cover
Contact Name
Nike Vonika
Contact Email
jurnalrehsos@gmail.com
Phone
+6281220025612
Journal Mail Official
penerbitstks@gmail.com
Editorial Address
Politeknik Kesejahteraan Sosial Jl. Ir. H. Juanda No. 367 Kota Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan)
ISSN : 26856700     EISSN : 26856719     DOI : 10.31595/biyan
Core Subject : Social,
Visi: Menjadi Jurnal Ilmiah Bidang Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial yang Berkualitas dan Mempunyai Kontribusi dalam Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pengembangan Teknologi Pekerjaan Sosial di Indonesia Misi: Mempublikasikan karya ilmiah yang mutakhir dalam bidang kebijakan dan pelayanan pekerjaan sosial untuk kepentingan penerapan teknologi pekerjaan sosial di Indonesia. Tujuan: Meningkatkan aksesibilitas informasi dan literasi masyarakat dalam bidang kebijakan dan pelayanan pekerjaan sosial di era industri 4.0. Ruang Lingkup: > Pengembangan teknologi kebijakan sosial > Pengembangan teknologi pelayanan sosial
Articles 88 Documents
Pengaruh Model Stinsons Protocol Structured Reminisence and Forgiveness (SPSRF) Terhadap Pengurangan Kecemasan Pada Lanjut Usia di Pusat Pelayanan Sosial Griya Lansia (PPSGL) Ciparay Riki Firmansyah; Tuti Kartika; Jumayar Marbun
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 5 No 2 (2023): BIYAN
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/biyan.v5i2.952

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering kali dialami oleh lansia adalah kecemasan, banyak faktor yang mempengaruhi kecemasan tersebut, diantaranya permasalahan yang belum tuntas di masa lalu, kondisi saat ini yang tidak diinginkan, dan khawatir akan menghadapi fase kematian,. Kecemasan yang dialami lanjut usia cukup serius, karena berdampak buruk terhadap fisik, psikologis, maupun perilaku. Jika hal tersebut berlangsung dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan kelelahan bahkan kematian. Oleh karena itu perlu adanya upaya untuk mengurangi stres. Salah satu upaya untuk mengatasinya adalah melalui terapi. Lanjut usia memerlukan terapi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Oleh karena itu, perlu dikembangkan secara khusus metode terapi yang nyaman, efektif, serta mudah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan SPSRF terhadap tingkat kecemasan lansia. Desain penelitian menggunakan Single Subject Design (SSD) dengan desain reversal A-B-A. Alat pengumpulan data menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan instrumen observasi perilaku target yang disusun peneliti berdasarkan skala HARS. Jenis terapi yang digunakan adalah SPSRF yang memadukan dua teknik terapi yaitu Teknik Stinsons Protocol Structured Reminisence (SPSR) dan pemaafan pada Teknik Nourishment. Subjek penelitian adalah lansia yang tinggal di PPSGL Ciparay, Kabupaten Bandung. Perilaku sasaran yang diamati adalah napas pendek, Gangguan Makan dan gangguan tidur. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kecemasan lansia mengalami penurunan setelah mendapatkan Teknik terapi SPSRF. Implementasi SPSRF menunjukkan bahwa teknik tersebut merupakan terapi yang cukup mudah dipahami dan diaplikasikan lansia itu sendiri dan dapat melakukannya secara mandiri. SPSRF direkomendasikan menjadi salah satu terapi untuk mengatasi kecemasan pada lanjut usia. Kata Kunci: Kecemasan, lanjut usia, SPSRF
MODEL PENGEMBANGAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING DENGAN RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY (SIGNATORY) TERHADAP PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK DI PSAA NUGRAHA KOTA BANDUNG AFDALIA DAMARA EKASANDI; Milly Mildawati; Bambang Rustanto
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 5 No 2 (2023): BIYAN
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/biyan.v5i2.961

Abstract

Technique Development with Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) is the result of psychosocial therapy technology engineering in the form of combining Assertive Training techniques with Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) to increase children's self- confidence. The addition of the Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) model aims to reduce client cognitive distortions so that there is an increase in self-confidence due to positive thinking and attitude. This study aims to explain the results of the implementation of the development of Assertive Training techniques with Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) to increase children's self-confidence. This research uses a quantitative approach with Single Subject Design (SSD) type of A-B-A reversal. The subjects in the study were FT and IM. The target behaviors observed in this study are resilient in facing difficulties, doing tasks, expressing opinions or questions and maintaining concentration. The validity test of the measuring instrument uses face validity, while the reliability test uses percent agreement. The data analysis used is a visual analysis consisting of analysis within conditions and between conditions. The interim research results show that during the intervention or treatment has an influence in increasing children's self-confidence. The number of frequencies and durations shows an increase, then the direction of the graph goes up and the level changes between conditions which shows the meaning of improving. Researchers are currently still measuring the second baseline condition (A2) as a control for intervention conditions. Keywords: Development of Assertive Training Techniques with REBT, Children with Low Self- Confidence.
A BRAINSTORMING VISUALIZATION IN PARTICIPATORY CLASS DALAM IDENTIFIKASI ALTERNATIF KEBIJAKAN PENYANDANG DISABILITAS Sugeng Esa Saputro; Dede Kuswanda
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 5 No 2 (2023): BIYAN
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/biyan.v5i2.983

Abstract

Penyandang disabilitas diartikan sebagai orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik, yang dalam berinteraksi dapat mengalami hambatan dan kesulitan. Kebijakan bagi penyandang disabilitas di Kota Administrasi Jakarta Timur adalah usaha Pemerintah dalam melaksanakan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas yang salah satunya dilaksanakan oleh Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Kota Administrasi Jakarta Timur. Penelitian ini menindaklanjuti praktikum rekayasa teknologi analisis kebijakan sosial yang bertujuan untuk mengembangkan teknik brainstorming visualisation in partisipatory (VIP) class pada identifikasi alternatif kebijakan penyandang disabilitas di Sudinsos Kota Administrasi Jakarta Timur. Teknik ini dikembangkan untuk mempermudah dan meningkatkan kreatifitas serta partisipasi peserta brainstorming untuk mengeluarkan ide gagasannya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian Participatory Action Research (PAR) dan disajikan secara deskriptif. Sumber data adalah semua pernyataan dan tindakan yang ditunjukan oleh informan dan partisipan yang terdiri dari para pelaksana kebijakan di Sudinsos Kota Administrasi Jakarta Timur. Hasil penelitian ini menunjukan kebutuhan 1) pengembangan desain model kearah digitalisasi 2) penggunaan tools digital 3) paparan mengenai isu masalah dan prediksi diinformasikan lebih awal 4) ide gagasan yang muncul disampaikan secara langsung untuk mendorong peserta lain lebih kreatif. Penggunaan forum online dan tools digital yang dianggap lebih sesuai dengan kebutuhan di era sekarang ini. Kemudian kesibukan para pelaksana kebijakan dinilai menjadi kendala ketika melakukan kegiatan secara tatap muka. Tools digital juga lebih beragam, menarik, dan sesuai dengan era smartphone dari pada tools konvensional seperti kertas dan papan tulis. Oleh karena itu, teknik brainstorming VIP class dikembangkan menjadi forum online dalam aplikasi digital.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Monitoring Kegiatan Pencegahan Stunting Posyandu di Kabupaten Cianjur Teddy Yuliandy; Didiet Widiowati; Yuti Sri Ismudiyati
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 5 No 2 (2023): BIYAN
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/biyan.v5i2.986

Abstract

Pemerintah Kabupaten Cianjur Jawa Barat, menargetkan menurunkan angka prevalensi kasus stunting sebesar 3% per tahun. Yayasan Usaha Mulia, sebuah NGO di Kabupaten Cianjur, bekerja sama dengan 10 Kelompok Posyandu dan 10 Community Leader (CL) untuk mengurangi stunting melalui kegiatan penyuluhan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan rekayasa teknologi monitoring online menggunakan google forms sebagai media pengumpul data. Data yang dilaporkan mencakup jumlah orang yang terinformasikan, teknik penyuluhan, serta unggahan bukti video pelaksanaan penyuluhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Participatory Action Research dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, Methodology Participatory Assessment (MPA). Hasil penelitian menunjukkan Monkar Penting 1.0 mempermudah pelaporan kegiatan penyuluhan, memberikan informasi penting bagi penyelenggara program, melatih kedisiplinan dan keterampilan kader posyandu dan CL dalam penyuluhan, memberikan informasi bermanfaat bagi masyarakat untuk mengubah perilaku mereka dalam mencegah stunting. Pada desain akhir teknologi memperlihatkan pentingnya keterlibatan elemen dalam pentahelix. Keterlibatan elemen pentahelix terutama pada apresiasi dan rewards dapat membantu meningkatkan efektivitas program penyuluhan stunting. Kata kunci : Stunting; Penyuluhan Sosial; Teknologi Informasi Komunikasi; Monitoring; Rewards
Pengaruh Teknik Mc. Harvey Terhadap Penurunan Perilaku Menyakiti Diri Sendiri Klien Dengan Borderline Personality Disorder di Sentra Bahagia Medan Dorthy Gus Berta Zebua; Uke Hani Rasalwati; Epi Supiadi
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 5 No 2 (2023): BIYAN
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/biyan.v5i2.995

Abstract

Perilaku menyakiti diri sendiri dipicu oleh tekanan emosi yang tidak stabil yang berasal dari proses berpikir yang irasional. Perilaku menyakiti diri sendiri dilakukan untuk mendapatkan kelegaan dari rasa sakit yang sengaja ditimbulkan melalui percobaan tindakan yang membahayakan diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penerapan teknologi Mc. Harvey (Premack Half in Rational Emotive Behavior Therapy) terhadap penurunan perilaku menyakiti diri sendiri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan metode Single Subject Design (SSD) dan teknik multiple baseline cross subject. Subjek penelitian ini berjumlah dua orang yang merupakan klien dengan borderline personality disorder dan sedang menjalani rehabilitasi sosial berbasis residensial. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kuisioner, observasi dan studi dokumentasi. Uji validitas dan reliabilitas menggunakan validitas muka, uji statistic alpha Cronbach dan percent agreement. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Proses intervensi kepada klien meliputi konfrontasi, edukasi, verbalisasi, skill training, penguatan dan pendampingan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teknik Mc. Harvey berpengaruh terhadap perilaku menyakiti diri sendiri pada klien yang ditandai dengan berkurangnya intensitas perilaku menyakiti diri sendiri pada klien yang ditunjukkan oleh arah trend pada grafik dari fase sebelum sampai sesudah intervensi. Kata Kunci: perilaku menyakiti diri sendiri; borderline personality disorder; mc. harvey; rational emotive behavior therapy; premack principle
The PENGEMBANGAN TOOL KIT PENINGKATAN KAPASITAS KEUANGAN KELUARGA CERMAT (TOOL KIT PK3C) BAGI PEREMPUAN DARI KELUARGA MISKIN DI KECAMATAN COBLONG KOTA BANDUNG Hanifah Syahroeddin; Ellya Susilowati; Lina Favourita Setiaputri
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 5 No 2 (2023): BIYAN
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/biyan.v5i2.1012

Abstract

Women from poor families have the potential to make poor financial decisions that exacerbate their poverty. The COVID-19 pandemic has driven the acceleration of digitalization and the demand for good financial literacy from poor families. Strengthening the role of women not only as targets but also agents of change in financial literacy can increase financial inclusion. This research objective is to develops a Tool Kit that can be used practically by women from poor families to conduct community-based learning independently. This Tool Kit design is called the Careful Family Financial Capacity building Tool Kit (PK3C Tool Kit). This study used a qualitative approach with the Participatory Action Research method. Data were collected using documentation studies, interviews, focused group discussions, and observations. The research participants were 15 women from poor families. Data analysis used the Miles and Huberman model. The findings of this study highlight the interaction of women from poor families in interacting with each other to learn financial literacy. Vicarious learning through the storytelling of financial experiences is considered to help women become financially literate. The learning scheme generated from the PK3C Tool Kit is a cycle consisting of a storytelling process, triggering discussion, reflection on experience, and discursive transformation related to new financial competencies.
EFEKTIVITAS REKAYASA TEKNOLOGI TERAPI NOURISHMENT GROUP WORK TASK CENTER (NGT) DALAM MENGURANGI TINGKAT STRESS DISABILITAS MENTAL DI YAYASAN MENTARI HATI TASIKMALAYA Jhody Bourqie; Moch Zaenal Hakim; Bambang Indrakentjana
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 6 No 1 (2024): BIYAN
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/biyan.v6i1.1071

Abstract

Diskursus kesehatan mental beberap dekade terakhir semakin maasif dilakukan, kesehatan mental tidak hanya berkelindan pada individu yang mempunyai fisik secara normal, tetapi juga pada mereka yang mengidap disabilitas utamanya disabilitas mental. Gangguan mental yang dialami disabilitas mental akibat ketidakmampuan individu dalam beradaptasi dengan lingkungan sekitar atau akibat dari stress yang berlebihan. Tetapi, hingga hari ini disabilitas mental belum mendapatkan upaya penyembuhan secara efektif. Salah satu upaya penyembuhannya melalui terapi nourishment group work task center (NGT). Penelitian ini akan mengelaborasi efektivitas dri penerapan Rekayasa teknologi terapi NGT pada tingkat stress disabilitas mental di Yayasan mentarai hati tasikmalayan. Hasil penelitian diperoleh rekayasa teknologi terapi NGT cukup efektif dalam mengurangi tingkat stress disabilitas mental. Dengan tambahan prosedural seperti terapi relaksasi, motivasi/advice giving, task center dan group work dengan significant orthers. Implikasi penelitian ini dengan adanya rekayasa teknologi terapi NGT mampu membantu mengurangi tingkat stress pada disabilitas mental, tetapi degan pola group work yang rutin khususnya bagi significant orthers yang terus memantau kondisi dari disabilitas mental
PELAYANAN SOSIAL TERHADAP LANSIA TERLANTAR DI PANTI JOMPO GRAHA WERDHA MARIE JOSEPH PONTIANAK Victoria Novita Sari; Arkanudin Arkanudin; Annisa Rizqa Alamri; Brigita Anjelita; Maria Ernes Femia; Lusia Wini Lina Sari
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 6 No 1 (2024): BIYAN
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/biyan.v6i1.1087

Abstract

Social services for the elderly or elderly people are still rarely discussed from the perspective of social workers as the scientific discipline that covers them. This problem has an impact on social services for the elderly which are still not holistic, so previous studies have not been able to find the basic needs, basic concepts, and basic patterns of this social work sector. This study will further explore social services for the elderly at the Graha Werdha Marie Joseph Nursing Home in Pontianak through the perspective of social workers. Data was collected through two data search techniques, namely non-participant observation and in-depth interviews. The results of the research show that the forms of social services provided by social workers in nursing homes include providing decent and comfortable accommodation, providing life insurance in the form of health, food, clothing and other necessities, carrying out recreational activities, and providing guidance. religious, mental and social. The basic needs of the elderly are to fulfill their living needs from the moment they arrive at the nursing home until the end of their life. The concept of social services for the elderly is charitable, that is, social workers provide social resources unilaterally. Meanwhile, the basic pattern of social services for the elderly is assessing the needs of the elderly, planning and implementing
PEMBERDAYAAN KELEMBAGAAN LOKAL DALAM PENGELOLAAN AIR BERSIH: (STUDI KELEMBAGAAN LOKAL AIR BERSIH DI DESA DADAPAN, KABUPATEN LUMAJANG, PROVINSI JAWA TIMUR) didit susianto; Dyah Asri Gita Pratiwi; Nike Vonika
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 5 No 2 (2023): BIYAN
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/biyan.v5i2.1112

Abstract

Studi terkait pemberdayaan kelembagaan lokal dalam pengelolaan air bersih merupakan pendekatan baru ditengah meningkatnya model intervesi melalui program. Kelembagaan lokal sebagai media pemberdayaan kelembagaan lokal sebagai upaya dalam meningkatkan kesejahteraan sosial sehingga perlu dilakukan pembahasan mengenai mekanisme menjalankan kelembagaan lokal, proses pemberdayaan kelembagaan lokal oleh masyarakat dan manfaat yang diperoleh dengan pendekatan kelembagaan lokal pada pengelolaan air bersih di desa Dadapan, Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur. Penelitian menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, pengumpulan data melalui metode wawancara mendalam dengan 23 informan. Hasilnya menujukkan terjadi keefektifan pendekatan kelembagaan lokal dalam pengelolaan air bersih sehingga memunculkan partisipasi anggota pada kegiatan pengelolaanya. Keberadaanya memberikan manfaat bagi masyarakat dan terpeliharanya nilai dan budaya lokal di desa Dadapan
Pengembangan Desa Wisata Kertarahayu Mitra Binaan CSR PT. Cikarang Listrindo Tbk di Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi Atirista Nainggolan Nainggolan
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 6 No 1 (2024): BIYAN
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/biyan.v6i1.1188

Abstract

The development of tourism villages in a sustainable manner is expected to be able to provide a domino effect in the form of increased income, improved environmental quality, which has an impact on improving the welfare of the community and still pay attention to socio-cultural aspects. However, in reality, tourism villages have not been able to have a significant impact on increasing the income of the village community; have not been able to improve the skills of villagers to manage their village attractions and have not been able to increase community participation optimally. Kertarahayu Village is one of the villages assisted by PT Cikarang Listrindo as a form of corporate social and environmental responsibility. This study aimed to obtain an empirical description of how PT Cikarang Listrindo provides assistance to the Kertarahayu village Pokdarwis in developing the Kertarahayu tourism village from the economic, social, environmental and partnership strengthening aspects. This research used a qualitative approach with descriptive analysis methods. Data collection techniques were carried out by in-depth interviews, observation and documentation studies. The results showed that: 1) the development of tourist villages from the economic aspect has not optimally had a positive impact on increasing community income; 2) the development of tourist villages from the social aspect has not been able to significantly mobilise community participation to be involved in the management of tourist villages; 3) the development of tourist villages from the environmental aspect, has not been able to optimally carry out planting rare trees and fruit-tourism in the yard and still low awareness of maintaining environmental cleanliness; 4) the development of tourist villages from the aspect of strengthening partnerships, still not able to optimally collaborate with stakeholders for the development of tourist villages. Based on these problems, efforts are needed to develop tourism villages by applying the pentahelix collaboration model as a strategy for the development of kertarahayu tourism village in the future, where these five elements: government, community, business world, universities/academics and social media are united in coordinating and committing to developing kertarahayu tourism village. Pengembangan desa wisata secara berkelanjutan diharapkan mampu memberikan efek domino berupa peningkatan pendapatan, peningkatan kualitas lingkungan hidup, yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakatnya dan tetap memperhatikan aspek sosial budaya. Namun realitasnya desa wisata belum mampu memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan pendapatan masyarakat desanya; belum mampu meningkatkan keterampilan warga desa untuk mengelola objek wisata desanya serta belum mampu meningkatkan partisipasi masyarakat secara optimal. Desa Kertarahayu merupakan salah satu desa binaan PT. Cikarang Listrindo sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. PT. Cikarang Listrindo Tbk memberikan pendampingan terhadap pengembangan desa wisata Kertarahayu melalui program CSR perusahaan berkolaborasi dengan kelompok sadar wisata (pokdarwis) desa wisata Kertarahayu. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara empiris tentang bagaimana PT. Cikarang Listrindo memberikan pendampingan kepada kelompok sadar wisata (pokdarwis) desa kertarahayu untuk melakukan pengembangan desa wisata Kertarahayu dari aspek ekonomi, sosial, lingkungan hidup dan penguatan kemitraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1)pengembangan desa wisata dari aspek ekonomi belum secara optimal memberikan dampak positif bagi peningkatan pendapatan masyarakat; 2)pengembangan desa wisata dari aspek sosial belum mampu secara signifikan menggerakkan partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam pengelolaan desa wisata; 3) pengembangan desa wisata dari aspek lingkungan hidup, belum optimal melaksanakan penanaman pohon langka dan eduwisata buah-buhan di pekarangan rumah serta masih rendahnya kesadaran menjaga kebersihan lingkungan; 4) pengembangan desa wisata dari aspek penguatan kemitraan, masih belum mampu secara optimal berkolaborasi dengan stakeholder untuk pengembangan desa wisata. Berdasarkan permasalahan tersebut diperlukan upaya pengembangan desa wisata dengan menerapkan model kolaborasi pentahelix sebagai strategi pengembangan desa wisata kertarahayu ke depan, dimana lima unsur ini: pemerintah, masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi/akademisi dan media sosial bersatu padu berkoordinasi dan berkomitmen untuk mengembangkan desa wisata kertarahayu.