cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH/about/editorialTeam
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Language and Health
ISSN : 27220311     EISSN : 27223965     DOI : https://doi.org/10.37287/jlh
Core Subject : Health, Education,
Journal of Language and Health (JLH) is a peer-reviewed journal which promotes discussion on a broad range of the relationships between language and health. Catering for the linguistic expressions of health condition (including clinical and pathological), the journal publishes conceptual and empirical articles in the area. Submissions may include experimental, review, and theoretical discussion articles, with studies of either quantitative and/or qualitative frameworks. Articles may relate to any area of the intersections between language and health with regard, but not limited, to etiological issues, diagnosis, intervention, and theoretical frameworks.
Articles 342 Documents
Studi Kasus Penerapan Intervensi Terapi Genggam Bola Karet pada Pasien Stroke Permatasari, Leya Indah; Ayudiefa, Ditta; Salsabillah, Mita; Frastica, Vica
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.4326

Abstract

Stroke merupakan suatu penyakit yang dapat mengakibatkan gangguan fungsi otak sehingga terjadi gangguan pada motorik dan sensorik yang mengakibatkan otot serta keseimbangan melemah. Terapi ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot tangan, koordinasi motorik halus, dan mobilitas fungsional pada pasien stroke yang mengalami kelemahan otot di salah satu sisi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas terapi genggam bola karet terhadap kekuatan otot pada pasien stroke. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan melibatkan Ny. K dengan stroke. Metode pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi serta studi dokumentasi dengan menggunakan instrumen penelitian berupa format instrument pengkajian keperawatan keluarga dengan pendekatan asuhan keperawatan mulai pengkajian sampai evaluasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah klien diberikan terapi genggam bola karet terbukti efektif untuk meningkatkan kekuatan otot klien stroke. Simpulan setelah diberikan asuhan selama 3 hari dengan memberikan intervensi terapi genggam bola karet terdapat peningkatan kekuatan otot sebelum dan setelah diberikan intervensi.
Terapi Kortikosteroid pada Dermatitis Kontak Iritan Berulang Melin, Uliana Nur
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.4372

Abstract

Kasus dermatitis kontak iritan dipicu oleh paparan iritan berupa bahan kimia atau pelarut. Peradangan dapat terjadi pasca satu atau lebih paparan yang terus berulang. Tujuan literature review ini adalah untuk menganalisis tentang terapi kortikosteroid pada dermatitis kontak iritan berulang. Penelitian ini merupakan literature review yang ingin menganalisis tentang terapi kortikosteroid pada dermatitis kontak iritan berulang. Database yang digunakan adalah Google Scholar dan PubMed. Kata kunci yang digunakan adalah “terapi kortikosteroid” dan “dermatitis kontak iritan berulang”. Hasil penelusuran dibatasi pada publikasi 10 tahun terakhir dan mendapatkan artikel yang berkaitan sebanyak 54 artikel. Dari 54 artikel tersebut, ada 12 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh peneliti yaitu mencakup kajian terapi kortikosteroid dan dermatitis kontak iritan berulang dalam waktu 10 tahun terakhir diseluruh dunia dan dapat diakses full-paper. Peneliti melakukan analisis pada hasil penelitian kemudian melakukan interpretasi dan kesimpulan pada artikel yang digunakan. Hasil penelitian mendapatkan bahwa terapi kortikosteroid efektif digunakan untuk penanganan dermatitis kontak iritan, tetapi tetap harus mengawasi dan memperhatikan kondisi pasien.
Correlation Between Media Social Use Intensity with Anxiety on University Students: Pro and Contra Nugraheni, Teresia Putri Widia; Rana, Aulia; Prameswari, Luh Inten; Magung, Agustina Marielsa; Susanto, Wenly
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.4380

Abstract

Social media has become part of people's lives, especially in adolescents and young adults. The increasing use of social media is followed by adaptation problems to serious psychological problems, one of which is anxiety disorders. This disorder can be caused by ongoing social interaction problems so that adolescents experience failure to establish strong relationships with others. However, the exact role of social media use in the occurrence of anxiety is uncertain. This study aims to establish the relationship between social media use and anxiety, and provide recommendations for the use of social media to improve anxiety symptoms. This literature review involves various articles from systematic searches on four search engines. Inclusion criteria include observational or experimental research designs, full-text access, and Indonesian or English in the last 10 years. Meanwhile, exclusion criteria include conference abstracts, literature reviews, opinions, experimental protocols, case reports, and case series and literature more than 10 years. The process of anxiety is an interaction between stressors and biological factors. However, there has been no research that definitively states the role of social media in the brain mechanisms that occur in people with anxiety disorders. Existing studies show negative and positive impacts of social media on anxiety. Based on the research that has been reviewed, researchers recommend limited use of social media and focusing on active interactions, such as effective communication exercises, seeking help, or focusing on positive content. The reviewed studies have not been able to determine the causal relationship between social media use and anxiety. Therefore, further research can use strategies in the form of cohort or experimental study designs, as well as increasing the number and heterogeneity of respondents to strengthen the research. Not only that, further research can be conducted to examine the positive impact of social media and mediating factors between social media use and anxiety, such as personality and childhood.
Persepsi Perawat terhadap Upaya Pencegahan Insiden Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Simanullang, Lairim; Suryani, Maria
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.3949

Abstract

Keselamatan pasien merupakan salah satu indikator mutu yang wajib diperhatikan oleh semua perawat. Setiap perawat perlu melakukan berbagai upaya pencegahan insiden keselamatan pasien di rumah sakit tempat mereka bekerja dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi gambaran persepsi perawat terkait upaya mencegah insiden keselamatan pasien di rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan yaitu literatur review. Penelusuran artikel dilakukan dari database proquest, e gale dan google schoolar dengan kata kunci nurses perceptions, risk management, patient safety, incident preventions. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa adanya komunikasi yang baik antar profesional, interprofesional, adanya pendidikan dan pelatihan tentang manajemen risiko keselamatan pasien dapat mencegah indiden keselamatan pasien di rumah sakit. Rumah sakit perlu melakukan berbagai upaya proaktif pencegahan insiden insiden keselamatan pasienagar mutu rumah sakit tetap terjaga.
Phenomenological Study of Nurses' Experiences in Performing Basic Life Support Actions for Palliative Patients Pramono, Wijanarko Heru; Sugiyanto, Emilia Puspitasari; Prasetya, Chandra Hadi; Winda, Evi
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.3970

Abstract

Patients who are in a state that cannot be cured due to the disease they suffer from (terminal state) and medical actions are futile (futile) can be stopped or postponed life support therapy, this term is often called Do Not Resuscitate (DNR) . The purpose of this study was to determine the experience of nurses in carrying out DNR actions for palliative patients in the dahlia room of Adiyatma Hospital, MPH, Central Java Province. The qualitative research method, there were 4 respondents who had met the inclusion criteria, including this research method using the indep interview technique. The results of the study obtained 2 themes, including the legal aspect of DNR actions, and the Ethical Aspect of DNR actions consisting of 4 ethical standards of beneficence, maleficence, autonomy, and justice. The focus of care given to palliative patients with DNR status is to prepare patients to face death well, feel free from pain, die comfortably, feel valuable, respected, feel peaceful, calm. Further research suggestions are the factors underlying DNR decision making for palliative patients.
Hubungan Lama Sakit Hipertensi dengan Tingkat Kecemasan pada Lansia Seafira, Arisa Ela; Khasanah, Suci; Susanti, Indri Heri
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu penyakit yang biasanya tidak menimbulkan gejala, dan tekanan darah dapat terus menerus meningkat dalam jangka waktu yang lama. Pada fenomena yang sering terjadi di masyarakat, banyak lansia yang mengalami kecemasan akibat gangguan fisik yang terjadi salah satunya adalah hipertensi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama sakit hipertensi dengan tingkat kecemasan pada lansia di Desa Pandanarum Kecamatan Pandanarum. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner HARS. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 73 orang. Penelitian ini dilakukan di Desa Pandanarum Kecamatan Pandanarum pada bulan Juli 2023 – Juni 2024. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan Random Sampling dan analisis data menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian dari analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara lama sakit hipertensi dengan tingkat kecemasan pada lansia di Desa Pandanarum Kecamatan Pandanarum P value=0,001 dengan α=0,01, (CC=0,462) sehingga H1 diterima, artinya terdapat hubungan lama sakit hipertensi dengan tingkat kecemasan pada lansia di Desa Pandanarum Kecamatan Pandanarum. Semakin lama seseorang sakit hipertensi, maka semakin tinggi kecemasan yang dirasakan. Hal ini disebabkan karena karena semakin lama sakit hipertensi akan menimbulkan keyakinan bahwa penyakitnya bertambah berat karena sudah lama diderita tetapi tidak kunjung sembuh, apalagi penyakit hipertensi ini semakin lama akan semakin merusak system pembuluh darah yang akan menyebabkan ketakutan lebih besar akan kematian dan komplikasi hipertensi yang lebih parah.
Hubungan antara Peran Kader Demam Berdarah dan Indeks Bebas Larva (LFI) terhadap Kasus Demam Berdarah Andayani, Sri Astutik; Humairo, Avita Bulghois; Agustina, Diana
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.4344

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang memiliki dampak sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan menganalisis hubungan antara dukungan keluarga, peran kader kesehatan, dan angka bebas jentik (ABJ) dengan kasus DBD. Metode: Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kuantitatif observasional analitik. Penelitian ini akan mengkaji bagaimana peran kader kesehatan, dan angka bebas jentik mempengaruhi kejadian DBD. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini melibatkan pengumpulan data observasional dengan memperoleh data kasus DBD dan angka bebas jentik di Klinik Azzayiniyah sejunlah 98 responden dengan teknik Purpose sampling, serta menggunakan kuesioner mengenai peran kader kesehatan dengan hasil uji validitas diperoleh r table = 0,312, sedangkan uji reabilias didapatkan nilai alpha cronbach’s 0,933. Hasil uji Teknik statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Korelasi Chi-Square dengan tingkat kepercayaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara peran kader kesehatan dengan kejadian DBD, dengan nilai P sebesar 0,000. Angka bebas jentik juga menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian DBD, dengan nilai P sebesar 0,000. Kesimpulan: Kesimpulannya adalah bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara peran kader kesehatan, angka bebas jentik, dan kejadian DBD.
Manfaat Video ABPK (Alat Bantu Pengambilan Keputusan) bagi Calon Akseptor dalam Pemilihan Metode Kontrasepsi Khobibah, Khobibah; Setiasih, Sri; Sundari, Ana
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.4349

Abstract

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, di Kelurahan Bandengan terdapat wanita usia subur yang sudah menikah sebanyak 98 ibu yang belum menentukan alat kontrasepsi yang dipakai. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah Kabupaten Kendal untuk mensosialisasikan pentingnya alat kontrasepsi. Pemilihan media pendidikan kesehatan untuk mentransfer ilmu atau pengetahuan juga harus dipertimbangkan, yaitu menggunakan media yang paling efektif dan efesien, sehingga responden dapat memilih alat kontrasepsi yang rasional atau sesuai. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana Video ABPK dapat bermanfaat bagi calon akseptor dalam menentukan pemilihan metode kontrasepsi. Sebelum dilakukan pembelajaran, responden diberikan kuesioner pretest tentang pengetahuan KB, kemudian Peneliti mengunakan Video ABPK (Alat bantu Pengambilan Ketupusan) Ber-KB untuk media pembelajaran. Setelah itu, responden akan kembali diberikan kuesioner post test yang sama tentang Pengetahuan KB dan pilihan KB yang diminati. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest and posttest design, yaitu dengan melakukan pretest kepada responden, kemudian memberi perlakuan berupa video dan learning tentang macam – macam alat kontrasepsi, cara penggunaan, dan efek sampingnya. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon karena data pengetahuan berdistribusi tidak normal. Hasilnya, ada peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku responden sebelum dan setelah menyaksikan Video ABPK Ber-KB, terbukti dengan perbedaan yang signifikan antara rata-rata skor pretest sebesar 75,9 dan rata-rata skor posttest 89,8, berdasarkan Test Statistics pengetahuan hasil dari perhitungan Wilcoxon nilai Z yang didapat sebesar -2,354 dengan p value yaitu 0,021 < 0,05 ini membuktikan bahwa kemampuan dalam memahami alat – alat konstrasepsi meningkat setelah perlakuan berupa media video ABPK, kemudian untuk perilaku, hasil perhitungan uji t adalah didapatkan nilai Sig 2 tailed 0.883 yaitu lebih dari 0,05 yang artinya terdapat perubahan perilaku pada saat sebelum dan sesudah konseling Video ABPK Ber-KB.
Hubungan Pengetahuan Ibu dan Status Gizi Anak dengan Derajat Dehidrasi dan Lama Hari Rawat Anak yang Mengalami Diare Estiko, Linda; Lestari, Nur Eni; Istiani, Hari Ghanesia
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.4403

Abstract

Diare pada anak dapat menyebabkan dehidrasi sampai menyebabkan kematian pada anak. Anak yang mengalami diare harus dilakukan hospitalisasi yang tepat sehingga lama hari rawat sesuai. Beberapa faktor yang menjadi risiko hal tersebut yaitu pengetahuan ibu dan status gizi anak. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan status gizi anak dengan derajat dehidrasi dan lama rawat anak yang mengalami diare. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik total sampling sebanyak 30 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner baku dan lembar observasi. Uji korelasi menggunakan Spearman Rank. Hasil penelitian mendeskripsikan ada hubungan pengetahuan ibu dengan derajat dehidrasi pada anak yang mengalami diare (p<0,000, a=0,05) Tidak ada hubungan status gizi anak dengan derajat dehidrasi anak yang mengalami diare (p=0,079, a=0,05). Ada hubungan pengetahuan ibu dan status gizi anak dengan lama hari rawat anak yang mengalami diare (p<0,000, p<0,000, a=0,05).
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kegagalan Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Usia 7-12 Bulan pada Ibu Bekerja Nurapipah, Maulida; Hidayah, Cecep Taufiq; Pratiwi, Liliek
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.4520

Abstract

Ibu pekerja ialah satu dari beberapa faktor yang menghambat dalam memberikan secara ASI eksklusif, sebaliknya total pekerja Wanita senantiasa mengalami peningkatan tiap tahunnya. Berlandaskan pada Data Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya tahun 2023 jumlah cakupan dalam memberi ASI secara eksklusif sebanyak 68,8%. Kegagalan dalam memberi ASI eksklusif menjadi suatu perilaku kesehatan yang bisa diberikan pengaruh sama banyak aspek, sebagaimana aktifitas kerja, pengetahuan, serta dukungan keluarga. Studi ini memiliki tujuan guna melihat beberapa aspek yang memiliki korelasi terhadap kegagalan dalam memberi ASI Eksklusif kepada bayi berusia 7 hingga 12 bulan pada ibu yang bekerja pada Desa Parakanhonje Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya. Studi ini termasuk tipe kuantitatif menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel ialah seluruh ibu yang bekerja pada sektor formal yang memiliki bayi berumur 7 sampai 12 bulan sebanyak 53 responden serta pemungutan sampel memakai metode proporsional ramdom sampling. Instrumen menggunakan kuesioner yang telah tervalidasi. Analisa data memakai uji Korelasi Kendall’s Tau-b. Perolehan studi memeprlihatkan bahwa mayoritas berpengetahuan baik (60,4%), sebagian besar beraktifitas administratif (56,6%), dan sebagian besar mendapat dukungan (62,3%), serta mayoritas ibu yang bekerja tak memberi ASI secara eksklusif (52,8%). Hasil statistik korelasi menunjukkan bahwa ada korelasi pengetahuan terhadap kegagalan pemberian ASI Eksklusif (p=0,000), tada ada korelasi aktifitas kerja terhadap kegagalan pemberian ASI Eksklusif (p= 0,527), serta ada korelasi hubungan dukungan keluarga dengan kegagalan pemberian ASI Eksklusif (p= 0,000). Pengetahuan ibu bekerja dan dukungan keluarga memiliki korelasi dengan kegagalan pemberian ASI Eksklusif, sebaliknya aktifitas kerja tak berhubungan terhadap kegagalan dalam memberik ASI Eksklusif di Desa Parakanhonje.