cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Efektifitas Aromatherapi Lemon terhadap Mual & Muntah Pada Kehamilan Trimester I : Literature Review: Effectiveness of Lemon Aromatherapy Against Nausea & Vomiting in the First Trimester of Pregnancy: Literature Review Nabila Shafa Aisya; Isna Hudaya; Atika Zahria Arisanti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4195

Abstract

Latar belakang: Mual dan muntah saat kehamiilan (morning sickness) dirasakan sekitar 70-80% perempuan pada masa kehamilan banyak terjadi pada masa kehamilan 5-12 minggu. Mual dan muntah saat kehamilan bila keadaan ini tidak segera ditangani mampu menyebabkan hiperemesis gravidarum yang dipaparkan terjadi kurang lebih 0,05-2% dari seluruh kehamilan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menelaah lebih dalam lagi prihal efektiitas pada aromaterapi lemon terhadap pengaruh aromaterapi terhadap mual serta muntah (emesis gravidarum) Metode: Tinjauan ini menggunakan beberapa sumber mencakup studi pencaarian sistematis database terkomputerisasi (Pubmed serta Google Shcoolar) yang diambil pada waktu 5 tahun terakhir dari tahun 2017-2021. Kriteria dalam menemukan kunci penelusuran literature review yaitu “mual dan muntah”, “aromaterapi lemon”, “ibu hamil”, dan “emesis gravidarum”. Hasil: Mual dan muntah adalah ciri khas keluhan kehamilan yang hampir tak terelakkan, dengan prevalensi diperkirakan 35% sampai 91% pada wanita hamil. Efek fisik dan psikologis yang luar biasa ada pada wanita yang mengalami gejala ini, bersama dengan kendala yang signifikan dalam gaya hidup ibu hamil, yang berdampak serius pada kualitas hidup pada keluarga, serta kemampuan dalam melakukan kegiatan sehari-hari, fungsi sosial serta pula tingkat stres ibu hamil. Kesimpulan: Sesudah meneliti literatur review pada 4 publikasi ilmiah yang telah relevan yaitu prihal pengaruh pemberian aromaterapy lemon pada mual serta muntah pada ibu hamil trimester I di dapatkan ternyata adanya efek terhadap intervensi aromaterapy lemon pada mual serta muntah ibu hamil trimester I.
Faktor Dominan terhadap Kejadian BBLR di Kecamatan Bunguran Timur: The Dominant Factors on the Incidence of Low Birth Weight in Bunguran Timur Sub-district Anisa Permatasari; Diah Mulyawati Utari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4199

Abstract

Latar Belakang: Berat badan lahir sebagai indikator kesehatan yang sangat penting dan merupakan faktor utama kelangsungan hidup dan tumbuh kembang bayi di masa yang akan datang. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor dominan terhadap kejadian BBLR di Kecamatan Bunguran Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain case control. Sampel pada penelitian ini diambil berdasarkan jumlah kunjungan ibu hamil bulan Januari sampai Desember 2021 dan ibu bersalin selama bulan Januari sampai Desember 2021 dan Januari sampai April 2022. Hasil: Hasil penelitian diperoleh nilai pvalue pekerjaan (p=1,000), umur (p=0,727), paritas (p=1,000), pemeriksaan ANC (p=0,748), LILA (p=0,640), dan tinggi badan ibu (p=0,037) dan faktor dominan terhadap kejadian BBLR adalah tinggi badan ibu. Kesimpulan: Perlunya optimalisasi pelayanan kesehatan yang berkesinambungan (continuum of care) yang berfokus pada sasaran 1000 HPK dan remaja putri melalui pendekatan keluarga, sehingga dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Kesiapan pertumbuhan yang optimal terutama tinggi badan wanita, karena pada saatnya seorang wanita akan melalui proses kehamilan dimana tinggi badan ibu berhubungan dengan berat lahir bayi.
Aplikasi “Terapi” Usaha Berbasis Teknologi Digital untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Kota Palu: Digital Technology-Based Business "Terapi" Application to Improve Palu City Health Services M. Fakhrul Hardani; M. Rinaldhi Tandah; Ririen Hardani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4201

Abstract

Latar belakang: Teknologi digital sudah banyak digunakan dalam dunia perbisnisan, contohnya dalam pelayanan kefarmasian. Banyak apotek - apotek online didirikan pada sebuah platform aplikasi yang sudah terkenal, tetapi sangat disayangkan hal ini menyebabkan hilang pula peran seorang apoteker didalam platform tersebut. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah membuat perangkat lunak berbasis mobile apps yang bekerja dengan sistem apotek online tanpa menghilangkan peran apoteker dan menentukan sistem regulasi penyerahan obat pada aplikasi Terapi Metode: Mobile apps terapi dibuat dengan menggunakan android studio, penentuan data dan informasi, penentuan system dispensing obat, desain aplikasi, penambahan fitur aplikasi, pembuatan logo aplikasi, pembuatan data base , desain interface aplikasi Hasil: aplikasi Terapi akan menampilkan 6 fitur utama yaitu menu Obat, Apotek, Apoteker, Rumah Sakit, Gawat Darurat, dan Order. Pengujian dilakukan dengan metode Black Box Testing dengan hasil pengujian valid. Regulasi dispensing obat pada penggunaan aplikasi Terapi menganut system penyerahan obat berdasarkan golongan obat. Golongan obat keras & psikotropik tidak dapat dilayani melalui aplikasi terapi karna terkait penggunaan yang harus diawasi, efek samping dan toksisitas obat. Pemesanan obat yang tidak dilayani, pengguna akan diarahkan aplikasi untuk mendapatkan obat langsung pada apoteker dan dokter praktek Kesimpulan: aplikasi Terapi akan menampilkan 6 fitur utama yaitu menu Obat, Apotek, Apoteker, Rumah Sakit, Gawat Darurat, dan Order. Regulasi dispensing obat pada penggunaan aplikasi Terapi menganut system penyerahan obat berdasarkan golongan obat. Golongan obat keras & psikotropik tidak dapat dilayani melalui aplikasi terapi karna terkait penggunaan yang harus diawasi, efek samping dan toksisitas obat. Pemesanan obat yang tidak dilayani, pengguna akan diarahkan aplikasi untuk mendapatkan obat langsung pada apoteker dan dokter praktek.
Tren Kasus Demam Berdarah di Puskesmas Sepaso Kecamatan Bengalon Tahun 2012-2022: Trend of Dengue Fever Cases at Sepaso Health Center Bengalon District 2012-2022 Jumaiah, Jumaiah; Solikhah, Solikhah; Wahyuni Sukesi , Tri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4204

Abstract

Latar belakang: Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan ditandai dengan demam mendadak, sakit kepala, nyeri belakang bola mata, mual, dan ruam kemerahan pada kelopak mata, kulit (perdarahan), mimisan dan gusi berdarah. Kasus demam berdarah terjadi setiap tahun di Puskesmas Sepaso Kecamatan Bengalon dengan jumlah 373 kasus pada tahun 2012 hingga 2022. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui trend penyakit demam berdarah di Puskesmas Sepaso Kecamatan Bengalon dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2022. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan data sekunder kemudian dianalisis menggunakan Microsoft Excel untuk menggambarkan tren penyakit DBD. Hasil: Data ditampilkan secara grafik.Tahun 2012 sebanyak 51 kasus, tahun 2013 sebanyak 30 kasus, tahun 2014 sebanyak 14 kasus, tahun 2015 sebanyak 30 kasus, tahun 2016 sebanyak 82 kasus, tahun 2017 sebanyak 2 kasus, tahun 2018 sebanyak 6 kasus, tahun Tahun 2019 sebanyak 62 kasus, tahun 2020 sebanyak 33 kasus, tahun 2021 sebanyak 8 kasus, dan tahun 2022 sebanyak 55 kasus.Tren penyakit DBD di wilayah Puskesmas Sepaso Kecamatan Bengalon pada tahun 2012-2022 cenderung meningkat dan menurun, tertinggi pada tahun 2016 sebanyak 83 kasus, terendah pada tahun 2017 sebanyak 2 kasus. Kesimpulan: Penelitian menyimpulkan bahwa tren kasus DBD di Puskesmas Sepaso Kecamatan Bengalon dari tahun 2012 hingga tahun 2022 tidak stabil (berfluktuasi) baik dari jumlah kasus maupun insiden rate per 100.000 penduduk. Hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat dan sumber daya yang tersedia, sehingga demam berdarah masih menjadi masalah kesehatan serius yang memerlukan perhatian yang cukup bagi masyarakat. Masih diperlukan model pencegahan dan pengendalian penyakit yang lebih optimal, terutama keterlibatan atau partisipasi masyarakatdalam pencegahan demam berdarah di Puskesmas Sepaso, di Kecamatan Bengalon
Determinan dan Penatalaksanaan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Luas: Determinants and Management of Stunting in the Work Area of Padang Luas Public Health Center Anggraeni, Septi; Ahmad Zacky Anwary; Eka Handayani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4205

Abstract

Latar Belakang : Riset Kesehatan Dasar 2018 mencatat prevalensi Stunting di Provinsi Kalimantan Selatan menempati urutan ke 9 dari seluruh Provinsi di Indonesia. Puskesmas Padang Luas merupakan salah satu Puskesmas yang terletak di Kabupaten Tanah Laut dan merupakan Puskesmas dengan kasus stunting cukup tinggi dibandingkan Puskesmas lain yang ada di Kabupaten Tanah Laut. Tujuan penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis determinan stunting dan mengetahui gambaran penatalaksanaan stunting di wilayah kerja Puskesmas Padang Luas. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi (mix method) dengan desain sequential explanatory. Populasi dalam penelitian ini adalah balita usia 12-59 bulan, dengan sampel sebesar 92 orang. Teknik analisis data meliputi teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Teknik analisis data kuantitatif yaitu dengan multiple logistic regression. Hasil : Tidak ada pengaruh pendidikan ibu terhadap kejadian stunting pada balita. Ada pengaruh pendapatan keluarga, riwayat berat bayi lahir, riwayat pemberian ASI dan pola makan terhadap kejadian stunting pada balita dengan besar pengaruh secara keseluruhan sebesar 53% terhadap kejadian stunting. Penatalaksanaan stunting di wilayah kerja Puskesmas Padang luas yaitu dengan Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan berupa makanan lokal, biskuit dan susu bubuk. Kesimpulan : Determinan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Padang Luas adalah pendapatan keluarga, riwayat berat bayi lahir, riwayat pemberian ASI dan pola makan. Pola makan merupakan variabel yang mempunyai pengaruh terbesar dengan besar pengaruh 16,6.
Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal Terhadap Kenaikan Berat Badan Balita: Effectiveness of Local Food-based Supplementary Feeding (PMT) on Children Weight Gain Purbaningsih, Heny; Ahmad Syafiq
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4206

Abstract

Latar belakang: Masalah gizi pada balita masih terjadi secara Global khususnya di Indonesia. Masalah gizi tersebut dapat berdampak pada terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan. Salah satu strategi dalam mengatasi masalah gizi pada balita yaitu dengan melaksanakan intervensi spesifik seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal. Tujuan: Untuk melihat efektivitas pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal terhadap kenaikan berat badan balita. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode deskriptif dengan penelitian cross sectional dengan lokasi penelitian berada di Desa Taktakan, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten. Analisis data menggunakan Uji paired T Test dengan signifikansi p value = 0,05. Teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Serang. Sampel penelitian sebanyak 105 orang. Hasil: Didapatkan bahwa nilai p value sebesar 0,0005 < alpha (0,05) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada berat badan balita sebelum dan sesudah diberikan makanan tambahan berbahan pangan lokal selama 14 hari. Kesimpulan: Pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal di Desa Taktakan, Kecamatan Taktakan, Kota Serang efektif untuk meningkatkan berat badan balita dengan kondisi balita yang sebelumnya mengalami berat badan tidak naik/weight faltering, balita berat badan kurang dan balita gizi kurang.
Edukasi Stunting Menggunakan Metode Brainstorming dan Audiovisual terhadap Pengetahuan Ibu di Puskesmas Jayapura Utara: Stunting Education Using Brainstroming and Audiovisual Methods on Mother’s Knowledge at North Jayapura Health Center Siti Mulyani; Maxsi Irmanto; Sarni R. Bela
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4207

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh untuk mencapai pertumbuhan normal yang diakibatkan oleh status gizi kurang dalam periode waktu lama. Pencegahan serta penanganan stunting dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki anak stunting agar tidak berlanjut pada anak selanjutnya. Pemberian edukasi pada ibu dapat dilakukan menggunakan metode brainstorming dan audiovisual. Tujuan: Untuk Mengetahui Perbedaan Pengetahuan Sebelum dan Setelah Edukasi Stunting Menggunakan Metode Brainstorming Dan Audiovisual Terhadap Pengetahuan Ibu di Puskesmas Jayapura Utara. Metode: Desain penelitian adalah quasy experimental dengan desain penelitian pre-test-post-test control group design. Responden penelitian terdiri dari 134 ibu yang memiliki balita stunting yang terdiri dari dua kelompok, yang masing-masing kelompok terdiri dari 67 responden penelitian. Data pengetahuan ibu mengenai stunting dikumpulkan menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Pemberian edukasi gizi mengenai stunting dilakukan dengan metode brainstorming (curah pendapat) menggunakan alat bantu leaflet. Pemberian edukasi gizi mengenai stunting dengan metode audiovisual dilakukan menggunakan film ilustrasi. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kerja Puskesmas Jayapura Utara pada bulan Agustus Tahun 2022. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai Median pada skor pengetahuan ibu pada saat dilakukan intervensi mengalami peningkatan pada kedua kelompok kontrol brainstorming dan audiovisual dengan hasil masing-masing nilai median untuk skor pengetahuan kelompok audiovisual pre-test dengan nilai 13 dan post-test dengan nilai median 19. Sedangkan untuk kelompok brainstorming nilai median pre-test 14 dan nilai median post-test 19. Analisis statistik menggunakan uji beda Wilcoxon menunjukkan bahwa H0 ditolak atau ada perbedaan signifikan antara pengetahuan ibu mengenai stunting pada waktu sebelum dan sesudah dilakukan intervensi (p=0,000). Kesimpulan: Ada perbedaan pemberian edukasi dengan metode brainstorming dan audiovisual sama-sama dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang stunting di wilayah kerja Puskesmas Jayapura Utara.
Air Bersih dan Jamban Sehat terhadap Kejadian Stunting di Negara Berkembang: Literature Review: Clean Water and Healthy Latrines Against Stunting Incidents in Developing Countrie: Literature Review Sopianti, Maya; Alam Fajar, Nur; Sunarsih, Elvi; Windusari, Yuanita; Novrikasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4211

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian global. Faktor tidak langsung yang mengakibatkan stunting yaitu water, sanitation and hygiene (WASH), merupakan sumber air minum , kualitas fisik air minum, kepemilikan jamban keluarga. Pada tahun 2018, lebih dari separuh balita stunting dunia berasal dari benua Asia (81,7 juta kasus), sedangkan lebih dari sepertiganya tinggal di Afrika (58,8 juta kasus) Tujuan: studi ini bertujuan untuk literatur review tentang Akses air bersih dan jamban sehat terhadap kedian stunting di negara berkembang Metode: Metode dalam penelusuran sumber data pada Literature Review ini yaitu dengan penelusuran database dari, Pubmed. Jurnal tersebut diseleksi berdasarkan kriteria inklusi. Memakai kata kunci “stunting” OR “sanitation” AND Water OR “toilet. Hasil: hasil analisis secara keseluruhan artikel menyatakan ada hubungan yang signifikan akses air bersih dan jamban sehat yang tidak memenuhi syarat dengan kejadian stunting di negara berkembang Kesimpulan: Penyediaan layanan dasar seperti air bersih dan jamban sehat mempunyai peran penting tidak hanya dalam memperbaiki lingkungan tetapi juga meningkatkan kesehatan anak melalui pengurangan stunting. Stunting dan kesehatan anak bergantung pada banyak faktor di tingkat rumah tangga dan masyarakat, sehingga memerlukan upaya bersama dari para pembuat kebijakan, peneliti, dan mitra sektor swasta.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Brand Trust Terhadap Loyalitas Melalui Kepuasan Sebagai Variabel Intervening pada Pasien Rawat Jalan RSUD Salewangan : The Influence of Service Quality and Brand Trust on Loyalty through Satisfaction as an Intervening Variable in Outpatients at Salewangan Regional Hospital Amin, Muh Ayyub; Fauziah Novianti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4223

Abstract

Latar belakang: Persaingan dalam industri pelayanan kesehatan rumah sakit di era perkembangan bisnis dan globalisasi dunia saat ini sangat ketat, hal ini dikarenakan jumlah klinik dan rumah sakit yang semakin bertambah banyak, Hasil wawacara tidak terstuktruk dengan manajemen tata usaha RSUD Salewangan Kabupaten Maros mengungkapkan bahwa terjadi penurunan kunjungan pasien rawat jalan dalam 3 bulan terakhir. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan brand trust terhadap loyalitas melalui kepuasan sebagai variabel intervening pada pasien rawan jalan RSUD Salewangan Kabupaten Maros. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kuantitatif menggunakan metode survei yang bersifat kausal dengan pengambilan sampel yang sebanyak 96 orang akan digunakan teknik purposive random sampling, Hasil: Ada pengaruh langsung antara kualitas pelayanan terhadap loyalitas melalui kepuasan pada pasien dengan nilai nilai signifikansi p-sig sobel 0,02 < ? (0,05) atau dengan nilai Z sebesar 3,77 > Z table (1,96) dan ada pengaruh langsung brand trust terhadap loyalitas melalui kepuasan pada pasien dengan nilai signifikansi p-sig sobel 0,03 < ? (0,05) atau dengan nilai Z sebesar 3,77 > Z table (1,96). Kesimpulan: Terdapat pengaruh antara kualitas pelayanan dan brand trust terhadap loyalitas melalui kepuasan sebagai variabel intervening pada pasien rawan jalan RSUD Salewangan Kabupaten Maros
Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Petugas Pendaftaran Rawat Jalan di Rumah Sakit : Patient Satisfaction with the Services of Outpatient Registration Officers at Hospital Silvia Astuti; Rosyidah, Rosyidah; Rochana Rulyandari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4226

Abstract

Latar belakang: Kepuasan pasien adalah suatu standar penilaian kualitas pelayanan baik barang maupun jasa yang menjadi tolak ukur dan harus diperhatikan oleh suatu instansi dalam memberikan pelayanan. Di rumah sakit sangat perlu dilakukan survey kepuasan pasien, hal ini menjadi penting dan perlu dilakukan bersama dengan pengukuran dimensi mutu pelayanan kesehatan. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui penelitian kepuasan pasien terhadap pelayanan petugas pendaftaran rawat jalan di rumah sakit. Metode: Metode yang digunakan dalam penelusuran sumber data pada Narrative Literature Review terhadap sepuluh rujukan yang terindeks pada database Google Scholar, Garuda, dan Sinta dengan rentang terbit dari 2017 hingga 2023. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian kepuasan pasien terhadap pelayanan petugas pendaftaran rawat jalan di rumah sakit pada database Google Scholar, Garuda, dan Sinta merupakan penelitian yang banyak diteliti di berbagai metode. Sesuai tema/topik penelitian kepuasan pasien terhadap pelayanan petugas pendaftaran rawat jalan di rumah sakit. Adapun analisis metode penelitian, kepuasan pasien terhadap pelayanan petugas pendaftaran rawat jalan di rumah sakit banyak diteliti menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Sepuluh rujukan yang dianalisis memiliki hasil yang beragam sesuai metode penelitian dan teori yang digunakan. Kesimpulan: Semua hasil penelitian pada sepuluh rujukan menyatakan bahwa kepuasan pasien di rumah sakit kebanyakan sudah memenuhi standar capaian yang ada, akan tetapi masih ada hal yang tetap perlu diperhatikan bahkan diperbaiki.

Page 73 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue