cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajsh/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28081447     EISSN : 28081307     DOI : 10.57250
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles 867 Documents
Strategi Indonesia dalam Menekan Ketergantungan Impor Gandum dan Kedelai (2010–2023): Perspektif Ketahanan Ekonomi Nasional Moh Ibrohim; Fikri Ardiyansyah; Ryan Rudyarta
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1513

Abstract

Ketergantungan Indonesia terhadap komoditas gandum dan kedelai pada rentang waktu 2010 hingga 2023 memperlihatkan tren yang meningkat. Meskipun secara data Indonesia memiliki potensi besar dalam hal pertanian domestik. Ketergantungan ini memiliki implikasi terhadap ketahanan ekonomi nasional, terlebih dalam konteks krisis global, tekanann geopolitik dan gejolak harga pangan dunia. Penelitian ini akan menganalisis strategi pemerintah Indonesia dalam rangka menekan dan melepas ketergantungan impor dua komoditas vital tersebut dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis sekunder. Temuan dari penelitian ini adalah meskipun beberapa strategi telah diterapkan seperti diversifikasi pangan lokal, insentif produksi kedelai nasional, dan peningkatan kerjasama bilateral telah diterapkan ditinjau dari efektifitasnya masih terbatas dikarenakan lemahnya koordinasi lintas sektor, keterbatasan lahan dan tekanan pasar global. Penelitian ini memberikan rekomendasi penting tentang pentingnya reformasi pangan dan ivenstasi jangka panjang untuk memperkuat kemandirian pangan Indonesia.
Peranan Wanita Nelayan Sebagai Penopang Ekonomi Keluarga di Kota Kendari Imran, Imran; Zainuddin, H.M. Zabir; Naim , Ifin
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1514

Abstract

Perempuan nelayan memiliki peran penting dalam menopang ekonomi keluarga, terutama di wilayah pesisir yang rentan secara sosial dan ekonomi. Namun, kontribusi mereka sering kali tidak diakui secara formal dalam statistik atau kebijakan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana kontribusi perempuan nelayan, baik melalui pekerjaan maupun pendapatan, terhadap penghasilan keluarga di Kelurahan Sodohoa, Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner terstruktur dan triangulasi pada 50 responden. Data dianalisis dengan regresi linier berganda untuk mengukur pengaruh kontribusi pekerjaan (X1) dan kontribusi pendapatan (X2) terhadap pendapatan keluarga (Y). Hasil menunjukkan bahwa kontribusi pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan keluarga (p = 0,005), sedangkan kontribusi pendapatan tidak signifikan (p = 0,698). Model regresi hanya menjelaskan 16,7% variasi pendapatan keluarga (R² = 0,167). Penelitian ini merekomendasikan peningkatan akses pelatihan keterampilan, permodalan, dan kebijakan yang inklusif sebagai upaya pemberdayaan ekonomi perempuan nelayan secara berkelanjutan.
Strategi Bauran Pemasaran (Marketing Mix 4P) dalam Prespektif Ekonomi Syariah Bahri, Syaeful; Rosandy, Adrian Bayu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1515

Abstract

Bauran pemasaran (marketing mix) merupakan salah satu konsep penting dalam strategi pemasaran untuk menciptakan nilai tambah dan daya saing bagi suatu produk atau jasa. Dalam konteks ekonomi syariah, implementasi bauran pemasaran harus sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, seperti keadilan, transparansi, dan larangan terhadap unsur riba, gharar, serta maysir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan elemen-elemen bauran pemasaran produk, harga, tempat, dan promosi (4P) dalam bisnis berbasis syariah, serta mengkaji tantangan dan peluang dalam pengembangannya. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis studi kasus pada perusahaan syariah di sektor tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk halal, penentuan harga yang adil, distribusi yang efektif, dan promosi yang etis dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan bisnis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan literatur bauran pemasaran dalam ekonomi syariah dan menjadi acuan bagi pelaku bisnis dalam menyusun strategi pemasaran yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.
Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Inflasi terhadap Ketimpangan Perekonomian di Provinsi Banten Periode Tahun 2014 – 2024 (Perspektif Distribusi Kekayaan dalam Ekonomi Syariah) Rosandy, Adrian Bayu; Wazin Baihaqi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1516

Abstract

Distribusi kekayaan dalam ekonomi syariah bukan hanya sebagai ibadah saja tapi untuk menjadi instrumen perekonomian. Ketika distribusi kekayaan dijalakan dengan baik maka akan mneurunkan tingkan ketimpangan perekonomian. Setiap orang menginginkan kehidupan yang layak untuk menjalani kehidupan sehari-harinya dengan memenuhi kebutuhan finansial mereka untuk sandang, makanan, dan papan.  Masyarakat akan terus melakukan berbagai upaya untuk mencapai tujuan.  Salah satu fenomena ekonomi yang memengaruhi banyak sektor di negara maju maupun negara berkembang adalah inflasi.  Salah satu tandanya adalah kenaikan harga barang dan jasa selama periode pembangunan ekonomi tertentu, yang ditunjukkan oleh pergerakan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di suatu wilayah. PDRB adalah nilai tambah keseluruhan yang dapat dicapai oleh semua divisi bisnis di suatu wilayah.  Berbagai faktor memengaruhi ketimpangan ekonomi, yang membuatnya menjadi masalah yang kompleks.  Faktor-faktor yang menyebabkan ketimpangan tidak hanya berasal dari faktor manusia, tetapi juga dari faktor alam, seperti kondisi geografis dan potensi sumber daya alam.  Di Indonesia, ketimpangan ekonomi terjadi karena pembangunan daerah tidak merata. Tujuan dari penelitian inia dalah untuk mengetahui pengaruh PDRB dan Inflasi terhadap Ketimpangan Perekonomian secara Parsial dan Simultan. Dengan menggunakan teori kaynesian dan teori Pembangunan berkeadilan. Penelitian ini menggunakan analisisis regeresi berganda metode uji  dengan Uji Asumsis klasik, Uji Regresi Berganda dan uji Hipotesis. Data yang diperoleh dengan data skunder dari website Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah menggunakan SPSS 26. Hasil penelitain Produk Domestik regional Beruto (PDRB) dan Inflasi Berpengaruh terhadap ketimpangan Perekonoman yaitu F hitung adalah 11,271 dan nilai signya adalah 0,005. Data F table untuk n = 11 dan 2 variabel adalah 4,96 sehingga 11,271 > 4,96.
Mediasi Kepuasan Kerja dalam Pengaruh Servant Leadership dan Retensi terhadap Kinerja Karyawan Wedding Organizer Baithar, Nurul Azizah; Mappamiring; Fajriah, Yana
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1517

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi trend positif industry kreatif wedding organizer semakin berkembang disebabkan meningkatnya kebutuhan Masyarakat akan pelayanan pernikahan yang profesional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruhnya servant leadership dan retensi terhadap kinerja karyawan wedding organizer melalui kepuasan sosial. Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan untuk merumuskan dan menganalisa masalah. Populasi penelitian ini terdiri dari seluruh karyawan yang bekerja pada wedding organizer di Kota Makassar. Penentuan sampel menggunakan data sensus (sampel jenuh) yaitu total karyawan sebanyak 179 yang bekerja pada 15 perusahaan wedding organizer dijadikan responden. Kuesioner yang disebar lalu dijadikan sebagai data penelitian untuk dianalisis structural equation model dengan software smart-PLS 4.0.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh langsung variabel servant leadership (4.613>1.653) dan kepuasan kerja (4.233>1.653) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Variable servant leadership (3.836>1.653) dan Retensi (2.946>1.653) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan variable retensi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan (0.089<1.653). Hasil penelitian pengaruh tidak langsung variable servant leadership (2.830>1.653) dan retensi (2.379>1.653) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan yang dimediasi kepuasan kerja.
Kontribusi Lembaga Keuangan Mikro terhadap Pendapatan Usahatani Padi Sawah di Kelurahan Amonggedo Baru Kecamatan Amonggedo Kabupaten Konawe Syahadat, M; Syahadat, Muhammad Khafif Hamdun; Mpalasi, La Panga
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1518

Abstract

Akses layanan keuangan mikro melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani. Pentingnya peran lembaga keuangan mikro dalam pemberdayaan ekonomi petani mendorong perlunya kajian kontribusi layanan keuangan terhadap peningkatan pendapatan usahatani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran kontribusi layanan keuangan mikro terhadap pendapatan usahatani padi sawah di Kelurahan Amonggedo Baru Kecamatan Amonggedo Kabupaten Konawe. Penelitian menggunakan metode survei terhadap 17 petani padi sawah nasabah KUR BRI yang dipilih secara proporsional dari 170 populasi di Kelurahan Amonggedo Baru. Data dianalisis menggunakan metode analisis kontribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi layanan lembaga keuangan mikro dalam meningkatkan pendapatan petani padi sawah pada lokasi penelitian menunjukkan tren yang cukup tinggi. Sebagian besar populasi yang diamati mendapatkan kontribusi pada tingkat menengah hingga tinggi dari lembaga keuangan mikro dalam peningkatan pendapatan usahataninya. Hasil analisis kontribusi tersebut memberikan makna bahwa keberadaan dan dukungan lembaga keuangan mikro sangat signifikan dalam upaya meningkatkan produktivitas dan pendapatan usahatani padi sawah.
Strategi Penguatan Kapasitas Sekolah Dasar dalam Mitigasi Bencana Gempa Berbasis In-Service Learning dan On-The-Job Learning di Kota Banda Aceh Fadhillah; Hasanah, Ida; Sunarty, Risma; Herliana
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1519

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas strategi penguatan kapasitas Sekolah Dasar dalam mitigasi bencana gempa di Kota Banda Aceh melalui pendekatan In-Service Learning dan On-The-Job Learning berbasis Kurikulum Merdeka. Tiga tahapan utama dilaksanakan, yaitu In-Service Learning 1 (IN1), On-The-Job Learning (OJL), dan In-Service Learning 2 (IN2). Pada tahap IN1, pelatihan intensif berhasil meningkatkan pemahaman guru dan pengembangan perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan prinsip sekolah aman bencana. Tahap OJL menandai implementasi langsung strategi mitigasi di sekolah, termasuk pelaksanaan simulasi evakuasi dan sosialisasi kesiapsiagaan, serta pembentukan Tim Pengembang Sekolah (TPS) Kebencanaan yang memperkokoh kesiapsiagaan. Evaluasi komprehensif tahap IN2 dengan Model Kirkpatrick menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat reaksi, pembelajaran, perubahan perilaku guru, serta hasil nyata kesiapsiagaan sekolah. Hasil ini membuktikan bahwa pelatihan berkelanjutan yang sistematis dan partisipatif efektif memperkuat kesiapsiagaan bencana berkelanjutan, mendukung integrasi Kurikulum Merdeka dan pengembangan karakter siswa di wilayah rawan gempa seperti Banda Aceh.Kata kunci: Hasil Belajar Matematika, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL).
Efektivitas Implementasi Absensi Digital Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Kecamatan Anreapi Ismawaty, Andi; Bonggasau, Eri; Gaming S, Hidayat
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1522

Abstract

Kecamatan Anreapi merupakan salah satu dari 16 kecamatan di Kabupaten Polewali Mandar yang memiliki karakteristik wilayah perkebunan dan struktur administrasi yang terdiri atas 4 desa dan 1 kelurahan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan disiplin kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pemanfaatan teknologi, khususnya sistem absensi digital. Meskipun sistem ini telah diterapkan, pelaksanaannya belum berjalan secara optimal akibat kendala teknis seperti ketidakstabilan jaringan internet yang memengaruhi kelancaran proses absensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas implementasi absensi digital di Kantor Kecamatan Anreapi. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat hambatan teknis, penerapan sistem absensi digital memberikan dampak positif terhadap peningkatan kehadiran dan kedisiplinan ASN. Data kehadiran menunjukkan adanya peningkatan signifikan setiap bulan setelah penerapan sistem digital dibandingkan sistem manual. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa absensi digital efektif dalam meningkatkan akuntabilitas dan kedisiplinan ASN, serta layak untuk terus dikembangkan dengan perbaikan infrastruktur pendukung seperti koneksi internet. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pimpinan dalam pengambilan kebijakan serta referensi bagi penelitian selanjutnya.
Penetapan Isbat Nikah terhadap Perkawinan yang tidak Tercatat di Kantor Urusan Agama dan Implikasi Hukumnya terhadap Status Hukum Suami Istri dan Anak (Studi Kasus Penetapan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 879/PDT.P/2021/PA.JS) Faiz, Ahmad; Slamet, Sri Redjeki
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1524

Abstract

Isbat nikah merupakan mekanisme hukum yang ditempuh untuk melegitimasi perkawinan yang sah secara agama namun belum dicatatkan secara administratif di Kantor Urusan Agama (KUA). Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai pandangan hukum positif dan hukum islam terhadap eksistensi perkawinan yang tidak tercatat secara legal oleh negara dan akibat hukum terhadap status hukum suami istri dan anak hasil perkawinan sebelum dan setelah isbat nikah. Metode yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus dengan menggunakan studi pustaka untuk memperoleh data sekunder yang bersumber dari bahan hukum primer, sekunder dan terier. Data yang diuperoleh dianalisa secara kuakitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa hukum Islam menganggap perkawinan sah jika rukun dan syarat nikah terpenuhi, meskipun tanpa pencatatan. Sebaliknya, hukum positif Indonesia mensyaratkan pencatatan sebagai dasar legalitas formal agar perkawinan diakui negara. Tanpa pencatatan, status hukum pasangan tidak diakui secara administratif, sehingga membatasi akses terhadap hak-hak keperdataan dan perlindungan hukum. Perkawinan yang tidak tercatat menimbulkan ketidakpastian hukum dan merugikan suami, istri, serta anak, karena sebelum isbat nikah mereka tidak memiliki kedudukan hukum yang jelas. Anak tidak diakui sebagai anak sah dan kehilangan hak atas akta kelahiran maupun warisan. Putusan isbat nikah memberi pengakuan hukum bagi pasangan dan anak, sehingga menjadi solusi yuridis untuk menjamin kepastian hukum dan perlindungan keperdataan.
Pertanggung jawaban Hukum Penerbit Kartu Kredit dalam Kasus Penjualan Data Kartu Kredit (Studi Putusan Nomor: 958/Pid.Sus/2020/PN Pbr) Ibrahim, Syalendra Syarel; Feriza, Gousta
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1525

Abstract

Kejahatan dunia maya merupakan isu global yang membutuhkan perhatian khusus, karena kejahatan ini bersifat transnasional. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis aspek yuridis terkait tanggung jawab hukum pihak penerbit kartu kredit dalam studi kasus pada Putusan Nomor 958/Pid.Sus/2020/PN Pbr. Adapun metode penelitian yang diterapkan pada penelitian ini yakni mengadopsi paradigma penelitian normatif melalui mengintegrasikan pendekatan terhadap produk legislasi serta analisis terhadap praktik yudisial. Dalam perolehan studi peneliti melihat bahwa dalam kasus ini menunjukkan meskipun pelaku kejahatan siber dapat dihukum, korban belum sepenuhnya terlindungi secara hukum. Penerbit kartu kredit harus lebih bertanggung jawab atas keamanan data pengguna. Penguatan regulasi dan implementasi sistem perlindungan hukum yang lebih menyeluruh sangat dibutuhkan demi menciptakan rasa aman dalam transaksi digital.