cover
Contact Name
Yoni Sunaryo
Contact Email
yonisunaryo@unigal.ac.id
Phone
+6282317426278
Journal Mail Official
sunaryoyoni@gmail.com
Editorial Address
Jl. R.E. Martadinata No. 150 Ciamis
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27226069     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/j-kip.v1i2
Core Subject : Education, Social,
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) merupakan jurnal untuk mempublikasikan hasil penelitian dalam bidang Pendidikan. Terbit secara berkala satu tahun tiga kali yakni pada bulan Februari, Juni dan Oktober. J-KIP dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh dan mempublikasikan kajian teori ataupun penelitian dalam bidang Pendidikan baik itu dari Peneliti, Mahasiswa, Guru, Dosen, dan Praktisi Pendidikan. Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam J-KIP meliputi: Kurikulum dalam Pengajaran Kemampuan Berpikir Model Pembelajaran Media dan Multimedia Pembelajaran Penilaian (Assesment) dan Evaluasi dalam Pengajaran Pengembangan Profesional Guru Konsep Materi Pelajaran DDR
Articles 531 Documents
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMK Sari, Tasya Widya; Nurhaini, Lies
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 2 (2024): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i2.14622

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh penerapan model problem based learning berbantuan mind mapping terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran administrasi pajak di SMK. Jenis penelitian adalah eksperimen semu dengan sampel 72 siswa yang diambil secara acak menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi dan dokumentasi serta menggunakan jenis validitas isi. Uji prasyarat analisis terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas dengan hasil data berdistribusi normal dan bersifat homogen. Analisis data dengan uji hipotesis Independent Sample T-Test dengan hasil nilai sig. (2-tailed) = < 0,001 yang memenuhi kriteria sig. (2-tailed) < 0,05 sehingga hipotesis diterima serta N-Gain yang menunjukkan nilai 0,64 pada kelas eksperimen dan 0,42 pada kelas kontrol, artinya kedua kelas masuk dalam kategori sedang. Meskipun demikian, angka perolehan kelas eksperiman lebih tinggi dari kelas kontrol sehingga perlakuan kepada kelas eksperimen memiliki efektivitas yang lebih baik daripada kelas kontrol. Dengan demikian model problem based learning berbantuan mind mapping memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa di SMK XYZ. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menjadi referensi guru dalam membina kegiatan pembelajaran untuk peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, baik dalam mata pelajaran administrasi pajak maupun lainnya.
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP BERFIKIR KRITIS PESERTA DIDIK (Studi Quasi Eksperimen Di Kelas XI SMK PGRI Cikoneng Pada Kompetensi Dasar Melakukan Pencatatan Transaksi Kedalam Jurnal Umum Untuk Perusahaan Jasa) Anisa, Ninis; Ilah, Ilah; Rohaeni, Eni
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i1.13651

Abstract

Berfikir kritis dapat merangsang peserta didik untuk berpikir lebih rasional sehingga hasil yang diperoleh sesuai dengan fakta. Dengan kemampuan berfikir kritis peserta didik akan mampu memecahkan permasalahan dalam proses pembelajaran. Kemampuan berpikir kritis di SMK PGRI Cikoneng rendah, hal tersebut dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, salah satunya pemilihan strategi pembelajaran yang kurang tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Perbedaan kemampuan berfikir kritis peserta didik yang menggunakan strategi pembelajaran inkuiri pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas eksperimen, 2) Perbedaan kemampuan berfikir kritis peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas kontrol. 3) Perbedaan kemampuan berfikir kritis peserta didik yang menggunakan strategi pembelajaran inkuiri dengan yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran akhir (posttest). Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen jenis Quasi Eksperiment dengan desain nonequivalent control group design. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data primer dan data sekunder dari SMK PGRI Cikoneng.Penelitian ini menghasilkan kesimpulan: 1) Terdapat perbedaan kemampuan berfikir kritis peserta didik yang menggunakan strategi pembelajaran inkuiri pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas eksperimen. 2) Terdapat perbedaan kemampuan berfikir kritis peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas kontrol. 3) Terdapat perbedaan kemampuan berfikir kritis peserta didik yang menggunakan strategi pembelajaran inkuiri dengan yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran akhir (posttest).  Kata Kunci: Strategi Pembelajaran Inkuiri, Berpikir Kritis
Pengaruh model pembelajaran reciprocal teaching terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran ekonomi Azizah, Nur Erni; Patonah, Rita
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 2 (2024): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i2.12389

Abstract

ABSTRAKKemampuan berpikir kritis peserta didik yang belum berkembang secara optimal merupakan masalah yang menjadi fokus dalam penelitian ini, yang diduga dipicu oleh model pembelajaran yang belum membiasakan peserta didik aktif dalam berpikir kritis. Adapun tujuan dari penelitian untuk mengetahui: 1) Kemampuan berpikir kritis pesertadidik yang menggunakan model reciprocal teachingpada saat pretest dan posttest di kelas eksperimen; 2)Kemampuan berpikir kritis peserta didik denganmodel konvensional pada saat pengukuran awal dan akhir di kelas kontrol; 3) Perbedaan kemampuanberpikir kritis peserta didik yang menggunakanmodel reciprocal teaching dengan modelkonvensional pada saat posttest. Metode penelitianyang digunakan adalah metode eksperimen dengan quasi eksperimental nonequivalent control group.Analisis data menggunakan uji t. Simpulan penelitian ini yaitu: 1) Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menggunakanmodel reciprocal teaching pada saat pengukuran awal dan akhir di kelas eksperimen; 2) Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menggunakan model konvensional pada saat pengukuran awal akhir di kelas kontrol; 3) Terdapatperbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menggunakan model reciprocal teaching dengan yang menggunakan modelkonvensional pada saat pengukuran akhir.
ANALISIS PENYELESAIAN SOAL OPEN-ENDED DITINJAU DARI KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA Permata, Fajar Prima; Erlin, Euis; Zamnah, Lala Nailah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 2 (2024): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i2.12383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyelesaian soal open-ended ditinjau dari kemampuan kognitif siswa menurut taksonomi bloom. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan teknik analisis yang digunakan meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) serta penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing/verification) yang dilakukan di SMAN 1 Baregbeg pada siswa kelas XII. Adapun data penelitian berasal dari hasil tes kemampuan kognitif, tes soal open-ended, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini ialah siswa yang mempunyai kemampuan kognitif tinggi mampu menjawab soal yang menuntut untuk mengembangkan daya nalar. Siswa yang mempunyai kemampuan kognitif tinggi juga cenderung lebih menguasai soal yang menuntut kreatif dan analytical thinking dengan memberikan jawaban lebih dari satu untuk setiap soal dengan tepat. Kemudian siswa yang mempunyai kemampuan kognitif rendah hanya mampu menjawab soal yang membutuhkan operasi perhitungan dan tidak mampu menyelesaikan soal yang menuntut kreatif dan analytical thinking. Beberapa siswa yang mempunyai kemampuan kognitif rendah juga belum mampu memahami setiap soal yang diberikan sehingga siswa cenderung memberikan jawaban yang tidak tepat dan hanya memberikan jawaban satu untuk setiap soal.
PENGARUH MODEL PEMBELARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS TPACK TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI Nugraha, Adi Tri; Rusyana, H Adun; Kustiawan, H. Awang
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 3 (2023): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i3.11381

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keterampilan berpikir kreatif siswa yang masih rendah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning (PBL) berbasis TPACK terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa SMA pada mata pelajaran biologi. Waktu penelitian pada bulan Maret 2023. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA di MA PK Al-Hikmah. Anggota populasi terdiri dari satu kelas dengan jumlah 25 siswa. Desain penelitian yang digunakan adalan One Group Pretest-Postest Design. Instrument yang digunakan berupa tes tertulis dalam bentuk soal essai yang mengacu pada indikator berpikir kreatif. Data Hasil Penelitian dianilisi secara statistik dengan uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan uji Z. Hasil Penelitian menunjukkan adanya pengaruh model pembelajaran problem based learning (PBL) berbasis TPACK terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa SMA pada mata pelajaran biologi. Hal ini ditunjukan dengan data beridistribusi normal dan uji hipotesis diterima. Berdasarkan perhitungan uji Z diketahui bahwa Zhitung ≥ Z tabel dimana nilai Zhitung 2,62 ≥ 2,33. Sehingga dapat disimpulkan model pembelajaran Problem Based Learning berbasis TPACK Berpengaruh sangat signifikan terhadap keterampilan berpikir siswa SMA pada Mata Pelajaran Biologi.
PUZZLE WAYANG: INOVASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK PENGUATAN KARAKTER Irhas, Irhas; Hadi, Heri Sopian; Iryani, Sri Astuti; Marlina, Marlina
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 2 (2024): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i2.14762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan aplikasi puzzle wayang. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi prosedur pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dibatasi sampai pada tahap development. Pengujian kelayakan produk telah melewati tahap validasi ahli dan uji coba pengguna. Validasi ahli materi dan ahli media menggunakan desain Learning Object Review Instrument (LORI) V 2.0, sedangkan uji coba pada pengguna menggunakan angket skala likert yang dimodifikasi. Berdasarkan hasil validasi ahli, produk mendapatkan rerata skor 3,86 dari skala 4 untuk penilaian ahli materi, 3,62 dari skala 4 untuk penilaian ahli media, serta uji coba pengguna mendapatkan skor 3,6 dari skala 4. Sehingga, mengacu pada kriteria kelayakan, produk aplikasi mendapatkan predikat ‘layak’ untuk digunakan. Kata Kunci:  Puzzle, Wayang, Model ADDIE, Penguatan Karakter, R&D
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI ( Studi Quasi Eksperimen di Kelas X SMA Negeri 1 Manonjaya pada Kompetensi Dasar Badan Usaha) Wulandari, Siska Yuniar; Ilah, Ilah; Suwirta, Utti
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 3 (2023): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i3.11947

Abstract

Rendahnya kemampuan berfikir kreatif merupakan masalah dalam proses belajar,  kemampuan berfikir kreatif merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan proses pembelajaran, maka pendidik dituntut untuk berupaya dalam mencapai keberhasilan kegiatan pembelajaran, rendahnya kemampuan berfikir kreatif siswa dilatarbelakangi oleh berbagai faktor diantaranya pemilihan model pembelajaran yang kurang tepat digunakan. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: 1) Perbedaan Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning pada pengukuran awal (pre test) dan pengukuran akhir (post test); 2) Perbedaan Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa yang menggunakan metode pembelajaran Konvensional pada pengukuran awal ( pre test) dan pengukuran akhir (post test); 3) Perbedaan kemampuan berfikir kreatif siswa yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dengan yang menggunakan metode pembelajaran Konvensional pada pengukuran akhir (post test). Metode penelitian yang digunakan metode eksperimen dengan desain Nonequivalent Contol Group Design.  Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan: 1) Terdapat perbedaan kemampuan berfikir kreatif siswa yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning pada pengukuran awal (pre test) dan pengukuran akhir (post test) di kelas eksperimen; 2) Terdapat perbedaan kemampuan berfikir kreatif siswa yang menggunakan metode pembelajaran Konvensional pada pengukuran awal (pre test) dan pengukuran akhir (post test) di kelas kontrol; 3) Terdapat perbedaan kemampuan berfikir kreatif siswa yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dengan yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran akhir (post test).
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING MENGGUNAKAN METODE OUTDOOR LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA Suanda, Maya Imelda; Hardi, Endang; Sopyan, Taupik
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 2 (2024): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i2.12242

Abstract

Proses belajar mengajar berdampak pada hasil belajar siswa merupakan inti dari kegiatan pendidikan. Hasil belajar yang masih rendah karena guru kurang memperhatikan model pembelajaran yang tepat menyebabkan belajar mengajar menjadi kurang aktif dan membosankan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran quantum teaching menggunakan metode outdoor learning terhadap hasil belajar kognitif siswa. Waktu penelitian bulan januari sampai dengan bulan Juni 2023. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimental design dengan design penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah kelas VII SMPN 5 Banjarsari. Teknik penggunaan sampel menggunakan sampling jenuh. Variabel penelitian yang diukur adalah hasil belajar kognitif siswa. Instrument yang digunakan berupa soal uraian sebanyak 10 soal. Data yang diperoleh secara statistik dengan menggunakan uji Z. Hasil penelitian menunjukan Zhitung 3,75  >  Ztabel 2,33 dengan demikian maka terdapat pengaruh pada penerapan model pembelajaran quantum teaching menggunakan metode outdoor learning terhadap hasil belajar kognitif siswa.
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Setiawati, Fadilah; Panduwinata, Lifa Farida
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 2 (2024): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i2.14695

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kemandirian belajar terhadap motivasi belajar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitaif dengan metode ex post facto, dimana  mahasiswa Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran menjadi Subjek dalam penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini sebesar 644 mahasiswa dengan 235 mahasiswa sebagai sampel dari hasil perhitungan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan  analisis outer model, inner model dan uji hipotesis dengan aplikasi SmartPLS 4.0. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis, kemandirian belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar.
NILAI ETIKA NASKAH AMANAT GALUNGGUNG SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI KELAS X IPS 1 SMA NEGERI 2 SINGAPARNA Alli, Ilham Rizkiana; Wijayanti, Yeni; Nurholis, Egi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i1.11957

Abstract

Penelitian bertujuan mendeskripsikan nilai etika naskah Amanat Galunggung sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah di kelas X IPS 1 SMA Negari 2 Singaparna serta implementasinya. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi literatur, wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isi naskah Amanat Galunggung meliputi pemerintahan, agama, karakter dan sejarah. Adapun nilai yang terkandung didalamnya, pertaman nilai karakter diantaranya nilai religius, kepemimpinan, kejujuran, toleransi, kerja keras, semangat kebangsaan, cinta tanah air, disiplin, tanggung jawab, sosial, kreatif dan nilai peduli lingkungan, kedua nilai etika meliputi nilai sopan santun, menghargai perbedaan pendapat dan sikap rasa hormat kepada orang lain. Implementasi nilai etika naskah Amanat Galunggung sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah dilakukan sebanyak dua kali pertemuan dengan mengintegrasikan materi pembelajaran sejarah dan lingkungan sekolah untuk menciptakan karakter positif peserta didik. Hasil pembelajaran sejarah menggunakan naskah Amanat Galunggung dapat memberikan dampak positif bagi peserta didik dengan motivasi untuk berbuat baik, berprilaku sopan santun dan melaksanakan perannya sebagai manusia.