihan; Belinda, Andhara Marsha; Khairunnisa, Khalisa Qintara; Muhaimin, Muhaimin; Febriyanti, Raden Maya
Indonesian Journal of Biological Pharmacy Vol 3, No 2 (2023): IJBP (Agustus)
Publisher : Department of Biological Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijbp.v3i2.43576

Abstract

Penelitian mengenai tanaman obat semakin berkembang dan diminati dengan tujuan mencari informasi mengenai tanaman sebagai bahan baku obat. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai bahan baku obat adalah tanaman bebuas (Premna serratifolia). Beberapa penelitian sebelumnya menyebutkan daun dari tanaman bebuas menunjukkan berbagai aktivitas farmakologis. Pada penelitian ini dilakukan pemeriksaan karakterisasi simplisia daun bebuas (P. serratifolia L.) dan skrining fitokimia senyawa metabolit sekunder yang terkandung didalamnya. Hasil pemeriksaan karakterisasi simplisia daun bebuas diperoleh kadar sari larut air sebesar 5,5 % ± 0.00, kadar sari larut etanol sebesar  7,5 % ± 0.0064, kadar air sebesar 48%, susut pengeringan sebesar  10,5 % ± 0.00, kadar abu total sebesar  7,372 % ± 0.001, dan kadar abu tidak larut asam sebesar 7,355 % ± 0.0005. Hasil skrining fitokimia dari simplisia daun bebuas menunjukkan adanya golongan senyawa fenolik, flavonoid, saponin, monoterpenoid/seskuiterpenoid.
Studi In Silico Senyawa Bioaktif Buah Lada Hitam (Piper nigrum L.) sebagai Inhibitor Enzim Asetilkolinesterase (AChE) pada Penyakit Alzheimer Fakhirah, Maitsa Alya; Banowati, Nadya Dwi; Nurjanah, Yuni; Nurulaini, Siti Nunung; Athaya, Salsabila; Muchtaridi, Muchtaridi; Rusdin, Agus; Mardisanutol, Harsoning Tyas
Indonesian Journal of Biological Pharmacy Vol 3, No 2 (2023): IJBP (Agustus)
Publisher : Department of Biological Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijbp.v3i2.47498

Abstract

Alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif yang ditandai dengan penurunan daya ingat, kemampuan bahasa, dan kemampuan kognitif lain yang disebabkan oleh inaktivasi asetilkolin oleh asetilkolinesterase (AChE). Senyawa yang memiliki aktivitas penghambatan asetilkolinesterase (AChE) adalah target kunci dalam pengobatan alzheimer. Pada penelitian ini, studi in silico dilakukan terhadap senyawa dalam Buah Lada Hitam (Piper nigrum L.) untuk mengetahui apakah senyawa tersebut dapat dijadikan sebagai kandidat obat dalam pengobatan Alzheimer menggunakan metode Lipinski’s Rule of Five, penentuan ADMET, preparasi struktur, dan penambatan molekuler. Pengujian dilakukan dengan perangkat lunak LigandScout untuk melakukan pemodelan farmakofor, BIOVIA Discovery Studio 2021 untuk preparasi ligan alami dan reseptor target serta untuk visualisasi hasil penambatan molekuler, Chemdraw 22.0.0 64-bit untuk menggambar struktur senyawa yang diujikan, Chem3D 22.0.0 64-bit untuk meminimalkan energinya, dan Aplikasi AutoDockTools-1.5.7 untuk melakukan analisis penambatan molekuler. Dari hasil analisis sepuluh senyawa uji yaitu, Piperin, Piperidin, Chavicine, Alpha-phellandrene, Caryophyllene, Ethoxyallene, Limonene, Quercetin, Eugenol, Kaempferol, dan dengan menggunakan Donepezil sebagai senyawa pembanding, senyawa Limonene merupakan kandidat obat yang paling baik karena memiliki nilai energi ikatan dan konstanta inhibisi berturut-turut sebesar -11.07 kkal/mol dan 5.40 nM dengan ikatan hidrogen yang terjadi pada residu asam amino PHE295 dan SER293.
Review Jurnal : Klasifikasi dan Aktivitas Farmakologi dari Senyawa Aktif Tanin Sunani, Sunani; Hendriani, Rini
Indonesian Journal of Biological Pharmacy Vol 3, No 2 (2023): IJBP (Agustus)
Publisher : Department of Biological Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijbp.v3i2.44297

Abstract

Tanin pada tumbuhan merupakan salah satu metabolit sekunder yang sangat penting. Berdasarkan struktur kimia tanin diklasifikasikan menjadi dua, yaitu tanin terhidrolisis dan tanin terkondensasi. Selain itu, tanin dalam bidang kesehatan memiliki aktivitas farmakologi sebagai, anti-diare, anti-oksidan, anti-bakteri, dan astringen. Pada studi literatur kali ini akan membahas klasifikasi tanin berdasarkan struktur kimia dan ke empat aktivitas farmakologi dari tanin. Studi literatur ini dilakukan dengan mengumpulkan data primer melalui pencarian dengan sistem online pada beberapa sumber jurnal dengan tahun publikasi 2013 sampai 2022. Berdasarkan dari pokok bahasan yang telah dibahas aktivitas farmakologi pada tanin yang paling baik adalah sebagai antibakteri karena memiliki kemampuan yang sama dengan senyawa fenolat dalam mempresipitasikan protein bakteri dan saling berkaitan dengan aktivitas antidiare, yaitu pada diare yang disebabkan oleh adanya inflamasi dari bakteri. Kata Kunci : Tanin, Klasifikasi, Antibakteri