cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Pengaruh Pengarahan Kepala Ruang Mengoptimalkan Peran Ketua Tim dengan Kinerja Perawat : Literature Review: The Effect of Direction of The Head of Room to Optimize the Role of Team Leaders with Nurse Performance : Literature Review C Situmorang, Renta Anita; Emiliana Tarigan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4139

Abstract

Latar belakang: Kepala ruang bertanggung jawab terhadap kualitas pelayanan keperawatan. Salah satu fungsi yang dilakukan oleh seorang kepala ruang untuk meningkatkan kualitas pelayanan dalam keperawatan adalah pengarahan dimana seorang kepala ruang memiliki kemampuan dalam motivasi, delegasi, supervisi dan koordinasi perencanaan yang telah diorganisasikan. Dengan pengarahan yang efektif dari kepala ruang kepada ketua tim akan membangun tim yang solid, rasa tanggung jawab, kerja sama baik dan kinerja perawat meningkat. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengarahan kepala ruang mengoptimalkan peran ketua tim dengan kinerja perawat. Metode: Artikel ini ditulis dengan metode studi literatur yang dianalisis dari beberapa jurnal yang terkait dengan topik yang diambil, jurnal ditelusuri melalui Proquest, Pubmed, Google Scholar, Garuda, Sinta, yang kemudian diseleksi sesuai dengan topik, pencarian literature dilakukan dengan kurun waktu penerbitan jurnal dari tahun 2017 hingga 2023. Hasil: Hasil dari pembahasan analisis 20 literature review dengan uji hipotesis masing - masing jurnal Menunjukan bahwa terdapat pengaruh pengarahan kepala ruang mengoptimalkan peran ketua tim dengan kinerja perawat. Kesimpulan: Pengarahan yang efektif dari kepala ruang kepada ketua tim akan membangun tim yang solid, produktivitas kerja meningkat, rasa tanggung jawab dan kerja sama baik dan kinerja perawat meningkat.
Analisis Penggunaan Media Belajar Pendidikan Kesehatan Reproduksi Berbasis Aplikasi Android dan Website: Sistematic Review: Analysis the Use of Learning Media Reproductive Health Education Based on Android and Websites: Sistematic Review Risma Oktaria; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4140

Abstract

Latar belakang: Di Indonesia, pendidikan kesehatan reproduksi remaja terintegrasi dalam kurikulum yang ada, belum ada kebijakan terkait kurikulum kesehatan reproduksi di sekolah, adanya pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri untuk meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari penggunaan aplikasi buatan terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai kesehatan reproduksi Metode: Analisa pada penelitian ini menggunakan metoda systematic review menggunakan 10 jurnal yang diseleksi menggunakan diagram alur PRISMA. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan 100% penelitian menyatakan bahwa terdapat perubahan tingkat pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi menggunakan aplikasi. Kesimpulan: Penggunaan media belajar berbasis aplikasi android dan website efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi remaja.
Hambatan terhadap Imunisasi Anak: Studi Kualitatif di Salah Satu Posyandu Kota Medan: Why Children are Not Brought in for Immunization: A Qualitative Investigation at Posyandu in Medan Hasibuan, Rapotan; Ginting, Nisa Azizah Rahma
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4161

Abstract

Latar belakang: : Strategi penekanan angka infeksi penyakit pada bayi dan balita masih mengandalkan pemberian imunisasi. Imunisasi dipandang sebagai cara efektif dan aman memproteksi individu dari penyakit berbahaya, sebelum terpapar agen penyebab penyakit. Pada tahun 2021 Kota Medan baru mencapai 85,71% capaian imunisasi dasar lengkap. Lebih lanjut, pada tahun 2022 Posyandu Kelurahan Kota Matsum II belum mencapai target renstra pada imunisasi Hepatitis B, campak rubella (MR), serta DPT-HB-HIB. Tujuan: Mendeskripsikan pengetahuan ibu, sikap ibu, jumlah anak, pekerjaan, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, serta persepsi sakit dalam program imunisasi pada balita di Posyandu Kelurahan Kota Matsum II ini. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk menggali informasi lebih detail tentang pelaksanaan Program imunisasi, digunakan teknik wawancara mendalam. Wawancara mendalam ini ditujukan kepada Kepala Puskesmas, staff puskesmas, petugas kelurahan, kader posyandu serta ibu balita di Posyandu Kelurahan Kota Matsum II. Selain pengumpulan data melalui wawancara mendalam, peneliti juga melakukan observasi langsung ke lokasi penelitian dan melakukasi validasi tringulasi sumber. Hasil: Pengetahuan pada ibu balita masih minim terkait pentingnya imunisasi, sikap ibu balita mendukung penuh kegiatan imunisasi ini, jumlah anak tidak menjadi hambatan dalam pelaksanaan imunisasi, pekerjaan masih menjadi hambatan dalam pelaksanaan imunisasi karena masih banyak ibu balita yang bekerja diluar rumah, keluarga ibu balita mendukung penuh kegiatan imunisasi ini, dukungan dari tenaga kesehatan masih kurang dikarenakan mereka jarang melakukan penyuluhan dan juga jarang mengingatkan jadwal imunisasi selanjutnya, persepsi sakit tidak menjadi hambatan. Kesimpulan: Pada penelitian ini terdapat hambatan pada pengetahuan ibu balita, pekerjaan ibu balita, serta dukungan dari tenaga kesehatan.
Analisis Implementasi Pengelolaan Obat Program Jaminan Kesehatan Nasional di RS X Wilayah Bandung Barat: Analysis of the Implementation of Drug Management for the National Health Insurance Program at Hospital X West Bandung Region Erfan Chandra Nugraha; Pujiyanto
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4162

Abstract

Latar belakang: Pelayanan obat dalam program JKN merupakan hal yang strategis. Ketersediaan dan keterjangkauan obat menjadi hal yang krusial, namun demikian masih terdapat tantangan dalam pelayanan kefarmasian seperti kekosongan obat dan harga yang fluktuatif masih terjadi. Akar permasalahan kekosongan obat program JKN antara lain kemampuan SDM yang terbatas, proses perencanaan yang tidak optimal, kendala proses pengadaan dengan e-purchasing, perbedaan harga obat pada sistem, penyedia yang terlambat dalam distribusi obat. E-katalog diharapkan oleh Pemerintah menjadi jawaban bagi kemudahan faskes dalam pengadaan obat dengan harga yang terjangkau. Adanya kebijakan terkait multiwinner dan multiprice belum dapat menjawab tantangan ketersediaan obat. Tujuan: penelitian ini bertujuan menganalisis proses pengadaan obat melalui sistem e-katalog dan e-purchasing serta ketersediaan obat dan ketepatan pemberian obat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, variabel penelitian yang diteliti meliputi: perencanaan obat, pengadaan dan pemesanan obat, penerimaan obat, proses e-katalog, proses e-purchasing, ketersediaan obat dan tepat jenis obat. Hasil: Hasil penelitian pada perencanaan Rencana Kebutuhan Obat (RKO) mengacu pada formularium nasional, RS X dalam pengelolaan persediaan belum menggunakan metode VEN-ABC serta sistem stok obat masih manual. RS X belum memanfaatkan fitur negosiasi disebabkan jumlah volume pembelian serta penyedia yang tidak dapat dinegosiasi. Pemberian obat serta pelayanan informasi obat di RS X sesuai standar pelayanan kefarmasian. Kesimpulan: Pengelolaan obat program JKN dilaksanakan oleh Apoteker dan Apoteker bertanggung jawab mengkoordinasikan pelayanan obat serta mengkomunikasikan dengan dokter penulis resep terkait jika terjadi ketidaksesuaian resep dengan formularium RS atau tidak tersedia. RS X memiliki komitmen tidak ada iur biaya serta kebijakan penggantian atau reimburse jika terpaksa membeli obat diluar RS saat terjadi kekosongan.
Perbedaan Gula Darah Sewaktu pada Pasien Hipertensi yang Melakukan Olahraga dan Tidak Melakukan Olahraga: Hypertension and Blood Sugar Differences Patients Who Are Doing Exercise and Not Doing Exercise Renni, Renni; Solikhah, Solikhah; Sukesi, Tri Wahyuni
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4172

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat menyebabkan kematian. Hipertensi juga menjadi salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko terjadinya penyakit diabetes melitus. Hipertensi dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kurangnya aktivitas fisik. Aktivitas berupa olahraga adalah suatu tindakan fisik yang dapat membakar kelebihan lemak dalam tubuh, selain itu saat melakukan olahraga, otot membantu membakar gula atau glukosa dan meningkatkan kerja insulin. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan gula darah sewaktu pada pasien hipertensi yang melakukan olahraga dan tidak melakukan olahraga. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar Checklist, dan data yang digunakan adalah data sekender. Sampel penelitian ini berjumlah 285 penderita hipertensi yang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Anutapura Kota Palu. Hasil: Beradasarkan hasil analisis bivariat gula darah sewaktu memiliki nilai probabilitas (p= 0,003), hal ini menunjukan bahwa gula darah sewaktu memiliki perbedaan yang signifikan pada pasien hipertensi yang melakukan olahraga dan tidak melakukan olahraga di Rumah Sakit Umum Anutapura Kota Palu. Kesimpulan: Terdapat perbedaan gula darah sewaktu pada pasien hipertensi yang melakukan olahraga dan tidak melakukan olahraga di Rumah Sakit Umum Anutapura Kota Palu.
Analisis Faktor Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan : Literature Review: The Factor Analysis of Waiting Time for Out Patient Services : Literature Review Kristina Supriyati; Indriati Kusumaningsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4174

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan rawat jalan merupakan salah satu unit penyumbang pasien terbesar dan merupakan citra terdepan rumah sakit dalam system pelayanan kesehatan sehingga harus dikelola dengan managemen mutu pelayanan yang baik. Sistem antrian di rumah sakit menjadi permasalahan yang masih terjadi. Hal ini dikarenakan waktu tunggu pasien sejak mendaftar sampai ruang pemeriksaan lebih lama dari tindakan pelayanan yang diterima. Tujuan: Untuk mengetahui peningkatan pelayanan rawat jalan adalah dengan memperbaiki waktu tunggu sebagai bentuk pelayan prima yang diberikan oleh Rumah Sakit. Factor yang memepengaruhi waktu tunggu pelayanan rawat jalan adalah pelayanna administrasi, sumber daya manusia yang terampil dan sarana prasarana yang mendukung pelayanan. Metode: Jurnal yang digunakan dalam literature review berjumlah 20 jurnal. Penulusuran jurnal dilakukan melalui tiga database yaitu EBSCO, ProQuest, dan Google Scholar. Hasil: Berdasarkan kasus yang ada dan pengumpulan jurnal terhadap analisis factor waktu tunggu pelayanan rawat jalan menunjukan data yang bervariasi. Kesimpulkan: Faktor proses administrasi pendaftaran, sumber daya manusia dan sarana pra sarana adalah faktor yang berhubungan dengan lama waktu tunggu pasien di unit rawat jalan.
Aplikasi Metode Pendidikan Kesehatan Demonstrasi dengan Media Short Education Movie (Sem) terhadap Pengetahuan Perawatan Luka pada Anak di Sdn Mojorejo 2 Sragen: Application of Health Education Demonstration Method with Short Education Movie (SEM) Media on Knowledge of Wound Care in Children at SDN Mojorejo 2 Sragen Irma Mustika Sari; Erika Dewi Noorratri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4176

Abstract

Latar belakang: Kecelakaan bisa terjadi di mana saja, kapan saja, dan kepada siapa saja. Interaksi dalam bermain kadang-kadang membawa risiko cedera bagi anak-anak sekolah dasar. Pengetahuan anak usia sekolah dasar masih kurang mengenai perawatan luka, usia tersebut rentan mengalami cidera yang dapat menyebabkan luka dan berpotensi infeksi. Kejadian kecelakaan yang terjadi di lingkungan sekolah sangat beragam misalnya karena terpeleset, adanya luka memar, luka bakar, ataupun luka lecet akibat trauma benda tumpul. Prevalensi kejadian cedera tertinggi pada status anak sekolah yaitu sebesar 13% dan pada rentang usia 5-14 tahun. Salah satu cara untuk melakukan pertolongan pertama cedera pada anak adalah dengan pendidikan kesehatan demonstrasi dengan media Short Education Movie (SEM). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pendidikan kesehatan demonstrasi dengan media Short Education Movie (SEM) terhadap pengetahuan perawatan luka pada anak di SDN Mojorejo 2 Sragen Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasy eksperimental study one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling sejumlah 77 responden yang dilakukan selama bulan Juli 2023. Responden mengisi kuesioner yang berisi 17 pernyataan tentang perawatan luka ringan. Hasil: Hasil analisis Wilcoxon test menunjukkan nilai signifikan ? = 0,000 < dari taraf nyata yaitu 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode pendidikan kesehatan demonstrasi dengan media Short Education Movie (SEM) terhadap pengetahuan perawatan luka pada anak di SDN Mojorejo 2 Sragen. Tingkat pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi mengalami peningkatan sebesar 83,34% dan masuk ke kategori tingkat pengetahuan baik. Kesimpulan: Pemberian pendidikan kesehatan demonstrasi dengan media Short Education Movie (SEM) dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang perawatan luka ringan
Analisis Pengelolaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Karyawan Rumah Sakit di Masa Pandemi: Studi Kasus Covid-19 pada Karyawan di Rumah Sakit Islam Kendal: Analysis of Occupational Health And Safety Management of Hospital Employees During a Pandemic: A Case Study of Covid-19 in Employees at Kendal Islamic Hospital Joko Sudiarto; Chriswardani Suryawati; Hanifa Maher Denny
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4182

Abstract

Latar belakang: Tahun 2019 tepatnya pada bulan Desember, telah diketahui penyakit pernafasan akut yang disebabkan oleh virus corona/ COVID-19 (corona virus desiase-19). Penularan COVID-19 pada tenaga kesehatan menjadi isu yang sangat penting di era pandemic ini. Di Indonesia data dari lapor COVID-19 tanggal 15 juli 2021, Jumlah kematian tenaga kesehatan tercatat 1.292 meninggal akibat COVID-19. Data yang ditemukan sebaran COVID-19 ternyata juga sudah menginfeksi pada karyawan rumah sakit islam Kendal. Total populasi 512 karyawan, 20% terpapar COVID-19 yaitu 118 karyawan, dengan sebaran kasus yang paling tinggi terjadi pada tenaga medis yaitu 14%. Tujuan: Kesehatan dan keselamatan kerja adalah suatu usaha dan upaya untuk menciptakan perlindungan dan keamanan dari kerugian seperti bahaya, baik fisik, mental maupun emosi terhadap pekerja. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus single case. Pengumpulan data mengunakan teknik purposive sampling dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam. Pengelohan data penelitian ini dilakukan dengan mengamati pengelolaan kesehatan dan keselamatan kerja karyawan rumah sakit di masa Pandemi : Studi kasus COVID-19 pada karyawan di Rumah Sakit Islam Kendal. Data sekunder digunakan untuk mendukung dan berhubungan dengan variabel penelitian atau masalah penelitian. Hasil: Pengelolaan COVID-19 di RSI Kendal pada dasarnya sudah menyesuaikan dengan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah mulai dari kebijakan/regulasi, penyediaan serta dalam penyediaan APD. Akan tetapi masih ada beberapa kendala dalam pelaksanaanya, sehingga masih banyak karyawan yang tertular dan terpapar COVID-19. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain, kelelahan, imunitas yang turun, stress dan masih banyak petugas dan karyawa yang tidak disiplin dengan prokes. Kesimpulan: Secara umum pengelolaan kesehatan dan keselamatan kerja karyawan di Rumah Sakit Islam Kendal dimasa pandemi sudah dijalankan menyesuaikan dengan standart penanganan COVID-19 dari pemerintah.
Analisis Hasil Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal di Pos Gizi pada Balita Underweight di Kota Tangerang 2023: Analysis of the Results Giving Local Food in Pos Gizi to Underweight Toddlers in Tangerang City 2023 Dian Rahmawati; Trini Sudiarti; Yuni Pradilla Fitri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4184

Abstract

Latar Belakang: Salah satu indikator kesehatan yang dinilai pada Sustainable Development Goals di Indonesia adalah status gizi balita. Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia Tahun 2022, diketahui prevalensi stunting di Indonesia menurun 2,8%. Besar penurunan angka tersebut dari 24,4% pada tahun 2021 menjadi 21,6% pada tahun 2022. Sementara prevalensi underweight di Indonesia meningkat 0,1% , Tahun 2021 sebesar 17%, pada tahun 2022 meningkat menjadi 17,1%. Salah satu upaya pemerintah di Kota Tangerang dalam mengatasi masalah kekurangan gizi melalui program Pemberian Makanan Tambahan Lokal di POS GIZI. Kegiatan ini berlangsung pada periode bulan Mei Tahun 2023. Sasaran dalam pemberian makanan tambahan lokal adalah balita underweight usia 6-59 bulan sebanyak 397 balita yang dipilih secara purposive, tersebar di 37 Puskesmas se-Kota Tangerang. Anggaran pengadaan PMT lokal POS GIZI bersumber dari anggaran Dana Alokasi Khusus Bantuan Operasional Kesehatan Puskesmas Tahun 2023. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hasil pelaksanaan program pos gizi terhadap berat badan dan status gizi balita underweight. Metode: Analisis yang digunakan adalah Uji Statiskik Parametrik dua sampel berpasangan dengan uji Paired T Test. Hasil: Berdasarkan uji Paired T Test menunjukkan bahwa untuk kategori usia balita 12-23 bulan nilai sig 2-tailed sebesar 0,038 (< 0,05). Kesimpulan: Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan (Sig < 0,05) antara Berat Badan balita pada hari pertama dengan Berat Badan balita setelah diberikan PMT selama empat belas hari di Pos Gizi. Hal ini menunjukkan bahwa PMT lokal melalui Pos Gizi dapat menjadi solusi dalam penanganan balita underweight di Wilayah kerja Kota Tangerang.
Pengembangan Media Edukasi Anemia & Pangan Halal Sumber Zat Besi Berbasis Video, Website, & E-Leaflet: Development of Educational Video, Website, and E-Leaflet about Anemia and Halal Food Source of Iron Alfiah, Elma; Andi Mukramin Yusuf; Amalina Ratih Puspa
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4187

Abstract

Latar belakang: Berbagai pendekatan dapat dilakukan dalam upaya mengatasi anemia, salah satu diantaranya adalah melalui pemberian edukasi dan promosi gizi seimbang, gaya hidup bersih dan sehat, dan fortifikasi makanan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media edukasi berbasis video, website, dan e-leaflet terkait anemia dan pangan halal sumber zat besi dalam rangka mengatasi anemia pada remaja. Metode: Desain penelitian ini adalah quasy experiment. Penelitian dilakukan di Kabupaten Bogor dari bulan Maret hingga bulan November 2021. Pengembangan media secara menyeluruh diselenggarakan pada 5 bulan pertama, sedangkan intervensi media dilakukan setelahnya. Responden di dalam penelitian ini terbagi atas 3 kelompok, yaitu kelompok video, kelompok website, dan kelompok e-leaflet; dengan masing-masing kelompok terdiri atas 25 siswa/i. Hasil: Penelitian ini menghasilkan 3 (tiga) media edukasi berupa video, website, dan e-leaflet yang dikembangkan berdasarkan masukan dari para guru. Seluruh media di dalam penelitian ini secara signifikan mampu meningkatkan pengetahuan siswa/i yang dilihat melalui peningkatan skor pengetahuan. Media terbaik dipilih berdasarkan kemampuannya dalam meningkatkan pengetahuan siswa/i yang dilihat melalui perubahan skor pengetahuan yang paling tinggi dari sebelum dan setelah pemaparan media, yang di dalam penelitian ini ditunjukkan oleh media edukasi video (peningkatan skor sebanyak 23.7 poin). Kesimpulan: Media edukasi dalam bentuk video merupakan media yang terbaik dalam meningkatkan pengetahuan terkait anemia dan pangan halal sumber zat besi

Page 72 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue