cover
Contact Name
Totok Haryanto
Contact Email
proceedingssocial.ump@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
proceedingssocial.ump@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities
ISSN : -     EISSN : 2808103X     DOI : https://doi.org/10.30595/pssh.v2i.92
Core Subject : Social,
The Proceedings Series on Social Sciences & Humanities aims to publish proceedings from conferences on the scope: 1. Business, Management & Accounting 2. Social Sciences (General)
Articles 1,067 Documents
Pembelajaran Sastra di SMA dalam Kurikulum Merdeka Doyin, Mukh
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1311

Abstract

Kurikulum Merdeka memberikan Capaian Pembelajaran tiap-tiap fase (A-F) untuk masing-masing elemen (menyimak, membaca dan memirsa, berbicara dan mempresentasikan, dan menulis). Dari Capaian Pembelajaran yang telah dittetapkan dalam kurikulum tersebut, guru diberi kebebasan untuk menurunkannya menjadi tujuan pembelajaran dan materi pembelajaran. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia terbagi menjadi dua kemampuan, yaitu kemampuan yang bersifat reseptif dan kemampuan yang bersifat produktif. Untuk pembelajaran sastra di SMA (Fase E dan F), kemampuan reseptif berbentuk apresiasi sastra dan kemampuan produktif berbentuk ekspresi sastra dan kreasi sastra. Apresiasi sastra dapat diwujudkan dalam elemen menyimak, elemen membaca, dan elemen memirsa. Ekspresi sastra dapat diwujudkan dalam bentuk elemen membaca(-kan), elemen mempresentasikan, dan elemen menulis. Kreasi sastra, yang terdiri atas kemampuan re-kreasi dan kreasi itu sendiri, dapat diwujudkan dalam bentuk elemen berbicara (kreasi lisan) dan elemen menulis (kreasi tulis). Pembelajaran apresiasi sastra didasari oleh pengetahuan sastra (konsep-konsep dan sejarah sastra); sedangkan pembelajaran ekspresi sastra dan kreasi sastra didasari oleh apresiasi sastra.
Javanese Traditional Games in BIPA Learning in the VUCA Era: An Effective Strategy to Improve Language Skills Kusumaningsih, Dewi; Saptomo, Sri Wahono; Sukarno; Fortuna, Avika Dara; Naimah, Myatun
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1312

Abstract

This research aims to identify and introduce Javanese traditional games as a tool for BIPA learning in the VUCA (Volatility, Unpredictability, Complexity, and Ambiguity) era to improve the language skills of BIPA learners. The research method used a qualitative research method with a phenomenological approach. Primary data sources include observation of BIPA classes, interviews with BIPA teachers and learners, and documentation of traditional games. Secondary data sources include literature on traditional games, language learning theory, and cultural context analysis in the VUCA era. Data collection was conducted through classroom observation, and interviews with BIPA teaching lecturers and BIPA learners. Data analysis was conducted through thematic techniques to identify themes in the data. The results of the analysis show that traditional Javanese games can improve language skills, creativity, and engagement in BIPA learning. As well as helping to understand culture and social values related to language. Research that introduces Javanese traditional games in BIPA learning is an effective strategy to improve the quality of language learning in the VUCA era. The results of this study are used as a reference for BIPA teachers or BIPA researchers to integrate Javanese traditional games into the BIPA learning process.
Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Program Independent Learning: Studi Kasus Homeschooling Sigma Phineta Surakarta Aini, Alifia Nur; Ramadhani, Asri Kamila; Sumarwati
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1313

Abstract

Salah satu pendekatan dalam pelaksanaan homeschooling adalah independent learning atau pembelajaran mandiri. Namun, belum banyak homeschooling yang menerapkan pendekatan tersebut. Homeschooling Sigma Phineta di Surakarta telah menerapkan pendekatan tersebut. Sudah tentu, proses dan hasil pelaksanaan pendekatan independent learning penting untuk dikaji agar dapat menjadi model bagi homeschooling lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan kendala penerapan program Independent Learning di Homeschooling Sigma Phineta. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, staf bagian akademik, tutor, dan peserta didik di Homeschooling Sigma Phineta. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan program independent learning di Homeschooling Sigma Phineta dilakukan dengan pemantauan jarak jauh melalui video call yang dilakukan oleh tutor kepada peserta didik. Bahan ajar yang disediakan berupa buku teks dan buku pendukung yang berguna untuk melatih kemampuan belajar peserta didik secara mandiri. Mekanisme evaluasi yang dilakukan, yaitu dengan memberikan latihan soal-soal, baik yang terdapat dalam buku teks maupun kuis-kuis yang dapat meningkatkan wawasan pengetahuan peserta didik. Kendala yang dialami pada pembelajaran Independent Learning, yaitu berupa jaringan internet yang tidak stabil, semangat belajar peserta didik menurun, dan kurangnya pemantauan dari orang tua terhadap perkembangan belajar anak.
Peran Dosen untuk Menyiapkan Mahasiswa dalam Menghadapi Era Vuca (Volatility, Uncertainty, Complexity, Dan Ambiguity) Ngatmini; Suyitno
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan alternatif solusi dalam menyiapkan mahasiswa agar mampu menghadapi tantangan di era VUCA. Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Compexity, dan Ambuguity) ditandai dengan perubahan yang cepat dan tidak terduga di berbagai bidang kehidupan, dunia pendidikan juga menghadapi suatu tantangan. Sementara mahasiswa belum siap menghadapi situasi demikian. Penelitian ini dilakukan dengan studi pustaka, dengan cara menghimpun beberapa literatur, buku, dan hasil penelitian yang relevan. Data tersebut diklasifikasi, dianalisis, dan diinterpretasikan serta diambil simpulan. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa alternatif teknik yang ditemukan untuk menyiapkan mahasiswa dalam menghadapi Era VUCA adalah dengan teknik kolaboratif dan adaptatif. Teknik ini melatih mahasiswa untuk mengomunikasikan berbagai informasi secara kolaboratif dan adaptif sehingga komunikasi yang interaktif akan terjalin. Secara praktik dapat dilakukan dengan pemecahan masalah melalui beragam proyek. Hal ini akan menuntun mahasiswa berpikir kreatif, fleksibel, dan pemikiran kritis. Pemikiran ini akan dikembangkan dengan pemikiran abad 21, yaitu berpikir kreatif (creative thinking), berpikir kritis dan pemecahan masalah (critical thinking dan problem solving), berkomunikasi (communication), dan kolaborasi (collaboration).
Meningkatkan Literasi Digital dengan Menggunakan Karakter Wayang untuk Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Sukoharjo Pratiwi, Veronika Unun; Nugrahani, Farida; Widayati, Mukti; Sudiyana, Benedictus; Nurnaningsih; Isnaini, Ruswi
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1315

Abstract

Literasi digital untuk siswa sekolah dasar memainkan peran penting dalam metode pembangunan karakter siswa sekolah dasar. Demikian juga, peran pendidikan karakter sangat dibutuhkan oleh pemerintah sebagai dasar pendidikan di negara ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi identitas penokohan Punakawan dalam nilai-nilai kearifan lokal dalam bacaan siswa sekolah dasar di Kabupaten Sukoharjo. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Sumber informasi berasal dari buku bacaan digital untuk siswa sekolah dasar yang berjudul Wayangku Budayaku. Buku bacaan digital ini disusun oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan. Terdapat empat pilihan unit area pada buku bacaan digital ini, yaitu unit area yang berkaitan dengan; pengertian, tokoh wayang, alat musik, dan kuis. Buku digital ini membahas tentang tokoh-tokoh pewayangan, khususnya Pandawa dan Punakawan. Peneliti memilih Punakawan agar siswa sekolah dasar dapat memahami karakter-karakter dalam wayang Punakawan secara lebih detail. Dari buku bacaan digital ini, informasi yang terkait dengan pengetahuan asli dapat diambil. Dengan adanya buku bacaan digital ini, diharapkan siswa sekolah dasar dapat mulai menyukai budaya daerah yang sudah diperkenalkan sejak awal saat mereka duduk di bangku sekolah dasar.
Upaya Penguatan Karakter Cinta Lingkungan Melalui Pelatihan Penulisan Cerita Anak Qomariyah, U’um
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1316

Abstract

Secara fundamental, fungsi pembelajaran sastra untuk anak, khususnya siswa SD dan SMP memegang peranan penting berkaitan dengan latihan mempertajam perasaan, penalaran, kecerdasan emosional, serta kepekaan terhadap masyarakat, budaya dan lingkungan yang bermuara pada pemberian arti maupun peningkatan nilai kehidupan anak sebagai manusia itu sendiri. Di sisi lain, salah satu isu yang sering muncul dalam diskusi adalah persoalan penguatan konservasi yang disebabkan eksploitasi alam, ketidaktepatan kebijakan pengelolaan tata ruang maupun lingkungan, dan menurunnya kesadaran akan struktur sosial budaya. Sastra, dalam hal ini cerita anak bisa menjadi alternatif strategis dalam menanamkan karakter cinta lingkungan pada anak. Berdasar hal tersebut tujuan artikel ini ialah mengeksplanasi upaya penguatan karakter cinta lingkungan melalui pelatihan penulisan cerita anak berwawasan konservasi lingkungan bagi siswa SD. Kerangka pemecahan masalah yang dipilih dalam realisasi program kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berbentuk kaji tindak menggunakan pendekatan model pemberdayaan melalui enam langkah, yaitu: 1) tahap persiapan; 2) tahap assesment; 3) tahap perencanaan program atau kegiatan; 4) tahap pemformulasian rencana aksi; 5) tahap pelaksanaan (implementasi) program atau kegiatan; serta 6) tahap evaluasi. Artikel ini secara khusus memiliki urgensi dalam membentuk sekolah (guru dan siswa) sadar literasi yang mampu pengembangan potensi anak sehingga memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan berkarakter cinta lingkungan.
Content Creator TikTok sebagai Metode Pembelajaran Inovatif pada Mata Kuliah Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia: Integrasi Teknologi dan Media Sosial di Era Vuca Arsanti, Meilan; Turahmat; Maulana, Andi
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1317

Abstract

TikTok yang awalnya hanya digunakan sebagai platform hiburan, kini berkembang menjadi media edukatif yang menarik bagi kalangan muda termasuk mahasiswa. Melalui mata kuliah Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia, mahasiswa diajak untuk menjadi content creator di media sosial TikTok sehingga konten-konten mereka lebih edukatif. Penelitian ini dilaksanakan untuk mendeskripsikan integrasi teknologi dan media sosial di era Vuca pada mata kuliah Analisis Kesalahan Berbahasa di Prodi PBSI, FKIP, UNISSULA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah metode content creator aplikasi TikTok dengan objek penelitian adalah mata kuliah Analisis Kesalahan Berbahasa. Data dikumpulkam dengan metode observasi dan dokumentasi serta analisis deskriptif dengan instrumen berupa catatan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Dengan demikian, melalui artikel ini dapat memberikan gambaran penggunaan metode content creator pada mata kuliah Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia sebagai integrasi teknologi dan media sosial di era Vuca. Dari hasil penelitian, integrasi teknologi dan media sosial pada mata kuliah Analisis Kesalahan Berbahasa dengan menggunakan metode content creator TikTok dapat diaplikasikan dengan baik dan berdampak positif, yaitu 1) melatih mahasiswa berpikir kritis dan kreatif, 2) dapat membuat konten-konten edukasi tentang bahasa Indonesia yang benar kepada masyarakat, dan 3) memanfaatkan teknologi dan media sosial secara bijak baik untuk kebutuhan perkuliahan maupun eksistensi diri.
Implementasi Discovery Learning pada Kurikulum Merdeka: Pengembangan Kemandirian Belajar Peserta Didik Sulistyaningrum, Septina; Zulaeha, Ida; Baehaqie, Imam; Suseno
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1318

Abstract

Implementasi kurikulum merdeka memfokuskan pada materi esensial dan pengembangan karakter, serta kompetensi peserta didik. Struktur kurikulum merdeka pada pendidikan menengah pertama dipilah menjadi 2 kegiatan utama, yaitu: 1) pembelajaran intrakurikuler, 2) projek penguatan profil pelajar pancasila (P5). Salah satu aspek utama dalam kurikulum merdeka yaitu memberikan fleksibilitas kepada pendidik dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Dengan demikian, pendidik diberi keleluasaan dalam mengembangkan desain pembelajaran yang inovatif sesuai dengan kebutuhan, karakteristik peserta didik, dan capaian pembelajaran. Dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia peserta didik dapat mengembangkan kemampuan dalam berkomunikasi secara kritis, kreatif, dan komunikatif baik lisan maupun tertulis dalam berbagai konteks kehidupan. Mata pelajaran ini juga diharapkan membantu peserta didik mengaplikasikan keterampilan berbahasa dan bersastra dalam berbagai tujuan dan konteks sebagai fondasi dari kemampuan literasi. Penggunaan model pembelajaran yang inovatif khususnya model pembelajaran discovery learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan kemandirian belajar peserta didik.
Digitalisasi Naskah sebagai Alternatif Transformasi Pembelajaran Sastra Wirajaya, Asep Yudha
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1319

Abstract

Perkembangan zaman dan teknologi yang sedemikian cepat menuntut adanya transformasi pembelajaran dalam dunia sastra. Tentu saja, hal ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi para guru atau dosen untuk mengembangkan berbagai model pembelajaran yang dapat berterima dengan akselarasi teknologi yang ada saat ini. Artinya, semua pihak dituntut harus adaptif dan belajar untuk dapat menyesuaikan diri dengan segala perkembangan yang ada. Dalam konteks sastra, baik sastra lama maupun modern, kini harus siap bertransformasi dalam ranah digital sehingga sastra menjadi sedemikan ramah dan dapat diterima oleh kalangan generasi Z. Konsekuensinya, perlu penyesuaian media, kompetensi pengajar, ketersediaan sarana dan prasarana yang sesuai serta materi ajar yang kompatibel dan relevan dengan zamannya. Adapun metode yang digunakan adalah metode kualitatif yang lebih mengutamakan kualitas data, khususnya metode digitalisasi naskah. Sumber datanya berupa karya sastra baik karya sastra lama maupun karya sastra modern yang siap dialihmediakan menjadi sesuatu yang baru dan dapat dinikmati oleh audien masa kini. Karya sastra tersebut kemudian dibuat ke dalam format digital, baik 2 dimensi maupun 3 dimensi. Dengan demikian, proses alih media tersebut membuka peluang baru bagi para pengkaji naskah untuk lebih kritis dalam mengungkap nilai-nilai baru yang bermanfaat bagi pembejaran sastra. Hasilnya, digitalisasi naskah terbagi menjadi 3 tahap. Digitalisasi tahap 1 hanya berfokus pada proses alih media saja. Digitalisasi tahap 2 berfokus pada pemanfaatan software alih media. Digitalisasi tahap 3 berfokus pemanfaatan isi naskah kepada kepentingan yang luas.
Buku Teks dan Pengembangan Kompetensi Siswa: Ketepatan Penyusunan Materi untuk Pencapaian Tujuan Pembelajaran Huda, Miftakhul
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1320

Abstract

Artikel ini bertujuan mengeksplorasi potensi buku teks dalam pengembangan kompetensi siswa, dengan fokus pada ketepatan penyusunan materi untuk pencapaian tujuan pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi terhadap buku teks dari berbagai mata pelajaran dan tingkat pendidikan. Analisis isi dilakukan untuk menilai kesesuaian materi dengan standar kurikulum dan kebutuhan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku teks yang disusun dengan ketepatan tinggi, dalam hal relevansi dan keterhubungan materi, secara signifikan berkontribusi pada pencapaian tujuan pembelajaran. Buku teks yang baik dapat memfasilitasi pemahaman dan aplikasi pengetahuan oleh siswa, sementara buku teks yang kurang sesuai dapat menghambat proses pembelajaran dan pencapaian kompetensi. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya revisi dan pembaruan buku teks secara berkala untuk memastikan kesesuaian materi dengan perkembangan kurikulum dan kebutuhan kompetensi siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar pembuat buku teks dan pembuat kebijakan pendidikan memperhatikan ketepatan penyusunan materi dalam buku teks sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pencapaian tujuan pembelajaran.

Page 70 of 107 | Total Record : 1067


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 (2025): The 1st UNSIQ International Symposium on Economics and Bussines (UISEB 2024) Vol. 21 (2025): Proceedings of the 4th 2024 UMP Progressive Youth Conference (UPYC) Vol. 24 (2025): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2025 Vol. 25 (2025): Proceedings of International Conference on Social Science (ICONESS) Vol. 23 (2025): Proceedings of Seminar Nasional Kebaharuan KUHP Nasional dan Urgensi Pembaharuan KUH Vol. 18 (2024): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2024 Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm Vol. 19 (2024): Proceedings of Webinar International Globalizing Local Wisdom: Integrating Cultural Vol. 17 (2024): Proceedings of Seminar International Legal Development in Twenty-First Century Era Vol. 16 (2024): Proceedings of Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol. 15 (2024): Proceedings of International Conference on Management, Accounting, Economics, and Bu Vol. 14 (2023): Proceedings of International Conference on Legal Studies (ICOLAS 2023) Vol. 13 (2023): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2023 Vol. 8 (2023): Proceeding International Seminar 2022 E-Learning Implementation in Malaysia and Indon Vol. 12 (2023): Proceedings of International Conference on Social Science (ICONESS) Vol. 11 (2023): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 10 (2023): Proceedings of Seminar Kebangkitan Nasional dan Call for Paper Universitas Muhammadi Vol. 9 (2023): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 3 (2022): Proceedings of Social Studies Learning Challenges in the 21st Century Vol. 7 (2022): Proceedings of the 3rd International Conference of Business, Accounting & Economics ( Vol. 6 (2022): Proceedings of Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol. 5 (2022): Proceedings of Sharia Economic Law Faculty of Islamic Religion Universitas Muhammadiy Vol. 4 (2022): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 2 (2021): Proceedings of Psychology in Individual and Community Empowerment to Build New Normal Vol. 1 (2021): Proceedings of the Integration of Disaster Mitigation Learning in School More Issue