cover
Contact Name
Hardi Hamzah
Contact Email
hardi@unsulbar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pend.fisika@unsulbar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
ISSN : -     EISSN : 26542641     DOI : 10.31605/phy
Core Subject : Science, Education,
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya diterbitkan oleh Universitas Sulawesi Barat. Terbit setiap 6 bulan (Oktobor dan April)
Articles 126 Documents
IDENTIFIKASI KETERAMPILAN MENGGUNAKAN ALAT UKUR PANJANG MAHASISWA CALON GURU FISIKA UNIVERSITAS SULAWESI BARAT Arie Arma Arsyad; Dewi Sartika; St. Mutia Alfiyanti Muhiddin
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2022): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v5i1.2157

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian survei yang bertujuan untuk mengidentifikasi keterampilan menggunakan alat ukur panjang mahasiswa calon guru fisika Universitas Sulawesi Barat. Adapun variabel penelitian yaitu keterampilan menggunakan alat ukur panjang. Sampel penelitian berjumlah 54 mahasiswa. Data hasil penelitian diperleh dengan cara memberikan tes keterampilan menggunakan alat ukur dasar fisika. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistic deskriptif. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa skor rata-rata keterampilan menggunakan alat ukur panjang sebesar 78,15 berada pada kategori baik.
ANALISIS SIFAT FISIKA DAN KANDUNGAN LIGNOSELULOSA LIMBAH AMPAS SAGU (METROXYLON SPP) ASAL KABUPATEN JAYAPURA, PAPUA Endang Haryati; Tatang Sutarman; Martina Bunga
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2022): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v5i1.2167

Abstract

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Propinsi Papua (2010) tanaman sagu (Metroxylon spp) di Kabupaten Jayapura terdapat 36 jenis dengan luas sebesar 25.488 ha. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan sifat fisika, kadar lignoselulosa, gugus fungsi dan menganalisis pola spektrum X-Ray Diffraksi limbah ampas sagu. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, limbah ampas sagu asal Kabupaten Jayapura memiliki kadar air sebesar 10,57 %, kadar abu sebesar 11,50 %, 11,22 % hemiselulosa 58,67 % selulosa dan 8,44 % lignin. Spektrum FTIR sampel menunjukkan adanya serapan Panjang gelombang yang merupakan gugus- gugus fungsi O-H, C-H, C-H2, C-C, C-O dan C-OH, dimana gugus-gugus fungsi tersebut adalah pembentuk senyawa lignoselulosa Pola spektrum XRD sampel memiliki pola yang mirip dengan pola XRD mikrokristalin selulosa standar dengan puncak 2( pada sudut 14,96 (; 17,01(; 18,19 (dan 22,91(. Oleh karena itu, limbah ampas sagu asal Kabupaten Jayapura berpotensi sebagai sumber selulosa partikel.
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA PESERTA DIDIK Jumriana L; Nursakinah Annisa Lutfin; Mutmainna Mutmainna
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2022): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v5i1.2213

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan berpikir kreatif dengan kemampuan pemecahan masalah fisika peserta didik. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMAN 8 Enrekang dengan jumlah peserta didik 34 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis korelasi yang terdiri dari analisis uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil penelitian di SMAN 8 Enrekang menunjukkan bahwa t hitung (13,194) > t tabel (2,037) dan nilai sig. (0,000) < (0,05) pada hasil data angket dan juga t hitung (5,615) > t tabel (2,037) dan nilai sig. (0,000) < (0,05) pada hasil data tes. Nilai korelasi pada data angket sebesar 0,919 dan nilai korelasi pada data tes sebesar 0,704. Kemampuan berpikir kreatif memberikan kontribusi sebesar 84,5% terhadap kemampuan pemecahan masalah pada peserta didik pada data angket dan 49,6% pada data tes. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hubungan antara kemampuan berpikir kreatif terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik bersifat positif dan signifikan dengan hubungan yang sangat kuat pada data angket dan hubungan yang kuat pada data tes.
PENGEMBANGAN MEDIA FLIPBOOK DALAM PEMBELAJARAN FISIKA Mutmainna Mutmainna; Musdar M; Muh. Rif'a Kadir
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2022): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v5i1.1730

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kriteria pengembangan media pembelajaran Flipbook Fisika yang dikatakan valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian menggunakan Research and Development dengan mengacu pada model ADDIE. Adapun subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMAN 2 Campalagian berjumlah 26 siswa. Instrumen yang digunakan lembar validasi, angket respon siswa, dan tes hasil belajar siswa. Hasil validasi dari ahli materi dan ahli media yang dilakukan dalam 2 tahap diperoleh kriteria valid sebesar 0,7. Perolehan hasil praktis materi sebesar 86,9% sangat praktis, praktis 4,3% dan cukup praktis 8,6% untuk respon siswa terhadap media pembelajaran flipbook, dan hasil efektif rata-rata nilai 80,21.
PANDANGAN MAHASISWA FISIKA TERHADAP NATURE OF SCIENCE (NOS) Aulia Rahmadhani; Rasydah Nur Tuada
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2022): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v5i1.2281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pandangan mahasiswa fisika terhadap Nature Of Science (NOS). Subjek penelitian ini yaitu 29 mahasiswa program studi pendidikan fisika tahun pertama di Universitas Sulawesi Barat, yang memprogramkan mata kuliah IPA Terpadu. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa adaptasi kuesioner SUSSI (Student Understanding of Science and Scientific Inquiry) yang terdiri dari 28 butir pernyataan dengan skala Likert. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, dan data kualitatif dianalisis dan dikategorikan ke dalam pandangan naif, pandangan transisi, dan pandangan terinformasi. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki pandangan naif terhadap NOS pada aspek kreativitas dan imajinasi, aspek keterikatan sosial dan budaya, dan aspek hukum dan teori ilmiah. Pendekatan eksplisit dibutuhkan sebagai alternatif untuk mengembangkan pandangan mahasiswa tentang NOS. Pendidik harus mampu mengintegrasikan NOS dalam pembelajaran dengan menggunakan pendekatan, strategi, model, dan media pembelajaran yang tepat
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN MENGINTEGRASI KEARIFAN LOKAL MANDAR SIBALI PARRIQ TERHADAP KEMAMPUAN KERJA SAMA PESERTA DIDIK Imradewi Imradewi; Mutmainna Mutmainna; Nurlina Nurlina; Andi Rosman N
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2022): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v5i1.2292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah perbedaan yang signifikan kemampuan kerja sama peserta didik antara kelas yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) dengan mengintegrasi kearifan lokal mandar sibali parriq dengan kelas yang menerapkan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain non-equivalent control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Tinambung. Sampel yang diteliti sebanyak 56 orang terdiri dari 28 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan 28 peserta didik sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan teknik sampling purposive. Instrumen pengumpulan data berbentuk tes angket. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kerja sama peserta didik dari hasil uji n gain untuk kelas eksperimen berada pada kategori sedang (nilai mean sebesar 50,96), kemampuan kerja sama peserta didik pada kelas kontrol berada pada kategori kurang (nilai mean sebesar 29,92) dan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas diperoleh nilai sig. < 0,05.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PREDICTION, OBSERVATION, EXPLANATION, ELABORATION, WRITE AND EVALUATION (POE2WE) TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN FISIKA Ummu Kalsum; Andi Saddia; Warda Rais
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2022): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v5i1.2302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara kelas yang menerapkan model pembelajaran Prediction, Observation, Explanation, Elaboration, Write And Evaluation (POE2WE) dengan kelas yang menerapkan model pembelajaran konvensional pada peserta didik dalam pembelajaran fisika kelas XI di SMA Negeri 2 Tapalang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi-eksperimen dengan desain nonequivalent kontrol grup desain. Pada kelas eksperimen, perlakuan yang diberikan berupa penerapan model pembelajaran POE2WE sedangkan pada kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial. Peningkatan kemampuan literasi sains peserta didik dapat dilihat dari hasil uji “t” yang menunjukkan hasil bahwa < yaitu 0,27 < 2,00. Sedangkan untuk skor N- Gain pada kelas eksperimen sebesar 57% yang berada pada kategori “cukup efektif” sedangkan kelas kontrol berada pada kategori “kurang efektif ” dengan persentase nilai sebesar 54%. Dengan demikian, hasil ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kelas yang menerapkan model pembelajaran Prediction, Observation, Explanation, Elaboration, Write And Evaluation (POE2WE) dengan kelas yang menerapkan model pembelajaran konvensional.
ANALISIS PERAN SUHU PADA PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN STROBERI I Ketut Mahardika; Singgih Bektiarso; Rike Aji Santoso; Andriani Novit; Revaldy Bisma Saiylendra; Renisa Kusuma Dewi
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v5i2.2197

Abstract

Perubahan iklim menyebabkan suhu di bumi semakin meningkat, ketika suhu meningkat maka tidak banyak hal yang diuntungkan tetapi lebih banyak hal yang dirugikan seperti terjadinya kemarau yang mengakibatkan lahan pertanian menjadi kering, tak hanya itu derajat suhu akan meningkat sehingga tanaman tanaman lain juga ikut terpengaruh. Seperti yang kami akan bahas yaitu tanaman stroberi juga akan mengalami penghambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan karena pengaruh perubahan suhu. Suhu ialah suatu aspek yang penting di dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman karena. Secara teori jika pada lingkungan memiliki suhu minimum maka tanaman tidak bisa bertumbuh dan jika lingkungan suhu optimum bisa mengakibatkan laju pertumbuhan menjadi tinggi tetapi pada tanaman stroberi berbanding terbalik dengan teori karena membutuhkan suhu rendah untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal. Sehingga tumbuhan stroberi umumnya pembudidayaannya dilakukan di dataran tinggi, hal ini disebabkan syarat untuk bertumbuh membutuhkan lingkungan yang suhunya dingin dan lembab dimana memiliki suhu rata-rata antara 17–20°C, kelembaban 80–90 %, penyinaran 8-10 jam per hari dan curah hujan sekitar 600mm–700mmpertahun. Tidak hanya dataran tinggi, banyak juga masyarakat yang menanam stroberi di dataran medium ataupun dataran rendah, padahal dataran rendah memiliki suhu yang tinggi hal tersebut dapat memicu terjadinya kegagalan dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman stroberi, Pertumbuhan yang dialami oleh suatu tanaman sangatlah mendapatkan pengaruh dari suhu. Tiap spesies tanamam maupun varietas tanaman mempunyai suatu kerentanan atas suhu tertentu, yakni suhu minimum, optimum dan maksimum. Apabila lingkungan suhu minimum tentunya tanaman tidak bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik. Peran suhu pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman stroberi berpengaruh pada buahnya, hasil itu dapat dilihat ketika buahnya dibandingkan antara yang ditanam pada dataran tinggi dengan dataran rendah.
PERAN ORANG TUA DALAM PEMBELAJARAN SAINS PADA ANAK USIA DINI Wardah Nibras Salsabila; Nabilah Fahmiah; Dayang Nur Aqila; I Ketut Mahardika; Singgih Bektiarso
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v5i2.2201

Abstract

Tujuan kajian ini untuk mengetahui bagaimana keterlibatan orang tua dalam mengembangkan ilmu pengetahuan sains bagi anak melalui beberapa jurnal yang telah dianalisis dan diolah. Anak usia dini sebagai individu yang berada pada masa terpenting sepanjang sejarah hidupnya yaitu masa keemasan dan peka terhadap segala stimulus yang diterimanya. Orang tua berperan dalam memberikan stimulus pada anak agar dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan tahapan usianya. Salah satunya dengan pembelajaran sains yang dapat diberikan pada anak sedini mungkin untuk mengembangkan sikap ilmiah anak yang berguna dalam kehidupan selanjutnya. Orang tua dapat mengajak dan membiasakan anak bermain sains. Bermain sains dapat dilakukan dengan memanfaatkan lingkungan sekitarnya. segala benda yang ada di dekat anak, juga fenomena alam yang sering dialami dan dirasakan anak. Kegiatan sains dengan melakukan eksperimen menjadikan anak dapat berpikir logis, sistematis, dan kritis.
UPAYA PENGEMBANGAN LITERASI SAINS SISWA BERBASIS E-BOOK Adinda Nikmatul Maula; Nazwa Nasabella; Arin Maulidiya Lajuardi; I Ketut Mahardika; Singgih Baktiarso
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v5i2.2202

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil analisis berupa kajian literatur pada hasil penelitian mengenai media pembelajaran sains berbasis e-book. Berbagai survei menunjukkan bahwa literasi di indinesia masih rendah. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya buku. Penelitian ini dilakukan dengan metode kajian literatur untuk menganalisis keunggulan buku elektronik dalam upaya meningkatkan literasi di Indonesia. Kajian ini difokuskan kepada aspek- aspek: (1) literasi mahasiswa di Indonesia, (2) insfrastruktur dan pemanfaatan buku elektronik. Hasil kajian menunjukkan bahwa buku elektronik dapat dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan literasi sains dan literasi digital, khususnya unrtuk generasi z. selain itu, buku elektronik juga memiliki banyak keunggulan diantaranya lebih menarik, lebih mudah didistribusikan, dapat diakses dimana saja, dan lebih mudah diperbanyak atau digandakan. Pemanfaatan buku elektronik sebagai sarana peningkatan literasi di indinesia didukung pemerintah dalam menyiapkan atau mengembangkan bahan bacaan digital dan pemerataan akses internet ke seluruh wilayah.

Page 6 of 13 | Total Record : 126