cover
Contact Name
Hidayatus Sibyan
Contact Email
hsibyan@unsiq.ac.id
Phone
+622863326102
Journal Mail Official
jiars@fastikom-unsiq.ac.id
Editorial Address
Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo Jl. KH. Hasyim Asy'ari Km. 03, Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia, 56351
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Arsitektur
ISSN : 18299431     EISSN : 27460584     DOI : https://doi.org/10.32699/jiars
Core Subject : Engineering,
Jurnal mengundang penulis dari berbagai disiplin ilmu yang melakukan penelitian tentang arsitektur dari berbagai bidang ilmu. Jurnal Ilmiah Arsitektur merupakan jurnal open access. Focus jurnal meliputi tema building science, sejarah bangunan, urban design, permukiman, tata ruang dalam dan semua tema yang relevan dengan arsitektur.
Articles 154 Documents
STUDI ANALISA ASPEK BIOPHILIC DESIGN PADA FASAD GEDUNG BUNDAR “AL ASY’ARI” UNIVERSITAS ISLAM MALANG Ade Fitriyanti Ulul Azmi; George Winaktu
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v13i2.4465

Abstract

Beberapa tahun terakhir, munculnya global warming, perubahan cuaca yang ekstrem, dan terakhir pandemi covid19 memberikan andil terhadap gangguan kesehatan mental dan fisik manusia. Dalam upaya revitalisasi pasca pandemi covid19, bangunan publik mulai ditambahkan fasilitas yang menunjang kesehatan dan pola hidup bersih. Tidak hanya fasilitas kesehatan masyarakat yang menyediakan suasana ruang yang mampu mempercepat proses kesembuhan dan meminimalisir stress bagi pasiennya. Namun, bangunan lain seperti kantor, sekolah, dan juga gedung perkuliahan juga menjadi perhatian untuk dapat menyediakan ruang bersih dan sehat serta optimal dalam mengurangi stress dan mampu meningkatkan produktifitas pasca covid19. Aspek biophilic design yang banyak dijadikan sebagai konsep perancangan rumah sakit, dapat pula diterapkan pada bangunan lainnya guna revitalisasi pasca pandemic covid19. Sehingga dalam studinya, dilakukan analisa terkait bangunan perkuliahan dengan fokus Gedung Al – asy’ari Unisma melalui kesesuaian aspek Biophilic Design yang bermanfaat dalam meningkatkan produktivitas belajar. Ditinjau dari segi kualitas bangunan serta wujud atau bentukan bangunan melalui metode kualitatif dan komparasi sehingga unsur atau elemen bangunan perkuliahan ini dapat dianalisa dan ditelaah secara maksimal. Kajian terhadap bangunan perkuliahan dan unsurnya terhadap aspek biophilic design ini mampu menjadi koreksi terhadap sarana prasana perkuliahan lainnya dan menjadi upaya peningkatan prestasi mahasiswa dengan dukungan dari kualitas sarana perkuliahan.
PENERAPAN ARSITEKTUR BIOMIMIKRI PADA BENTUK BANGUNAN BUDIDAYA PERIKANAN AIR TAWAR DI KABUPATEN BOJONEGORO Ahmad Ridhoi Aromacho; Febby Rahmatullah Masruchin
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 1 (2024): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i1.4597

Abstract

Di kabupaten Provinsi Jawa Timur tepatnya di kabupaten Bojonegoro terkenal dengan adanya kegiatan dalam perikanan namun sesuai dengan keadaan wilayang ada di Bojonegoro aktivitas perikanan ini sendiri kurang sesuai untuk dapat dilaksanakan salah satu penyebab utama belum belum berkembanya kegiatan perikanan di kabupaten Bojonegoro adalah belum optimalnya stok sumber daya air dan letak wilayah yang tidak memiliki laut. Kontribusi sektor perikanan Bojonegoro hanya 0,25% dari total produksi ikannya di Jawa Timur yang mencapai 1,4 juta ton per tahun (BPS Jawa Timur, 2018). Permasalahan yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro adalah rendahnya daya saing ekonomi daerah yang bertumpu pada potensi sumberdaya daerah. Program Perikanan Seperti yang dialami langsung oleh masyarakat pembudidaya tambak, permasalahan utamanya adalah tidak adanya strategi yang lebih rinci dalam program pengembangan budidaya perikanan. Memfasilitasi kolaborasi antar beberapa kelompok untuk memenuhi tujuan masyarakat difasilitasi oleh fitur perencanaan kolaboratif. Mengklarifikasi permasalahan yang dihadapi petani dan nelayan adalah landasan perencanaan yang responsif dalam situasi ini. Meningkatkan ketersediaan ikan dan produk budidaya perikanan, memberdayakan petani dan nelayan melalui inisiatif pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dengan meningkatkan konsumsi pangan merupakan tujuan utama pembangunan kelautan dan perikanan. dimaksudkan untuk meningkatkan Rencana kerjasama dalam penyusunan program pengembangan budidaya air tawar didasarkan pada kerjasama permodalan dan dukungan pemasaran antara organisasi daerah, kelompok daerah dan asosiasi teknis yang terkait dengan pembudidaya/nelayan. Sebagai inisiator pembangunan, Dinas Kelautan Perikanan Bojonegoro harus selalu berperan sebaik mungkin dalam mewujudkan masyarakat sejahtera. Sebagai pemegang kekuasaan atau penegak, pemerintah diharapkan mampu menjalin kerjasama yang efektif, termasuk fungsi pelibatan, koordinasi dan partisipasi.
PELATIHAN BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU DI KABUPATEN LAMONGAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ANALOGI Frendy Arbiansyah; R.A. Retno Hastijanti; Darmansjah Tjahja Prakasa
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 1 (2024): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i1.4601

Abstract

Tambak, persawahan, dan sungai, serta perikanan tangkap (laut) di wilayah Brondong dan Paciran merupakan sebagian besar potensi perikanan Kabupaten Lamongan. Air tawar dan air payau digunakan untuk mengembangkan akuakultur. Sekitar 1.380 hektar pertanian air payau terletak di sepanjang pantai utara. Kabupaten lamongan sendiri memiliki Jumlah persebarana Usaha Budidaya Ikan Air Payau Berbasis Rumah yang masih belum begitu banyak, yaitu mencapai 388 Usaha Budidaya Ikan Air Payau Berbasis Rumah. Oleh karena itu perlu adanya fasilitas pelatihan budidaya ikan air payau dengan konsep yang ideal untuk meningkatakan kualitas budidaya perikanan, meningkatkan jumlah prodiksi perikanan daerah dan Usaha Budidaya Ikan Air Payau Berbasis Rumah,dan meningkatkan kualitas SDM yang sudah ada di bidang budidaya ikan air payau. Metode yang digunakan pada Pelatihan Budidaya Ikan Air Payau adalah metode deskriptif dan pengumpulan data menggunakan sumber primer dan sekunder (melalui kutipan dari beberapa buku, jurnal dan karya ilmiah) lalu setelah data-data tersebut didapatkan maka akan diolah dan dianalisis. Konsep yang digunakan adalah “Alongan” yaitu tangkapan melimpah. Menunjukkan bahwa Kabupaten Lamongan memiliki potensi perikanan tangakap maupun budidayanya. Alongan juga merupakan doa dan harapan untuk kejayaan perikanan kabupaten lamongan. Dengan pengguannan konsep alongan diaharapkan dapat memberikan semngat untuk para nelayan dan petani tambak untuk terus meningkatkan nilai produksi perikanan daerah. Disamping itu fasilitas ini juga sebagai tempat sertifikasi profesi dan tempat wisata pemancingan. Dengan desain menggunakan pendekatan analogi pada bentuk bangunan.
PENGARUH MATERIAL – MEREVITALISASI LAPANGAN OLAHRAGA THOR DI KOTA SURABAYA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA Isvan Hidayat; Benny Bintarjo DH
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v13i2.4626

Abstract

Merevitalisasi Lapangan Olahraga diharapkan dapat menarik kunjungan warga kota Surabaya kembali setelah jumlah kunjungan menururn. Penurunan jumlah angka kunjungan tersebut perlu dievaluasi sehingga perlu untuk memperhatikan permasalahan yang ada di Kota Surabaya. Permasalahan yang utama pada Lapangan yang sekarang salah satunya adalah tidak optimalnya bangunan rancangan saat ini dimana banyak fasilitas yang rusak dan tidak terawat. Konsep dari bagunan yang akan di revitalisasi ini adalah Jenis metafora yang digunakan dalam rancangan metafora gabungan sehingga dapat dijabarkan beberapa karakteristik olahraga yang memiliki sifat semangat dan kompak sportifitas. Penyelesaian melalui pendekatan arsitektur metafora ditujukan pada aspek struktur pada bangunan olahraga.Dengan ini perlu di usulkan rancangan revitalisasi kawasan Thor Gelora Pancasila. Dikarenakan Lapangan Thor akan diselenggarakannya tempat latihan sepak bola untuk para pemain piala dunia U20 di tahun 2023 mendatang.
MATERIAL ARSITEKTURAL DALAM PANTI JOMPO TERPADU DI KOTA MALANG DENGAN PENERAPAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU Satriya Angga Pramudya; Benny Bintarjo DH
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v13i2.4628

Abstract

Perasaan kehampaan adalah rasa yang tersisihkan, terpencil dan, cenderung menilai dirinya sebagai orang yang tidak berharga. Tidak diperhatikan dan tidak dicintai. Permasalahan ini terkait dengan sikap masyarakat yang terlalu protektif ketika seorang manula masih aktif dalam kegiatan aktivitas yang padat atau produktif. Tidak hanya dari segi sosial dan psikologis yang diperhatikan dalam melakukan perawatan kepada manusia lanjut usia. Namun, diperlukan juga dari segi fasilitas, bangunan, interior, kelayakan tempat tinggal bagi manusia lanjut usia dan membuat suasana menjadi seperti rumah bagi para lansia. Maka penelitian ini menggunakan metode kualtitatif dengan pengumpulan data menggunakan studi literatur. Dari hasil yang di peroleh dari sebuah perencanaan fasilitas hunian bagi warga lansia memiliki beberapa aspek desain fasilitas meliputi. Kamar mandi, aksesbilitas, denah, pencahayaan, taman dan jogging track.
INTEGRATED PUBLIC SPACE DESIGN WITH A PASSIVE ARCHITECTURAL APPROACH IN THE TINGKIR SUB-DISTRICT, SALATIGA Maqbul Kamaruddin; Widi Dwi Satria; Dewanto Harjunowibowo; Nofri Sumedi Jaya; Fernando Raja Monang; Yohanes Glen Owen
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v13i2.4637

Abstract

Public places that provide a secure, welcoming, and beautiful environment are becoming increasingly important to enhance community welfare. The government is attempting to enhance public services in Salatiga's Tingkir sub-district by creating an integrated public space design for the neighbourhood. Presenting this integrated public space is difficult as it must allow for various community activities in a typical community area, including sports, education, recreation, and events. In response to this problem, a passive design strategy that optimises building operations and conserves resources by considering context and microclimate elements is given in the design of a public space. These include modifications to the traditional Javanese stilt house form, skylights for daylighting, and roof protection against predicted excessive rains and sunshine. Integrated public space planning aims to fulfil many communities' requirements and provide a visually stunning and sustainable environment for everyone via these strategies. This study's most effective passive design techniques are adapting the traditional stilt house model to increase natural ventilation on artificial cooling systems and roof protection as shading, which can effectively regulate temperature. These methods are anticipated to enhance public spaces' overall sustainability and livability, transforming them into ecologically conscious and neighbourhood-focused hubs of activity and engagement.
PENGELOLAAN LIMBAH KONSTRUKSI PADA PROYEK PEMBANGUNAN HOTEL HORISON DIENG WONOSOBO Hermawan Hermawan; Muhamad Abi Aufa; Annisa Nabila Arrizqi
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v13i2.5607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi praktik pengelolaan limbah konstruksi pada proyek pembangunan. Limbah konstruksi merupakan salah satu isu lingkungan yang signifikan dalam industri konstruksi, karena dapat menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia jika tidak dikelola dengan baik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei lapangan dan analisis data. Survei lapangan dilakukan untuk mengumpulkan informasi tentang praktik pengelolaan limbah konstruksi yang diterapkan pada proyek pembangunan yang sedang berlangsung. Data kemudian dianalisis untuk mengevaluasi efektivitas praktik pengelolaan limbah konstruksi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar proyek pembangunan masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan limbah konstruksi. Beberapa kendala yang diidentifikasi meliputi kurangnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah konstruksi, kurangnya pengetahuan tentang metode yang tepat untuk mengelola limbah konstruksi, serta keterbatasan sumber daya dan infrastruktur yang ada. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi para profesional dan praktisi dalam industri konstruksi dalam upaya meningkatkan pengelolaan limbah konstruksi. Dengan menerapkan praktik-praktik yang lebih baik dalam pengelolaan limbah konstruksi, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan mempromosikan pembangunan yang berkelanjutan.
IDENTIFIKASI KONDISI DESAIN PEDESTRIAN DI JALAN AHMAD YANI DAN HOS COKROAMINOTO DI KOTA PONTIANAK Ely Nurhidayati; Nana Novita Pratiwi
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v13i2.5721

Abstract

Jalur pedestrian juga dikenal sebagai trotoar, merupakan bagian dari infrastruktur perkotaan dan berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah pejalan kaki. Di Kota Pontianak sendiri sudah banyak memiliki pedestrian di setiap kawasan. Pedestrian tersebut ditujukan untuk memfasilitasi para pejalan dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Di antara banyaknya pedestrian yang ada di Kota Pontianak, pedestrian yang akan di bahas adalah pedestrian di Jalan Ahmad Yani dan di jalan HOS Cokroaminoto. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi desain pedestrian di Jalan Ahmad Yani dan di Jalan HOS Cokroaminoto. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey lapangan, analisis data teknis, dan penilaian dampak lingkungan dan fisik terhadap pedestrian di Jalan Ahmad Yani dan Jalan HOS Cokroaminoto. Hasil penelitian menujukkan bahwa kedua pedestrian tersebut layak untuk digunakan. Dari desainnya sudah cukup baik, baik itu dari pola lantainya dan juga unsur estetikanya sudah termuat pada pedestrian. Selanjutnya terdapat juga hasil kuisioner masyarakat sekitar terhadap pedestrian dan rata-rata menunjukkan hasil yang cukup baik
SPATIAL PATTERN OF MUSEUM VISITORS’ CIRCULATION Mutiawati Mandaka; Mustika Ningrum; Taufiq Rizza Nuzuluddin; Carina Sarasati
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v13i2.5816

Abstract

Museum adalah bangunan yang berfungsi sebagai ruang pameran permanen untuk benda yang bernilai sejarah, seni, dan ilmu. Museum sendiri berdasarkan fungsi dan jenisnya dibedakan menjadi museum seni, arkeologi, etnologi, sejarah, dan lainnya. Setiap bangunan pasti memiliki bentuk pola tata ruang termasuk bangunan museum, pola tata ruang yang menjadi sistem penataan ruang, pemanfaatan ruang, serta pengelolaan dari pemanfaatan ruang. Tata ruang memiliki beberapa oraganisasi ruang seperti linier, grid, terpusat, radial, dan cluster. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana bentuk pola tata ruang terhadap sirkulasi pengunjung pada bangunan museum dengan jenis museum yang berbeda. Metode yang digunakan adalah komparatif kualitatif dengan studi literatur, obeservasi di lapangan untuk membandingkan tiga pola tata ruang terhadap sirkulasi pengunjung di tiga museum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bangunan sangat mempengaruhi penataan ruang dan sirkulasi pengunjung pada berbagai jenis museum termasuk ketiga jenis museum yang dijadikan area pengamatan penelitian yaitu Museum Kota Lama Semarang, Museum Angkut Malang, dan Museum Puspa IPTEK Sundial Bandung.
ARSITEKTUR KONTEMPORER SEBAGAI EKSPRESI IDENTITAS DAN BUDAYA Cornelius Saria Karuniawan H; Andarita Rolalisasi
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v13i2.5855

Abstract

Artikel ini membahas peran arsitektur kontemporer sebagai bentuk ekspresi Identitas dan Budaya dalam ­­proses perancangan arsitektur. Fokusnya terletak pada bagaimana arsitek menggunakan elemen-elemen arsitektur kontemporer, termasuk bentuk, material, dan teknologi, untuk menyampaikan pesan artistik dan menciptakan pengalaman estetika yang mendalam dalam ruang bangunan. Melalui analisis mendalam terhadap proyek-proyek arsitektur kontemporer terkini, Artikel ini mengeksplorasi bagaimana arsitek menggabungkan inovasi desain dengan aspek-aspek kultural dan sosial untuk menciptakan karya Arsitektur yang meresapkan makna dalam lingkungan binaan. Studi kasus yang ditampilkan dalam Artikel ini mengilustrasikan bagaimana arsitektur kontemporer tidak hanya berfungsi sebagai bangunan fungsional, tetapi juga sebagai medium ekspresi yang menggugah emosi, memprovokasi pemikiran, dan mendorong dialog budaya. Implikasi temuan ini memberi pengakuan terhadap kompleksitas arsitektur kontemporer sebagai bentuk Ekspresi yang memadukan keberlanjutan, teknologi, dan ekspresi kreatif, menggambarkan arah baru dalam perancangan arsitektur yang mengutamakan keindahan dan makna.

Page 8 of 16 | Total Record : 154