cover
Contact Name
Doni Pranata
Contact Email
up4i@fkip.untan.ac.id
Phone
+6283125507573
Journal Mail Official
up4i@fkip.untan.ac.id
Editorial Address
Faculty of Teacher Training and Education, Pontianak. Universitas Tanjungpura, Jl. Profesor Dokter H. Hadari Nawawi, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78115
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK)
ISSN : -     EISSN : 27152723     DOI : https://doi.org/10.26418/jppk
Core Subject : Science, Education,
Journal of Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) is a peer-reviewed journal which focuses on topics related to education and science in various teaching and learning fields. JPPK invites researchers, lecturers, teachers from various levels such as elementary and secondary levels of education, school principals, school supervisors, and students of Bachelor/Postgraduate/Doctoral programs to publish their research reports or literature review articles. JPPK receive all manuscripts related to original empirical research, theoretical or methodological contributions, literature reviews, and meta analyses on the topics related to teaching and learning in various field such as: 1. Science education 2. Social Education 3. Literature and Language Education 4. Primary Education 5. Sport Science Education 6. Educational Science
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 52 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013" : 52 Documents clear
STUDI PERBANDINGAN HASIL BELAJAR METODE RESITASI DENGAN METODE PEMBELAJARAN KONVENSIONAL SISWA KELAS XII IPS Oktaviana, Reny; H.Matsum, Junaidi; Rosyid, Rum
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The title of this research is the "Comparative Study of Learning Outcomes Learning Methods recitation with Conventional Methods Class XII IPS". This study aims to compare the results with the learning methods of recitation conventional teaching methods class XII IPS students. The independent variable in this study and recitation conventional learning method, the dependent variable of student learning outcomes in the matter of recording transactions into the general journal and specialized trading companies. This research method is experimental method, the form of True-experimental design. The design of the study was pretest-posttest control group design. Data collection tools used in the form of achievement test, which is processed by the measurement technique. Based on the results of t-test to post-test experimental and control classes obtained tcount is 2.00 with ? = 5% (0.05) ttable = 1.68. This means tcount> ttable, then Ha is accepted and H0 is rejected. It can be concluded there is a difference in average learning outcomes of students who were taught using the method of recitation with conventional teaching methods in class XII IPS. 1Keywords: Comparison, Learning Outcomes, recitation, Conventional Abstrak: Judul penelitian ini adalah Studi Perbandingan Hasil Belajar Metode Resitasi dengan Metode Pembelajaran Konvensional Siswa Kelas XII IPS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar metode resitasi dengan metode pembelajaran konvensional siswa kelas XII IPS. Variabel bebas dalam penelitian ini metode resitasi dan pembelajaran konvensional, variabel terikatnya hasil belajar siswa pada materi pencatatan transaksi ke jurnal umum dan khusus perusahaan dagang. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen, dengan bentuk True-eksperimen design. Rancangan penelitiannya adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa tes hasil belajar, yang diolah dengan teknik pengukuran. Berdasarkan Hasil uji t-test pada post test kelas eksperimen dan kontrol diperoleh Thitung adalah 2,00 dengan Ttabel = 1,68. Hal ini berarti Thitung Ttabel, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Maka dapat diambil kesimpulan terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan metode resitasi dengan metode pembelajaran konvensional di kelas XII IPS. Kata Kunci: Perbandingan, Hasil Belajar, Resitasi, Konvensional
PENINGKATAN PENGENALAN SAINS SEDERHANA MELALUI METODE DEMONSTRASI ANAK USIA 5-6 TAHUN (F54210014), Faradila; Thamrin, M.; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on the research that has been done and through the results obtained after an analysis of data that: 1) Planning to improve the recognition capability of learning simple science demonstration method in children can be categorized as "excellent", while the teachers' planning has been carried out, among others: formulating learning goals, choosing a theme, choose the main ingredient, determine the method of learning, making learning outcomes assessment 2) Implementation of learning to improve the recognition capability through simple science demonstration method in children aged 5-6 years can be categorized as "excellent", while the implementation of which has been do teachers include: conducting pre-learning teacher, the teacher opened the lesson, the teacher core activities of learning, teacher learning close. 3) Increased capacity through the introduction of simple science demonstration method in children aged 5-6 years can be categorized as "developing as expected" with activities including: child demonstrates a form of water in accordance with the container, children demonstrate or perform the way the water flows, the child tells how water flows . Abstrak: Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah anak yang berjumlah 20 anak. Berdasarkan hasil penelitian yang telah di lakukan dan melalui hasil yang di peroleh setelah diadakan analisis data bahwa:1) Perencanaan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pengenalan sains sederhana melalui metode demonstrasi pada anak dapat dikategorikan baik sekali, adapun perencanaan yang telah dilakukan guru antara lain: Merumuskan tujuan pembelajaran, memilih tema, memilih bahan main, menentukan metode pembelajaran, membuat penilaian hasil belajar 2) Pelaksanaan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pengenalan sains sederhana melalui metode demonstrasi pada anak usia 5-6 tahun dapat dikategorikan baik sekali, adapun pelaksanaan yang telah dilakukan guru antara lain: guru melakukan kegiatan pra pembelajaran, guru membuka pembelajaran, guru melakukan kegiatan inti pembelajaran, guru menutup pembelajaran. 3) Peningkatan kemampuan pengenalan sains sederhana melalui metode demonstrasi pada anak usia 5-6 tahun dapat dikategorikan berkembang sesuai harapan dengan kegiatan antara lain: anak mendemonstrasikan bentuk air sesuai dengan wadahnya, anak mendemonstrasikan atau melakukan cara air mengalir, anak menceritakan cara air mengalir. Kata Kunci : Sains Sederhana, Metode Demonstrasi
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI METODE DRILL PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SEKOLAH DASAR USABA SEPOTONG Elly, Elypita; ., Abdussamad; Kresnadi, Hery
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Peningkatan Kemampuan Berbicara melalui Metode Drill pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV Sekolah Dasar Usaba Sepotong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui apakah penerapan metode drill pada pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kemampuan berbicara murid kelas IV Sekolah Dasar Usaba Sepotong. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas. Berdasarkan hasil analisis terhadap hasil tes belajar pada siklus pertama dan kedua, terjadi peningkatan persentase ketuntasan belajar murid dari 23,80 persen menjadi 85 persen. Hal ini berarti pembelajaran Bahasa Indonesia dengan metode drill dapat meningkatkan kemampuan berbicara murid kelas IV Sekolah Dasar Usaba Sepotong. Kata Kunci: peningkatan, kemampuan berbicara, metode drill, pembelajaran bahasa indonesia Abstract: Improved Method of Speech Drill on Learning Indonesian Elementary School IV Grade Usaba Sepotong. This study aims to determine whether the application of the method to determine the learning Indonesian drill can improve speaking ability Elementary School fourth-grader usaba piece. The method used is descriptive method of research is a form of action research. Based on the analysis of the test results to learn on the first and second cycle, an increase in the percentage of students passing grade of 23.80 percent to 85 percent. This means learning Indonesian with drill method can improve speaking ability Elementary School fourth-grader Usaba Sepotong. Keywords: increase, the ability to speak, drill method, learning Indonesian
PENINGKATAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM MELALUI METODE EKSPERIMEN KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 33 MAYUN F34211126, Sutarjo; ., Sukmawati; ., Zainuddin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Improving learning activities through the Eksperimen Method in teaching natural sciences Class IV elementary school the country 33 Mayun. The aim of the research was to describe the influence of the use of the experimental method of learning activity the learners in teaching natural sciences. The methods used in this research is descriptive method with this type of research i.e. Research Action class. Based on observation (Observation) early learning activity learners only 45,18%. But as long as the application of the experimental method in Science Learning Natural sciences by using Action Research Klas, the percentage of learners learning activities increased to 54,44% on the first cycle(I) the increased and in two cycles (II), namely 67,75%. This indicates that the use of experimental methods can increase the activity of learners in learning. Keywords: Experimental Methods, learning activities, and natural sciences ABSTRAK : Peningkatan Aktivitas Belajar Melalui Metode Eksperrimen Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 33 Mayun. Tujuan dari penelitian adalah untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan metode eksperimen terhadap aktivitas belajar peserta didik dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas. Berdasarkan pengamatan (Observasi) awal aktivitas belajar peserta didik hanya 45,18%. Tetapi selama penerapan metode eksperimen dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan menggunakan Penelitian Tindakan Klas, persentase aktivitas belajar peserta didik meningkat menjadi 54,44% pada siklus pertama (I) dan mengalami peningkatan yang pada siklus dua ( II ) yaitu 67,75%. Hal ini menunjukan bahwa penggunaan metode eksperimen dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik. Kata kunci : Aktivitas Belajar, Metode Eksperimen, dan Ilmu Pengetahuan Alam
PENINGKATAN AKTIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN METODE INKUIRI DI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 08 PADANG PIO F342 11 122, Sumberto; ., Sukmawati; ., Zainuddin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Masalah dalam penelitian ini adalah upaya meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika dengan metode inkuiri di kelas V Sekolah Dasar Negeri 08 Padang Pio.Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi/gambaran pelaksanaan metode inquiri untuk meningkatkan aktifitas siswa dalam pembelajaran matematika kelas V. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan pengetahuan baru dan keterampilan melalui tindakan yang dilakukan guru dalam penelitian tindakan.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi langsung dan teknik komunikasi langsung. Alat pengumpul data yang digunakan yaitu lembar observasi.Penelitian ini dilakukan selama 2 siklus dengan hasil penelitian yang diperoleh mulai dari base line sampai siklus II yaitu aktivitas fisik 19,04%, 73,80% dan 97,61%. Aktivitas mental yaitu 0%, 38,15% dan 78,54%. Aktivitas emosional yaitu 0%, 69,99% dan 89,99%. Dari hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penerapan metode inkuiri dalam pembelajaran Matematika ternyata dapat meningkatkan aktivitas fisik, mental dan emosional siswa. Kata Kunci: Aktivitas Siswa, Metode Inkuiri dan Pembelajaran Matematika Abstract: The problem in this study is an effort to increase the activity of students in learning mathematics with the method of inquiry in class V Elementary School District 08 Padang Pio.Tujuan this study was to obtain information / description of the implementation of the inquiry method to increase the activity of students in learning mathematics class V. The benefit of this research is to provide new knowledge and skills through the actions of the teacher in tindakan.Metode research studies used in this research is descriptive method with qualitative approach. data collection techniques in this study is the technique of direct observation and direct communication techniques. Tools that leverage the data used observasi.Penelitian sheet is done for 2 cycles with the results obtained from the base line to the second cycle of physical activity 19.04%, 73.80% and 97.61%. Mental activity that is 0%, 38.15% and 78.54%. Emotional activity that is 0%, 69.99% and 89.99%. From the results obtained it can be concluded that the application of methods of inquiry in teaching Mathematics was found to increase physical activity, mental and emotional students Keywords: Student Activities, Methods of Inquiry and Learning Mathematic
TIPOLOGI KEPRIBADIAN TOKOH DALAM TRILOGI RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI Indayati, Sri; Seli, Sesilia; Wartiningsih, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakngi oleh keinginan untuk menemukan tipologi kepribadian tokoh dalam trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari. Penelitian ini bertujuan memperoleh data tentang tipologi kepribadian dan pengaruh konflik internal dan eksternal terhadap kepribadian tokoh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif berbentuk kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan psikologi sastra. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik studi dokumenter. Tipologi kepribadian tokoh dalam trilogi Ronggeng Dukuh Paruk adalah tokoh Srintil memiliki tipe kepribadian ekonomi, kuasa, sosial, dan agama. Tokoh Rasus memiliki tipe kepribadian teori, sosial, dan agama. Tokoh Nyai Kartareja memiliki tipe kepribadian ekonomi. Tokoh Kartareja memiliki tipe kepribadian ekonomi. Tokoh Sakarya memiliki tipe kepribadian agama. Tokoh Pak Bakar memiliki tipe kepribadian kuasa. Tokoh Bajus memiliki tipe kepribadian ekonomi. Sedangkan pengaruh konflik internal terhadap perubahan tipe kepribadian terjadi hanya pada tokoh utama Srintil yaitu rasa sedih, kehilangan, malu, penyesalan, dan kecewa. Pengaruh konflik eksternal terhadap perubahan tipe kepribadian adalah konflik sosial. Kata kunci: tipologi kepribadian, konflik, trilogi. Abstract. This study is motivated by the desire to find a personality typology of character in a trilogy of Ronggeng Dukuh Paruk by Ahmad Tohari. This study aims to obtain data on the typology of personality and the influence of internal and external conflicts of the characters. The method used is descriptive in qualitative form. The approach used is a psychological approach to literature. That use in this research is documenter study technique. Typology in the trilogy Ronggeng Dukuh Paruk is that Srintil character has the economic, power, social, and religious personality type. Rasus character has the theory, social and religious personality type. Nyai Kartareja character has economic personality type. Kartareja character has economic personality type. Sakarya character has religious personality type. Pak Bakar character has power personality type. Bajus character has economic personality type. Meanwhile the influence of internal conflict to the changes in personality type occurs only on the main character Srintil sadness, loss, shame, regret, and disappointment. Influence of external conflict to changes in personality type is social conflict. Key word: personality tipology, conflicts, trilogy.
METODE DISKUSI KELOMPOK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN 18 KUALA MANDOR.B Rajagukguk, Jarobet; ., Sugiyono; Salimi, Asmayani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Rendahnya nilai hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 18 Kuala Mandor.B Kabupaten Kubu Raya menjadi Latar belakang dilakukannya penelitian ini, hal ini terjadi sebagai akibat kurang maksimalnya kemampuan guru dalam menggunakan model pembelajaran dan penggunaan media belajar ketika kegiatan belajar mengajar, penggunaan metode ceramah dan pemberian tugas pada kegiatan pembelajaran IPS membosankan siswa. Rumuskan masalah penelitian adalah apakah dengan penerapan metode diskusi kelompok dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS kelas V SDN.18 Kuala Mandor.B Kabupaten Kubu Raya. Tujuan penelitian ialah untuk mendapatkan informasi yang akurat tentang penerapan metode diskusi kelompok pada pembelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN.18 Kuala Mandor.B Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan bersifat kolaboratif, tempat penelitian adalah siswa dan guru kelas V SDN.18 Kuala Mandor.B. Penelitian dilaksanakan dalam 4 tahap kegiatan yaitu Perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi dilaksanakan dua siklus kegiatan; dibantu seorang teman sejawat sebagai observer untuk mengamati kegiatan guru dan siswa. Hasil penelitian siklus I menunjukkan kemampuan guru menyusun RPP adalah 3,42 dan pada siklus II adalah 3,83;adapun kemampuan guru melaksanakan pembelajaran pada siklus I adalah 3,64 dan siklus II adalah 3,92 terdapat kenaikan sebesar 0,28; dan rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I adalah 55,62 dan siklus II 66,90 ada kenaikan 11,28; Penggunaan metode diskusi kelompok dapat menaikkan hasil belajar siswa Kata Kunci: Pembelajaran IPS, Hasil belajar, Metode Diskusi Kelompok. Abstract: The low of social sicience learning outcomes of students grade V SDN.18 Kuala Mandor.B Kabupaten Kubu Raya is the background of this study. This happened because of the lack of teachers maximal ability to us learning model and media in teaching learning, the use of lecture method and giving assignments on social science learning activies make student bored. The formulation of research problem is whether the application of the group discussion method can improve student learning outcomes on social science learning grade V SDN.18 Kuala Mandor.B Kabupaten Kubu Raya. The objective of this study is to get accurate information about the application of group discussion method on social science learning can improve the learning outcomes of the student grade V SDN.18 Kuala Mandor.B this study use descriftive method and collaborative, the place of research is student and teaher grade V SDN.18 Kuala Mandor.B. Research carried out in four stages activies, that is planning action, implementing action ,observation and reflection activies carried out in 2 cycles helped by a peeras observer the activities of teacher and student. The result of research cycle I show that the teacher ability in formulating lesson plan is 3,42 and on cycle II 3,83;while the teacher ability in implementing learning on cycle I is 3,64 and cycle II 3,92 which increased 0,28; and the everage of students learning outcomes on cycle I is 55,62 and cycle II 66,90 which increased 11,28; the use of group discussion method can improve students learningoutcomes.
PENINGKATAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TEMATIK DI KELAS I SDN 20 PONTIANAK SELATAN F 34211011, Fadilah; ., Suryani; ., Zainuddin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Peningkatan Aktivitas Pembelajaran Dengan Menggunakan Model Tematik Kelas IA Sekolah Dasar Negeri 20 Pontianak Selatan. Skripsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki kinerja guru dalam implementasi dengan menggunakan pembelajaran tematik di kelas 1 Sekoalh dasar Negeri 20 Pontianak Selatan. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif, bentuknya Penelitian Tindakan Kelas, dan sifat penelitian bersifat kualitatif, subjek penelitian guru, dan peserta didik kelas kelas 1 Sekolah Dasar Negeri 20 Pontianak Selatan.Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik obsservasi langsung, teknik dokumenter, dan alat pengumpul data yang digunakan adalah pedoman observasi.Hasil penelitian Dengan menggunakan model tematik dapat meningkatkan aktivitas fisik murid pada siklus I sebesar 42% meningkat sebesar 70%, pada siklus II angkanya meningkat, meningkatkan aktivitas mental murid pada siklus I sebesar 27 % meningkat sebesar 79 % , pada siklus II meningkat sedikit. Aktivitas emosional murid pada siklus I sebesar 36 % meningkat sebesar 82%, pada siklus II meningkat Kata kunci : Peningkatan, Aktivitas Belajar, Pembelajaran Model Tematik Abstract: Improved Learners Learning Activity Using Thematic Model Primary School Class IA 20 South Pontianak. The purpose of this research is to improve the performance of teachers in the implementation of the use of thematic learning in class 1 base Sekoalh State 20 South Pontianak. This research method is descriptive, shape classroom action research, and the nature of qualitative research, teacher research subjects, and grade 1 class learners Elementary School 20 Pontianak Selatan.Teknik used in this study is a direct obsservasi techniques, documentary techniques, and data collection tool used was observation. The results Using a thematic model of physical activity can increase the pupil in the first cycle of 42% increased by 70%, the figure had risen to the second cycle, increasing mental activity students in the first cycle of 27% increased by 79%, in the second cycle increased slightly. Student emotional activity in the first cycle of 36% increased by 82%, increased in the second cycle. Keywords: Improvement, Learning Activity, Learning Thematic Model
IMPROVING READING COMPREHENSION ON NARRATIVE TEXT THROUGH RECIPROCAL TEACHING TECHNIQUE F42108064, Widyati; Wijaya, Bambang; Rosnija, Eni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik teknik Reiprocal Teaching meningkatkan komperehensi membaca (arti kata, referensi, dan informasi) pada teks naratif bagi siswa kelas XI SMA Negeri 5 Pontianak. Metide teknik ini adalah Penelitian Tindakan Kelasyang dilaksanakan dalam 3 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaa, penerapan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui ceklis observasi, dan catatan lapangan dari activitas siswa dalam proses belajar pembelajaran, dan lembar jawaban siswa dari tes pilihan ganda. Subyek penelitian ini adalah 34 siswa. Hasil dari analisa data menunjukkan bahwa komperehensi membaca siswa pada teks naratifmeningkat memlalui teknik Reciprocal Teaching. Kata kunci: Reciprocal Teaching, Komperehensi Membaca, Naratif Abstract The purposes of this research is to know how well Reciprocal Teaching technique improve reading comprehension (word meaning, reference and information) on narrative text to the students grade XI of SMA Negeri 5 Pontianak. The method of this research is Classroom Action Research. The research was conducted in three cycles. Each of cycle consists of four stages that is planning, acting, observing, and reflecting stage. The data was collected through observation checklist and field note from the students activity in the teaching learning process, and the students answer sheets from the test of multiple choice. The subject of this research is 34 students. The result of the data analysis showed that the students reading comprehension on narrative text improved through Reciprocal Teaching technique in 3 cycles. Keywords: Reciprocal Teaching, Reading Comprehension, Narrative
PENINGKATAN ASPEK PERKEMBANGAN NILAI AGAMA DAN MORAL ANAK USIA 5-6 TAHUN TK AL-IKHLAS KETAPANG Amelia, Nony; Ali, Muhamad; Miranda, Dian
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on the research that has been done and through the results obtained after an analysis of data, in general can be drawn a conclusion that: 1) Planning learning that teachers do in improving the developmental aspects of religion and moral values ??through habituation saving in children aged 5-6 years in TK Al-Ikhlas Ketapang include: formulation of objectives, selection of themes, materials selection playing, teaching methods, assessment of learning outcomes. 2) Implementation of the learning that teachers do in improving the developmental aspects of religion and moral values ??through habituation saving include: pre-learning, learning and cover core activities. 3) The response to the learning undertaken by teachers in improving the developmental aspects of religion and moral values ??through habituation saving in children aged 5-6 years in kindergarten Al-Ikhlas Ketapang, among others: children pocket money aside for savings with very well developed category increased to 74 %. Children can tell the picture wasteful attitude to not behave very well with growing category increased by 82%. Mention the benefits of saving the child develops excellent category increased by 78%. Abstrak: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan melalui hasil yang diperoleh setelah diadakan analisis data, secara umum dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran yang dilakukan guru dalam peningkatan aspek perkembangan nilai agama dan moral melalui pembiasaan menabung pada anak usia 5-6 tahun di TK Al-Ikhlas Ketapang antara lain: Perumusan tujuan, pemilihan tema, pemilihan bahan main, metode pembelajaran, penilaian hasil belajar. 2) Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan guru dalam peningkatan aspek perkembangan nilai agama dan moral melalui pembiasaan menabung antara lain: pra pembelajaran, kegiatan inti pembelajaran dan penutup. 3) Respon terhadap pembelajaran yang dilakukan oleh guru dalam peningkatan aspek perkembangan nilai agama dan moral melalui pembiasaan menabung pada anak usia 5-6 tahun di TK Al-Ikhlas Ketapang antara lain: anak menyisihkan uang jajan untuk ditabung dengan kategori berkembang sangat baik meningkat menjadi 74%. Anak dapat menceritakan gambaran sikap untuk tidak berperilaku boros dengan kategori berkembang sangat baik meningkat sebesar 82%. Anak menyebutkan manfaat menabung dengan kategori berkembang sangat baik meningkat sebesar 78%. Kata Kunci : Nilai Agama dan Moral, Menabung

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 01 (2026): JANUARI 2026 Vol 14, No 12 (2025): DESEMBER 2025 Vol 14, No 11 (2025): November 2025 Vol 14, No 10 (2025): OKTOBER 2025 Vol 14, No 9 (2025): September 2025 Vol 14, No 8 (2025): Agustus 2025 Vol 14, No 7 (2025): Juli 2025 Vol 14, No 6 (2025): JUNI 2025 Vol 14, No 5 (2025): MEI 2025 Vol 14, No 4 (2025): APRIL 2025 Vol 14, No 3 (2025): Maret 2025 Vol 14, No 2 (2025): Februari 2025 Vol 14, No 1 (2025): Januari 2025 Vol 13, No 12 (2024): Desember 2024 Vol 13, No 11 (2024): November 2024 Vol 13, No 10 (2024): Oktober 2024 Vol 13, No 9 (2024): September 2024 Vol 13, No 8 (2024): Agustus 2024 Vol 13, No 7 (2024): Juli 2024 Vol 13, No 6 (2024): Juni, 2024 Vol 13, No 5 (2024): Mei, 2024 Vol 13, No 4 (2024): APRIL 2024 Vol 13, No 3 (2024): Maret 2024 Vol 13, No 2 (2024): Februari 2024 Vol 13, No 1 (2024): Januari 2024 Vol 1, No 01 (2024): Seminar Nasional Pendidikan (SNP) Tahun 2024 Vol 12, No 12 (2023): Desember 2023 Vol 12, No 11 (2023): NOVEMBER 2023 Vol 12, No 10 (2023): OkTOBER 2023 Vol 12, No 9 (2023): September 2023 Vol 12, No 8 (2023): Agustus 2023 Vol 12, No 7 (2023): Juli, 2023 Vol 12, No 6 (2023): JUNI 2023 Vol 12, No 5 (2023): Mei, 2023 Vol 12, No 4 (2023): April, 2023 Vol 12, No 3 (2023): Maret 2023 Vol 12, No 2 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 1 (2023): Januari 2023 Vol 11, No 12 (2022): DESEMBER 2022 Vol 11, No 11 (2022): NOVEMBER 2022 Vol 11, No 9 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 8 (2022): Agustus 2022 Vol 11, No 7 (2022): Juli 2022 Vol 11, No 6 (2022): Juni 2022 Vol 11, No 5 (2022): Mei, 2022 Vol 11, No 4 (2022): April, 2022 Vol 11, No 3 (2022): Maret, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Februari 2022 Vol 11, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11, No 10 (2022): OKTOBER Vol 10, No 12 (2021): Desember 2021 Vol 10, No 11 (2021): NOVEMBER 2021 Vol 10, No 10 (2021): OKTOBER 2021 Vol 10, No 9 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 8 (2021): AGUSTUS 2021 Vol 10, No 7 (2021): JULI 2021 Vol 10, No 6 (2021): Juni 2021 Vol 10, No 5 (2021): MEI 2021 Vol 10, No 4 (2021): APRIL 2021 Vol 10, No 3 (2021): Maret 2021 Vol 10, No 2 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 1 (2021): Januari, 2021 Vol 9, No 12 (2020): Desember 2020 Vol 9, No 11 (2020): November : 2020 Vol 9, No 10 (2020): Oktober 2020 Vol 9, No 9 (2020): September 2020 Vol 9, No 8 (2020): Agustus 2020 Vol 9, No 7 (2020): Juli 2020 Vol 9, No 6 (2020): Juni 2020 Vol 9, No 5 (2020): Mei 2020 Vol 9, No 4 (2020): April 2020 Vol 9, No 3 (2020): Maret 2020 Vol 9, No 2 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 8, No 12 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 11 (2019): Nopember 2019 Vol 8, No 10 (2019): Oktober 2019 Vol 8, No 9 (2019): September 2019 Vol 8, No 8 (2019): AGUSTUS 2019 Vol 8, No 7 (2019): JULI 2019 Vol 8, No 6 (2019): JUNI 2019 Vol 8, No 5 (2019): MEI 2019 Vol 8, No 4 (2019): April 2019 Vol 8, No 3 (2019): Maret 2019 Vol 8, No 2 (2019): Februari 2019 Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 7, No 12 (2018): Desember 2018 Vol 7, No 11 (2018): Nopember 2018 Vol 7, No 10 (2018): Oktober 2018 Vol 7, No 9 (2018): September 2018 Vol 7, No 8 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 7, No 7 (2018): Juli 2018 Vol 7, No 6 (2018): Juni 2018 Vol 7, No 5 (2018): Mei 2018 Vol 7, No 4 (2018): April 2018 Vol 7, No 3 (2018): Maret 2018 Vol 7, No 2 (2018): Februari (2018) Vol 7, No 1 (2018): Januari (2018) Vol 6, No 11 (2017): Nopember 2017 Vol 6, No 10 (2017): Oktober 2017 Vol 6, No 9 (2017): September 2017 Vol 6, No 8 (2017): Agustus 2017 Vol 6, No 7 (2017): Juli 2017 Vol 6, No 6 (2017): Juni 2017 Vol 6, No 5 (2017): Mei 2017 Vol 6, No 4 (2017): April 2017 Vol 6, No 3 (2017): Maret 2017 Vol 6, No 2 (2017): Februari 2017 Vol 6, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 6, No 12 (2017): Desember Vol 5, No 12 (2016): Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): Nopember 2016 Vol 5, No 10 (2016): Oktober 2016 Vol 5, No 06 (2016): Juni 2016 Vol 5, No 9 (2016): September 2016 Vol 5, No 8 (2016): Agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): JULI 2016 Vol 5, No 5 (2016): Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): April 2016 Vol 5, No 3 (2016): Maret 2016 Vol 5, No 2 (2016): Februari 2016 Vol 5, No 1 (2016): JANUARI 2016 Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Nopember 2015 Vol 4, No 10 (2015): Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015 Vol 4, No 8 (2015): AGUSTUS 2015 Vol 4, No 6 (2015): JUNI 2015 Vol 4, No 5 (2015): Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Vol 4, No 7 (2015): Juli Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014 Vol 3, No 11 (2014): Nopember 2014 Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Nopember 2013 Vol 2, No 10 (2013): Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013 Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013 Vol 1, No 1 (2012): November 2012 More Issue