cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Balita dan Kader Posyandu Tentang Stunting melalui Konseling Gizi : Literature Review: Improving the Knowledge and Skills of Toddler Mothers and Posyandu Cadres on Stunting Through Nutrition Counseling: Literature Review Fadilah, Nurul; Ratih Kurniasari; Rini Harianti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4624

Abstract

Latar belakang: Stunting telah menjadi salah satu dari sekian banyaknya masalah gizi di Indonesia yang perlu dibenahi mengingat Indonesia telah mencapai angka penderita stunting kelima tertinggi di dunia. Masalah stunting sendiri bisa diakibatkan oleh banyak faktor. Salah satunya adalah kurangnya edukasi mengenai asupan gizi seimbang dimasyarakat yang notabenenya adalah pondasi utama pencegahan stunting. Tujuan: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya peningkatan pengetahuan terhadap sasaran setelah dilakukan konseling gizi mengenai stunting Metode: Penelitian ini menggunakan google scholar sebagai mesin pencarian artikel dengan menggunakan kata kunci “Stunting” “Konseling” “Ibu Balita” dan “Kader Posyandu.”Dari hasil pencarian didapatkan sejumlah 10 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi; Ibu yang memiliki balita, dan kader posyandu, hasil yang diukur adalah efektivitas dan pengaruh yang dihasilkan dari diadakannya konseling gizi., dan relevan dengan topik yang akan dibahas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic review dengan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis). Hasil: 10 Artikel yang direview menggunakan metode quasi experiment dengan pre-post test design menunjukkan bahwa konsultasi gizi mampu meningkatkan pengetahuan ibu dengan balita stunting dan kader posyandu mengenai asupan gizi seimbang. Kesimpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan mengenai asupan gizi seimbang melalui konsultasi gizi pada ibu balita stunting dan kader posyandu
Gambaran Demografi COVID-19 di Kabupaten Cirebon: The Demographic Factor of COVID-19 in Cirebon Wahidin, Dea Triasari Indriyanti; Sudarto Ronoatmodjo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4625

Abstract

Latar belakang: Sebuah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus SARS CoV2 ditetapkan sebagai pandemi pada 11 Maret 2020 setelah menginfeksi 118.000 orang di 114 negara hanya dalam waktu 3 bulan. Penyakit ini menyerang semua lapisan masyarakat sehingga menjadi tantangan global yang sulit dikendalikan. Tujuan: Berdasarkan hal tersebut peneliti tertarik untuk melihat gambaran demografi berdasarkan usia dan jenis kelamin di Kabupaten Cirebon dimana Kabupaten Cirebon adalah Kabupaten perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah Metode: Desain penelitian ini adalah observasional analitik potong lintang dengan sampel sebanyak 36.700 yang diambil dari laboratorium COVID-19 FK UGJ dalam rentang Januari 2022 - Juni 2022. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa penderita COVID-19 mayoritas adalah perempuan (56,7%) prevalensi usia tertinggi adalah pada kelompok usia 26-35 tahun (23,7%). Kesimpulan: Berdasarkan kesimpulan tersebut maka disarankan kepada Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten Cirebon agar lebih meningkatkan lagi kegiatan promosi kesehatan dan mengajak masyarakat agar berperan aktif dalam upaya pencegahan penularan COVID-19.
Pentingnya Protein Hewani dalam Mencegah Balita Stunting: Systematic Review: The Importance of Animal Protein in Preventing Stunting in Toddlers: Systematic Review Iswara, Nila Febriana; Ahmad Syafiq
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4631

Abstract

Latar belakang: Satu dari lima anak di Indonesia dilaporkan mengalami stunting. Stunting menyebabkan anak memiliki tinggi badan yang tidak sesuai dengan anak seusianya dan hambatan perkembangan kognitif serta risiko penyakit tidak menular saat dewasa. Tujuan: Tinjauan sistematis ini menganalisis pengaruh asupan protein hewani terhadap kejadian stunting pada balita. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain tinjauan sistematis. Penelusuran artikel melalui database elektronik PUBMED, EMBASE, Scopus, Science Direct, dan Google Scholar yang diterbitkan dalam rentang tahun 2013-2023 dengan kriteria yang disusun berdasarkan kerangka kerja PICO. Hasil pencarian dalam database disajikan menggunakan diagram alir PRISMA. Hasil: Berdasarkan hasil analisis, 11 dari 14 artikel menunjukkan adanya hubungan antara asupan protein hewani dengan kejadian stunting pada balita. Balita stunting memiliki rata-rata asupan protein hewani yang lebih rendah dibandingkan balita yang tidak stunting. Tingkat keragaman jenis protein hewani yang dikonsumsi oleh balita juga memiliki hubungan dengan risiko stunting. Kesimpulan: Balita yang tidak mengonsumsi protein hewani memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami stunting. Semakin beragam sumber hewani yang dikonsumsi maka semakin kecil peluang balita mengalami stunting.
Analisis Pajanan Debu dengan Gejala Gangguan Pernafasan pada Pekerja Industri Bata: Literature Review : Analysis of Dust Exposure with Symptoms of Respiratory Disorders in Brick Industry Workers: A Literature Review Yudi Akbar, Faris; Onny Setiani; Yusniar Hanani Darundiati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4633

Abstract

Latar Belakang: Industri Batu bata merupakan salah satu industri yang menghasilkan polutan di udara. Polutan yang dihasilkan dari industri tambang kapur adalah partikel debu dan gas. Debu yang dihasilkan dapat mengganggu kesehatan pekerjaannya. ISPA adalah salah satu penyakit gangguan saluran pernapasan yang menyerang pekerja tambang kapur. ISPA tidak hanya terjadi akibat pajanan debu kapur, terdapat beberapa faktor risiko pekerja yang dapat menyebabkan terjadinya ISPA. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pajanan debu dari batu bata dan faktor risiko pekerja dengan kejadian ISPA. Metode: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode literature review dengan besar sampel sebanyak 16 jurnal. Hasil: Penelitian ini menunjukkan variabel yang bermakna atau memiliki hubungan dengan kejadian ISPA diperoleh sekitar 80% dari beberapa variabel yang di teliti. Dari tinjauan artikel diketahui ada masa kerja, penggunaan alat pelindung diri (masker), usia, riwayat penyakit dan kebiasaan merokok. Faktor risiko yang paling dominan memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian ISPA adalah variabel masa kerja dan variabel penggunaan alat pelindung diri (masker).
Analisis Penilaian dan Rekomendasi Desain Ergonomi pada Pekerja Laboratorium Menggunakan SNI 9011-2021: Analysis of Ergonomic Design Assessments and Recommendations for Laboratory Workers Using SNI 9011-2021 Aziza; Dadan Erwandi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4639

Abstract

Latar belakang: Pekerja laboratorium merupakan pekerja yang termasuk ke dalam dampak faktor risiko ergonomi berupa gangguan otot rangka akibat kerja (GOTRAK). Di laboratorium Palang Merah Indonesia Kota X pernah didapatkan terjadinya cedera pada 1 orang pekerja di bagian punggung bagian bawah pada saat pengangkatan coolbox darah serta belum pernah dilakukannya pengukuran ergonomi pada pekerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis penilaian dan rekomendasi desain ergonomi pada pekerja laboratorium di Palang Merah Indonesia Kota X. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasi. Analisis mengacu pada SNI 9011-2021. Hasil: Hasil penelitian dari survey GOTRAK didapatkan bahwa pekerja mengeluhkan ketidaknyamanan pada bagian bahu, lengan, tangan, dan pinggul dengan nilai 12 yang berarti memiliki risiko tinggi. Pada tubuh bagian atas petugas pengangkatan coolbox darah didapati nilai 16, sedangkan petugas crossmatch darah didapatkan nilai 31. Pada tubuh bagian punggung dan bawah pada pengangkatan coolbox darah didapati nilai 20, sedangkan pada crossmatch kantong darah didapatkan nilai 12. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa anggota tubuh yang memiliki nilai 12 berarti memiliki risiko tinggi dan untuk pengangkatan beban manual pengangkatan coolbox darah didapatkan nilai 3 yang berarti berada di zona hati-hati.
Hubungan Pembelajaran Daring saat Pandemi Covid-19 terhadap Tingkat Stress Akademik pada Siswa SMA 3 Kota Makassar : The Relationship of Online Learning During The Covid-19 Pandemic to The Level Of Academic Stress in High School Students 3 Makassar City Yusuf, Nurul Shafira; Andi Alifia Ayu Delima; Jelita Inayah Sari; Rista Suryaningsih; Muh. Shadiq Sabri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4645

Abstract

Latar belakang: Dampak dari pandemi Covid-19 pada proses belajar mengajar cukup terasa. Masalah yang dihadapi para siswa pada masa pandemi Covid-19 ini selain tuntutan-tuntutan yang dibebankan dengan model belajar mengajar secara daring, proses belajar menggunakan media daring ini lebih melelahkan dan membosankan, karena mereka tidak dapat berinteraksi langsung dengan guru maupun teman lainnya. Dengan demikian dapat mengakibatkan frustrasi pada siswa, dan bila terus berlanjut dapat menimbulkan stress. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pembelajaran daring terhadap tingkat stress akademik pada siswa SMA pada saat pandemi Covid-19. Hubungan yang diteliti adalah jenis kelamin, kondisi jaringan dan, prestasi akademik siswa sebelum dan saat pandemi Covid-19. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel penelitian adalah siswa SMA sebanyak 77 orang. Penelitian dilakukan dengan pengisian kuesioner demografik, kuesioner Educational Stress Scale Academic (ESSA) yang diolah menggunakan uji Chi Square. Hasil: terdapat hubungan yang signifikan adalah jenis kelamin (p<0.048) dan tidak terdapat hubungan yang signifikan adalah kondisi jaringan dan prestasi akademik. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin anak dan prestasi akademik dengan stress akademik pada siswa SMA 3 Makassar.
Penerapan Health Belief Model Perilaku Merokok pada Mahasiswa : Application of Health Belief Model of Smoking Behavior in College Student Malinda Capri Nurul Satya; Lisus Setyowati; Iwan Abdi Suandana; Dian Kartika Sari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4646

Abstract

Latar belakang: Merokok telah menjadi kebiasaan umum dalam kehidupan sehari-hari, bahkan menjadi komoditas yang terkait dengan budaya karena mudah ditemukan. Data dari Riskesdas menunjukkan bahwa prevalensi merokok pada usia 20-24 mencapai 27.2% dimana ini merupakan rentang usia mahasiswa. Kandungan bahan kimia dalam rokok memacu kerja susunan syaraf pada tubuh sehingga detak jantung dan tekanan darah bekerja semakin cepat. Selain itu, merokok menyebabkan munculnya penyakit mematikan lainnya. Salah satu teori yang digunakan untuk mengananlisis suatu perilaku adalah Health Belief Model. HBM digunakan untuk memprediksi perilaku kesehatan yang berfokus pada persepsi dan kepercayaan individu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi kepada informan mengenai perilaku merokok pada mahasiswa dengan menerapkan teori Health Belief Model yang terdiri dari beberapa konstruk, meliputi persepsi kerentanan, persepsi keseriusan, persepsi manfaat, persepsi hambatan, dan persepsi keinginan untuk bertindak. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan desain case study dan teknik snowball sampling. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran secara mendalam terkait perilaku merokok pada mahasiswa yang dihubungkan dengan teori Health Belief Model. Informan dalam penelitian ini sebanyak 5 mahasiswa dari berbagai Jurusan di Politeknik Negeri Jember sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam dengan menggunakan instrumen kuesioner yang telah disesuaikan dengan kebutuhan, menggunakan voice recorder untuk memastikan akurasi dan keutuhan data serta kemudahan dalam transkripsi, alat tulis dan juga buku catatan. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan merasa tidak rentan untuk terkena berbagai macam penyakit yang diakibatkan oleh merokok, sebagian besar informan menganggap bahwa rokok memberikan dampak yang serius dan berbahaya bagi kesehatan, seluruh informan menyatakan ketika berhenti merokok akan mendapatkan manfaat, sebagian besar informan menyatakan terdapat beberapa hambatan untuk berhenti merokok, dan sebagian besar informan memiliki keinginan untuk berhenti merokok dengan melakukan beberapa tindakan. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa seorang perokok masih kesulitan untuk menghentikan perilaku ini. Kesadaran bahwa efek negatif merokok tidak langsung terasa membuat beberapa informan belum sepenuhnya menyadari resiko kesehatan akibat merokok. Persepsi keseriusan yang rendah, adanya hambatan, dan minimnya keinginan untuk bertindak dapat menjadi penghambat dalam mengambil tindakan preventif dan mengatasi permasalahan kesehatan.
Perilaku Konsumsi Sugar Sweetened Beverages (SSB) dan Aktifitas Media Social pada Mahasiswa Perkotaan: Sweet Sugar Drink Consumption Behavior and Social Media Activities in Urban College Mustakim; Elia Nur A’yunin; Siti Riptifah Tri Handari; Tyas Aprillia
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4647

Abstract

Latar belakang: Sugar Sweetened Beverages (SSB) atau disebut juga dengan minuman berpemanis adalah suatu minuman yang mengandun zat pemanis berkalori tinggi sebagai salah satu kandungan atau bahan di dalam suatu minuman. Kegemaran remaja dalam mengonsumsi minuman bersoda dapat berdampak pada masalah kesehatan. Maraknya pemasaran produk makanan dan minuman melalui media sosial memberikan pengaruh pemilihan asupan makan pada remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran perilaku konsumsi SSB dan hubungannya dengan aktifitas pada sosial media yang berkaitan dengan makan dan minum pada mahasiswa perkotaan. Metode: Penelitian ini menggunakan disain studi potong lintang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa perguruan tinggi muhammadiyah yang berada di Jakarta. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proporsive sampling. Sehingga diperoleh sampel sebesar 134 responden. Pengisian kuesioner dilakukan secara mandiri oleh responden (self-administrated) melalui aplikasi google form. Hasil: Hasil pengukuran menunjukkan perilaku minum minuman berpemanis mayoritas tinggi (55,2%). Hasil analisis bivariat menunjukkan variable memberikan “LIKE” pada produk minuman berkalori tinggi (p value:0.223), membeli Makanan/Minuman secara daring (Food Delivery) (p value:0.223), melihat Makanan/Minuman yang diiklankan di Sosial Media (pvalue=0.017), Membagikan makanan/Minuman yang diiklankan di berbagai Sosial Media (p value:0.308), mencari dan melihat review terhadap makanan/minuman (p value:0.245), mencari dan melihat review terhadap tempat makan / cafe / restoran (pvalue=0.044), membuat review / konten / postingan terkait makanan / minuman pada media social Anda (p value:0.126). Kesimpulan: Perilaku konsumsi Sugar Sweetened Beverages (SSB) pada mahasiswa perkotaan terkategorikan tinggi. Aktifitas media sosial berupa melihat makanan/minuman yang diiklankan di sosial media dan aktifitas mencari dan melihat review terhadap tempat makan / cafe / restoran berhubungan signifikan dengan perilaku tersebut.
Upaya Mempersiapkan Kesehatan Mental Ibu Hamil: Literature Review: Efforts to prepare for the mental health of pregnant women: Literature Review Alfiah Rahmawati; Zakia Winda Kurnia; Rr. Catur Leny Wulandari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4656

Abstract

Latar belakang: upaya mempersiapkan kesehatan mental ibu hamil merupakan bentuk kegiatan untuk membantu kehamilan dengan memiliki kesiapan kesehatan mental dalam menghadapi kehamilannya dan mempersiapkan kesehatan mental ibu hamil juga bisa di lakukan dengan beberapa upaya dukungan pasangan, dukungan sosial ,konseling kognitif, kecukupan gizi ibu hamil,dan menjaga pola makan ibu hamil.dengan hal ini bisa mempersiapkan kesehatan mental ibu hamil. Tujuan: untuk memberikan upaya mempersiapkan kesehatan mental pada ibu hamil. Metode : Literature Review ini dimulai dengan mengidentifikasi jurnal artikel yang relevan dengan kata(preparing for pregnancy;mental health; support).Penelusuran artikel menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris melalui data base seperti google scholar ,sciencedirect dan pubmed, yang dibatasi hanya terbitan 2018-2023. Artikel yang digunakan dalam penyusunan yaitu artikel nasional dan internasional berjumlah 13 artikel, yaitu 3 artikel nasional dan 10 artikel internasional, yang kemudian dianalis lengkap. Hasil: Hasil kajian artikel menunjukkan 5 upaya yang bisa dilakukan untuk mengawasi kesehatan mental saat hamil,upayanya antara lain dukungan pasangan, dukungan sosial ,konseling kognitif, kecukupan gizi ibu hamil,dan menjaga pola makan ibu hamil. Kesimpulan:Kesehatan mental seorang ibu selama hamil merupakan persiapan yang penting. Maka kita harus memperhatikan upaya mempersiapkan kesehatan mental ibu hamil. Hasil analisis menyimpulkan bahwa dukungan pasangan kehamilan, dukungan sosial ,konseling kognitif, kecukupan gizi ibu hamil,dan menjaga pola makan ibu hamil dapat mempersiapkan kesehatan mental ibu selama hamil. Mungkin hal ini harusnya menarik perhatian para bidan, tenaga kesehatan dan pemerintah dan kedepannya akan semakin meningkat, meningkatkan kondisi mental para ibu sehingga setiap calon ibu memiliki kehamilan yang baik.
Pemberian Aromaterapi Lemon dan Lavender terhadap Nyeri Dismenore pada Remaja : Literature Review: Giving Lemon and Lavender Aromatherapy on Dysmenorrhea Pain in Adolescents : Literature Review Rahmawati Kusumaningsih, Meilia; Sakinah, Hidayatus; Rahmawati, Alfiah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4660

Abstract

Latar belakang: Dismenore merupakan suatu kondisi nyeri yang sangat kuat pada perut bagian bawah, namun bisa menjalar sampai ke bagian bawah punggung, panggul, pinggang, paha atas sampai ke betis, hal tersebut terjadi pada saat wanita sedang mengalami menstruasi. Aroma lemon (citrus) dan lavender (lavandula agustifolia) biasa digunakan dalam terapi komplementer aromaterapi, efek positif aromaterapi lemon dan lavender telah terbukti dapat mengurangi nyeri dan memberikam efek relaksasi atau menenangkan. Tujuan: Melakukan analisis literatur mengenai pengaruh pemberian aromaterapi lemon dan lavender terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea pada remaja. Metode: Artikel ini menggunakan metode Literature Review berdasarkan artikel penelitian terbaru yang terbit pada tahun 2019 sampai dengan 2023. Sumber database yang digunakan berbasis online antara lain PubMed dan Google Schoolar, yang berasal dari Indonesia maupun negara lain yang menggunakan bahasa Inggris sesuai dengan topik pencarian. Jumlah artikel yang direview dalam literature review ini berjumlah 10 artikel. Hasil: Penelusuran artikel penelitian didapatkan 10 artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Artikel yang didapatkan melputi 1 artikel internasional dan 9 artikel nasional. Dari artikel yang telah direview tersebut, dapat diketahui bahwa pemberian aromaterapi lemon dan lavender dapat menurunkan intensitas nyeri dismenore secara efektif. Kesimpulan: Dari hasil literature review dapat ditarik kesimpulan bahwa peran aromaterapi lemon dan aromaterapi lavender dapat berpengaruh terhadap penurunan nyeri dismenorea pada remaja, mayoritas remaja yang mengalami dismenore merasakan penurunan nyeri setelah diberikan aromaterapi lemon maupun aromaterapi lavender.

Page 79 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue