cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Persepsi Pekerja dalam Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Studi Kasus di Industri Berisiko Tinggi: Literature Review: Employees' Perceptions in Occupational Health and Safety Culture: A Case Study in the High-Risk Industry: Literature Review Imandiya, Kurniako; Zulkarnain, Mohammad; Novrikasari; Noviadi, Pitri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4287

Abstract

Latar belakang: Bekerja pada Perusahaan yang termasuk kategori industri berisiko tinggi membuat Organisasi dituntut untuk memiliki pengelolaan K3 yang baik. Pekerja yang beranggapan bahwa keselamatan mereka dihargai dan diprioritaskan dalam Organisasi akan menunjukkan perilaku bekerja yang lebih positif daripada Pekerja yang merasa bahwa organisasi mereka kurang memperhatikan nilai-nilai keselamatan. Kepatuhan dalam keselamatan beserta partisipasi Pekerja dalam keselamatan menjadi salah satu upaya dalam melihat praktik kerja aman di suatu organisasi. Praktik keselamatan yang dilakukan secara menyeluruh pun turut mendorong terciptanya perilaku keselamatan yang mengarah kepada budaya kerja selamat. Bagaimana persepsi pekerja dalam menilai secara pribadi tingkatan budaya selamat dalam organisasinya menjadi kunci dalam memahami budaya keselamatan yang ada. Persepsi ini dilihat dari beberapa factor antara lain seperti faktor seperti kepemimpinan dan komitemen manajemen, Objektif, Target, Program Kerja K3, Peraturan dan Prosedur, Informasi dan Komunikasi K3, Pelatihan K3, Pengetahuan dan Kompetensi Tujuan: studi ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana persepsi pekerja yang terkait dengan budaya keselamatan dan kesehatan kerja pada industry berisiko tinggi seperti Industri minyak dan gas melalui literatur review. Metode: artikel ini disusun berdasarkan tinjauan literatur dengan artikel yang diambil dari jurnal internasional maupun domestic. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan persepsi Pekerja berkorelasi positif terhadap budaya keselamatan dan Kesehatan kerja yang terbentuk. Kesimpulan: Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dari faktor-faktor seperti kepemimpinan,komitemen manajemen, program kerja K3, Peraturan dan Prosedur, komunikasi K3, pelatihan dan pengetahuan K3 dalam membentuk budaya keselamatan. Budaya keselamatan yang sudah berjalan dengan baik pada akhirnya akan menurunkan tingkat kecelakaan yang terjadi pada industri berisiko tinggi seperti industri minyak dan gas.
Pengaruh Pendekatan Edukasi Socio-Cultural terhadap Pencegahan TBC di Kabupaten Tapanuli Selatan: The Influence of the Socio-Cultural Education Approach on TB Prevention in Tapanuli Selatan Regency J. Hadi, Anto; Sujoko, Edy; Widasari, Lucy; Angraini Simamora, Febrina
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4297

Abstract

Latar Belakang: Tingginya angka kejadian TBC di Indonesia, termasuk di Kabupaten Tapanuli Selatan. Selain itu, faktor sosial budaya seperti stigma dan diskriminasi terhadap penderita TBC juga dapat mempengaruhi keberhasilan program pencegahan dan pengendalian TBC. Tujuan penelitian: untuk menilai pengaruh pendekatan edukasi socio-cultural terhadap pencegahan TBC di Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental pada keluarga di Kabupaten Tapanuli Selatan. Terdiri dari kelompok intervensi yang menerima pendekatan edukasi sosio-kultural terhadap pencegahan TBC, dan kelompok kontrol yang tidak menerima pendekatan serupa. Populasi terdiri dari masyarakat yang rentan terkena TBC di Kabupaten Tapanuli Selatan, dengan sampel dipilih melalui teknik purposive sampling yang mewakili berbagai kelompok sosial dan ekonomi di setiap desa atau kelurahan. Instrumen penelitian berupa kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data tentang pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait TBC, serta observasi. Data dianalisis menggunakan software SPSS, dengan analisis univariate, bivariate, dan multivariate, serta uji statistik seperti chi-square dan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan keluarga, sikap, perilaku keluarga pada pre test dengan post test 1 dan post test 2 baik pada kelompok perlakuan maupun kontrol. Dari hasil ini adalah bahwa meskipun pendekatan edukasi sosial-kultural memiliki dampak yang signifikan terhadap pengetahuan keluarga, tidak ada dampak signifikan yang ditemukan dalam hal sikap dan perilaku keluarga. Kesimpulan dan saran: Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi socio-cultural (PEC) berdampak besar dalam pencegahan TBC di Kabupaten Tapanuli Selatan. PEC meningkatkan pemahaman, mengubah sikap, dan mendorong perubahan perilaku positif. Penerapan PEC yang mempertimbangkan nilai budaya dan norma sosial terbukti efektif dalam merancang pesan pencegahan yang lebih relevan dan diterima. Kolaborasi dalam penyampaian pesan pencegahan juga terbukti efektif dalam membangun keterpercayaan dan keterlibatan masyarakat, tetapi perlu penyesuaian terhadap perubahan budaya dan sosial.
Pengaruh Pola Asuh dan Karakteristik Ibu terhadap Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Pintu Padang Kabupaten Tapanuli Selatan : The Influence of Parenting Patterns and Mother Characteristics on Stunting in the Working Area of Pintu Padang Health Center Tapanuli Selatan Regency Harahap, Nurani; Made Ali , Rusdiyah Sudirman; J. Hadi, Anto
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4298

Abstract

Latar belakang: Stunting erat kaitannya dengan pola asuh ibu, didalam keluarga biasanya para ibu berperan penting mengatur makanan keluarga, oleh karena itu para ibu adalah sasaran utama untuk pendidikan gizi keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh dan karakteristik ibu terhadap kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Pintu Padang Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional study. Populasi adalah seluruh balita yang ada di wilayah kerja Puskesmas Pintu Padang sebanyak 1.935 balita. Sampel penelitian adalah sebagian balita yang dijadikan peneltian sebanyak 182 yang diambil menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate random sampling dengan uji statistik menggunakan chi-square dan regresi logistik. Hasil: Penelitian diperoleh bahwa usia ibu (p=0,000), pendapatan keluarga (p=0,001), tinggi badan ibu (p=0,000), pola asuh (p=0,000) dan pola pemberian makan (p=0,000) adalah variabel yang berpengaruh dengan kejadian stunting. Variabel pendidikan (p=0,299) dan suku (p=0,205) tidak berpengaruh dengan kejadian stunting serta pola pemberian makan yang paling berpengaruh terhadap kejadian stunting dengan nilai Exp (B) 5,381. Kesimpulan: Diperoleh bahwa temuan pada penelitian ini dipengaruhi oleh faktor usia ibu, pendapatan keluarga, tinggi badan ibu, pola asuh serta pola pemberian makan sehingga diperlukan komunikasi, informasi dan edukasi pada keluarga atau masyarakat terkait stunting pada balita.
Mutu Layanan dan Kepuasan Pasien pada Layanan Kesehatan Gigi dan Mulut Pemerintah dan Swasta : Literature Review: Quality of Services and Patient Satisfaction in Public and Private Dental Health Services : Literature Review Simanjuntak, Haspeni; Puput Oktamianti; Cicilya Candi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4303

Abstract

Latar belakang: Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kesehatan umum yang berperan dalam mendukung setiap individu ketika bersosialisasi dalam masyarakat dan dalam mencapai potensi tertinggi diri mereka. Untuk mencapai Universal Health Coverage untuk kesehatan mulut diperlukan kesetaraan mutu layanan kesehatan gigi dan mulut di pelayanan kesehatan. Tujuan: untuk mengetahui mutu pelayanan dan kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada penyedia layanan baik di sektor pemerintah maupun swasta. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur (litrature review) dengan pencarian artikel ilmiah melalui ProQuest, Taylor & Francis dan Medline. Hasil: Didapati 634 artikel ilmiah kemudian dilakukan seleksi sehingga didapatkan 12 artikel ilmiah yang peneliti review. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan siginifikan baik mutu dan kepuasan pasien pada layanan gigi publik/pemerintah maupun swasta.
Tantangan dan Strategi Penerapan Adaptasi Dokter Spesialis Lulusan Luar Negeri di Rumah Sakit : Systematic Literatur Review: Challenges and Strategies for Implementing Adaptation of Foreign Graduate Specialist Doctors in Hospitals: Systematic Literature Review Agusti Medika Putri; Wiku Bakti Bawono Adisasmito
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4304

Abstract

Latar Belakang: Kekurangan tenaga dokter spesialis kronis dapat diatasi dengan suplai dokter lulusan luar negeri. Suplai dokter spesialis lulusan luar negeri menjadi alternatif dalam pemenuhan layanan spesialistik di rumah sakit. Terlepas dari peran pentingnya dalam pemenuhan layanan spesialistik, masih terdapat tantangan dan hambatan dalam adaptasi dokter lulusan luar negeri di rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman adaptasi dokter spesialis lulusan luar negeri di berbagai negara baik berupa tantangan dan strategi untuk mengatasinya selama masa adaptasi di rumah sakit. Metode: Tinjauan sistematik menggunakan panduan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review or Meta-Analysis). Pencarian data menggunakan search engine yaitu Pubmed, Proquest dan Scopus mulai tahun 2018 sampai dengan tahun 2023. Penulis menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi untuk mengidentifikasi studi yang akan direviu. Hasil: 12 studi yang memenuhi kriteria inklusi dari 1070 artikel. Tantangan pelaksanaan adaptasi dokter lulusan luar negeri di berbagai negara adalah perbedaan bahasa dan budaya, pemenuhan fasilitas pendukung adaptasi, stigma penerimaan dan diskriminasi terhadap lulusan luar negeri serta sistem dan standar pelayanan kesehatan yang berbeda. Beberapa studi menyampaikan strategi untuk menghadapi tantangan pelaksanaan adaptasi meliputi pemahaman bahasa serta tradisi budaya setempat, pemenuhan kebutuhan fisiologis dan psikologis bagi dokter spesialis lulusan luar negeri, bimbingan serta pelatihan terkait sistem dan regulasi kesehatan. Kesimpulan: Pemenuhan kebutuhan fisiologis dan psikologis dokter spesialis lulusan luar negeri sangat penting untuk disiapkan di lokasi pelaksanaan adaptasi. Bimbingan serta pelatihan terkait sistem dan regulasi kesehatan menjadi bekal bagi dokter spesialis lulusan luar negeri dalam menerapkan adaptasi di rumah sakit. Strategi-strategi tersebut perlu mendapatkan penguatan dukungan dari Pemerintah. Penguatan dukungan dalam bentuk penyiapan infrastruktur, pelatihan dan regulasi.
Faktor Yang Berhubungan dengan Keikutsertaan Ibu untuk Tes IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) di Puskesmas Pintu Padang Kabupaten Tapanuli Selatan: Factors Related to Mother's Participation for Visual Acetic Acid Test (Viva Test) at Pintu Padang Health Center, Tapanuli Selatan Regency Titiek Fatmawaty; Haslinah Ahmad; Owildan Wisudawan B
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4305

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks adalah jenis kanker yang terjadi di leher rahim, organ reproduksi perempuan yang merupakan pintu masuk ke arah vagina. Kanker ini umumnya disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). Di Vietnam, kanker serviks merupakan penyebab kematian perempuan terbanyak, sementara di Indonesia dan Filipina, kanker serviks menempati urutan kedua sebagai penyebab kematian pada wanita. Di Thailand dan Malaysia, kanker serviks merupakan penyebab kematian perempuan ketiga terbanyak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang terkait dengan keikutsertaan ibu dalam tes IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) di Puskesmas Pintu Padang, Kabupaten Tapanuli Selatan pada tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi potong lintang (cross-sectional study). Populasi penelitian terdiri dari seluruh ibu yang berkunjung ke Puskesmas Pintu Padang Kabupaten Tapanuli Selatan, yang memenuhi syarat untuk menjalani tes IVA sebanyak 384 ibu. Sampel penelitian sebanyak 195 ibu dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan, pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,000), dukungan suami (p=0,002), dukungan petugas pelayanan kesehatan (p=0,011), dan faktor budaya (p=0,003) berhubungan dengan keikutsertaan ibu dalam tes IVA. Namun, akses menuju layanan kesehatan (p=0,923) tidak menunjukkan adanya hubungan dengan keikutsertaan ibu dalam tes IVA. Variabel yang paling berpengaruh adalah pengetahuan, dengan nilai p-value sebesar 0,000 dan nilai Koefisien sebesar 14.771. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, dukungan suami, dukungan petugas kesehatan, dan faktor budaya berhubungan dengan partisipasi ibu dalam tes IVA di Puskesmas Pintu Padang, Tapanuli Selatan. Akses ke layanan kesehatan tidak berhubungan secara signifikan. Meningkatkan penyuluhan melalui media menarik dan dukungan keluarga diperlukan untuk meningkatkan partisipasi. Perlunya program kesehatan yang mencakup budaya lokal untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya tes IVA guna pencegahan dan deteksi dini kanker serviks.
Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Pencegahan Keputihan (Fluor Albus) pada Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Pintu Padang Kabupaten Tapanuli Selatan: Factors Influencing the Prevention of Leucorrhoea (Fluor Albus) in Adolescents in the Work Area of Pintu Padang Health Center Tapanuli Selatan Regency Mas Sri Wahyuni Harahap; Owildan Wisudawan B; Haslinah Ahmad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4306

Abstract

Latar belakang: Keputihan (fluor albus) sering dialami oleh wanita jika keputihan tersebut bersifat fisiologis, tetapi akan menjadi berisiko jika yang dialami adalah patologis ditandai dengan cairan berwarna kekuningan sampai kehijauan, jumlahnya berlebihan, kental, berbau tak sedap, terasa gatal atau panas dan menimbulkan luka sehingga perlu dilakukan pencegahan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pencegahan keputihan (fluor albus) pada remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Pintu Padang Kabupaten Tapanuli Selatan Metode: Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian sebanyak sebanyak 100 remaja putri. Penarikan sampel dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan analisis multivariat. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pencegahan keputihan (fluor albus) yaitu pengetahuan (p=<0,001), keterpaparan informasi (p=0,002), dukungan keluarga (ibu) (p=0,002). Variabel pengetahuan merupakan variabel yang paling besar berpengaruh dengan nilai Exp(B)/OR = 7,926 (95%, CI= 2,706- 23,218. Kesimpulan: Kesimpulan remaja putri yang berpengetahuan baik, terpapar informasi tentang keputihan dan pencegahannya, mendapatkan dukungan dari keluarga (ibu) akan mampu melakukan pencegahan keputihan (fluor albus) sebesar 94,16%.
Analisis Dokumentasi Rekam Medis Elektronik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan : Literature Review: Analysis of Electronic Medical Record’s Documentation In Health Care Facilities : Literature Review Henry Adrian; Cahya Tri Purnami; Antono Suryoputro
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4307

Abstract

Latar belakang: Penggunaan teknologi informasi menjadi hal penting dalam dokumentasi data rekam medis. Rekam medis elektronik yang interoperable dapat memecahkan masalah disintegrasi data. Kelengkapan, keakuratan, dan kecepatan akses rekam medis elektronik dapat menjaga kesinambungan layanan kesehatan. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi manfaat, permasalahan, dan solusi penerapan dokumentasi rekam medis elektronik di fasilitas pelayanan kesehatan. Metode: Literature review ini menggunakan metode PRISMA. Database yang digunakan adalah Pubmed, JSTOR, Scopus, dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan “surgeon OR obstetrician OR gynecologist”, “electronic medical records OR paper medical record”, dan “documentation”. Hasil: Kelengkapan dokumentasi rekam medis elektronik meningkatkan keselamatan pasien dan kesinambungan pelayanan kesehatan. Semakin lengkap isi rekam medis, semakin banyak waktu yang diperlukan untuk mengisi rekam medis tersebut. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengetahui manfaat-manfaat, permasalahan, serta solusi dalam penerapan dokumentasi rekam medis elektronik. Kesimpulan: Integrasi data dan kesinambungan pelayanan dapat tercapai dengan penerapan dokumentasi rekam medis elektronik yang lengkap dan akurat di seluruh fasilitas pelayan kesehatan. Solusi – solusi yang dipaparkan perlu dikaji sesuai kondisi masing – masing fasilitas pelayanan kesehatan.
Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Pediculosis capitis pada Murid Kelas 2 di SDN Duri Kepa 11 : Relationship between Personal Hygiene and the Incidence of Pediculosis capitis in Grade 2 Elementary School Students at Duri Kepa 11 Public Elementary School Inggrid Osya FarFar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4309

Abstract

Latar Belakang: Pediculosis capitis merupakan infeksi pada rambut dan kulit kepala manusia yang disebabkan oleh parasit Pediculus humanus var.capitis. Pediculosis capitis awalnya dianggap hanya terjadi pada masyarakat yang kondisi sosioekonomi rendah serta tingkat kebersihan yang buruk, namun saat ini sudah menjangkit ke semua kelas sosioekonomi dan terutama pada daerah dengan populasi yang padat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dengan kejadian Pediculosis capitis pada anak SD kelas dua Duri Kepa 11 pada bulan Januari 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 27 bulan Januari 2023 di SDN Duri Kepa 11, Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 27 bulan Januari 2023 di SDN Duri Kepa 11, Jakarta Barat. Hasil: Dari hasil penelitian, didapatkan bahwa subjek dengan Personal hygiene yang kurang dan mengalami Pediculosis capitis adalah sebanyak 17 subjek, sedangkan yang memiliki personal hygiene yang baik dan tidak mengalami Pediculosis capitis sebanyak 10 subjek. Kesimpulan: Dari hasil penelitian ini antara personal hygiene dan kejadian Pediculosis capitis didapatkan p = 0.710, yang dimana memiliki makna tidak adanya hubungan antara personal hygiene dan kejadian Pediculosis capitis.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Beban Kerja Terhadap Perilaku Caring Perawat di Ruangan Rawat Inap Keperawatan RS X: Literature Review: The Infulence of Organizational Cultured and Workload on Care Behavior of Nurses Intimate Nursing Rooms in X Hospital: Literatur Review Ceviriana Novi Kurniawati; Asnet Leo Bunga
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4328

Abstract

Latar Belakang: Budaya organisasi merupakan sarana terbaik bagi rumah sakit untuk dapat memahami sumber daya manusia dari berbagai profesi didalam rumah sakit. Kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan adalah dengan menekankan perilaku caring. Beban kerja merupakan salah satu komponen penting dalam menghitung kebutuhan tenaga, Beban kerja perawat adalah jumlah total waktu keperawatan yang digunakan untuk melakukan kegiatan pokok, kegiatan penunjang dan kegiatan tambahan seorang perawat selama waktu kerja. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk melakukan literature review mengenai pengaruh budaya organisasi dan beban kerja terhadap perilaku caring perawat di Rumah Sakit X Desain Penelitia: Metode yang digunakan dalam penelusuran sumber data pada Literature Review ini yaitu dengan penelusuran database terdiri dari Wiley, ProQuest, Pubmed dan Google Scholar. Jurnal tersebut diseleksi berdasarkan kriteria inklusi. Jumlah jurnal yang digunakan untuk literatur review dalam mencari daftar pustaka: Science (n=1.119), Proquest (n=3.110), Phubmed (n=50) dan Google Scholar (n=2.235) Total (n=6.514) Hasil: Hasil analisis menjelaskan bahwa budaya organisasi dan beban kerja perawat merupakan komponen yang dapat mempengaruhi penerapan perilaku caring perawat di Rumah Sakit. budaya organisasi dan beban kerja perawat merupakan sarana terbaik bagi rumah sakit untuk dapat memahami sumber daya manusia dari berbagai profesi didalam rumah sakit. Kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan adalah dengan menekankan perilaku caring. Kesimpulan: Budaya organisasi dan beban kerja merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap perilaku caring perawat di Rumah Sakit. Salah satu bentuk pelayanan keperawatan adalah perilaku caring perawat yang merupakan inti dalam praktek keperawatan professional. Terbentuknya perilaku caring sangat dipengaruhi oleh sistem nilai bersama yang tercermin dalam visi, misi, dan tujuan rumah sakit. Budaya organisasi yang kuat dapat menciptakan kesamaan tujuan, motivasi karyawan dan struktur pengendalian dalam membentuk perilaku untuk meningkatkan prestasi organisasi yang berdampak pada beban kerja anggota dalam organisasi.

Page 75 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue