cover
Contact Name
Yoni Sunaryo
Contact Email
yonisunaryo@unigal.ac.id
Phone
+6282317426278
Journal Mail Official
sunaryoyoni@gmail.com
Editorial Address
Jl. R.E. Martadinata No. 150 Ciamis
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27226069     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/j-kip.v1i2
Core Subject : Education, Social,
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) merupakan jurnal untuk mempublikasikan hasil penelitian dalam bidang Pendidikan. Terbit secara berkala satu tahun tiga kali yakni pada bulan Februari, Juni dan Oktober. J-KIP dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh dan mempublikasikan kajian teori ataupun penelitian dalam bidang Pendidikan baik itu dari Peneliti, Mahasiswa, Guru, Dosen, dan Praktisi Pendidikan. Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam J-KIP meliputi: Kurikulum dalam Pengajaran Kemampuan Berpikir Model Pembelajaran Media dan Multimedia Pembelajaran Penilaian (Assesment) dan Evaluasi dalam Pengajaran Pengembangan Profesional Guru Konsep Materi Pelajaran DDR
Articles 685 Documents
PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERMUATAN ETNOMATEMATIKA PADA MATERI BANGUN RUANG SEDERHANA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Luh Celvin Dwivayani; Komang Trisna Mahartini; I Putu Suardipa
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.24738

Abstract

materi bangun ruang sederhana siswa kelas V sekolah dasar yang valid dan praktis digunakandalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development(R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation,dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli media, ahli bahasa, guru, dan pesertadidik kelas V SD Gugus VII Kecamatan Sukasada. Teknik pengumpulan data dilakukan melaluiobservasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Instrumen penelitian berupa lembar validasi danangket kepraktisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas e-modul interaktif bermuatanetnomatematika memperoleh persentase sebesar 92% untuk ahli materi, 96% ahli media, dan 82%ahli bahasa dengan kategori sangat valid. Selain itu, hasil uji kepraktisan oleh guru memperolehpersentase sebesar 96% dan oleh peserta didik memperoleh presentase sebesar 90% dengankategori sangat baik. E-modul yang dikembangkan memadukan unsur budaya lokal Bali sepertipura, gambelan Bali, dan sarana upacara adat dalam materi bangun ruang sederhana sehinggamembantu peserta didik memahami konsep matematika secara lebih konkret, menarik, danbermakna. Dengan demikian, e-modul interaktif bermuatan etnomatematika layak digunakansebagai media pembelajaran matematika di sekolah dasar.
EFEKTIVITAS MEDIA EDPUZZLE TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR Rinrin Alva Ariella; Kusman Rukmana; Aah Ahmad Syahid
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.24496

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar akibat proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru (teacher-centered) dan kurangnya penggunaan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media Edpuzzle dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik serta mengukur perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain Non-equivalent control group. Subjek penelitian terdiri dari kelas V A dan kelas V B SDN Sukaraja II dengan jumlah masing-masing 30 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest, dan data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, homogenitas, Mann Whitney U, effect size, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Perhitungan effect size memperoleh nilai 2,18 yang termasuk dalam kategori besar serta efektivitas media Edpuzzle pada kelas eksperimen memperoleh hasil sebesar 0,67 dan pada kelas kontrol sebesar 0,50. Hal tersebut, menunjukkan bahwa media Edpuzzle lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
PENGARUH STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN DEEP LEARNING DAN PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLEGENCE TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI SELF-REGULATED LEARNING Siti Zahra Winata; Muhammad Aras; Prita Indriawati
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.23015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi guru dalam pembelajaran deep learning dan penggunaan Artificial Intelligence (AI) terhadap hasil belajar siswa melalui self-regulated learning (SRL) sebagai variabel mediasi di SMA Negeri 2 Balikpapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam guru berpengaruh secara signifikan terhadap self-regulated learning dan hasil belajar siswa, namun tidak berpengaruh secara langsung terhadap hasil belajar siswa. Penggunaan AI juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap self-regulated learning dan hasil belajar siswa. Selain itu, self-regulated learning berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa belajar yang dikontrol sendiri berfungsi sebagai mediator penuh pada hubungan antara guru strategi dan hasil belajar, serta berfungsi sebagai mediator parsial pada hubungan antara penggunaan AI dan hasil belajar. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penguatan pembelajaran yang dikontrol sendiri merupakan komponen penting dalam penerapan strategi pembelajaran mendalam dan penggunaan AI untuk meningkatkan hasil belajar siswa
UPAYA MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV MATERI GAYA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN RADEC Fera Tri Sunasi; Atep Sujana; Enjang Yusup Ali
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.24444

Abstract

Pada abad 21 kemampuan yang harus dikusai oleh siswa salah satunya yaitu kemampuan berpikir kritis. Namun kenyataannya kemampuan berpikir kritis siswa masih tergolong rendah, dimana siswa kesulitan dalam menganalisis, memberikan pendapat,dan menarik kesimpulan yang disebabkan oleh penerapan model pembelajaran konvesional oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran RADEC dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi gaya kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group. Sampel penelitian melibatkan siswa kelas IVA (31 Orang) sebagai kelas eksperimen dan IVB (30 Orang) sebagai kelas kontrol SDN Jatisura 1 di Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan perbedaan signifikan kemampuan berpikir kritis sebelum dan sesudah perlakuan pada kedua kelas dibuktikan dengan nilai sig. 2-tailed sebesar 0,000 ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan model pembelajaran RADEC terlaksana dengan sangat baik. Berdasarkan hasil Uji N-Gain dari hasil pretest dan posttest menunjukan adanya perbedaan peningkatan, pada model RADEC sebesar 58 %  kategori cukup efektif sedangkan nilai presentase model konvensional 31% kategori tidak efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran RADEC terbukti lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvesional pada mata pelajaran IPA materi gaya.
KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PESANTREN DAN PERGURUAN TINGGI: PROBLEMATIKA DAN SOLUSINYA Dini Nur Islami; Zulfatul Mufidah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.24536

Abstract

Artikel ini membahas kegiatan belajar mengajar (KBM) Pendidikan Agama Islam (PAI) di pesantren dan perguruan tinggi, dengan mencakup dimensi rasional, prinsip KBM, prinsip motivasi belajar, pengalaman belajar, pengelolaan pendekatan dan metode pembelajaran, serta pengelolaan peserta didik. Kajian ini juga mengidentifikasi problematika yang dihadapi dalam konteks tersebut sekaligus menawarkan solusi dari perspektif mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis studi pustaka, yakni dengan menelusuri, membaca, dan menganalisis berbagai sumber pustaka berupa buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa KBM PAI di pesantren dan perguruan tinggi menghadapi berbagai tantangan struktural maupun kultural, mulai dari kesenjangan kompetensi pengajar, keterbatasan sumber belajar, rendahnya motivasi mahasiswa, hingga belum optimalnya pengelolaan kelas dan metode pembelajaran. Solusi yang ditawarkan meliputi inovasi metode pembelajaran, penguatan motivasi intrinsik, pemanfaatan teknologi secara kontekstual, dan penataan kembali sistem pengelolaan peserta didik. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kritis terhadap pengembangan KBM PAI yang lebih bermakna dan adaptif