cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Media Video Animasi Meningkatkan Sikap Remaja tentang Gizi Seimbang dalam Rangka Mencegah Stunting: Animated Video Media Improves Adolescents’ Attitudes about Balanced Nutrition in Order to Prevent Stunting Ikasari, Filia Sofiani; Pusparina, Iis; Irianti, Dewi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4407

Abstract

Latar belakang: Remaja sangat rentan terhadap masalah kekurangan gizi. Hal tersebut disebabkan oleh pertumbuhan dan perkembangan fisik remaja yang cepat selama masa pubertas, sehingga meningkatkan kebutuhan gizi mereka. Remaja yang kekurangan nutrisi berisiko mengalami kerusakan pada periode penting dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Pada remaja, video animasi merupakan sesuatu hal yang menarik perhatian, yang mana video animasi berisikan konten-konten yang mudah dipahami dan diperagakan oleh animasi. Saat ini belum banyak penelitian yang meneliti tentang pengaruh video animasi terhadap sikap remaja tentang gizi seimbang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh media video animasi terhadap pengetahuan, sikap dan praktik remaja tentang gizi seimbang dalam rangka mencegah stunting di Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen dengan pre post control group. Sampel sebanyak 52 responden pada kelompok intervensi dan 64 responden pada kelompok kontrol. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil: Hasil penelitian diperoleh bahwa media video animasi berpengaruh terhadap sikap remaja (p value = 0,002), dan tidak berpengaruh terhadap pengetahuan (p value = 0,366) dan praktik remaja (p value = 0,231). Kesimpulan: Kesimpulan yang diperoleh adalah media video animasi berpengaruh terhadap sikap remaja tentang gizi seimbang
Analisis Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Kesehatan di Rumah sakit: Tinjauan Sitematik Indentifikasi Area Perlu Perbaikan: Analysis of Patient Satisfaction on Hospital Health Services: A Systematic Review Identifies Areas for Improvement Aquila Haya Tuzzahra; Haerawati Idris; Hamzah Hasyim; Nur Alam Fajar; Yuanita Windusari; Novrika Sari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4435

Abstract

Latar belakang: Rumah sakit sebagai salah satu layanan kesehatan bertugas untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik. Pelayanan yang baik akan menghasilkan pasien yang puas. Tangible merupakan dimensi yang berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pasien. Namun, belum ada studi yang membahas lebih lanjut area atau komponen tangible apa saja yang berperan. Tujuan: Mengetahui area mana pada rumah sakit yang perlu diperbaiki sehingga dapat meningkatkan kepuasan pasien Metode: Penelitian tinjauan sistematik menggunakan PRISMA dengan mengumpulkan, menyeleksi, dan mengaji artikel ilmiah yang memiliki topik revelan dengan tujuan penelitian, Jumlah artikel yang ditinjau pada penelitian ini sebanyak 9 artikel yang terbit dari tahun 2018-1023. Hasil: Berdasarkan temuan yang ada, area WC, kamar mandi, dan ruang tunggu merupakan area yang berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Selain itu, kebersihan ruangan, ketersediaan obat serta sarana prasarana, dan penampilan petugas juga dapat berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien. Kesimpulan: Terdapat beberapa area di rumah sakit yang perlu lebih diperhatikan sehingga dapat meningkkatkan kepuasan pasien. Kolaborasi antar seluruh pihak terkait dibutuhkan untuk mencapai pelayanan kesehatan yang baik.
Perilaku Genital Hygiene dan Akses Air Bersih terhadap Kejadian Keputihan pada Wanita : Literature Review: Genital Hygiene Behavior and Access to Clean Water Associated with Vaginal Discharge Among Women : Literature Review Nurul Fitriani; Yuanita Windusari; Novrikasari; Elvi Sunarsih; Nur Alam Fajar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4443

Abstract

Latar Belakang: Keputihan menjadi salah satu masalah kesehatan reproduksi pada wanita, hampir setiap wanita pernah mengalami hal ini. Kurangnya pengetahuan mengenai praktik genital hygiene dan kualitas air yang buruk menjadi faktor yang menyebabkan insiden keputihan pada wanita. Tujuan: Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara perilaku genital hygiene dan akses air bersih terhadap kejadian keputihan pada wanita. Metode: Pencarian sistematis dilakukan melalui database elektronik, ScienceDirect, PubMed dan Google Scholar. Kriteria inklusi difokuskan pada perilaku genital hygiene dan air bersih dengan kejadian keputihan. Artikel lengkap yang didapatkan selanjutnya dilakukan review dan analisis untuk membuat tinjauan sistematis sesuai pedoman PRISMA. Hasil: Dari 282 artikel yang diidentifikasi, delapan artikel memenuhi kriteria inklusi dan dilakukan analisis. Analisis tersebut mengungkapkan empat kategori yang terkait dengan perilaku genital hygiene yang berhubungan dengan keputihan dan empat kategori yang terkait dengan akses air bersih yang berhubungan dengan keputihan. Kesimpulan: Setiap wanita harus mampu mempraktikan genital hygiene yang benar dan mendapatkan akses air bersih untuk keperluan sanitasi dan hygiene sehari-hari khususnya untuk menurunkan angka kejadian keputihan.
Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Penyakit Kardio dan Serebrovaskular Pada Usia Paruh Baya: Systematic Review: Of Lifestyle Changes to Prevent Cardio and Cerebrovascular Diseases in Midage: Systematic Review Nurul Fitriani; Rahmiwati, Anita
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4448

Abstract

Latar belakang: Penyakit kardiovaskular (CVD) adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia yang merupakan masalah serius terutama dalam masyarakat yang menua karena usia adalah salah satu faktor risiko terpenting untuk CVD. Tujuan: penelitian ini untuk studi observasional dan di mana tersedia uji coba terkontrol secara acak mengenai pola makanan dari pada makanan individu atau suplemen makanan, dan pengeluaran energi. Metode: penelitian tinjauan sistematis memilih database elektronik PubMed, yang mewakili Medline dan referensi jurnal ilmu hayati dan buku online dan bebas juga dapat diakses oleh orang awam dan profesional kesehatan, dari 624 hasil pencarian, 150 referensi studi lebih lanjut termasuk satu referensi duplikat dikeluarkan pada tahap ini meninggalkan 80 referensi mulai dari tahun 2010 sampai 2023. Hasil: Sebuah meta-analisis baru-baru ini dari sembilan kohort observasional prospektif meneliti hubungan CVD dengan pola diet nabati melibatkan konsumsi makanan nabati yang lebih tinggi dan konsumsi yang lebih rendah atau sepenuhnya menghindari makanan hewani. Kepatuhan terendah versus tertinggi menunjukkan risiko CVD 16% lebih rendah dan PJK 12%. Kesimpulan: Modifikasi gaya hidup adalah landasan pencegahan kardiovaskular. Secara keseluruhan, temuan kami menegaskan hubungan terbalik antara pola gaya hidup sehat yang diduga termasuk diet, aktivitas fisik, tubuh, berat badan, konsumsi alkohol dan merokok di berbagai titik akhir klinis. Kepatuhan yang lebih kuat dan peningkatan jumlah perilaku pencegahan tampaknya memperkuat efek perlindungan
Dukungan Regulasi terhadap Pengembangan Karier Tenaga Kesehatan Non Aparatur Sipil Negara : Literature Review: Regulatory Support for Career Development of Non-State Cvil Servant Health Workers : Literature Review Nella Savira Liani; Puput Oktamianti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4449

Abstract

Latar belakang: Salah satu hak tenaga medis dan tenaga kesehatan dalam menjalankan praktik adalah kesempatan mengembangkan karier di bidang keprofesiannya. Kesenjangan pengembangan karier antara tenaga kesehatan non-ASN dengan ASN didorong adanya kekosongan regulasi dalam pelaksanaan pengembangan karier tenaga kesehatan non-ASN, sehingga pengembangan kariernya belum terstandar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai dukungan regulasi terhadap pengembangan karier tenaga kesehatan non-ASN, serta memberikan rekomendasi kepada pemerintah dan pemangku kepentingan dalam penyusunan kebijakan terkait pengembangan karier tenaga kesehatan non-ASN yang berkeadilan. Metode: Penelitian dilakukan dengan tinjauan literatur berupa dokumen regulasi atau peraturan perundang-undangan terkait pengembangan karier tenaga kesehatan yang bersumber dari database produk hukum Kementerian Kesehatan, JDIH BPK, dan Google online. Kriteria inklusi mencakup regulasi tahun 2012-2023 dengan status “berlaku”, jenis peraturan perundangan-undangan berupa Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden, Peraturan Menteri, dan Keputusan Menteri dengan tema pengembangan karier tenaga kesehatan. Kriteria eksklusi meliputi peraturan pelaksanaan terkait pengembangan karier ASN. Hasil: Peraturan perundang-undangan terkait pengembangan karier tenaga kesehatan non-ASN yang ditinjau berjumlah sebelas dokumen. Dokumen tersebut terdiri dari tiga Undang-Undang, dua Peraturan Pemerintah, satu Peraturan Presiden, empat Peraturan Menteri, dan satu Keputusan Menteri. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan mengamanahkan sejumlah hak bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan. Terdapat keterkaitan dan dukungan dalam muatan berbagai peraturan perundang-undangan terhadap pengembangan karier tenaga kesehatan non-ASN, namun peraturan pelaksanaan yang menaungi penerapan pengembangan karier tenaga kesehatan non-ASN belum tersedia. Kesimpulan: Dukungan regulasi saat ini terbatas pada regulasi di level makro, sehingga mendorong implementasi pengembangan karier tenaga kesehatan non-ASN menjadi tidak standar.
Dampak Penggunaan E-prescribing dalam Kesalahan Penulisan Resep di Fasilitas Pelayanan Kesehatan : Systematic Reviews : The impact of application e-prescribing on prescription writing errors in health care facilities : Systematic reviews Nurkalis, Undari; Nur Solikah, Siti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4450

Abstract

Latar belakang: Kesalahan resep merupakan salah satu kesalahan yang sering dilakukan dalam proses pengobatan. Rekam medis elektronik membantu mencapai peningkatan perawatan pasien dalam hal keselamatan, efisiensi, dan kualitas. Risiko kesalahan lebih tinggi bila menggunakan resep tulisan tangan karena berkaitan dengan banyak faktor. Tujuan: Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan e-prescribing di fasilitas kesehatan terhadap risiko kesalahan peresepan. Metode: Tinjauan sistematis dilakukan dengan mencari artikel sesuai topik menggunakan database PubMed, Google Scholar, Proquest, dan Science Direct. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian adalah “rekam medis elektronik atau rekam kesehatan elektronik”, “e-prescribing”, AND “prescribing error” dalam 6 tahun terakhir (2018-2023). Total artikel yang memenuhi syarat inklusi sebanyak 8 artikel pada tahun 2019-2022. Hasil: Sebagian besar penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan resep elektronik diketahui mengurangi kesalahan resep secara signifikan dan penggunaan jangka panjang menunjukkan manfaat yang signifikan dalam mengurangi tingkat kesalahan. Penulis resep profesional memiliki tingkat kesalahan resep yang lebih tinggi dibandingkan dokter residen, hal ini mungkin disebabkan karena praktik yang sudah berlangsung lama sehingga cenderung menjadi hambatan utama dalam penerapan teknologi baru. Kesimpulan: penggunaan e-prescribing mampu mengurangi kesalahan peresepan terkait penggunaan resep tulisan tangan dengan sistem pengembangan yang terstandar dan aman.
Pengaruh Diabetes Self-Management Education (DSME) Berbasis Keluarga terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap dalam Pengendalian Glukosa Darah: The Influence of Family-Based Diabetes Self-Management Education (DSME) on Increasing Knowledge and Attitudes in Blood Glucose Control Astuti, Ratna Kusuma
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4456

Abstract

Latar belakang: Diabetes Milletus (DM) merupakan kondisi dimana terjadi kenaikan kadar glukosa dalam darah dikarenakan tubuh tidak dapat menghasilkan atau memproduksi insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Pengobatan DM umumnya seumur hidup, baik itu pengendalian faktor risiko, kontrol aktivitas, nutrisi dan pengobatannya. Oleh karena itu, penyakit DM membutuhkan pengobatan jangka panjang sehingga banyak penderita DM yang tidak patuh baik itu soal makanan yang tidak bisa bebas memilih, kebiasaan merokok yang sulit dihentikan dan malas untuk kontrol gula darah ke dokter. Salah satu upaya yang dapat diterapkan adalah program Diabetes Self-Management Education (DSME). DSME merupakan suatu proses berkelanjutan yang dilakukan untuk memfasilitasi pengetahuan, keterampilan dan kemampuan penderita DM untuk melakukan perawatan mandiri. Latar belakang: Diabetes Milletus (DM) merupakan kondisi dimana terjadi kenaikan kadar glukosa dalam darah dikarenakan tubuh tidak dapat menghasilkan atau memproduksi insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Pengobatan DM umumnya seumur hidup, baik itu pengendalian faktor risiko, kontrol aktivitas, nutrisi dan pengobatannya. Oleh karena itu, penyakit DM membutuhkan pengobatan jangka panjang sehingga banyak penderita DM yang tidak patuh baik itu soal makanan yang tidak bisa bebas memilih, kebiasaan merokok yang sulit dihentikan dan malas untuk kontrol gula darah ke dokter. Salah satu upaya yang dapat diterapkan adalah program Diabetes Self-Management Education (DSME). DSME merupakan suatu proses berkelanjutan yang dilakukan untuk memfasilitasi pengetahuan, keterampilan dan kemampuan penderita DM untuk melakukan perawatan mandiri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh DSME berbasis keluarga terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap dalam pengendalian glukosa darah. Metode: Penelitian menggunakan pre eksperimental dengan one group prepost test design. Responden berjumlah 47 responsen. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Hasil: Berdasarkan uji paired t-test diperoleh nilai p value sebesar 0.000, hal ini berarti DSME berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar glukosa darah penderita DM. Kesimpulan: Dapat disimpulkan adanya pengaruh peningkatan pengetahuan dan sikap responden pada intervensi Diabetes Self-Management Education (DSME) berbasis keluarga terhadap pengendalian glukosa darah pada penderita DM.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak Sekolah Dasar : The Relationship between Parenting Patterns and Clean and Healthy Living Behavior in Elementary School Children Nirmayanti Jus’an; Trisnawaty; Andi Irhamnia Sakinah; Nadyah Haruna
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4457

Abstract

Latar belakang: Kebiasaan hidup bersih dan sehat merupakan masalah penting yang menjadi fokus dalam pencegahan timbulnya berbagai masalah kesehatan pada anak. Pola asuh yang diterapkan oleh orang tua sangat berpengaruh pada perilaku anak salah satunya yaitu dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada siswa sekolah dasar di UPT SPF SD Inpres Pajjaiang Kota Makassar. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan didapatkan 134 responden yang diambil dengan menggunakan purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di wilayah UPT SPF Inpres Pajjaiang Kota Makassar. Hasil: Ditemukan 70 responden (52,24%) menunjukkan pola asuh autoritatif dan sebagian besar diantaranya memiliki PHBS kategori cukup yaitu sebanyak 31 responden (23,13%), 29 responden (21,64%) menunjukkan pola asuh otoriter dan sebagian besar diantaranya memiliki PHBS kategori cukup yaitu sebanyak 11 responden (8,21%), 9 responden (6,72%) menunjukkan pola asuh diabaikan dan sebagian besar diantaranya memiliki PHBS kategori kategori kurang, cukup, dan tinggi sebanyak 3 responden (2.24%), kemudian 26 responden (19,40%) menunjukkan pola asuh permisif dan sebagian besar memiliki PHBS kategori sangat kurang sebanyak 8 responden (5.97%). Berdasarkan hasil uji chi square didapatkan P-value sebesar 0,041 sehingga disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh dan PHBS. Kesimpulan: Pola asuh yang sesuai dan perlu diterapkan kepada anak yaitu pola asuh demokratis/autoritatif. Orang tua yang menerapkan pola asuh demokratis maka anaknya akan mempunyai kemampuan yang cukup tinggi dalam implementasi PHBS.
Pengaruh Pemberian Konseling Gizi terhadap Pemilihan Makan Remaja Obesitas : Literature Review : The Effect of Providing Nutritional Counseling on Obese Adolescents: Literature Review Adilah Pradipta Syahri; Ratih Kurniasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4490

Abstract

Latar belakang: Obesitas menjadi masalah di berbagai belahan dunia dimana prevalensinya meningkat dengan cepat, baik di negara maju maupun negara berkembang. Obesitas dapat terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara energi dari makanan yang masuk lebih besar dibanding dengan energi yang digunakan tubuh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan mengevaluasi efek maupun perubahan yang didapat konseling gizi dalam pencegahan obesitas di Indonesia. Metode: Penelitian ini merupakan literature review dengan metode naratif dengan mengkaji artikel berdasarkan tujuan, metode dan hasil yang disajikan pada artikel. Pencarian artikel dilakukan dengan menggunakan artikel yang ditelusuri dengan google scholar dan sinta. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konseling gizi pada remaja efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi dan perubahan pola makan pada remaja obesitas. Kesimpulan: Hal ini menunjukkan bahwa konseling gizi pada remaja obesitas efektif untuk dilaksanakan. Perlu dilakukan intervensi konseling gizi untuk mengamati pengaruh dan perubahan perilaku.
Efek Message Reminder terhadap Waktu Imunisasi Anak : Systematic Review: The Effect of Message Reminder on Child Immunization Time: Systematic Review Kristoforus Samson; Dominicus Husada; Muthmainnah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4499

Abstract

Message Reminder teridentifikasi sebagai salah satu strategi dalam meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap pada anak dan membantu Ibu dalam mengetahui jadwal yang tepat dalam pemberian imunisasi pada anaknya, hal ini berdampak pada ketepatan waktu pemberian imunisasi secara berkala yang dapat mendukung meningkatkan capaian imunisasi dasar lengkap. Studi ini meninjau penelitian sebelumnya yang menggambarkan efek dari Message Reminder terhadap ketepatan waktu pemberian Imunisasi pada anak. Pencarian literature secara sistematis dilakukan pada bulan Juli – Agustus 2023 menggunakan database yaitu Science Direct, ProQuest, dan Pubmed dari populasi sebanyak 48 artikel selama 5 tahun terakhir (2018 – 2023), kemudian diseleksi menjadi 4 artikel sesuai dengan kriteria. 48 artikel yang selanjutnya masuk dalam tahap eliminasi hingga hasil akhir 4 artikel memenuhi syarat untuk full text review. Studi kualitas dinilai dengan menggunakan Skala Newcastle-Ottawa (NOS). Kami mengidentifikasi 4 studi. Upaya untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap pada anak dilakukan dengan memberikan Message Reminder pada pengasuh atau orangtua anak, sehingga mampu meningkatkan kepatuhan Ibu dalam memberikan Imunisasi Dasar Legkap pada anak sesuai jadwal yang ditentukan. Dari 4 jurnal yang di review terdapat beberapa Ibu yang menjadi patuh serta rutin mengikuti jadwal imunisasi pada anaknya setelah diberikan Message Reminder oleh petugas kesehatan.

Page 77 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue