cover
Contact Name
Muh Nadzirin Anshari Nur
Contact Email
nadzirin@uho.ac.id
Phone
+6281355027386
Journal Mail Official
muzakum.uho@gmail.com
Editorial Address
Gedung Vokasi UHO, JL. HEA Mokodompit Kampus Baru UHO Kendari Sulawesi Tenggara 93231
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 26862921     DOI : -
Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) dengan ISSN : 2686-2921 dikelola oleh Program Pendidikan Vokasi Universitas Halu Oleo. Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) adalah jurnal ilmiah nasional yang merupakan sumber referensi akademisi di bidang Pengabdian Masyarakat. Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat. JPMIT terbit 2 (dua) kali setahun, yaitu pada bulan Oktober dan April. Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan hasil dari pengabdian pada masyarakat. Situs Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) menyediakan artikel-artikel jurnal untuk diunduh secara gratis.
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2023)" : 22 Documents clear
PENDAMPINGAN PROSES EVALUASI SISTEM SALURAN DRAINASE PERKOTAAN PADA SISI RUAS JALAN HEA.MOKODOMPIT KELURAHAN KAMBU KOTA KENDARI Azikin, Muhamad Thahir; Ahmad, Siti Nurjanah; Syukri, Ahmad Syarif; Nasrul, Nasrul Nasrul; Sulha, Sulha Sulha; Dwi Aditya, Muh. Handy; Takdir7, Riyan Abdillah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v5i2.46298

Abstract

Ketersediaan drainase pada sisi jalan sangat penting untuk mencegah genangan air, erosi, untuk itu desain drainase yang baik pada sisi jalan harus memenuhi kriteria sesuai standar agar berfungsi secara efektif. Ruas jalan juga memiliki kemiringan dan dirancang sedemikian rupa sehingga air hujan mengalir menuju saluran drainase dan kemiringan inilah yang membantu air mengalir secara alami. Untuk itu tujuan Pendampingan dan evaluasi sistem drainase perkotaan pada sisi ruas jalan HEA Mokodompit Kambu- Kota Kendari adalah mensurvei masalah sistem saluran drainase dan meninjau sistem pembuangan air hujan dan air limbah masyarakat di sisi ruas jalan, dan mengevaluasi sistem drainase dan upaya Perbaikan drainase jalan serta memberikan gambaran secara umum tentang upaya perbaikan drainase, pengelolaan dan desian pembangunan sistem drainase yang kuat, efektif dan efisien. Metode kegiatan ini menggunakan model Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan partisipasi masyarakat dan mahasiswa dalam seluruh kegiatan, mulai dari survei pendahuluan, perancangan, pelaksanaan dan evaluasi program aksi dengan pendekatan dimana mahasiswa dan masyarakat dilibatkan langsung sebagai subjek dan objek pengabdian kepada masyarakat karena dengan adanya pendampingan sebagai sarana penyampaian ilmu pengetahuan dan pendidikan untuk pemberdayaan masyarakat dan para mahasiswa. Hasil kegiatan PKM ini adalah Keterbatasan kapasitas saluran drainase dan pengaruh kualitas drainase terhadap air saluran menyebabkan air tergenang sehingga berdampak pada kondisi permukaan jalan dan perkerasan jalan akan mengalami rawan retak kulit buaya dan kerusakan jalan akibat ketinggian air. Kondisi kerusakan dini pada jalan HEA.Mokodompit Kelurahan Kambu akibat kualitas drainase jalan yang buruk karena ketidakmampuan mengalirkan air dengan cepat sehingga perkerasan menjadi jenuh air. Untuk itu perancangan sistem drainase sisi jalan harus memperhatikan karakteristik setempat dan memastikan bahwa sistem tersebut mampu menangani aliran air hujan dan mencegah genangan air yang berlebihan di jalan raya serta area sekitarnya. Kata Kunci: Evaluasi, saluran drainase perkotaan, sisi ruas jalan
Pembuatan Alat Penggilingan Jagung Sebagai Bahan Pakan Bagi Masyarakat Peternak Di Desa Tetenggolasa Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan Kadir, Abd; Balaka, R; Gunawan, Yuspian; Aksar, Prinob; Rinova Sisworo, Raden; Samhuddin, Samhuddin; Salimin, Salimin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v5i2.46016

Abstract

Tujuan diselenggarakannya Program Kemitraan Masyaakat Intenal UHO tentang Pembuatan Alat Penggilingan Jagung sebagai media untuk memberikan solusi sekaligus edukasi kepada masyarakat tentang Teknologi Tepat Guna (TTG). Peternakan merupakan sala satu sektor dalam pengembangan Agribisnis.Komoditas ternak yang banyak dikembangkan oleh masyarakat atau penduduk di Sulawesi Tenggara, adalah sapi,kerbau, kambing, kuda, ayam dan itik.Kabupaten Konawe selatan selain sebagai penghasil beras juga sebagai penghasil ternak salah satunya adalah peternakan itik yang terdapat di Desa Tetenggolasa . Melihat potensi yang dimiliki Kabupaten Konawe Selatan , sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam melaksanakan Tridarma kami membantu mengatasi kendala peternak yaitu dalam pengolahan pakan.Dengan penerapan teknologi tepat Guna (TTG) kami membuat Alat penggilingan jagung yang dapat digunakan oleh peternak itik dan ayam dalam pengelohan pakan. . Metode pendekatan yang digunakan untuk merealisasikan program ini adalah Sosialisasi Pembuatan Alat penggilingan jagung dan sistem perawatannya , sehingga dalam pembuatan Alat penggiling jagung dapat berjalan secara efektif dan efisien dan hasil produksi yang diharapkan dapat tercapai
Peningkatan Kapasitas Pakan Ternak Melalui Intervensi Teknologi Alat Pemipil Jagung Di Desa Puasana Sudarsono, Sudarsono; Aminur, Aminur; Aksar, Prinob Aksar; Barata, La Ode Ahmad; Saputra, Jaka Seru Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v5i2.45034

Abstract

Thematic KKN is a form of community empowerment to increase economic value and shape the character of an entrepreneurial spirit. This service partner is Puasana village, North Moramo District, South Konawe. The partners' problems are (1) the community in Puasana village has not yet implemented corn sheller technology in processing animal feed (2) the target audience partners still have low knowledge and skills in processing animal feed. The method for carrying out service activities consists of socialization, presenting material and demonstrating corn shelling tools to the target audience. The results of this activity are as follows: first, the community is enthusiastic in participating in a series of service activities starting from preparation to testing the tool. Second, the public understands the technology of corn shellers, starting from the working principles, tool components and operating mechanisms. Third, the spirit of entrepreneurship is increasing as measured by the attendance level at each meeting reaching 95%. Keywords: Corn sheller technology, .
Sosialisasi dan Edukasi Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP) pada Masyarakat Sekitar Bandar Udara Betoambari Bau-Bau Arsyad, La Ode Muhamad Nurrakhmad; Soeparyanto, Try Sugiyarto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v5i2.46196

Abstract

Bau-bau City is one of the cities in Southeast Sulawesi Province, which is also the gateway to this province; this encourages relatively rapid progress in Bau-bau City such as education, trade, economy, industry, tourism, transportation and other infrastructure. A significant impact of this progress in Bau-bau City from various fields is the rapid population growth due to the movement of people from different regions, resulting in settlements throughout Bau-bau City. With population growth continuing to increase, the land in the Betoambari Bau-bau Airport area, especially in the runway extension area, could be converted into residential housing or other economic activities, which would invite the presence of many people of course, this would be contrary to efforts to avoid the possibility of an accident occurring in the area along the runway. Almost all communities, individuals and groups have widely used drones, air balloons, lasers and kites. On the one hand, technology can provide more significant benefits to certain groups of society, both specific and general. Still, another side can make using tools resulting from this technology potentially lousy and threaten aviation security. This outreach aims to educate the community around Betoambari Bau-bau Airport regarding activities that can endanger flights so that things that threaten flights caused by community activities can be avoided. The socialization method used was exposure from resource persons and discussions with people living near the Betoambari Bau-bau Airport area. This socialization and education can be the first step to prevent the growth and development of unsafe behaviour and improve dangerous environmental conditions. They can change the mindset of the people around Betoambari Bau Bau Airport to avoid activities that could disrupt flight operations. Socialization participants were very enthusiastic about participating in this activity, especially when they saw the facts of plane crashes and criminal consequences, which refer to Law Number 1 of 2009 concerning Aviation. Keywords: Aviation Operational Safety Area
Bimbingan Teknis Pembuatan Pupuk Kompos Feses Ternak Sapi Bali Sebagai Sumber Pendapatan Peternak Pasca Covid-19 Di Desa Kiaea Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan Sani, La Ode Arsad; Abadi, Musram; Syamsuddin, Syamsuddin; Rusdin, Muh; Pagala, Muhammad Amrullah; Nafiu, La Ode; Aku, Achmad Selamet; Auza, Fuji Astuty; Fitrianingsih, Fitrianingsih; La Sahaba, La Sahaba; Surahmanto, Surahmanto; Yaddi, Yamin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v5i2.43414

Abstract

Kabupaten Konawe Selatan merupakan daerah pengembangan ternak sapi Bali. Populasi ternak sapi Bali di Konawe Selatan berjumlah 56.201 pada tahun 2019 dan meningkat pada tahun 2020 berjumlah 59.404 ekor (BPS, 2021). Menurut Yulianingsih (2019) bahwa kotoran ternak yang tidak diolah atau hanya ditumpuk mengemisikan secara langsung gas metana dan dinitrogen oksida ke udara. Pemanfaatan feses ternak sebagai pupuk kompos memiliki peran dan dampak yang sangat besar bagi bidang pertanian. Desa Kiaea Kabupaten Konawe Selatan merupakan daerah yang memiliki populasi ternak yang banyak dan juga lahan pertanian yang sangat besar. Daerah kabupaten Konawe Selatan juga merupakan daerah yang memiliki luas wilayah yaitu 5.779,47 km2 dan untuk luas lahan persawahan menurut kabupaten kota dari rentang tahun 2015-2017 yaitu 21.614,00 – 25.340,00 ha (BPS 2021). Metode pelaksanaan kegiatan meliputi bimbingan teknis dan penyuluhan. Hasil yang telah dicapai dalam KKN Tematik ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap pemanfatan limbah hasil pertanian dan peternakan dengan cara diolah menjadi pupuk kompos yang dapat diaplikasikan pada tanaman sehingga dapat mengurangi dampak pencemaran limbah hasil pertanian.
Peningkatan Keterampilan Pembelajaran Daring Learning Management System Bagi Tenaga Pendidik Syamsir Nur, Syamsir Nur Syamsir Nur; Ernawati, Ernawati Ernawati; Syamsul Anam, Syamsul Anam Syamsul Anam; Muthalib, Abd Azis Muthalib Azis; Mansyur Asri, Mansyur Asri Mansyur Asri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v5i2.46296

Abstract

The aim of the program is to improve the skills of lecturers in implementing the learning management system (LMS). Activities carried out by the Department of Economics and Development Studies, University of Halu Oleo. The number of participants is 20 lecturers. The activity was carried out in 2 sessions, namely (1) training; and (2) technical guidance. The topics given are class configuration, teaching material management, and class management. On the subject of class configuration, participants carried out practices related to making course rooms in LMS. Meanwhile, in material management topics, a practicum is carried out on how to add to subject topics, and up-load teaching materials, both in file, video, and other learning resource links. Specifically for class management topics, practicum was conducted related to student assignments and attendance configuration. The results of the program show an increase in the ability of participants in managing learning based on LMS. Keywords: system, learning, online
Mengurangi Potensi Kecelakaan Jalan Raya dengan Kampanye dan Sosialisasi Keselamatan Berkendara (Safety Riding) pada Pelajar Kota Kendari Soeparyanto, Try Sugiyarto; Arsyad, La Ode Muhammad Nurrakhmad; Welendo, La; Statiswaty, Statiswaty; Sunarjo, Ida Sriwaty
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v5i2.46229

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan bermotor di jalan raya sebagai dampak dari perkembangan dan kebutuhan pergerakan manusia berakibat semakin besarnya potensi terjadi kecelakaan antar kendaraan. Penyebab terjadinya kecelakaan mayoritas disebabkan oleh faktor pengendara atau manusia, sehingga apa pun jenis kendaraan yang digunakan perlu untuk memberi pengetahuan dan pemahaman orang yang mengendalikan kendaraan tersebut. Pelajar sebagai bagian dari usia produktif yang baru berada pada level perijinan diperbolehkan dalam peraturan perundang-undangan untuk membawa kendaraan, memiliki kecenderungan ketidakstabilan emosional dan over reaksi kendali pada kondisi perubahan lingkungan sekitar. Rendahnya pemahaman dan pengetahuan akan arti penting keselamatan berkendara (safety riding) di jalan raya mengakibatkan pelajar merupakan korban terbanyak pada kecelakaan di Indonesia. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini ditujukan untuk memberi pemahaman dasar kepada pelajar di Kota Kendari agar mulai sadar (aware) dan peduli (concern) terhadap Keselamatan Berkendara di Jalan Raya. Pemberian materi berupa dialog dengan menggambarkan situasi terkini kondisi lalu lintas di jalan raya disertai berbagi pengalaman antar siswa-siswi diharapkan dapat membuka wawasan dan rasa ingin tahu tentang arti penting keselamatan berkendara. Selain itu juga di beri contoh melalui video edukasi tentang arti penting safety riding di jalan raya. Di akhir kegiatan dibangun komitmen atas dasar pengetahuan dan kesadaran bersama untuk mengutamakan keselamatan pada saat berada di jalan raya sebagai pengendara maupun pengguna jalan tanpa merasa diri sebagai yang paling berhak untuk dihargai namun menjadi pribadi yang peduli akan keselamatan bersama.
Bimbingan Teknis Amoniasi Jerami pada peternak sapi di Desa Wonua Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan Bain, Ali; Has, Hamdan; Dzulkarnain, Deki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v5i2.44541

Abstract

Community service program providing technical guidance by the Halu Oleo University KKN-Thematic Team to the farmers. Implementation of activities carried out in Wonua Village, Konda District, South Konawe Regency. This activity aims to increase the knowledge and skills of farmers in processing rice straw as ruminant feed so that it can fulfill shortage of feed during the dry season. The method of implementing the activity begins with with a location survey in Wonua Village, analyzing the problems experienced and exploring the potential that exists in Wonua Village, implementing technical guidance, and evaluation of activities. Wonua farmer is given additional knowledge through the technical guidance activities of straw ammoniation so that they can maximize rice straw that has no previous useful value into ruminant feed. This activity involved the thematic KKN team from the faculty of animal husbandry UHO, students participating in KKN and also the farmers. This technical guidance has been able to provide additional knowledge for the community to independently process rice straw into ammoniated straw which is useful when there is a shortage of animal feed useful when there is a scarcity of ruminant feed.
Penanggulangan Stunting Berbasis Pemanfaatan Pangan Lokal Di Desa Mata Wolasi Kecamatan Wolasi Kabupaten Konawe Selatan Tajuddin, Tajuddin; Arifuddin, Arifuddin; Natsir, Muh.; Syarif, Muh.; Ilyas, Ilyas; Nur Asizah, Nur Asizah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v5i2.46293

Abstract

Pengabdian Masyarakat mengangkat tema “Penanggulangan Stunting Berbasis Pemanfaatan Pangan Lokal Di Desa Mata Wolasi Kecamatan Wolasi Kabupaten Konawe Selatan” dengan tujuan 1. meningkatkan pemahaman kepada masyarakat tentang apa itu stunting, apa penyebab serta cara penanggulangannya. 2. Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pangan lokal yang dapat dimanfaatkan untuk konsumsi sehari-hari yang bergizi dan memiliki nutrisi yang cukup dan sehat. Serta (3) menumbuhkan pemahaman kepada masyarakat tentang tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan penanggulangan stunting dan pemanfaatan pangan lokal dengan metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi. Pelaksanaan PKM menghasilkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang stunting, penyebab cara cara penanggulangannya, peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pangan lokal yang dapat dimanfaatkan untuk konsumsi sehari-hari yang bergizi dan memiliki nutrisi yang cukup dan sehat; serta tumbuhnya pemahaman masyarakat Desa Mata Wolasi Kecamatan Wolasi tentang tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Agar upaya penanggulangan stunting dapat berkelanjutan dengan pemanfaatan pangan lokal dapat optimal perlu dilakukan kolaborasi dan sinergi antara perguruan tinggi, Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Kecamatan Wolasi serta Pemerintah Desa Mata Wolasi dalam memberikan edukasi yang berkelanjutan mengenai stunting maupun pemanfaatan pangan lokal di Desa Mata Wolasi. Selain itu perlu upaya yang akseleratif dalam mendorong pencapaian target SDGs yang dimulai dari tingkat pemerintahan terkecil yakni dari pemerintah desa sampai ke pemerintah tingkat nasional. Kata kunci: Stunting, pangan lokal Abstract Community Service raised the theme "Stunting Prevention Based on Local Food Utilization in Mata Wolasi Village, Wolasi District, South Konawe Regency" with the aim of 1. increasing the community's understanding of what stunting is, what its causes are and how to overcome it. 2. Increase public knowledge about local food which can be used for daily consumption which is nutritious and has adequate and healthy nutrition. And (3) fostering public understanding of sustainable development goals (SDGs). This activity was carried out in the form of counseling on stunting prevention and the use of local food with the methods used being lectures and discussions. The implementation of PKM results in increased community understanding about stunting, the causes of how to overcome it, increased community knowledge about local food which can be used for daily consumption which is nutritious and has adequate and healthy nutrition; as well as the growing understanding of the people of Mata Wolasi Village, Wolasi District, about sustainable development goals (SDGs). In order for stunting prevention efforts to be sustainable with optimal use of local food, collaboration and synergy between universities, the Wolasi District Community Health Center (PKM) and the Mata Wolasi Village Government are needed to provide ongoing education regarding stunting and the use of local food in Mata Wolasi Village. Apart from that, accelerated efforts are needed to encourage the achievement of SDGs targets starting from the smallest level of government, namely from the village government to the national level government. Key words: Stunting, local food 
Pengenalan Mesin Pencacah untuk Membantu Petani Nilam Di Desa Aoma Kecamatan Wolasi Kabupaten Konawe Selatan Endriatno, Nanang; Balaka, Ridway; Mangala, Lukas Kano; Salimin, Salimin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v5i2.46011

Abstract

Permasalahan yang dihadapi mitra atau petani nilam khususnya di Desa Aoma Kecamatan Wolasi Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara adalah belum tersedianya teknologi tepat guna dalam bentuk mesin pencacah nilam, masyarakat desa saat ini masih menggunakan alat manual atau tradisional seperti parang yang dimodifikasi untuk mencacah nilam, sehingga memerlukan waktu yang lama dan tenaga yang besar dalam pengolahannya. Permasalahan lain juga ditemukan bahwa pengetahuan masyarakat desa Aoma tentang teknologi tepat guna, baik dari segi desain mesin, cara pembuatan, pengoperasian, dan perawatan mesin yang sangat minim. Solusi yang diberikan pada kegiatan pengabdian ini adalah membuat mesin pencacah nilam dan selanjutnya melakukan pengenalan dan penyuluhan teknologi tepat guna alat pencacah nilam. Hasil dari kegiatan ini adalah desain dan pengenalan mesin pencacah nilam dan bimbingan teknis kepada mitra, sehingga petani atau masyarakat tidak lagi menggunakan alat manual untuk mencacah nilam, dengan mesin ini diharapkan petani dapat meningkatkan hasil produksi nilam yang siap untuk diproses ke penyulingan minyak nilam. Dengan adanya model mesin pencacah nilam dan bimbingan teknis maka harapan kedepannya masyarakat desa Aoma dapat meningkatkan produksi nilamnya dan menjadi masyarakat produktif secara ekonomi.

Page 1 of 3 | Total Record : 22