cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Analisis Kondisi Fisik Rumah dan Perilaku Keluarga pada Kejadian Tuberkulosis: Literature Review: Analysis of Physical Conditions of Homes and Family Behavior on Tuberculosis Incidents: Literature Review Waella Septamari Budi; Mursid Raharjo; Nurjazuli
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4665

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang dapat menyebar dari penderita TBC yang dapat melalui udara sehingga dapat menyerang paru-paru. Rumusan masalah pada artikel ini yaitu bagaimanakah hubungan rumah sehat dan perilaku keluarga pada kejadian Tuberkulosis. Tujuan: Penulisan literature review ini bertujuan untuk mengetahui faktor kondisi fisik rumah dan perilaku keluarga pada Kejadian Tuberkulosis. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literature dengan metode pencarian pada tinjauan pustaka, dimana mencari literatur yang sesuai dengan media sosial yang relevan seperti google scholar, garuda, e-journal dalam bidang kejadian Tuberkulosis. Penelusuran literatur sebagai referensi dari tahun 2013-2023 dan mendapatkan 10 artikel atau jurnal yang relevansi dalam 10 tahun terakhir. Hasil: Hasil dari literature review ini menjelaskan bahwa kondisi fisik rumah yang meliputi keberadaan ventilasi, jendela, genting kaca, kepadatan hunian, kualitas lantai, kualitas dinding, keberadaan langit-langit, kelembaban, suhu, perilaku merokok dan riwayat merokok, penggunaan bahan bakar saat memasak dengan kejadian tuberculosis. Kesimpulan: Kesimpulan dari artikel literature review ini yaitu adanya hubungan antara kondisi fisik rumah antara lain: keberadaan langit-langit, kualitas dinding, kualitas lantai, kepadatan hunian, keberadaan ventilasi, keberadaan jendela, keberadaan genting kaca, kelembaban ruangan, suhu ruangan, dan perilaku keluarga antara lain perilaku merokok dan riwayat merokok dan penggunaan bahan bakar saat memasak. Penularan TB dapat dicegah dengan menerapkan hidup bersih dan sehat, sebaiknya masyarakat segera memperbaiki kondisi fisik rumah sesuai dengan rumah sehat sehingga kejadian TB dapat segera menurun.
Efektivitas Media Edukasi terhadap Perubahan Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene Menstruasi pada Remaja Putri: Literature Review: Effectiveness of Educational Media in Personal Menstrual Hygiene Knowledge and behavior for Adolescent Girl: Literature Review Kartika Adyani; Okky Liya Rohmah Safitri; Noveri Aisyaroh
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4672

Abstract

Latar belakang: Menstruasi merupakan hal yang normal dan teratur setiap bulan. Pengetahuan dan perilaku personal hygiene menstruasi pada remaja masih kurang. Hal yang terpenting saat haid adalah menjaga personal hygiene terutama organ reproduksi. Akibat buruknya personal hygiene menstruasi menyebabkan terjadinya infeksi saluran kemih, infeksi sistem reproduksi, keputihan, dan iritasi kulit. Tujuan: Dibuatnya literature review ini untuk mengetahui apakah media edukasi yang diberikan kepada remaja dapat mempengaruhi pengetahuan dan perilaku personal hygiene menstruasi Metode: Metode yang digunakan dalam artikel ini yaitu berupa Literature Review. Peneliti mencari beberapa literature menggunakan database Google Scholar dengan kata kunci personal hygiene menstruasi, remaja, media edukasi, dan efektivitas, artikel yang diambil yaitu artikel-artikel relevan dalam 10 tahun terakhir Hasil: Dari artikel yang telah direview dapat diketahui bahwa pemberian edukasi terhadap personal hygiene menstruasi pada remaja dapat diberikan dengan beberapa media, diantaranya audiovisual, leaflet dan booklet. Kesimpulan: Dari hasil literature review dapat disimpulkan bahwa media edukasi memiliki dampak positif terhadap pengetahuan dan perilaku kebersihan menstruasi. Penggunaan media edukasi seperti media audiovisual, booklet dan leaflet terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap pengetahuan dan perilaku remaja putri tentang personal hygiene menstruasi.
Pola Asuh dan Stimulasi Sosial dengan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Prasekolah di Puskesmas X Tanjung Balai Karimun: Parenting Patterns and Social Stimulation with Social Emotional Development of Preschool-Age Children at Puskesmas X Tanjung Balai Karimun Camelita Butar; Utami, Tuti Asrianti; Wilhelmus Hary Susilo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4675

Abstract

Latar belakang: Anak merupakan individu yang unik dengan segenap kemampuan yang dimiliki. Anak dilahirkan belum bersifat sosial, belum mampu memiliki kemampuan bergaul dengan orang lain. Untuk mencapai kematangan sosial, anak harus belajar beradaptasi dengan orang lain. Tujuan: Untuk menganalisa hubungan pola asuh dan stimulasi sosial dengan perkembangan sosial emosional anak usia prasekolah di Puskesmas X Tanjung Balai Karimun. Metode: Desain penelitian ini menggunakan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel dengan Purposive Sampling sebanyak 160 responden. Hasil: Hasil uji Sperman Rho didapatkan nilai p= 0,000 (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, dengan demikian dapat diartikan ada hubungan antara pola asuh dengan perkembangan sosial emosional anak usia prasekolah. Hasil uji Sperman Rho didapatkan nilai p= 0,339 > (0,05) yang berarti Ha ditolak, dengan demikian dapat diartikan tidak ada hubungan yang signifikan antara stimulasi sosial dan perkembangan sosial emosional. Kesimpulan: Terdapat hubungan pola asuh dengan perkembangan sosial emosional anak usia prasekolah di Puskesmas X Tanjung Balai Karimun dan Tidak terdapat hubungan antara stimulasi sosial dengan perkembangan sosial emosional anak prasekolah di Puskesmas X Tanjung Balai Karimun.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta : Factors Related to Exclusive Breastfeeding in Umbulharjo I Public Health Center Working Region of Yogyakarta Lakoro, Maric Syafira; Handayani, Lina; Mulasari, Surahma Asti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4684

Abstract

Latar belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan pertama bagi bayi yang menyediakan semua nutrisi diawal kelahirannya hingga berusia 6 bulan. Cakupan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Umbulharjo I sebesar (57,3%) menempati urutan kedua terendah di Kota Yogyakarta. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan propotional random sampling sebanyak 86 sampel. Melakukan analisis data univariat dan bivariat menggunakan chi square dengan ?=0,05. Hasil: Analisis univariat menunjukkan mayoritas ibu memiliki pendidikan tinggi sebanyak (90,7%), ibu yang bekerja sebanyak (51,2%), ibu memiliki pengetahuan tinggi sebanyak (57,0%), ibu yang memiliki sikap positif sebanyak (52,3%) dan mayoritas ibu tidak memberikan ASI eksklusif sebanyak (68,6%). Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan pemberian ASI eksklusif, sedangkan pendidikan dan pekerjaan tidak ada hubungan dengan pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta.
Pengukuran Implementasi Budaya Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Paru Bogor Jawa Barat Tahun 2023: Measurement of the Implementation of Patient Safety Culture in Bogor Pulmonary Hospital, West Java in 2023 Henik Saefulmilah; Prasetyo, Sabarinah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4686

Abstract

Latar belakang: Sesuai seruan World Health Organization (WHO) bahwa tidak seorangpun boleh mendapatkan bahaya ketika sedang menjalani pelayanan di fasilitas kesehatan. Melalui berbagai upaya RS Paru Bogor menunjukkan tekadnya untuk memberikan pelayanan berorientasi pada keselamatan pasien, tetapi dalam tiga tahun terakhir terdapat 25 laporan insiden keselamatan pasien. Oleh karena itu dilakukan pengukuran Implementasi Budaya Keselamatan Pasien (BKP). Tujuan: Mendapatkan gambaran implementasi BKP di RS Paru Bogor. Metode: Penelitian kuantitatif observasional desain cross sectional, data merupakan hasil survei Komite Mutu RS, jumlah sampel 222. BKP diukur menggunakan instrumen Hospital Survey on Patient Safety Culture (HSOPSC). Analisis univariat persentase respon positif dan rata-rata nilai, bivariat dengan uji T-independen. Hasil: Persentase respon positif BKP 76,8%, dengan rincian kerja tim (96,4%), pembelajaran organisasi perbaikan berkelanjutan (85,4%), komunikasi tentang kesalahan (84,4%), serah terima dan pertukaran informasi-informasi (83,9%), dukungan supervisor/ manajer/ pimpinan klinis untuk keselamatan pasien (83,6%), respon terhadap kesalahan (75,1%), keterbukaan komunikasi (74,4%), dukungan manajemen RS untuk keselamatan pasien (71,2%), pelaporan insiden keselamatan pasien (61%), dan staffing-kecepatan kerja (52,1%). Hasil uji T-independen terdapat perbedaan rata-rata skor dukungan supervisor/ manajer/ pimpinan klinis untuk keselamatan pasien pada lama kerja di unit (P value 0,02), terdapat perbedaan rata-rata skor dukungan manajemen rumah sakit untuk keselamatan pasien pada staf pelayanan kontak langsung dan tidak kontak langsung dengan pasien (P value 0,03), terdapat perbedaan rata-rata skor dukungan manajemen rumah sakit untuk keselamatan pasien pada jam kerja per minggu (P value 0,01). Kesimpulan: Implementasi BKP di RS Paru Bogor pada level kuat, performa tinggi, proaktif, memiliki komitmen, keselamatan pasien diprioritaskan dibandingkan produktivitas.
Terapi Komplementer Keperawatan dalam Mengurangi Mual Muntah akibat Kemoterapi: Literature Review: Complementary Nursing Therapy for Chemotherapy-induced Nausea and Vomiting: Literature Review Siregar, Yudith Romian; Suprapti, Fitriana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4696

Abstract

Latar belakang: Diperkirakan 70% hingga 80% pasien yang menjalani kemoterapi mengalami mual dan muntah. Mual dan muntah akibat kemoterapi dapat mengakibatkan penurunan kesehatan fisik, mental, kualitas hidup, serta dapat meningkatkan beban biaya keuangan pada pasien kemoterapi. Intervensi farmakologis belum sepenuhnya dapat mengendalikan mual dan muntah, maka terapi komplementer perlu dikembangkan untuk mendukung keberhasilan kemoterapi. Tujuan: Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi beragam terapi komplementer yang terbukti dapat mengurangi mual dan muntah akibat kemoterapi. Metode: Tinjauan literatur dilakukan melalui basis data: Google Scholar, PubMed, dan Research Gate dalam rentang tahun 2017 hingga 2022. Artikel dipilih berdasarkan abstrak serta teks lengkap yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekskusi. Artikel disusun menggunakan panduan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic review and Meta Analysis). Untuk menguji kelayakan dan kualitas artikel menggunakan Critical Appraisal Skills Programme (CASP). Hasil: Diperoleh 50 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dari 28.879 artikel, terdapat 20 artikel dibahas dalam tinjauan literatur ini. Ditemukan sebanyak 23 jenis terapi komplementer dalam upaya mengurangi mual dan muntah akibat kemoterapi. Kesimpulan: Tiga terapi komplementer dengan penelitian terbanyak adalah pijat, akupuntur dan akupresur, telah terbukti dapat mengurangi mual dan muntah akibat kemoterapi. Namun perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, mengingat belum banyaknya penelitian mengenai terapi komplementer dalam upaya mengurangi mual dan muntah akibat kemoterapi di Indonesia.
Determinan Personal Hygiene Organ Reproduksi Eksterna Wanita di Pondok Pesantren Al-Wasilah Lemo Tahun 2022: Determinants of Personal Hygiene of Women's External Reproductive Organs at the Al-Wasilah Lemo Islamic Boarding School in 2022 Arifa Usman; Rismawati; Andi Misnawati; Rosdiana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4699

Abstract

Latar Belakang: Hygiene merupakan kondisi dan praktik untuk mempertahankan kesehatan, mencegah terjadinya penyebaran penyakit, meningkatkan derajat kesehatan individu meningkatkan kepercayaan diri dan menciptakan keindahan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Determinan Personal Hygiene Organ Reproduksi Eksterna Wanita di pondok pesantren Al-Wasilah Lemo Tahun 2022. Metode: Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas X, XI, dan XII jurusan IPA dan IPS di Pondok Pesantren Al-Wasilah Lemo yang masih aktif mengikuti proses belajar-mengajar, yaitu sebanyak 77 siswi dan sampel pada penelitian ini adalah Siswi kelas X, XI, XII jurusan IPA dam IPS yang hadir dan bersedia di data berjumlah 77 orang diambil secara keseluruhan (total sampling). Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara hygiene reproduksi dengan paparan informasi (p=0,430), atinya variabel ini bukan merupakan determinan personal hygiene organ reproduksi eksterna wanita di pondok pesantren Al-Wasilah Lemo. Dan tidak ada hubungan yang bermakna antara hygiene reproduksi dengan dukungan keluarga (p=1,000), atinya variabel ini bukan merupakan determinan personal hygiene organ reproduksi eksterna wanita di pondok pesantren Al-Wasilah Lemo. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara hygiene reproduksi dengan paparan informasi (p=0,430). Kemudian tidak ada hubungan yang bermakna antara hygiene reproduksi dengan dukungan keluarga (p=1,000).
Prevalensi dan Faktor Risiko Kejadian Efek Samping Obat pada Pasien TB-MDR: Literature Review: Prevalence and Risk Factors for Adverse Drug Reactions in MDR-TB Patients: Literature Review Handari, Rahma Dewi; Ronoatmodjo , Sudarto
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4700

Abstract

Latar belakang: Efek samping obat merupakan masalah kesehatan penting yang sering terjadi pada pengobatan Tuberculosis Multi Drug Resistant (TB-MDR) dan berpengaruh pada kepatuhan pengobatan dan keberhasilan pengobatan. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran efek samping dan faktor risiko yang berhubungan dengan terjadinya efek samping obat pada pasien TB-MDR. Metode: PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Penelusuran literatur pada database Pubmed, Proquest, Scopus dan Science Direct. Kata kunci: “adverse event” “adverse drug reaction” “drug resistant” “MDR” “tuberculosis” “predicted factor”. Kriteria inklusi literatur berbahasa Inggris, full text, free open access, rentang waktu publikasi 10 tahun terakhir, dan memiliki desain studi analitik. Hasil: Berdasarkan hasil penelusuran di 4 database diperoleh total 468 artikel yang kemudian dilakukan proses skrining dan kelayakan melalui kriteria inklusi dan eksklusi hingga didapatkan 6 artikel yang dilakukan sintesis. Kesimpulan: Prevalensi efek samping pasien TB-MDR adalah 40-80,7%. Mayoritas pasien mengalami efek samping ototoxicity, arthralgia, gastrointestinal disease, psychiatric disturbance, hepatotoxicity, dermatologic disease. Faktor risiko yang berhubungan dengan efek samping adalah usia lebih tua, berat badan tinggi, status pasien yang bekerja, riwayat efek samping, riwayat pengobatan TB sensitive obat (SO), komorbiditas, alkohol, dan perokok aktif, paduan pengobatan TB-MDR (paduan jangka panjang, paduan individual, paduan tanpa bedaquiline), tidak menerima transportasi kontrol bulanan, menerima DOT (directly observed therapy) dari fasilitas kesehatan perifer, dan keterlambatan pelaporan kasus TB MDR. Sedangkan faktor yang menurunkan risiko efek samping adalah paduan pengobatan dengan bedaquiline, underweight dan menerima pasokan makanan
Hubungan Pemberian Susu Formula dengan Kejadian Diare pada Bayi 0-6 Bulan: The Relationship Between Formula Milk Feeding and Diarrhea on Newborns Aged 0-6 Months Bunga Dhiaz Anggraini; Purnamaniswaty Yunus; Najamuddin; Rista Suryaningsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4705

Abstract

Latar belakang: Diare menjadi penyebab kematian kedua pada anak usia dibawah lima tahun. Salah satu penyebab terjadinya diare adalah pemberian susu formula. Pemilihan jenis susu formula dan kebersihan penyajian susu formula menjadi faktor penyebab terjadinya diare pada bayi usai 0-6 bulan. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pemberian susu formula dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di Puskesmas Pattingaloang dan Puskesmas Tamamaung Kota Makassar. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu observasi analitik dan deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 114 responden yang diambil menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Pattingaloang dan Puskesmas Tamamaung Kota Makassar. Hasil: Bayi yang mengonsumsi susu formula paling banyak mengalami diare sebanyak 47 bayi (41.23%), sedangkan bayi yang tidak mengalami diare sebanyak 18 bayi (15.79%). Selain itu, bayi yang mengonsumsi ASI eksklusif paling banyak tidak mengalami diare sebanyak 47 bayi (41.23%), sedangkan bayi yang mengalami diare sebanyak 2 bayi (1.75%). Hasil uji hubungan menggunakan uji chi-square diperoleh nilai p-value 0.000 yang lebih kecil daripada 0.05. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi susu formula dengan kejadian diare. Kesimpulan: Pemberian susu formula merupakan penyebab diare terbanyak pada anak usia 0-6 bulan. Susu formula yang paling banyak menyebabkan diare adalah susu sapi.
Peningkatan Kemampuan Pengambilan Keputusan Melalui Pelatihan pada Perawat dan Perawat Pelajar: Literature Review: Improving Decision-Making Abilities Through Training for Nurses and Nursing Student: Literature Review Christafenny; Justina Purwarini
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4707

Abstract

Latar belakang: Pengambilan keputusan klinis pada perawat merupakan proses yang penting dan kompleks dari analisa masalah sampai aksi nyata penyelesaian masalah, yang dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan berpikir kritis perawat dan perawat pelajar. Tujuan: Untuk mengetahui dampak pelatihan terhadap kemampuan pengambilan keputusan klinis perawat dan perawat pelajar. Metode: Penelitian dilakukan dengan metode literature review penelusuran database dan penyusunan PICOT menganalisa 18 artikel antara tahun 2018 sampai dengan tahun 2023 menggunakan bantuan kata kunci pengambilan keputusan klinis, pengambilan keputusan etik, perawat, pengambilan keputusan klinis perawat pelajar, dan pelatihan. Kriteria inklusi artikel adalah artikel dengan populasi perawat atau pelajar, artikel dengan Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Kriteria ekslusi artikel adalah artikel dengan populasi pasien, artikel terkait covid-19, artikel dalam bentuk literature review atau sistematika review. Hasil: hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan klinis pada perawat dan perawat pelajar dapat efektif dilakukan melalui peningkatan pengetahuan dan ketrampilan melalui pelatihan. Kesimpulan: penting bagi perawat dan perawat pelajar mendapatkan akses pelatihan yang adekuat untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan. Sehingga diharapkan dapat memiliki kemampuan pengambilan keputusan yang baik dalam memberikan asuhan keperawatan yang optimal.

Page 80 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue