cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,104 Documents
Fenomena Impulsif Buying Pada Live Shopping Tiktok Shop: Studi Literatur: The Phenomenon Of Impulsive Buying In Tiktok Shop Live Shopping: A Literature Review Gita Tri Novel Pandiangan; Jelitha Betsyeba; Nadya Stefania Hutauruk; Samuel Indra Sitorus; Sri Rahayu Sinaga; Tressia Anjelina Manalu; Zulkarnain Siregar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11267

Abstract

Pesatnya perkembangan social commerce di Indonesia, khususnya melalui fitur live shopping TikTok Shop, telah menggeser pola konsumsi tradisional menuju penemuan produk berbasis konten interaktif yang memicu kecenderungan pembelian impulsif. Penelitian ini bertujuan memetakan determinan, mekanisme psikologis, serta konteks regulasi yang membentuk fenomena tersebut. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur kualitatif dengan analisis tematik terhadap data sekunder dari jurnal ilmiah nasional dan internasional. Hasil penelitian mengungkap bahwa stimulus digital berupa tekanan waktu, kelangkaan stok, dan personalisasi algoritma mengaktifkan respons afektif yang memperpendek evaluasi kognitif dalam kerangka Stimulus-Organism-Response. Interaksi parasosial dan persepsi kehadiran sosial teridentifikasi sebagai mediator utama yang mengalihkan basis kepercayaan konsumen, terutama pada Generasi Z. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa integrasi dinamika parasosial secara signifikan memperluas model perilaku konsumen konvensional dengan perspektif kesejahteraan. Implikasi praktis menekankan pentingnya penerapan desain platform yang etis dan transparan, serta penguatan kebijakan perlindungan konsumen oleh regulator. Disarankan pula penelitian lanjutan menggunakan pendekatan kuantitatif atau eksperimen untuk menguji validitas empiris mekanisme psikologis serta dampak jangka panjangnya terhadap stabilitas finansial konsumen.
Peran Pembelajaran Seni Musik dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar: The Role of Music Arts Learning in Enhancing the Creativity of Elementary School Students Erika Aryani Kuswandari; Nabila Nur Fitria; Siti Aida Fitriani; Assyfa Devalna Septya Hamdani; Amelia Yasfa Noorrahmah; Teten Ginanjar Rahayu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11268

Abstract

Kreativitas merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dikembangkan sejak pendidikan dasar untuk menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21. Namun, pembelajaran di sekolah dasar masih cenderung berfokus pada aspek kognitif sehingga ruang pengembangan kreativitas siswa belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran seni musik dalam pembelajaran serta pengaruhnya terhadap kreativitas siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengumpulan dan analisis berbagai jurnal, buku, serta sumber ilmiah yang relevan terbit pada tahun 2021–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa seni musik memiliki kontribusi penting dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan berpusat pada siswa. Kegiatan bermusik seperti bernyanyi, memainkan alat musik, dan menciptakan karya musik sederhana mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, imajinasi, konsentrasi, serta ekspresi emosional siswa. Selain itu, pembelajaran seni musik juga dapat mendukung perkembangan kognitif dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Faktor pendukung keberhasilan pembelajaran seni musik meliputi kreativitas guru, penggunaan media pembelajaran yang inovatif, dan pemanfaatan lingkungan sekitar. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan fasilitas, minimnya alat musik, serta kurangnya kompetensi guru dalam bidang seni musik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru dan pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif agar seni musik dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pengembangan kreativitas siswa sekolah dasar.
Dampak Kimia Mikroplastik terhadap Lingkungan Perairan: Systematic Literature Review: The Chemical Impact of Microplastics on Aquatic Environments: A Systematic Literature Review Tresya A. Simalango; Chaira Adinda Rambe; Nur Hasanah; Chantika Imelia Br. Sinaga; Lamtama Robintang Simarmata; Ekarniman Gulo; Meliana; Syairal Fahmy Dalimunthe
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11270

Abstract

Mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran kurang dari 5 mm yang banyak ditemukan di lingkungan perairan akibat aktivitas antropogenik dan degradasi sampah plastik. Secara kimia, mikroplastik tersusun atas polimer sintetis yang bersifat persisten dan mampu mengadsorpsi berbagai polutan seperti logam berat, pestisida, dan senyawa organik beracun. Artikel ini bertujuan mengkaji dampak kimia mikroplastik terhadap lingkungan perairan dan organisme akuatik berdasarkan berbagai penelitian nasional maupun internasional. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) melalui pengumpulan artikel ilmiah dari Google Scholar, ScienceDirect, dan Springer pada rentang tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa mikroplastik dapat menyebabkan penurunan kualitas perairan, gangguan metabolisme organisme, stres oksidatif, gangguan reproduksi, serta bioakumulasi dalam rantai makanan. Selain itu, mikroplastik berpotensi membahayakan kesehatan manusia melalui konsumsi hasil perairan yang tercemar. Oleh karena itu, diperlukan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, peningkatan pengelolaan limbah, serta pengembangan teknologi pengolahan mikroplastik guna mengurangi pencemaran di lingkungan perairan. Microplastics are plastic particles measuring less than 5 mm that are commonly found in aquatic environments due to anthropogenic activities and plastic waste degradation. Chemically, microplastics are composed of persistent synthetic polymers capable of adsorbing various pollutants such as heavy metals, pesticides, and toxic organic compounds. This article aims to examine the chemical impacts of microplastics on aquatic environments and aquatic organisms based on various national and international studies. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) through the collection of scientific articles from Google Scholar, ScienceDirect, and Springer in the period 2020–2025. The results of the study indicate that microplastics can cause decreased water quality, disruption of organism metabolism, oxidative stress, reproductive disorders, and bioaccumulation in the food chain. In addition, microplastics have the potential to harm human health through consumption of contaminated aquatic products. Therefore, it is necessary to reduce the use of single-use plastics, improve waste management, and develop microplastic processing technology to reduce pollution in aquatic environments.
Edukasi Penggunaan Vitamin dan Pengenalan Profesi Apoteker Pada Tingkat Menengah Pertama Di SMP Negeri 40 Pekanbaru: Education on Vitamin Use and Introduction to the Pharmacist Profession at the Junior High School Level at SMP Negeri 40 Pekanbaru Novia Sinata; Meiriza Djohari; Adriani Susanty; Erin Katerina; Fatimah Nur Afnita; Febry Azizah H; Fitri Yolanda Pratiwi; Geby Mardhotillah; Hesti Rahmatia; Irfan Sihombing; Larasati Dinda Meditha; Maulin Rahmawati; Melia Oktavia
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11272

Abstract

Apoteker memiliki peran penting dalam memberikan edukasi penggunaan obat dan vitamin secara rasional, namun pengetahuan masyarakat, khususnya pelajar, mengenai profesi apoteker masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai penggunaan vitamin yang tepat dan aman serta memperkenalkan profesi apoteker sebagai tenaga kesehatan yang berperan dalam promosi dan pelayanan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 40 Pekanbaru pada tanggal 30 Oktober 2025, melibatkan 72 siswa kelas IX. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi edukatif melalui presentasi interaktif, pembagian leaflet, sesi tanya jawab, pengecekan golongan darah, dan pemberian vitamin gratis. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk menilai peningkatan pengetahuan siswa. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata pengetahuan siswa, dari 78,7 menjadi 98,5 di kelas 9A, 63,9 menjadi 98,1 di kelas 9B, dan 83,2 menjadi 99,2 di kelas 9C. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya konsumsi vitamin serta peran apoteker dalam menjaga kesehatan masyarakat. Selain berdampak positif pada siswa, kegiatan ini juga memberikan pengalaman edukatif bagi mahasiswa dalam mengasah keterampilan komunikasi dan penyuluhan kesehatan. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk kesadaran hidup sehat sejak dini serta memperkuat hubungan antara institusi pendidikan tinggi dan masyarakat. Pharmacists play an essential role in providing education on the rational use of medicines and vitamins. However, public awareness particularly among students regarding the pharmacist profession and the importance of proper vitamin intake remains low. Early education is crucial to foster healthy lifestyle awareness and understanding of the pharmacist’s role in healthcare services. This activity aimed to increase students’ knowledge of the correct and safe use of vitamins and to introduce the pharmacist profession in junior high school environments. The community service program was conducted at SMP Negeri 40 Pekanbaru on October 30, 2025, involving 72 ninth-grade students. The methods included interactive presentations, distribution of educational leaflets, question-and-answer sessions, blood type screening, and free vitamin distribution. Pretest and posttest evaluations were used to measure students’ knowledge improvement. There was a significant increase in students’ knowledge after the program. The average pretest and posttest scores improved from 78.7 to 98.5 in class 9A, from 63.9 to 98.1 in class 9B, and from 83.2 to 99.2 in class 9C. Students showed high enthusiasm and a better understanding of the presented topics. The educational activity on vitamin use and pharmacist introduction effectively enhanced students’ awareness and understanding of health. The program also benefited pharmacy students as facilitators by improving their communication and community outreach skills. Similar activities are recommended in other schools to broaden the positive impact on cultivating healthy habits from an early age.
Analisis Prediksi Kepailitan Menggunakan Metode Altman Z-Score pada PT Kimia Farma Tbk. Periode 2018–2025: Bankruptcy Prediction Analysis Using the Altman Z-Score Method at PT Kimia Farma Tbk. for the 2018–2025 Period Nicolas Nathaniel Irawa; Stevanus Refael Gunawan; Darren Fabian Setiawan; Elizabeth Tiur Manurung
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi keuangan dan memprediksi potensi kepailitan pada PT Kimia Farma Tbk selama periode 2019–2024 dengan menggunakan metode Altman Z-Score. Penelitian dilakukan karena pentingnya penilaian kesehatan keuangan perusahaan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan usahanya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang telah dipublikasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Altman Z-Score PT Kimia Farma Tbk mengalami fluktuasi selama periode penelitian dan cenderung berada pada kategori rawan mengalami kesulitan keuangan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh penurunan profitabilitas, tingginya kewajiban perusahaan, serta melemahnya kinerja operasional. Berdasarkan hasil analisis, perusahaan perlu meningkatkan efisiensi operasional dan memperbaiki struktur keuangan agar dapat mengurangi risiko kepailitan di masa mendatang. This study aims to analyze the financial condition and predict the potential bankruptcy of PT Kimia Farma Tbk during the 2019–2024 period using the Altman Z-Score method. The study was conducted due to the importance of evaluating corporate financial health to determine the company’s ability to maintain business continuity. The research employed a quantitative descriptive method using secondary data obtained from the company’s published annual financial statements. The results indicate that the Altman Z-Score values of PT Kimia Farma Tbk fluctuated throughout the observation period and generally showed a condition vulnerable to financial distress. This situation was influenced by declining profitability, high corporate liabilities, and weakening operational performance. Based on the analysis results, the company needs to improve operational efficiency and strengthen its financial structure in order to reduce the risk of bankruptcy in the future.
Akuntabilitas Dana Jemaat: Efektivitas Pencatatan Transaksi Digital Qris: Accountability Of Church Funds: The Effectiveness Of Digital Qr Code Transaction Recording Alicia Brigita Muhaling; Andi Zahra; Jezika Tumampa; Nina Yusnita Yamin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11275

Abstract

Akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan merupakan aspek penting dalam organisasi keagamaan, termasuk gereja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pencatatan transaksi persembahan digital melalui QRIS dalam sistem akuntansi gereja serta perannya dalam mendukung pengelolaan keuangan yang transparan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur kepada pastor, bendahara, dan jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan transaksi masih dilakukan secara semi-digital, yaitu kombinasi antara sistem digital dan manual, di mana transaksi yang masuk ke rekening gereja diverifikasi melalui rekening koran atau aplikasi merchant, kemudian dicatat kembali ke dalam buku kas. Selain itu, ditemukan bahwa penggunaan QRIS memberikan kemudahan bagi jemaat, khususnya generasi muda, serta berpengaruh terhadap kecenderungan peningkatan nominal persembahan. Meskipun belum terintegrasi secara langsung dengan sistem akuntansi, penggunaan QRIS didukung oleh mekanisme verifikasi, pencatatan, dan audit yang membantu menjaga keterbukaan dalam pengelolaan keuangan gereja. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem yang lebih terintegrasi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan di masa mendatang.
Studi Literatur: Perencanaan Strategi Advokasi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan ISPA Pada Masyarakat Hutri Agustina Br Ginting; Irfan Sazali Nasution; Zahratul Ulya; Azahra Agustina Tanjung; Nadia Angelina Br Tarigan; Nursanita Nasution; Wulan Hasibuan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11280

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat krusial di Indonesia, terutama karena tingginya angka kejadian pada bayi dan balita. Berbagai faktor demografis (seperti usia), biologis (status gizi, imunisasi, pemberian ASI), serta lingkungan (paparan asap rokok, penggunaan bahan bakar padat, dan ventilasi rumah buruk) turut berkontribusi terhadap kejadian ISPA. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan strategi advokasi kesehatan untuk pencegahan ISPA, meliputi identifikasi determinan, pemetaan pemangku kepentingan, perumusan strategi, serta penyusunan sistem monitoring dan evaluasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi review literatur dengan pendekatan deskriptif-analitik. Hasil: Pencegahan ISPA memerlukan strategi komprehensif yang mencakup advokasi kebijakan, mobilisasi sosial, komunikasi perubahan perilaku, serta penguatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader. Keterlibatan pemangku kepentingan di tingkat makro, meso, dan mikro sangat vital. Sistem monitoring dan evaluasi berbasis input, proses, output, serta outcome diperlukan untuk mengukur efektivitas program advokasi. Kesimpulan: Strategi advokasi kesehatan yang terencana, terstruktur, dan berbasis bukti dapat menjadi upaya efektif dalam menurunkan kejadian ISPA di masyarakat. Saran: Penerapan strategi ini sebaiknya didukung dengan kolaborasi lintas sektor dan penelitian lanjutan untuk adaptasi lokal.
Pemanfaatan Sisa Sampah Dapur dan Air Bekas Cuci Beras sebagai Pupuk Cair Organik Ramah Lingkungan: Tinjauan Literatur: The Use of Kitchen Waste and Rice-Washing Water as Environmentally Friendly Organic Liquid Fertilizer: A Literature Review Ashyfa Retno Anggraini; Fonniatul Nadia Daulay; Putri Fachira; Zakia Rahma; Adna Aprilia Waruwu; Melisa Theoria Simanjuntak; Siti Ajilah Syarwan Chaniago; Syairal Fahmy Dalimunthe
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11281

Abstract

Limbah organik rumah tangga seperti sisa sampah dapur dan air cucian beras memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC) guna mengurangi pencemaran lingkungan dan mendukung pertanian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik cair melalui pendekatan literature review. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari berbagai artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa POC umumnya dibuat melalui fermentasi anaerob selama 7–14 hari menggunakan bioaktivator seperti EM4, gula merah, molase, ragi tape, dan Yakult. Bahan utama yang banyak digunakan meliputi air cucian beras, sisa sayuran, kulit buah, nasi basi, dan limbah dapur lainnya. POC yang dihasilkan mengandung unsur hara penting seperti nitrogen, fosfor, kalium, magnesium, sulfur, vitamin B1, dan karbohidrat yang bermanfaat dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman, kesuburan tanah, serta aktivitas mikroorganisme tanah. Selain itu, pemanfaatan POC mampu mengurangi volume limbah organik rumah tangga, menekan pencemaran lingkungan, dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Dengan demikian, limbah rumah tangga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pupuk yang sederhana, ekonomis, dan ramah lingkungan untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Household organic waste, such as kitchen waste and rice washing water, has the potential to be utilized as liquid organic fertilizer (LOF) to reduce environmental pollution and support sustainable agriculture. This study aimed to examine the use of household waste as raw material for producing liquid organic fertilizer through a literature review approach. The research employed a descriptive qualitative method using secondary data from relevant scientific articles. The review showed that LOF is commonly produced through anaerobic fermentation for 7–14 days using bioactivators such as EM4, brown sugar, molasses, tape yeast, and Yakult. Common raw materials include rice washing water, vegetable residues, fruit peels, stale rice, and other kitchen waste. The resulting fertilizer generally contains essential nutrients such as nitrogen, phosphorus, potassium, magnesium, sulfur, vitamin B1, and carbohydrates, which can improve plant growth, soil fertility, and microbial activity. In addition, the use of LOF helps reduce household organic waste, minimize environmental pollution, and decrease dependence on chemical fertilizers. Therefore, household waste can be effectively utilized as a simple, economical, and environmentally friendly alternative fertilizer that supports sustainable agriculture.
Analisis Rivalitas Kompetitif di Industri Mie Instan Indonesia: Strategi Indomie vs. Mie Sedaap dalam Perang Inovasi dan Pemasaran: Analysis of Competitive Rivalry in Indonesia’s Instant Noodle Industry: Indomie vs. Mie Sedaap Strategies in the Innovation and Marketing Battle Nadya Stefania Hutauruk; Sri Rahayu Sinaga; Tressia Anjelina Manalu; T Teviana; Al Wahfi Suhada Sipahutar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11282

Abstract

Industri mi instan di Indonesia merupakan pasar oligopolistik yang sangat terkonsentrasi dan didominasi oleh persaingan antara dua pemain utama, Indomie dan Mie Sedaap. Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi kompetitif kedua merek tersebut dengan mengintegrasikan inovasi produk dan strategi pemasaran dalam kerangka keunggulan kompetitif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif, data sekunder dikumpulkan melalui tinjauan literatur dari basis data akademis dan laporan industri yang mencakup periode 2015-2024. Hasil penelitian menunjukkan pola persaingan asimetris: Indomie mempertahankan dominasinya melalui ekuitas merek yang legendaris dan jaringan distribusi yang luas, sementara Mie Sedaap mengandalkan diferensiasi atribut sensorik dan pemasaran digital yang agresif untuk menargetkan segmen generasi muda. Temuan menunjukkan bahwa inovasi produk di industri ini cenderung bersifat inkremental, terutama untuk mempertahankan relevansi pasar; namun, strategi pemasaran terbukti menjadi faktor yang lebih dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian dan membentuk persepsi nilai konsumen. Studi ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku industri FMCG mengenai pentingnya sinergi antara pengembangan produk dan aktivasi digital untuk mempertahankan keunggulan kompetitif di pasar yang jenuh.
Penurunan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II dengan Terapi Eucalyptus Lavender di Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Batumarta VIII Kabupaten OKU Timur: Reduction of Blood Sugar Levels in Patients with Type II Diabetes Mellitus Using Eucalyptus Lavender Therapy at the Technical Implementation Unit of Batumarta VIII Public Health Center, OKU Timur Regency Eka Yuni Lestari; Abu Bakar Sidik; Sutrisari Sabrina; Amalia
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11283

Abstract

Diabetes Mellitus Tipe II merupakan penyakit metabolik dengan prevalensi yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi kronis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aromaterapi eucalyptus lavender terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus Tipe II di UPTD Puskesmas Batumarta VIII. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian sebanyak 30 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran kadar gula darah dilakukan sebelum dan sesudah pemberian intervensi aromaterapi eucalyptus lavender selama tujuh hari. Analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk dan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar gula darah sebelum intervensi sebesar 251,50 mg/dL dan sesudah intervensi sebesar 192,83 mg/dL. Hasil uji paired t-test diperoleh p-value = 0,000 (<0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan aromaterapi eucalyptus lavender terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus Tipe II. Aromaterapi eucalyptus lavender dapat dijadikan terapi komplementer non-farmakologis yang aman dan efektif dalam membantu pengendalian kadar gula darah. Type II Diabetes Mellitus is a metabolic disease with an increasing prevalence and a high risk of chronic complications. This study aimed to analyze the effect of eucalyptus lavender aromatherapy on reducing blood glucose levels in patients with Type II Diabetes Mellitus at UPTD Puskesmas Batumarta VIII. This study used a quasi-experimental design with a one group pretest-posttest approach. A total of 30 respondents were selected using purposive sampling technique. Blood glucose levels were measured before and after the administration of eucalyptus lavender aromatherapy for seven days. Data analysis used the Shapiro-Wilk test and paired t-test. The results showed that the mean blood glucose level before the intervention was 251.50 mg/dL and decreased to 192.83 mg/dL after the intervention. The paired t-test result obtained a p-value of 0.000 (<0.05), indicating a significant effect of eucalyptus lavender aromatherapy on reducing blood glucose levels in patients with Type II Diabetes Mellitus. Eucalyptus lavender aromatherapy can be used as a safe and effective complementary non-pharmacological therapy to help control blood glucose levels.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 7: Juli 2026 Vol. 9 No. 6: Juni 2026 Vol. 9 No. 5: Mei 2026 Vol. 9 No. 4: April 2026 Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 9 No. 6: Juni Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue