cover
Contact Name
Elindra Ambar Pambudi
Contact Email
proceedingsphysical.ump@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
proceedingsphysical.ump@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences
ISSN : -     EISSN : 28087046     DOI : https://doi.org/10.30595/pspfs.v2i.164
Core Subject : Engineering,
The Proceedings Series on Physical & Formal Sciences aims to publish proceedings from conferences on the scope: 1. Chemistry 2. Computer Science & Artificial Intelligence 3. Engineering & Energy 4. Materials Science 5. Physics & Astronomy 6. Agricultural & Biological Sciences
Articles 282 Documents
Pengaruh Suhu dan Wadah Penyimpanan terhadap Kadar Air dan Perkecambahan Benih Kawista (Feronia limonia (L.) Swingle) Murrinie, Endang Dewi; Lestari, Silvia Ammy Feronica Ayu Putri
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v7i.1204

Abstract

Kawista (Feronia limonia (L.) Swingle) adalah tanaman buah tahunan yang termasuk dalam Famili Rutaceae. Daging buah kawista dimanfaatkan sebagai bahan baku makanan dan sirup, sementara bagian tanaman lainnya seperti akar, kulit batang, daun, duri, dan buah muda digunakan sebagai bahan pengobatan. Tanaman kawista umumnya diperbanyak secara generatif, namun kawista hanya berbuah satu kali setahun sehingga dibutuhkan teknologi penyimpanan benih kawista. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan wadah penyimpanan terhadap kadar air dan perkecambahan benih kawista.  Penelitian merupakan percobaan faktorial dua faktor dengan menggunakan rancangan acak lengkap. Faktor pertama suhu penyimpanan terdiri 3 taraf, yaitu: (1) 7-9 °C; (2) 18-19 °C, dan (3) 25-30 °C. Faktor kedua wadah penyimpanan, terdiri 3 taraf, yaitu (1) toples plastik, (2) kertas aluminium foil, dan (3) kantong plastik polyethylene. Penyimpanan benih dilakukan selama tiga bulan. Hasil penelitian menunjukkan suhu penyimpanan tidak berpengaruh terhadap kadar air benih, diameter hipokotil, dan bobot kering kecambah, namun berpengaruh terhadap persentase perkecambahan, laju perkecambahan, dan tinggi hipokotil. Suhu penyimpanan yang semakin rendah akan menurunkan persentase perkecambahan dan tinggi hipokotil, namun laju perkecambahan menjadi semakin cepat. Wadah penyimpanan berpengaruh terhadap kadar air benih dan persentase perkecambahan benih, namun tidak berpengaruh terhadap laju perkecambahan, tinggi hipokotil, diameter hipokotil, dan bobot kering kecambah. Penyimpanan dalam wadah toples plastik  menyebabkan penurunan kadar air benih dan persentase perkecambahan, namun tidak mempengaruhi pertumbuhan kecambah.
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Eco Farming dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Laksono, Muhammad Chanafie Dwi
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v7i.1205

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk organic Eco Farming dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan terdiri atas dua faktor, faktor pertama konsentrasi pupuk Eco Farming (E) yang terdiri atas tiga taraf dan faktor kedua dosis pupuk NPK (M) yang terdiri atas tiga taraf. Kombinasi perlakuan sebanyak 9 perlakuan, masing-masing diulang 3 kali, setiap unit percobaan terdiri atas 3 polybag. Dengan Pelaksanaan penelitian dari penyiapan media tanam, persiapan bibit, penanaman, pemberian pupuk, pemeliharaan dan pemanenan. Dan variabel penelitiannya antara lain yaitu, panjang daun (cm), jumlah daun (helai), jumlah umbi (buah), bobot umbi segar (g), bobot tanaman segar (g), dan diameter umbi (cm). Data dianalisis secara statistik menggunakan analysis of variance (ANOVA) kemudian dilanjutkan dengan Duncan`s New Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pemberian pupuk eco farming untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah tidak berpengaruh nyata pada semua variabel pengamatan diantaranya yaitu: pertumbuhan panjang daun, jumlah daun, jumlah umbi, bobot umbi segar, bobot tanaman segar dan diameter umbi, lalu untuk dosis pemberian pupuk NPK untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah tidak berpengaruh nyata pada semua variabel pengamatan diantaranya yaitu: pertumbuhan panjang daun, jumlah daun, jumlah umbi, bobot umbi segar, bobot tanaman segar dan diameter umbi. Dan interaksi kombinasi pupuk eco farming dan pupuk NPK tidak berpengaruh nyata pada semua variabel pengamatan diantaranya yaitu: pertumbuhan panjang daun, jumlah daun, jumlah umbi, bobot umbi segar, bobot tanaman segar dan diameter umbi.
Pengaruh Pemberian Pakan Maggot yang Dipelihara dalam Media Biofloc dan Green Water System terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan Ikan Gurami (Osphronemus Gouramy) Budi, Larasati Ika; Suwarsito, Suwarsito; Purbomartono, Cahyono
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v7i.1206

Abstract

Budidaya ikan yang dilakukan secara intensif sering kali menimbulkan efek samping, salah satunya yaitu penumpukan amonia akibat dari penumpukan sisa pakan. Penumpukan amonia dapat menyebabkan timbulnya penyakit pada ikan sehingga timbul masalah pertumbuhan ikan dan efisiensi pemanfaatan pakan yang menurun. Salah satu yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut yaitu penggunaan media biofloc dan green water. Hasil dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa biofloc dan green water dapat meningkatkan pertumbuhan serta efisiensi pemanfaatan pakan ikan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian substitusi pakan maggot (Hermentia illucens) pada benih ikan gurami dalam media biofloc, green water system dan campuranya terhadap pertumbuhan dan efisiensi pemanfaatan pakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 1 kontrol masing-masing diulang 3 kali berupa pemberian pakan campuran substitusi maggot dalam media kontrol, media biofloc, media green water dan media campuran biofloc dan green water. Parameter penelitian meliputi pertumbuhan mutlak dan efisiensi pemanfaatan pakan ikan gurami. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan uji Duncan’s Multiple Range Test pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan pemberian substitusi pakan maggot (Hermentia illucens) pada benih ikan gurami dalam media biofloc berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan mutlak dan kelangsungan hidup. Sedangkan pada media green water dan campuran media biofloc dan green water, substitusi pakan maggot tidak signifikan baik pada pertumbuhan mutlak maupun efisiensi pakan.
Efektivitas Ekstrak Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) terhadap Intensitas Serangan Hama Belalang (Oxya Servilla) pada Tanaman Sawi Hijau (Brassica Juncea L.) Afryanto, Ryan Tri; Budi, Gayuh Prasetyo; Hajoeningtijas, Oetami Dwi
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v7i.1207

Abstract

Pengendalian hama menggunakan bahan nabati ekstrak kulit buah jeruk nipis merupakan salah satu pengendalian ramah lingkungan untuk mengurangi intensitas serangan hama belalang pada tanaman sayuran salah satunya sawi hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit buah jeruk nipis terhadap intensitas serangan hama belalang, pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau serta mengetahui konsentrasi ekstrak kulit buah jeruk nipis yang paling efektif dalam mengurangi intensitas serangan hama belalang. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Purwokerto, bulan Maret hingga April 2024. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) masing-masing perlakuan terdiri dari 6 ulangan. Perlakuannya yaitu: (P0) kontrol, (P1) 5% ekstrak kulit buah jeruk nipis, (P2) 10% ekstrak kulit buah jeruk nipis, (P3) 15% ekstrak kulit buah jeruk nipis, (P4) ekstrak kulit buah jeruk nipis, (P5) pestisida kimia Sidamethrin 50 EC, (P6) tidak dilakukan pengendalian apapun dan tidak diberikan belalang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak kulit buah jeruk nipis berpengaruh nyata terhadap intensitas serangan hama belalang, perlakuan (P1) efektif dalam menurunkan intensitas serangan hama belalang dengan konsentrasi 5% (P1) yakni 15,81% dibandingkan dengan perlakuan kontrol sebesar 27,50%, dengan bobot segar brangkasan atas rata-rata 383,83gr, secara nyata lebih berat dari pada perlakuan kontrol (PO) dengan bobot segar brangkasan atas rata-rata 304,16 gr, serta berpengaruh nyata juga pada variabel pengamatan mortalitas, dan kehilangan hasil, lalu pada variabel pengamatan luas daun, tinggi tanaman, bobot kering brangkasan atas, dan bobot akar tidak berpengaruh nyata.
Pertumbuhan, Hasil, dan Mutu Melon dengan Pupuk Larutan Hara Racikan Sendiri dan AB Mix Pabrikan pada Media Tanah Samsuri, Sheirinda Akhirusani; Dinarto, Wafit; Sriwijaya, Bambang
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v7i.1208

Abstract

Faktor penting yang harus diperhatikan dalam budidaya melon untuk memperoleh pertumbuhan dan hasil yang optimal yaitu kebutuhan nutrisi yang harus terpenuhi baik unsur hara makro maupun mikro. Efektivitas pemupukan dipengaruhi oleh jenis, konsentrasi atau dosis, cara, dan waktu pemberian pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan, hasil dan mutu melon dengan sumber nutrisi dari racikan sendiri dan AB Mix pabrikan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Juni 2024 di greenhouse Bio Hortifarm, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Penelitian menggunakan rancangan perlakuan faktor tunggal dengan dua perlakuan yaitu larutan hara racikan sendiri dan perlakuan kedua larutan hara AB Mix pabrikan merek goodplant. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat ulangan. Masing-masing unit percobaan terdiri atas 10 tanaman sehingga total ada 80 tanaman. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, saat berbunga, bobot kering tanaman, bobot buah per tanaman, diameter buah per tanaman, ketebalan daging buah, kadar air buah, dan kadar gula buah. Analisis data menggunakan Uji T (T-Test) taraf ? = 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan, hasil, dan mutu melon yang diberi larutan hara racikan sendiri tidak berbeda nyata dengan tanaman yang diberi larutan hara dari AB Mix pabrikan (goodplant).
Karakteristik Fisikokimia dan Sensoris Susu Biji Kecipir (Psophocarpus Tetragonolobus L.) pada Penambahan Berbagai Taraf Konsentrasi CMC (Carboxy Methyl Cellulose) dan Lama Waktu Blansir Saputri, Windy Adistya; Santosa, Arif Prashadi; Purnawanto, Agus Mulyadi
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v7i.1209

Abstract

Susu kecipir memiliki nilai gizi yang sama dengan susu lainnya dan memiliki sumber protein nabati yang baik. Susu kecipir bisa dijadikan sebagai pilihan bagi orang yang sedang mengurangi mengkonsumsi protein hewani karena alasan Kesehatan. Meskipun demikian, masyarakat Indonesia masih kurang menyukai susu kecipir dikarenakan baunya yang kurang sedap (bahasa Jawa: Langu). Oleh karena itu, untuk meningkatkan cita rasa, aroma, dan mutu susu biji kecipir diperlukan perlakuan dan penambahan bahan baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan CMC, lama waktu blansir, dan interaksi terhadap karakteristik fisikokimia dan sensoris susu biji kecipir. Penelitian ini menggunakan RAL 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama terdiri dari C1 = kontrol; C2 = 0.25%; C3 = 0.75%. faktor kedua terdiri dari B1 = 15 menit; B2 = 20 menit; B3 = 25 menit dan data diuji dengan menggunakan analisis sidik ragam ANOVA pada taraf 5% dan apabila terjadi perbedaan yang nyata antar perlakuan dilanjutkan dengan uji DMRT taraf 5%. Kemudian masing-masing sampel diuji karakteristik fisikokimia meliputi kadar protein, kadar lemak, kadar air, dan kadar serat serta sensorinya meliputi warna, aroma, rasa, dan kesukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan CMC dan lama waktu blansir berpengaruh nyata terhadap analisis proksimat kadar protein, kadar lemak, dan kadar serat sedangkan kadar air tidak berbeda nyata. Kemudian pada analisis sensoris susu kecipir berpengaruh nyata terhadap semua variabel.
Kiat Sukses Menjadi Agripreneur Millioner Bagi Generasi Emas Indonesia Papilaya, Eddy Chiljon
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v7i.1211

Abstract

Kiat Sukses Menjadi Agripreneur Millioner Bagi Generasi Emas Indonesia
Konsep Pembangunan Perikanan Budidaya Berbasis Blue Economy Rifqi, M.
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v7i.1212

Abstract

Konsep Pembangunan Perikanan Budidaya Berbasis Blue Economy
Strategi Peningkatan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai yang Terpapar Sinar UV-B Suyadi, Aman
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v7i.1213

Abstract

Strategi Peningkatan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai yang Terpapar Sinar UV-B
Efektivitas Implementasi Kebijakan Kartu Tani Terhadap Pengelolaan Usahatani Tanaman Pangan di Desa Cipaku Kecamatan Mrebet Kabupaten Pubalingga Purnomo, Tri Nova Yoga; Fathurrohman, Yusuf Enril; Dumasari, Dumasari
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v7i.1216

Abstract

Program Kartu Tani merupakan salah satu program nasional pada sektor pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya dalam mengoptimalkan kebijakan pupuk bersubsidi bagi petani. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cipaku Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga. Dilakukan bulan Maret 2024. Penelitian ini bertujuan untuk : 1. Mengetahui karakteristik sosial ekonomi. 2. Mengetahui faktor penghambatan dan pendukung. 3. Mengetahui efektivitas implementasi kebijakan kartu tani. Metode yang digunakan adalah metode penelitian studi kasus deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. sampel yang digunakan sebanyak 41 petani. Penelitian ini menggunakan sampel acak sederhana. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa karakteristik petani pemilik dan pengguna kartu tani mayoritas laki-laki berusia lebih dari 55 tahun, berpendidikan pada tingkat sekolah dasar, jumlah tanggungan keluarga 3-4 orang, lamanya usaha tani lebih dari 20 tahun, luas lahan yang digarap 0,25-0,5 Ha, pengeluaran pupuk permusim lebih dari 100 kg. Faktor pendukung dan penghambat implementasi kebijkan kartu tani hasil tertinggi dari faktor pendukung adalah kedisiplinan KPL dan transportasi mudah. Faktor penghambat tertinggi adalah petani lansia. Efektivitas implementasi kebijkan kartu tani dalam penyaluran pupuk bersubsidi di Desa Cipaku diukur menggunakan indikator keberhasilan program, keberhasilan sasaran dan kepuasan terhadap program dari tiga indikator tersebut diperoleh nilai sebesar 1.765 masuk kedalam kategori efektif. Kebijakan kartu tani telah berjalan dengan baik. Semakin banyak petani yang menyadari keberhasilan kebijakan ini dan menyadari bahwa kartu tani membantu petani mendapatkan pupuk, yang merupakan salah satu faktor produksi dalam pertanian, khususnya dalam budidaya pangan.