cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Sistem Pendaftaran Online sebagai suatu Strategi Peningkatan Layanan Rumah Sakit : Literature Review: Online Registration System as Hospital’s Service Improvement Strategy : Literature Review Suci Widya Primadhani; Yaslis Ilyas; Amelia Intan Atthahirah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2890

Abstract

Latar Belakang: Di era digitalisasi Rumah Sakit, saat ini sedang berkembang sistem pendaftaran online khususnya di Instalasi Rawat Jalan,. Sistem pendaftaran online merupakan salah satu strategi pelayanan Rumah Sakit, diharapkan dapat mengetahui kebutuhan pasien, mereduksi waktu tunggu, meningkatkan kepuasan pasien dan efektivitas pelayanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat sistem pendaftaran online sebagai strategi peningkatan pelayanan Rumah Sakit. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode tinjauan literatur, yaitu dengan melakukan kajian dan studi terhadap artikel jurnal ilmiah berdasarkan penelusuran dari 4 basis data Scopus, ProQuest, Springer link, dan Google Scholar. Kriteria inklusi dibuat berdasarkan PICO (population, intervention, comparasion, outcome). Penelitian ini mendeskripsikan peningkatan layanan rawat jalan sebagai luaran dari penerapan sistem pendaftaran online. Hasil: Dari hasil penelusuran diperoleh tujuh artikel mengenai sistem pendaftaran online. Pelayanan rawat jalan menggunakan sistem registrasi online memiliki manfaat positif yang signifikan sebagai strategi peningkatan pelayanan, dengan mengetahui kebutuhan pasien, mereduksi waktu tunggu, meningkatkan kepuasan pasien, dan efektivitas pelayanan. Sistem pendaftaran online merupakan suatu potensi yang dimiliki Rumah Sakit sebagai suatu strategi peningkatan pelayanan serta kunjungan pasien. Bahkan pada beberapa negara, sistem pendaftaran online telah dikembangkan menjadi sistem perjanjian online. Kesimpulan: Penerapan sistem pendaftaran online dapat dilakukan sebagai suatu strategi peningkatan pelayanan Rumah Sakit.
Uji Reliabilitas dan Validitas Instrumen Literasi Kesehatan Digital untuk Mahasiswa Program Sarjana: Test the Reliability and Validity of Digital Health Literacy Instruments for Undergraduate Student Programs Sjamsuddin, Irfan Nafis; Anshari, Dien
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2902

Abstract

Latar belakang: Pengukuran literasi kesehatan belum banyak dilakukan di Indonesia, padahal literasi sebagai penanda pendahulu praktik masyarakat dalam melakukan hidup sehat. Ada berbagai instrumen pengukuran literasi kesehatan antara lain kuesioner literasi kesehatan - Health Literacy Scale-Eropean Union (HLS-EU) dan kuesioner literasi kesehatan digital - eHealth Literacy Scale (e-HEALS). Reliabilitas dan validitas kuesioner e-HEALS belum banyak diteliti di Indonesia. Tujuan: Menguji reliabilitas dan validitas kriteria instrumen literasi kesehatan digital (e-HEALS ) untuk mahasiswa. Metode: Metode penelitian deskriptif kuantitatif, desain potong lintang. Populasi seluruh mahasiswa Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat STIKes Dharma Husada, dengan kriteria inklusi aktif di bulan September 2022 dan memiliki WhatsApp. Kriteria ekslusi adalah mahasiswa semester satu yang belum mulai kuliah. Populasi berjumlah 186 mahasiswa, dengan sampel 130 mahasiswa. Analisis data menggunakan uji Cronbach Alpha dan uji korelasi Spearman. Hasil: Kuesioner e-HEALS maupun HLS-EU reliabel. Uji reliabilitas dengan Cronbach Alpha diperoleh hasil sebesar 0,789 (e-HEALS) dan 0,758 (HLS-EU). Pembuktian validitas kriteria e-HEALS dengan uji korelasi Spearman, hasilnya ada korelasi positif literasi kesehatan digital dengan literasi kesehatan pada mahasiswa (r=0,183 ; p=0,037). Kesimpulan: Kuesioner e-HEALS maupun HLS-EU reliabel, maka kuesioner tersebut dapat digunakan khususnya pada mahasiswa. Kuesioner e-HEALS valid, ditunjukan dengan adanya korelasi positif antara hasil e-HEALS dengan hasil HLS-EU pada mahasiswa.
Faktor Sosial Budaya yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak : Literature Review: Social-Cultural Factors that Affected Stunting Case in Children : Literature Review Ginting, Jessica Apulina; Ella Nurlaella Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2911

Abstract

Latar belakang: Stunting adalah kekurangan gizi kronis akibat kekurangan nutrisi dalam jangka waktu yang lama. Diperkirakan hampir seperempat anak di Indonesia mengalami stunting. Tujuan: Untuk mendeskripsikan faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak. Metode: Penulis menggunakan systematic review terhadap artikel penelitian tentang faktor sosial budaya yang menyebabkan stunting pada anak dengan pendekatan kuantitatif. Artikel penelitian didapatkan dari Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan kata kunci “sosial” “budaya” “stunting” “anak” “Indonesia”. Artikel yang digunakan dalam rentang waktu lima tahun terakhir (2018-2022) dengan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Hasil: Penelusuran artikel penelitian didapatkan 10 artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Dari artikel tersebut didapatkan tujuh tema yang menjadi faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi terjadinya stunting di Indonesia, yaitu asupan nutrisi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif, pemberian makanan pendamping ASI, sikap terhadap stunting, pola asuh anak, kebersihan lingkungan, ekonomi. Kesimpulan: Systematic review ini menjelaskan multifaktorial sosial budaya yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak di Indonesia meliputi asupan nutrisi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif, pemberian makanan pendamping ASI, sikap terhadap stunting, pola asuh anak, kebersihan lingkungan, ekonomi.
Korelasi Antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terhadap Diare pada Anak di Desa Ulee Buket Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara: Correlation Between Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) Against Diarrhea in Children in Ulee Buket Village, Tanah Luas District, North Aceh Regency Nurliah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2913

Abstract

Latar belakang: Derajat kesehatan masyarakat sangat ditentukan oleh berbagai faktor yang saling mendukung satu sama lain. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang atau keluarga dapat menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakatnya. Penyakit yang timbul akibat rendahnya PHBS dapat mengakibatkan rendahnya derajat kesehatan Indonesia dan rendahnya kualitas hidup sumber daya manusia. Tujuan: Untuk mengidentifikasi Korelasi antara Perilaku Hidup bersih dan Sehat (PHBS) terhadap diare pada anak Desa Ulee Buket Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara Tahun 2021. Metode: Jenis Penelitian ini bersifat deskriptif korelasi dengan desain penelitian adalah cross sectional. Penelitian ini menggunakan metode total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel yang berjumlah 52 orang dengan kriteria berusia 10-12 tahun, bisa membaca dan menulis, responden ada saat penelitian dilakukan, dan bersedia menjadi reponden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariar menggunakan chi-square. Hasil: Berdasarkan hasil uji chi-square didapatkan hasil bahwa untuk variabel PHBS dengan kejadian diare pada anak Desa Ulee Buket Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara banyak memiliki penerapan PHBS yang baik, dengan di peroleh nilai (p = 0,000) yang menunjukkan angka < a = 0,05, sehingga dapat disimpulkan hipotesa kerja diterima, menunjukkan ada PHBS dengan kejadian diare pada anak Desa Ulee Buket Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara Tahun 2021. Kesimpulan: Ada Korelasi antara Perilaku Hidup bersih dan Sehat (PHBS) terhadap diare pada anak di Desa Ulee Buket Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara Tahun 2021. Selain itu, saran yang diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk dapat mengembangkan lebih lanjut penelitian tentang korelasi antara PHBS terhadap kejadian diare, sehingga berguna untuk melakukan penelitian di masa yang akan datang.
Pemanfaatan Instagram sebagai Sumber Informasi Kesehatan Reproduksi Remaja (Studi Kasus Akun @Tabu.id dengan Use and Gratification Theory) : Utilization of Instagram as a Source of Adolescent Reproductive Health Information (Study of the @Tabu.id Account with Use and Gratification Theory) Ayu Khoirotul Umaroh; Fajrin, Rahmawati; Kusumawati, Maharani Ayu; Muhadzib, Muhammad Arkan; Haryudha; Elisabet, Belinda Meliana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2944

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan laporan SDKI 2017, remaja Indonesia yang pernah melakukan hubungan seksual pada usia 10-24 tahun adalah sekitar 1,5% anak perempuan dan 7,6% anak laki-laki. Akibatnya, meningkatkan risiko aborsi, HIV AIDS, dan infeksi menular seksual. Faktor pendukung yang dapat mempengaruhi perilaku adalah informasi. Salah satu akun instagram terbesar di Indonesia yang peduli dengan masalah kesehatan reproduksi dan seksual serta berbagi informasi adalah Tabu.id. Tujuan: Penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana manfaat dan kepuasan yang dirasakan oleh pengikut akun @Tabu.id dengan menggunakan teori use and gratification. Metode: Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian ini dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari sembilan remaja pengikut @Tabu.id. Instrumen penelitian ini adalah wawancara semi terstruktur untuk pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam. Analisis data menggunakan analisis tematik dengan alat bantu OpenCode 4.02. Hasil: Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa informan mengikuti akun Tabu.id karena merasa isi informasi kesehatan reproduksi mudah dipahami, pesan disampaikan secara eksplisit, tidak menghakimi, sesuai kebutuhan remaja, dan beberapa pesan diproduksi dalam bentuk video. Para informan yang aktif secara seksual mengungkapkan bahwa isinya membantu mereka untuk lebih sadar menggunakan kontrasepsi, berhubungan seks dengan aman, dan mendapatkan kontak konsultasi. Informan juga membagikan dan mendiskusikan isinya kepada teman-temannya. Kesimpulan: Variabel manfaat dan kepuasan memiliki empat tema yaitu hiburan, hubungan pribadi, identitas pribadi, dan pengawasan. Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan studi kuantitatif untuk melihat hubungan antara konten Tabu.id dengan manfaat dan kepuasan yang diperoleh pengikut berdasarkan pengalaman seksual pengikut akun tersebut.
Gambaran Keteraturan Penimbangan Balita di Posyandu Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana: An Overview of the Regularity of weighing toddlers at the Posyandu, Rumbia District, Bombana Regency Muhammad syafri; Sahdan Mustari; Irwan Amar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2959

Abstract

Latar belakang: Posyandu sebagai kegiatan peran serta masyarakat dengan tenaga pelaksanaanya para kader sukarela maka aktifitasnya terutama tergantung dari kemauan kader serta penerimaan masyarakat. Pemerintah hanya bersifat membantu dan membimbing, namun dewasa ini menunjukkan jumlah keterlibatan kader dalam kegiatan Posyandu menurun, hal ini berdampak pada menurunnya kegiatan Posyandu dan akhirnya menurunnya kunjungan ke Posyandu. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran jenis pelayanan kesehatan yang diperoleh Balita pada pelaksanaan Posyandu Kecamatan Rumbia Metode: penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan survei untuk memperoleh informasi dan gambaran keteraturan penimbangan, aktivitas kader, akses masyarakat terhadap Posyandu dan jenis pelayanan di Posyandu Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana Hasil: Data yang sudah diolah disajikan dalam bentuk tabel kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan aktivitas kader, akses Posyandu, jenis pelayanan dan keteraturan penimbangan Balita di Posyandu Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana Kesimpulan: Keteraturan penimbangan Balita di Posyandu Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana menunjukan tidak teratur setiap bulan. Aktivitas kader Posyandu pada kegiatan Posyandu Kecamatan Rumbia menunjukan tidak aktif. Akses masyarakat terhadap Posyandu yang ada di Kecamatan Rumbia menunjukan bahwa posyandu mudah diakses.
Hubungan Pola Asuh Anak Usia 36-59 Bulan dengan Kejadian Stunting di Desa Galesong Baru Kabupaten Takalar: The Relationship between Parenting for Children Aged 36-59 Months with Stunting Incidents in Galesong Baru Village, Takalar Regency Asmiana Saputri Ilyas; Sitti Herliyanti Rambu
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2960

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang terjadi karena asupan gizi yang kurang dalam jangka waktu yang lama, sehingga menyebabkan terganggunya pertumbuhan yang ditandai dengan tinggi badan yang tidak sesuai dengan umur. Kejadian stunting pada juga dipengaruhi oleh pola asuh orang tua dalam mengasuh anak, pola asuh yang kurang baik memiliki peluang yang lebuh besar anak terkena stunting dibandingkan dengan pola asuh yang baik. Tujuan: Untuk mengetahui kebiasaan pola asuh anak dengan dimensi Responsiveness dan pola asuh anak dengan dimensi Demandingness terhadap kejadian stunting di desa Galesong Baru, Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan desain Cross Sectional Study. Teknik pengumpulan sampel menggunakan teknik non probality sampling melalui pendekatan total quota sampling. Data kemudian dianalis menggunakan uji chi-square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa 51,7% anak usia 36-59 bulan mengalami stunting. Dengan dimensi pola asuh Demandingness 43,1% kejadian stunting, dan dimensi pola asuh Responsiveness 8,6 % kejadian stunting. Analisa data menggunakan uji chi-square mengindetifikasi bawa ada hubungan pola asuh dengan kejadian stunting (p=0.01 dan α=0.05). Kesimpulan: Bahwa Terdapat hubungan pola asuh anak usia 36-59 bulan dengan kejadian stunting di desa Galesong Baru
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian HIV/AIDS pada Remaja 12-15 Tahun di Puskesmas Kali Bobo Nabire: Factors Related to the Event of HIV/AIDS in Youth 12-15 Years Old in Kali Bobo Nabire Puskesmas Nanang Rahmadani; Rizky Indah Pratiwi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2962

Abstract

Latar belakang: Adapun kegiatan yang dilakukan seperti penyuluhan terhadap pekerja setiap hari senin tentang bahaya HIV/AIDS dan cara pencegahannya. Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian HIV/AIDS pada remaja usia 12-15 Tahun di Puskesmas Kali Bobo Nabire. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross- sectional. Dalam penelitian cross-sectional peneliti melakukan pengukuran variabel pada satu saat tertentu pada setiap subyek yang hanya diobsevasi satu kali dan pengukuran variabel subyek dilakukan pada saat pemeriksaan tersebut Hasil: Dalam melakukan analisis, khusunya terhadap data penelitian akan menggunakan ilmu statistik terapan yang disesuaikan dengan tujuan yang hendak dianalisis. Apabila penelitiannya deskriptif, maka akan menggunakan statik deskriptif Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian mengenai hubungan sikap dengan kejadian HIV/AIDS pada remaja usia 12-15 Dari hasil analisa data dengan menggunakan uji statistik chi-square, diperoleh nilai p=0,589,(α>0,05), hal ini berarti Ha ditolak dan Ho diterima. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan Kejadian HIV/AIDS Pada Remaja Usia 12-15 Tahun Di Puskesmas Kalibobo Nabire.
Analisis Faktor Risiko Kematian Pasien Covid-19 di RSUD Sayang Rakyat Kota Makassar: Analysis of Risk Factors for Death of Covid-19 Patients at Sayang Rakyat Hospital in Makassar City Abdillah, Muhammad Nurshabri; Rauf, Nur Inayah; Andi Muhammad Ardan; Nur Hamdani Nur; Darwin Safiu
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2966

Abstract

Latar belakang: Di Indonesia, jumlah kasus COVID-19 terus mengalami peningkatan yang signifikan. Provinsi Sulawesi Selatan merupakan provinsi dengan angka kasus positif yang tertinggi di luar Pulau Jawa. Penyebab kematian pasien Covid-19 di Provinsi Selawesi Selatan sangat beragam, salah satunya penyebabnya yaitu adanya penyakit pemberat atau dikenal dengan komorbid seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, penyakit paru obstruktif kronis, dan diikuti oleh penyakit lain. Tujuan: untuk mengetahui faktor risiko kematian pasien Covid-19 dengan menganalisis faktor risiko hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) serta faktor yang paling dominan menjadi penyebab kematian pasien Covid-19. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan rancangan studi case control dan menggunakan pendekatan retrospektif.Penelitian ini di lakukan di RSUD Sayang Rakyat Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan pada bulan Agustus 2022 dengan sampel sebanyak 60 orang. Hasil: Pasien Covid-19 dengan penyakit Diabetes Militus lebih berisiko 18,30 kali meninggal dibandingkan dengan pasien Covid-19 tanpa Diabetes militus dengan OR:18,30 (p value = 0,000) , Pasien Covid-19 dengan penyakit Hipertensi lebih berisiko 5,23 kali meninggal dibandingkan dengan pasien Covid-19 tanpa Hipertensi dengan OR:5,23, (p value = 0,003). Pasien Covid-19 dengan penyakit PPOK lebih berisiko 1,81 kali meninggal dibandingkan dengan pasien Covid-19 tanpa PPOK dengan OR:1,81 (p value 0,347), dan Pasien Covid-19 dengan penyakit Jantung lebih berisiko 2,25 kali meninggal dibandingkan dengan pasien Covid-19 tanpa Penyakit Jantung dengan OR:2,25 (p value 0,278) Kesimpulan: Diabetes militus merupakan faktor yang paling berisiko menyebabkan kematian pada pasien Covid-19 di RSUD Sayang Rakyat dibandingkan dengan hipertensi, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan penyakit jantung.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Angka Kejadian Status Gizi Balita di Kota Banjarmasin: Analysis of Factors Related to the Incidence of Nutritional Status in Under-Fives in the City of Banjarmasin Ari Widyarni; Netty; Husnul Khatimatun Inayah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2980

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan hasil PSG Tahun 2017 didapatkan sebanyak 17,8% balita menderita gizi kurang, diantara balita gizi kurang tersebut sebanyak 12,7% adalah balita pendek atau sekitar 150,8 juta balita di dunia mengalami stunting. Angka stunting propinsi Kalimantan Selatan sebesar 33,8% dan Kota Banjarmasin sebesar 28,75% yang menunjukkan lebih besar dari batasan yang ditetapkan oleh Word Health Organizaion (WHO) yaitu 20%. Data tahun 2017 Kalimantan Selatan dengan presentase balita usia 1-5 tahun yang mengalami gizi kurang dan buruk sebesar 21% masih lebih tinggi dibandingkan angka nasional sebesar 17,8% dan merupakan urutan ke-5 dari 37 propinsi di Indonesia (Kemenkes, 2018). Tujuan: Menganalisis faktor yang berhubungan dengan angka kejadian status gizi balita di Kota Banjarmasin. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan desain cross sectional pada balita di Kota Banjarmasin. Analisis data secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil: Ada hubungan usia (p-value=0,000), kelengkapan imunisasi (p-value=0,000) dan pola asuh (p-value=0,020) dengan angka kejadian status gizi balita di Kota Banjarmasin. Tidak ada hubungan pengetahuan (p-value=0,210), paritas (p-value=0,109) dengan angka kejadian status gizi balita di Kota Banjarmasin. Saran: Diharapkan ibu-ibu Balita di Kota Banjarmasin untuk rutin mengikuti kegiatan penyuluhan tentang gizi seimbang bagi Balita yang diadakan baik oleh Posyandu, Puskesmas atau Tenaga Kesehatan lainnya untuk peningkatan pengetahuan orang tua mengenai gizi kurang, pola makan anak, gizi seimbang, pola pengasuhan yang baik

Page 41 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue