cover
Contact Name
Deni Supriatna
Contact Email
denisupriatna31.ds@gmail.com
Phone
+6285777315993
Journal Mail Official
journalsjphe@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pesanggrahan 4B RT 001 RW 003, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Public Health Education
ISSN : 28072464     EISSN : 28072456     DOI : 10.53801/jphe
Core Subject : Health, Education,
Journal of Public Health Education (JPHE) is aimed at all public health practitioners and researchers and those who manage and deliver public health services and systems. It publishes original papers, reviews and short reports on all aspects of the science, philosophy, and practice of public health. It will also be of interest to anyone involved in provision of public health programmes, the care of populations or communities and those who contribute to public health systems in any way. Published four times a year, JPHE considers submissions on any aspect of public health across age groups and settings. These include: Public health practice and impact; Epidemiology and Biostatistic; Applied Epidemiology; Need or impact assessments; Health service effectiveness, management and re-design; Health Protection including control of communicable diseases; Health promotion and disease prevention; Evaluation of public health programmes or interventions; Public health governance, audit and quality; Public health law and ethics; Health policy and administration; Capacity in public health systems and workforce; Public health nutrition; Environmental health; Occupational health and safety; Reproductive health; Maternal and child health. This is not an exhaustive list and the Editors will consider articles on any issue relating to public health. JPHE also publishes invited articles, reviews and supplements from leading experts on topical issues.
Articles 91 Documents
Analisis Dampak Pola Makan terhadap Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 pada Masyarakat Usia Produktif : Analysis of the Impact of Diet on the Incidence of Type 2 Diabetes Mellitus in People of Productive Age Siagian, Trinita Debora; Pakhpahan, Judika; Nina, Nina; Maspupah, Tari; Octavianie, Gina
Journal of Public Health Education Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Public Health Education
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jphe.v3i1.162

Abstract

Pendahuluan: Perubahan pola makan masyarakat Indonesia yang kini merujuk pada pola makan tinggi kalori, tinggi lemak dan kolesterol terutama pada makanan siap saji (fast food) yang berdampak meningkatkan risiko diabetes. Pola makan penderita Diabetes Melitus tipe 2 di Puskesmas Cibinong yang tidak baik yaitu, jadwal makan yang tidak teratur, konsumsi makanan yang tinggi karbohidrat, dan pemilihan makanan dan minuman masa kini tinggi zat tambahan dan makanan siap saji serta pemanis buatan. Tujuan: Untuk mengetahui dampak pola makan yang menyebabkan kejadian diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja puskesmas cibinong. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik yang dilaksanakan pada 30 April – 20 Mei Tahun 2022. Lokasi penelitian berada di Puskesmas Cibinong Kabupaten Bogor. Dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang peserta Prolanis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi pustaka. Metode analisa data yang digunakan adalah dengan Metode Kriteria Matriks (Criteria Matrix Technique). Pengolahan data yang dilakukan dari data sekunder (Data Puskesmas Cibinong) dan data primer (Wawancara dan Pengisian Kuesioner), dikumpulkan dan diolah dengan menggunakan Microsoft word. Hasil: Penelitian ini menunjukan hasil skala prioritas Konsumsi makanan tinggi karbohidrat menempati urutan pertama, diikuti urutan kedua jadwal makan yang tidak teratur, dan urutan terakhir pilihan makanan masa kini tinggi zat tambahan. Prioritas alternatif penyelesain masalah yang dapat dilakukan adalah dengan memodifikasi diet dengan menggunakan aplikasi 3J (jadwal, jenis, dan jumlah makanan) untuk mengatur pola makan penderita diabete melitus. Kesimpulan: Terdapat 3 faktor pola makan penyebab kejadian diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Cibinong yaitu, konsumsi makanan tinggi karbohidrat, jadwal makan yang tidak teratur, dan pemilihan makanan masa kini tinggi zat tambahan.
Hubungan Pengawasan, Sikap, dan Prasarana dengan Perilaku 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin): The Relationship between Supervision, Attitudes and Infrastructure with 5R Behavior (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin) Samoling, Inggriana Kombong; Saputra, Fajar; Triyono, Agus
Journal of Public Health Education Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Public Health Education
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jphe.v3i1.163

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin minimnya terjadi kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, kebakaran, peledakan dan pencemaran lingkungan. K3 dapat ditingkatkan salah satu nya dengan menerapkan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). 5R akan lebih optimal dengan adanya pengawasan pada saat melakukan aktivitas kerja. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana hubungan pengawasan dengan perilaku 5R pada proyek Stasiun LRT Jatimulya Bekasi Timur tahun 2019. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu observasionalanalitik dengan menggunakan desain cross-sectional. Responden dalam penelitian ini sebanyak 80 responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukan ρ-value=1000 pada variabel perilaku, ρ-value=0.049 pada variabel sikap dan hasil ρ-value=0.011 pada variabel sarana. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara pengawasan dengan perilaku 5R, namun terdapat hubungan antara sikap dan prasarana dengan perilaku 5R pada pekerja Proyek Stasiun LRT di Jatimulya Bekasi Timur tahun 2019.
Analisis Pemberian ASI Ekslusif pada Wanita Kerja/ Karir di Wilayah Kota Depok Tahun 2021: Analysis of Exclusive Breastfeeding for Working/Career Women in the Depok City Area in 2021 Sari, Agustina; Kurnia, Anggraeni; Kartini, Aprilia; Arafat, Prasda Fakih; Syahril, Taupik
Journal of Public Health Education Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Public Health Education
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jphe.v3i2.165

Abstract

Pendahuluan: Air Susu Ibu (ASI) adalah sumber makanan bagi bayi yang di produksi oleh kelenjar payudara ibu yang mengandung unsur gizi lengkap. ASI eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman tambahan lain pada bayi berumur 0 sampai 6 bulan. Bahkan air putih tidak diberikan dalam tahap ASI eksklusif ini. Pedoman  internasional  yang  menganjurkan  pemberian  ASI  eksklusif  selama  6  bulan  pertama  didasarkan  pada  bukti  ilmiah tentang manfaat ASI bagi daya tahan hidup bayi, pertumbuhan, dan perkembangannya. Banyak ibu yang pemahamannya tentang ASI eksklusif cukup tetapi tidak memberikan ASI eksklusif. Salah satu penyebabnya adalah ibu harus segera kembali bekerja. Tujuan: Untuk menganalisis pemberian ASI ekslusif pada wanita kerja/ karir di wilayah Kota Depok Tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan secara online melalui observasi google formulir (kuisioner) pada Maret - Agustus 2020 di wilayah Kota Depok dan pengumpulan data sekunder melalui Profil Kesehatan Kota Depok dan beberapa jurnal penelitian terdahulu. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 1018 responden. Pengolahan data yang dilakukan dari data sekunder (Profil Kesehatan Kota Depok 2018 dan jurnal pendukung lain) dan data primer (kuisioner-google formulir) menggunakan Microsoft Word. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa cakupan ASI eksklusif di Puskesmas Cimanggis Depok Tahun 2021 yaitu 585 responden (57,46%) angka ini lebih rendah dari proporsi cakupan ASI eksklusif Kota Depok yaitu 63,4%. Kesimpulan: Terdapat faktor yang mempengaruhi cakupan ASI ekslusif adalah usia, status pendidikan, pekerjaan, tempat persalinan, waktu inisiasi dini menyusui. Upaya peningkatan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan penyuluhan tentang pentingnya ASI ekslusif pada bayi dan cara mengatur waktu pada ibu karir.
Hubungan Pengetahuan, Dukungan Suami, dan Jarak ke Fasilitas Kesehatan dengan Kepatuhan Jadwal Kunjungan Akseptor KB Depo Medroxy Progesterone Acetate (DMPA): Relationship between Knowledge, Husband's Support, and Distance to Health Facilities with Compliance with the Visit Schedule for KB Acceptors Depo Medroxy Progesterone Acetate (DMPA) Olivia, Devi; Zakiah, Rofi’atun
Journal of Public Health Education Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Public Health Education
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jphe.v3i2.170

Abstract

Introduction: DMPA contraception is a contraceptive in the form of a liquid containing only the hormone progesterone which is injected intramuscularly into the woman's body (periodically) every 3 months. Knowledge, family support, and distance to health facilities are factors that influence adherence to the DMPA family planning visit schedule. Objectives: This study aims to determine the relationship between knowledge, husband's support, and distance to health facilities with adherence to DMPA injection family planning visits at PMB Yulis Setyaningsih, SKM., S.ST., Bd., M.Kes. Method: Using analytical descriptive methods with quantitative methods through a cross sectional approach. The sampling technique in this study used a total sampling technique with a sample of 42 respondents. The instrument used was a Likert scale questionnaire. Test data analysis using univariate analysis and bivariate analysis with chi-square test Result: The results showed that the relationship between knowledge compliance with visit compliance with p-value was 0.000, husband support for visit compliance with p-value was 0.005, and distance to health facilities on visit compliance with p-value was 0.00. Conclusion: This study concludes that there is a relationship between the variables of knowledge, husband's support, and distance to health facilities with adherence to DMPA injection family planning visits at PMB Yulis Setyaningsih, SKM., S.ST., Bd., M.Kes in 2022.
Kebijakan Pemerintah, Informasi Media Sosial, Dukungan Keluarga, dan Hubungannya terhadap Kesiapan Vaksinasi Covid-19 pada Ibu Nifas: Government Policy, Social Media Information, Family Support, and Their Relationship to Covid-19 Vaccination Readiness in Postpartum Women Fitriani, Lia
Journal of Public Health Education Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Public Health Education
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jphe.v3i2.172

Abstract

Introduction: The Covid-19 vaccination for pregnant and lactating women uses three types of vaccines, namely the Pfizer and Moderna mRNA platform Covid-19 vaccines and the Sinovac virus inactivated platform vaccine, according to availability. Government policies, social media information, and family support are factors that influence the readiness for Covid-19 vaccination in postpartum mothers. Objectives:  This study aims to determine the relationship between government policies, social media information, and family support with readiness for Covid-19 vaccination in postpartum mothers at the Paninggilan Health Center. Method: Using descriptive analytics with a cross-sectional approach. The sampling technique in this study used total sampling, where the sample used was 64 respondents. The instrument used is using a questionnaire. Then the data were analyzed using univariate analysis and bivariate analysis through statistical chi-square tests. Result: The results showed that the relationship between government policy and Covid-19 vaccination readiness obtained a p-value of 0.004, social media information with Covid-19 vaccination readiness obtained a p-value of 0.000, and family support with Covid-19 vaccination readiness obtained a p-value of 0.000. Conclusion: There is a relationship between government policy variables, social media information, and family support with the readiness of covid-19 vaccination for postpartum mothers at the Paninggilan Health Center in 2022.
Hubungan Kualitas Pelayanan, Promosi dan Kepuasan Pelanggan terhadap Loyalitas Pelanggan Griya Sehat Kementerian Kesehatan Tahun 2021: The Relationship between Service Quality, Promotion and Customer Satisfaction on Customer Loyalty of Griya Sehat Ministry of Health in 2021 Pradana, Hermawan Andi; Pujiati, Purwani; Nina, Nina
Journal of Public Health Education Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Public Health Education
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jphe.v3i2.178

Abstract

Latar Belakang: Tingkat loyalitas pelanggan terhadap pelayanan kesehatan dapat diukur melalui kualitas pelayanan, kepuasan dan promosi yang diterima oleh pelanggan selama kunjungan. Pelayanan kesehatan Griya Sehat yang berkualitas akan berdampak positif terhadap kepuasan pelanggan sehingga pelanggan akan loyal dan akan berkujung kembali di tempat yang sama. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan, pomosi, dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan Griya Sehat Kementerian Kesehatan. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 779 orang.  Pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Metode pengumpulan data dilaksanakan dengan melakukan observasi. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 264 responden. Uji yang digunakan menggunakan uji chi-square (α=0,05). Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diketahui hubungan kualitas pelayanan dengan loyalitas pelanggan (p-value = 0,027), hubungan promosi dengan loyalitas pelanggan (p-value = 0,901), dan hubungan kepuasan pelanggan dengan loyalitas pelanggan (p-value = 0,024) Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kualitas pelanggan dengan loyalitas pelanggan pada klien Griya Sehat. Tidak terdapat hubungan antara promosi dengan loyalitas pelanggan pada klien Griya Sehat. Terdapat hubungan antara kepuasan pelanggan dengan loyalitas pelanggan pada klien Griya Sehat.
Analisa Perilaku Merokok pada Usia Produktif terhadap Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Cilodong: Analysis of Smoking Behavior in the Productive Age on Health in the Cilodong Community Health Center Work Area Alifiana, Winanda; Manenti, Dini Auliana; Cahyani, Intan; Rafsanjani, Naufal Muhammad; Sopian, Sabiha Mawaddah; Hakim, Achmad Lukman
Journal of Public Health Education Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Public Health Education
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jphe.v3i2.179

Abstract

Latar belakang: Berhenti merokok adalah hal yang tidak mudah dilakukan, terutama pada seseorang yang sudah sangat kecanduan nikotin. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) pada Tahun 2020 tentang perilaku dan kebiasaan merokok di Jawa Barat, yaitu jumlah perokok di Provinsi Jawa Barat sebanyak 26,93%. Jumlah perokok ini didominasi oleh pria, sedangkan perokok wanita itu minoritas yang prevalensi merokoknya pada 1 bulan terakhir. Tujuan: Untuk menganalisis perilaku berhenti merokok di wilayah Puskesmas di Kecamatan Cilodong. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif berupa pengumpulan data sekunder dan data primer yang dikumpulkan secara langsung dengan observasi, wawancara, dan Focus Group Discussion (FGD). Sampel dalam penelitian ini yaitu masyarakat usia produktif di wilayah Kecamatan Cilodong dengan jumlah responden 30 responden. Setelah data dikumpulkan kemudian diolah dan disajikan dengan Microsoft Word dalam bentuk angka, tabel dan narasi. Hasil: Berdasarkan hasil wawancara didapatkan tiga permasalahan utama, yaitu kurangnya pengetahuan masyarakat terkait hidup sehat tanpa rokok, kebijakan KTR belum tersosialisasikan dengan baik dan kurangnya dukungan tokoh masyarakat dan tokoh agama terkait hidup sehat dan KTR. Kesimpulan: Analisis ini menunjukkan bahwa perilaku berhenti merokok menjadi permasalahan yang serius karena memang masih kurang pengetahuan yang mendalam terkait dampak dan bahaya rokok. Oleh karena itu, alternatif dari penyelesaian masalah untuk meminimalkan perokok aktif yaitu membentuk RT Binaan Anti Rokok.
Analisis Capaian Cakupan Angka Bebas Jentik di Wilayah Puskesmas Sukmajaya Depok 2022: Analysis of the Achievement of Larva Free Rate Coverage in the Sukmajaya Community Health Center Area, Depok 2022 Rahma, Firda Azkia; Rahayu, Dinda Fenia Sindhi; Nandini, Mutiara; Barriyah, Ratu Alfiyatul; Prawira, Luqman Yoga
Journal of Public Health Education Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of Public Health Education
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jphe.v3i3.182

Abstract

Pendahuluan: DBD merupakan penyakit berbasis lingkungan yang angka kejadiannya dapat dikurangi dengan melakukan upaya pengendalian vektor, salah satunya adalah Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Pada bulan April dan Mei 2021, Kabupaten Sukmajaya mempunyai jumlah kasus DBD yang cukup tinggi yaitu sebanyak 77 kasus. Tujuan: Untuk mengetahui cakupan cakupan bebas jentik di Puskesmas Sukmajaya Kota Depok. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan dalam penelitian ini diperoleh 15 responden dengan mengambil data pemantauan jentik berkala (PJB). Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui wawancara terhadap 30 rumah untuk mengidentifikasi permasalahan pencapaian cakupan ABJ di wilayah Puskesmas Sukmajaya Depok tahun 2022. Hasil: Hasil penelitian ditemukan kurangnya perilaku masyarakat dalam melakukan PSN, 3M dikarenakan kurangnya pengetahuan dalam melakukan 3M dan juga kurangnya literasi lingkungan, selain itu juga kurangnya partisipasi aktif masyarakat dalam penyuluhan Demam Berdarah Dengue. dan juga kurangnya dana, alat dan bahan untuk meningkatkan perilaku 3M di daerah tersebut. Kesimpulan: Prevalensi kejadian demam berdarah di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kecamatan Sukmajaya mengalami peningkatan. Selain itu, masih kurangnya pengetahuan masyarakat dalam menjalankan 3M dan juga kurangnya literasi lingkungan sekitar, kurangnya edukasi mengenai Demam Berdarah Dengue, serta kurangnya dana, alat dan bahan untuk meningkatkan 3M. perilaku di daerah tersebut.
Hubungan Kondisi Lingkungan Rumah, Kebiasaan Merokok dan Pengetahuan Ibu dengan Kejadian ISPA pada Anak 0-5 Tahun: Relationship between Home Environmental Conditions, Smoking Habits and Mother's Knowledge with the Incidence of ARI in Children 0-5 Years Salamat, Syahrul
Journal of Public Health Education Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of Public Health Education
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jphe.v3i3.185

Abstract

Pendahuluan: Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi di seluruh dunia, mempengaruhi berbagai kalangan usia dari anak-anak hingga lansia. ISPA umumnya paling sering terjadi pada anak dimana angka kejadian ISPA salah satunya terjadi di wilayah Puskesmas Bibinoi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan rumah, kebiasan merokok dan pengetahuan ibu dengan kejadian ISPA pada anak 0-5 tahun. Metode: Penilitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Penilitian ini di lakukan pada bulan 22 April 2022. Populasi dalam penilitian ini adalah seluruh Ibu yang memiliki balita usia 0-5 tahun yang berkunjung di Puskesmas Bibinoi. Teknik sampling yang peneliti gunakan yaitu total sampling, sehingga sampel yang didapatkan berjumlah 104 orang, instrumen penilitian menggunakan kuesioner. Uji analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil: Penilitian di peroleh  54 (51.9) responden yang tidak memiliki lingkungan rumah yang kurang baik, 56 (53.8) responden yang memiliki kebiasaan merokokok, dan 52 (50.0) responden pengetahuan Ibu kurang. Hasil penilitian  analisis p-value 0,000 kondisi lingkungan rumah  0,000 kebiasaan merokok, dan 0,000 pengetahuan ibu dengan kejadian ISPA pada anak 0-5 tahun. Kesimpulan: Ada hubungan lingkungan rumah, kebiasan merokok, dan pengetahuan ibu terhadap kejadian ISPA pada Anak 0-5 tahun di PKM Bibinoi tahun 2022.
Kandungan Formalin dan Boraks pada Makanan Jajanan: Formalin and Borax Content in Snack Foods Santoso, Doni; Rahayu, Ade Ashar; Herawati, Asri; Salsabillah, Sausan; Damayanti, Siti; Sulistiyorini, Desy
Journal of Public Health Education Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of Public Health Education
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jphe.v3i3.186

Abstract

Pendahuluan: Mengkonsumsi pangan yang tidak aman dapat membahayakan kesehatan dan jiwa konsumen,  baik  bagi  anak-anak  maupun  orang  dewasa. Bahan–bahan kimia berbahaya seperti formalin dan boraks sebagai bahan tambahan makanan mulai marak terjadi dan sering di temukan baik di jajanan maupun di bahan makanan. Menurut WHO, diperkirakan sebanyak 2 juta orang meninggal tiap tahunnya dan 1,5 juta diantaranya merupakan anak-anak Tujuan: Untuk mengetahui gambaran kandungan formalin dan boraks pada makanan jajanan melalui studi literatur. Metode: Metode penelitian ini adalah sebuah tinjauan pustaka yang bertujuan untuk menyusun, mentabulasi serta membandingkan hasil penelitian, kemudian merangkum keseluruhan penelitian. Pencarian studi dilakukan melalui situs jurnal terakreditasi melalui google scholar menggunakan kombinasi istilah pencarian “Formalin Dan Boraks pada Makanan Jajanan” dan kata kunci lainnya seperti “Boraks” dan “Formalin”. Penelaahan dilakukan pada 20 artikel kemudian peneliti menentukan artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sehingga didapat 10 artikel yang sesuai kriteria. Kriteria inklusi jurnal dalam penelitian ini meliputi: akses terbuka, jurnal teks lengkap, waktu publikasi dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2017-2022), dan relevansi dengan topik penelitian. Hasil: Hasil dari telaah full teks artikel sebanyak 20 artikel yang telah didapatkan 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Banyak studi penelitian yang tidak dipilih karena tidak memenuhi kriteria inklusi penelitian, khususnya karena jurnal yang diterbitkan berusia lebih dari sepuluh tahun. Studi penelitian menggunakan pendekatan studi kualitatif serta terdapat 1 artikel yang menyatakan bahwa dari hasil penelitian mengandung formalin, 0 artikel yang menyatakan bahwa dari hasil penelitian tidak mengandung boraks, 4 artikel yang mengandung formalin dan boraks, 1 artikel yang tidak mengandung boraks dan formalin, 2 artikel menyatakan bahwa penelitian mengandung formalin tapi tidak mengandung boraks dan 2 artikel mengandung boraks tapi tidak mengandung formalin. Kesimpulan: Hasil studi kualitatif menunjukkan bahwa ada artikel yang menyatakan mengandung formalin dan boraks, serta ada artikel yang hanya mengandung formalin atau hanya mengandung boraks.

Page 6 of 10 | Total Record : 91