cover
Contact Name
Doni Pranata
Contact Email
up4i@fkip.untan.ac.id
Phone
+6283125507573
Journal Mail Official
up4i@fkip.untan.ac.id
Editorial Address
Faculty of Teacher Training and Education, Pontianak. Universitas Tanjungpura, Jl. Profesor Dokter H. Hadari Nawawi, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78115
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK)
ISSN : -     EISSN : 27152723     DOI : https://doi.org/10.26418/jppk
Core Subject : Science, Education,
Journal of Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) is a peer-reviewed journal which focuses on topics related to education and science in various teaching and learning fields. JPPK invites researchers, lecturers, teachers from various levels such as elementary and secondary levels of education, school principals, school supervisors, and students of Bachelor/Postgraduate/Doctoral programs to publish their research reports or literature review articles. JPPK receive all manuscripts related to original empirical research, theoretical or methodological contributions, literature reviews, and meta analyses on the topics related to teaching and learning in various field such as: 1. Science education 2. Social Education 3. Literature and Language Education 4. Primary Education 5. Sport Science Education 6. Educational Science
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 48 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015" : 48 Documents clear
ANALISIS PEMBIASAAN PERILAKU BERDOA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI RA AL-IMAN PONTIANAK TENGGARA Nuari, Anggi; ., Yuline; Lestari, Sri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan pembiasaan perilaku berdoa pada anak usia 4-5 tahun di RA Al-Iman Pontianak Tenggara.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah anak TK A yang berjumlah 12 orang dan satu orang guru TK A yang terletak di jalan Paris Haji Husein 1 No 18 Pontianak. Dari hasil penelitian diperoleh dalam strategi yang dilakukan guru selalu mengingatkan dan menjelaskan tentang bagaimana adab berdoa yang baik. Kesulitan yang dialami guru yaitu belum mampu mengatur jalannya kegiatan berdoa dengan baik. Perilaku anak pada saat menengadahkan tangan sudah dilakukan sesuai dan terlihat baik. Untuk perilaku anak pada saat pelafalan/pengucapan surah-surah pendek dan doa sehari-hari selalu dilakukan pengulangan sebanyak dua atau tiga kali agar anak mudah untuk mengucapkannya. Sedangkan untuk perilaku anak pada saat kaki disila yaitu anak duduk dengan menggunakan pola yang diberikan oleh guru. Kata Kunci : Pembiasaan, perilaku berdoa, strategi guru Abstract: This study aimed to describe the behavioral habituation pray in children aged 4-5 years in RA Al-Iman Southeast Pontianak. This study uses descriptive and qualitative approach. Subjects in this study were kindergartners A, amounting to 12 people and a kindergarten teacher A person who is located in the Paris Haji Husein 1 No. 18 Pontianak. The results were obtained in a strategy that teachers always remind and explain about how to pray the good manners. Difficulties experienced teachers are not able to regulate the activities of pray well. Raise your child's behavior at the time was done in accordance hand and looks good. For a child's behavior during the pronunciation / pronunciation short verses and prayers everyday always be repeated as many as two or three times so that the child is easy to pronounce. As for the child's behavior at the time that the child sits disila foot using the pattern provided by the teacher. Keywords: Habituation, pray behavior, strategies teachers  
KORELASI MANAJEMEN KELAS DENGAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI SD Rusmita, Irma; Asran, Mastar; ., Suryani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang objektif tentang korelasi antara pelaksanaan manajemen kelas oleh guru dengan hasil belajar siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas V Sekolah Dasar Negeri 11 Rasau Jaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan bentuk penelitiannya adalah studi korelasi. Tempat penelitian yaitu di SDN 11 Rasau Jaya dengan sampel siswa kelas V yang berjumlah 18 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen kelas oleh guru dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas V Sekolah Dasar Negeri 11 Rasau Jaya termasuk kategori baik yaitu 78%. Sedangkan Hasil belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas V Sekolah Dasar Negeri 11 Rasau Jaya termasuk kategori baik yaitu 79,17. Berarti terdapat korelasi antara pelaksanaan manjemen kelas oleh guru dengan hasil belajar siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas V Sekolah Dasar Negeri 11 Rasau Jaya.   Kata Kunci: Korelasi, Manajemen Kelas, Hasil belajar, Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial   Abstract: This study aims to gain an overview on the correlation between the implementation of classroom management by teachers with student learning outcomes in teaching social studies at a public elementary school fifth grade 11 Rasau Jaya. This study used a descriptive method and form of research is the study of correlation. Research site is in SDN 11 Rasau Jaya with samples fifth grade students who were 18 people. The results showed that the implementation of classroom management by teachers in teaching social studies in Public Elementary School fifth grade 11 Rasau Jaya including both categories is 78%. While the class V student learning outcomes in study Social Sciences at the State Elementary School 11 Rasau Jaya including good category is 79.17. Means that there is a correlation between the implementation of classroom management by teachers with the learning outcomes of students in the Social Sciences in Public Elementary School fifth grade 11 Rasau Jaya.   Keywords: Correlation, Classroom Management, Learning Outcomes, Learning Social Sciences
PENINGKATAN KEMAMPUAN SAINS MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Indarini, Diah; ., Marmawi R; ., Sutarmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan sains melalui pembelajaran kontekstual pada anak usia 5-6 tahun  di PAUD Gemilang Pontianak. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas  dengan metode deskriptif. Dari kegiatan penelitian diperoleh hasil sebagai berikut: 1) Perencanaan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan sains melalui pembelajaran kontekstual memperoleh nilai 3,7 dengan kategori sangat baik. Perencanaan yang telah dilakukan guru adalah: menentukan tema, TPP, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, hasil belajar, dan langkah-langkah pembelajaran, pengorganisasian kegiatan, merencanakan penilaian, dan RKH 2) Pelaksanaan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan sains melalui pembelajaran kontekstual memperoleh nilai 3,85 dengan kategori sangat baik 3) Dari hasil observasi penilaian anak, melalui pembelajaran kontekstual  terdapat peningkatan 80% terhadap kemampuan sains pada anak. Kata Kunci  : Peningkatan kemampuan sains, Pembelajaran Kontekstual Abstract: The purpose of this research is to improve the ability of science through contextual learning in children aged 5-6 years in early childhood Gemilang Pontianak. This research is a form of action research with descriptive method. Of research activities obtained the following results: 1) Planning to improve science learning through contextual learning gain value of 3.7 with very good category. Planning is a teacher who has done: determine the theme, TPP, basic competencies, indicators, learning objectives, learning outcomes, and learning steps, organizing activities, assessment plan, and RKH 2) Implementation to improve science learning through contextual learning gain value 3.85 with a very good category 3) From the observation of the child assessment, through contextual learning there is an increase of 80% in the ability of science to children. Keyword : Increasing the capability of science, Contextual Learning
PENGGUNAAN KARTU DOMINO KIMIA PADA MATERI KOLOID TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR DI SMA Pramawidyaka, Patrisius; Enawaty, Eny; Melati, Husna Amalya
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi dan hasil belajar antara siswa yang diajarkan menggunakan kartu domino kimia dengan siswa yang diajarkan tanpa menggunakan kartu domino kimia dan mengetahui seberapa besar pengaruh pembelajaran kimia dengan menggunakan media kartu domino kimia terhadap hasil belajar materi koloid kelas XI SMA Negeri 1 Sekadau Hilir. Bentuk penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Sebanyak 31 siswa dari kelas XI IPA 1 dan 32 siswa dari kelas XI IPA 2 berpartisipasi dalam penelitian ini. Analisis data menggunakan uji U-Mann Whitney menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar dan motivasi antara siswa yang diajarkan menggunakan kartu domino kimia dengan siswa yang diajarkan tanpa menggunakan kartu domino kimia. Berdasarkan perhitungan effect size diperoleh 0,79 (kategori sedang), yang menunjukkan bahwa penggunaan kartu domino kimia memberikan pengaruh sebesar 28,52% terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Kartu Domino Kimia, Hasil Belajar Abstract: This research was aimed to determine the differences of motivation and learning result between students who were taught domino chemistry card with students who were taught without domino chemistry card and determine domino chemistry card’s effect on chemistry learning with domino chemistry against learning result in coloid subject matter eleven grade of SMA Negeri 1 Sekadau Hilir. The form of research that used was quasy-experimental with research design was Nonequivalent Control Group Design. Thirty one students of eleven grade IPA 1 and thirty two students of eleven grade IPA 2 participated in this research. Data analysis using U-Mann Whitney test showed that there were differences motivation and learning result between students who were taught use domino chemistry card with students who were taught without domino chemistry card. Based on calculation of effect size that was 0,79 (medium), domino chemistry card gave 28,52% effect on increased student learning result. Keywords: Domino Chemistry Card, Learning Result
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENYIMAK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Saragih, Maria Sepriyenni; Salimi, Asmayani; ., Sugiyono
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan di kelas III Sekolah Dasar Mazmur 21 Pontianak Selatan dengan jenis PTK, masalah penelitian “Apakah penggunaan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar menyimak pada siswa kelas III?”. Tujuan umum untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada aspek menyimak melalui media audiovisual.Pelaksanaan terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan data, refleksi, dan perencanaan ulang.Metode deskriptif, bentuk penelitiannya PTK, teknik observasi langsung dan teknik pengukuran.Alat lembar observasi guru dan lembar untuk guru sedangkan teknik analisis datanya deskriptif kualitatif. Hasil belajar siklus I sebesar 66,00 meningkat menjadi 77,70 pada siklus II. Kriteria ketuntasan minimal sekolah yaitu 70. Dari kedua temuan diatas berdampak positif pada hasil belajar siswa dalam menyimak yang mengalami peningkatan yang cukup berarti dengan menggunakan media audio visual, maka dari itu peneliti menyarankan bagi guru yang mengajarkan Bahasa Indonesia khususnya aspek menyimak untuk menggunakan audio visual sebagai media pembelajarannya. Kata Kunci  : Media Audio Visual, Hasil Belajar Abstract: This research was conducted in the third grade elementary school Psalm 21 South Pontianak with type PTK, research problem "Is the use of audio-visual media can improve learning outcomes listening in class III?".The general objective to describe the learning outcome of students in Indonesian on aspects of listening through audiovisual media. Implementation consists of the planning, implementation, data collection, reflection, and re-planning. Descriptive methods, forms of PTK research, direct observation and measurement techniques. Tools teacher observation sheets and sheets for teachers while descriptive qualitative data analysis techniques. The results of the first cycle of 66.00 learning increased to 77.70 in the second cycle. Minimum completeness criteria in schools, 70. From the above findings have a positive impact on student learning outcomes in the listening experience a significant increase in the use of audio-visual media, and therefore the researchers suggested for teachers who teach Indonesian in particular aspects of listening to audio-visual use as learning media. Keyword :Audio Visual Media, Learning Outcomes
使用多媒体教学法提高Kemala Bhayangkari初中一年级学生 汉语词汇学习能力 Sari, Novita; Thamrin, Lily; Khion, Bun Yan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  摘要:本文的主要目的是了解多媒体教学法对学生学习汉语词汇的影响,了解学生对多媒体教学的反应。研究对象是Kemala Bhayangkari初中一年级学习     汉语的班级,一共30名学生(男生12名;女生18名)。研究方法是测试法、实验法(使用多媒体教学法,如:电脑,投影机和音箱)和调查问卷。根据   本文研究的结果,学生对受到多媒体教学法前后的汉语词汇学习能力,使用   多媒体教学法提高了学生学习词汇的能力,受到多媒体教学法之后,学生的   测试成绩也随之增长,效果显著更好。此外,在教学过程中使用多媒体教学法有助于增强学生学习汉语词汇的能力,激发学习兴趣,提高学习成绩,增强   自信心,并且学生易于接受多媒体教学法。   关键词:多媒体,词汇,教学法   Abstrak : The purpose of this research is to know the effect of multimedia methods to learn Chinese vocabulary of students, to know the students' response to the application of multimedia methods. The object of this research is SMP Kemala Bhayangkari, with total students were 30 students (12 male; 18 female). The research method is a method of test, practice (the use of multimedia teaching methods, such as: computer, projector and speaker) and a questionnaire. According to the results of this research, the ability of students to learn Chinese vocabulary to use before and after the application of multimedia teaching methods, the use of multimedia methods improve students' Chinese vocabulary, after the application of multimedia methods, student test scores also increased, the effect is significantly better. Moreover, in the process of teaching the use of multimedia teaching methods will help to improve the ability of students to learn Chinese vocabulary, stimulate interest in learning, improve academic achievement, improve self-confidence, and the use of multimedia easily accepted by students.   Key words: multimedia, vocabulary, teaching  
THE USE OF KEY WORD CLUSTERING TO INCREASE STUDENTS’ ABILITY IN WRITING RECOUNT TEXT Najmuddiyah, Ivana; Salam, Urai; ., Sumarni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract : This thesis is about how effective key word clustering to improve the students’ recount writing. The research is held at SMP Negeri 17 Pontianak in academic year 2013/2014. The writer applied quasi experimental study on her research with one class as the control group and the other class is the experimental group.             From research findings, the mean score of posttest in experimental group was higher than the mean score of posttest in control group (78.3 >54.7). Moreover, the interval of the students’ mean score in experimental group was higher than control group (25.1> 0.2). The result of Effect Size was 14.4 (categorized as “strong effect”). The t-value (16.27) was bigger than t-table (1.671). The significant difference could be interpreted that the use of key words clustering is effective to improve the students’ achievement in writing recount text.Based on the result of the data computation, it was obtained that the t-test score (16.27) was higher than t-table (1.671) at 0.05 the degree of freedom (df)= + -2 (33+33-2=64). This could prove that teaching recount writing by using key words clustering is effective. Keywords : recount, key word clustering, brainstorming Abstrak : Skripsi ini tentang seberapa efektif keyword clustering untuk meningkatkan kemampuan menulis recount siswa. Penelitian ini diadakan di SMP Negeri 17 Pontianak pada tahun akademik 2013/2014. Penulis menerapkan studi eksperimental kuasi pada penelitiannya dengan satu kelas sebagai kelompok kontrol dan kelas lainnya adalah kelompok eksperimen.  Dari hasil penelitian, nilai rata-rata posttest pada kelompok eksperimen lebih tinggi dari nilai rata-rata posttest kelompok kontrol (78,3> 54,7). Selain itu, interval nilai rata-rata siswa dalam kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (25,1> 0,2). Hasil Pengaruh Ukuran adalah 14,4 (dikategorikan sebagai "efek yang kuat"). T-value (16.27) lebih besar dari t-tabel (1,671). Perbedaan signifikan dapat diartikan bahwa penggunaan keyword clustering efektif untuk meningkatkan prestasi siswa dalam menulis recount text.Based hasil perhitungan data, diperoleh bahwa nilai t-test (16.27) lebih tinggi dari t-tabel (1,671) pada 0,05 derajat kebebasan (df) = + -2 (33 + 33-2 = 64). Hal ini dapat membuktikan bahwa pengajaran menulis penghitungan dengan menggunakan key word clustering adalah efektif. Kata kunci : recount, key word clustering, brainstorming
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MENGGUNAKAN METODE BERCERITA DENGAN MEDIA PENGEMBANGAN KATA Rosmaniar, .; Heryana, Nanang; Sulissusiawan, Ahadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk kualitatif yaitu dengan menganalisis data-data yang diperoleh dari hasil penelitian di lapangan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Beduai yang berjumlah 27 orang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa setelah dilakukan metode bercerita dengan media pengembangan kata ternyata dari pra siklus, siklus I dan siklus II mengalami peningkatan baik aktifitas siswa maupun hasil belasar siswa. Aktifitas siswa dalam mengikuti proses pembelajaran mengalami kenaikan  dari 59,3% pada siklus I menjadi 88,9% pada siklus II. Untuk peningkatan nilai berbicara, pada pra siklus siswa hanya mendapat nilai rata-rata di bawah criteria ketuntasan minimal yaitu 50, pada siklus I nilai rata-rata berbicaraa anak-anak mencapai nilai 69 dan siklus II, nilai rata-rata siswa mencapai 77. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pengembangan kata dengan metode bercerita merupakan satu langkah yang baik untuk melatih kemampuan berbicara pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Beduai.   Kata Kunci: Kemampuan Berbicara, Metode Bercerita, Pengembangan Kata Abstract: This research method is descriptive method with qualitative form by analyzing the data obtained from the results of research in the field. The subjects were students of class VII SMP Negeri 2 Beduai which amounts to 27 people. The results showed that after the development of media storytelling with words turns of pre-cycle, the first cycle and the second cycle increased activity both students and student belasar results. Activity of students in the learning process has increased from 59.3% in the first cycle to 88.9% in the second cycle. To increase the value of speaking, in the pre-cycle students only get an average value below the minimum completeness criteria is 50, in the first cycle the average value berbicaraa children reach 69 and the value of the second cycle, the average value of students reached 77. With thus it can be concluded that the development of media said the storytelling is a good step to train the ability to speak in class VII SMP Negeri 2 Beduai.   Key word: Improving speaking, Story telling, Word developing  
MOTIF TABUHAN DALAM RITUS LENGGANG PADA MASYARAKAT DAYAK KANAYATN Olendo, Yudhistira Oscar; Ramdani, Deden; Indrapraja, Diecky Kurniawan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan prosesi, motif tabuhan, dan fungsi musik dalam ritus Lenggang. Metode penelitian adalah metode deskriptif dan bentuk penelitian kualitatif. Sumber data penelitian adalah motif tabuhan dan pelaku ritus Lenggang, dan data penelitian adalah motif tabuhan, prosesi ritus Lenggang, dan alunan alat musik. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan data lapangan. Alat penelitian adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama, dilengkapi kamera foto, video, lembar observasi, dan catatan lapangan. Teknik analisis data dengan reduksi data, display data, dan penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi ritus Lenggang berlangsung dalam empat tahap yaitu, baduduk, lumpat, bajampi, dan nulak batakng taman. Motif tabuhan terdiri atas motif tabuhan Baduduk Nama’an Antu, Kamang Layo, Ka’ Bawakng, Jubata Masak, Male’en, dan Luang Gobang. Fungsi musik ritus Lenggang adalah sarana menuju keadaan trans bagi tukang Lenggang, membuat gerak tari tukang Lenggang semakin lincah, dan memanggil roh-roh leluhur. Kata Kunci : Motif Tabuhan, Ritus Lenggang, Dayak Kanayatn.   Abstract : The purpose of the study was to describe the procession, beat motive, and the function of music in the rites Lenggang. The method used is descriptive is designed in the form of qualitative research. The data source of this research is the motive and subject rite Lenggang, and this research data is the motive, the procession rite Lenggang, and rhythm instruments. Data was collected  through observation, interviews, and field data. Research tool is the researcher as the main instrument, equipped with photographic and video cameras, observation sheets, and field notes. The data analysis techniques with data reduction, data display, and conclusion of the data. The results indicate that the procession Lenggang rite takes place in four steps, like baduduk, lumpat, bajampi, and nulak batakng taman. Beat a Motive consists of Baduduk Nama'an Antu, Kamang Layo,Ka 'Bawakng, Jubata masak, Male'en, and  Luang Gobang. The function of music in every rite Lenggang comprises means to the state of trance for subject of Lenggang , handyman Lenggang make dance more agile, and summon ancestral spirits. Keywords : Beat Motive, Rite Lenggang, Dayak Kanayatn
ANALISIS PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK Rosari, Reni; Syukri, M.; ., Sutarmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta hambatan yang dihadapi guru dalam pembelajaran mengembangkan motorik halus pada anak usia 5-6 tahun di TK Bina Empat Lima II Pontianak Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftip dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 2 orang guru yaitu guru kelas dan guru pendamping serta anak kelompok B2. Dari hasil penelitian bahwa pembelajaran pengembangan motorik halus guru cenderung mengacu pada Permendiknas No. 58 Tahun 2009 dan sudah diterapkan dengan baik. Dalam pembelajaran pengembangan motorik halus pada anak guru menggunakan metode dan media. Metode yang digunakan guru adalah metode tanya jawab, metode ceramah, metode pemberian tugas dan metode praktek langsung. Selain metode guru juga menggunakan media, media yang digunakan guru yaitu media yang dibuat sendiri atau sudah disediakan di TK. Selain itu juga hambatan yang dihadapi oleh guru yaitu pada minggu dan bulan pertama tahun ajaran anak belum mampu mengikuti kegiatan pembelajaran serta anak belum mempunyai pengalaman belajar di kelas B kelompok usia 5-6 tahun.   Kata kunci: Pembelajaran, Pengembangan, Motorik Halus. Abstract: This study aimed to describe the planning, implementation, evaluation, as well as the barriers faced by teachers in learning to develop fine motor skills in children aged 5-6 years in kindergarten Bina Four Five II Pontianak West. This study uses a qualitative approach deskriftip research. The subjects were 2 teachers, classroom teachers and assistant teachers and children in group B2. From the research that learning fine motor development of teachers tend to refer to Permendiknas 58 in 2009 and has been implemented well. In learning fine motor development in children of teachers using methods and media. The method used by the teacher is a question and answer method, the lecture method, the method of administration tasks and methods of direct practice. In addition to the methods teachers use the media, the media used is a media teacher made or already provided in kindergarten. In addition, weeks and months of the school year children to follow the learning activities as well as the child has not had the experience of learning in class B age group of 5-6 years. Keywords: Learning, Development, Fine motor skills.

Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 01 (2026): JANUARI 2026 Vol 14, No 12 (2025): DESEMBER 2025 Vol 14, No 11 (2025): November 2025 Vol 14, No 10 (2025): OKTOBER 2025 Vol 14, No 9 (2025): September 2025 Vol 14, No 8 (2025): Agustus 2025 Vol 14, No 7 (2025): Juli 2025 Vol 14, No 6 (2025): JUNI 2025 Vol 14, No 5 (2025): MEI 2025 Vol 14, No 4 (2025): APRIL 2025 Vol 14, No 3 (2025): Maret 2025 Vol 14, No 2 (2025): Februari 2025 Vol 14, No 1 (2025): Januari 2025 Vol 13, No 12 (2024): Desember 2024 Vol 13, No 11 (2024): November 2024 Vol 13, No 10 (2024): Oktober 2024 Vol 13, No 9 (2024): September 2024 Vol 13, No 8 (2024): Agustus 2024 Vol 13, No 7 (2024): Juli 2024 Vol 13, No 6 (2024): Juni, 2024 Vol 13, No 5 (2024): Mei, 2024 Vol 13, No 4 (2024): APRIL 2024 Vol 13, No 3 (2024): Maret 2024 Vol 13, No 2 (2024): Februari 2024 Vol 13, No 1 (2024): Januari 2024 Vol 1, No 01 (2024): Seminar Nasional Pendidikan (SNP) Tahun 2024 Vol 12, No 12 (2023): Desember 2023 Vol 12, No 11 (2023): NOVEMBER 2023 Vol 12, No 10 (2023): OkTOBER 2023 Vol 12, No 9 (2023): September 2023 Vol 12, No 8 (2023): Agustus 2023 Vol 12, No 7 (2023): Juli, 2023 Vol 12, No 6 (2023): JUNI 2023 Vol 12, No 5 (2023): Mei, 2023 Vol 12, No 4 (2023): April, 2023 Vol 12, No 3 (2023): Maret 2023 Vol 12, No 2 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 1 (2023): Januari 2023 Vol 11, No 12 (2022): DESEMBER 2022 Vol 11, No 11 (2022): NOVEMBER 2022 Vol 11, No 9 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 8 (2022): Agustus 2022 Vol 11, No 7 (2022): Juli 2022 Vol 11, No 6 (2022): Juni 2022 Vol 11, No 5 (2022): Mei, 2022 Vol 11, No 4 (2022): April, 2022 Vol 11, No 3 (2022): Maret, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Februari 2022 Vol 11, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11, No 10 (2022): OKTOBER Vol 10, No 12 (2021): Desember 2021 Vol 10, No 11 (2021): NOVEMBER 2021 Vol 10, No 10 (2021): OKTOBER 2021 Vol 10, No 9 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 8 (2021): AGUSTUS 2021 Vol 10, No 7 (2021): JULI 2021 Vol 10, No 6 (2021): Juni 2021 Vol 10, No 5 (2021): MEI 2021 Vol 10, No 4 (2021): APRIL 2021 Vol 10, No 3 (2021): Maret 2021 Vol 10, No 2 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 1 (2021): Januari, 2021 Vol 9, No 12 (2020): Desember 2020 Vol 9, No 11 (2020): November : 2020 Vol 9, No 10 (2020): Oktober 2020 Vol 9, No 9 (2020): September 2020 Vol 9, No 8 (2020): Agustus 2020 Vol 9, No 7 (2020): Juli 2020 Vol 9, No 6 (2020): Juni 2020 Vol 9, No 5 (2020): Mei 2020 Vol 9, No 4 (2020): April 2020 Vol 9, No 3 (2020): Maret 2020 Vol 9, No 2 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 8, No 12 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 11 (2019): Nopember 2019 Vol 8, No 10 (2019): Oktober 2019 Vol 8, No 9 (2019): September 2019 Vol 8, No 8 (2019): AGUSTUS 2019 Vol 8, No 7 (2019): JULI 2019 Vol 8, No 6 (2019): JUNI 2019 Vol 8, No 5 (2019): MEI 2019 Vol 8, No 4 (2019): April 2019 Vol 8, No 3 (2019): Maret 2019 Vol 8, No 2 (2019): Februari 2019 Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 7, No 12 (2018): Desember 2018 Vol 7, No 11 (2018): Nopember 2018 Vol 7, No 10 (2018): Oktober 2018 Vol 7, No 9 (2018): September 2018 Vol 7, No 8 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 7, No 7 (2018): Juli 2018 Vol 7, No 6 (2018): Juni 2018 Vol 7, No 5 (2018): Mei 2018 Vol 7, No 4 (2018): April 2018 Vol 7, No 3 (2018): Maret 2018 Vol 7, No 2 (2018): Februari (2018) Vol 7, No 1 (2018): Januari (2018) Vol 6, No 11 (2017): Nopember 2017 Vol 6, No 10 (2017): Oktober 2017 Vol 6, No 9 (2017): September 2017 Vol 6, No 8 (2017): Agustus 2017 Vol 6, No 7 (2017): Juli 2017 Vol 6, No 6 (2017): Juni 2017 Vol 6, No 5 (2017): Mei 2017 Vol 6, No 4 (2017): April 2017 Vol 6, No 3 (2017): Maret 2017 Vol 6, No 2 (2017): Februari 2017 Vol 6, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 6, No 12 (2017): Desember Vol 5, No 12 (2016): Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): Nopember 2016 Vol 5, No 10 (2016): Oktober 2016 Vol 5, No 06 (2016): Juni 2016 Vol 5, No 9 (2016): September 2016 Vol 5, No 8 (2016): Agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): JULI 2016 Vol 5, No 5 (2016): Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): April 2016 Vol 5, No 3 (2016): Maret 2016 Vol 5, No 2 (2016): Februari 2016 Vol 5, No 1 (2016): JANUARI 2016 Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Nopember 2015 Vol 4, No 10 (2015): Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015 Vol 4, No 8 (2015): AGUSTUS 2015 Vol 4, No 6 (2015): JUNI 2015 Vol 4, No 5 (2015): Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Vol 4, No 7 (2015): Juli Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014 Vol 3, No 11 (2014): Nopember 2014 Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Nopember 2013 Vol 2, No 10 (2013): Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013 Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013 Vol 1, No 1 (2012): November 2012 More Issue