cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH/about/editorialTeam
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Language and Health
ISSN : 27220311     EISSN : 27223965     DOI : https://doi.org/10.37287/jlh
Core Subject : Health, Education,
Journal of Language and Health (JLH) is a peer-reviewed journal which promotes discussion on a broad range of the relationships between language and health. Catering for the linguistic expressions of health condition (including clinical and pathological), the journal publishes conceptual and empirical articles in the area. Submissions may include experimental, review, and theoretical discussion articles, with studies of either quantitative and/or qualitative frameworks. Articles may relate to any area of the intersections between language and health with regard, but not limited, to etiological issues, diagnosis, intervention, and theoretical frameworks.
Articles 342 Documents
Perawatan Luka pada Pasien Diabetes Melitus dalam Penyembuhan Ulkus Dekubitus Fitriyana, Yofita Anik; Iswahyuni, Sri; Yuniarti, Tri
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3584

Abstract

Hiperglikemia disebabkan dari gangguan sekresi insulin, kinerja insulin, adalah tanda diabetes melitus. Banyak penderita diabetes memiliki keluhan tentang ulkus diabetik, yang menyebabkan amputasi kaki. Luka diabetes terjadi sebagian atau keseluruhan di beberapa sekitar kulit lalu sampai jaringan pada kulit bagian bawah, otot, tendon, persendian dan tulang. Luka diabetes pada pasien memerlukan perawatan yang cukup intensif untuk proses penyembuhan. Tujuan : Mengeksplorasi beberapa Teknik perawatan luka modern dan tradisional. Metode : menggunakan system penelitian tinjauan secara sistematis oleh PICO ke pasien DM. prosedur perawatan luka perbandingan perawatan kecuali perawatan luka. Hasil : Status pasien DM. Menggunakan jenis penelitian artikel dari dua database yakni Google Scholar dan Pubmed. Kata pencarian artikel “DM (Diabetes Mellitus)” DAN “perawatan luka” DAN uji coba terkontrol secara acak” Artikel yang diserertakan merupakan teks lengkap dalam bahasa Inggris teks lengkap RCT desain penelitian yang diterbitkan, dan uji coba asli antara tahun 2019 dan 2023. Penelitian memakai diagram prisma didapatkan 301 artikel lalu di Google Scholar serta Pubmed judul abstrak disaring lalu dimasukkan setelah itu 208 literature review tidak digunakan karena tidak memenuhi kriteria. dan diperoleh 5 literatur yang sesuai dari kriteria.Kesimpulan : Perawatan luka sangat berpengaruh mengurangi bau luka ulkus terhadap penyembuhan DM. serta mendapatkan motivasi dari pasien.
Efektivits Jus Mentimun untuk Menurunkan Tekanan Darah terhadap Keluarga Arianti, Agustin Novi; Yuniarti, Tri; Handayani, Rina Tri
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3585

Abstract

Tekanan darah tinggi atau sering disebut hipertensi merupakan suatu keadaan dimana seseorang diatas ambang batas normal. Dikatakan hipertensi apabila tekanan darah distolik >140 mmHg dan tekanan darah diastolic lebih besar dari >90 mmHg pada pemeriksaan yang berulang Tujuan peneliti: untuk mengetahui keefektifan jus mentimun untuk menurunkan tekanan darah Metode: Metode yang digunakan adalah pencarian literatur rivie. Peneliti memulai dengan memilih topik, menetapkan kata kunci, dan mencari jurnal dengan menggunakan database Google Scholar sebagai sumber data untuk tinjauan Pustaka. Pencarian jurnal dibatasi pada tahun 2019-2024. Kata kuncinya “efektifitas jus mentumun untuk menurunkan tekanan darah terhadap keluarga”. Lima jurnal besar dipilih berdasarkan kriteria publikasi. Kriteria inklusi untuk tinjauan literatur riview ini dalah efektifitas jus mentimun untuk menurunkan tekanan darah terhadap keluarga. Hasil: Artikel yang dilakukan telah kritis sebanyak 5 artikel. Hasil telah kritis didapatkan jumlah sempel sebanyak rata-rata 12 orang dengan menggunakan jus mentimun, terdapat hasil yang signifitkan dengan rentang usia 31-44 tahun. Terdapat sempel 12 orang dengan tekanan darah rata-rata dibawah 140mmHg/80mmHg. Metode penelitian dalam artikel tersebut Quasi Eskperimen 2 artikel, quisioner pre-post 2 artikel, literature riview 1 artikel. Pada analisis ditemukan 5 tema utama, yaitu efektifitas jus mentimun untuk menurunkan tekanan darah terhadap keluarga. Dari hasil penelitian dari 5 jurnal didapatkan hasil yang signifitkan. Kesimpulan: Secara keseluruhan, literature riview ini menyimpulkan bahwasanya mentimun merupakan terapi non obat yang memiliki kandungan kalsium yang efektif untuk menurunkan tekanan darah terhadap keluarga. Penggunaan jus mentimun dapat menjadi alternatif terapi non farmakologi yang aman dan alami untuk mengatasi hipertensi terhadap keluarga. Dibuktikan dengan adanya peneliti 5 jurnal yang singnifikan
Implementasi Terapi Murottal untuk Mengatasi Insomnia pada Lansia Zakiya, Nabilla; Nurhayati, Isnani; Rejo, Rejo
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3586

Abstract

Lansia adalah orang yang berumur diatas 60 tahun. Setiap orang akan mengalami proses menua dan usia tua merupakan masa terakhir kehidupan manusia. Istilah “insomia” mengacu pada gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan memulai tidur, mempertahankan tidur, atau kurang tidur meskipun telah mendapatkan jumlah tidur yang cukup. Upaya mengatasi kesulitan tidur pada lansia dapat dilakukan dengan terapi Murottal Al-Qur'an. Tujuan: Tinjauan literatur ini adalah untuk mengurangi insomnia pada lansia. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menggunakan diagram PRISMA. Pencarian artikel dilakukan pada database Google Scholar dan Pubmed dengan kata kunci “murottal”, “insomnia” dan “lansia”. Kriteria inklusi adalah artikel yang diterbitkan dalam 5 tahun terakhir (2019-2024). Populasi: lanjut usia. Intervensi: murottal Al-Qur'an. Hasil: Hasil tinjauan pustaka ini menunjukkan bahwa terapi murottal Al-Qur'an efektif dalam menurunkan insomnia pada lansia. Hasil uji statistik pada masing-masing penelitian menunjukkan p-value = 0,00 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pemberian terapi murottal Al-Qur'an. Kesimpulan: Terapi murottal Al-Qur'an mampu menstimulasi sistem saraf parasimpatis yang memberikan efek sebaliknya pada sistem saraf simpatis.
Efektivitas Latihan Range of Motion (ROM) intuk Meningkatkan Kekuatan Otot pada Pasien Stroke di keluarga Hidayatullah, Syarif; Yuniarti, Tri; Widiyanto, Aris; Anasulfalah, Hakim; Aditya, Mifta
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3589

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kecacatan. Salah satu intervensi penting dalam rehabilitasi pasien stroke adalah latihan rentang gerak (ROM), yang membangun kekuatan otot dan mengurangi masalah. Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik latihan ROM bagi penderita stroke dalam hal membangun kekuatan ototnya. Metode: Sebuah tinjauan literatur digunakan. Istilah "rentang gerak efektif" (ROM), "kekuatan otot", "pukulan", dan "keluarga" digunakan saat menelusuri artikel di Google Cendekia. Artikel yang tersedia dalam format teks lengkap dan diterbitkan antara tahun 2020 dan 2023 memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Menurut penelitian yang dipublikasikan, latihan ROM membantu otot pasien stroke menjadi lebih kuat dan dapat membantu menghindari efek samping seperti rasa tidak nyaman, kekakuan pada persendian, atrofi otot, dan penurunan kontraksi otot. Latihan ROM juga dapat membantu korban stroke dalam melakukan tugas sehari-hari secara mandiri, sehingga mencegah kecacatan tambahan. Kesimpulan: Pasien stroke familial mempunyai kekuatan otot yang lebih besar setelah latihan ROM. Selain itu, karena hal ini membantu pasien stroke menghindari masalah dan meningkatkan tingkat kemandirian mereka dalam melakukan tugas sehari-hari, hal ini merupakan salah satu intervensi paling signifikan dalam rehabilitasi mereka.
Studi Kasus Penerapan Terapi Aktivitas Kelompok pada Pasien Harga Diri Rendah Kronis Arisandy, Nur Aziz Rosna; Rahmawati, Arni Nur
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3642

Abstract

Gangguan jiwa adalah gejala yang mempengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang sehingga menyebabkan disfungsi dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Harga diri rendah termasuk kedalam gangguan jiwa, harga diri rendah adalah perasaan tidak berharga yang terus-menerus akibat evaluasi diri yang negatif terhadap diri sendiri atau kemampuan diri, sering kali dikaitkan dengan kurangnya perawatan diri, disertai dengan pakaian yang tidak rapi, nafsu makan menurun serta tidak berani menatap lawan bicara lebih sering bicara perlahan dengan suara lemah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien gangguan harga diri rendah kronis dengan memberikan terapi aktivitas kelompok dan terapi kemampuan positif. Metode dalam penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien skizofrenia yang mengalami harga diri rendah kronis yaitu Tn. R. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 7-9 Mei 2024 di Soerojo Hospital Magelang. Pengambilan data diperoleh dengan cara wawancara, observasi, dan studi dokumentasi menggunakan instrumen penelitian berupa format pengkajian keperawatan jiwa. Hasil dari evaluasi asuhan keperawatan yang dilakukan kepada Tn. R selama 3x24 jam didapatkan klien merasa lebih percaya diri dan klien dapat mengikuti kegiatan TAK dengan baik dan kooperatif serta klien dapat melakukan apa yang sudah diajarkan, konsentrasi pasien lebih meningkat serta kontak mata pasien sudah lebih baik. TAK dan terapi kemampuan positif dapat meningkatkan atau mengatasi harga diri rendah.
Studi Kasus Penerapan Latihan Menghardik pada Pasien Halusinasi Rizkiana, Nurita; Rahmawati, Arni Nur
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3646

Abstract

Halusinasi merupakan gangguan kesehatan jiwa yang menjadi perhatian di Indonesia. Halusinasi merupakan salah satu gejala yang sering dialami oleh pasien skizofrenia atau gangguan bipolar dengan menunjukkan pengalaman sensorik yang dirasakan tanpa adanya rangsangan eksternal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien gangguan persepsi sensori: halusinasi dengan memberikan latihan menghardik. Metode penelitian ini adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2024 pada satu orang pasien skizofrenia yang mengalami gangguan persepsi sensori: halusinasi di RS Soerojo Magelang. Pengambilan data diperoleh dengan cara wawancara, observasi, dan studi dokumentasi menggunakan instrumen penelitian berupa format pengkajian keperawatan jiwa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah pasien diajarkan latihan menghardik, pasien dapat mengenal halusinasi dan dapat mengontrol halusinasi. Kesimpulannya adalah latihan menghardik dapat membantu pasien dalam mengontrol halusinasi.
Efektifitas Heating Pad terhadap Hipotermi pada Pasien Lansia selama Pembedahan Lapartomi Sudiarta, I Ketut; Yuniarti, Lucia Ni Luh; Sari, Ni Luh Putu Mira Santana
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.3721

Abstract

Pembedahan merupakan suatu tindakan medis yang mempunyai peranan penting dalam pelayanan kesehatan. Pembedahan pada lansia memerlukan persiapan khusus mengingat kondisi fisik lansia memerlukan penanganan yang sangat berbeda, komplikasi yang timbul setelah anestesi atau pada saat pembedahan adalah hipotermia. Salah satu cara mencegah terjadinya hipotermia adalah dengan menggunakan matras hangat (heating pad). Penggunaan matras hangat (heating pad) dapat digunakan untuk mengurangi penurunan suhu tubuh selama dan setelah operasi. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen, dengan desain pretest dan posttest yang dilakukan pada 42 lansia pra operasi laparotomi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diukur adalah suhu tubuh sebelum dan sesudah pemberian matras hangat (heating pad). Analisis data menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test untuk membandingkan hasil pretest dan posttest. Penggunaan matras hangat untuk menjaga suhu tubuh lansia dengan operasi laparotomi menghasilkan rata-rata skor pra anestesi sebesar 21,5 dan 30 menit dengan skor 21,0 dan 60 menit 21.50. Selisih peningkatan skor sebesar 0,5. Nilai Z tabel dengan signifikansi α = 5% 1,96 dan Z hitung -5,646 untuk pra anestesi, -5,604 selama 30 menit dan -5,654 selama 60 menit dengan p value = 0,000 sehingga dapat dinyatakan efektif. Bagi peneliti selanjutnya agar dapat menggunakan matras hangat (heating pad) berdasarkan paritas dan antropometri.
Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis pada Pasien Dewasa Awal R. Sapeni, Muhammad Al-Amin; Paat, Toar Christo; Hasriana, Hasriana; Yuniyanti, Tri Ayu; Anwar, Irawati
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3728

Abstract

Gastritis saat ini masih menjadi penyakit yang sering dijumpai di masyarakat, baik kalangan menengah ke atas maupun kalangan masyarakat menengah ke bawah. Gastritis juga masih menjadi masalah sosial dan kesehatan masyarakat baik di negara maju maupun berkembang, penyebab mendasar yang mempengaruhi kejadian gastritis adalah status sosial ekonomi individu, perilaku kesehatan, dan standar hidup seperti gaya hidup, kondisi hidup, perilaku, dan kebiasaan. Pada kejadian gastritis sering kali terjadi akibat pengaruh pola makan yang kurang baik, secara umum pola makan yang tidak tereatur akan mengakibatkan lambung sulit beradaptasi, jika berlangsung secara terus menerus akan terjadi kelebihan asam lambung sehingga dapat mengakibatkan mukosa lambung teriritasi dan terjadilah gastritis. Tujuan: untuk mengetahui apakah adanya hubungan pola makan dengan kejadian gastritis pada pasien dewasa awal di puskesmas x kota bekasi. Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik dengan jumlah sampel 69 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan chi-square. Hasil: penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan pola makan dengan kejadian gastritis pada dewasa awal di puskesmas x kota bekasi dengan nilai p=0,0416 >α=0,05. Kesimpulan: Dari penelitian tersebut didapatkan data bahwa tidak terdapat hubungan pola makan dengan kejadian gastritis pada dewasa awal di puskesmas rawa lumbu kota bekasi.
Efektivitas Edukasi Video dan Poster Bencana Gempa Bumi terhadap Tingkat Kesiapsiagaan pada Siswa Sekolah Dasar Setyaningrum, Niken; Darmawan, Ardhian Indra; Ramadhan, Tazkia Aulia
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.3747

Abstract

Bencana merupakan proses alam yang dapat meneyebabkan korban jiwa. Kurangnya kesiapan Masyarakat dalam menghadapi suatu bencana dapat meinbulkan banyaknya korban. Sekolah merupakan tempat menyebarluaskan pengetahuan dalam siaga bencana, pengetahua bencana harus diberikan kepada anak-anak sejak dini karena korban bencana tidak memandang usia. Metode dengan menggunakan video paling banyak diminati oleh anak-anak dan lebih menarik, sehingga akan lebih menyampaikan informasi terkait siaga bencana pada anak-anak Tujuan mengetahui efektivitas edukasi video dan poster bencana gempa bumi terhadap Tingkat kesiapsiagaan pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan quasi experimental design dengan kelompok intervensi dan kelompok control, jumlah sampel penelitian adalah 48 responden, kelompok intervensi mendapatkn edukasi dengan video sedangkan kelompok control edukasi dengan poster. Intrumen menggunakan kuesioner kesiapsiagaan dari UNESCO/ISDR (2006). Penelitian ini sudah dilakukan uji etik di STIKES Surya Global dengan nomor 2.19/KEPK/SSG/I/2024. Terdapat perbedaan yang signifikan edukasi dengan menggunakan video dan poster dengan hasil sig 0,035 (<0,05). Edukasi menggunakan video lebih efektif dari pada poster untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada siswa sekolah dasar.
Validity and Reliability of the Indonesian Version of General Self-Efficacy Scale (GSES) with Disasters Lidya, Herlin; Noviana, Uki; Haryani, Haryani; Alim, Syahirul; Setiyarini, Sri
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3762

Abstract

Disasters preparedness behavior is influenced by self-efficacy. Self-efficacy affects the resilience and ability of communities in adapting to changes in disaster conditions. In Indonesia there are no instruments for measuring self-efficacy in the context of disasters. Objective: This study aimed to adapt the Indonesian version of the General Self-Efficacy Scale into the context of disasters and test its validity and reliability. The Indonesian version of General Self-Efficacy Scale was adapted culturally then modified into the disaster context and adapted to the research target culture and also tests of the content validity and the construct validity were conducted on 100 residents. The analysis used Pearson product-moment, exploratory factor analysis and confirmatory factor analysis. Reliability testing used internal consistency analysis (Cronbach’s alpha). The Indonesian version of the General Self-Efficacy Scale was in accordance with the context of the disaster and the target culture of the study. Pearson correlation values ​​range from 0.528 to 0.707. The EFA results were formed of 2 factors. Confirmatory factor analysis with 2 factors showed a fit model (p-value = 0.032, SRMR = 0.078, CFI = 0.91). The CFA results with 1 factor showed a fit and very good model (p-value = 0.135, RMSEA = 0.058, SRMR = 0.060, CFI = 0.977). The Cronbach’s alpha coefficient has a value of 0.847. The Indonesian version of the General Self-Efficacy Scale in the context of disaster with a 2-factor model and a 1-factor model shows acceptable validity and reliability for measuring self-efficacy in the face of disasters.