cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Perbedaan Tingkat Pengetahuan, Sikap, Tingkat Konsumsi Kalium dan Natrium pada Penderita Hipertensi Sebelum dan Sesudah Konseling Gizi Menggunakan Media Booklet: Differences in Levels of Knowledge, Attitudes, Levels of Potassium and Sodium Consumption in Hypertension Sufferers Before and After Nutrition Counseling Using Booklet Media Aniatus Solikha, Nanik; Ibnu Fajar; I Nengah Tanu Komalyna
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4229

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan penyakit yang masih banyak dijumpai di Indonesia. Perubahan gaya hidup dapat menyebabkan meningkatnya kejadian hipertensi, terutama di kota-kota besar. Prevalensi hipertensi terjadi peningkatan dari 27,8% pada tahun 2013 menjadi 34,1% pada tahun 2018. Di Provinsi Jawa Timur hasil pengukuran hipertensi yaitu 26,2% pada tahun 2013 meningkat menjadi 36,3% pada tahun 2018 (Riskesdas, 2018). Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan, sikap, tingkat konsumsi kalium dan natrium penderita hipertensi sebelum dan sesudah konseling gizi menggunakan media booklet di wilayah kerja Puskesmas Rampal Celaket, Kota Malang. Metode: Jenis Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental design, dengan rancangan penelitian non randomized kontrol group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 30 orang, terdiri atas 15 orang untuk kelompok perlakuan dan 15 orang untuk kelompok kontrol. Data yang diperoleh melalui metode dokumentasi, kuseioner, dan wawancara kemudian diansalisis menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan pada pengetahuan, sikap, tingkat konsumsi kalium dan natrium setelah diberikan konseling gizi pada kelompok perlakuan dengan nilai p-value <0,05 (p=0,00), (p=0,001), (p=0,002), (p=0,026). Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan pada pengetahuan, sikap, tingkat konsumsi kalium dan natrium pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Rampal Celaket Kota Malang.
Hubungan Psychological Well-Being dengan Perilaku Pencegahan Penggunaan NAPZA pada Remaja SMA di Kota Makassar: The Relationship between Psychological Well-Being and Drug Use Prevention Behavior in High School Adolescents in Makassar City Ramlawati; Muh. Ayyub Amin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4239

Abstract

Latar belakang: Pengguna Napza banyak dilakukan oleh remaja atau kelompok usia muda. Hal ini tidak lepas dari sifat remaja yang mempunyai rasa ingin tahu yang besar terhadap Napza dan keinginan untuk mencobanya. Sulawesi Selatan sebagai daerah tujuan pendidikan maupun wisata di kawasan Timur Indonesia tentunya memiliki potensi kerawanan yang cukup tinggi. Terkhusus di Kota Makassar peluang untuk menggunakan atau mengedarkan Napza dapat dikatakan cukup tinggi karena daerah ini banyak terdapat perguruan tinggi maupun Sekolah Menengah Atas (SMA), oleh karena itu bagi pengedar hal ini merupakan jalur strategis yang dapat dimanfaatkan untuk mengedarkan Napza dengan berbagai modus. Faktor lainnya seorang remaja menyalahgunakan Napza dikarenakan adanya masalah-masalah mental atau masalah psikologis yang terjadi pada dirinya. Hal ini mengindikasikan bahwa manusia dikatakan sehat bukan hanya berdasarkan kesehatan fisik saja, namun juga kesehatan sosial dan psikologis. Kesehatan psikologis individu dalam menjalani perkembangannya sebagai manusia dikenal dengan istilah psychological well-being. Seseorang dengan psychological well-being yang baik dapat menghadapi gangguan yang berasal dari permasalahan-permasalahan yang dialami. Tujuan: Untuk Mengetahui 1) gambaran psychological well-being pada remaja SMA di Kota Makassar, 2) gambaran perilaku pencegahan penggunaan Napza pada remaja SMA di Kota Makassar, 3) Pengaruh psychological well-being dengan perilaku pencegahan penggunaan Napza pada remaja SMA di Kota Makassar Metode: Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan cross sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang Hasil: Hasil penelitian yaitu variabel pertama: 57 orang dari 100 responden yang menjadi sampel penelitian terdapat 51,40% yang berada pada kategori baik dalam hal psychological well-being, variabel kedua: 53 orang dari 100 responden yang menjadi sampel penelitian terdapat 47,70% yang berada pada kategori tinggi dalam hal perilaku pencegahan penggunaan Napzah dan variabel terakhir terdapat hubungan antara psychological well-being dengan perilaku pencegahan penggunaan Napzah pada remaja SMA di Kota Makassar.dan signifikan. Kesimpulan: Kesimpulannya yaitu 1) psychological well-being remaja SMA di Kota Makassar umumnya adalah baik, 2) perilaku pencegahan penggunaan Napzah remaja SMA di Kota Makassar umumnya adalah tinggi, 3) terdapat hubungan yang signifikan antara psychological well-being dengan perilaku pencegahan penggunaan Napzah pada remaja SMA di Kota Makassar.
Analisis Jalur: Gangguan Fungsi Nefron Tikus (Rattus Norvegicus) Akibat Mengkonsumsi Partikel Mikroplastik Polietilena: Pathway Analysis: Disorders of Nephron Function in Rats (Rattus Norvegicus) Due to Intake of Polyethylene Microplastic Particles Sincihu, Yudhiakuari; Mujib Hannan; Niluh Suwasanti; Laura Wihanto; Nita Kurniawati; Dewa Ayu Liona Dewi; Steven; Sianty Dewi; Ari Christy Mulyono; Irene Lingkan Parengkuan; Henry Ricardo Handoyo; FX Himawan Jong; Andre Young; Alvin Julian; Angeline Rivia Simanjuntak; Marion Florentia
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4240

Abstract

Latar belakang: Pencemaran plastik menjadi isu kesehatan saat ini. Partikel plastik berukuran mikron (MPs) dapat mengganggu kesehatan karena terkonsumsi secara tidak sengaja oleh mahluk hidup dan masuk kedalam rantai makanan manusia. Polietilena salah satu polimer plastik yang banyak mengkontaminasi makanan manusia. Partikel plastik yang terabsorbsi akan mengalami persisten dan bioakumulasi dalam darah. Partikel ini mengandung bahan toksik sehingga menimbulkan reaksi oksidasi pada komponen biologi, salah satunya low-density lipoprotein (LDL). Ox-LDL menyebabkan kerusakan pertahanan nefron sehingga memicu kaskade kerusakan. Indikator kerusakan fungsi nefron ginjal berupa serum albumin, blood urea nitrogen, dan serum kreatinin. Tujuan: Menjelaskan mekanisme gangguan fungsi nefron akibat mengkonsumsi partikel MPs polietilena. Metode: Penelitian eksperimental murni pada 42 ekor tikus (Rattus norvegicus) yang dikelompok secara random menjadi 6 kelompok. Desain penelitian adalah post-test only control group. Dosis paparan yakni 0mg; 0,0375mg; 0,075mg; 0,15mg, 0,3mg, 0,6mg partikel MPs per hari diberikan secara berurutan pada setiap kelompok. Pemberian bahan MPs menggunakan sonde oral selama 90 hari. Data di analisis menggunakan program Smart-PLS untuk membuat model mekanisme gangguan fungsi nefron akibat mengkonsumsi partikel MPs. Hasil: Paparan peroral partikel MPs pada tikus secara signifikan meningkatkan kadar partikel MPs dalam darah dan Ox-LDL darah. Keberadaan MPs dalam darah juga akan meningkatkan Ox-LDL darah, selain itu menurunkan kadar serum albumin, meningkatkan kadar blood urea nitrogen dan serum kreatinin darah. Sedangkan peningkatan Ox-LDL hanya berkontribusi terhadap terjadinya penurunan kadar serum albumin dan peningkatan kadar blood urea nitrogen darah (semua nilai T-stat > 1,96). Kesimpulan: Mengkonsumsi partikel MPs dapat menyebabkan gangguan fungsi nefron pada tikus.
Pengaruh Supervisi Kepala Ruang Rawat Inap dan Kompetensi Perawat terhadap Pencegahan Resiko Jatuh : Literature Review Rosita Lumban Gaol; Asnet Leo Bunga
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4250

Abstract

Tujuan: Studi ini bertujuan untuk dapat mengetahui pengaruh supervisi kepala ruang dan kompetensi perawat terhadap pencegahan resiko pasien jatuh dengan mengulas berbagai literature terkait yang di dapatkan. Metode: Dalam kajian ini, metode yang digunakan yakni literature review yang mana peneliti menulas literature yang didaptkan dengan menggunakan databased pencarian seperti EBSCO, Proquest, dan Google Shoolar yang terdiri dari 10 jurnal nasional dan 10 jurnal internasional. Hasil: Penelitian ini menunjukkan yakni dari 20 jurnal yang diulas menunjukkan bahwasanya supervise kepala ruang, kompetensi perawat dan pencegahan resiko pasien jatuh memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya. Sehingga dalam melakukan pencegahan resiko pasien jatuh tentu variebel supervise dan kompetensi perawat menjadi variabel yang penting dan vital. Manfaat: Penelitian ini yakni dapat menjadi salah satu referensi dalam melakukan manajemen pelayanan kesehatan di Rumah Sakit sehingga pada akhirnya diharapkan agar pelayanan kesehatan yang merupakan sektor penting dalam kehidupan masyarakat dapat menjadi lebih baik pula.
Transformasi Sosial Budaya Kesehatan Pasca Pandemi Covid-19: Systematic Review: Socio-Cultural Transformation of Health Post Covid-19 Pandemic: Systematic Review Alya Tri Alvitasari; Tri Krianto Karjoso
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4251

Abstract

Latar Belakang : Pandemi COVID-19 telah membawa dampak besar pada kehidupan sosial dan budaya di Indonesia. Kebiasaan baru seperti menjaga jarak sosial dan meningkatkan kebersihan diri telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Pemerintah telah mengambil tindakan untuk membatasi penyebaran virus, seperti PSBB dan PPKM. Tujuan : Untuk mengetahui perubahan sosial dan budaya yang terjadi setelah pandemi Covid-19 Metode : Penulis menggunakan metode systematic review terhadap artiker penelitian tentang Transformasi Sosial Budaya Kesehatan Pasca Pandemi. Artikel yang digunakan yaitu artikel dalam rentang waktu 2020-2023. Hasil : Setelah Pandemi Covid-19 Studi menunjukkan adanya perubahan dalam struktur sosial dan budaya, termasuk pergeseran dalam praktik kerja dan pendidikan, peningkatan penggunaan teknologi digital, dan fokus pada kesehatan dan kebersihan. Solidaritas dan dukungan komunitas juga meningkat selama pandemi. Kesimpulan : Setelah pandemi COVID-19 telah terjadi perubahan social dan budaya di masyarakat, penguatan sistem Kesehatan, diversifikasi perekonimian, peningkatan Pendidikan dan keterampilan, peningkatan keamanan kesejahteraan social, dan kolaborasi antar sektor sangat diperlukan untuk memulihkan keadaan dari dampak yang terjadi setelah pandemi COVID-19.
Penggunaan Aplikasi WhatsApp untuk Meningkatkan Pengetahuan 1000 HPK Ibu Hamil pada Masa Pandemi COVID-19 di Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor : The Use of WhatsApp Application to Increase the Knowledge of the first 1000 Early Days of Life for Pregnant Women during the COVID-19 Pandemic at Ciomas District, Bogor Regency Ningrum, Ricka Ayu Virga; Sudiarti, Trini
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4266

Abstract

Latar belakang: Pengetahuan ibu hamil perlu ditingkatkan untuk mengoptimalkan intervensi gizi pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan yang merupakan masa kritis dalam daur kehidupan manusia. Tujuan: Penelitian bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya peran gizi dalam proses tumbuh kembang anak pada periode 1000 HPK melalui promosi gizi. Metode: Desain Penelitian pre-eksperimental menggunakan penyuluhan secara daring dengan melihat peningkatan pengetahuan ibu melalui pre-test dan post-test. Sampel penelitian sebanyak 10 orang. Hasil: Peningkatan pengetahuan ibu hamil secara bermakna sebesar 49,28 poin, dengan rerata nilai ibu pada saat pre-test adalah 37,86 dan rerata nilai post-test adalah 87,14 poin. Kesimpulan: Promosi gizi 1000 HPK melalui aplikasi WhatsApp meningkatkan pengetahun ibu hamil secara bermakna dan menjadi alternatif penyuluhan pada masa pandemi COVID-19.
Perilaku Nenek dalam Praktik Pemberian Makan pada Balita Stunting di Wilayah Komunitas Dayak Kabupaten Landak: Grandmother’s Behavior in Feeding Practices for Stumted Toddlers in Dayak Community Area, Landak Regency Fioresta, Arswendy Irene; Trisnawati, Elly; Marlenywati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4275

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita didunia saat ini. Banyak faktor yang melatarbelakangi terjadinya stunting, salah satunya yaitu disebakan karena praktik pemberian makanan yang buruk dan kurangnya konsumsi makanan yang kaya akan nutrisi. Faktor penentu dari kejadian stunting tidak hanya disebabkan oleh faktor orangtua melainkan juga dapat disebabkan oleh faktor keluarga sebagai lingkungan pengasuh yang turut berperan dalam beberapa aspek penting perkembangan bayi/balita. Dalam hal ini nenek menjadi orang terdekat oleh keluarga dalam mengasuh balita, sehingga nenek menjadi faktor penting dalam peningkatan risiko stunting. Tujuan: Mengidentifikasi pemahaman nenek tentang pencegahan stunting dan perilaku nenek dalam praktik pemberian makan pada balita stunting di Komunitas Dayak Kabupaten Landak. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional yang dilakukan di 5 desa yang berada dalam wilayah kerja Puskesmas Senakin Kabupaten Landak. Sampel dalam penelitian ini adalah nenek yang tinggal bersama dengan keluarga balita stunting yang memenuhi kriteria inklusi. Sampel diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara secara langsung untuk menggali informasi pemahaman nenek tentang pencegahan stunting dan menggali peran nenek dalam pemberian makanan pada balita yang diasuhnya. Hasil:Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar perilaku nenek dalam pemberian jenis menu makanan masuk dalam kategori kurang baik yaitu sebesar 62,5%. Perilaku nenek dalam menentukan jadwal dan frekuensi makan masuk dalam kategori baik yaitu sebesar 55%. Perilaku nenek dalam mengolah makanan masuk dalam kategori kurang baik yaitu sebesar 52,5%. Perilaku nenek dalam menyajikan makanan masuk dalam kategori kurang baik yaitu sebesar 75%. Perilaku nenek dalam memberi makan pada balita stunting masuk dalam kategori baik yaitu sebesar 52,5%. Tingkat pengetahuan nenek masuk dalam kategori kurang baik yaitu sebesar 57,2%. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku nenek dalam praktik pemberian makan pada balita stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Senakin sebagian besar perilaku dalam pemberian jenis menu makanan kurang baik, jadwal dan frekuensi pemberian makan baik, melakukan pengolahan makanan dengan kurang baik, dalam hal penyajian makanan kurang baik, dan cara memberi makan baik.
Pengaruh Edukasi PSN melalui G1R1J Pengetahuan Ibu Rumah Tangga di Wilayah Kelurahan Kebonsari Kota Malang: The Influence of Education About PSN Through G1R1J on the Knowledge of Housewives in the Kebonsari Village Area Malang City Salsabila, Hanin Fahriyyah; Fiashriel Lundy; Sri Winarni
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4276

Abstract

Latar belakang: Demam Berdarah Dangue merupakan masalah kesehatan tertinggi di Indonesia Dalam enam tahun terakhir. Dari berbagai provinsi melaporkan kasus dengue lebih dari 80%. Untuk itu diperlukan program Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) untuk Pemberantasan Sarang Nyamuk. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Pengaruh Edukasi Tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk Melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumatik (G1R1J) terhadap pengetahuan ibu rumah tangga. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desain PreExperimental Design dengan pendekatan One Grup Pre test-Post test. Sampel penelitian ini ibu rumah tangga berjumlah 55 responden yang bertempat tinggal di wilayah rt 03 rw 04 Kelurahan Kebonsari, Kota Malang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengukur pemahaman pengetahuan responden. Hasil: Hasil penelitian ini, responden Sebelum diberikan intervensi pengetahuan responden pada kategori baik 44%, kategori cukup 14% dan kategori kurang 42%. Setelah diberikan intervensi mengalami peningkatan menjadi 100%. Berdasarkan hasil uji analisis Wilcoxon didapatkan adanya pengaruh edukasi tentang pemberantasan sarang nyamuk melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik dengan nilai signifikan 0,859. Kesimpulan: Untuk itu edukasi sangat diperlukan untuk pencegahan penyakit Demam Berdarah Dangue melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk.
Faktor Risiko Gangguan Otot dan Rangka (Gotrak) pada Tenaga Kesehatan : Sebuah Tinjauan Pustaka: Risk Factor for Musculoskeletal Disorder in Healthcare Worker: A Literature Review Watunnida, Shof; Baiduri Widanarko
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4279

Abstract

Latar Belakang: Prevalens gangguan otot dan rangka pada tenaga kesehatan sangat memprihatinkan. Secara khusus, tingginya prevalens cidera punggung merupakan masalah bagi tenaga kesehatan. Terjadinya masalah kesehatan ini berhubungan dengan beberapa faktor risiko. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berkaitan dengan gangguan otot dan rangka pada tenaga kesehatan. Metode: Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka dengan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyses). Pencarian artikel melalui Science Direct dengan kata kunci “musculoskeletal disorder”, “healthcare workers”, “risk factor” dan “ergonomic” yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir yaitu mulai dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 dengan ranking jurnal internasional Q1 dan Q2. Hasil: Sebanyak 7.958 artikel ditemukan, namun hanya 16 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Terdapat dua artikel dengan desain penelitian eksperimental, tiga belas artikel dengan desain penelitian cross sectional, serta satu artikel dengan desain penelitian descriptive study. Faktor risiko yang berkaitan dengan gangguan otot dan rangka pada tenaga kesehatan antara lain faktor individu yaitu olahraga dan sosio demografi; faktor organisasi yaitu dukungan manajemen, shift kerja, jam kerja, tugas kerja dan lama kerja; faktor aktivitas kerja fisik yaitu postur, durasi, tekanan dan dimensi peralatan; faktor psikososial yaitu kepuasan kerja dan stress kerja; serta faktor lingkungan. Kesimpulan: Penelitian ini menjelaskan adanya pengaruh faktor risiko individu, lingkungan kerja, psikososial, aktivitas kerja fisik serta organisasi terhadap gangguan otot dan rangka pada tenaga kesehatan.
Transformasi Digital Sebagai Bagian dari Strategi Pemasaran Rumah Sakit: Literature Review: Digital Transformation as Part of Hospital Marketing Strategy: Literature Review Siti Nur Ainun Nadiyah; Diansanto Prayoga
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4283

Abstract

Latar belakang: Pertumbuhan pengguna gawai terus meningkat, memicu sebagian besar strategi pemasaran memanfaatkan berbagai platform internet dan media sosial. Media digital sebagai salah satu komunikasi pemasaran sudah diterapkan oleh perusahaan produksi barang, dan juga dibidang jasa kesehatan yaitu rumah sakit. Transformasi digital dalam bidang pelayanan kesehatan diterapkan melalui pendekatan berbasis teknologi demi meningkatkan pelayanan kesehatan yang terpusat pada pasien. Tujuan: Tujuan dari literature review ini yaitu memaparkan transformasi digital sebagai bagian dari strategi pemasaran. Metode: Artikel ini menggunakan metode literature review untuk meninjau referensi yang dipublikasikan dalam Bahasa inggris dan Bahasa Indonesia. Pencarian literatur menggunakan database yaitu Pubmed, ProQuest, ScieneDirect, dan Google Scholar. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang artinya bukan dari pengamatan langsung, melainkan diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya. Hasil: . Rumah sakit perlu melakukan transformasi digital seperti digital marketing yang efektif, untuk mempromosikan layanan perawatan medis dalam memperluas bisnis dengan tetap memberikan layanan perawatan kesehatan berkualitas dan menjamin kepuasan pasien. Media sosial merupakan platform digital marketing yang banyak digunakan fasilitas kesehatan. Kesimpulan: Pemanfaatan transformasi digital dapat dijadikan sebagai bagian dari strategi pemasaran dalam meningkatkan jumlah kunjungan pasien ke rumah sakit.

Page 74 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue