cover
Contact Name
Hidayatus Sibyan
Contact Email
hsibyan@unsiq.ac.id
Phone
+622863326102
Journal Mail Official
jiars@fastikom-unsiq.ac.id
Editorial Address
Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo Jl. KH. Hasyim Asy'ari Km. 03, Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia, 56351
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Arsitektur
ISSN : 18299431     EISSN : 27460584     DOI : https://doi.org/10.32699/jiars
Core Subject : Engineering,
Jurnal mengundang penulis dari berbagai disiplin ilmu yang melakukan penelitian tentang arsitektur dari berbagai bidang ilmu. Jurnal Ilmiah Arsitektur merupakan jurnal open access. Focus jurnal meliputi tema building science, sejarah bangunan, urban design, permukiman, tata ruang dalam dan semua tema yang relevan dengan arsitektur.
Articles 154 Documents
KESINAMBUNGAN BENTUK ARSITEKTUR HINDU PADA GAPURA PADUREKSAN DI MASJID KUNO KUDUS Hermanto, Heri
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i2.8484

Abstract

Masjid Menara Kudus adalah salah satu peninggalan masjid kuno yang berada di Kota Kudus. Selain bentuk menara yang mirip dengan candi, keunikan Masjid Menara Kudus lainnya adalah terdapatnya pintu masuk dibagian serambi dan ruang utama yang bentuknya diduga menyerupai bangunan candi dalam arsitektur Hindu. Temuan yang sangat menarik adalah bentuk gapura Padureksan (lawang kembar) di Masjid Menara Kudus ternyata di temukan juga di Masjid yang lebih tua yaitu masjid Wali Hadiwarno yang dibangun tahun 1458 M dan masjid Langgar Dalem yang juga dibangun tahun 1458 M. Penggunaan konsep pintu seperti padurekso tidak hanya di temukan di Kudus tetapi ditemukan di Masjid Agung Sang Ciptarasa Cirebon dan Masjid Agung Kota Gedhe Yogyakarta. Maka tujuan dari penelitian ini adalah; 1) Mengidentifikasi kontinuitas bentuk arsitektur Hindu pada gapura Padureksan di masjid kuno di Kudus.2) Mengidentifikasi kontinuitas ornamen arsitektur Hindu pada gapura Padureksan di masjid kuno di Kudus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan cara observasi, perekaman data, dan menggali dari sumber primer historiografi. Hasil penelitian menemukan bahwa kontinuitas bentuk dan ornamen Hindu pintu gapura Padureksa memang terispirasi dari bentuk gapura pada Arsitektur Hindu, kesinambungannya terlihat jelas pada gapura Bajang Ratu, Masjid Wali Hadiwarno, Masjid Langgar Dalem, dan Masjid Menara Kudus. Jenis ornamen yang selalu digunakan pada gapura padureksa adalah ornamen suluran dan slempitan.
KAJIAN KENYAMANAN TERMAL KORIDOR JALAN SUDIRMAN SEBAGAI PUSAT PERTOKOAN DI KOTA KUPANG Zudi, Sefriyani Lea; Ndoen, Rhodys; Solissa, Arfie Pigan
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i2.8506

Abstract

Jalan Sudirman merupakan Kawasan pertumbuhan perekonomian yang berada di Kawasan Kota Kupang. Sebagai jalur perdagangan dan jasa tentunya jalan Sudirman diharapkan dapat memberikan kenyamanan termal ruang luar bagi pengunjung yang melakukan aktivitas perekonomian pada jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kenyamanan termal yang ada pada jalan tersebut sehingga dapat memperbaiki kualitas kenyamanan termal pada koridor jalan dengan memberikan arahan desain yang baik pada Kawasan pertokoan jalan Sudirman Kota Kupang. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan melakukan simulasi menggunakan software Envi-MET 3.1 melalui pengukuran langsung dilapangan. Metode ini digunakan untuk mensimulasikan variabel suhu (temperature) kelembaban dan kecepatan angin yang ada di jalur pedestrian di jalan Sudirman berdasarkan input data kondisi eksisting variabel tetap berupa material perkerasan jalan dan ketinggian bangunan dan variabel tidak tetap yaitu vegetasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa koridor jalan memiliki suhu berkisar 29,02 – 29.09°C, suhu lebih rendah berada pada titik-titik vegetasi sedangkan suhu lebih tinggi berada pada titik-titik area tanpa vegetasi, Mean Radiant Temperature (MRT) mencapai nilai tinggi karena material perkerasan jalan terpapar langsung radiasi matahari yaitu berkisar 30.92°C, simulasi Kelembaban relatif memiliki presentasi dominan yang tinggi berkisar 70,18% - 72,46% dan simulasi kecepatan angin memiliki kecepatan angin rendah berkisar 0.28 m/s karena masa bangunan yang padat menghalangi pergerakan angin. Hasil dari penelitian ini menemukan pengukuran tingkat kenyamanan termal pada koridor jalan Sudirman dan merekomendasikan arahan desain yang baik bagi kenyamanan termal yang belum optimal pada jalan Sudirman Kota Kupang.
EFEKTIVITAS DESAIN BANGUNAN DALAM MEREDAM DAMPAK KEBISINGAN EKSTERNAL (STUDI KASUS: HUNIAN DI SEKITAR BANDARA EL TARI KUPANG) Ndoen, Rhodys; Solissa, Arfie Pigan
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i2.8519

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas desain bangunan dalam meredam dampak kebisingan eksternal pada hunian di sekitar Bandara El Tari Kupang. Urgensi penelitian didasari pada tingginya tingkat kebisingan akibat aktivitas penerbangan yang melebihi ambang batas yang direkomendasikan untuk area permukiman (55 dB(A)), sehingga berpotensi mempengaruhi kenyamanan dan kesehatan penduduk setempat. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling pada 40 bangunan hunian. Pengukuran kebisingan dilakukan menggunakan Sound Level Meter (SLM) selama 17 jam, disertai observasi material bangunan, bukaan, dan penghalang alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebisingan luar bangunan berkisar antara 73,1-94,6 dB(A), dengan pesawat Boeing 737 sebagai kontributor utama kebisingan (85-95 dB(A)). Efektivitas reduksi kebisingan bangunan bervariasi antara 0,4-16,2 dB(A), dipengaruhi oleh jarak dari sumber kebisingan, material bangunan, dan keberadaan vegetasi. Rekomendasi desain meliputi zonasi ruang berdasarkan tingkat kebisingan, penggunaan material dengan kemampuan reduksi suara yang baik seperti genteng beton dan plafon akustik, penggantian bukaan void dengan material berlapis, serta pemanfaatan vegetasi sebagai penghalang alami untuk meningkatkan kenyamanan akustik hunian.
VARIASI PANJANG PEMASANGAN FRP PADA BALOK HAUNCH GEOPOLIMER Zulfahmi, Rifqi Iqbal; Qomaruddin, Mochammad; Prasetya, Blinka Hernawan; Purwanto, Purwanto; Tudjono, Sri; Victor, Victor
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i2.8523

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi panjang pemasangan Fiber Reinforced Polymer (FRP) pada balok haunch berbahan geopolimer yang digunakan untuk memperkuat balok komposit beton. Penelitian dilakukan melalui simulasi menggunakan software DIANA 10.5 untuk analisis elemen hingga (FEA). Benda uji memiliki panjang total 3,8 meter, jarak tumpuan 3,4 meter, dimensi balok 340 x 170 mm, dan dimensi kolom 300 x 250 mm. Balok haunch dilengkapi tulangan longitudinal D13 dan sengkang 8D-50. Metode eksperimen mencakup sistem pembebanan sesuai standar, penempatan instrumen presisi, serta pencatatan data selama pengujian. Simulasi menggunakan string CFRP dalam FEA menunjukkan bahwa panjang FRP memengaruhi beban-deformasi, pola retak, dan daktilitas balok haunch. Grafik hubungan panjang FRP dan beban ultimate memberikan wawasan penting untuk optimasi perkuatan, sehingga berkontribusi pada pengembangan metode perkuatan struktur yang lebih efisien dan berkelanjutan.
INTEGRASI ADAPTIVE REUSE DAN SEMIOTIKA UNTUK PELESTARIAN ARSITEKTUR INDUSTRI (STUDI KASUS PABRIK GULA CEPIRING KENDAL JAWA TENGAH) Setyohadi K, RM. Bambang
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i2.8641

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengintegrasikan pendekatan adaptive reuse dan semiotika dalam pelestarian arsitektur industri, dengan kasus pada Pabrik Gula Cepiring Kendal Jawa Tengah. Dengan Adaptive reuse memungkinkan bangunan bersejarah mendapatkan fungsi baru yang relevan tanpa mengorbankan nilai historisnya, sedangkan semiotika membantu mengungkap makna simbolis elemen-elemen arsitektur yang menjadi identitas budaya lokal. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode narrative review melalui analisis literatur yang relevan, dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola, tema, dan kesenjangan pada pelestarian arsitektur industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen arsitektur seperti cerobong asap, struktur konstruksi baja, mesin uap industri dan tata ruang geometris serta elemen arsitektur dan bangunan hunian, memiliki nilai historis dan simbolis yang signifikan. Cerobong asap, dan mesin uap industri, misalnya, tidak hanya berfungsi sebagai elemen teknis kemajuan teknologi tetapi juga sebagai ikon visual yang mencerminkan sejarah kolonial dan identitas lokal. Integrasi adaptive reuse dan semiotika menghasilkan strategi pelestarian yang dapat mempertahankan nilai fisik dan simbolis bangunan, dengan memberikan fungsi baru yang relevan, seperti museum, pusat edukasi, atau agro wisata . Temuan ini memperkuat literatur yang ada, dan memperluas konsep pelestarian dengan menekankan pentingnya narasi budaya dalam pelestarian arsitektur. Kontribusi teoritis dalam penelitian ini memperkaya model pelestarian arsitektur industri dan memberikan nilai kemanfaatan praktis bagi pembuat kebijakan dan praktisi untuk mengelola warisan budaya secara berkelanjutan. Penelitian lanjutan sangat disarankan untuk mengeksplorasi implementasi empiris dari integrasi ini guna memperluas pemahaman tentang dampak sosial, ekonomi, dan budaya dalam pelestarian warisan arsitektur industri.
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR BIOFILIK PADA BANGUNAN BANDARA INTERNASIONAL CHANGI SINGAPURA Firmansyah, Mochammad Hanif; Safeyah, Muchlisiniyati
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i2.9602

Abstract

Di tengah meningkatnya tekanan psikologis dan keterasingan manusia dari alam pada lingkungan perkotaan yang padat, integrasi elemen natural dalam fasilitas publik menjadi kebutuhan yang mendesak. Penelitian ini menyoroti urgensi penerapan arsitektur biofilik sebagai strategi krusial untuk menciptakan lingkungan binaan yang restoratif, dengan mengambil studi kasus pada Bandara Internasional Changi Singapura. Melalui metode deskriptif kualitatif yang meliputi observasi visual dan analisis dokumen, penelitian ini mengkaji implementasi 14 pola desain biofilik menurut kerangka kerja Browning, Ryan, & Clancy. Hasil analisis menunjukkan penerapan komprehensif dari seluruh pola tersebut, terutama pada area Jewel Changi Airport. Temuan ini membuktikan bahwa integrasi biofilik yang efektif mampu mentransformasi bandara dari sekadar simpul transportasi fungsional menjadi ruang publik yang memulihkan, memberikan kenyamanan termal dan visual, serta menghubungkan kembali pengguna dengan alam demi kesejahteraan fisik maupun psikologis.
SIMULASI HEAT MAPPING TERHADAP SIRKULASI PENGUNJUNG TERMINAL JOMBOR Gustama, Muhammad Pradana Alif; Maharani, Rizka Tiara
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i2.9605

Abstract

Terminal Jombor merupakan terminal tipe B yang memiliki peranan yang strategis di Yogyakarta. Namun, Terminal Jombor menghadapi tantangan keterbatasan lahan yang berdampak pada tidak efisiennya pergerakan pengguna. Jalur pejalan kaki dan kendaraan yang bercampur, ditambah dengan zonasi ruang yang kurang tertata, membuat sirkulasi di dalam terminal menjadi tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain sirkulasi terminal terhadap pola pergerakan pengguna Terminal Jombor, serta mengidentifikasi apa saja faktor yang mempengaruhi sirkulasi tersebut untuk menilai seberapa pengaruh desain sirkulasi terhadap pengguna. Metode yang digunakan adalah mix method dimana hasil observasi lapangan dan dan data kuantitatif diolah menjadi skenario simulasi dalam software AnyLogic, yang menggunakan pendekatan agent-based modeling (ABM) untuk memvisualisasikan pola pergerakan pengguna secara dinamis dalam ruang terminal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain sirkulasi Terminal Jombor belum sepenuhnya mendukung sirkulasi pengguna secara efisien. Pada jam sibuk terjadi penumpukan di beberapa titik, terutama di area pembelian tiket dan ruang tunggu, dikarenakan sirkulasi ruang tunggu yang menyatu dengan sirkulasi parkir kendaraan. Faktor utama yang mempengaruhi sirkulasi adalah ketidakjelasan jalur pejalan kaki, serta kurangnya pemisah zonasi kendaraan dan pejalan kaki. Hal ini dapat diidentifikasi melalui simulasi pergerakan dan visualisasi heat mapping
EKSPLORASI METAFORA DALAM DESAIN PUSAT PENGEMBANGAN OLAHRAGA DAYUNG DI LONG STORAGE KALIMATI MOJOKERTO Ikhraam, Dimas Muhammad; Syari’ah, Arfiani; Noverma, Noverma
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i2.10122

Abstract

Olahraga dayung merupakan cabang olahraga air yang memiliki nilai strategis dalam pengembangan prestasi olahraga nasional sekaligus berpotensi dikembangkan sebagai wisata olahraga. Long Storage Kalimati di Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu kawasan perairan yang memiliki potensi besar untuk pengembangan pusat olahraga dayung, didukung oleh karakteristik sumber daya air serta rekam jejak sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai kompetisi tingkat daerah hingga provinsi. Namun demikian, kondisi fasilitas yang tersedia saat ini belum memadai untuk mendukung kegiatan pelatihan atlet maupun penyelenggaraan kompetisi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep desain Pusat Pengembangan Olahraga Dayung di Long Storage Kalimati Mojokerto melalui eksplorasi desain arsitektur metafora guna meningkatkan daya tarik visual, kualitas fungsional, serta popularitas olahraga dayung di kalangan masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif yang meliputi observasi lapangan, studi literatur, dan studi komparasi terhadap fasilitas olahraga dayung sejenis. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk mengidentifikasi kondisi eksisting, potensi kawasan, serta permasalahan tapak sebagai dasar perumusan konsep perancangan. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan metafora kombinasi unsur air dan perahu dengan konsep Flowing to Dream mampu merepresentasikan nilai kontinuitas, proses, dan pencapaian prestasi dalam wujud arsitektur yang komunikatif dan estetis. Konsep desain ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan fungsional fasilitas olahraga dayung sekaligus mendorong peningkatan minat masyarakat, prestasi atlet, dan pengembangan wisata olahraga yang berdampak positif bagi kawasan sekitar.
KARAKTERISTIK INVASI DAN FLEKSIBILITAS RUANG MASYARAKAT SEMPADAN SUNGAI (STUDI KASUS : PERMUKIMAN KARANG MUMUS SAMARINDA) Rahman, Rizky Nur; Putra, Rulliannor Syah; Ririhena, Megan Afkasiga; Kurniawan, Muhammad Aldi; Hidayat, Muhammad Sarma
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i2.10319

Abstract

Permukiman sempadan Sungai Karang Mumus di Samarinda telah eksis sejak lama dan membentuk pola hunian khas yang erat dengan dinamika sosial-ekonomi masyarakat. Keberlanjutan hunian ini menimbulkan tantangan ekologis dan tata ruang kota, khususnya terkait program relokasi ke rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi karakteristik invasi ruang dan fleksibilitas spasial masyarakat sempadan sungai serta implikasinya terhadap penerimaan hunian vertikal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis concept-based research melalui observasi lapangan, pemetaan aktivitas, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa invasi ruang terjadi pada ranah domestik, sosial, dan ekonomi, sementara fleksibilitas ruang tercermin dalam negosiasi batas privat, semi privat, dan publik. Temuan ini mengindikasikan adanya mekanisme adaptasi khas yang membentuk gaya hidup masyarakat sempadan, yang sering kali luput dalam perancangan Rusunawa. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan desain hunian kolektif adaptif serta mendukung kebijakan perencanaan kota berkelanjutan di kawasan tepi air.
PERANCANGAN GREENHOUSE AEROPONIK BERBASIS IOT UNTUK OPTIMALISASI MIKROKLIMAT PEMBIBITAN KENTANG DI DATARAN TINGGI TROPIS Al Ashar, Ilham Ariawan; Andini, Jenny Febrina; Hermawan, Hermawan; Irfa’i, Ahmad; Prayoga, Gusti Ilman; Fatah, Ghani Al; Azzahra, Bunga Seroja Sanra; Anggoro, Aditya Dwi; Huda, Slamet Miftahul; Khoirullah, Azzam Ghozi; Rozabin, Abi Thri Nur; Hendrawan, Ahmad Latif; Puspita, Amy; Maulida, Zayyana
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i2.10329

Abstract

Ketersediaan pangan global menghadapi tekanan besar akibat perubahan iklim dan pertumbuhan populasi yang pesat, sehingga diperlukan inovasi arsitektur pertanian yang adaptif terhadap dinamika lingkungan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan greenhouse aeroponik berbasis Internet of Things (IoT) dengan pendekatan experimental design-based research serta berfokus pada metode smart architecture engineering untuk mendukung pembibitan kentang (Solanum tuberosum L.) di dataran tinggi tropis. Sistem dirancang sebagai ruang arsitektural responsif yang mampu mengontrol suhu, kelembapan, dan pencahayaan secara real-time melalui sensor DHT22, BH1750, dan pH–TDS meter yang terhubung ke mikrokontroler ESP32. Implementasi desain adaptif berstruktur baja ringan dengan ventilasi silang dan material reflektif terbukti menjaga stabilitas suhu dalam rentang 18–21 °C dan kelembapan 80–90%, sesuai kebutuhan fisiologis tanaman. Hasil uji lapangan menunjukkan bahwa integrasi arsitektur tropis adaptif dan sistem kontrol IoT menghasilkan lingkungan mikroklimat yang stabil dengan efisiensi energi dan air yang tinggi. Penelitian ini menegaskan peran arsitektur dalam konteks pertanian presisi sebagai sistem termal dinamis yang responsif terhadap perubahan iklim. Model Sustainable Smart Greenhouse Architecture yang dihasilkan berpotensi menjadi solusi replikatif untuk kawasan dataran tinggi Indonesia dalam mewujudkan transformasi digital pertanian dan ketahanan pangan berkelanjutan.