cover
Contact Name
Lukman Hakim
Contact Email
lukmanhakim@univpgri-palembang.ac.id
Phone
+6282127001596
Journal Mail Official
lukmanhakim@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. A. Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika
ISSN : 27156990     EISSN : 27159582     DOI : 10.31851/luminous.v2i2.5557
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika yang disingkat dengan JLu merupakan jurnal yang diterbitkan dan dikelola oleh Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang. JLu memuat artikel hasil penelitian di bidang Pendidikan Fisika yang meliputi penelitian eksperimen, penelitian tindakan kelas, penelitian kuantitatif, penelitian kualitatif, dan penelitian pengembangan. Cakupan jurnal ini meliputi: Pembelajaran fisika (pendekatan pembelajaran, strategi pembelajaran, model pembelajaran, metode pembelajaran). Evaluasi pembelajaran fisika. ICT pembelajaran fisika. Media pembelajaran fisika dan alat peraga fisika. Sumber belajar fisika (buku, modul, bahan ajar, dan lainnya). Kajian lainnya yang relevan dengan Pendidikan Fisika.
Articles 81 Documents
PERANCANGAN ALAT PRAKTIKUM PERCEPATAN GRAVITASI DIGITAL MENGGUNAKAN SENSOR FC-51 BERBASIS ARDUINO UNO Tampenawas, Alfano Riky; Nyanyi, Brenda; Marianus; Tumangkeng, Jeane Verra; Pawarangan, Ishak
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pwabtt81

Abstract

Keterbatasan alat praktikum fisika di sekolah di Indonesia, khususnya pada materi gerak jatuh bebas dan percepatan gravitasi, menyebabkan keterbatasan pemahaman konseptual peserta didik terhadap fenomena tersebut. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan alat praktikum percepatan gravitasi menggunakan Arduino Uno dengan sensor inframerah FC-51. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan perencanaan, perakitan, dan pengujian alat. Sensor FC-51 digunakan untuk mendeteksi waktu tempuh jatuh bebas benda uji, kemudian nilai percepatan gravitasi dihitung menggunakan pemrograman pada mikrokontroler Arduino. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat mampu mengukur waktu dengan akurasi tinggi dan menghitung percepatan gravitasi dengan ketepatan antara 96,51% hingga 99,76% terhadap nilai teoritis. Grafik regresi antara hasil pengukuran alat dan nilai teoritis menunjukkan hubungan linier yang sangat kuat dengan persamaan regresi y = 1,058x – 0,4288 dan koefisien determinasi = 0,983. Hal ini menunjukkan bahwa alat berfungsi secara valid dan akurat. Penelitian ini membuktikan bahwa alat praktikum digital berbasis Arduino dapat digunakan sebagai media pembelajaran fisika yang efektif, praktis, dan edukatif dalam memperagakan konsep percepatan gravitasi.
PENGARUH MODEL LEARNING CYCLE 7E TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SUHU DAN KALOR KELAS XI SMAN 14 MEDAN Hidayah, M. Raffi; Derlina, Derlina
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/d7w5r194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 7E terhadap hasil belajar siswa pada materi suhu dan kalor di kelas XI SMAN 14 Medan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar fisika siswa yang masih di bawah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), serta dominasi metode pembelajaran konvensional yang menyebabkan siswa kurang aktif dan sulit memahami konsep fisika secara mendalam. Model Learning Cycle 7E merupakan model pembelajaran berbasis konstruktivisme yang terdiri dari tujuh tahapan, yaitu elicit, engage, explore, explain, elaborate, evaluate, dan extend, yang dirancang untuk meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa secara bertahap dan sistematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu, di mana satu kelas eksperimen menggunakan model Learning Cycle 7E dan satu kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest pada kelas eksperimen adalah 47,65 dan meningkat menjadi 81,32 pada posttest, sedangkan pada kelas kontrol rata-rata nilai pretest sebesar 46,76 dan posttest sebesar 71,47. Analisis uji t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar dengan model Learning Cycle 7E dan metode konvensional (t hitung = 4,12 > t tabel = 1,997). Dengan demikian, penerapan model Learning Cycle 7E secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa pada materi suhu dan kalor dibandingkan dengan metode konvensional.
Analisis Kebutuhan E-LKPD Berbasis Problem Based Learning Untuk Memfasilitasi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Dinamika Partikel Sari, Moni Permata; Emiliannur , Emiliannur
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/5zyckw54

Abstract

Technological developments cannot be avoided in this 21st century. The development of technology is evenly distributed and increasingly prevalent in every field of life, including in the field of education. In 21st century education, technology has become the main complement in every learning activity. 21st century learning focuses on student-centered learning which aims to improve four learning competencies, namely critical thinking, collaboration, communication, and creative thinking (4C Skills). One of the abilities expected in the 21st century is critical thinking. This study aims to analyze the need for the development of teaching materials in the form of E-LKPD based on Problem Based Learning (PBL) to improve students' critical thinking skills in Particle Dynamics material. The study used a qualitative descriptive method with the Hannafin & Peck Research and Development (R&D) model approach at the needs analysis stage. The subjects of the study were 50 high school students at SMAN 1 Guguak District who were selected using random sampling techniques. The instruments used included questionnaires, interviews, and critical thinking tests. The results showed that students' critical thinking skills were still low, with an average score of 45.96%, especially on the Basic Support indicator. In addition, teachers still predominantly use conventional models and teaching materials that do not support the development of critical thinking. Meanwhile, the majority of students prefer digital-based and problem-based learning. This finding indicates the need for the development of PBL-based E-LKPD as a solution to improve the quality of physics learning and students' critical thinking skills in the digital era.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR TINGKAT TINGGI (HOTS) PESERTA DIDIK KELAS XII MATERI LISTRIK STATIS DI SMA SANTO MIKHAEL PANGURURAN Pasaribu, Kevin; Ramadhani, Irham
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/63zzap71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dengan menggunakan model problem based learning (PBL) pada materi pokok listrik statis kelas XII MIPA . Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan desain penelitian two group pretest-postest design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XlI MIPA berjumlah 150 siswa dalam 3 kelas di SMA Santo Mikhael Pangururan. Sampel penelitian ini terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XlI MIPA 2 sebagai kelas eksperimen yeng terdiri dari 50 siswa dan XII MIPA 1 sebagai kelas kontrol tersiri dari 50 siswa. Instrument tes yang mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi berjumlah 6 soal dalam bentuk essay pada materi Listrik Statis. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji t dengan taraf signifikan 5% (0,05). Hasil data pretest dan postest kemampuan berpikir tingkat tinggi pada kelas eksperimen sebesar 41,8 dan 80,02 sedangkan kelas kontrol sebesar 41,0 dan 73,2. Hasil uji-t Memperoleh hasil 0,750 < 1,99 (Thitung < Ttabel) , Hasil Postest 0,692 < 1,984 (Thitung < Ttabel ) . Berdasarkan hasil analisis data diperoleh perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi secara signifikan dengan menerapkan PBL pada materi Listrik Statis. Penerapan PBL tidak memberi pengaruh terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS MASALAH PADA MATERI USAHA DAN ENERGI DI KELAS X Putri, Nova Aulia; Bakar, Abu
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/5rphvn34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD berbasis masalah pada materi Fisika bagi peserta didik kelas X IPA 4 SMA Negeri 1 Stabat yang layak, praktis dan efektif untuk peningkatan hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subyek penelitian yaitu 34 peserta didik pada kelas X IPA 4 di SMA Negeri 1 Stabat. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket validasi, angket respon guru dan peserta didik, serta soal yang telah divalidasi. Teknik analisis data menggunakan skala likert untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan serta N-gain untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan E-LKPD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan sangat layak yang telah melakukan tahap validasi oleh ahli materi dan media dengan rata-rata keseluruhan 89%. Kepraktisan yang diperoleh dari respon peserta didik sebesar 89% yang melibatkan 34 peserta didik dikategorikan sangat praktis dan respon guru sebesar 94% yang dikategorikan sangat praktis. Peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan E-LKPD diperoleh dengan menggunakan N-gain berdasarkan pre-test dan post-test yaitu sebesar 0,75 yang setara dengan 75% yang menunjukkan bahwa E-LKPD dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan E-LKPD dalam kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan terbukti sangat layak, sangat praktis dan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menggunakan E-LKPD dalam memfasilitasi pembelajaran yang lebih baik dan mampu mengukur keterampilan berpikir peserta didik. Kata Kunci: e-LKPD, liveworksheet, usaha dan energi
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TERINTEGRASI NILAI HUYULA BERBANTUAN VIDEO ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR KONSEP FISIKA Ali, Ramli; Odja , Abdul Haris
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/mchq0j50

Abstract

This study aims to determine the effect of implementing a cooperative learning model integrated with Huyula values assisted by animated video media on students' learning outcomes in the concepts of work and simple machines. The research employed an experimental method using a One Group Pretest-Posttest Design. The population consisted of eighth-grade students at SMP Negeri 3 Kabila in the 2024/2025 academic year. Samples were selected randomly using the Cluster Random Sampling technique, involving two classes: VIIIA as the experimental class and VIIIB as the replication class. The research instrument was a learning outcome test, and the data were analyzed using descriptive and inferential statistics. Data analysis included normality testing, hypothesis testing, and N-gain analysis. The average learning outcomes of the experimental class were 77.08, while the replication class scored 76.86. Hypothesis testing results showed that H1 was accepted, indicating a significant difference before and after the implementation. The N-gain scores were 0.39 for the experimental class and 0.62 for the replication class, both falling within the medium category. Thus, the cooperative learning model integrated with Huyula values and supported by animated videos has proven effective in improving students’ learning outcomes on the topic of work and simple machines. Keywords: Cooperative Learning Model, Huyula Values, Animated Video, Learning Outcomes, Work and Simple Machines
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP LITERASI SAINS PESERTA DIDIK Nasution, Nurul Azmi; Ginting, Fajrul Wahdi; Setiawan, Tulus; Muliani; Ayunda, Desy Sary
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/luminous.v6i2.19017

Abstract

Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media pembelajaran interaktif terhadap literasi sains peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasi eksperimen dan dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Teknik sampling yang dipilih adalah menggunakan purposive sampling berjumlah 36 peserta didik yaitu 20 peserta didik kelas XI-1 sebagai kelas eksperimen dan 16 peserta didik kelas XI-2 sebagai kelas kontrol. Hasil uji hipotesis untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap literasi sains peserta didik, yaitu menggunakan uji Independent sample t-test dengan teknik insrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes, dari pengumpulan data diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,006 ≤ 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, yaitu terdapat perbedaan kemampuan literasi sains peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi suhu dan kalor berbantuan media pembelajaran interaktif. Berdasarkan data penelitian dan analisis penelitian maka diperoleh nilai rata-rata pretest kelas eksperimen yaitu kelas XI-1 senilai 27,81 dan nilai posttest yaitu 81,35, sedangkan kelas kontrol yaitu kelas XI-2 memiliki rata-rata nilai pretest senilai 26,30 dan nilai posttest yaitu 69,92. Dapat disimpulkan bahwa terdapat signifikansi pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning dibandingkan dengan model pembelajaran Direct Instruction
Pengaruh Model Project Based Learning dengan Pendekatan STEAM Berbantuan Scaffolding terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Manalu , Marlinda; Purnama Simanjuntak, Mariati; Sembiring, Jantri Syah Putra; Nababan, Loriana R.; Aditia, Yuda Haridsyah
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/luminous.v6i2.19062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model PjBL-STEAM berbantuan scaffolding terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 13 Medan. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu XI 1 (kelas eksperimen) dan XI 2 (kelas kontrol) yang diambil dengan teknik simple random sampling masing-masing berjumlah 36 siswa. Instrumen tes yang digunakan berbentuk essai sebanyak 6 soal. Teknik analisis data dengan uji t dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pretes berpikir krieatif siswa pada kelas kontrol sebesar 31,94 dan kelas eksperimen sebesar 30,44. Nilai rata-rata postes berpikir kreatif kelas kontrol sebesar 64,47 dan kelas eksperimen sebesar 82,06. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t diperoleh nilai sig (2tailed) 0,000 lebIh kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh PjBL-STEAM berbantuan scaffolding terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Peningkatan N-gain berpikir kreatif pada kelas eksperimen sebesar 0,74 (kategori tinggi).
Efektivitas Strategi Whole Brain Teaching dalam Mengoptimalisasi Hasil Belajar Fisika Siswa Sekolah Menengah Atas Nurhandayani; Nurul Amalia Aris; Nurvadillah Angraini. A; Ihfa Indira Nurnaifah Idris
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/luminous.v6i2.19441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar Fisika siswa kelas X SMAN 3 Pinrang yang diajar menggunakan strategi Whole Brain Teaching (WBT) dengan mereka yang menerima pembelajaran melalui metode konvensional, serta perbedaan hasil belajar antara keduanya. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan rancangan kuasi-eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X MIA SMAN 3 Pinrang sejumlah 153 orang, dengan teknik purposive sampling yang menghasilkan 61 siswa sebagai sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tes hasil belajar, lembar observasi untuk peserta didik, serta lembar observasi untuk guru. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar Fisika siswa yang menggunakan strategi WBT sebesar 84,18 (kategori sedang), sedangkan pada metode konvensional sebesar 70,03 (kategori rendah). Terdapat selisih sebesar 20,20% antara kedua kelompok, yang menunjukkan bahwa strategi WBT lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar. Simpulan dari penelitian ini adalah strategi Whole Brain Teaching terbukti efektif diterapkan dalam pembelajaran Fisika untuk meningkatkan capaian akademik siswa. Penelitian ini merekomendasikan eksplorasi lebih lanjut terhadap variabel lain seperti keaktifan belajar, minat, dan keterampilan sosial dalam penerapan strategi WBT.
PENGEMBANGAN E-MODUL USAHA ENERGI BERBASIS PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SMAN 10 MEDAN Pratiwi, Hardiyanti; Amdani, Khairul
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/9cmdhq22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul fisika berbasis problem solving dan menganalisis kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan melalui peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi usaha dan energi di kelas XI/F-4 SMA Negeri 10 Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari; Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian yaitu ahli materi, ahli media, ahli pembelajaran, guru bidang studi fisika, dan peserta didik kelas XI/F-4 SMA Negeri 10 Medan. Hasil penelitian uji kelayakan yang dikembangkan masuk dalam kategori “sangat layak” dan memperoleh nilai rata-rata 88,3% berdasarkan hasil validasi materi, 90,5% berdasarkan hasil validasi media, 98,3% berdasarkan hasil validasi pembelajaran, dan 96,6% berdasarkan hasil validasi guru bidang studi fisika. E-modul juga dikategorikan “sangat praktis” dengan memperoleh nilai rata-rata 90,61% berdasarkan uji coba ynag dilakukan pada 30 orang siswa kelas XI/F-4 SMA Negeri 10 Medan. Peningkatan hasil belajar siswa diperoleh melalui skor pretest dan posttest yang menunjukkan skor N-gain sebesar 0,7 dengan kategori “tinggi”, dengan nilai rata-rata pretest 33,7 dan posttest 80. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa e-modul fisika berbasis problem solving layak, praktis, dan meningkatkan hasil belajar siswa pada materi usaha dan energi