cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajsh/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28081447     EISSN : 28081307     DOI : 10.57250
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles 867 Documents
Perlindungan Hukum dalam Melindungi Kerahasiaan Data Pribadi Nasabah di Era Digital: (Studi pada PT. BPR Prima Sejahtera berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 22 Tahun 2023) Widarto, Joko; Runekawati, Melizah
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1526

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan efek yang besar terhadap sektor perbankan, terutama dalam hal penyimpanan dan pengelolaan informasi pribadi nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti aspek perlindungan hukum bagi kerahasiaan data pribadi nasabah di PT. BPR Prima Sejahtera, sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 22 Tahun 2023 dan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 mengenai Perlindungan Data Pribadi. Dengan pendekatan yuridis normatif dan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi jenis tanggung jawab hukum dari lembaga keuangan dalam menjaga data pribadi nasabah dari ancaman kebocoran dan penyalahgunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. BPR Prima Sejahtera, sebagai lembaga keuangan mikro, memiliki tanggung jawab hukum yang sejalan dengan bank umum dalam memastikan keamanan data nasabah, terutama melalui penerapan prinsip-prinsip kerahasiaan, transparansi, dan keamanan informasi digital. Selain itu, penerapan teknologi pengamanan seperti enkripsi dan sistem otentikasi ganda menjadi sangat penting dalam perlindungan ini. Penelitian ini juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelanggaran perlindungan data serta peningkatan kemampuan lembaga BPR dalam menghadapi risiko siber. Oleh karena itu, penguatan regulasi dan penerapan teknologi merupakan kunci untuk menjaga kepercayaan nasabah di zaman digital.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa pada Materi Memahami Elemen-Elemen Struktur Bangunan Zebua, Hieronimus; Telaumbanua, Aprianus; Telaumbanua , Arisman; Harefa , Envilwan Berkat
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar siswa pada materi memahami elemen-elemen struktur bangunan di kelas XI Program Keahlian Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMK Negeri 2 Gunungsitoli. Latar belakang penelitian berangkat dari kenyataan bahwa banyak siswa mengalami hambatan dalam menguasai konsep teknis yang menjadi dasar kompetensi bidang konstruksi, baik karena faktor internal seperti motivasi, minat, intelegensi, bakat, maupun faktor eksternal seperti dukungan keluarga, fasilitas sekolah, dan lingkungan belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah delapan siswa kelas XI DPIB. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang paling dominan memengaruhi kesulitan belajar adalah motivasi dan kesehatan mental (87,5%), diikuti oleh minat (62,5%) dan intelegensi (50%). Faktor eksternal yang menonjol adalah lingkungan dan media massa (75%) serta dukungan keluarga (75%). Hambatan lain seperti kondisi fisik, bakat, dan peran sekolah memiliki persentase lebih rendah (12,5%). Rendahnya motivasi dan minat dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang kurang bervariasi, keterbatasan fasilitas praktik, serta lingkungan belajar yang kurang kondusif. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan variasi metode pembelajaran berbasis praktik, pemanfaatan media interaktif, peningkatan fasilitas pendukung, serta kolaborasi yang lebih intens antara guru, siswa, dan orang tua. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan strategi pembelajaran di SMK, khususnya pada materi elemen-elemen struktur bangunan, sehingga siswa lebih siap menghadapi tuntutan dunia industri konstruksi.
Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Sustainable Building Zebua, Harapan Indah Prianto; Telaumbanua, Aprianus; Harefa, Envilwan Berkat; Telaumbanua, Arisman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa pada materi Sustainable Building di SMK Negeri 1 Tugala Oyo. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa pada materi tersebut, yang disebabkan oleh kurangnya penerapan model pembelajaran yang aktif dan kontekstual. Model Discovery Learning dipilih karena dianggap mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa melalui kegiatan eksplorasi dan penemuan mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimen tipe one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X DPIB yang berjumlah 11 orang. Instrumen yang digunakan berupa tes esai untuk mengukur hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji linearitas, uji korelasi, regresi linear sederhana, uji hipotesis, dan perhitungan N-Gain dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi pada uji Paired Samples T-Test adalah 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest siswa. Selain itu, hasil uji korelasi menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,034 yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Uji regresi menunjukkan bahwa model Discovery Learning memberikan pengaruh sebesar 49% terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata N-Gain berada pada kategori sedang, yang menandakan bahwa model ini efektif dalam meningkatkan hasil belajar pada materi sustainable building. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Penerapan model ini disarankan untuk dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang kontekstual dan partisipatif, terutama pada materi-materi yang menuntut pemahaman konsep keberlanjutan di bidang konstruksi.
Pencabutan Hak Asuh Anak Terhadap Ibu yang Tidak Bisa Menjalankan Tanggungjawabnya (Studi Putusan Nomor 685/Pdt.G/2022/PA.Lt) Irwanto, Wahyu Tri; Zulfika
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1529

Abstract

Hak asuh anak merupakan hak yang wajib diberikan kepada salah satu orang tua kandung setelah terjadinya perceraian dari keduanya. Yang tentunya hak tersebut sangatlah krusial bagi kehidupan sang anak, dikarenakan ini menentukan bagaimanakan dan bersama orang tua yang manakah sang anak akan tinggal. Oleh karena itu negara Indonesia telah membuat undang-undang yang mengatur masalah pemberian hak asuh anak tersebut, dimana jika anak tersebut belum berumur 12 tahun maka diharuskan jatuh ke anaknya sesuai yang tertera pada Kompilasi Hukum Islam, namun permasalahan masih terjadi ketika seorang ibu tidak dapat menjalankan tanggung jawabnya seperti yang tertera pada putusan Nomor 685/Pdt.G/2022/PA.Lt, dimana sang ibu tidak bisa menjalankan tanggung jawabnya, hal ini dapat terjadi dikarenakan sang ibu menitipkan anak yang baru berusia delapan tahun tersebut ke neneknya pada saat sang ibu pergi untuk bekerja di beda pulau, dan sang ibu juga tidak dapat memberikan pengobatan ketika anaknya sedang sakit, dan dimana Majelis Hakim memutuskan untuk mencabut hak asuh anak tersebut dari sang ibu dan memberikannya kepada sang ayah. Hal ini tentunya menjadi suatu keadaan yang membingungkan mengingat dalam Kompilasi Hukum Islam tersebut dijelaskan kalau hak asuh anak yang belum berumur 12 tahun, haruslah diberikan kepada sang ayah bukan sang ibu. Penelitian ini menggunakan metode normatif melalui analisis peraturan perundang-undangan, dokumen hukum, dan teori yang relevan. Hasil akhir dari penelitian menunjukkan kalau hak asuh anak memang dapat dicabut dari ibu dan dipindahkan ke ayah, dengan beberapa alasan yang berhubungan dengan kebaikan anak tersebut, seperti Sang ibu melakukan suatu perbuatan buruk kepada sang anak secara terbuka dan berlebihan. tidak memiliki kemampuan untuk mengasuh, merawat serta memelihara anak tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi akademis dan praktis dalam memperkuat pemahaman terkait hak asuh anak, bagaimanakah hak asuh anak dapat diberikan, serta kendala-kendala dalam menerapkan hak asuh anak.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperative Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Kesehatan dan Keselamatan Kerja Serta Lingkungan Hidup (K3LH) Gulo, Cerdikan Van Edison; Harefa, Envilwan Berkat; Telaumbanua, Aprianus; Telaumbanua, Arisman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1530

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena penerapan Model pembelajaran Cooperatif Learning belum optimal diterapkan sehingga mempengaruhi hasil belajar siswa Pada Materi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Serta Lingkungan Hidup (K3LH). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Cooperatif Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Serta Lingkungan Hidup (K3LH). Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif adalah suatu pendekatan penelitian yang berasaskan kepada filsafat positif guna meneliti sebuah populasi maupun sampel tertentu untuk pengambilan sampel secara bebas dengan pengumpulan data menggunakan instrumen yang telah ditentukan, dan menganalisis data yang sifatnya statistik. Dengan desain penelitian Peneliti memilih bentuk pre eksperimental design untuk diimplementasikan pada penelitian ini yaitu dengan desain one group dengan memberikan test berupa pretest posttest dengan memberikan pre-test sebelum dilakukan treatment juga post-test sesudah dilakukan perlakuan. Penggunaan model Cooperatif Learning terhadap hasil belajar siswa pada materi K3LH di SMK Negeri 1 Tugala Oyo. Hal ini dapat dilihat dari hasil hipotesis dengan menggunakan Uji T-test menunjukkan hasil kelas pretest dan postest bahwa nilai t hitung sebesar 9,827 dengan signifikansi sebesar 5% karena t hitung > t tabel 9,287 > 2,201 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 maka dapat dikatakan bahwa penggunaan model Cooperatif Learning berpengaruh terhadap model hasil belajar siswa pada materi prosedur menjaga lingkungan hidup pada pekerjaan bangunan di SMK Negeri 1 Tugala Oyo sehingga Ha diterima dan Ho ditolak.
Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Canva terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Memahami Elemen-Elemen Struktur Bangunan Gulo, Emuri Sakti Prima; Zebua, Yelisman; Telaumbanua, Yelisman; Harefa, Envilwan Berkat
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1531

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa di SMK Negeri 1 Tugala Oyo, khususnya pada mata pelajaran memahami elemen-elemen struktur bangunan. Rata-rata nilai siswa berada di bawah Kriteria Ketuntasan Tingkat Pencapaian (KKTP) yang telah ditetapkan, yaitu 75. Rendahnya hasil belajar ini disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang masih konvensional, kurang menarik, dan tidak interaktif, seperti metode ceramah dan gambar statis. Siswa SMK memiliki kecenderungan belajar secara visual dan praktik, sehingga membutuhkan media yang mampu memvisualisasikan konsep secara nyata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis Canva terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian yang melibatkan observasi, dokumentasi, serta tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test) untuk mengukur pemahaman siswa. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji korelasi dan regresi linier sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 17.Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari penggunaan media pembelajaran berbasis Canva terhadap hasil belajar siswa. Hal ini didukung oleh nilai signifikansi regresi sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05. Perhitungan N-Gain memperoleh nilai 0,54, yang menunjukkan kategori pengaruh sedang atau ketuntasan siswa yang berada pada tingkat sedang. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis Canva memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi elemen-elemen struktur bangunan.
Kedudukan Putusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) terhadap Pertanggungjawaban Hukum dalam Kasus Malpraktik Medis di Indonesia Wasahua, Idris; Aurellia, Stefanny
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1532

Abstract

Penelitian ini membahas kedudukan dan peran Majelis Kehormatan Etika Kedokteran (MKEK) dalam pemeriksaan dugaan malpraktik oleh dokter, serta menelaah ketepatan putusan hakim dalam Putusan No. 72/Pdt.G/2020/PN.Mks yang menyatakan gugatan tidak dapat diterima karena belum adanya putusan MKEK. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan, meliputi bahan hukum primer seperti undang-undang dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa literatur akademik dan jurnal ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menelaah korelasi antara norma etik dan hukum acara perdata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun putusan MKEK kerap dijadikan referensi dalam litigasi perdata, kedudukannya tidak bersifat mengikat secara hukum. Selain itu, putusan hakim dalam perkara No. 72/Pdt.G/2020/PN.Mks yang menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima dengan alasan belum terbit putusan MKEK terlihat tidak tepat menurut hukum karena tidak sesuai dengan prinsip-prinsip hukum acara perdata, antara lain Pasal 118 HIR dan bertentangan dengan prinsip akses terhadap keadilan serta asas peradilan sederhana, cepat, dan biaya ringan. Pertimbangan hakim dalam perkara tersebut berpotensi membatasi hak konstitusional warga negara untuk mencari keadilan melalui mekanisme peradilan umum.
Perlindungan Hukum Terhadap Penyalahgunaan Data Pribadi Dalam Registrasi Kartu Perdana Prabaya: (Studi Putusan Nomor 78/Pid.Sus/2024/PN Tng) Siswanto, Ade Hari; Ismawati , Yulia
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1534

Abstract

Penelitian ini mengkaji apa yang dilakukan oleh setiap orang ketika mendaftarkan kartu prabayar atas nama orang lain, yang mengakibatkan identitas kartu prabayar dan identitas pengguna menjadi berbeda. Pemegang kartu identitas dapat mengalami kerugian akibat hal ini, terutama jika kartu prabayar yang didaftarkan atas nama orang lain disalahgunakan. Oleh karena itu, untuk memberikan rasa percaya kepada masyarakat terkait perlindungan data pribadi, langkah-langkah harus diambil untuk menentukan dasar hukum dan penuntutan pidana terhadap mereka yang secara curang mendaftarkan kartu prabayar menggunakan nama orang lain. Penelitian ini mengunakan pendekatan kulitatif yang lebih berfokus pada pemahaman mendalam tentang bagaimana hak atas data pribadi dilanggar dalam praktik registrasi kartu Perdana Prabayar. Serta penelitian ini juga dilakukan dengan melalui metodologi normatif, dimana mencakup analisis yang teliti dan mendalam terhadap regulasi yang berlaku beserta relevansinya.
Hubungan Hukum Antara Pencipta Musik Sebagai Pemegang Hak Cipta Dengan Platform Layanan Digital Berbasis User Generated Content: (Studi Kasus Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 84/PUU-XXI/2023) Early, Meydie
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1535

Abstract

Pertumbuhan era teknologi yang semakin berkembang, mendorong pengembang platform digital media semakin bersaing dalam membuat aplikasi media sosial untuk kebutuhan hiburan para pengguna, salah satunya adalah aplikasi ‘’Likee”. “Likee” adalah platform jejaring sosial berbagi video berbasis User Generated Content yang disukai dan banyak digunakan oleh warga internet terutama dari kalangan usia muda. Aplikasi ini memiliki banyak fitur menarik di mana pengguna dapat membuat dan menyunting video dengan menambahkan teks serta lagu agar lebih menarik kemudian diunggah. Video yang diunggah dapat tersebar luas dengan bebas di dunia internet, sedangkan lagu yang digunakan dalam video tersebut tentu memiliki unsur Hak Cipta di dalamnya. Dengan demikian penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui bagaimana hubungan hukum antara pencipta lagu sebagai pemegang Hak Cipta dengan platform layanan digital berbasis User Generated Content. Hubungan hukum yang dimaksud di sini adalah mengenai hak dan kewajiban para pihak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui pendekatan Yuridis Normatif. Dengan tipe dari penelitian ini adalah kepustakaan. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan sumber data yang penulis dapatkan dengan enggunakan teknik pengumpulan data melalui studi dokumen yang merupakan teknik dengan analisa konten.
Danantara sebagai Entitas Investasi Negara: Kajian Yuridis terhadap Status dan Pengawasannya dalam Sistem Ketatanegaraan ButarButar, Maria Magdalena Fontaine; Sari, Athina Kartika
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1536

Abstract

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) merupakan lembaga strategis yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia untuk mengelola aset negara, khususnya aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN), melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025.Danantara disebut sebagai badan hukum independen, namun tidak dijelaskan secara tegas kedudukannya dalam struktur ketatanegaraan Indonesia. Tidak diketahui secara pasti apakah Danantara merupakan bagian dari kekuasaan eksekutif, lembaga negara independen, atau entitas lain yang secara eksplisit diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Ketidakjelasan ini menimbulkan persoalan konstitusional yang berhubungan dengan legalitas status lembaga dalam sistem ketatanegaraan serta bagaimana mekanisme pengawasan yang seharusnya diterapkan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini dirumuskan untuk menjawab dua permasalahan utama: (1) Bagaimana status hukum Danantara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia?, (2) Bagaimana mekanisme pengawasan terhadap Danantara menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025? Oleh karena itu, penting untuk menelaah secara mendalam kedudukan hukum Danantara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia serta meninjau bentuk dan efektivitas pengawasan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan perbandingan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) bahwa Danantara merupakan entitas yang berdiri sendiri (sui generis) dan berada di luar struktur lembaga negara.(2) pengawasan terhadap Danantara hanya dilakukan secara internal oleh Dewan Pengawas yang diangkat Presiden, tanpa melibatkan Dewan Perwakilan Rakyat, Badan Pemeriksa Keuangan, atau partisipasi publik. Hal ini menimbulkan celah dalam pengawasan yang membuka peluang terjadinya penyalahgunaan kewenangan.