cover
Contact Name
Hidayatus Sibyan
Contact Email
hsibyan@unsiq.ac.id
Phone
+622863326102
Journal Mail Official
jiars@fastikom-unsiq.ac.id
Editorial Address
Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo Jl. KH. Hasyim Asy'ari Km. 03, Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia, 56351
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Arsitektur
ISSN : 18299431     EISSN : 27460584     DOI : https://doi.org/10.32699/jiars
Core Subject : Engineering,
Jurnal mengundang penulis dari berbagai disiplin ilmu yang melakukan penelitian tentang arsitektur dari berbagai bidang ilmu. Jurnal Ilmiah Arsitektur merupakan jurnal open access. Focus jurnal meliputi tema building science, sejarah bangunan, urban design, permukiman, tata ruang dalam dan semua tema yang relevan dengan arsitektur.
Articles 154 Documents
IDENTIFIKASI KONDISI DESAIN PEDESTRIAN DI JALAN AHMAD YANI DAN HOS COKROAMINOTO DI KOTA PONTIANAK Nurhidayati, Ely; Pratiwi, Nana Novita
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v13i2.5721

Abstract

Jalur pedestrian juga dikenal sebagai trotoar, merupakan bagian dari infrastruktur perkotaan dan berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah pejalan kaki. Di Kota Pontianak sendiri sudah banyak memiliki pedestrian di setiap kawasan. Pedestrian tersebut ditujukan untuk memfasilitasi para pejalan dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Di antara banyaknya pedestrian yang ada di Kota Pontianak, pedestrian yang akan di bahas adalah pedestrian di Jalan Ahmad Yani dan di jalan HOS Cokroaminoto. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi desain pedestrian di Jalan Ahmad Yani dan di Jalan HOS Cokroaminoto. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey lapangan, analisis data teknis, dan penilaian dampak lingkungan dan fisik terhadap pedestrian di Jalan Ahmad Yani dan Jalan HOS Cokroaminoto. Hasil penelitian menujukkan bahwa kedua pedestrian tersebut layak untuk digunakan. Dari desainnya sudah cukup baik, baik itu dari pola lantainya dan juga unsur estetikanya sudah termuat pada pedestrian. Selanjutnya terdapat juga hasil kuisioner masyarakat sekitar terhadap pedestrian dan rata-rata menunjukkan hasil yang cukup baik
OPTIMASI SIFAT MEKANIK DENGAN METODE ALKALI SERAT TERHADAP KOMPOSIT CANTULA-EPOKSI PENGGANTI BAHAN PLAFON Nurhidayat, Achmad; Faqih, Nasyiin
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v13i2.6050

Abstract

Pemanfaaatan material komposit selaras kebutuhan bahan industri skala kecil hingga besar. Penguat komposit bahan alami misalnya serat cantula yang memiliki selulosa tinggi 64,23% dan perlu perlakuan alkali mengurangi lapisan penutup serat, dengan berbagai bahan kimia. Penelitian ini untuk mengetahui jenis larutan alkali serat cantula yang menghasilkan mekanik tinggi. Metode eksperimen destruktif variabel bebasnya jenis larutan, variabel terikatnya serat cantula,epoksi, katalis, sedangkan variabel kontrolnya pengujian impak, tarik, bending, foto makro dan SEM. Bahan berupa serat cantula, NaOH, NaOCl, NaHCO3, H2O2, HC, epoksi, hardener dan katalis. Alat untuk uji impak izod, UTM, moisture analyzer, oven, timbangan dan sebagainya. Pembuatan komposit dari alkali serat cantula, pengeringan, pemotongan, pencampuran dengan epoksi, pengadukan dan penambahan katalis, lalu penuangan ke cetakan. Selanjutnya pengujian impak ASTM D.5941, tarik ASTM D.6272, bending ASTM D.638 dan analisa foto makro serta SEM. Nilai tertinggi ketangguhan impak 18,85 kJ/m2 terjadi pada alkali NaOCl, kekuatan tarik 11,49 MPa pada NaOH dan kekuatan bending 28,74 MPa pada larutan alkali NaOCl. Semakin kandungan pektin, lignin, selulosa dan hemiselulosa serat terdegradasi akibat larutan alkali golongan basa dengan derajat keasaman (pH>7), maka sifat mekanik komposit meningkat. Ketangguhan impak dan kekuatan bending tertinggi komposit cantula pada alkali serat dengan NaOCl, sedangkan kekuatan tarik pada larutan NaOH.
KAJIAN KEKUATAN MEKANIK KOMPOSIT CERDAS NANO FLY ASH SEBAGAI BAHAN PANEL MAGAZINE MESIN WINDING Setyawan, Agus; Irnawan, Dody
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v13i2.6053

Abstract

Pada industri tekstil proses pemintalan benang dapat terjadi bercampurnya dua jenis benang dalam satu gulungan (cone). Umumnya memakai mika acrylic, namun mudah pecah, impor dan harga relatif mahal, maka diganti menggunakan triplek, tetapi cepat rusak (tidak ekonomis). Pemanfaatan fly ash sangat terbatas, maka perlu kajian potensi produk baru komposit.Tujuan penelitian mengetahui kekuatan mekanik komposit cerdas nano fly ash-epoksi sebagai bahan panel magazine mesin winding (penggulung benang). Bahan penelitian fly ash mesh 120, di-oven 110 ºC selama 45 menit (kadar air) 4%. Pencampuran fly ash-epoksi diaduk 6 menit ditambah katalis 1% diaduk lagi 2 menit dituang dicetakan. Hasil penelitian sifat mekanik tertinggi pada fraksi berat 30:70, ketangguhan impak 2,75 KJ/cm² dan kekuatan bending 48,03 MPa. Pengamatan foto SEM patahan impak, menunjukkan ikatan yang baik antara filler dan matrik dibanding variasi lainnya, adanya rongga/pori-pori ukuran kecil relatif sedikit, penyebaran matrik dan filler berlangsung lebih merata, berdampak peluang terjadinya inisiasi patah lebih kecil sehingga nilai ketangguhan impak tinggi. Hasil pengujian ketangguhan impak komposit fly ash-epoksi fraksi berat 30:70 lebih tinggi, dibanding bahan mika akrilik dan bahan triplek, sehingga disimpulkan komposit fly ash-epoksi sangat berpotensi dipakai sebagai panel/sekat magazine mesin winding, pengganti material sebelumnya.
KARAKTERISTIK MEKANIK SERBUK KAYU JATI-HDPE LIMBAH SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT PARTISI RUMAH RAMAH LINGKUNGAN Darojat, Muhammad Wahyu; Setyawan, Agus
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v13i2.6054

Abstract

Jenis limbah plastik terbesar adalah HDPE dengan kelebihan mudah dibentuk, mampu daur ulang dan baik sebagai matrik. Melimpahnya serbuk kayu jati limbah, belum maksimal penggunaanya. Penelitian komposit bahan limbah menjadi penting, untuk menggantikan material mahal lainnya. Tujuan penelitian mengetahui Karakteristik Mekanik Serbuk Kayu Jati-HDPE Limbah Sebagai Bahan Komposit Partisi Rumah Ramah Lingkungan. Metode penelitian eksperimen distruktif, dengan menyiapkan serbuk kayu jati mesh 40-60, HDPE mesh 60-80, dicampur 180 rpm selama 5 menit, dicetak hot press 30 bar, melting 120 °C dan sintering 10 menit. Sifat mekanik komposit uji bending ASTM D-6272, uji impak ASTM D-5941 dan SEM. Hasil penelitian variasi fraksi volume tertinggi 40:60, rata-rata uji impak sebesar 3,05 KJ/cm², uji bending 11,91 MPa dan uji tarik 10,05 MPa. Semakin meningkat prosen serbuk kayu jati limbah, maka kekuatan mekanik semakin tinggi, namun pada fraksi volume tertentu semakin rendah. Foto SEM patahan impak fraksi volume 40:60, menunjukkan ikatan filler-matrik lebih baik dibanding variasi lainnya, sedikit rongga kecil, penyebaran merata, berakibat awal patah lebih kecil, sehingga ketangguhan impaknya tinggi. Komposit fraksi volume 40:60 tersebut, diketahui ketangguhan impaknya lebih tinggi, dibanding bahan mika akrilik dan bahan triplek, sehingga berpotensi dijadikan bahan partisi komposit limbah ramah lingkungan.
EKSPLORASI FASAD PADA BANGUNAN KAMPUS (STUDI KASUS KAMPUS ITERA) Satria, Widi Dwi; Gharata, Verza Dillano; Kamaruddin, Maqbul; Khidmat, Rendy Perdana; Tadzkia, Salsabila; Sari, Lingga Nurkomala
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 14 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i1.6547

Abstract

Fasad menjadi salah satu bagian penting didalam dunia arsitektur yang saat ini memiliki banyak variasi desain yang menuntut kompleksitas dan bentuk arsitektur yang unik dengan menekankan konsep tertentu pada visual bangunan. Fasad termasuk salah satu elemen penting dalam desain bangunan, sebagai wajah bangunan, karena yang pertama kali dilihat oleh orang yang melihat bangunan tersebut. Bukan hanya sebagai elemen itu saja namun juga sebagai elemen yang berperan dalam menciptakan kenyamanan bagi penghuni bangunan. Penelitian ini mengambil studi kasus pada kampus Institut Teknologi Sumatera, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi fasad pada bangunannya dengan melakukan metode kualitatif untuk mengidentifikasi karakteristik bangunan yang ada pada lingkungan kampus ITERA dengan bertujuan untuk menggambarkan keadaan yang sebenarnya dari data-data yang telah dikumpulkan di lapangan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan observasi visual untuk mengidentifikasi karakteristik fasad bangunan, termasuk bahan warna, tekstur, dan bentuk. Hasil dari penelitian ini berupa penilaian terhadap fasad yang ada pada Institut Teknologi Sumatera dan beberapa rekomendasi desain fasad yang dinilai lebih baik melalui metode penelitian yang akan dilakukan. Eksplorasi fasad menciptakan tampilan yang estetis dan dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Hal ini dengan mengeksplorasi fasad dapat memahami tentang kompleksitas dan karakteristik suatu bangunan yang menerapkan fungsional dan nilai estetika dalam desain.
PENERAPAN KONSEP PEREMAJAAN PRESERVASI PADA PERENCANAAN KAWASAN PONTIANAK SPORT VEREENIGING (PSP) KOTA PONTIANAK Wilaga, Enif Ega; Nurhidayati, Ely; Lubis, Mira Sophia
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 1 (2024): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i1.6556

Abstract

Kota Pontianak memiliki beberapa kawasan tapak di dalam kota tersebut. Serta memiliki ciri khasnya masing-masing, yang mana hal itu menjadi identitas pada kawasan tersebut. Salah-satu kawasan tapak di Kota Pontianak yang memiliki ciri khas-nya tersendiri yaitu Kawasan Pontianak Sport Vereeniging (PSP). Kawasan PSP merupakan salah-satu dari kawasan tapak yang ada di Kota Pontianak. Ciri khas pada kawasan tapak tersebut berupa Stadion Keboen Sajoek yang merupakan salah-satu dari 14 (empat belas) cagar budaya di Kota Pontianak. Sekarang kawasan PSP sudah berusia sekitar 56 tahun, yang mana kawasan tersebut sudah menjadi salah-satu dari saksi sejarah Kota Pontianak. Namun seiring waktu, ciri khas tersebut bisa kehilangan makna bagi kawasan tersebut. Untuk itu diperlukannya upaya peremajaan preservasi pada kawasan tapak tersebut. Preservasi pada kawasan PSP dilakukan dengan cara memperbaiki bagian-bagian yang rusak dan mengembangkan bagian-bagian pada kawasan yang belum terbangun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan pada kawasan, serta memberi rekomendasi pada bagian-bagian tapak mana saja yang perlu diperbaiki/dikembangkan. Metode yang dipakai yaitu metode penelitian deskriptif-kualitatif dengan pendekatan naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sarana dan prasarana pada kawasan dalam kondisi kurang terawat, seperti jalur pedestrian yang disalahgunakan, kurangnya lahan parkir, hingga adanya lahan yang belum terpakai. Sehingga peneliti merekomendasikan bahwa kawasan PSP perlu dilakukan preservasi pada bagian lahan/bangunan yang bisa dikembangkan, diantaranya perbaikan pada jalur pedestrian serta pengembangan pada lahan tak terbangun.
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR EKOLOGI PADA PERANCANGAN AGROWISATA DI KECAMATAN CANDIPURO LAMPUNG SELATAN Nurzukhrufa, Antusias; Satria, Widi Dwi; Widya, Amelia Tri; Kurniawan, Guruh Kristiadi; Saputro, Cahyo Ardi; Riesanty, Okta
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 1 (2024): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i1.6602

Abstract

Candipuro merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan yang memiliki potensi besar di bidang pertanian karena didominasi lahan persawahan dan perkebunan. Namun potensi tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal. Mengingat potensi pertanian yang paling utama, apabila ditambahkan unsur wisata berupa agrowisata dapat menambah nilai positif, seperti meningkatkan edukasi bidang pertanian dan pendapatan daerah, serta meminimalisir alih fungsi lahan pertanian. Penelitian ini penting karena agrowisata tidak hanya dinilai dari sisi komersilnya, namun harus memiliki dampak positif terhadap keberlangsungan lingkungan. Salah satu konsep perancangan yang berwawasan lingkungan yaitu arsitektur ekologi. Arsitektur ekologi berperan melindungi ekosistem dari kerusakan serta menciptakan kenyamanan penghuni dari segi fisik, sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mewujudkan desain agrowisata yang berwawasan lingkungan dengan menerapkan konsep arsitektur ekologi. Agrowisata sangat dekat dengan alam, sehingga lingkungan alami harus terjaga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan tahapan yaitu identifikasi permasalahan, pengumpulan data, analisis, dan penyusunan konsep, kemudian konsep diimplementasikan ke dalam rancangan. Hasil penelitian ini yaitu implementasi dari empat aspek konsep arsitektur ekologi pada desain agrowisata Candipuro, diantaranya melalui sistem penghawaan dan pencahayaan alami dengan membuat bukaan pada bangunan, penghematan energi dengan penggunaan panel surya, penggunaan material alami pada massa bangunan seperti tanah liat, ijuk, kayu dan bambu, dan penerapan sistem biopori sebagai resapan air.
SISTEM STRUKTUR BANGUNAN ARSITEKTUR JAWA JOGLO DAN TAJUG DALAM ADAPTASI TERHADAP GEMPA Kusyanto, Mohhamad; Koesmartadi, Cristophorus
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 1 (2024): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i1.6824

Abstract

Bentuk pokok bangunan tradisional Jawa Joglo dan Tajug hampir sama hanya berbeda pada bentuk atapnya. Sistem struktur kedua bangunan dalam beberapa penelitian mampu beradaptasi aman terhadap gempa. Namun bangunan atap tajug telah mengalami morfologi dan perubahan fungsi, dimensi dan performa bangunan diakibatkan penambahan jumlah jamaah sehingga mempengaruhi adaptasi terhadap gempa. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sistem struktur bangunan tradisional Jawa Joglo dan Tajug dalam adaptasinya terhadap gempa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Guna memperoleh gambaran maka analisis yang digunakan adalah analisis studi perbandingan sistem struktur kedua bangunan tersebut. Kasus yang menjadi amatan adalah bangunan arsitektur Jawa Joglo dan Tajug yang mengalami kerusakan dalam gempa di Indonesia. Temuan yang didapatkan perubahan morfologi, bentuk dan material bangunan arsitektur Jawa Tajug dengan pondasi jepit maka bangunan tidak rawan terhadap gempa. Sementara bangunan Joglo yang masih mempertahankan bentuknya dengan material menggunakan kayu menyebabkan bangunan ini aman saat terjadi gempa.
RUANG DAN PENDUKUNG KEGIATAN GENI RUMAH BER-TUNGKU API DI DESA GELANG, BANJARNEGARA Hermawan, Hermawan
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 1 (2024): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i1.6950

Abstract

Kegiatan Geni merupakan satu tradisi yang telah dilakukan oleh masyarakat di Dataran tinggi. Geni atau api menjadi faktor penting dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai api menjadi nilai yang mempunyai banyak fungsi mulai dari fungsi ekonomi, sosial bahkan spiritual. Tradisi geni yang berkembang di masyarakat dataran tinggi tidak hanya dilakukan pada rumah tinggal vernakular tapi rumah modern juga. Tata ruang dan kelengkapan ruang menjadi faktor penentu keberhasilan tradisi Geni. Tujuan penelitian adalah menginvestigasi ruang dan pendukungnya dalam memenuhi keberhasilan tradisi kegiatan geni. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisa data menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah modern tidak terlalu kuat dalam melakukan tradisi geni akibat dari penggunaan kompor gas yang lebih banyak dibandingkan tungku api.
KUALITAS PENCAHAYAAN BUATAN RUANG IBADAH BERBASIS PERANGKAT LUNAK RELUX Septyadiani, Nurvita; Bramiana, Chely Novia
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 1 (2024): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i1.7030

Abstract

Ruang ibadah sebagai ruang utama diharapkan mendapatkan kualitas pencahayaan yang sesuai SNI 03-6197-2000 agar tercipta suasana lebih nyaman untuk beribadah dan agar kenyamanan visual jamaah dapat terpenuhi dengan adanya intensitas pencahayaan yang cukup. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendapatkan perancangan pencahayaan memadai pada ruang ibadah Masjid Pangeran Diponegoro menggunakan simulasi perangkat lunak Relux. Metode yang digunakan adalah metode pengukuran dan metode simulasi. Hasil pengukuran langsung dengan lux meter dan simulasi perangkat lunak Relux dengan kondisi aktual sesuai dengan ruang ibadah pria dan wanita pada Masjid Pangeran Diponegoro didapatkan rata – rata masih dibawah 200 lux belum sesuai standar SNI 03-6197-2000, dengan hasil simulasi Relux ruang ibadah pria dan ruang ibadah wanita sesuai kondisi eksisting adalah 144 lux dan 117 lux, untuk mendapatkan pencahayaan yang sesuai standar SNI 03-6197-2000 yaitu sebesar 200 lux dilakukan simulasi oleh perangkat lunak Relux dengan meningkatkan daya lampu, merubah warna dinding, serta warna langit-langit menjadi lebih cerah.