cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 504 Documents
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENANGANAN FRAKTUR DENGAN CARA PEMBIDAIAN DI SMA N 4 PADANGSIDIMPUAN Ritonga, Sukhri Herianto; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1184

Abstract

Pertolongan pertama pada kecelakaan adalah bantuan pertama yang diberikan kepada orang yang cedera akibat kecelakaan dengan tujuan menyelamatkan nyawa,menghindari cedera atau kondisi yang lebih parah dan mempercepat penyembuhan.Ekstermitas yang mengalami trauma harus diimobilisasi dengan bidai.Bidain(splint stsu spalk)adalah alat yang kuat tetapi ringan untuk imobilisasi tulang yang patah dengan tujuan mengistirahatkan tulang tersebut dan mencegah timbulnya rasa nyeri.Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa SMA N 4 PADANGSIDIMPUAN terkaid Pembidaian pada Fraktur.Guna melihat nilai bagaimana pengetahuan peserta penyuluhan,maka sebelum dan setelah kegiatan penyuluhan peserta diminta u ntukmengisi kuesioner Pre-Test dan Poat-Test tentang tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan.Hasil penilaian menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pemberitan materi adalah 44,46 dan 75,00.Kegiatan Penyuluhan ini dapat berjalan dengan lancar.Kesimpulannya adalah terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang cara Pembidaian pada Fraktur.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG P3K KERACUNAN MAKANAN DI SMA N 4 PADANGSIDEMPUAN Ritonga, Sukhri Herianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1185

Abstract

Pertolongan pertama merupakan faktor yang sangat penting untuk membantu meningkatkan kualitas hidup pada korban keracunan makanan. Keracunan makanan adalah suatu kondisi penyakit yang disebabkan oleh mengonsumsi makanan yang diduga mengandung bahan-bahan biologis atau kimia berbahaya. Kejadian penyakit akibat keracunan makanan telah menyebabkan peningkatan angka kesakitan dan kematian di seluruh dunia. Pengetahuan tentang tindakan pertolongan pertama dalam kasus keracunan makanan menjadi krusial untuk mengurangi dampak negatif yang dapat timbul akibat kondisi tersebut. Penyuluhan ini bertujuan agar para peserta tahu terkait P3K Keracunan Makanan. Guna melihat nilai bagaimana pengetahuan peserta penyuluhan, maka sebelum dan setelah kegiatan penyuluhan, peserta diminta untuk mengisi pertanyaan Pre-Test dan Post-Test tentang tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil penilaian menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pemberian materi adalah 80 dan 100. Responden sebanyak 29 siswa. Hasil dari pengamatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang pertolongan pertama keracunan makanan.
PENYULUHAN PENTINGNYA SARAPAN PAGI BAGI PARA ANAK SEKOLAH DI SMP N 1 PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2023 Sagala, Nanda Suryani; Simamora, asnil Adli; Nasution, Nur Arfah; Yani, Renita Indri; Simbolon, Arif Budiman; Adela, Vera
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1186

Abstract

Sarapan sangat penting dalam menunjang aktivitas fisik seseorang sebelum memulai kegiatan. Begitupula sebelum proses belajar mengajar, agar otak dapat konsentrasi dan menyerap pelajaran yang diberikan. Kegiatan sosialisasi sarapan itu penting dilaksanakan di SMP N 1 PADANGSIDIMPUAN. Pemilihan target sekolah karena jam belajar mengajar dimulai pada pukul 06.30 pagi dimana biasanya orang memulai sarapan di jam tersebut. Target sasaran adalah Anak-anak murid kelas IX SMP dikarenakan sarapan itu penting untuk dimulai dibiasakan dari usia dini. Tanpa disadari, sarapan sangat penting bukan hanya untuk kebutuhan fisik tetapi juga mental, dimana sarapan dilakukan bersama keluarga maka akan terjalin komunikasi yang baik untuk memulai kegiatan yang baik.
Pembuatan Teh Celup Daun Alpukat Di Sabungan Jae Padangsidimpuan Hasibuan, Elmi Sariani; Batubara, Rini Amalia; Lubis, Mutia Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1189

Abstract

Teh merupakan minuman non-alkohol yang dibuat dari daun atau pun bagian tumbuhan lainnya. Teh mengandung banyak senyawa yang bermanfaat kesehatan. Saat ini produk teh sudah banyak mengalami perkembangan, tidak hanya teh saja yang dibuat dari daun teh tapi bisa juga dibuat dari daun alpukat. Daun alpukat mengandung dari flavonoid, saponin, tanin, alkaloid, dan polisakarida. Flavonoid salah satu antioksidan adalah senyawa yang berfungsi sebagai pemulung radikal bebas. Pelaksanaan meliputi proses pemetikan daun alpukat, pencucian daun alpukat setelah itu di lakukan perajangan kemudian daun alpukat tersebut di keringkan menggunakan oven,yakni selama 25 menit. Setelah di keringkan, tulang daun dipisahkan dari daunnya. Daun yang telah di pisahkan tulangnya tersebut kemudian di haluskan menggunakan blender dan di saring dengan ayakan. Selanjutnya, serbuk teh instan daun alpukat siap untuk di seduh.
SOSIALISASI 5 WAKTU PENTING CUCI TANGAN DENGAN 6 LANGKAH DI SD NEGERI 200113 TANOBATO KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2023 Hasibuan, Elmi Sariani; Nasution, Dina Rahmi Solihad; Nasution, Izmi Fadhilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1192

Abstract

The service was carried out with the aim of providing counseling to children at SD Negeri Tanobato Padangsidimpuan Utara Jl. Dr. Payungan Dalimunthe number 108 so that elementary school children can know the 5 important times to wash their hands with 6 steps. In this process, the counseling method used is demonstration, which is a way of presenting, understanding and discussing questions and answers that have been prepared. carrying out direct practice, this scene was attended by 34 2nd grade students at the 200113 Tanobato State Elementary School in Padangsidimpuan City. The results showed that 30% of the children were not used to washing their hands and did not know the 5 important times to wash their hands with 6 steps and 70% were in accordance with health standards. The students were able to demonstrate the 5 important times to wash their hands with 6 steps correctly and were able to explain how to keep their hands clean to improve body health.
PENYULUHAN DIABETES MILITUS PADA WUS DI LINGKUNGAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS BINJAI KOTA TAHUN 2023 Ningsih, Fifi Ria; SINAGA, BD. ELIZA BESTARI
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1196

Abstract

According to data (WHO, 2022), around 422 million people in the world suffer from diabetes mellitus. Based on data published by the World Health Organization (WHO), diabetes will be one of the top 10 causes of death worldwide in 2022. The majority of type 1 diabetes sufferers in Indonesia are aged between 20-59 years. However, there are also quite a lot of young sufferers, as can be seen in the graph. The method for implementing PKM activities is carried out in the Binjai City Community Health Center Work Area, PKM implementation is carried out at WUS. On Friday and Saturday, December 1 – 2 2023. Factors that cause diabetes mellitus include genetics, hereditary factors play an important role in the incidence of this disease. If parents suffer from diabetes mellitus, the chances of their children suffering from diabetes mellitus are greater. According to data on DM cases in Binjai in 2017, there were 1856 cases including in the Binjai City Health Center Work Environment area. Based on the problems above, the author is interested in carrying out the Diabetes Millitus Program outreach activities to WUS so that the public is more aware of the importance of preventing DM. According to data (WHO, 2022), around 422 million people in the world suffer from diabetes mellitus. Based on data published by the World Health Organization (WHO), diabetes will be one of the top 10 causes of death worldwide in 2022. The majority of type 1 diabetes sufferers in Indonesia are aged between 20-59 years. However, there are also quite a lot of young sufferers, as can be seen in the graph. The method for implementing PKM activities is carried out in the Binjai City Community Health Center Work Area, PKM implementation is carried out at WUS. On Friday and Saturday, December 1 – 2 2023. Factors that cause diabetes mellitus include genetics, hereditary factors play an important role in the incidence of this disease. If parents suffer from diabetes mellitus, the chances of their children suffering from diabetes mellitus are greater. According to data on DM cases in Binjai in 2017, there were 1856 cases including in the Binjai City Health Center Work Environment area. Based on the problems above, the author is interested in carrying out the Diabetes Millitus Program outreach activities to WUS so that the public is more aware of the importance of preventing DM.
Bakti Sosial Donor Darah Serta Pemeriksaan Kesehatan Bersama PMI dan IDI Padangsidimpuan di Kantor Walikota Padangsidimpuan Nasution, Dina Rahmi Solihad; Nasution, Izmi Fadhilah; Hasibuan, Elmi Sariani; Handayani, Fitri Rahma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1197

Abstract

Blood donation is an activity to take blood from voluntarily which will be stored in blood bank for blood transfusion purposes. Blood transfusion is an activity of transferring blood between donors to recipients with certain terms and conditions. It is necessary to treat the condition of lack of blood in one individual. The purpose of this community service was to add insight into the benefits of blood transfusions both for one's own person and for others in need. This activity was held on October 29, 2023 at the Padangsidimpuan Mayor's Office. The series of this activity were fun walk, health checks and blood donations. This community service used a participatory model. The results of this activity were obtained 70 voluntary blood donor participants consisting of adolescents to adults and then obtained 70 bags of blood products. Thus, this community service is beneficial as a medium for independent health promotion to increase public interest in donating blood
Edukasi Pola Pemberian Makan Anak sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Tinjoman Kota Padangsidimpuan tahun 2023: Edukasi Pola Pemberian Makan Anak sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Tinjoman Kota Padangsidimpuan tahun 2023 Insan, hafni nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1198

Abstract

Pola makan pada balita sangat berperan penting dalam proses pertumbuhan pada balita, karena dalam makanan banyak mengandung gizi yang sangat penting dalam menjaga kesehatan, pertumbuhan, dan kecerdasan. Gizi sangat berpengaruh terhadap nafsu makan. Jika pola makan tidak tercapai dengan baik pada balita maka pertumbuhan balita akan terganggu, tubuh kurus, pendek bahkan bisa terjadi gizi buruk pada balita. Tujuan pengabdian masyrakat ini untuk memberikan edukasi pola pemberian makan pada anak di desa Tinjoman. Metode pelaksanaan melalui pemberian penyuluhan kepada masyarakat. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu di desa Tinjoman yang memiliki bayi dan balita. Hasil dari pengabdian Masyarakat ini diperoleh informasi bahwa peserta sebagian besar berpendidikan menengah sebesar 53,3% dan yang berpendidikan tinggi hanya 46,6% dan diperoleh hasil adanya peningkatan pengetahuan tingkat pengetahuan responden akan mempengaruhi pola pemberian makan anak Kesimpulan dalam pelaksanaan kegiatan KKN kepada Masyarakat adalah sebagai berikut: ibu yang memiliki bayi dan balita di Desa Tinjoman Kecamatan Hutaimbaru Padangsidempuan sebagian besar berpendidikan menengah. Pengetahuan ibu-ibu tentang program pola pemberian makan anak hampir seluruhnya sudah mengerti , tetapi belum mengaplikasikannya kepada bayi dan balita tersebut. Diharapkan para ibu di desa Tinjoman untuk dapat mengaplikasikan ilmu pemeprian makan pada anak dengan baik. Kata Kunci : Edukasi,Pola makan,Balita
Penyuluhan Tentang Pemberian Asi Ekslusif Di Lingkungan 2 Gapuk Jae Kelurahan Pasar Sempurna Kecamatan Marancar Batubara, Rini Amalia; Antira, Siti Ayu; Manurung, Mutiara; Hasibuan, Elmi Sariani; Dewi, Srianty; Dewi, Ratna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1199

Abstract

Asi merupakan sumber nutrisi bagi bayi, asi bersifat ekslusif karena pemberiannya hanya berlaku pada bayi usia 0-6 bulan. Pemberian air susu ibu (ASI) saja pada bayi tanpa tambahan makanan atau minuman selama 6 bulan pertama dapat membantu pertambahan berat badan maupun panjang badan, karena komponen ASI sesuai dengan kebutuhan bayi. Tujuan kegiatan ini adalah agar ibu menyusui memahami tentang ASI eksklusif, manfaat ASI dan memberi motivasi kepada ibu menyusui tentang pentingnya kesadaran dalam memberikan asi eksklusif pada bayinya. Metode kegiatan yang akan dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah Pendidikan/Penyuluhan. Kegitan ini di laksanakan di Lingkungan 2 Gapuk Jae Kelurahan Pasar Sempurna Kecamatan Marancar. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini dilanjutkan dengan memberikan evaluasi kedapa peserta yaitu tanya jawab seputar materi asi ekslusif, peserta dapat menjawab dan menjelaskan dengan baik pertanyaan yang diajukan oleh penyuluh/pemateri. Kegiatan berjalan dengan baik dan peserta yang mengikuti kegiatan terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan.
EDUKASI CARA PENGGUNAAN OBATHIPERTENSI SECARA BENAR KEPADA LANSIA Di DESA UJUNG GURAP Haslinah Ahmad; Liana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1207

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah merupakan keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Geriatrik (lansia) di Indonesia adalah sekelompok penghuni yang menjadi fokus perhatian karena dari jumlah lansia meningkat, dan membawa berbagai masalah kesehatan. Pengetahuan yang harus dimiliki oleh pasien hipertensi meliputi arti penyakit hipertensi, penyebab hipertensi, gejala yang sering menyertai dan pentingnya melakukan pengobatan yang teratur dan terus-menerus dalam jangka panjang serta mengetahui bahaya yang ditimbulkan jika tidak minum obat. Hipertensi dapat diobati dengan pengobatan dan gaya hidup farmakologis perbaikan dengan berbasis pengetahuan yang benar. Hipertensi akan menjadi masalah jika orang tua tidak dibimbing dan dilengkapi dengan pengetahuan yang tepat tentang kesehatan hipertensi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang hipertensi lansia di Desa Ujung Gurap. Penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien hipertensi tentang pengobatannya secara benar kepada lansia. Penjelasan kesehatan tentang hipertensi pada lansia dibuat dengan metode ceramah dan diskusi. Dari penyuluhan yang di lakukan di Desa Ujung Gurap pasien hipertensi yang lansia memiliki tingkat pengetahuan cukup sebesar. Dari penyuluhan ini adalah sebagian besar pasien hipertensi di Desa Ujung Gurap memiliki tingkat pengetahuan cukup tentang penggunaan obat hipertensi yang baik dan benar kepada lansia.