cover
Contact Name
Yoni Sunaryo
Contact Email
yonisunaryo@unigal.ac.id
Phone
+6282317426278
Journal Mail Official
sunaryoyoni@gmail.com
Editorial Address
Jl. R.E. Martadinata No. 150 Ciamis
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27226069     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/j-kip.v1i2
Core Subject : Education, Social,
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) merupakan jurnal untuk mempublikasikan hasil penelitian dalam bidang Pendidikan. Terbit secara berkala satu tahun tiga kali yakni pada bulan Februari, Juni dan Oktober. J-KIP dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh dan mempublikasikan kajian teori ataupun penelitian dalam bidang Pendidikan baik itu dari Peneliti, Mahasiswa, Guru, Dosen, dan Praktisi Pendidikan. Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam J-KIP meliputi: Kurikulum dalam Pengajaran Kemampuan Berpikir Model Pembelajaran Media dan Multimedia Pembelajaran Penilaian (Assesment) dan Evaluasi dalam Pengajaran Pengembangan Profesional Guru Konsep Materi Pelajaran DDR
Articles 677 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI DASAR MELALUI PENDEKATAN GAMIFIKASI PADA PESERTA DIDIK SMK KELAS X Dea Anjelina; Yuyun Susanti; Dedeh Dedeh
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.21490

Abstract

Hasil belajar menjadi tolak ukur pencapaian suatu proses pembelajaran. Rendahnya hasil belajar merupakan masalah dalam penelitian ini. Untuk meningkatkan hasil belajar dengan pemilihan metode pembelajaran yaitu metode pembelajaran gamifikasi. Tujuan penelitian ini adalah guna meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menerapkan metode eksperimen dengan desain Non-Equivalent Control Group Design dan analisis data dilakukan dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan dalam hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran awal (Pretest) dan metode pembelajaran gamifikasi pada pengukuran akhir (Posttest) di kelas eksperimen. 2) Terdapat perbedaan dalam hasil belajar peserta didik dengan metode pembelajaran konvensional antara pengukuran awal (Pretest) dan pengukuran akhir (Posttest) di kelas kontrol. 3) Terdapat perbedaan dalam hasil belajar peserta didik yang menerapkan metode pembelajaran gamifikasi di kelas eksperimen dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional di kelas kontrol pada pengukuran akhir (Posttest).  
PENERAPAN SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR): TAHAPAN DAN TEKNIK ANALISIS DATA DALAM PENELITIAN PENDIDIKAN Khaerul Muttakin; Ahmad Riyadissolihin; Elfira Yunita Sapitri; Khalimatus Sa’diyah; Ninda Maharani
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.24160

Abstract

Perkembangan penggunaan Systematic Literature Review (SLR) dalam penelitian pendidikan menunjukkan peningkatan yang signifikan, namun masih ditemukan berbagai kesalahan dalam penerapan tahapan dan teknik analisis data sehingga diperlukan penguatan pemahaman metodologis bagi peneliti. Kajian ini bertujuan mendeskripsikan tahapan pelaksanaan serta teknik analisis data dalam Systematic Literature Review pada penelitian pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan melalui kajian metodologis. Data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah berupa artikel jurnal, buku metodologi penelitian, dan dokumen akademik yang relevan dengan implementasi SLR. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran literatur pada basis data akademik, seperti Google Scholar dan Scopus. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelaksanaan SLR dilakukan melalui tahapan identifikasi topik, penelusuran literatur, seleksi artikel, ekstraksi data, analisis data, dan penyusunan sintesis kajian secara sistematis. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi karakteristik, fungsi, serta rekomendasi penggunaan content analysis, thematic analysis, narrative synthesis, dan meta-analysis sesuai tujuan dan jenis data penelitian. Kajian ini memberikan kontribusi konseptual dalam memperkuat kerangka metodologis dalam menerapkan SLR sehingga dapat menjadi referensi bagi peneliti dalam melaksanakan kajian literatur secara lebih sistematis, transparan, dan akademis.
PEMANFAATAN MEDIA VIDEO YOUTUBE K.H ZAINAL MUSTOFA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS XI AKL 3 KADIPATEN TASIKMALAYA Hilman Januar; Yat Rospia Brata; Sudarto Sudarto
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.26342

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan video YouTube mengenai K.H. Zainal Mustofa sebagai media pendukung dalam pembelajaran sejarah kelas XI AKL 3 SMKN Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan data pretest–posttest sebagai data pendukung deskriptif. Data diperoleh melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan guru sejarah dan 15 peserta didik, dokumentasi, serta penelaahan dokumen pembelajaran dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video menyediakan representasi visual dan audio yang menurut peserta didik membantu mengikuti kronologi dan konteks perjuangan K.H. Zainal Mustofa. Observasi dan wawancara juga menunjukkan perubahan pada perhatian, partisipasi, dan respons peserta didik selama kegiatan pembelajaran. Rata-rata skor meningkat dari 40,7 pada pretest menjadi 86,8 pada posttest, tetapi perbedaan tersebut dilaporkan secara deskriptif dan tidak dapat dipandang sebagai bukti bahwa video secara mandiri menyebabkan peningkatan karena rangkaian pembelajaran juga melibatkan penjelasan guru, Discovery Learning, diskusi, sumber internet, dan refleksi. Dengan demikian, video diposisikan sebagai media representasi sejarah yang nilai pedagogisnya bergantung pada mediasi guru, pengamatan terarah, diskusi, dan verifikasi sumber.
ANALISIS STRATEGI GURU DALAM PRAKTIKUM BIOLOGI DENGAN FASILITAS YANG TERBATAS Salma Fitria Nurbayani; Romdah Romansyah; Bahana Aditya Adnan
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.19935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh guru biologi untuk mengatasi keterbatasan fasilitas laboratorium dalam kegiatan praktikum di madrasah dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh guru biologi dalam menerapkan strategi tersebut serta untuk mengetahui dampak dari penerapan strategi terhadap kualitas praktikum biologi di madrasah. Penelitian ini dilakukan di MTS An-Nur 1 Malangbong dan MA An-Nur 1 Malangbong. Jenis penelitian kualitatif deskriptif. Partisipan dalam penelitian ini yaitu guru mata pelajaran IPA kelas VII, VIII, IX dan guru mata pelajaran biologi kelas X, XI, XII. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian berupa observasi dan wawancara. Instrumen dalam penelitian ini berupa lembar observasi, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif model Miles dan Huberman 1984 dengan tiga alur yaitu reduksi data (Data Reduction), penyajian data (Data Display), dan penarikan kesimpulan/verifikasi (Conclusion Drawing/Verification). Uji keabsahan data yaitu, triangulasi.” Kata Kunci: Strategi, Praktikum, Fasilitas terbatas 
PENGEMBANGAN E-MODUL MICROSOFT OFFICE MENGGUNAKAN BOOK CREATOR PADA PELAJARAN INFORMATIKA KELAS X DI SMA NEGERI 5 SAMARINDA Muhamad Surya Akbar Insani; Galih Yudha Saputra
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.24269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul Microsoft Office dengan aplikasi Book Creator untuk mata pelajaran Informatika kelas X di SMA Negeri 5 Samarinda. Selain itu, penelitian ini juga ingin menilai kelayakan produk berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media, serta mengidentifikasi respon siswa terhadap E-Modul yang dikembangkan. Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya pemahaman siswa dalam menggunakan Microsoft Office, terutama Word, Excel, dan PowerPoint. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik, praktis, dan mudah digunakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan APD yang mencakup perencanaan, produksi, dan evaluasi. Tahap perencanaan meliputi analisis kebutuhan, analisis materi, dan analisis tujuan. Pada tahap produksi, E-Modul dirancang menggunakan Canva dan terintegrasi ke dalam Book Creator. Evaluasi dilakukan melalui validasi oleh ahli materi, validasi oleh ahli media, dan uji respon siswa. Subjek penelitian terdiri dari validator ahli materi, validator ahli media, dan 31 siswa kelas X (5) dari SMA Negeri 5 Samarinda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul yang dikembangkan mendapat penilaian sangat layak dari ahli materi dengan persentase 91,29% dan dari ahli media sebesar 86,54%. Selain itu, respon siswa memperoleh persentase 92,40% dan masuk dalam kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa E-Modul Microsoft Office menggunakan Book Creator pada mata pelajaran Informatika kelas X di SMA Negeri 5 Samarinda layak digunakan sebagai media pembelajaran dan dapat meningkatkan minat serta keterlibatan siswa dalam proses belajar.
PEMBIASAAN NILAI KARAKTER KESETIAAN PADA PANCASILA DAN INTEGRITAS MURID MELALUI E-MODUL INTERAKTIF KEPRAMUKAAN DI SEKOLAH DASAR (Studi Kasus di SD Negeri Gugus KH. Ahmad Dahlan Kecamatan Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap) Wendry Galih Bahtiar; Ade Aan; Maman Herman; Abdul Rohman
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.23884

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa pendidikan karakter menjadi isu strategis dalam sistem pendidikan Indonesia, khususnya dalam penguatan nilai kesetiaan pada Pancasila dan integritas murid di tengah tantangan era digital. Namun, praktik pembiasaan karakter di sekolah dasar masih menghadapi keterbatasan pada aspek sistematika, dokumentasi, dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembiasaan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis strategi integrasi e-modul interaktif kepramukaan dalam pembentukan karakter murid sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di SDN Gugus KH. Ahmad Dahlan Kecamatan Dayeuhluhur. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) proses pembiasaan karakter berlangsung secara sistematis melalui tahapan perencanaan, integrasi nilai dalam materi, pelaksanaan berbasis praktik, refleksi digital, dan evaluasi autentik; (2) faktor pendukung dan penghambat bersifat multidimensional, meliputi aspek kebijakan, kompetensi SDM, sarana TIK, kualitas e-modul, motivasi murid, budaya sekolah dan keluarga, serta monitoring dan evaluasi; dan (3) strategi integrasi dilakukan melalui enam tahapan utama, yaitu kebijakan strategis, penguatan kompetensi, integrasi operasional, pemanfaatan teknologi, pembudayaan nilai, serta evaluasi berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa e-modul interaktif kepramukaan merupakan instrumen strategis dalam membangun karakter kesetiaan pada Pancasila dan integritas murid secara sistematis dan berkelanjutan.
PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI Regha Fajar Nugraha; Taufik Sopyan; Romdah Romansyah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.20857

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi, saat ini memberikan dampak yang sangat besar dan signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk di bidang pendidikan. Tujuan dilaksanakan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh teknologi informasi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran biologi. Waktu penelitian pada bulan Mei 2024. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas X SMA Negeri 2 Ciamis. Sampel yang digunakan yaitu kelas X IPA 4 . Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu (Quasi eksperimental design) dengan desain penelitian One Group Pretest Posttest. Variabel penelitian dibatasi pada kemampuan berpikir kritis. Instrumen yang digunakan pretest dan postest. Data yang diperoleh diolah secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemanfaatan teknologi informasi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran biologi. Hal ini ditunjukkan dengan nilai Zhitung > Ztabel yaitu 2,5 > 1,65
REKONSTRUKSI ETIKA PROFESI KEGURUAN DALAM MENGHADAPI DISRUPSI PENDIDIKAN KONTEMPORER Rohmatunni’mah Rohmatunni’mah; Wildan Nur Mardotillah; Mutmainah Mutmainah; Nur Khasanah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.24367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi etika profesi keguruan dalam menghadapi disrupsi pendidikan kontemporer, yang ditandai dengan perkembangan teknologi digital dan pergeseran paradigma pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi penelitian perpustakaan kualitatif, yang melibatkan analisis kritis terhadap literatur akademik yang relevan dari lima tahun terakhir yang membahas etika profesi, transformasi pendidikan, dan kompetensi guru di era digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi etika profesi dalam pengajaran tidak hanya menekankan aspek normatif, tetapi juga integrasi nilai-nilai adaptif seperti literasi digital, tanggung jawab moral, profesionalisme berbasis teknologi, serta penguatan karakter dan perilaku teladan di kalangan guru dalam lingkungan belajar hybrid. Selain itu, guru dituntut untuk menjaga integritas dan komunikasi etis di ruang digital sebagai bagian dari profesionalisme mereka. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa etika profesi mengajar perlu dirumuskan ulang secara kontekstual agar tetap relevan dengan tuntutan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pendidikan Islam dan kemanusiaan     
PENGARUH MODEL PROBLEM – BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN AKUNTANSI DASAR Dahlia Dahlia; Rini Agustin Eka Yanti; Dedeh Dedeh
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.21656

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat menuntut pengembangan sumber daya manusia yang kreatif daninovatif. Namun, proses pembelajaran Akuntansi Dasar di SMKN 1 Rajadesa masih didominasi oleh pembelajarankonvensional, yang berkontribusi pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaanketerampilan berpikir kreatif siswa antara mereka yang diajarkan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah(PBL) dan mereka yang diajarkan melalui metode konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasieksperimental dengan Nonequivalent Control Group Design, yang melibatkan dua kelas yang diberi pretest dan posttest.Temuan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada keterampilan berpikir kreatif siswa dalam kelompok PBL, yangdikategorikan sebagai N-Gain tinggi, sedangkan kelompok konvensional hanya mencapai kategori sedang. Lebih lanjut,ada perbedaan yang signifikan dalam hasil posttest antara kedua kelompok, yang menunjukkan bahwa PBL mengunggulipendekatan konvensional. Hasil ini menunjukkan bahwa model PBL efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikirkreatif siswa dan berfungsi sebagai strategi alternatif yang layak untuk mengoptimalkan potensi siswa dalam pendidikanakuntansi. 
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN IPA MELALUI INTERACTIVE FLAT PANEL DAN PLATFORM PEMBELAJARAN DIGITAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGERI 207 JAKARTA Wahyu Fajar Saputra
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.24189

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menciptakan tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan, menuntut guru untuk adaptif dan inovatif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intensitas penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) dan frekuensi akses platform pembelajaran digital terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VIII SMP Negeri 207 Jakarta. Pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda digunakan dalam penelitian ini. Sampel berjumlah 105 siswa yang dipilih melalui purposive sampling dari tiga kelas yang menggunakan model pembelajaran terintegrasi teknologi selama satu tahun pelajaran. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, angket terstruktur, dan dokumentasi nilai ujian siswa. Analisis data menggunakan SPSS versi 26 untuk uji normalitas, multikolinieritas, heteroskedastisitas, dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) intensitas penggunaan IFP berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA (β = 0,521; t = 8,317; p < 0,001); (2) frekuensi akses platform digital berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar (β = 0,449; t = 7,189; p < 0,001); (3) kedua variabel secara simultan menjelaskan 71,7% variansi hasil belajar IPA (R² = 0,717; F = 129,78; p < 0,001). Temuan ini mengkonfirmasi bahwa integrasi IFP dan platform digital yang berlandaskan pedagogis secara substansial meningkatkan keterlibatan siswa, kedisiplinan pengumpulan tugas, dan prestasi akademik dalam pembelajaran IPA.