cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH/about/editorialTeam
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Language and Health
ISSN : 27220311     EISSN : 27223965     DOI : https://doi.org/10.37287/jlh
Core Subject : Health, Education,
Journal of Language and Health (JLH) is a peer-reviewed journal which promotes discussion on a broad range of the relationships between language and health. Catering for the linguistic expressions of health condition (including clinical and pathological), the journal publishes conceptual and empirical articles in the area. Submissions may include experimental, review, and theoretical discussion articles, with studies of either quantitative and/or qualitative frameworks. Articles may relate to any area of the intersections between language and health with regard, but not limited, to etiological issues, diagnosis, intervention, and theoretical frameworks.
Articles 342 Documents
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil Tiara Rica Dayani; Kadek Yuke Widyantari
Journal of Language and Health Vol 4 No 1 (2023): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v4i1.1611

Abstract

Hipertensi pada ibu hamil merupakan peningkatan tekanan darah yang menyebabkan komplikasi pada kehamilan. Penyakit ini sering disebut The Silent Killer karena merupakan pembunuh tersembunyi dan menyebabkan berbagai komplikasi terhadap beberapa penyakit lain. Faktor-faktor yang menyebabkan hipertensi pada ibu hamil diantaranya faktor umur, paritas, dan riwayat persalinan yang lalu. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi terhadap ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pekalongan Lampung Timur. Metode penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 168 ibu hamil dengan teknik simple random sampling secara acak dengan cara undian dengan sampel 118 responden. Dari analisa data univariat didapatkan proporsi ibu hamil dengan hipertensi (66%), proporsi usia ibu hamil beresiko (77%), proporsi paritas beresiko (75%), dan riwayat hipertensi (69%). Hasil uji statistik chi square menunjukkan hubungan antara usia ibu hamil dengan kejadian hipertensi dengan (ρ=0,003), hubungan antara paritas ibu hamil dengan kejadian hipertensi (ρ= 0,010), dan hubungan antara riwayat hipertensi pada ibu hamil dengan kejadian hipertensi (ρ = 0,000). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara usia, paritas, dan riwayat hipertensi dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil dengan hasil uji p value ≤ α (0,05) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.
Prosodic Features of Short Dialogs in TOEFL ITP Listening Comprehension: Acoustic Phonetic Approach Donal Fernado Lubis; Tri Arie Bowo
Journal of Language and Health Vol 4 No 1 (2023): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v4i1.2186

Abstract

Listening comprehension in Test of English as Foreign Language (TOEFL) has its own challenges, both in terms of listening and the comprehension process. This article explores aspects of prosody in short dialogues used in listening comprehension tests: duration, pitch, and intensities. The method applied in this research was descriptive qualitative with phonetic approach based on Collins and Mess’s Practical Phonetics and Phonology. A recording from ETS official website, consisting of thirty short dialogs were analyzed to perform the durations and pitch variations with the assistance of voice analyzer, Praat, especially for imaging process of pitch contour and measuring duration. Phonetic transcription showed the assimilation and elision processes occurred as the result of connected speech, while pitch variations tended to show more on attitudinal function, grammatical function, and fewer emphases on significant information. The voice actors performed the speech of General American accents naturally; however the nature of conversation itself would not be realized since this section is designed purposively to examine test-takers ability on semantic and pragmatic area. The duration of the speech is displayed as naturally as possible in the context of everyday conversation so that the perception of listeners who are not native speakers assesses it as rapid speech.
Pemberian Seduhan Daun Jambu Biji untuk Menurunkan Frekuensi Diare pada Anak Tiwi, Arinda Hanza; Cahyaningrum, Etika Dewi
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.2733

Abstract

Gastroenteritis akut merupakan salah satu penyebab angka kematian tertinggi saat ini pada anak di beberapa negara di seluruh dunia. Prevalensi gastroenteritis di Indonesia sebesar 8,0%. Pada pasien anak dengan gastroenteritis akut masalah yang sering ditemukan adalah diare. Ada beberapa cara penatalaksanaan diare, baik dengan farmakologi maupun nonfarmakologi. Salah satu penatalaksanaan diare dengan nonfarmakologi adalah pemberian seduhan daun jambu biji untuk mengurangi frekuensi diare. Tujuan dalam penelitian ini adalah pemberian asuhan keperawatan pada anak yang mengalami diare yang berfokus pada pemberian seduhan daun jambu biji terhadap penurunan frekuensi diare. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Pengumpulan data didapatkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Subjek yang digunakan yaitu pasien An. A dengan diagnosa medis gastroenteritis akut yang mengalami diare di Ruang Aster RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Hasil penelitian di dapatkan bahwa pemberian seduhan daun jambu biji selama 3x24 jam dengan pemberian 2x sehari frekuensi diare pasien mengalami penurunan, dari frekuensi diare 4-5x sehari menjadi 1-2x sehari. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian seduhan daun jambu biji terhadap penurunan frekuensi diare. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan keluarga terkait penanganan diare terapi nonfarmakologi dengan memanfaatkan tanaman daun jambu biji.
Hubungan Status Gizi dan Iklim Kerja dengan Tingkat Kelelahan Kerja Restuadi, Hary; Suryati, Tati; Dinaryanti, Ratna Sari; Djupri, Diana Rhismawati
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.2773

Abstract

Kelelahan kerja merupakan situasi tubuh, kegiatan, dan motivasi yang melemah untuk mengerjakan pekerjaan. Status gizi merupakan kebutuhan gizi, yang harus dipenuhi oleh setiap tenaga kerja karena dapat berpengaruh untuk meningkatkan derajat kesehatan dan mengoptimalkan daya kerja pekerja. Iklim kerja adalah hasil perpaduan antara suhu, kelembapan, kecepatan gerakan udara dan panas radiasi dengan tingkat pengeluaran panas dari tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Status Gizi dan Iklim Kerja dengan Tingkat Kelelahan Kerja di Unit Metalurgi Mentok PT. Timah Tbk. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 70 responden, teknik sampling dengan consecutive sampling dengan menggunakan Kuisioner FAS, ISBB, dan IMT. Data dianalisis menggunakan uji statistic chi square. Hasil : diperoleh hasil mayoritas Usia (Usia Dewasa) 35 responden 60,0 %, Masa Kerja Lama (> 5 tahun) 58 responden 82,9 %, Status Gizi Gemuk 33 responden 47,1 %, Iklim Kerja Melewati NAB 40 responden 57,1 %, Kelelahan Kerja 42 reponden 60,0 %. Diperoleh nilai p value = 0,002 (p value < 0,05) untuk Status Gizi dan p value = 0,000 (p value <0,05) untuk Iklim Kerja maka H0 ditolak , yang artinya ada hubungan antara Status Gizi dan Iklim Kerja dengan Tingkat Kelelahan Kerja di Unit Metalurgi Mentok PT. TimahTbk. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk acuan untuk memodifikasi lingkungan kerja (Iklim Kerja) dan Status Gizi untuk mengurangi tingkat Kelelahan Kerja.
Asuhan Kebidanan pada Ny. D G1P0A0 Ibu Hamil 38 Minggu dengan Anemia Ringan: Laporan Kasus Sihaloho, Endang; Simamora, Mery Krista; Dalimunthe, Selvia Yolanda; Ristiani, Ristiani
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.2801

Abstract

Setiap tahun, ratusan ribu perempuan menghadapi permasalahan kesehatan, kecacatan, atau kematian yang terkait dengan komplikasi selama kehamilan dan persalinanAnemia memiliki hubungan yang kuat dengan peningkatan risiko kesehatan pada bayi baru lahir, anak-anak, dan ibu-ibu, terutama di negara-negara dengan pendapatan rendah hingga menengah. Anemia adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin menurun di bawah batas normal, sehingga mengurangi kemampuan tubuh untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuhKondisi ini sering terjadi pada semua kelompok usia, namun anak-anak dan wanita hamil lebih rentan terdampak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis asuhan kebidanan yang diberikan pada ibu hamil 38 minggu dengan mengalami anemia ringan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian ini adalah Ny. D G1P0A0 ibu hamil dengan usia kehamilan 38 minggu yang mengalami anemia ringan. Pengkajian dilaksanakan pada 13 maret 2022 di Klinik Harapan Keluarga Medan diperoleh bahwa ibu memiliki keluhan susah tidur, merasa lemas dan sering buang air kecil. Pemeriksaan penunjang yaitu pemeriksaan darah haemoglobin diperoleh sebesar 9,5 gr%. Pengkajian dilaksanakan pada 13 maret 2022 pada ibu hamil dengan usia kehamilan 38 minggu ditemukan bahwa ibu mengalami anemia ringan.
Asuhan Kebidanan Post Natal Care dengan Perawatan Luka Perineum Derajat II Olvaningsih, Olvaningsih; Musdalifah, Musdalifah
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.2814

Abstract

Masa nifas (puerperium) adalah masa pemulihan kembali, mulai dari persalinan selesai sampai alat-alat kandungan kembali seperti pra hamil. Lama masa nifas yaitu 6-8 minggu. Masa nifas (puerperium) dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelumhamil. Masa nifas berlangsung selama kira-kira 6 minggu. Tujuan : Mampu melakukan penatalaksanaan asuhan kebidanan post natal care pada Ny. “F” umur 22 tahun dengan perawatan luka perineum derajat II di Puskesmas Uekuli. Metode penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan study kasus menggunakan pendokumentasian SOAP. Hasil Penelitian : Dari data subjektif sudah tidak ada keluhan. Dari data objektif didapatkannya keadaan umum baik, kesadaran composmentis, TTV dalam batas normal. Dari data Analisa yang didapatkan adala Ny “F” umur 22 tahun P3 A0 post partum 6 jam dengan luka perineum derajat II dan keadaan umum ibu baik. Penatalaksanaan perawatan luka perineum derajat II sesuai dengan teori dan proses penyembuhan luka berlangsung baik. Kesimpulan: Berdasarkan Asuhan Kebidanan Post Natal Care dengan Perawatan Luka Perineum Derajat II di Puskesmas Uekuli dilakukan dengan menempuh langkah-langkah pengumpulan data dengan pendokumentasian SOAP, pengolahan, membuat kesimpulan dan laporan. Dengan demikian, tidak ditemukan kesenjangan antara tinjauan pustaka dan studi kasus.
Pengaruh Kompres Hangat Menggunakan Bantal Elektrik terhadap Penurunan Nyeri Haid (Dismenore) pada Remaja Akhir Nirmala, Sita; Suryati, Tati; Ali, Muhammad; Nastasya, Ricca Olivia
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.2969

Abstract

Dismenore yaitu nyeri perut yang disebabkan oleh kontraksi rahim pada saat menstruasi dan menyebabkan wanita kehilangan hari kerja tiap bulannya. Kompres hangat menggunakan bantal elektrik merupakan salah satu terapi non-farmakologi yang dapat digunakan sebagai intervensi untuk menurunkan nyeri haid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompres Hangat Menggunakan Bantal Elektrik Terhadap Nyeri Haid (Dismenore) pada Remaja Akhir di PT Higood Live Indonesia. Desain penelitian ini menggunakan metode pra eksperimental dengan pendekatan one group pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini yaitu 31 orang, dengan sampel sebanyak 18 orang. Menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dan lembar observasi Numerical Rating Scale (NRS), bantal pemanas elektrik, dan terminal roll. Uji statistik yang digunakan yaitu Paired T Test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan intervensi kompres hangat menggunakan bantal elektrik terhadap penurunan nyeri haid (dismenore) dilihat dari nilai p value 0,0001< α 0,05. Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada Pengaruh Kompres Hangat Menggunakan Bantal Elektrik Terhadap Nyeri Haid (Dismenore) pada Remaja Akhir di PT Higood Live Indonesia. Diharapkan kedepannya hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu terapi nonfarmakologi pada nyeri haid (dismenore).
Penerapan Terapi Rolling Massage Punggung dalam Meningkatkan Produksi Air Susu Ibu (ASI) pada Ibu Postpartum: Laporan Kasus Delianti, Nosi; Juwita, Ratna; Pertiwi, Eri Riana
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.2987

Abstract

Pemberian ASI Ekslusif masih menjadi hambatan pada mayoritas ibu di dunia. Pemberian ASI non-ekslusif diakibatkan oleh kurangnya produksi ASI pada masa postpartum. Hal ini memberi dampak negatif baik pada ibu maupun pada bayi, dimana ibu akan mengalami mastitis dan abses payudara, Sedangkan bayi yang tidak memperoleh ASI eksklusif akan beresiko mengalami kekurangan gizi dan zat besi, gangguan pencernaan, beresiko obesitas, memicu timbulnya alergi makanan dan bayi rentan mengalami batuk, flu, demam dan diare. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui asuhan keperawatan dengan penerapan terapi rolling massage punggung dalam meningkatkan produksi Air Susu Ibu (ASI) pada ibu postpartum. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus dengan subjek dua orang pasien postpartum normal. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 31 Januari sampai 12 Februari 2023. Menggunakan lembar observasi untuk menilai peningkatan produksi air susu ibu (ASI) pada pasien sebelum dan sesudah dilakukan penerapan terapi rolling massage punggung setiap pagi hari. Hasil penelitian yang didapatkan pada subjek pertama pada saat evaluasi pengeluaran ASI didapatkan terjadinya peningkatan dari 0 cc menjadi 100 cc dan setiap prosesnya mengalami kemajuan yang sangat baik, sedangkan subjek II saat di evaluasi hasil pengeluaran ASI didapatkan terjadinya peningkatan dari 20 cc menjadi 120 cc, dan setiap prosesnya mengalami kemajuan sangat baik.
Hubungan Riwayat Pemberian ASI Ekslusif dengan Kejadian Alergi pada Bayi Usia 7-36 Bulan Indriyani, Indi; Lestari, Nur Eni; Istiani, Hari Ghanesia
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.3032

Abstract

Alergi atau hipersensitivitas adalah reaksi sistem imun tubuh seseorang yang bersifat spesifik terhadap rangsangan suatu bahan (allergen). Gejala yang muncul akibat alergi cukup ringan, namun dapat menjadi gangguan yang nyata dan berdampak dalam kehidupan sehari-hari. Pada bayi pengaruh alergi bahkan sampai pada penurunan kualitas hidup dan tumbuh kembang yang tidak optimal serta pada anak kemampuan belajar menjadi terganggu. Alergi dapat dipengaruhi oleh faktor genetik dan faktor lingkungan salah satu nya pemberian ASI ekslusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan riwayat pemberian asi ekslusif dengan kejadian alergi pada bayi usia 7-36 bulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis observasional dengan menggunakan desain potong silang atau cross sectional dengan teknik simple random sampling sebanyak 167 responden. Uji statistik menggunakan korelasi person dan chi-square. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu di dominasi oleh responden yang mendapatkan ASI ekslusif sebanyak 114 (68,3%). Dimana terdapat 58 (34,7%) responden tidak mengalami kejadian alergi, 55 (32,9%) responden mengalami alergi ringan-sedang dan 1 (0,5%) responden mengalami kejadian alergi berat. Dengan uji analisis chi-square didapatkan p-value < 0,001 maka terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI ekslusif dengan kejadian alergi pada bayi usia 7-36 bulan. Pemberian ASI ekslusif menjadi salah satu cara yang dapat mencegah dan menurunkan resiko kejadian alergi pada bayi.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Pemilihan Penolong Persalinan Simamora, Mery Krista
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.3033

Abstract

Diperkirakan sebanyak 303.000 perempuan masih meninggal akibat sebab-sebab yang dapat dicegah selama kehamilan dan persalinan tiap tahunnya. Pemilihan penolong persalinan yang tidak tepat menimbulkan dampak mengalami perawatan yang tidak baik saat melahirkan. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui dukungan keluarga dengan pemilihan penolong persalinan. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah studi cross-sectional dengan pendekatan observasional. Populasi pada penelitian adalah semua ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilan sebanyak 31 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Total sampling merupakan pengambilan seluruh populasi menjadi sampel. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan pemilihan penolong persalinan (P<0,05). Dukungan keluarga sangat berperan pada ibu hamil dalam pemilihan penolong persalinan.

Page 6 of 35 | Total Record : 342